Hello Baby (Chapter 2)

,Title                :  Hello Baby Part 2

Author             : park hana

Cast                 : Oh sehun, Choi jinri (sulli) , Kim Heechul.

Other cast       : Find by your self

Genre              : Family, comedy(maybe), fantasy.

Length             : Chapter

Rating              : G

Sebenarnya cerita ini terinspirasi dari anime jepang berjudul  baby ufo, tapi Cuma terinspirasi aja isinya gak sama ko. dan semoga ada yang mau baca FF abal-abal saya ini. Dan FF ini pernah dipublish di salah satu Blog, jadi kalau ada FF nya sama lihat nama authornya yah^^

“Seorang pria dan wantia tinggal satu rumah dan mengurus seorang bayi? namun keduanya masih duduk dibangku sekolah dan ternyata bayi tersebut bukan berasal dari bumi. Bagaimana bayi itu bisa sampai ketangan mereka dan dari mana bayi tersebut berasal sebenarnya?”

Preview part 1

“Um ma” kata bayi itu saat melihat kearah jinri, kemudian  beralih menatap  sehun “ap pa” kata bayi itu terbata lalu tersenyum riang.

sehun dan jinri hanya bisa saling pandang “umma?” “appa?” teriak jinri dan  sehun bersamaan.

Part 2 begin~~~

Jinri POV

Aku benar-benar terkejut melihat ada bayi dan bayi itu bisa terbang, aigoo apa dia hantu? Tapi kenapa hantu bisa sangat imut dan lucu.

Sekarang bayi itu sedang tidur dikamarku, dan dia terus memegangi tanganku, Aigoo dia sangat imut. Oh iya  sehun juga sekarang sedang ada dikamarku, dia sedang duduk disofa sambil memainkan PSP nya.

Aku mencoba melepaskan genggaman anak ini, dan setelah terlepas aku mendekati  sehun dan duduk dipinggirnya.  sehun kemudian memandang kearahku dan kami saling pandang lalu menghela napas panjang.

“Bagaimana ini  sehun-ah?” tanyaku namun sehun hanya mengedikan kedua bahunya. Kemudian kami memandang bayi itu lagi dan menghela napas lagi.

“Apa kita perlu lapor polisi?” tanyaku  dan Sehun Nampak berpikir mencari solusi tapi kemudian dia menatapku dengan mata bingung lalu menggelengkan kepalanya. “Dia lucu juga yah?” kata ku dan kini sehun memandangku lagi “Iya dia kyeopta tapi kenapa dia bisa terbang? Jangan-jangan dia alien! !” kata sehun dan aku hanya membulatkan mataku “Alien?apa mungkin itu ada?” batinku. “Tapi dia lebih terlihat seperti malaikat kecil dibanding alien” kataku.

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~~~~~~~”

Tiba-tiba terdengar suara teriakan  dan itu berasal dari gudang lagi, aku dan sehun langsung merapatkan diri kami dan saling pandang “Sehun-ah itu suara apa lagi?” tanyaku ketakutan, Sehun hanya menggeleng dan kemudian dia berdiri “Ayo kita lihat” ajak sehun.

Aku dan sehun sekarang sudah berada diluar gudang itu lagi, didalam gudang terdengar suara seseorang yang sepertinya sedang panic.  Aku dan sehun membuka pintu perlahan dan mengintipnya karena takutnya itu adalah pencuri mengingat kami hanya berdua dirumah ini.

Namun kemudian kami terkejut karena tidak ada apa-apa kecuali seekor kucing yang kelihatannya dari gerak-gerik kucing itu dia sedang kebingungan. Lalu sehun menghampiri kucing itu dan memangkunya.

“Aigoo kyeopta” kata sehun sambil memperhatikan kucing itu “lepaskan aku! ! !” apa ini? kucing itu  bisa berbicara? Sehun yang kaget langsung melepas genggamannya dan membuat kucing itu terbanting ke lantai.

“Aww apho” ringis kucing itu dan sekarang aku hanya bisa membulatkan mataku begitu juga sehun.

“Yak! ! bisa tidak kau tak melepaskan genggamanmu dengan tiba-tiba pantatku yang indah ini sakit tahu” teriak kucing tu sambil mengepalkan tangannya dan berdiri menggunakan dua kakinya.

“Ya Tuhan apa lagi ini?” batinku “apa aku mimpi Sehun-ah” tanyaku pada sehun namun sehun hanya menunjukan muka shock yang tak beda jauh denganku.

“Yak! Kalian kenapa?” Tanya kucing itu lalu aku pun berjongkok dan mencolek colek badan kucing itu “Yak! Aku bukan kucing murahan” teriaknya lagi. Sekarang dari badan kucing itu keluar cahaya dan apa lagi ini? Kucing tadi berubah menjadi sesosok apa yah harus aku bilang? Manusia? atau siluman? Aku bingung.

Aku dan sehun benar-benar hanya bisa menunjukan wajah shock dengan mata melotot. “Sudahlah aku tahu aku cantik tapi jangan menatapku seperti itu juga, aku malu!!” katanya sambil memegang pipinya dan kemudian tertawa keras.

Jinri POV end

****

Sekarang sehun, jinri dan sesosok kucing yang sudah berubah bentuk tadi sedang berada diruang tengah.

“Mafkan aku yang sudah mengagetkan kalian atas kedatanganku” ucapnyanya sambil melipat kedua tangannya didadanya. Sehun dan jinri hanya menatap  makhluk itu dengan tatapan yang tak bisa diartikan. “Aigoo kalian ini tak sopan, aku ini tamu jadi setidaknya sediakan aku minum! !”

“Lalu siapa yang lebih tidak sopan masuk rumah seorang seenaknya” kini kedua mata makhluk itu membelalak sempurna mendengar kata-kata Sehun barusan.

“Ehem mianhae karena aku tak punya pilihan lain” kata makhluk itu dan bisa dilihat perubahan wajahnya menjadi sedih, Kemudian makhluk itu menghela napasnya lalu menatap jinri dan sehun.

Sehun sendiri merasa risih dengan tatapan itu apalagi dia dan jinri belum tahu siapa orang itu sebenarnya dan makhluk apa dia sebenarnya. Disebut manusia bisa berubah jadi kucing, disebut kucing juga bisa berubah jadi manusia. sehun merasa pusing dengan semua hal yang terjadi hari ini, sungguh semua kejadian ini diluar nalarnya sebagai manusia.

“Baiklah aku akan memperkenalkan diriku! ! !” kata makhluk itu.

Satu detik dua detik tiga detik namun makhluk itu belum juga mengenalkan dirinya sampai Sehun dan jinri merasa sedikit kesal menunggunya. “Yak! Kenapa kau diam saja?kami sudah menunggu” kesal Sehun sementara jinri memegangi sehun supaya tidak melakukan hal yang tidak diinginkan pada makhluk itu.

“Sehun-ah sabar sabar” ucap jinri menenangkan sehun sambil mnegusap-ngusap bahu sehun.

Makhluk itu hanya menghela napasnya lalu mulai membuka mulutnya ”Aku ingin minum dulu sebelum bercerita, tenggorokanku agak kering!!  Jadi bisakah salah satu dari kalian ambilkan aku minum!!!” sehun dan jinri hanya melongo mendengar kata-kata makhluk itu.

“Baiklah aku akan ambilkan” kata jinri sambil beranjak pergi menuju dapur

“Oh ya agaeshi aku ingin jus jeruk yah, sepertinya segar karena udara bumi sangat panas” kata pria itu lagi sambil sok sok mengelap dahinya dengan jari-jari lentiknya. Jinri hanya mengangguk dan entahlah apa yang ada dipikirannya sekarang.

Jinri sekarang sudah membawa 3 buah minuman untuknya, sehun dan makhluk itu. makhluk itupun tanpa basa basi dan tanpa rasa malu segera meminum minumannya sampai habis.

“Ahh~~~~~~~~” makhluk itu benar-beanr kehausan karena sekarang gelas jus yang penuh hanya tersisa es batu didalamnya.

“Jadi sekarang cepat ceritakan”  kata sehun yang sudah tak sabar ingin tahu makhluk apa dia.

“Ok ok ok ok, aku akan memperkenalkan siapa diriku sebenarnya” pria itu kini seperti sedang mencari sesuatu di kantong celananya “Mana ya?” gumannya.

“Ah ini dia” “ehem ehem ehem perkenalkan namaku kim heechul dan aku adalah seorang utusan setia raja dan ratu kerajaan SM diexoplanet”  pria itu kini sedang memperlihatkan katru seperti sebuah kartu identitas kehadapan Sehun dan Jinri.

Sehun dan jinri hanya memandangi kartu identitas itu heran “Sehun-ah kau tahu dimana exo planet?” Tanya jinri sedangkan sehun hanya mengangkat kedua bahunya tanda dia tak tahu. “Tapi kartu ini seperti kartu club-club biasa” kata sehun meragukan.

Makhluk bernama kim heechul yang mengetahui sehun dan jinri yang sibuk memperbincangkan dirinya langsung menarik kartu identitasnya lagi. “Yak! Yak! Kalian tidak tahu dimana exoplanet?” Tanya makhluk itu dan hanya ditanggapi gelengan dari sehun dan jinri.

“Aigo kalian ini tidak gaul sekali” kata makhluk bernama kim heechul itu yang membuat sehun dan jinri menaikan alis mereka.

“Aigoo kenapa ekspresi kalian seperti itu haa? Aku tahu aku cantik tapi kalian tak perlu seperti itu, apa kalian tahu diplanetku aku itu seorang yang sangat diidamkan semua wanita bla bla blab la bla” Makhluk bernama kim heechul itu terus saja berbicara tanpa henti yang membuat sehun dan jinri beranjak dari duduknya meninggalkan heechul sendiri.

Heechul yang sadar langsung berteriak-teriak, karena merasa diacuhkan jinri dan sehun  Kemudian heechul menjentikan jarinya  membuat badan sehun dan jinri bergerak sendiri lalu berbalik dan kembali ketempat duduk mereka tadi.

“Manusia dibumi tidak sopan sekali, kalian setidaknya harus mendengarkanku berbicara sampai selesai blab la blab la….”

“Geumanhae! ! ! ! !! “ teriak sehun dan jinri bersamaan dan seketika heechul pun menghentikan omongannya.  Beberapa saat kemudian terdengar suara bayi menangis yang membuat mereka bertiga langsung memandang kearah suara itu.

“Bayi itu” kata sehun dan jinri bebarengan. “pangeran! ! ! !” teriak heechul dan membuat sehun maupun jinri memandangnya heran.

****

Sekarang jinri dan sehun sedang melihat pemandangan yah disebut mengharukan tidak disebut aneh juga sedikitlah. Mereka sendiri bingung harus memasukan kekategori apa pemandangan didepan mereka ini.

“Pangeran akhirnya aku bertemu denganmu kembali” makhluk bernama heechul itu sekarang sedang memegangi dan menciumi tangan bayi yang ditemukan sehun dan jinri tadi pagi.

Bayi itu hanya tersenyum dan sekarang  salah satu tangannya menepuk nepuk kepala makhluk bernama heechul itu. “Pangeran aku kira kau menghilang dibumi dan aku sangat sedih, jika kau benar-benar hilang apa yang harus aku katakan pada raja Suho dan ratu krystal hiks hiks hiks”

“Dia itu makhluk aneh ya?” bisik sehun pada jinri dan itu membuat jinri dan sehun cekikikan.

“Um ma ap pa” kemudian bayi itu tersenyum kearah sehun dan jinri, sedangkan sehun dan jinri yang sedang cekikikan langsung terdiam. Tak kalah kaget dengan sehun dan jinri heechul langsung memandang sehun dan jinri “Umma appa?” katanya.

Bayi itu langsung terbang mendekati sehun dan jinri lalu memeluk jinri sedangkan jinri hanya membulatkan matanya. “Pangeran dia bukan orang tua pangeran!!!!” heechul kini mulai mendekati jinri dan mencoba melepas pelukan bayi itu. namun pelukan bayi itu terlalu kuat “Pangeran ayo lepaskan pangeran orang tua anda itu raja suho dan ratu krystal” heechul terus saja mencoba melepaskan pelukan bayi itu namun sia-sia yang dia dapat sekarang hanya tangisan yang keluar dari mulut bayi itu yang sangat keras.

Heechul kini hanya bisa memandangi bayi itu bingung karena bayi itu tampaknya benar- benar menganggap jinri ibunya karena jika jinri menjauh darinya sedikit saja bayi itu akan langsung menangis.

***

“Jadi bagaimana ini?” tanya sehun pada heechul yang sedang asik menggigit kuku-kuku lentiknya.

“Kau kan sudah dengar tadi  dari raja suho dan ratu krystal kalau kalian akan jadi orang tua angkat pangeran selama pangeran dibumi”

Sehun kini menghela napasnya karena bagaimanapun juga bagaimana bisa seorang anak SMA sepertinya dan jinri mengurus seorang anak bayi. Jinri kemudian menghampiri heechul dan sehun yang sedang duduk kemudian  melipat tangannya didada lalu memandang heehul dan sehun bergantian.

“Jadi berapa lama kalian dibumi?” heechul hanya mengangkat kedua bahunya tanda dia tak tahu sedangkan Jinri hanya menghela napas panjang.

“Sehun-ah ayo kita rawat dia! ! !” kata jinri tiba-tiba dan berhasil membuat sehun membelalakan matanya. “Mwo?kau serius jinri-ya?kau tak sedang bercanda kan” tanya sehun memastikan kalau yang dikatakan jinri bukan candaanya belaka. Kemudian jinri pun menggeleng dan sehun bisa lihat keseriusan diwajah cantik jinri. “baiklah kalau begitu, aku juga sangat prihatin dengan keadaan exoplanet yang sekarang sedang kena wabah penyakit itu.

Seketika itu juga mata heechul langsung berbinar dan heechulpun langsung menghambur memeluk sehun dan jinri bergantian. “Aaaaaaaa kalian baik sekali” katanya senang dan sekarang terlihat ekor kucing heechul keluar dan bergerak-gerak kekanan dan kekiri.

“Oh ya ngomong-ngomong siapa nama bayi itu? “ tanya jinri dan seketika itu juga heechul langsung berdiri tegap seperti seorang  pelayan raja yang hendak mengenalkan rajannya.

“Ehem ehem nama pangeran kami adalah pangeran yeorim! Nama yang indahkan seindah wajah pangeran” heechul kemudian menggenggam kedua tangannya dengan kedua matanya yang berbinar  sambil memandang  kearah bayi yang bernama yeorim itu.

“Kau itu berlebihan sekali! ! !” timpal sehun sambil mengeluarkan barang kesayangnya yaitu PSPnya. Heechul yang sedikit tersinggung langsung memandang sehun tajam.

***

Jinri POV

Setelah sekolah selesai, aku langsung pulang karena dari tadi aku mendapat telepon dari makhluk jadi-jadian yang bernama heechul itu. Jinri pangeran menangis, jinri pangeran tak mau makan, jinri pangeran memukuliku, jinri blab la bla. Itulah rengekan-rengekan ketika dia meneleponku dan ketika mengirimiku pesan. Haishhh aku tak habis pikir bukankah dia yang diutus untuk menjadi penjaga yeorim, lalu kenapa dia tak bisa menangani yeorim sendiri, makhluk yang sangat kompleks dan menyusahkan saja untuk kami, karena setelah kami pulang dia akan malas-malasan dirumah dan kadang menghilang begitu saja. Saat aku tanya dia menjawab aku tadi menikmati kehidupan sebagai manusia bumi.

Saat aku akan pergi tiba-tiba handphoneku berbunyi dan saat aku lihat itu dari sehun, yang bilang bahwa hari ini mungkin dia pulang telat karena dia lembur. Ya semenjak ada yeorim sehun harus bekerja part time pas pulang sekolah, Sehun bilang dia tak mau memakai uang appanya untuk membeli kebutuhan yeorim Karena ini akan menimbulkan kecurigaan appanya.

Setelah membalas pesan sehun aku segera pulang karena aku khawatir dengan yeorim. Aku berajalan dengan cepat ketika dikoridor saat akan belok  tanpa sengaja aku menabrak seseorang sampai aku terjatuh.

‘Aww” ringisku saat terjatuh “gwaenchana?” tanya orang itu.

“Ne” kataku singkat dan saat aku akan berdiri orang itupun membantuku berdiri saat aku akan berterima kasih padanya tiba-tiba seseorang datang dan menanyakan keadaanku “jinri-ya kau kenapa?” dan suara itu sangat aku kenal karena ternyata itu suara sehun yang kebetulan lewat saat akan pulang juga “ah ne sehun-ah aku baik-baik saja, hanya bertabrakan saja dengannya” tunjukku pada orang  yang aku tabrak sekaligus menolongku barusan.

“Oh begitu ya?” kata sehun singkat lau melihat jam tangannya “Aigoo aku terlambat” ucap sehun kemudian lalu pergi setelah berpamitan sambil menepuk bahuku  dan mengingatkanku agar cepat pulang.

Sesampainya dirumah aku langsung mencari  keberadaan yeorim dan makhluk bernama heechul yang dari tadi mengangguku. Tiba-tiba saja aku mendengar sebuah teriakan dan itu berasal dari kamarku dan dengan segera aku berlari menuju kamarku. Aku segera membuka pintu kamar, dan apa ini?sekarang semua barang dikamarku berterbangan dan aku bisa melihat wajah yeorim yang menekuk.

Heechul yang melihatku langsung menghampiriku dan kini penampilan orang ini begitu beratankan “Jinri-ya untung kau pulang, pangeran sedang marah” katanya sambil sedikit menangis.

Aku langsung tersenyum pada yeorim dan merentangkan tanganku “Yeorim sayang sini” dan saat itu juga yeorim langsung tersenyum dan terbang kearahku lalu memeluku “um ma” gumannya dan  seketika itu juga barang-barang yang berterbangan tadi kembali ketempatnya.

Akupun memeluknya dan mencium pipinya “Kau kenapa? Kau apakan heechul ahjusshi?” yeorim hanya tersenyum sambil memainkan rambutku dengan jarinya. “Um ma “ katanya dan kenapa aku sekarang sangat senang ketika yeorim memanggilku umma.

***

Ini sudah jam 9 malam dan kenapa sehun belum juga pulang yah, aku berulang kali menghubunginya tapi  tak diangkat-angkat oleh Sehun. Aku langsung menatap heechul  yang sedang menonton TV sambil memakan beberapa cemilan, aigoo kenapa dia bisa bertingkah seolah ini rumahnya sendiri.

Karena aku merasa khawatir jadi aku putuskan untuk meminta bantuan makhluk bernama heechul itu untuk melihat keadaan Sehun,  “Oppa apa kau bisa melihat keadaan sehun ditempat kerjanya, aku sedikit khawatir dengannya” heechul kemudian memandangku dan mengangkat kedua alisnya. “Kau perhatian sekali padanya?” ledeknya. Dan aku hanya tersenyum “Tentu saja dia juga sangat baik padaku” jawabku cepat. “apa kalian pacaran?” mendengar pertanyaan heechul aku langsung tertawa sedangkan heechul menatapku dengan tatapan seakan bertanya apakah ada yang lucu dari pertanyaanku barusan.

“Aku pulang” tiba-tiba sehun pulang dan wajahnya tampak kusut tidak seperti biasanya,aku langsung menghampirinya dan menanyakan keadannya tapi dia hanya menjawab kalau dia baik-baik saja, dia hanya sedikit cape “Mandilah dan langsung makan” perintahku pada sehun dan hanya ditanggapi anggukan oleh sehun.

TBC

Dan akhirnya selesai juga part ini, sungguh butuh memeras otak neh part ini. Saya agak bingung mau dibawa kemana hubungan jinri dan sehun (?) *abaikan saja*

Hhe moga masih ada yang mau baca za yah. Oh ya kalau ada typo itu berarti hiasan diFF ini. Dan bila bingung umur yeorim itu sekitar 1 tahun lebihan lah.

Iklan

9 pemikiran pada “Hello Baby (Chapter 2)

  1. jgn sm persis yah sm manga n animenya. agak d ubah dikit ja crita na.

    saran nih ntar tokoh cristine diganti ja jd co yg naksir ke sulli buat seolah2 sehun yg d buat cemburu manpus.

    sekian saranku 😉

  2. wahh, ternyata ff ini seru juga, baru baca nih, sekaligus dua (part 1&2 sekaligus)…
    tapi kurang panjang thor, next part bikin lebih panjang lagi ya durasi nya, seru sih, hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s