Because I Love You (Chapter 1 )

Tittle      : Because I Love You ( Chap 1 )

Author : nichan

Length  : molla !

Main Cast            :

Oh Sehun

Other Cast          : find by you’re self ^^

Genre   : Romance

Author datang ~(-_-)~bareng kai  naik teleportasi dari EXOPlanet (emang teleportasi alat transportasi thor ? authornya geblek haha), oke lupakan yg tadi… anyone miss me ? nobody ? oke  !! FINE ! *lari ke bawah shower* langsung baca aja deh ya -_- happy reading J

FF inipernah di publish di www.paradelandfanfiction.wordpress.com

Oh Sehun point of view

Ingin rasanya kupukul wajah menyedihkan lelaki brengsek itu, berani-beraninya dia mengabaikan gadisku ! gadisku ? ahh maksudku mantan gadisku.

Tak tega rasanya melihat jihyun terluka seperti itu, setidaknya dulu bersamaku dia tak pernah memasang muka tersakiti seperti itu.

Apa ini karma ? karma karena dia telah menyakiti perasaanku dan menyampakkan ku begitu saja ?

Aku juga tak tau, tapi tahukah kau Jihyun ? Aku masih sangat mencintaimu ?

Oh Sehun pov END

Author pov

Seseorang lelaki sedang mengamati pemandangan tak mengasyikkan didepan matanya. Ada perasaan khawatir yang melanda pemuda berwajah tampan itu.

“Junhyung-ah , aku mohon maafkan aku. Aku tak mau mengakhiri hubungan kita “

Perempuan berambut ikal panjang itu menangis dengan keras, tak diperdulikannya lagi dengan keadaan sekitar, keadaan dimana ia sedang berada ditengah umum saat ini. Seperti adegan di film-film, pemuda lain yang bernama Junhyung itu dengan seenaknya tak mempedulikan kekasihnya yang sedang menangis dan mengemis cintanya.

“Sudah kubilang, kau tak salah apa-apa. Aku hanya ingin mengakhiri hubungan kita !! “

Bagai tersambar petir Jihyun langsung jatuh dan bersimpuh di bawah kaki Junhyung, lelaki yang selama ini selalu mengisi hari-hari bahagia dilembar kehidupannya, kekasih yang sangat ia cintai, kekasih yang tak bisa begitu saja ia lepaskan.

“Lupakan aku dan menjauhlah dari hidupku ! “

Junhyung berlalu meninggalkan jihyun tanpa menoleh atau mencek keadaan kekasihnya yang tengah terduduk dan menangis sambil menatap kepergiannya.

***

“ SEHUNAHHHH !!! Oh Sehun !!” gadis mungil dengan kacamata yang bertengger di hidungnya berlari dengan riangnya menuju pemuda tampan yang sedang bersandar di dinding bangunan Seoul Performing Art School.

”Sehuniee , kau tak mendengar aku memanggilmu ? “ mata indah yang di miliki gadis mungil itu terlihat membulat walaupun kau harus memperhatikannya lebih dalam, karena mata indah itu sedikit tertutupi  oleh kacamata yang membingkai wajah mungilnya itu.

“tidak, aku tidak mendengar..” Sehun melesat pergi dari hadapan Park hani, gadis yang selalu mengikutinya kemana-mana. Ingin rasanya dia membunuh Park Hani, agar dia tak mengganggu kehidupannya lagi di dunia ini.

“ Untuk kesekian kalinya sehun mengabaikanku, kau harus sabar park hani ! aja ! aja ! hwatinggg!! “ gadis mungil itu mengepalkan kedua tangannya sambil mengangkatnya di depan dadanya. Ketulusan, itu yang sangat terpancar dari sorotan matanya dan senyum yang diberikannya untuk pemuda yang baru saja berlalu meninggalkannya itu.

Author pov END

***

Park Hani point of view

“Hani-ah kamu menolak memiliki kekasih lagi kali ini ? ini Choonsik kau tau ? dia tampan dan pintar, apa kau tak menyesal ?” Eunji sahabatku mulai menceramahiku dengan kata-kata tak bermutunya lagi. Ku tenggelamkan kepalaku diatas meja kelas sambil memandangi lapangan sepak bola dari jendela kelas.

“aku tak menolak memiliki kekasih, kau tau aku punya sehun ?” kuangkat kepalaku dan tersenyum nakal kepadanya.

“YAA !! Park Hani sampai kapan kau mau menunggu cinta dari anak setan itu huh ?!!” kedua mata Eunji melotot sempurna kearahku, ingin rasanya aku tertawa melihat dua bola mata yang sepertinya ingin mencuat keluar itu.

“Aishh jincha, dia itu calon suami masa depanku ara ? “ tak mau kalah aku juga melototkan kedua mataku ke arahnya.

“ Tapi dia tak menyukaimu Park Hani “ kali ini Eunji memajukan bibirnya beberapa centi, kebiasaanya adalah kalau dia sedang sebal dia akan memanyunkan bibir tipisnya itu, seperti saat ini yg sedang dia lakukan kepadaku.

“Aku tak peduli ! kau lupa sloganku ? Aku akan mencintai Oh Sehun untuk hari ini, besok dan selamanyaaaaaa……”

“ Sudahlah, terserah kau ! aku tak mau peduli, kau ingat itu..” Eunji memutar bola matanya, dia beranjak pergi meninggalkanku yang masih tertawa dengan bahagia melihat kelakuannya yang menurutku sangat lucu itu.

***

Aku mencari sosok lelaki itu kemana-kemana tapi tetap saja tak kutemukan. “ aishhhh…kemana dia, kenapa dia hilang begitu saja ?” aku mengedarkan pandanganku keseluruh penjuru sekolah, nihil. Aku tetap tak menemukannya.

Seseorang lelaki berpawakan tinggi memasangkan helm kepada seorang wanita berambut ikal. Aku kenal betul sosok lelaki yang berdiri tak jauh dari radius 10 meter dihadapanku sekarang ini.

“sehunah ? dia tak mungkin kembali kepada jihyun bukan ? “aku hanya bisa diam ditempatku berdiri , berbagai macam pikiran mulai berkecamuk diotakku sekarang. Sehun menoleh menatapku sekilas, hanya ada ekspresi datar yang terpampang diwajah tampannya.

“Apakah aku harus menahan sakit lagi dengan melihat mereka berdua ? “

***

Aku mendesah melihat dapur yang berantakan dihadapanku sekarang “ aigoo..eksperimenku berhasil kenapa jadi dapur ini berantakan sekali  ?” aku mengacak rambutku frustasi. Untung eomma tak ada dirumah, kalau saja dia tahu aku telah membuat dapur kesayangannya porak poranda seperti ini, aku pasti akan dibunuhnya tanpa ampun.

“tak apalah…setidaknya brownies coklat untuk ulang tahun sehun besok berhasil kuciptakan dengan sempurna “ aku tersenyum puas melihat hasil karyaku diatas meja, sebuah brownies coklat kesukaan sehun. “ ahh sudah hampir jam 12..apa aku mengiriminya pesan saja ? “

TO : Oh Sehun Tercinta (^.^)

Saengil Chukkaeyo~~ uri sehunie…

Semoga kau cepat mencintaiku, dan kita segera menikah ? Arasseo ?! kkkk~

Sent.. aku tersenyum melihat layar handphone ditanganku sekarang. “ Sehun pasti akan menyukai brownies buatanku” aku tersenyum sambil memejamkan mataku, berharap besok ada kebahagian menghampiriku.

***

“ SEHUNNN !! ini kubuatkan brownies coklat kesukaanmu “ aku mengahampiri sehun yang sedang duduk santai ditaman belakang sekolah.

“Apa kau tak bosan mendekatiku, aku mau sendiri  saat ini. Menjauhlah ! “ Aku tak pantang menyerah, segara aku duduk disampingnya sekarang dan bersiap menyuapinya dengan satu potongan brownies coklat kesukannya.

“Aishh jincha..kau tak mau menyerah ?!! “ dia mengayunkan tangannya mencoba menghindariku, pada saat itu juga brownies coklat yang kubuat dengan susah payah sudah berhasil mendarat dengan sempurna kerumput hijau dibawah kakiku.

“ Tuh kan sudah kubilang, seharusnya kau makan saja sendiri brownies itu ! lagipula aku tak menyukainya lagi sekarang “ bukannya minta maaf sehun malah memarahiku, aku hanya bisa mentap nanar kearah brownies coklat dibawahku.

“Sehunah..kau tau aku dengan susah payah membuatkannya untukmu ?” astaga kenapa ini, kenapa mataku rasanya berair dengan tiba-tiba.

“aku tak menyuruhmu”  timpalnya.

“ Sehunah, pernah kah kau menganggap aku ini ada dihadapanmu ? “

“aku…” belum sempat dia berbicara aku langsung memotongnya.

“Tahukah kau Oh Sehun ? bahwa aku telah menyukaimu sejak smp ? masih kurang apalagi aku padamu ? bagaimana caranya agar kau bisa menerimaku disisimu ? “ aku tak bisa lagi menahan emosiku, pertahananku runtuh.  Bulir air mata satu-persatu turun darimataku.

“Hani-ah aku…” sehun hanya menunduk tak berani menatapku.

“Baiklah kalau itu maumu, aku akan menjauh darimu. Anggap saja seorang Park Hani tak pernah ada dikehidupanmu tuan Oh Sehun..”

Aku berlari meninggalkan sehun, sayup-sayup kudengar dia meneriakkan namaku. Aku berharap dia akan mengejarku dan memelukku dengan erat, tapi kau tahu itu hanya khayalan bagimu Park Hani.

Park Hani pov END

***

Oh Sehun pov

“ Hani-ah !!! Park Hani..” aku meneriakkan namanya dan dia tidak berbalik, dia masih berlari menjauhiku.

Ku tatap brownies coklat diatas rumput sambil memungutnya. “ tak seharusnya kau berbuat sejahat itu oh sehun !..” aku menyesali perbuatanku tadi, baru kali ini aku melihat seorang park hani yang ceria menangis dihadapanku. Ingin aku mengejarnya tapi perasaan aneh menyelimuti hatiku.

“Park Hani, maafkan aku”

TBC

Eotte ? baguskah atau hancur ? wkwkw ~ jeongmal kamsahamnida kalau ada yang sudi membaca hasil karya author yg dibawah rata-rata ini J *bow bareng sehun*

Iklan

7 pemikiran pada “Because I Love You (Chapter 1 )

  1. huaah..!! Sehunnie.. Tega sekali kau padaku #plak! Salah, maksudnya pada hani. Hehe.. Next authoor!! Jangan lama2 ya hehe.. Ff bagus kok

  2. HUAAAAAAAA !!! Sehunie belajar jahat ama siapa kamu jgn2 author yg ngajarin *digamparauthor* hani sini aku peluk kasian bgt kamu huhuhu jadi pengen ikutan nangis sama kay pengalamanku tapi akhirnya si namja super jutek itu suka sama akyu haha tpii w tolak abis dia nya nyianyiain aku sih *lah kok jadi curhat dah ? * next jgn lama2 ya 😀 *bigsmile

  3. astaga, sehunie tega amat ya, adoh sehunie itu ada yang cinta kamu dari dulu tapi milih jihyun -_-
    ati – ati jihyun jadiin korban pelarian lo
    thor !! lanjutannya cepet, aku penasaran 😀

  4. gomawo bwd author-nim…udah ngbuat ff dg cast ada namaku (park hani). Aku seneng bgt. Apa lg dstu ada suami sahku *sehun*.
    Pokoknya, saranghae bwd author-nim, geurigo….
    Keep writing….

    *peluksehun*

Tinggalkan Balasan ke Park Hani Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s