I Remember (Chapter 1)

I Remember (Part 1)

Main Cast:

Xi Luhan (EXO M)
Shin Ji Hyun (OC)

Author:

@Lynneth_ananda (follow yaaa)

Length:

Multiple chapter

Genre:

Romance (maybe ._.v)

Annyeong all readers! #bow bareng cast
saya ingin meminta komentar kalian tentang ff saya yg satu ini. ff ini murni hasil pemikiran otak saya yg rada2 konslet ini. tanpa banyak iklan lagi, selamat membaca!!! (mian klo ada typo)

________________________________

~happy reading~

-Jihyun-

Aku sudah tidak tahu harus kemana lagi. Angin malam yg dingin menerpa tubuhku. Aku pun mengetatkan jaketku dan kembali berjalan. Perlahan air mataku sudah membasahi pipiku mengingat akan perlakuan ibu tiriku tadi. Ah…. andai saja aku tidak amnesia.. pasti tidak akan seperti ini. aku pun berhenti di sebuah halte bis. Ketika aku melirik jam tangan ku, ternyata waktu sudah menunjukan pukul 23.30. “sudah larut… aku tidur di sini saja deh..” gumamku kemudian.

-Luhan-

“Aish… lagi2 pulang malam -_- ”keluhku. Aku bekerja di sebuah toko buku yg kebetulan setiap hari sangat ramai. Ketika aku sampai di sebuah halte bis, aku melihat seorang yeoja yg sedang tertidur di bangku halte bis tsb. “jamkkanman!i…itukan… Shin Ji Hyun!” gumamku ketika aku mengenali bahwa dia adalah yeojachinguku. Aku pun berjalan mendekatinya “ya… ireona… Jihyun-ah… ireona…” ucapku sambil mengguncangkan tubuhnya. “Hmmm? Ah.. annyeong haseyo. Neo nuguseo?”ucapnya ketika terbangun.

DEG!

Kalimat terakhir yg ia ucapkan bagaikan sebuah petir yg berbunyi sangat keras. Aku pun baru mengingat kalau beberapa tahun yg lalu ia mengalami kecelakkan yg menyebabkannya menjadi amnesia. Aku pun berusaha agar air mataku tidak menetes. “uneungeoya? Uljima..”ucapnya yg kemudian menghapus air mataku “kalau boleh tahu namamu siapa?” tanya nya kemudian “Xi Luhan imnida. Tapi kau bisa memanggilku Luhan” ucapku. “Joneun Shin Ji Hyun imnida. Kau juga bisa memanggilku Jihyun” ucapnya sambil tersenyum. Senyuman nya… aku benar benar merindukan senyuman itu. “Luhan-ssi?” ucapnya sambil melambaikan tangan nya di depan wajahku “hmm?” ucapku sedikit terkejut “sepertinya kau bersedih. Ada apa?” tanya nya kemudian “Aniya. Kau kenapa berada di sini sendirian? Ini sudah sangat larut” ucapku. Ia pun tersenyum tipis dan menjelaskan “aku…. diusir oleh ibu tiriku…” jawabnya yg membuatku sangat terkejut. “Mwo?! Diusir?! Waeyo?” tanyaku “aku tidak sengaja memechkan vas bunga kesayangan nya” lanjutnya “itu benar2 keterlaluan!. Hmm…. Jihyun-ssi. Lebih baik kau menginap di rumahku saja ini sudah sangat larut” ucapku “tidak perlu.. aku tidak suka merepotkan orang lain” jawabnya “justru jika kau menolaknya itu akan merepotkanku” ucapku “T-tapi….” belum sempat ia menyelesaikan ucapan nya aku sudah menarik tangannya kedalam bis.

@Luhan’s house

“Wah!! Rumahmu besar juga! Daebak!!!” ucapnya seraya mengacungkan kedua ibu jarinya. Aku hanya tersenyum dan mengajaknya masuk kedalam. “nah kamar kamu sebelah sini”ucapku sambil mebukakan pintu kamarnya “err…. L-Luhan-ssi…. apa benar ini kamarku?”ucapnya ragu “tentu saja. Waeyo?” “a-ani… hanya saja….” ia tidak melanjutkan ucapan nya melainkan menunjuk sesuatu. Aku pun mengikuti arah tangan nya menunjuk dan….

BINGO!

Ia menunjuk kearah celana boxer donald duck milikku. Seketika aku merasa pipiku memanas dan merasa sangat malu “hmmph…..” terdengar suara tawa yg tertahan darinya “m-mian. Kita salah kamar… ini kamarku” ucapku cepat dan segera menariknya ke kamar lain. “nah yg ini baru kamarmu!” ucapku. “wow…. besar juga!” ucapnya “Jihyun-ssi. Bersihkan tubuhmu dengan air hangat untuk menghilangkan rasa lelahmu” ucapku yg ditanggapi anggukan nya. Aku pun mulai berjalan keluar kamarnya “jamkkanman!” ucapnya. Ia pun mengambil sesuatu dari dalam tasnya dan menyerahkan nya padaku “sebagai tanda terima kasihku…” ia memberiku sebuah gantungan kunci berbentuk beruang yg sangat lucu. Aku menatap boneka itu untuk sejenak kemudian menatapnya “gomawo…” ucapku yg dibalas senyuman nya.

@Luhan’s room

Aku duduk di tempat tidurku sambil mengeringkan rambut. Aku melihat gantungan yg tadi ia berikan tadi “Jihyun-ah… semoga ingatanmu kembali…” ucapku sambil tersenyum dan beranjak tidur.

-Jihyun-

“namja itu… sepertinya aku pernah melihatnya… tapi dimana?” gumamku. “apa dia tahu soal masa lalu ku? Apa harus ku coba untuk bertanya padanya? Ah… andwae..andwae..”. aku merasa yakin bahwa aku pernah melihat luhan di masa lalu ku….

TBC

Ahhhh selesai juga FF yg satu ini!!! pegel,capek,ngantuk campur aduk menjadi satu dan menciptakan sebuah cita rasa yg luar biasa #Plaak!!! *lu kira bikin apa hah?*

Selamat menunggu episode ke 2 ya!! hehehe

Annyeong!!^^ #Bow bareng cast

Iklan

4 pemikiran pada “I Remember (Chapter 1)

  1. kurang panjang thor …
    lanjut deh, lanjut thor, penasaran sama akhir ff ini (author: ini reader bener2 deh, baru aja mulai udah mu ending ajah, haishh)

    hahahahahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s