SURPRISE! From Chanyeol (Part 1)

Title                             : SURPRISE! From Chanyeol

Author                         : Lulu

Main Casts                  : Chanyeol dan Yoo Jin (OC)

Genre                          : Romance

Rating                          : General

Length                         : Series

Disclaimer                   : I do not own the casts. Kalau ada kesamaan cerita dengan yang lain hanya kebetulan semata

Note                            : Ketemu lagi dengan author setelah EXO Playgroup The Series. Ada yang masih ingat? ^^ Kali ini author kembali dengan series baru, SURPRISE! Chanyeol menjadi member pertama dalam series hari ini. Member yang lain nyusul. Happy reading!

Hehehe.. Gadis itu menengok kanan kiri dengan wajah gelisah. Sesekali ia melirik jam tangannya dan mendengus kesal. Dengan wajah masam ia berjalan mendekati bangku taman dan langsung duduk begitu saja. Desahan napas beratnya bisa kudengar jelas. Dari balik pohon besar yang hanya berjarak sekitar beberapa langkah di belakangnya, aku tertawa pelan. Sudah lewat 15 menit. Ia pasti sudah bosan menungguku. Aku memang sering mengerjainya tiap kali janjian dengannya. Tunggu! Bukan berarti aku jahat. Yoo Jin, gadis itu, aku sangat menyayanginya. Sungguh!

            “Park Chanyeol, lihat saja! Kalau kau datang nanti, kau akan menyesal membuatku menunggu seperti ini!”

            Cepat-cepat aku bersembunyi, menyandarkan punggungku di balik pohon. Aku mendesah tegang dan mengelus dada. Entah apa lagi yang akan ia lakukan padaku sebagai hukuman. Terkadang, ia bisa nampak sangat mengerikan. Hari ini aku ingin bertemu dengannya di tempat itu untuk memberinya kejutan.

Saat aku kembali mengintainya, ia sudah berdiri tidak jauh dari bangkunya dan memungut sesuatu. Apa itu? Dompet? Ia berlari kecil ke arah ahjumma yang sedang membawa kantong belanjaan. Yoo Jin tersenyum manis, senyum yang jarang ia tunjukkan untukku, ahh~ dan ahjumma itu membungkukkan badan setelah menerima dompetnya. Sepertinya ia berterima kasih pada Yoo Jin. Gadis itu balas membungkuk dan berjalan kembali ke bangku. Lagi-lagi aku bersembunyi di balik pohon sambil tersenyum. Uri Yoo Jin memang berhati malaikat!

            Aku kembali menyembulkan kepala dan tiba-tiba mendapati seorang namja yang sudah duduk di samping Yoo Jin. Ia seakan mengajak gadis itu bercakap-cakap. Siapa dia? Apa yang dilakukannya? Hatiku mulai menangkap gelagat tidak beres.

            “Kau sudah punya namja chingu?”

            Deg! Tiba-tiba jantungku jadi tak keruan. Bisa-bisanya namja itu menanyakan hal tersebut kepada Yoo Jin. Gadis itu hanya diam. Apa orang itu berusaha merayunya? Mengganggunya? Menyakitinya? Dengan emosi tertahan aku bermaksud menghampiri mereka, namun kuurungkan niatku. Jangan dulu! Kira-kira, Yoo Jin akan menjawab seperti apa? Justru hal itu semakin membuatku berdebar.

            “Ne! Dia orang yang periang, humoris, jahil, kalau sudah tertawa tidak bisa berhenti. Waeyo?”

            Yoo Jin menanggapi orang itu dingin. Aku bisa merasakan wajahku panas karena malu. Apa Yoo Jin berbicara tentang aku? Apa di matanya, aku seperti itu? Apa ia benar-benar sudah menganggapku namja chingu-nya? Ah, Yoo Jin-ah! Ekspresi kecewa namja itu membuatku tersenyum penuh kemenangan. Geu namja jinjja!! Cepatlah menyingkir!

            Beberapa menit kemudian, orang itu beranjak dari Yoo Jin. Gadis itu kembali duduk termenung. Aku memandanginya lama dari belakang, mengingat kembali betapa aku tergila-gila padanya sejak pandangan pertama, betapa aku tidak menyerah untuk mendapatkannya, betapa keras jerih payahku hingga akhirnya ia membuka hatinya untukku. Gadis di depanku itu sungguh membuatku tidak dapat berhenti memikirkannya.

Aha! Ide jahilku muncul lagi. Aku berjingkat-jingkat mendekatinya, sebisa mungkin tidak menimbulkan suara agar tidak ketahuan. Kedua tanganku perlahan hendak menepuk pundaknya dari belakang dan……

            “YOO JIN-AH!!!”

            Ia melonjak kaget dan berteriak keras. Seketika menoleh dengan mata melotot. Ekspresi lucunya itu sukses membuatku tertawa terpingkal-pingkal. Ia mengomel kesal, berlari ke arahku, memukul-mukul dadaku dengan kedua tangannya. Aku berusaha mengatur napas karena terlalu kegirangan dan belum berhenti tertawa.

            “CHAN!! CHIGULLE?? Kau selalu saja menjahiliku. Kemana saja kau? Kau kira aku tidak lelah, hah? Menunggumu setengah jam di sini?”

            Dengan cepat aku menangkap kedua tangannya dan menurunkannya pelan. Ia ikut terdiam. Tangan kananku kemudian merogoh saku celana, mengeluarkan kalung miliknya yang hilang dari tiga hari lalu yang selalu membuatnya uring-uringan. Kalung pemberian eomma-nya yang telah tiada. Ia tertegun melihat benda putih berkilau tersebut. Matanya mulai berkaca-kata. Kukalungkan benda berharganya itu ke lehernya. Begitu selesai kupasangkan, air matanya jatuh. Ia tersenyum lembut kepadaku. Kubalas senyumannya sambil menepuk-nepuk pelan pundaknya. Kuseka air matanya dengan tangan sebelahku lalu mengelus lembut puncak kepalanya.

            “Kejutan dariku! Yoo Jin-ah, jangan hilang lagi, ya!”

Iklan

6 pemikiran pada “SURPRISE! From Chanyeol (Part 1)

  1. author!!! kenapa pendek sekaleeeee??? ini mah atuh mirip drabble daripada part 1 nya ;;
    ditunggu ya thor part 2 nyaa, awas gaboleh pendek lagi ceritanya hahaha

  2. aih aihh, ini baru kejutan, hehe
    tapi bener deh, segitu mah romantis da kata aku mah *yaiyalah bias nya Chanyeol haha*

    ini part 1? brarti ada part 2 nya donk!! cepet publish boleh?? hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s