My Senior High School! (Prolog)

Prologue

Title: My Senior High School!

Characters: NRD (OC), EXO, Super Junior, Big Bang

Pairing(s): NRD (OC)-EXO

Words: 812

Author’s Note: Hehe, salam kenal semuanya! Mohon maaf sebelumnya nih di prologue belum ada member exo yang nongol. Soalnya baru perkenalan sih, hehehe.. Di chapter satu ntar author langsung ngeluarin kok manusia-manusia ganteng dari exo, jadi tenang aja! Udah gitu author gak pake bahasa formal, jadi harap dimaklumi kalau ada keanehan pemakaian kata, ya.

Ff ini udah author post sebelumnya di wp author yang namanya……ah gak penting *plak*

Eniwei, segini aja deh author’s note-nya, daripada kebanyakan ngebacot dimari. Ahaha..

Saranghae yeorobun, anyeooong~! ♥

 

__________________________

 

 

– Nichan.

“Bu, aku berangkat ya.. Begitu sampe sekolah aku langsung kabarin ibu.” kata Nichan sambil memikul kopernya seperti sedang membawa karung sampah. Gak deng. Sambil menarik kopernya dan membenarkan letak ransel besar yang isinya cemilan.

Ibunya tersenyum dengan perasaan yang campur aduk. Ia bangga karena Nichan bisa masuk ke sekolah bagus dengan kerja kerasnya sendiri. Mendapatkan beasiswa untuk masuk ke sekolah Strodes High School (author ampe ngakak sendiri namanya terlalu keren untuk tiga bocah kacrut NRD itu) tidak mudah. Nichan perlu belajar mati-matian; dari isya sampe subuh dia gak tidur.

Terus tidurnya kapan dong?

……kapan kek. Nah, lanjutin narasinya.

Namun ibu Nichan seolah tidak rela untuk melepas anak gadis satu-satunya pergi dari rumah untuk bersekolah di sekolah asrama yang pulangnya enam bulan sekali. Apa daya, ia tetap harus bersyukur bahwa pada akhirnya, Nichan bisa mendapat apa yang ia inginkan dengan bekerja keras.

Tersadar dari lamunannya, sang Ibu langsung membalas senyuman Nichan. “Iya, hati-hati ya Nichan. Ibu akan sangat merindukanmu.” ujarnya getir.

Sebuah pelukan hangat yang Nichan terima dari ibunya membuat keduanya menitikkan air mata. Tidak pernah mereka membayangkan berpisah bisa membuat hati menjadi sakit seperti ini.

Leeteuk, kakak Nichan, melihat ibu dan adiknya berpelukan seolah tidak mau lepas di depan pintu rumah mereka, menghela napas dan berkata, “Woy, cepet! Ibu sama Nichan kan masih bisa bbman!” Kemudian ia masuk ke dalam mobil dan menyalakan mesin.

Nichan melepas pelukan ibunya, melirik sinis ke arah mobil, dan kembali pada sang Ibu. “Oppa gak lucu ya?”

Ibu mengangguk dengan cepat. “Emang dia kayak gitu kan?”

 

 

* * *

 

 

– Daeri.

Pagi itu seharusnya menjadi pagi yang damai seperti biasa bagi Kang Daeri. Tapi jika punya kakak seperti Daesung dan kau berada dalam situasi dimana statusmu adalah murid baru yang akan masuk SMA, maka harapan hanya tinggal harapan.

“Daeri, kamu udah bawa semua bajumu? Jangan sampai ada yang ketinggalan lho!”

“Ingat ya, Daeri! Di sana oppa gak bisa selalu menjagamu, hati-hati kalau ada orang gak dikenal yang ngajak kamu ngomong!”

“Oppa udah menitipkanmu pada adik kelas oppa, tapi kamu tetap harus bisa jaga diri ya!”

“Daeri, benar kan gak ada barang yang ketinggalan? Coba kamu periksa lagi!”

“Daeri?”

“Daeri?!”

“Jawab oppa dong! Daritadi ngoceh ampe mulut dower begini gak ditanggepin!”

“Daeri, kalau oppa pake dress ini cucok gak ya?”

Lho. Yang terakhir salah deng.

Meskipun kakaknya udah rempong setengah idup, Daeri tetep santai makan roti dan nyeruput teh di meja makan sambil ngeliat kakaknya seliweran di depannya dengan tatapan males.

‘Yang jadi murid baru siapa, yang heboh siapa… Cih. Mana oppa berisik banget, lagi.’ batin Daeri dengan kejam. Ia menyeruput tehnya kembali ketika Daesung lagi-lagi muncul di ruang makan.

“Daeri?! Makannya sudah selesai kan? Ayo berangkat sekarang! Kamu tinggal bawa tas yang isinya chargeranmu dan komik-komikmu dan barang-barang kecil lainnya aja, biar oppa yang bawa dua kopermu! Nih, oppa juga bawa bekal buat kamu makan pas upacara nanti. Sebetulnya gak boleh, sih.. Tapi asal kamu diem-diem ya gak apa-apa. Oppa sering kayak gitu. Haha! Hebat kan oppa? Itu piring dan gelas bekas roti sama teh kamu tinggal aja di situ, biar Mbok Inah yang nyuci, tadi oppa udah nitip ke dia semuanya, jadi kita bisa tenang. Nah, ayo kita berangkat! Taksi udah nunggu daritadi di luar dan kita tinggal blablabla….. Bla bla bla….”

Meletakkan kembali gelas tehnya di meja, Daeri menghela napas lelah. Dalam hati ia berpikir, ‘Kayaknya di SMA gua nanti gak bakalan bisa dapet satu hari yang tenang deh…’

 

* * *

 

– Kyuri.

From: Kang Daesung Sunbae

Kyuri-ya! Kamu jadi salah satu mentor anak baru, kan? Kalau salah satu murid baru yang kamu urus ada adikku, aku titip ya! Namanya Daeri. Rambutnya lurus panjang, mukanya jutek, badannya mungil, kulitnya putih pucet kayak sadako. Eh, sebetulnya bukan cuma rambutnya doang yang mirip sadako, tapi semuanya mirip! Hahaha! Kalau kamu ngeliat pasti langsung tau deh. Anaknya agak sedikit lumayan galak, tapi sebetulnya baik kok. Mungkin.

Sekali lagi, aku titip dia ya! Makasih, Kyuri-ya

Cewek yang namanya disebut-sebut ‘Kyuri’ daritadi cuma bisa ngangguk-ngangguk ketika membaca ulang sms dari seniornya. Puas ngeliatin sms dari Daesung, jari Kyuri memencet sms lain yang datangnya hampir bersamaan kemarin sore dengan sms barusan.

From: Park Jungsoo (Leeteuk) Sunbae

Annyeong, Kyuri! Ini aku Leeteuk. Kamu udah tau belum siapa aja murid baru yang kamu bimbing besok?

From: Park Jungsoo (Leeteuk) Sunbae

Oh, begitu ya? Hmm, kalau ada yang namanya ‘Park Nichan’, tolong jaga dia ya! Itu adikku. Anaknya rada plonga-plongo dan hobinya bengong, makanya aku agak khawatir. Hehe, terima kasih ya Kyuri! ^ ^

Kyuri mengunci hpnya dan memasukkannya ke dalam tas.

Alasan kenapa ia membaca ulang dua sms dari sunbaenya adalah supaya dia gak lupa nama-nama yang diamanahin ke dia buat ia jaga;

‘Park Nichan sama Kang Daeri, ya…‘ ujarnya dalam hati.

Dan dengan langkah yang sigap, ia segera keluar dari kamar asramanya dan siap menjaga dua bocah yang belum ia kenal itu. Batinnya sih mengatakan kalau dua anak itu bakalan kacrut dan gak beres.

Kita lihat saja nanti..

 

8 pemikiran pada “My Senior High School! (Prolog)

  1. mian… gambarnya nggak mimin masukin karena ada dalam file ms.word… lain kali jangan kirim di dalam ms.word yah, karena gambar dalam ms.word nggk bisa di copas ke wp ^^ …
    Silahkan baca page send your ff lebih lanjt chingu

Tinggalkan Balasan ke tiffany1995 Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s