Because My Eonnie

Because My Eonnie

Author : Hwang Min

Cast :

– Kim Min Rin (oc)

– Byun Baekhyun (exo/exo k)

– Kim Yeon Chan (oc)

Other Cast :

– Chanyeol (exo/exo k)

– Member EXO K

Karya ini adalah fiksi. Tidak berhubungan dengan tokoh dan kelompok yang sebenarnya. Ini karya asli dari pemikiranku.. tak ada unsur memplagiati karya orang jika ada kesamaan, mianhamnida.. happy reading ^^

Yeon Chan P.O.V

“eonnie ada paket lagi” teriak min rin saeng kesayanganku

“aish.. ini sudah paket keberapa..” dengus ku kesal

“eonnie..” teriak min rin lagi kini suaranya lebih keras dibanding yang tadi

“ne.. chankamman” ucap ku dengan suara kencang dari kamar agar dapat didengar olehnya

Akupun melangkah gontai menuruni beberapa anak tangga untuk sampai ke ruang keluarga, disana kulihat sudah ada min rin seorang diri dan disekitarnya ada kurang lebih 60 paket yang tentu saja berisi benda tak berguna

“yang tadi paket keberapa?” tanyaku dengan suara lemas

“hhmm molla.. terlalu banyak aku pusing menghitungnya..”

“bagikan saja ke teman temanmu, aku juga kurang membutuhkannya”

“aish.. eonnie jangan begitu baru tahun ini kan kau merayakan ulang tahun dengan kado sebanyak ini, kado yang banyak dari fans mu.. merayakan ulang tahunmu sebagai penyanyi pendatang baru paling cantik, multitalenta, cerdas dan..”

“sudah hentikan.. baiklah, simpan semua barang ini di kamarku nanti malam aku buka” ucap ku tiba tiba karena bosan mendengar celoteh saengku ini..

~~~

“saengil chukka hamnida yeon chan-ah” ucap yoonA eonnie

“ne.. gomawo eonnie”

Banyak yang mengucapkan saengil chukka hamnida kepadaku, oppadeul dari suju, exo.. snsd eonnie juga..

Hari ini aku memang ada jadwal tampil di mubank, disini ada snsd, super junior, exo k dan entahlah masih banyak artis yang belum kukenal

“yeon chan-ssi ganti pakaianmu dengan dress biru yang kemarin kuberikan padamu, itu kostum untuk tampil” ucap manager ku

“ne.. aku ganti dulu”

Akupun beranjak ke ruang tunggu yang sudah disediakan, aku satu ruangan dengan exo k

“annyeong” sapa ku kepada ke 6 namja itu

“ne.. annyeong” hanya kai, chanyeol dan suho saja yang menjawab ku mereka semua sibuk dengan urusan mereka

Kududukan tubuh ku ke kursi rias, membuka tas yang sedari tadi kubawa, aku mencari keberadaan dress ku itu.. aigoo kenapa tidak ada.. ah aku ingat dress itu ada dilemari

“aish, kenapa aku sebodoh ini” dengus ku kesal

“neo gwenchana?” tanya sehun

“ne”

Segera kuhubungi min rin agar dia bisa mengantarkan dress itu, semoga hari ini dia tidak ada jadwal kuliah

Tut.. tut.. tut..

“yeoboseyo” ucapnya dari seberang sana

“min rin-ah kau sedang dimana sekarang?”

“aku sedang dirumah, wae eonnie?”

“bagus, aku minta tolong ya.. kau tau kan dress biru yang kusimpan di lemari.. aku lupa membawanya tolong kau antarkan ke sini ya, kau tau lokasinya kan?”

“aigo kenapa bisa seceroboh itu, arraseo akan aku antarkan” ucapnya lalu menutup teleponnya

Semoga tepat waktu

Min Rin P.O.V

“kenapa eonnie bisa seceroboh itu sih” dengus ku karena tak tahan dengan kecerobohan yeon eonnie, selalu membuatku repot

Akhirnya aku sampai di studionya, kuparkirkan mobil putih ku di sana lalu sedikit berlari, kumohon semoga tidak terlambat

Bruukk…

“YAK! Kau.. aishh jinjja.. lihat perbuatanmu” ucap namja yang kutabrak tadi, kulihat baju sedikit robek dibagian lengan akibat tersangkut properti yang memang agak tajam

“mianhae… tapi aku benar benar tidak punya waktu sekarang, mianhae” ucapku yang langsung meninggalkannya dan mencari ruangan yeon eonnie, dan ketemu juga akhirnya

Kubuka pintu itu, aku melihat beberapa orang namja dan yeoja.. ah disana yeon eonnie sedang di make up.. bagus lah kupikir aku telat

“eonnie..” panggilku

Sontak semua mata tertuju padaku, tapi semua itu tak kupedulikan

“huuaaahh.. Min rin-ah gomawo.. mianhae aku merepotkanmu” ucap yeon eonnie sambil memelukku

“gwenchana, aku tidak telat kan?”

Eonnie ku hanya menggeleng pelan lalu menepuk bahuku, aku sudah mengerti maksudnya, aku balas dengan anggukan singkat lalu dia beranjak ketempat ganti

Tanpa canggung aku duduk di sofa dimana tas eonnie ku berada, aku mengecek semua barang barangnya.. yah hal ini memang sering terjadi dan aku sudah terbiasa oleh kecerobohan yeon eonnie

Krreekk.. suara pintu terbuka, seseorang masuk kedalam ruangan ini tap tak ku hiraukan sampai….

“uuoohh.. kau.. kau yang tadi kan” ucap seorang namja dengan nada sedikit tinggi

Omo… namja yang kutabrak tadi, othokeh pasti tadi dia mengira aku kabur

“YAK! Kau harus tanggung jawab atas perbuatanmu.. kau tau honorku bisa dipotong karenamu, karena kau merusak kostumku”

“baekhyun-ah, waeyo?” tanya salah satu temannya

“hyung othokeh lihat bajuku sobek karena yeoja bodoh ini” ucapnya sambil menunjuk ke arahku

“mi.. mianhae aku benar benar tidak sengaja”

“Min rin ada apa ini?” tiba tiba yeon eonnie muncul dihadapanku

“eonnie.. aku.. aku benar benar tidak sengaja”

“suho oppa, sebenarnya ada apa?”

“adikmu tidak sengaja merobek kostum baekhyun, tapi kelihatannya tidak terlalu parah”

Eonnie menatapku dengan tatapan sinisnya

Baekhyun P.O.V

“Min rin ada apa ini?” ucap yeoja dengan dress biru yang baru saja keluar dari ruang ganti

Ya.. dia yeon chan yeoja yang kusukai, lebih tepatnya yeoja yang sejak 3 bulan ini selalu ada dipikiranku

Kami bertemu saat dia debut, hal pertama yang membuatku menyukainya adalah suaranya. Raut wajahnya yang menyatu dengan alunan nyanyian yang ia bawakan dan saat itu aku tidak bisa melepaskan pandanganku darinya

“arraseo, baekhyun-ssi biar aku yang tanggung biayanya.. jadi honormu tidak usah dipotong, kau puas sekarang?” ucap yeon chan dingin

Inilah sifat yeon chan terhadapku, dia dingin hanya kepadaku saja.. mungkin penyebabnya aku pernah menyatakan perasaan ku 2 bulan lalu, dan tentu saja ditolak mentah mentah. Dia bilang di hatinya hanya ada adiknya.

“anni.. tidak usah biar aku yang bertanggung jawab lagi pula aku tau dia tidak sengaja, dan robeknya juga tidak terlalu terlihat”

Kini semua orang menatapku dengan tatapan aneh

“wae?” tanyaku kepada mereka

“hyung kau benar benar aneh.. kau barusan memaki maki adik yeon chan sekarang kenapa kau yang ingin menanggung semuanya” tanya chanyeol

“a.. aku sudah memaafkannya lagi pula bukan salah adiknya juga, aku juga salah tidak melihat jalan.. hehehe”

Aku sadar jika semua orang menatap ku dengan tatapan aneh, aish kalau bukan karena yeon chan sudah kucincang cincang yeoja itu dia penyebab hancurnya kostumku dan dia penyebab yeon chan tidak mau menerima cintaku

Min Rin P.O.V

Namja aneh, aku tak tau apa maksudnya. Tadi dia begitu sangat menyebalkan tapi kenapa sekarang dia sangat manis.. hhmmm mencurigakan

“oh, baiklah kalau begitu aku jadi tidak repot. Min rin pulanglah dan terima kasih sudah mengantar kostumnya, pulang nanti aku bawakan makan malam” ucap Yeon eonnie sambil mengelus kepalaku

“ne.. mianhae yeorobun dan baekhyun-ssi mianhae, eonnie aku pulang” aku membungkuk 90’

Eonnie hanya mengangguk singkat lalu memelukku dia memang sangat menyayangiku aku tau itu, kulangkahkan kaki ku untuk keluar dari ruangan itu. Aku berjalan di lorong sempit yang penuh dengan poster idol stars sampai seseorang memanggilku

“Min rin-ssi tunggu sebentar” hhee?? Baekhyun? Itu benar baekhyun kan? Kenapa dia mengejarku

“ada apa?” tanyaku ketika dia sudah ada di dekat ku

“eehhmm boleh aku minta nomor ponselmu?”

Aish.. bocah ini kenapa? Jelas jelas tadi raut mukanya sangat sinis padaku tapi kenapa dia malah semanis ini?

“aahh baiklah.. 010 892XXX”

“ada yang mau kutanyakan padamu nanti malam aku akan mengirimkan pesan”

Aku hanya mengangguk lalu pergi dari sana menuju mobil putihku yang masih terpakir manis di depan studio

hari yang berat

Baekhyun P.O.V

“mungkin dengan cara ini aku bisa mendekati yeon chan” ucap batinku

“Yeon chan stand by oke” ucap kru

Aku sangat menyukai wajah halusnya, bagai malaikat kulirik jam tangan yang melingkar manis ditanganku, jam 13.00. ahh aku lelah ingin segera pulang kerumah rasanya tapi entah kenapa lelahku hilang setelah mendengar yeon chan bernyanyi, ya.. dia sedang latihan

Tanpa disengaja mata kami saling beradu pandang..

Yeon Chan P.O.V

“lihat apa kau?” ucap ku pada baekhyun yang terus memperhatikan setiap gerakanku

“anni” jawabnya singkat lalu membuang pandangannya ke arah lain

Aku yang salah atau memang wajahnya yang bertambah tampan, kenapa aku baru menyadarinya, hey ada apa denganku..

~~~

“aaahhh lelahnya” ucapku pelan, aku melangkah menuju mobil ku..

Sekarang sudah jam 7 malam, apa min rin sudah makan ya.. akhirnya kuputuskan untuk menghubunginya

“ne, eonnie waeyo?” ucapnya disana

“aku hanya ingin memastikan kau sudah makan atau belum”

“aku sudah makan eonnie tenang saja, lebih baik eonnie juga pikirkan kesehatan eonnie.. ah eonnie aku ada kuliah sekarang, kututup ne.. saranghae yeon eonnie”

Mungkin aku terlalu berlebihan mengkhawatirkannya tapi hanya ini yang bisa kulakukan semenjak orang tua kami meninggal 2 tahun lalu

Min Rin P.O.V

Hari ini memang aku ada kuliah malam sampai jam 9, biasanya eonnie selalu menjemputku tapi untuk malam ini dia pasti lelah aku tidak tega melihatnya

“Rin-ah” panggil ji kwon temanku

“wae?”

“anni, aku hanya ingin mengajakmu makan bersama.. aku tau cafe yang enak di dekat sini”

Aku sedikit berfikir tentang ajakan ji kwon lalu ku lihat handphone ku, 1 pesan diterima..

“hhmm.. mianhae aku harus pulang cepat sekarang mungkin lain kali.. annyeong”

“ya sudah, annyeong”

Ji kwon pun pergi menuju motornya, kupikir dari eonnie ternyata aku salah.. hhmm pesan dari siapa ya tidak ada nama pengirimnya.. kubuka pesan singkat itu dan membacanya

From : 010 934XX

Min Rin-ssi ini aku baekhyun, aku ingin mengajakmu makan malam sekarang. Kau ada waktu? Sekalian aku ingin minta maaf atas sikapku tadi siang

Aku pun menyimpan nomornya dan membalas pesannya

To : Baekki

Hhmmm.. baiklah aku juga sedang senggang, kita bertemu di choco cafe ya..

Entah kenapa aku menyimpan nomor baekhyun dengan nama baekki, kupikir nama itu cocok untuknya. Tak beberapa lama kemudian dia membalas pesan ku

From : Baekki

Oke J..

Ku lirik jam tanganku yang menunjukan angka setengah 10 malam, mungkin tidak apa apa jika aku pulang sedikit terlambat

Ya, mungkin tak apa

Baekhyun P.O.V

Sudah 10 menit aku menunggunya,

“kenapa lama sekali sih” gumamku dalam hati

“mianhae, aku telat.. apa kau sudah menunggu lama baekhyun-ssi?”

Kini min rin berada di depanku, membawa beberapa buku tebal ditangannya, memakai t-shirt putih serta celana jeans hitam dengan rambut dibiarkan terurai.. manis, tentu saja dia manis karena memang wajahnya hampir mirip dengan yeon chan tapi ada perbedaannya.. bibir min rin lebih kecil dan matanya juga tampak lebih besar..

“ehemm.. boleh aku duduk?” pertanyaannya membuat ku sadar dari lamunan ku

“ah? Ohh ne.. tentu saja”

“jadi, siapa yang akan mentraktir?” tanya min rin sambil tersenyum padaku

“hahaha.. tentu saja aku”

Kami memesan beberapa makanan, sambil menunggu makanan datang kami mengobrol santai, dan mungkin inilah saat yang tepat

“eeuumm min rin-ah ada yang ingin kukatakan padamu” ucapku

“mwoya?”

“apa.. kau mau menjadi yeoja chinguku” ucapku sambil menunduk..

Bukan karena malu, tapi aku takut jika ditolak rencanaku gagal semua..

“aahh..baiklah aku mau”

Aaahh.. syukurlah..

Min Rin P.O.V

Baru aku sadari, kalau aku juga menyukainya sejak di ruang tunggu tadi siang aku selalu membayangkan wajah babyfacenya.. aku sungguh tak percaya kalau ini terjadi

“ini pesanan anda tuan, selamat menikmati” ucap salah seorang pelayan sambil menghidangkan beberapa makanan yang tadi aku dan baekhyun pesan

“nah, chagiya ayo dimakan” ucap nya sambil tersenyum manis

“cha.. chagiya?” tanyaku gugup

“wae? Kau tidak suka? Kita kan sudah resmi berpacaran”

“anni aku suka.. yeobo”

“baguslah”

Wajah baekhyun saat ku panggil yeobo kenapa terasa begitu berbeda.. mungkin perasaanku saja

Normal P.O.V

Baekhyun mengajak min rin ke beberapa tempat walaupun sudah hampir tengah malam tetapi bagi min rin itu adalah sebuah kencan yang sangat indah..

Bagaimana tidak, ini adalah kencan pertamanya.. dan itu berarti baekhyun adalah namja chingunya yang pertama juga

“kau senang” tanya baekhyun saat mereka sedang berada di seoul tower

“ya”

“baguslah kalau kau senang, ayo kita pulang”

“ne..”

~~~

“gomawo baek.. euuhh maksudku gomawo yeobo” ucap min rin sedikit malu

“hahaha.. ne chagiya masuklah nanti kau sakit”

Tanpa min rin sadari yeon chan menatap sinis, dingin dari arah jendela kamar. Menatap tajam kearah baekhyun

“pemandangan apa ini”

Yeon chan P.O.V

“pemandangan apa ini? Baekhyun bukan kah 2 bulan lalu kau baru menembakku?” gumam ku kesal

Aku tak habis pikir kalau baekhyun sudah secepat itu melupakanku padahal aku sudah merasakan sesuatu jika menatapnya

Aku dengar min rin sudah masuk ke rumah, akan kutanyakan langsung padanya.. aku pun menuruni tangga dengan cepat menghampiri min rin yang sedang di dapur meneguk segelas air

“waeyo eonnie?”

“kau.. ada hubungan apa dengan baekhyun?”

“jadi.. eonnie melihatnya, aku baru saja resmi berpacaran dengan nya aku senang sekali”

“jinja? Kau merasa senang karena berpacaran dengan artis? Kau tau mungkin hanya kau yang merasa senang,dengan begitu kau bisa masuk media atau mungkin bisa menjadi lebih terkenal dibandingkan aku.. TAPI BAGAIMANA DENGAN BAEKHYUN? Popularitas nya akan turun drastis jika semua orang tau kalau kau berpacaran dengannya! KAU MAU BAEKHYUN BEGITU EOH?!” ucapku sedikit meninggikan nada bicaraku

Cemburu? Ya aku cemburu.. kenapa saat aku sudah mulai menyukainya ia malah menjauh.. menjengkelkan bukan

“eon.. eonnie” kini min rin mulai terisak, kuputuskan untuk meninggalkannya dan segera tidur..

Meninggalkannya, tidak peduli

Min Rin P.O.V

Apa yang terjadi dengan eonnie? Baru beberapa jam yang lalu ia mengkhawatirkanku baru beberapa jam yang lalu ia sangat menyayangiku.. kenapa sekarang jadi begini..

Kulangkahkan kaki ku gontai ke arah kamar yang di dominasi warna putih, ya aku sangat menyukai putih, arti dari warna putih bagiku, tidak ada..

Karena tidak ada makanya aku suka

Kurebahkan tubuhku pelan, menghembuskan napas berat..

“eonnie salah ku apa?.. kenapa eonnie jadi berubah..” ucap ku sambil terisak

Ddrrtt drrtt..

Satu pesan baru..

From : baekki

Chagiya.. good night

Aku sangat lelah hari ini kuputuskan untuk tidak membalas pesan nya

Malam ini malam yang menyenangkan atau menyedihkan?

Baekhyun P.O.V

Oh tuhan mungkin aku napeun namja yang terbaik di dunia ini, kenapa aku tega berbuat seperti ini..

Salahkan semua kepada yeon chan dia alasan kenapa aku sampai tega berbuat seperti ini

“aish.. byun baekhyun apa yang kau lakukan” ucap ku setelah selesai mengirim pesan singat kepada min rin

“hyung! Berisik, kenapa kau selalu berisik saat tidur hyung..” ucap dongsaeng ku yang hanya beda beberapa bulan saja

“koreksi dirimu sendiri park chanyeol, lagi pula aku belum tidur pabo”

“huuahahaha.. kau putus cinta lagi ya” ucap chanyeol sambil tertawa memperlihatkan sederetan giginya yang putih

“anni..” sebenarnya ucapan chanyeol itu sedikit benar.. setiap malam aku selalu memikirkan yeon chan

“hyung kau ternyata tidak pandai berbohong ya, terlihat jelas kau sedang depresi karena cinta”

“chanyeol-ah nae eothokkehyo..” ucap ku sambil mengacak acak rambutku

Chanyeol menatapku sedikit bingung chanyeol bangun dari kasurnya dan berpindah ketempat tidurku, menatap ku dengan serius lalu mulai mengelus pundak ku, memang di dorm ini chanyeol lah yang paling mengerti aku..

“gwenchana ceritakan padaku hyung” ucap chanyeol dengan pandangan serius, aku mulai menceritakannya chanyeol pun kaget apa yang aku perbuat.. awalnya mimik muka chanyeol masih bisa biasa tiba tiba..

“hyung! Kau benar benar eeuubb,,” sesegera mungkin kututup mulut namja yang mempunyai julukan happy virus ini..

“ya! Jangan berisik..”

Kkrriieett

Suara pintu terbuka

“YAK! Baekhyun hyung.. chanyeol hyung kalian sedang berbuat yang tidak tidak ya?” ucap pengrusuh dari ambang pintu, sehun melihat ku menutup mulut chanyeol dalam keadaan tiduran.. aahh maknae pabo itu

“sehun apa yang kau katakan tadi, hey! Aku masih normal” ucap ku

Aku segera turun dari tempat tidurku, menyuruh sehun untuk kembali kekamarnya lalu mengunci pintu

“hyung kenapa di kunci? Bukan kah akan terasa kita memang sedang..”  ucap chanyeol di teruskan dengan tawanya

“diam kau! Ayolah aku serius soal masalah yang tadi”

“ne hyung arraseo, itu memang masalah yang besar. Mempermainkan hati perempuan pasti ada karmanya”

“lalu aku harus bagaimana?”

“besok bukankah kita ada schadeul dengan yeon chan, katakan yang sejujurnya kalau kau hanya mempermainkan adiknya dan itu semua karena dia karena yeon chan tidak menerima cintamu”

Aku berpikir sejenak, bukan kah itu sama saja aku masuk kedalam kandang singa?

Apa ini yang terbaik?

Normal P.O.V

Sejak kejadian malam itu min rin tidak memberanikan diri untuk menghadapi yeon chan, begitu pula dengan yeon chan yang masih sangat cemburu kepada min rin

“eon.. eonnie” min rin memanggil yeon chan tetapi tak ada jawaban..

Ternyata yeon chan sudah berangkat sejak pagi tadi, tanpa berpamitan dan memeluk min rin kebiasaan yeon chan sebelum berangkat syuting

Apa kebiasaan itu sudah tidak berlaku lagi?

Min Rin P.O.V

Begitu bencinya kah eonnie padaku? Kenapa semua berubah ketika aku mulai berpacaran dengan baekhyun, mungkin benar kata yeon eonnie, mungkin aku memang egois..

Drrttt drrttt..

Suara getar handphone ku yang sengaja tak ku deringkan, kulihat satu pesan baru

From : baekki

Chagiya.. pagi J

Ada yang ingin kubicarakan padamu, temui aku di studio D  ya jam 2 siang nanti.. aku tunggu

Tapi aku tak bisa berbohong jika aku tak bahagia sekarang, aku sangat bahagia setelah baekhyun jadi namjachingu ku bukan karena dia artis tapi karena dia mempunyai hati yang baik..

Sudah kuputuskan akan menemuinya lebih awal..

~~~ studio D

Aahh studio ini terlalu besar aku tidak tau harus kemana, tunggu dulu bukankah namja itu satu grup dengan baekhyun seingatku namanya kai

“permisi, kau kai kan? apa kau tau dimana baekhyun” tanya ku sopan kepada namja itu

“ne aku kai.. hey kau kan yang waktu itu” ucap namja itu

“kau mengingatku?”

“ne.. yang waktu itu merobek kostum baekhyun hyung kan?”

“aku tidak sengaja, sekarang kau mau memberitahuku atau tidak?”

“baiklah.. baekhyun hyung bilang dia ada urusan sebentar.. sepertinya dia ke arah ruang perlengkapan tadi”

“gomawo kai-ssi”

Aku dan kai pun saling menunduk kan badan, ruang perlengkapan? Untuk apa dia disana?

“dengarkan aku dulu”

Samar-samar aku mendengar suara baekhyun.. sepertinya dari arah lorong sana.. dan benar saja baekhyun dengan..

Yeon eonnie, tapi sedang apa?

“aku harus dengarkan apa lagi oppa, baru 2 bulan kau mengatakan cintamu apa secepat ini kau melupakan aku? Kau tau saranghae oppa”

“yeon-ah.. dengarkan aku, sebelumnya mianhae.. aku menjadi pacar adikmu supaya.. supaya kau cemburu padaku.. nado saranghae”

Lututku terasa lemas mendengar ucapan dua orang yang kukenal, dua orang yang sangat aku sayangi.. air mataku sudah tak bisa ku bendung lagi.. jatuh semakin deras membasahi pipiku..

Normla P.O.V

“eonnie.. yeobo..” ucap min rin lirih sambil terisak

Tentu saja mereka kaget, mereka tidak menyangka kalau min rin ada disana dan mendengar semuanya

“wae eon? wae yeobo? WAE” teriak min rin, apa masih pantas min rin menyebutnya yeobo? Setelah pengakuan yeon chan dan baekhyun..

“eonnie ternyata ini sebabnya kau marah padaku, karena kau menyukai baekhyun?”

“min rin-ah” ucap baekhyun

“DIAM KAU! Ini kan yang ingin kau katakan kau ingin mengatakan kalau kalian saling menyukai, lalu KENAPA MELIBATKAN AKU, MENGAPA MEMBUATKU SAKIT, eonnie.. jangan anggap aku saeng mu lagi.. dan kau baekhyun aku harap kita tidak akan pernah bertemu lagi” ucap min rin menangis lalu pergi meninggal kan mereka

~~~ 3 tahun berlalu~~

Sejak kejadian itu berita tentang hubungan baekhyun dan yeon chan semakin beredar membuat mereka tidak bisa melanjutkan hubungan, bukan karena berita itu saja tetapi juga hubungan mereka yang tidak akur baekhyun yang merasa yeon chan memiliki perasaan khusus kepada member exo m.. luhan, lalu baekhyun memutuskan mengakhiri semuanya

Sementara min rin memutus kan pergi dari rumah untuk melanjutkan study nya di london.. tidak ada yang tau dimana dia tinggal.. pergi tanpa berpamitan atau pun mengabari yeon chan, seakan akan mereka sudah tidak ada ikatan apa apa, bagi min rin dia sekarang sebatangkara.. tak punya appa dan eomma.. atau pun eonnie

~~~ bandara incheon

Sudah setengah jam namja itu menunggu di barisan para penjemput, memakai topi yang ditutupi kupluk serta kacamata.. semua orang sibuk di bandara itu sehingga tidak menyadari siapa dia namja itu sebenarnya.. namja itu menunggu sambil tersenyum..

Dan, yang ditunggu tiba juga.. namja itu melambaikan tangan pada yeoja yang ditunggunya.. lebih tepat nya yeoja yang ditunggunya selama 3 tahun

“kau lelah menunggu ya?” ucap si yeoja

“hahaha.. gwenchana menunggu chagiya ku apa salahnya”

“chanyeol oppa kau lapar?”

“hey sudah ku bilang panggil aku yeobo, kalau kau masih panggil aku begitu kau akan kupanggil min rin-ssi”

“andwe.. arraseo hmm yeobo bogoshippo”

“nado chagiya”

Chanyeol memeluk pinggang Min rin mereka pun masuk kedalam mobil dan menyusuri jalan di dalam kota seoul, menikmati indahnya malam seoul sebagai sepasang kekasih

The end..

Iklan

14 pemikiran pada “Because My Eonnie

  1. Annyeong, reader baru *bow bareng kai oppa* ceritanya bagus. Tapi, itu gimana jadinya minrin sama chanyeol pacaran? Trus si baekhyun gimana? Eonnie minrin yang namanya *lupanamanya* gimana?

    Need sequel min, please~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s