From Gay To A Guy (Chapter 1)

FROM GAY  TO A GUY (chapter 1)

Author : Ganna Maryuni (@GannaMYN)

Cast : KIM MII RY (you) , Oh Sehun ( Exo – K)

Suport cast : Luhan (Exo-M), Chanyeol ( Exo–K ), Baekhyun ( Exo–K ), Suho (Exo-K), D.O ( Exo–K )

Genre : romantic , comedy??, entahlah

Summary : aku ingin normal! Tuhan aku ingin kembali normal seperti dulu , mencintai dan dicintai oleh seorang yeoja!

Note : FF ini pernah ku post ke blog pribadiku gmyn.blogspot.com

Anyeong cemuaaaaa!!! Pertama2 terima kasih buat admin kece :3 yang udah mau mempublish FF ku yang jelek ini -_- , ini FF murni ya dari otakku , dan FF ini murni 100% adalah ketikan tangan ku , dan maaf sebelumnya kalau FF ku ini jelek dimata kalian -_,-, maklum hanya cerita inilah yang ada di otakku , ohya setelah membaca mohon komentar nya yaaa maaf banyak TYPO J kamsa^^

Mii ry pov

Di suatu pantai aku berdiri sendirian mengenakan dress berwarna putih panjang batas lututku rambut terurai panjang dan membiarkan angin pantai meniup dan mengibaskan rambutku dan dress ku menunggu detik detik matahari tenggelam , menahan emosiku yang semakin membesar saat mendengar kata “PERNIKAHAN!”

Kenapa? Karena suatu telah terjadi dengan diriku dan cintaku!

Flashback

Seketika aku kebingungan mencari seseorang yang aku cinta dan akhirnya ia tiba di belakang ku sambil memegang sebuah kotak kecil yang entah apa isinya, kemudian namja itu berlutut di depanku dan berkata “MENIKAHLAH denganku” , disitu aku hanya terdiam saking terkejutnya mataku melotot mau keluar , “miiry?” sahutnya, aku masih diposisi yang sama mata melotot dan hanya terdiam diri kemudian dia berdiri mengayunkan tangan nya dengan lima jari di depan muka ku untuk memberhentikan lamunanku , kemudian aku tersadar dari lamunanku dan menatap seorang namja didepanku ini aku bingung mau menjawab apa?? Aku kehilangan kesadaran ternyata namja yang selama ini aku cintai ini dan 4tahun kami berpacaran akhirnya dia menginginkan aku sebagai ibu dari anak-anaknya nanti. Aku mengangguk memberi isyarat bahwa aku menerimanya , keluarlah senyuman manis melalui mulutnya *emang ada senyum keluar dari hidung-_-*, dia memelukku dengan erat aku membalas pelukannya disitu kami tampak berbahagia, kami melepaskan pelukkan satu sama lain dan kemudian namja itu membuka kotak kecil berisi cincin kemudian memasangkan cincin itu ke jari manisku, dengan sontak aku memeluknya lagi , terdengar suara handphone berdering yang pastinya bukan punya diriku kemudian suho melepaskan pelukkanya dari ku dan mengambil handphone Dari kantong celananya “chakanman” ujarnya aku hanya mengangguk memberi isyarat “iya” kemudian dia pergi menjauh dariku untuk mengangkat telpon yang entah dari siapa aku tidak memperdulikannya , aku hanya memendangi cincin indah ini dengan senyum2 , suho dia adalah pacarku , kami saat itu satu kampus aku melihatnya tampak berbeda dari namja yang lain senyumannya membuat aku ingin sekali memeluknya, dan akhirnya kami akan segera menikah dan mempunyai seorang anak , bahagianya!!, setelah mendapatkan telepon kemudian suho menghampiriku dengan ekspresi muka yang kusut dan bingung “ada apa?” tanyaku, “ah ini aku harus pergi sekarang karena ada urusan mendadak” jawabnya “urusan?” aku melihat matanya yang menatap cincin ada di tanganku “kenapa? Kok tidak menjawab” tanyaku lagi “urusan dikantor , mii ry bisakah kau….” Jawabnya dengan sedikit khawatir “apa?”tanyaku lagi “bisakah kau…lep…lepaskan cincin itu!” aku terkejut sontak dengan jawabannya “wae?”tanyaku “Karena cincin itu….bisa menyelamatkan perusahaan kami, kumohon padamu agar kau memberi cincin itu aku berjanji akan memberi cincin yang lain yang lebih bagus dari cincin itu” jawabnya aku berpikir sejenak “kumohon mii ry” kulepaskan cincin itu dari tanganku aku beri cincin itu ke suho “baiklah aku lepaskan tapi janji ya belikan yang lebih bagus dari ini , kau melamarku tanpa cincin apa masuk akal??” “tsch… tenang saja percayalah padaku KIM MII RY~si” kemudian suho mengacak rambut ku dan pergi meninggalkan ku di taman ini aku hanya tersenyum melihatnya dari kejahuan , raut wajahku berubah sekita menjadi kecewa , oppa suho lebih mementingkan pekerjaanya daripada diriku , segera aku berjalan menuju mobilku untuk pulang, saat diperjalanan aku melihat sebuah mobil terpakir di pinggir jalan tepatnya di depan sebuah restoran yang dindingnya dari kaca , terlihat mobil yang sangat mirip dengan mobil oppa suho, yapzz itu mobil oppa suho !

Segera aku ikut meminggirkan mobil ku tepat dibelakang mobil oppa suho , aku sejenak berjalan melihat sepasang kekasih dari dinding restoran yang terbuat kaca itu sedang makan siang , sepertinya namja itu sedang melamar yeoja itu dengan menyondorkan cincin ke jari manis yeoja itu , tapi…. Sepertinya aku mengenal cincin itu , cincin perak berlapis mutiara yang indah , tapi DIMANA??? Saat kuperhatikan namja itu seperti oppa suho , ah ani ani oppa suho sedang kerja ! tidak mungkin dia bersama wanita lain dibelakang ku , tapi kenapa namja itu mirip sekali dengan oppa suho?? Apa mungkin itu oppa ?! tiba2 kakiku ini mengajak aku kedalam untuk memastikan bahwa itu bukan suho oppa , “suho oppa?” panggilku “yaa saya ada apa?” ia lalu menengok kebelakang dan langsung menunjukan ekspresi terkejutnya “….aa mii….ry..yaa, ap..a ya…ngg kau la..kuu…kaan di..si..ni..??” ternyata…, oh tuhan mengapa kau memberikan ku cobaan yang seperti ini? Mengapa kau membiarkan hatiku ini sakit di depan umum , rasanya nyawa ku telah terbang keatas sana , aku tidak bisa melakukan apapun selain mendengar penjelasan suho oppa .

“Oppa ! siapa wanita itu? Apakah kau mengenalnya? Kenapa dia memanggil mu oppa ? cepat usir dia!” sahut yeoja itu dengan kasar “molla , aku tidak tahu siapa gadis itu , aku tidak mengenalnya , mungkin dia gila” mwo!! Dia mengatakan bahwa aku gila! Dia mengatakan tidak mengenalku ?! apa maksudnya ? padahal ia tadi menyebutkan namaku ! ternyata aku telah tertipu olehnya ! hampir saja harta ayah ku pindahke tangan nya ! tanpa berpikir panjang aku pergi meninggalkan mereka dengan emosi yang besar aku memasuki mobil dengan emosi aku nmembawa mobil dengan kecepatan tinggi dan ternyata didepan ada kemacetan panjang sehingga membuat mobil ku berhenti cukup lama “KKYYYYYYYYYYYAAAAAAAAAAAAA!!!!!!” aku berteriak sekuat mungkin didalam mobil untuk menenangkan emosiku ini “suho! Kau ! lelaki bajingan

! beraninya kau menipuku ! kau mengatakan bahwa aku gila ?! kau yang gila ! namja brengsek!”

Flashback end

“akhirnya kau menikah juga suho! aku akan membuat kau menyesal karena telah memeperlakuakan ku seperti itu suho ! liat saja nanti” ku biarkan angin meniup rambut ku yang panjang tertiup angin, “rambut panjang?” Yaa rambut panjang , rambut ku ! aku harus mengubahnya !

Flashback

“oppa , aku risau dengan rambut panjang ku ini” sambil memegang rambutku yang terurai panjang.

“jangan kau potong rambut panjang mu itu! Kau tampak cantik kalau rambut panjang mu itu terurai, pokoknya kalau rambut panjang mu itu aku lihat sudah tidak panjang lagi selamanya aku akan membenci mu!” sahutnya

“tenang oppa , aku gak bakal memotong rambut panjang ku ini , supaya oppa tidak membenciku” kami berdua tersenyum secara bersamaan dan saling berhadapan

Flashback end

Segera mungkin aku kembali kerumahku , karena rumahku cukup dekat dengan pantai jadi aku tidak susah2 untuk naik mobil, lebih tepatnya belakang rumahku adalah pantai (bayangkan saja ya rumahnya han ji eun di drama full house) , sesampai dirumahku yang cukup besar untuk satu orang ini aku pergi ke dapur untuk mencari gunting “dimana gunting dimana gunting dimanaaa…???” kubongkar semua laci didapurku , dimana biasanya aku menaruh gunting ?? ahh aku baru ingat ! di kamar! , segera mungkin aku naik ke atas untuk mengambil gunting dikamar , “ini dia akhirnya ketemu juga kau!” gunting yang kuambil di atas meja belajarku itu , langsung saja tanpa pikir panjang aku ke kamar mandi . menghadap kekaca “aku harus merelakan rambut ku yang panjang ini, ini yang terbaik untukku!” segera kudekatkan gunting ke rambutku kemudian “grek….grek…” rambut demi rambut kupotong sehingga rambut yang panjang berubah menjadi pendek…

Sehun pov

Terasa sakit hatiku saat ia mengingkar janjinya , ia malah memilih orang lain dibandingkan aku , padahal dia sudah berjanji padaku untuk selalu disisiku selamanya , dan ternyata dia malah memilih wanita! Bukannya aku! Yaa aku mengaku sekarang aku seorang GAY , aku memilih GAY karena wanitalah , wanita selalu menyakiti hati lelaki , dulunya aku normal , tapi semenjak bertemu luhan mantan pacarku , aku berubah menjadi gay , terserah orang mau bilang aku gila atau tidak yang penting aku bisa bahagia , tetapi dia malah memilih wanita itu! Aku menyesal dulu sudah membentak ibuku hanya karena aku percaya aku bisa selaamnya bersama luhan , tapi ternyata tidak aku salah aku salah! Aku ingin menemui ibuku di china , aku ingin meminta maaf kepadanya , ingin sekali tapi aku takut dia tidak memaafkan ku malah memnbenciku , tapi harus kucoba terdahulu aku adalah anak satu satunya yang ia punya! Hanya aku satu2nya yang ia punya sekarang , suaminya yang telah tiada , dan sekarang ia sendirian bersama sekertaris kantornya , aku meninggalkan dia hanya karena cintaku kepada luhan, otomatis ibuku tidak setuju kalau aku berpacaran ataupun menikah dengan luhan . karena kami berjenis kelamin sama yaitu seorang lelaki , mungkin ibuku pasrah terhadap sikapku ini yang terlalu egois dan keras kepala! Aku akan kembali kechina untuk bertemu bertemu ibuku! Segera aku mencari koper dan memasukkan beberapa baju yang perlu ku bawa kechina , dan tak lupa passport dan beberapa uang…

Author pov

Incheon International Airport. 2taxi tiba secara bersamaan , taxi 1 turunlah seorang lelaki berpakaian simple dengan kaos berwarna hijau dilapisi sweater panjang berwarna putih dan celana pendek sebatas lutut berwarna putih serta sepatu skate bermotif hijauputih , tak lupa koper besar yang dibawa namja itu beserta tas gendong berwarna hijaunya , tak lupa headset yang digantung dileher namja itu , “gomawo ajhussi” sambil memeberikan uang untuk membayar taxi , “omma. Aku akan pulang secepatnya dan meminta maaf kepadamu , luhan-sii aku akan melupakanmu dan mencari hidup baru dengan normal” kemudian sehun berjalan kedalam Airport untuk memebeli tiket dan kembali ke china ,

Taxi ke 2 turunlah seorang yeoja dengan membawa tas gendong yang besar dan tas selempang kecil “aa ajushi tolong keluarkan tas besar ku ini , aku yeoja mana mungkin aku mengambil ini untuk turun dari bagasi mobilmu ini sangat berat” yeoja itu pasrah dengan tas nya yang berat karena baju yang ia bawa sangatlah banyak “aa agashi kau ini cerewet sekali!” “ajushii!!” bentak yeoja itu “ne ne ne , ini..” ajushi itu menurunkan tas bawaan yeoja itu dan segera mengendongnya , yeoja berpakaian kaos simple berwarana putih dan kemeja kotak2 berwarna merah yang tidak dikancingnya serta celana mini diatas lutut dan sepatu heeghels 4cm, dan rambut pendek di atas bahu menjadi cirri khasnya (bayangkan saja yaa rambutnya pak min yong di glory jane) yapz yeoja berambut pendek itu adalah kim mii ry yang sekarang sudah mempunyai penampilan baru , mii ry yang dulu hanya lah memakai dress dan rambut panjang tang terurai indah dan tanpa memakai make up , namun mii ry yang sekarang adalah mii ry yang memakai kaos dan celana mini , rambut pendek yang terurai serta make up tipis yang ia pakai , terlihat sekali perbedaan mii ry dulu dan sekarang  “appa aku akan pulang ke china , aku akan memulai hidupku yang baru disana appa, chanyeol , baekhyun temanku tunggu aku disana yaa!!!” teriak mii ry , segera mii ry berlari kedalam untuk membeli tiket.

Di waktu yang sama dan ditempat yang sama mii ry dan sehun akan berangkat kechina bersama sama , saat pengantrian pengambilan tiket , tidak sengaja sehun berdiri di depan dan mii ry tepat dibelakang sehun “aah aku menyesal membawa tas ini ! aku malah meninggalkan koper dirumah pabo pabo!!” keluh mii ry, sehun yang mendengar menengok kebelakang dan hanya melihatnya saja bukan membantunya “tsch dasar bodoh!” ketus sehun dengan nada kecil, “anyeonghaseo , selamat datang tuan ada yang bisa kami Bantu untuk keberangkatan tuan?” kata kasir tiket “ahh itu, ke china tiket 1” jawab sehun “ah ye , kami mempunyai kelas ekonomi, eksekutif, dan vip , yang mana mau dipilih? dan mau jam berapa berangkatnya?” “eee, eksekutif saja , sekarang masih ada?” Tanya sehun “masih tuan , tunggu sebentar” sehun menunggu “ini dia tuan anda bisa masuk sekarng karena pesawat akan berangkat 30menit dari sekarang, terimakasih” “cheonma” kemudian sehun pergi untuk masuk kedalam memeriksa barang bawakannya, yang di lanjutkan oleh mii ry “anyeonghaseo , selamat datang ada yang bisa kami Bantu untuk keberangkatan anda?” “tolong tiket kechina satu kelas eksekutif dan jam sekarang” “ah baiklah , tolong tunggu sebentar” mii ry pun menunggu seperti yang dilakukan sehun tadi “ini, jadwal keberangkatan anda 30menit mulai dari sekarang, terimakasih” “cheonma” balas mii ry, mii ry segera berlari untuk memberi tiket kepada petugas sama hal yang akan dilakukan sehun , pengantrian cukup panjang dan terpaksa mereka haru mengantri panajng sehun yang mengalah lalu mengantri sedangkan mii ry yang keluh kesal harus mengantri terpaksa duduk dikursi tunggu karena kelelahan membawa tas yang berat “ahh pegal pundakku” keluh mii ry sambil memukul pundak nya , mii ry yang bosan membuka tas selempang yang di bawanya dilihatnya ada beberapa alat make up , di ingatnya kembali saat masa2 mii ry bersama suho

Mii ry pov

Flashback

“oppa , kalau aku menggunakan make up ini apakah aku tambah cantik atau sebaliknya?” Tanya mii ry “tentu saja kau tambah cantik mii ry , tapi lebih baik kalau kau tanpa makeup” “kenapa oppa?” “karena kalau kau menggunakan make up muka mu akan rusak penuh dengan jerawat , make up itukan terbuat dari bahan kimia nanti kau akan tambah jelek mii ry” “benarkah oppa? kalau begitu aku tidak akan memakai make up ini , hehe” kami berdua pun tertawa bersama..

Flashback end

Kenapa aku seperti ini , mengingat si bajingan itu , jelas2 aku sudah merubah penampilan ku yang ia bencci , aku memakai make up , dan memotong rambut panjang ku , mengapa aku terus memikirkan bajingan tengik itu , ah sudahlah.. lebih baik aku mengantri saja supaya tidak banyak pikiran tentang bajingan tengik itu

Author pov

Mii ry berjalan menuju ke antrian untuk mengecek tiket dan passport , mii ry berbaris tepat dibelakang sehun yang gelisah , mii ry mengapit kedua kaki nya untuk menahan buang air kecil , mii ry terpaksa menunggu pengantrian itu sambil menahan pipis nya “ahh masih panajng yaa? Tuhan selamtkanlah aku” keluh mii ry , diwaktu yang sama sehun yang mengantri dengan gelisah memikirkan untuk pulang ke china bertemu dengan ibunya atau tetap berdiam di korea dengan perasaan yang sangat2 bersalah . sehun bingung dia sudah tiket ke china , kalau ia sudah sampai di china dan di tolak ibunya mentah2 percuma saja itu malah membuat hatinya tambah sakit karena sudah ditolak oleh ibu kandungnya sendiri karena ibunya sangat membenci kelakuan gay sehun “apakah aku harus kembali ke apartermen supaya ibu tidak tambah benci saat melihatku? Kalau aku disini aku hanya akan gelisah seperti ini karena kesalhan ku terhadap ibu? Ottokae?”, mii ry yang sedang menahan air kecilnya sedangkan sehun gelisah yang takut ibunya akan tambah benci terhadapnya, sehun yang memilih untuk kembali ke apartermennya menghadap kebelakang dan mii ry yang ingin maju kedepan karena permisi mau duluan untuk ke kamar mandi malah GAGAL mereka saling bertabrakan hingga sehun melingkarkan tangannya ke pinggul mii ry supaya mii ry tidak terjatuh kelantai mii ry yang syok hanya melotot kearah sehun sehingga terjadilah setatapan mata antara mii ry dan sehun….

TBC…

Akhirnya selesai juga chptr 1 , bagaimana ? jelek atau malah sebaliknya? Aku harap kalian senang membacanya yaaa, tolong yang sudah selesai membaca nya beri komentar agar aku tau apakah aku harus melnjutkan chapter 2 atau tidak ,- tapi berdoa saja semoga kalian meminta chptr ini dilanjutkan, maaf kalau banyak TYPOJ kamsa^^

9 pemikiran pada “From Gay To A Guy (Chapter 1)

  1. .ehmm…
    Saran dikit ya.
    1. Chapter ini terlalu terburu buru.
    2. Terlalu banyak flashback.
    3. Kalau bisa, pas mau ganti P.O.V itu dikasih spasi 1 paragraf. Biar lebih rapi.
    4. Mslh Percakapan. Percakapan beberapa orang jangan dijadiin 1 paragraf, huruf pertama setelah tanda (“) pake huruf kapital, kasih tanda baca yang jelas. Example:
    “Annyeonghasaeyo, selamat datang Tuan, ada yang bisa Kami bantu untuk keberangkatan Tuan ?” Kata Kasir tiket

    “Ahh itu, ke China tiket 1.” Jawab Sehun

    “Ah ye, Kami mempunyai tiket kelas Executive, Business dan Economy.”

    “eee, Executive saja.” Jawab Sehun

    .kayak gitu lebih enak bacanya.
    .terus terang aku agak agak gak minat baca gegara tulisan Author. Padahal temanya udah bagus. Unik, jarang2 ada tema gay gini. Mian sok sok an menggurui.
    .lanjut chapter 2 ya.

  2. mian mian mianhae , maafkan author yg bodoh ini . Tapi author udah di kasih spsi deh tulisan bagian pov nya ?? Kok jadi kyk gitu yaa author juga sendiri bingung , yadeh maaf ya author bnyak salah dalam penulisan maklun author baru. chptr selanjutnya author usaha perbaiki deh thanks udah kasih author saran ^^

  3. waaaww ….
    keren” …
    i like it ^_~

    hmmm.. ksian bgt miiry.. msa suho oppa s’jahat itu sih ?? namjachingu-ku kan orang.a stia *plakkkk..*

    lnjut .. !
    ttp smangat 😉

  4. Penggunaan tanda baca nya masih kurang di perhatiin thor, masih perlu perbaikan. Trus cerita nya sedikit bertele2, jadi banyak kalimat yg di skip. Tapi cerita nya udah bagus. Ditunggu lanjutan nya ya …

  5. thorrr.
    keren thor ff na. 😀

    Thor, sya mendukung penuh. wkwkw.
    hwaiting thorrr.
    lanjutin mpe chapter akhir yah thorr.
    😀

    makasih thor, udh nge share ff ni. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s