I Find What Love is In You (Chapter 1)

I find what Love is in You –  Chapter 1

 

Title                  :           I find what love is in you

Author               :           Mee-icha

Length              :           Chapter

Genre               :           Romance, angst

Main Cast         :           Na Ra

Kim Jong in a.k.a Kai

Support Cast     :           Ji hyo, and other member  EXO (find when you read it ^_^)

Author Note       :           ini FF pertama author, mohon dimaklumi dengan segala keterbatasan yang author punya, hehe… maaf kalau prngaturan bahasanya rada aneh, ditambah banyaknya typo disana-sini. Tapi semoga bisa pada enjoy nikmatin FF author yang pertama ini. Jangan lupa comment-nya ya, supaya FF berikutnya bisa lebih baek ^_^

Na ra POV

Lama, sungguh waktu terasa lama menunggu jam pulang kuliah. Kuliah ini bener-benar membosankan bagiku. Ingin segera kurengkuh bantal gulingku dan tidur nyenyak tanpa gangguan seedikit pun hari ini.

Lelah yang menggerogoti badanku gara-gara semalaman mengerjakan 2 tugas matakuliah berbeda itu benar-benar menyiksa badan dan mataku saat ini. Dengan keadaan seperti ini menjadi sangat sulit untuk focus dengan apa yang di ucapkan dosenku meskipun sebenarnya ini adalah salah satu matakuliah favoritku.

“baiklah kuliah sampai disini  hari ini, ada yang ingin kalian tanyakan ???” ucapan dosenku itu seakan menjadi penyemangat untuk segera berlari menuju apartemenku.

“sepertinya tidak ada ya??? Baiklah klo begitu saya yang akan memberikan pertanyaan pada kalian sebagai oleh-oleh pulang”

Kalimat  ini benar2 memberikan efek persatuan yang terkira bagi kelas ini, Karena berbarengan mereka mengucapkan “aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhh……” seperti paduan suara.

Setelah mendapatkan tugas yang akan dikumpulkan minggu depan, aku dan mahasiswa lain berhamburan keluar kelas, ada yang segera menuju kantin karena dari tadi mengeluh kelaparan, ada yang pergi ke perpus, ada yang berjalan santai sekedar bercerita atau bergossip dan aku memilih mengambil seribu langkah untuk segera pulang ke apartemen untuk melepaskan semua lelahku.

Tapi saat  semua kurasa mulai berjalan sperti yang kuinginkan, yang terjadi malah sesuatu yang mengesalkan yang menjadi awal perubahan hidupku.

“la..la..la..” aku berjalan sambil mendengarkan lagu dari headset yang terpasang ditelingaku, namun tiba-tiba… brrrrrrrrrrrrruuuuuuuuuuuuuuuuuukkk……

“auuuuwww,,,,,” aq meng-aduh kesakitan

“sorry” ucapnya sok cool

Sekilas aku meliriknya “hei,, kamu seharusnya meminta maaf dengan sopan, udah nabrak seenaknya, sekarang cuma satu itu saja yang kamu keluarkan” kalimat panjang lebar keluar dari mulutku, rasa sakit ditambah dengan capek yang aku alami menjadikan emosiku tak terkontrol.

“sudahlah, aku sudah minta maaf, apa susahnya seh menerimanya, jangan memperpanjang masalah deh. Kalo kamu githu terus, masalahnya bisa panjang neh !!!” sambil membenarkan posisi topi yang dy pakai sebelumnya dan memungut buku yang terhempas karena kami bertabrakan.

Sebenarnya aku mulai naek pitam melihat tingkahnya, tapi sudahlah aku juga malas mengurusi hal seperti ini, mungkin karena aku lelah makanya emosiku meledak-ledak ga karuan. Aku mulai beranjak pergi. Tapi ternyata ada yang menahan lenganku, saat aku menoleh dan ingin protes “kenap….” mataku bertemu dengan matanya, entah kenapa  ucapanku berhenti dan untuk sesaat kami hanya terdiam.

Tik..tik..tik  #maaf sound effectnya jelek,,, hehehe

Rintik hujan mulai turun dan itu tepat mengenai kepalaku hingga akhirnya aku mengerjap dan tersadar. Namun dia masih tetap menatapku. Ada apa dengannya??? Pikirku.

“ya!!! Lepaskan tanganku. Hujan neh,, aku mau pulang, ada apa lagi ?” tanyaku tak sabaran karena hujan mulai terasa deras mengenai kulitku.

Sedetik kemudian dia menarikku ke salah satu gedung dikampus ini supaya tidak semakin kebasahan karena hujan yang sekarang sudah benar-benar deras.

Aku mulai mengusap dan mengelap kepala dan badanku yang kebasahan. Aku mulai menggerutu sendiri karena seharusnya aku sudah ada diapartemenku dan menikmati istirahat yang sangat aku butuhkan saat ini tapi sekarang apa yang terjadi padaku….

“pakai ini..” kata pria itu seraya memberikan sapu tangan miliknya.

“tenang saja ini belum kupakai atau ku apa-apakan, jadi kau tak usah khawatir tertular penyakit apapun” sambil menyodorkannya karena aku belum mengambilnya dari tadi.

Walaupun ragu, aku tetap menerimanya dengan pandangan menyelidik kearahnya. Aku mulai mengelap kepalaku dan kulitku yang basah sambil menatapnya dari  ujung kaki hingga kepalanya. Hmm,,, ternyata dia cakep juga.. pikiranku mulai melayang kemana2 tapi apa dia mahasiswa disini, aku tak pernah melihatnya sebelumnya.

“jangan memandangiku seperti itu, hanya karena aku meminjamkan sapu tanganku padamu” ia berbicara tapi tidak melihat ke arahku, hanya melirik saja hanya membuatku kesal saja melihat tingkahnya itu.

“kau itu siapa seh??? Kau membuatku terjebak dalam hujan deras ini,, seharusnya aku sekarang sudah diapartemenku kalau saja kau tidak menahanku. Apa kau mahasiswa disini?? Aku tak pernah melihatmu sebelumnya??”

“tsk… kau ini cerewet sekali, memangnya dimana kau tinggal, aku yakin sedekat apapun apartemenmu itu,  kau belum sampai kesana sekarang. Aku tidak menahanmu selama yang kau pikirkan.” Ucapnya mulai rada sinis menurutku.

“haaaaaaaaaaahhh..”aku menghela nafas berat menghadapi kelakuan pria didepanku ini. Sampai kapan aku harus terperangkap disini. Dengannya pula lagi, manusia  yang baru pertama kali aku temukan dan langsung memperlakukanku seperti ini. Siapa dy??

“kau belum menjawab pertanyaanku, kau siapa ??? dan kenapa kau menahan dan memandangku seperti tadi??”

“aku sudah lama menjadi mahasiswa disini, dan aku tidak punya keharusan untuk melaporkan aku kuliah disini padamu. Memangnya siapa kau, petugas administrasi kampus ini…. Haaahhhh???” nada bicaranya mulai tidak menyenangkan.

Sesaat aku ingin membuka kembali mulutku menanyakan pertanyaan2 dan bantahan2 yang ingin aku katakan pada dirinya. Namun aku mengurungkan niatku. Takkan selesai urusanku dengannya klo aku terus berbantahan dengannya, lagian aku terlalu lelah dan akhirnya milih diam sambil membuang nafas berat….. *siiiiighhhhhhhhhhhhhhh

Kai P.O.V

Aku terdiam sesaat memandang wajahnya, mata itu terlihat sayu tapi memiliki sesuatu yang indah dan teduh disana. Tanpa sadar aku telah menggenggam tangannya, dan yang terpikirkan olehku sekarang adalah segera mencari tempat berteduh. Aku melihat sebuah gedung, tanpa pikir panjang aku segera menarik tangannya dan membawanya kesana.

Aku melihatnya menggerutu sendiri,ku akui memang salahku dia terjebak hujan disini dan dia kebasahan, sebagai gantinya aku meminjamkan sapu tanganku. Dia bertanya siapa aku??? Aku juga sekarang ingin tahu siapa dia. Sepertinya kami satu kampus tapi kenapa tidak pernah bertemu selama ini. Memang kampus ini gede, tapi apa mungkin selama 2 tahun aku kuliah disini baru pertama kali bertemu dengannya???

Kami terus berargumen satu sama lain, dan aku tak tahu kenapa aku selalu menjawab pertanyaannya. Walaupun gadis menyebalkan tapi meladeni setiap pertanyaan yang diajukannya menjadi kesenangan tersendiri, apalagi saat kulihat wajahnya seakan putus asa dengan jawaban yang kuberikan. Seakan ada kemenangan yang kudapatkan dari sana dan aku menikmati itu.

Na Ra P.O.V

Setelah sampai diapartement, aku mandi dan segera menuju tempat tidurku. Walaupun ini belum malam, tapi aku udah sangat lelah dan kejadian tadi apa  pula maksudnya itu, kenapa tiba-tiba bisa muncul orang seperti dalam hidupku. Hmmm…. Sesaat pikiran itu terbesit kembali dan mengganggu rencanaku untuk segera tidur. Ahhh.. sudahlah aku takkan bertemu dengannya lagi. Dan mulai kutarik selimutku dan segera tertidur pulas.

***

Aku benar-benar merasakan nyamannya tidur kemaren, karena tertidur hampir 14 jam merupakan salah rekor yang dahsyat untuk sejarah tidurku.

Jadwalku dikampus hari ini tidak begitu padat. Seperti biasa kalau udah sampe kampus gini, yang pertama aku cari adalah sahabat seperjuanganku itu. aku bertemu dengannya sejak awal aku kuliah di kampus ini dan hampir selalu mengambil kelas yang sama. Mana dia, jam segini belum keliatan?? Aku mulai celangak celinguk keliling mencarinya, tiba-tiba…

“dooooooor…. Hayoooo cari siapa??” sambar ji hyo tanpa rasa berdosa.

“ aaaaa… ya!.. kau mau membunuhku,,, bisa jantungan aku kalo tiap hari kau kagetin seperti ini” teriakku tak kalah kencang sambil memukul lengannya.

“aww.. habis kamu serius banget seh,, sampe ga sadar aku datang.. emangnya nyari siapa??”

“menurut looooooo (pake gaya anak gaul gittooooh)… ??? ya kamu lah,,, emangnya sapa lagi yang aku cari.. btw ke kantin nyok,, laper neh, kemaren habis hibernasi seharian”

“emang kamu tidur berapa lama???”

“yah,, sejak sore ampe tadi pagi,,, itung sendirilah ya,, hhahaha”

“gila kamu,syukur aja kamu bangun ya,klo ga bisa-bisa aku kehilangan temen baik… hahahhaha”

“aseeeemmmm banget seh kau,,, udah ahhh.. kantin yuk,, kamu bayarin aku karena udah ngomong ga jelas dan buat aku capek nyariin kamu,,, hehe”

“huhh,,, tapi okehlah,,, aku baru dapat kiriman dari bokap.. hehe”

“btw, akhir tahun ntar ada rencana mau keluar ga?”

“hhhmmmmm,,,, emangnya kenapa?” aku mulai merasa ada maksud-maksud aneh dari temanku yang satu ini, klo dia udah mau ntraktir tapi mulai nanya jadwal-jadwalku.

“tahun ini kita nonton festival akhir tahun kampus ini ya.. aku sebenarnya pengen banget nonton dari tahun-tahun awal disini tapi selalu ada kegiatan… yah…yah..yah??” bertanya sekaligus, memelas ditambah ekspresi memaksa dengan sok imutnya.

“adooooh.. paling males deh datang ke acara begituan, berisiknya ga ketolongan. Mending bisa denger musicnya, yang ada cuma denger orang teriak-teriak doank. Ketempat laen aja deh, aku temenin dah.. beneran” aku mulai berusaha menghindar dengan segala alasan.

“yaaaaaaaaaaahhhhhh,,, jangan githu dong,,, Cuma ini neh kesempatan aku nonton festival, tahun depan kan udah tahun terakhir kita disini, pasti udah pada sibuk dengan TA masing-masing. Ga mungkin pergi ke acara beginiaan lagi kan????? Ayooooooolllllllahhhh… pleaaaaaaaaaseeee!!! Jeballllllll…. Heeeeeelllllppp” semua kalimat rayuan mulai dikeluarkan oleh ji hyo

“uhhhmmmmmm…. Okelah, tapi ga lama ya” jawabku sambil menghembuskan nafas dengan berat pertanda keterpaksaanku, tapi dia sepertinya tidak peduli.

“hahai,,,, yeeeeeeeeeeeeee…. Okelah ga bakal lama, palingan jam 1an kita udah pulang” katanya sambil cengengesan,,,

“mworago?????? Whaaaaat??? Apanya yang sebentar kalo jam segithu pulangnya??”

“ Ya ampun, sebentarlah itu,,, kan kembang api pergantian tahunnya jam 12 malam. Masa kita pulang sebelum pergantian tahun??? Kalo githu mah ga usah datang aja sekaligus… anak-anak laen itu pada pulang pagi lohhh,,, kita cuma sebentar setelah perayaan kembang apinya” ji hyo mulai bersungut-sungut manyun gara-gara ucapanku tadi.

“iya-iya.. terserahlah.. tapi hari ini aku akan makan sepuasnya. Liat aja” sahutku

“okeh, ga masalah. Minggu depan kita berangkat bareng ya jam 5 sore… hehe”

“whaaaaaaaaaaaattttt???” teriakku tak percaya karena dari jam 5 udah berangkat padahal acara puncaknya jam 12 malam. Gila dia. Tapi sepertinya dia tak peduli karena udah terlalu excited dan langsung berlari menuju kantin sedang aku hanya bisa mengikutinya dari belakang.

Kai P.O.V

Sebentar lagi akan ada festival akhir tahun. Dan tahun ini akan menjadi salah penampilan terbaikku.

“hei, ayo mulai latihan lagi” ucapku pada teman-teman satu grupku ini yang terlihat sedang asyik sendiri dengan kegiatan mereka.

“santai kai-ah, kita baru datang, lagian anak-anak belum lengkap” ujar  chanyeol yang punya perawakan paling tinggi disitu.

“iya, biarkan aku istirahat sebentar. Kalian tahu kim songsaengnim baru saja memanggil dan memarahiku habis-habisan karena aku lupa mengerjakan tugas penting yang diberikannya 2 minggu lalu. Ahhhh, sakit telingaku mendengar ocehannya yang panjang lebar” tambah baekhyun yang mulai garuk-garuk kepala gara-gara ingat kejadian itu.

“yasudah, setengah jam lagi kita akan mulai latihan, chanyeol hyung, bisakah kamu menelpon yang biar cepat datang. Kita benar-benar tak punya banyak waktu latihan lagi. Pokoknya performance kali ini harus sukses.titik.” ucap tegas yang disambut dengan aggukan oleh hyung-hyungku itu.

“emangnya ada apa dengan performance kali ini? Ini kan hanya performance untuk acara akhir tahun, apa yang special dengan itu? kita bahkan pernah tampil diacara yang lebih besar dan penting, kenapa kau bersemangat sekali untuk performance kali ini?” sergah baekhyun dengan tatapannya yang menyelidik,.

“hah? A…a…aku hanya ingin memberikan penampilan terbaik dalam setiap performance-ku” ucapku sambil terbata-bata. Benar juga kenapa aku bersemangat sekali untuk performance ini, ada apa denganku? Apa dia akan diacara itu? aku bahkan tak sempat bertanya siapa namanya? Bagaimana pula aku bisa menemukannya dilautan manusia yang akan datang saat acara festival nanti?. Untuk sesaat aku tenggelam dengan pikiranku sendiri.

“kai? kai-ah?? Ya!!!!! kai-ah!!! Kau bengong???” chanyeol hyung menghampiriku dan menepuk pundakku gara-gara aku tak merespon panggilannya

“ah,,, hah?? Ne??”

“apa yang kau pikirkan??? Apa ada ‘seseorang’ yang akan datang? Tenanglah, semua orang juga tau kalau kau seorang dancer yang handal. Siapa pun itu, aku yakin dia akan terpana melihatmu nanti” ucap chanyeol hyung sambil memberikan penekanan pada kata seseorang sambil melirik genit.

“ah.. hyung. Apa maksudmu? Ah, sudahlah. Katanya kalian mau istirahat. Sudah istirahat saja, nanti tak kan aku beri kesempatan istirahat sampai kalian menguasai gerakkan baru nanti” ujarku cepat sambil mengalihkan perhatian mereka.

“apa???? ada lagi??? Kenapa kau bisa selalu punya gerakkan baru setiap kali kita latihan??”ujar baekhyun hyung sambil cemberut  dan aku hanya tersenyum sambil berbisik pada diriku sendiri karena aku kai.

***

Na Ra P.O.V

Seminggu ini kegiatan yang kulakukan tidak berbeda dengan minggu-minggu sebelumnya. Cuma diisi dengan kegiatan pulang pergi kampus, tugas, dan beberapa kegiatan kecil kampus lainnya, yang beda cuma aku harus mendengar celoteh mahasiswa mahasiswi kampus ini tentang festival akhir tahun yang akan digelar hari ini. Karena hampir semua jurusan dikampus ini akan turut serta diacara tersebut, acara ini benar-benar jadi topik hangat yang menurutku sangat membosankan untuk didengar. Parahnya lagi, teman sejatiku yang satu itu, ji hyo, juga terkena demam festival akhir tahun ini. Ocehan tak pernah berhenti tentang band mana yang akan tampil, siapa yang bakal jadi MC acara itu,, urutan acaranya seperti apa, tempat dan dekorasinya, semuanya dia tahu seakan-akan dialah panitia acara tersebut. Aku tak mengerti dia dapat informasi dari mana, yang aku tahu tentang sahabatku yang satu ini, kalau dia sudah bertekad terhadap satu hal, dia akan berusaha mati-matian untuk mendapatkannya.

Sekarang sudah jam 1 siang, aku mulai mempersiapkan baju yang nanti akan kupakai. Karena sebagian besar acara akan berlangsung pada malam hari lebih baik aku memakai pakai tertutup saja. Pilihanku jatuh pada jeans, kaos lengan panjangku serta sweater untuk menutupi rasa dingin  yang mungkin menyerangku nanti malam. Semua pakaian itu aku pilih dengan warna dan padu padankan yang baik sehingga bisa matching.  Okeh persiapan selesai, sekarang waktunya tiduuuuuuuuuuuuuuuuur,,, hahaha.. pikirku, karena nanti malam akan begadang lebih baik aq saving energy tubuhku saat ini. Hooooooammmm….. aku tarik selimut dan mulai tertidur.

Tapi itu tak berlangsung lama, karena selang waktu 15 menit aku mendengar hpku berbunyi. Aaahhhh siapa seh yang ganggu. Aku mulai menggerutu sendiri

“yoboseo”

“yoboseo, na ra-ya… nanti kita jadi berangkatkan? aku jemput jam 4 ya?” ucap orang yang diseberang sana, yang ternyata ada ji hyo

“ngapa mesti secepat itu seh?? Jam 5 aja deh”

“yah,, kalo ga cepat nanti ga dapat tempat buat parkir. Hari ini aku bawa mobil yang kupinjam dari pamanku.. hehe.. pokoknya jam 4. Atau aku perlu datang jam 3 ke tempatmu,,?? Kau sudah menyiapkan baju dan perlengkapan laennnya kan?” ji hyo mulai panjang lebar mengocehnya. Kalau sudah begini pilihanku adalah meletakkan hpku di meja disamping tempat tidurku namun tetap membiarkannya menyala, toh aku sudah mendapat inti pembicaraan yang ingin dia sampaikan.

“yaaa,, na ra-yaaaaaaaaaa… kau melamun atau tidur??? Na raaaaa??? Na ra??????, huh anak itu benar-benar tidur,  pokoknya aku jemput jam 4” kemudian di tutup sambungan itu olehnya.

Samar-samar aku dengar suara sambungan terputus dan kulanjutkan mimpiku yang tertunda. Omelannya urusan nanti, batinku.

Kai P.O.V

Sepertinya hari ini benar-benar akan rame. Pertunjukan kita akan menjadi salah performance utama yang akan ditampilkan tengah. Kemampuan kami dalam menampilkan lagu dan dance memang telah diakui oleh seantaro kampus. Dan itu membuatku bangga.

Apa dia akan datang? Apa aku akan bertemu dengannya lagi malam ini? Bagaimana aku bisa menemukannya diantara ribuan orang yang akan hadir diacara festival kali ini. “aaaaaaaaaaaahhhh…” tanpa sadar aku berteriak sendiri sambil menggaruk kepalaku, entah kenapa memikirkan bagaimana cara bertemu kembali dengan yeoja itu lebih nervous dibanding memikirkan bagaimana performance-ku malam ini.

“ya! kai-ah, kamu kenapa? Jangan stress seperti itu. Malam ini akan jadi salah satu penampilan kita paling hebat” ujar suho hyung yang mengagetkanku.

“aku rasa dia bukan mengkhawatirkan performance kita nanti. Sudah jelas sekali dia berlatihkeras untuk performance malam ini, tak ada alasan untuk se-khawatir itu. kau kenapa kai?” Tanya chanyeol hyung dengan tatapannya yang sedikit ‘menggodaku’.

“hah?? A..aku…” belum selesai kalimatku sudah dipotong

“yeoja??? O????” baekhyun hyung yang mulai berkedip mata ikutan ‘menggodaku’ juga.

“aaaahhhhh… apa seh kalian?? Sudahlah ayo siap-siap. kalian juga tau aku bagaimana kan? yeoja??  Tanpa aku memikirkannya mereka sudah ada disekelilingku nanti. Lagian bisa gila kalau memikir yeoja-yeoja itu, kau tau hampir seluruh fans ku itu yeoja.. cukup mereka saja yang memikirkan aku, bukan aku yang memikirkan mereka.. haha” ucapku berusaha tetap cool walau kusadari kalimat tadi terlalu berlebihan.

“ya!! sombong sekali kau kai-ah, mereka bukan hanya fans mu, mereka juga fans ku dan yang laen” sambar chanyeol hyung tak mau kalah dan disambut dengan anggukkan dari maknae mereka, sehun.

“kita lihat saja nanti nama siapa yang paling banyak dielu-elu kan??? Hahahah…”

“ah, sudahlah kalian semua. Katanya mau siap-siap, kenapa malah ngurusin hal kayak gini seh. Kai-ah, fokus saat performance, aku tak peduli kau memikirkan tentang yeoja atau apapun yang penting nanti kau jangan sampai nervous dan merusak konsentrasi yang laen. Ingat ini performance kita, bukan hanya kamu. Ok?” ujar suho hyung sebagai team leader yang langsung aku iya-kan dengan cepat.

***

Na Ra P.O.V

Kampus ini jadi benar-benar rame karena tumpah ruah mahasiswa yang menghadiri acara ini. Aku tak tau kalau acaranya ini akan serame ini. Benar-benar kaget melihat orang disini, dan seperti kata ji hyo tadi kalau kami tidak berangkat mungkin benar akan sangat sulit untuk mendapatkan tempat parkirnya, tadi saja sudah harus muter-muter hampir setengah jam hanya untuk mendapatkan tempat yang strategis yang akan memudahkan kami untuk keluar dan segera pulang malam nanti.

Festival ini diadakan digedung jurusan seni, makanya aku tak terlalu familiar dengan keadaan disini tapi itu tak terlalu berpengaruh, toh kami akan menghabiskan sebagian besar waktu di lapangan yang telah diisi berbagai macam stan-stan yang menjual pernak pernik lucu serta makanan untuk pengisi perut saat lapar menjelang. Semua benar ditata apik sekali, karena memang panitianya sendiri adalah mahasiswa, jelas sekali sentuhan jiwa mudanya. Banyak band-band kampus yang akan mengisi acara malam ini.

Aku berkeliling dengan ji hyo dari satu stan ke stan laennya,. Tanpa terasa hari sudah mulai malam, para band-band kampus ini mulai menampilkan performance mereka satu persatu. Selain band juga ada pertunjukkan laen yang tak kalah seru, yang jelas malam ini benar-benar sangat meriah. Kami sudah berdiri didepan panggung dari tadi ingin melihat performance yang akan ditampilkan. Satu band tampil, dua band tampil, tiga band tampil tapi…

“aaaahhhhh, telingaku mulai sakit, ji hyo-ya,, kita kebelakang dulu yuk, duduk dulu” teriakku di telinganya karena disini sangat berisik.

“ahhhh,, baru juga mulai, masa udah mau mundur” teriaknya menolak ajakkanku

“ayolah, kakiku juga mulai capek, kita sudah berdiri dari tadi”

“jangan donk, lagi asyik neh, kalau kau mau, kau saja yang ke belakang dulu,, nanti aku menyusul kalo udah capek,… hehe”

“ya, sudahlah, aku pergi” aku cemberut, tak ada gunanya aku merayunya karena dia memang sedang menikmati semua performance sejak tadi. Kalau terus kulakukan hanya akan menyiksa pita suaraku.

Aq mulai berjalan ke belakang menerobos kerumunan orang yang sedang berteriak sambil bernyanyi mengikuti lagu yang sedang bersenandung di panggung depan.

Ah, kalau tau begini lebih baik aku ga datang ke acara seperti ini, suasananya memang menyenangkan awalnya tapi lama-lama ini menyiksa juga.

“aaaaaa..aaaah,,, permisi… permisi…aaahhh” ucapku setiap menerobos lautan manusia ini yang malah lebih terkesan seperti rintihan setelah aku pikir lagi.

“oh…”aku kaget karena ada menggenggam tanganku dan menariku. Aku tak tau dari mana orang itu datang dan siapa dia, yang jelas dia menolongku keluar dari semua kesesakan ini. Setelah benar-benar keluar dari kerumunan dari manusia itu dan mengatur nafasku, segera ingin tau siapa laki-laki ini, kenapa dia mau bersusah payah menolongku sekaligus mengucapkan terima kasih.  Kenapa aku bisa tau dia laki-laki??? Karena telapak tangan terasa besar saat menggenggam telapak tanganku ini.Betapa kagetnya aku ternyata dia adalah orang yang pernah bertabrakan denganku dulu.

“kau ???”

To be continue..

Okeh sekian dulu untuk chapter 1 nya, gimana?? Ge je yah ceritanya?? Jangan lupa di comment yah, jadi bisa ada perbaikan di chapter selanjutnya atau mungkin di FF ku selanjut. Gumawo chingu-ya J

Iklan

23 pemikiran pada “I Find What Love is In You (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s