Mianhae For Leaving You

Tittle : Mianhae for Leaving You (FF PENERIMAAN ADMIN)

Author : Yasmin16

Main Cast : Luhan EXO, Kim Shin Rin (OC), Oh Sehoon Exo, Kim Min Gi (OC)

Genre : Romance, Angst

 

Maafkan aku yang telah menyakitimu

Maafkan aku yang tak bisa menjagamu

Maafkan aku jika aku sering mencampakkanmu

Dan

Maafkan aku yang telah meninggalkanmu

Tetapi,

Dibalik semua itu aku sangat mencintaimu lebih dari siapapun.

Author POV

Drrt… drrt…

“Aiss siapa itu pagi-pagi sekali menelfon. Hari ini kan hari libur” geram seorang lelaki

My Lovely Yeoja^^ is Calling

‘ Tumben sekali dia yg menelfon, biasanya aku duluan yg menelfon. Lagipula ini juga hari Minggu. Ada apa sebenarnya?’

Yeoboseyo?..”

“…”

“Emm, baiklah. Dimana?”

“…”

“Baiklah. Di Lotte World jam 10”

“…”

“Ne My Lovely, kau tidak mengganggu ku kok”

“…”

“Paipai.. Sampai bertemu nanti”

Tuut

“Kyaaaaa~ Dia mengajakku bertemu untuk yg pertama kalinyaaa~ kyaaaa”

Yaak! Jangan berisik ini masih pagi Xi Luhan!!!terdengar teriakan seorang lelaki dari samping kamarnya

“Mianhaeeeee!!!!!…..” balasnya sambil berteriak

“Waaaaa, eottokhae ini sudah jam 8 dan aku belum ngepain-ngepain” teriaknya

Dengan segera lelaki yg diketahui namanya Xi Luhan dengan segara berlari mengambil handuk dan berlari kekamar mandi

“Yaaak!!.. Sudah kubilang jangan teriak! Ini masih pagi…!!” teriak Sehun dari kamar sebelah yang notabenenya adalah adik dari Luhan

“Bawel kau Oh Sehun” jawab Luhan dengan berteriak dan menekankan kata ‘Bawel’

Dan selama 15 menit akhirnya Luhan selesai mandi juga dengan hanya memakai handuk yg menutupi sebagian badannya\jangan dibayangin loh/

Luhan POV

Sudah seminggu haku tidak melihatnya di sekolah. Kemana saja dia ya? Nanti sajalah aku bertanya dengannya

“Eottokhae.. Pakai baju yang mana aku. Disini terlalu banyak baju” gumamku

“Ahh yang ini saja” kataku lagi sambil mengambil pakaian putih dan jaket jeans*liatposter*

“Sekarang tinggal celananya saja”

‘Aissss kenapa begitu banyak celana -_-“ ‘

“Akhirnya setelah sekian lama aku mencari ketemu juga.. Huftt”

Author POV

Kamera pun berganti kepada seorang perempuan yang tengah bersiap-siap juga. Dia tidak hanya sendiri, melainkan dengan seseorang yang umurnya terlihat sama dengan gadis itu.

“Min Rin-ssi, kumohon jangan lakukan itu. Kumohon kembalilah. Kesehatanmu mulai menurun. Kumohon” mohonnya dengan muka memohon

“ Tidak, tidak apa Min Gi. Aku sudah sembuh. Lihatlahhh. Lagipula aku sudah bosan disana” jawab Min Rin kepada wanita yang bernama Min Gi

“Tapi kumohon jangan pulang lewat jam 3 sore ini” mohonnya lagi

“Ne, baiklah Eomma. Hahaha” ledek Min Rin

“Yaaak, kau bilang apa? Eomma?” geramnya

“Aku bilang ‘Min Gi Eomma’. Hahaha” ledeknya lagi sambil menekankan kata ‘Min Gi Eomma’

“Terserah kau lah” pasrahnya

“Aiigoo, wajahmu lucu sekali jika sedang seperti ini” puji Min Rin sambil mencubit pipi sahabatnya itu

“Omooo, jinjjayo?” tanyanya

“Hahahaha” tawa Min Rin

“Hahahahahaha” akhirnya ruangan yang mereka singgahi dipenuhi dengan suara tawa mereka sendiri

*SKIP*

“Baiklah aku berangkat dulu yaa Min Gi” pamitnya

“Ne, baiklah. Jangan pulang lebih dari jam 3 sore. Dan jika kau sudah lelah pulanglah” jawab Min Gi

“Ne, kau ini cerewet sekali seperti Eomma-ku” ledek Min Rin

“Apa perlu ku antar?” tawar Min Gi

“Tidak usah. Kan sudah kubilang aku sudah sehat” elak Min Rin

“Arasooo. Yasudah sana berangkat. Kasihan Luhan mu itu menunggu mu” usir Min Gi

“Ne, anyeong Min Gi-ssi” pamit Min Rin kepada Min Gi sambil melambaikan tangannya

“Neee.. Anyeong” balas Min Gi sambil melambaikan tangan juga

 

At Lotte World

Min Rin POV

‘Aku harus membahagiakannya hari ini. Aku harus terlihat ceria di hadapannya’ batinku

Aku berjalan menyusuri gedung Lotte World yang besar ini untuk menemui tempat tujuanku. Sesampainya disana..

“Chagiyaaaa~ Anyeong”

Ahh, tumben dia datang duluan. Biasanya dia yang selalu telat datang.

“Nee, chagi anyeong” balasku sambil melambaikan tangan

“Bogoshipeooooo” katanya sambil memeluk ku. Aku membalasnya hanya tersenyum

“Ahh kau cantik sekali pagi ini” puji Luhan terhadapku

“Pagi ini? Hanya pagi ini saja kah aku cantik?” kesalku terhadap Luhan sambil menggembungkan pipi

“Aniii, hari-hari kemarin kau tetap cantik. Tapi hari ini kau tambah cantik. Mungkin karna aku merindukanmu setelah seminggu tidak bertemu denganmu” ocehnya panjang lebar

Senyum. Hanya senyum yang bisa kutunjukkan karna hatiku merasa sangat bersalah dengannya..

“Baiklah. Kita mulai darimana?” Tanya Luhan

“Terserah kau chagi” jawabku seraya tersenyum

“Baiklah, kita naik Bianglala dulu saja? Otte?” tanyanya

“Oke” jawabku seraya tersenyum

 

Luhan POV

“Baiklah. Kita naik Bianglala dulu saja? Otte?” tawarku pada Min Rin

“Oke” kulihat dia menjawab sambil tersenyum.

Ada apa dengannya, dia terlihat sering tersenyum. Haah sudahlah, bukannya kau malah menyukainya Luhan?

Author POV

Mereka menjalani hari dengan senang di Lotte World. Dimulai menaiki Bianglala sampai Roller Coaster yang notabenenya yang paling ekstrim disana.

“Chagii, gwaechana? Kenapa mukamu pucat sekali?” Tanya Luhan

“Anii, gwaechana. Mungkin ni hanya efek habis menaiki Roller Coaster. Iya kan?” tanyannya lagi kepada Luhan

“Iyasih memang benar. Tapi mukamu pucat sekali. Benar kau baik-baik saja?” Tanya Luhan seraya meriksa kening yeojanya. Tetapi dengan cepat yeojanya menepis tangan Luhan

“Aku benar-benar tidak apa-apa. Apa kau meragukan ku hah?” elaknya

“Baiklah, kemana kita sekarang?” Tanya Luhan

“Mau membeli gulali?” tawar Min Rin

“Baiklah. Ayooo” ajak Luhan

“Kau duluan saja, aku ingin ke toilet sebentar” izin Min RIn

“Ne, baiklah. Jangan lama-lama yaa” balas Luhan sambil tersenyum

“Nee..” ujar Min Rin seraya tersenyum dengan wajah pucatnya

 

Min Rin POV

“Ne, baiklah jangan lama-lama yaa” jawab luhan sambil tetap tersenyum  sedari tadi. Itu yang membuatku luluh kepadanya. Dia ceria, baik, perhatian, sopan, dan tidak sombong. Dan itu semakin membuatku sangat merasa bersalah dengannya

“Nee..” balasku seraya tersenyum ke arahnya

Segera aku berjalan kea rah gerbang pintu keluar. Mungkin banyak yg bertanya-tanya mengapa aku ke gerbang pintu keluar. Yaa, aku akan keluar meninggalkan namja yang sangat ku cinta. Dia adalah pacarku, Luhan.

‘Luhan. Mianhae aku telah meninggalkan mu’

SKIP

Luhan POV

Ini sudah 2 jam aku menunggunya dan sudah 5 gulali yang ku makan sambil menunggunya yang pergi ke  toilet. Masa ke toilet 2 jam-_-“. Akupun mencoba menelfonnya. Masa iya aku mengecek ketoilet yeoja. Apa yang dibilang orang-orang jika namja ke kamar mandi yeoja. Kan tidak lucu.

Tuuutt.

Haah aneh, kenapa hp nya tidak aktif. Kuputuskan saja untuk menlfon Min GI yang notabenenya adalah sahabat Yeojachinguku

Yeoboseyo?

“Nee yeoboseyo. Min Gi,  apakah Min Rin denganmu?” tanyaku

“…”  tidak aja jawab dari Min Gi

“Yeoboseo Min Gi-ssi?” akhirnya aku meng’test’

Ehh ne Luhan-ssi. Min Rin? Dia bersamaku, dia sudah pulang dari 2 jam yang lalu. Memang kenapa Luhan-ssi” akhirnya dia menjawab.

“Ahh ani tidak apa-apa. Baguslah dia sudah pulang. Karna dia menghilang tadi” jawabku dengan perasaan lega

“Jinjja? Dia tidak bilang denganmu?”

Ne, dia tidak memberitahuku. baiklah terimakasih atas informasinya. Maaf mengganggumu Min Gi-ssi”

“Ahh aniyo, kau tidak menggangguku Luhan-ssi. Ne cheon”

Tutt…tutt…

Ahh baguslah dia sudah pulang. Lebih baik aku pulang saja.tapi… kenapa perasaanku tidak enak ya-,-.

‘Ahh buang perasaan negative mu itu Luhan’ batinku

Akhirnya aku berjalan pulang masih dengan perasaan tidak enak

SKIP

@HOSPITAL

Min Rin POV

“Yaaak! Sudah kubilang kan jangan keluar. Ini malah memperburuk keadaanmu” omel Min Gi padaku sambil sedikit berteriak

“Kau marah-marah sambil berteriak itulah yang membuat ku menjadi tambah sakit” omelku balik kepada Min Gi

“Yayaya baiklah terserah pada ucapanmu. Tapi apa kau tahu aku sangat khawatir tadi ketijka kau pingsan di toilet Lotte World? Untung saja tadi ada namja ganteng yang bernama Sehoon membantumu!” cerita Min Gi dengan wajahnya yang bersemu merah. Ada apa dengan yeoja itu? Dan Sehoon? Bukankah dia adiknya Luhan?

“Kenapa wajahmu memerah begitu? Apa kau menyukai adik dari Luhan itu Min Gi?” Godaku sambil menoel-noel(?) pipinya

“Ahh ani, aku hanya berfikir dia namja yang sangat baik… Dan tentunya dia ganteng” ucapnya dengan semburat merah dipipinya yang sekarang mirip sekali dengan tomat(?)

“Dan tunggu dulu. Apa kau bilang? Adik Luhan? Benarkah dia adik Luhan? Mengapa wajahnya beda sekali dengan Luhan yang jelek?” tanyanya dengan wajah polosnya yang membuatku gemas

“Yaak! Apa maksudmu mengatai Luhan-ku jelek?” marah ku

“Anii, aku bukan mengatainya. Tetapi itu memang kenyataannya” jawabnya lagi dengan wajah polosnya yang masih bersemu merah di pipinya dan itu membuatku ingin tertawa

“Hahahaha” akhirnya kamipun tertawa bersama

Seketika suara tertawa pun hilang dan terganti dengan kepalaku terasa pusing sekali. Dan kulihat wajah Min Gi khawatir.

“Yaaa Min Rin-ah apa kau baik-baik saja? Akan ku panggilkan dokter untukmu” ucapnya yang terlihat sangat khawatir

Tetapi aku langsung menarik tangannya “Tidak, tidak usah” elak ku

“Yaaak! Apa maksudmu tidak usah huh?” ucapnya emosi yang bercampur khawatir

“Kumohon ambilkan sebuah pulpen, kertas dan amplop disana” suruhku dengan menunjuk-nunjuk meja di seberang ku

Dan dengan segra Min Gi mengambilnya dan memberinya kepadaku. Dan segera saja kutuliskan surat untuk orang yang aku cintai. Termasuk Luhan. Aku berusaha menulisnya..

SKIP

“Ini kasihlah kepada orang yang namanya tertera di amplop itu” titipku pada Min Gi seraya tersenyum

“Nee.. Hiksss” dia menangis?

“Yaaa Min Gi-ssi? Mengapa kau menangis huh?” tanyaku

“Anii.. Aku tidak menangis” elaknya dan segera menghapus airmatanya

Dan kurasa kepala ku sangat pusing sekali hingga penglihatanku memburam. Mungkin inilah saatnya aku meninggkalkan dunia. Dan untuk permintaan terakhirku…

“Min Gi-ssi? Apakah aku boleh memelukmu?” tanyaku

“Neee… dengan senang hati” balasnya seraya tersenyum dan memelukku dengan masih menangis.

AUTHOR POV

Dan akhirnya mereka berpelukan dengan waktu yang agak lama. Terdengar isak tangis dari Min Gi

“Yaak! Min Gi-ssi berhentilah menangis” tenang Min Rin sambil menepuk-nepuk pundak Min Gi sambil tetap berpelukan

“Nee..” jawab Min Gi

“Min Gi-ssi, kau tau? Aku sangat sangat sangaaat menyayangimu? Aku sangat sangat sangaaaat mencintaimu?” kata Min Rin dengan sedikit menahan tangisnya

“Nee, aku tau itu” jawab Min Gi masih tetap menangis

“Dan terima kasih atas semua bantuanmu disaat aku lemah begini. Maaf merepotkanmu. Kumohon tegarlah. Dan selamat tinggal Min Gi-ssi. Aku sangat mencintaimu. Jeongmal saranghae” bisik Min Rin dan seketika Min Rin menutupkan matanya.yang masih berpelukan dengan Min Gi

Tiiiiiiit……….

“Tidak, kau sama sekali tidak merepotkanmu. Selamat tinggal Min Rin-ah. Nado, jeongmal saranghae Min Rin-ah” ucap Min Gi tersenyum sambil menangis. Dan diletakkan tubuh temannya ke kasur rumah sakit dan segera memencet tombol untuk memanggil dokter. Dan seketika dokter berlari kea rah kamar Min Rin

SKIP

*SATU MINGGU KEMUDIAN*

LUHAN POV

Ada apa dengan yeojachingu ku akhir-akhir ini? Seminggu dia tidak kelihatan. Di sekolah aku tidak meliat Min rin yang keluar bersama teman-temannya. Aku menelfonnya dan yang ada tidak ada jawaban dari hp nya karna hp nya mati. Perasaan ku mulai tak enak. Dan kuputuskan untuk menghampiri kelasnya

“Annyeong agashi” sapaku ramah dan menyunggingkan senyum ku

“Ne annyeong” jawabnya ramah juga

“Apa kau teman dari Shin Min Rin?” tanyaku ramah

“Ne. kenapa memang?”

“Apa aku boleh Tanya, kemana sebenarnya Min Rin akhir-akhir ini ya?”

“Nee? Apa kau tidak tahu? Bukankah kau mantannya?” tanyanya balik. Tetapi ada apa dengannya sampai kaget saat aku menanyakan hal itu padanya? Dan apa katanya? Mantannya Min Rin? Hey kita masih pacaran, memang sudah lost contact sihh. Perasaanku semakin tak enak. Dan segera aku bertanya lagi

“Memangnya kenapa dengannya?” Tanya ku lagi

“Apa kau benar-benar tidak tahu bahwa dia sudah meninggal seminggu yang lalu?”

DEG

Apa maksudnya ini? Aku rasa air mataku pun jatuh tanpa izin dariku. Dan akupun mulai emosi dengan orang yang mengada-ngada tentang Min Rin-ku sudah meninggal.

“APA MAKSUDMU? DIA MASIH HIDUP!” teriakku

Dan seketika orang-orang mengerubungi ku karna aku berteriak dengan lantang. Dan aku tidak perduli itu

“Nee.. itu memang benar Luhan-ssi” dan kudengar suara yeoja yang terdengar gugup. Lalu aku memandangnya. Dan aku seperti kenal dengan yeoja itu. Yaa! Dia Min Gi-ssi sahabat Min Rin. Dan apa maksudnya tadi membenarkan perkataan yeoja gila tadi. Aku menatap Min Gi penuh tanda Tanya

“Apa maksudmu membenarkan perkataan yeoja gila ini huh?”

“Dia memang benar! Min Rin sudah emninggal seminggu yang lalu!”

DEG! Seketika lututku lemas dan aku terjatuh. Dan penglihatanku mulai memburam

SKIP

Ahh dimana ini? Uks? Ahh iya baru aku ingat aku tadi terjatuh di depan kelas Min Rin. Min Rin? Apa maksud Min Gi tadi?

Aku bangun dan melihat ada orang yang menunggui ku. Dan ternyata itu adalah Min Gi-ssi yang sedang tertidur sambil memegang amplop

Karna penasaran, segera ku ambil saja, dan untungnya dia masih tertidur

Hemmm. Dari Min Rin? Segera saja aku buka. Dan isinyaa…

Annyeong My Lovely Prince Luhan^^

Aku Min Rin^^ Your Lovely Princess. Mungkin sekarang kau sudah membacanya yang bearti aku sudah ada disurgaJ.

Kumohon jangan menangisi ku

 Maafkan aku yang telah menyakitimu

Maafkan aku yang tak bisa menjagamu

Maafkan aku jika aku sering mencampakkanmu

Dan

Maafkan aku yang telah meninggalkanmu

Tetapi,

Dibalik semua itu aku sangat mencintaimu lebih dari siapapun.

Kumohon kau merelakanku. Kumohon kau tetaplah tegar dan menerima takdir ini dan tetaplah tersenyumJ. Dan carilah yeoja lain yang lebih baik dariku aratchi?! Geurae, sudah yaa suratnya. Aku bingung mau nulis apa hehehe.. Tetaplah tersenyum aratchi!!

JEONGMALLL SARANGHAE-YO MY LOVELY PRINCE LUHAN^^

Ohh ya. Kau tahu? Min Gi telah menyukai adikmu yang bernama Oh Sehoon? Kumohon bantulah dia untuk dekat dengan adikmu. Kurasa dia sangat menyukainya

Nee.. baiklah aku akan mencoba tegar. Tetapi aku mungkinsusah untuk melupakanmu MinRin. Ne, NADO JEONGMALLLLLLLL SARANGHAE-YO MY LOVELY PRINCESS. Omoo! Jinjjayo? Baiklah aku akan membantunya. Serangkan saja padaku. Sekali lagi. SARANGHAE SHIN MIN RIN

~~~~——–THE END——–~~~~

Iklan

10 pemikiran pada “Mianhae For Leaving You

  1. ommo, ff ini dapet banget feelnya thor 😀
    daebak!!
    Oh ya sebenernya Min Rin kena penyakit apa thor?
    aku jadi pengen tahu gimana cara luhan ngedeketin si Min Gi ama Se Hun
    keep writing thor ^_^

  2. Aigoo xi luhan min rin udh prg brarti kmu sma aku#tarikluhankekamar#plak
    huaaaaaa daebak mewek jadinya-_-.
    Author thequelnya ya…#bbuingbbuingsamadedethehun#halah
    author fighting-yo

  3. Min ri sakit apa kok tb2 meninggal??
    Trs katax dy kepintu gerbang kok bs pingsan di toilet ή di tolong sehun??
    Jd bingung nih.. Tp daebak feelx dpt bgt 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s