Wait me 17th, Yeollie !

Title       : Wait me 17th, Yeollie !

Author  : Lee Jin Hyeon

Rating   : PG-15 to NC

Genre   : Gaje, Fluff, Fantasy

Main Cast : Bae Soo Ji, Park Chanyeol

Support Cast : Find by yourself ! 😛

                Ini FF pertama dan saya newbie disini. Jadi mian yah chingu kalo ceritanya agak ngawur+kurang menghibur. Comment readers amat sangat saya butuhkan dalam pembuatan fanfic selanjutnya. Gomawoo^^ #bow

“Untuk tugas kelompok permeja. Satu meja cukup mengumpulkan satu kertas saja !” suara Sun Seonsaengnim menggema di kelas, diiringi bunyi bel tanda istirahat.

“Soo Ji, sebentar lagi kamu ulang tahun kan ? Kamu mau apa ?” tanya Chanyeol ke Soo Ji yang duduk tepat disebelah bangkunya.

“Umm..aku mau di ulang tahunku yang ke 16 ini..umm..ehehe kau tau kan maksudku”

“Mwo ? Aku tak mengerti :P” goda Chanyeol.

“Aisshh..kau ini. Umm aku kan sudah 16 tahun..aku mau..eheheh”

“Cepat katakan ! Atau aku tarik kembali tawaranku”

“Andweee ! Aku mau first kiss kita !” jawab Soo Ji dengan volume keras yang menyebabkan seluruh anak yang ada di situ menoleh dan bersorak-sorak.

“Hah ? Jinjja ? Kalian belum sekalipun berciuman ?” tiba-tiba kepala Min Ji menyembul diantara Chanyeol dan Soo Ji

“Kalian benar-benar pasangan yang hebat !” balas Sehun yang ada di sebelah Min Ji.

Chanyeol dan Soo Ji seketika menoleh ke arah kedua suara. “Memang kalian pernah ?” Soo Ji balik bertanya dengan nada mengejek.

“Tentu saja ! Sudah berkali-kali loh !” Sehun menimpali balik dengan bangga.

“Paboya ! kau ini memalukan Sehun ! Kenapa tidak kau ceritakan lebih detil saja hah ?” Min Ji ikut nimbrung dengan muka merah.

“Ah benar katamu ! Lebih baik kuceritakan saja. First Kiss kami itu pada waktu…” belum selesai Sehun bercerita Min Ji langsung menjitak kepala namja pabo itu.

“Yaaa ! Kau ini !” kedua pasangan itu akhirnya malah bertengkar sendiri tanpa memperhatikan muka Chanyeol dan Soo Ji yang bingung.

“Ah biarkan saja mereka bertengkar. Kajja Yeolli, kita ke kantin saja !”

Ah benar-benar tidak asik. Mana ada di hari ulang tahun malah mengerjakan tugas ? Seharusnya kan makan-makan. Atau jalan-jalan dengan namja chingu. Tapi tidak apa deh, toh aku mengerjakan ini dengan Yeollie tersayang. Apalagi Matematika adalah keahliannya, lumayan, les privat gratis. Aku membuat sirup melon sambil cengar-cengir sendiri.

“Soo Ji-ya ! Eomma dan Appa berangkat ke rumah nenekmu !” terdengar Eomma dari luar rumah. “Kami menginap disana. Kunci Rumah ya !”

“Neeeeee !” teriakku jengkel.

Aigoo..aku ditinggal sendiri di rumah T_T. Yeolli, ppalli wa !

“Cogiyooo ! Soo Ji ! Ahjumma ! Ahjussi !”

“Ne, chakkaman !”

“Loh ahjumma sama ahjussi mana ? Kok sepi ? Biasanya mereka yang menyambutku ?”

“Mereka menjenguk nenek, dan menginap disana”

“Oohh..”

Seperti dugaanku ! dengan Chanyeol, tugas matematika segunung akan tuntas dalam waktu 1 jam. Karena masih jam 8, dan aku juga meminta Chanyeol disini lebih lama, aku menghabiskan makan malam yang dimasak eomma berdua dengan Chanyeol.

“Umm..Yeolli, kau ingat ini hari apa ?”

“Tentu saja Soo Ji-ya.”

“Aku mau menagih hadiahku” aku menundukkan kepala karena malu meminta ‘sesuatu’ yang aneh.

“Jinjja ? Kau sudah siap ?”

“N..ne” tiba-tiba meja makan kami terasa lebih kecil. Chanyeol memajukan kepalanya dan menarik daguku mendekat. Omooonaa >o< seumur hidup aku belum pernah berciuman.

Tiba-tiba Chanyeol membatalkan niatnya (?). “Kau takut Soo Ji” suara beratnya terdengar lembut di telingaku.

“A..aniya. Aku belum pernah berciuman sebelumnya. Ajari aku Park Chanyeol !” aigoo, kata apa yang barusan kukatakan ? Paboya ! “Mianhe, aku memaksamu Yeollie” bumi telan aku sekarang. Aku benar-benar malu dan ingin menghilang dari sini.

Tapi sepersekon kemudian dia melumat bibirku. Molla, jeongmal mollasso. Aku tak tahu apa yang harus kulakukan, aku hanya diam. Dia menggigit bibir bawahku “Appoyo !” pekikku sambil melepaskan ciuman kami.

“Kau harusnya membuka mulutmu !” mwo ? jadi dia benar-benar mengajariku ?

“Arraseo” aku mengangguk mengerti.

Melanjutkan ciuman tadi. Sepertinya aku mulai mengerti permainan bibir ini. Aku menikmati momen ini, dan tanpa menyadari telah melingkarkan tanganku di leher Chanyeol. Dia melepas tautan bibir kami, dan turun ke leherku, menggigit beberapa kali disitu. Tangannya masuk ke dalam kaosku dan meraba-raba punggungku.

MWOYA ? Sejauh ini ?

Aku tak ingin mengecewakan Chanyeol, aku hanya diam menikmati apa yang dilakukannya padaku.

Dia tiba-tiba berhenti, dan bangkit berdiri pergi ke dapur. Mencari sesuatu ? Tidak, dia kembali dengan muka basah seperti sehabis cuci muka (mungkin berwudhu ?) #plakkk

“Mianhamnida Soo Ji-ya. Jeongmal mianhe” terlihat penyesalan di mukanya.

“Waeyo Yeollie ? Kenapa tak kau lanjutkan tadi ?”

“Gwaenchana, kita masih terlalu muda untuk melakukannya. Lagi pula namja macam apa aku ini, jika berani menodai yeoja polos sepertimu ? Bahkan cara ciuman pun kau tidak tahu.”

“…”

“Aku memang sudah 17 tahun tapi kamu belum. Let me wait for you till 17th baby” dia mengedipkan sebelah matanya dan mengacak-acak rambutku “kau ini benar-benar polos, aku benar-benar merasa berdosa telah melakukannya”

“Yaaa ! Aku ini sudah 16 tahun ! Aku bukan baby !” aku memang tidak suka dengan panggilan ‘baby’ terlalu kekanakan.

Chanyeol PoV

“Yeollie, menginaplah disini. Aku takut dirumah sendiri.” Rayu Soo Ji dengan menampakkan puppy eyes andalannya

“Aisshh..kau ini, selalu saja menggunakan senjata aegyo-mu ! Arra ! Tapi kau tidur di kasurmu dan aku di sofa ini saja. Mengerti ?”

“Neee, arraseooyoo” pekik Soo Ji girang.

Beberapa menit kemudian Soo Ji tertidur pulas, aku berjongkok didepannya untuk melihat wajah Soo Ji yang semakin bertambah innocent ketika tidur.

“Jaljayo, baby” aku menutup pintu dan merebahkan badan di sofa yang terasa sempit karena badanku yang tinggi.

Author PoV

“Wooaaa..Soo Ji ini, baru saja merayakan ulang tahun sudah seperti ini” teriak Min Ji heboh sambil menunjuk-nunjuk leher Soo Ji yang memiliki kissmark.

“Aishh ! Mwoya ! Keumanhae, bukankah kau juga begituu”

“Memang, tapi aku tidak seceroboh kamu, setidaknya tutupi dengan syal paboyaa !!” sepertinya Min Ji gemas melihat sifat Soo Ji yang lugu ini.

“Ah iya ya ? Sini pinjam punyamu saja ! Kau tidak kedinginan kan ?” Soo Ji seenaknya menarik syal yang menyelubungi leher Min Ji, dan voilla ! ternyata dia sama saja dengan Soo Ji.

“…”

“kau ternyata sama saja Min Ji-ya !” kedua gadis itu hanya terdiam, malu.

Chanyeol dan Sehun hanya melongo tidak mengerti melihat yeoja chingu mereka yang mukanya memerah.

*END*

Gimana chingu ? eonni ? saeng ? jelek yah ? Mian, aku juga belum terlalu pengalaman bikin fanfic romance. RCL pleaseeee :*

Iklan

25 pemikiran pada “Wait me 17th, Yeollie !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s