Home Screams (Prolog)

Home Screams (Prolog)

Author : Hwang Min

Cast :

– All Member Of EXO

– Kim Min Rin

– Kim Jung Hee

Genre : thiller, tragic, Murder, Mystery

Rating : angst, horor

Part : Multi Chapter

Karya ini adalah fiksi. Tidak berhubungan dengan tokoh dan kelompok yang sebenarnya. Ini karya asli dari pemikiran author.. tak ada unsur memplagiati karya orang jika ada kesamaan, mianhamnida.. dan maaf juga jika ceritanya jelek, terlalu berlebihan atau tidak baik, author hanya hobi menulis cerita sadis jika tidak suka jangan dibaca,  happy reading ^^

Mendaki gunung, sesuatu hal yang sangat menyenangkan bukan? Awalnya sangat menyenangkan, sebelum kejadian itu terjadi

Normal P.O.V

“suho hyung.. bisakah kita istirahat sebentar? Aku sangat lelah” rengek sehun

“baik lah, 15 menit” ucap suho setelah melirik ke arah jam tangannya

“mwo? 15 menit? Hyung kita sudah berjalan 2 jam.. tega nya kau hyung” kini chanyeol juga mulai manja

“sehun, chanyeol, jangan merengek seperti bayi.. semuanya juga lelah tapi kita harus sampai di tempat datar sebelum langit gelap, kau mau tidur di bumi yang miring seperti ini eoh?” jelas lay panjang lebar

“sudah lah jangan bertengkar.. suho hyung kau juga istirahat” D.O menuangkan secangkir air dan diberikan kepada suho

“nde gomawo”

“sehun.. kau juga minum airnya” ucap luhan sambil menepuk bahu sehun

“kau yang terbaik luhan hyung..”

“suho.. berapa meter lagi?” tanya kris

“hhhmmm mungkin sekitar 200 meter”

“baiklah istirahat selesai semua ayo kita jalan lagi… hwaiting” teriak xiumin semangat

Ke 12 namja itu pun terus berjalan di jalan yang menaik.. seperti sedang menaiki bukit yang tak berpuncak

“kai.. gwenchana?” tanya chen yang melihat kai sedikit pucat

“ah? Nde gwenchana hyung”

“mwoya chen?” kini giliran baekhyun yang bertanya

“sepertinya kai tidak enak badan, wajahnya pucat”

“aku membawa obat” tao yang memang paling belakang ikut angkat bicara

“ah.. tidak usah hyung nae gwenchanayo” ucap kai

semua hanya mengangguk saat kai bilang kalau dia baik baik saja, padahal terlihat jelas kalau wajahnya sangat pucat

kris yang tau kalau kai kurang sehat akhirnya memberitahu suho yang berada di paling depan barisan

“sepertinya kai sakit.. apa sebaiknya kita akhiri sampai disini dulu?” bisik kris agar tidak membuat anggota lain terlalu cemas

Sebelum sempat memberi jawaban sehun dan chanyeol sudah ribut di belakang..

“hyung ada rumah” teriak sehun

“wwuuaa.. iya benar, rumah gaya eropa.. hyung kita kesana ya?, kita menumpang istirahat” bujuk chanyeol

Suho memang juga sangat lelah, dan ia yakin kai pasti pingsan kalau terus melanjutkan perjalanan

“baiklah.. kita bermalam disana” ucap suho

“yyeeyy” teriak girang sehun

“benar benar maknae manja” ucap tao

“tao-ah kau iri ya?” tanya baekhyun mengintrogasi

“anni”

Letak rumah itu tidak jauh dari lokasi mereka berdiri sekarang, saat mendekati rumah itu ada hawa aneh yang dirasakan suho tetapi ia tidak mempedulikannya

“yeolli-ah apa kau tidak merasakan ada yang aneh?” ucap baekhyun kepada chanyeol yang tepat berada di sampingnya

“hawa aneh? Apa tao mulai menakutimu lagi hyung?”

“bukan itu maksud ku pabo”

“apa yang kalian bicarakan?” bisik tao yang sontak membuat baekhyun terlonjak

“aaha haha ha.. kami tidak membicarakan apa apa” tawa chanyeol hambar

Kini mereka sudah tepat berada di depan pintu rumah itu, di ruang depan terdapat beberapa kursi yang masih sangat bagus kondisinya, dan tergantung di pintu sebuah lonceng kuno

“permisi, ajjushi? Ahjumma? Ada orangkah di sini?”

Karena dipikir rumah ini tak berpenghuni, suho mendorong pelan pintu rumah itu, dan ternyata pintu itu tidak terkunci.. akhirnya suho memimpin mereka masuk kedalam rumah itu

“bukan kah masuk tanpa izin itu tidak sopan namanya” tiba tiba terdengar suara yeoja dari arah belakang mereka

“tapi tak apa, selamat datang.. naneun jung hee imnida, kalian mau apa datang kerumah ku?” ucap jung hee ramah

“waahh noona neomu yeoppo.. replay replay replay” chen mulai bersenangdung ria disusul dengan jitakan xiumin

“mianhae atas ketidak sopanan kami noona” ucap xiumin mewakili untuk meminta maaf

“gwenchana, tapi panggil aku jung hee saja..” jawab jung hee sambil tersenyum manis

“boleh kupanggil chagiya” ucap D.O sambil tertawa enteng

“YA! Jangan bercanda.. mianhae jung hee-ssi dia hanya bercanda” ucap lay

“hahahaha kalian lucu sekali, orang sebenyak ini.. kalian mau pergi kemana?” jung hee tertawa lepas membuat 12 namja itu makin menyukai raut wajahnya yang lembut

“awalnya kami ingin mendaki gunung tapi teman kami sedikit kurang sehat” ucap tao memberi penjelasan

“eonnie nugu?” kini seorang yeoja lagi berdiri di tangga rumah itu, menatap dingin satu per satu dari mereka

“oh, min rin-ah palli kita kedatangan tamu”

“pergilah, aku tak butuh tamu apapun di rumah ini” ucap min rin sinis lalu berjalan masuk kesebuah ruangan

“maaf kan saengku ya, dia memang begitu semenjak eomma dan appa meninggal..”

“aahh gwenchanayo.. lagi pula kami hanya ingin menginap semalam disini” ucap suho

“jangan begitu.. ucapan min rin jangan kalian pedulikan, hhmm aku belum tau nama kalian semua..”

“ah iya.. naneun suho imnida, ini kris, lay, chen, xiumin, luhan, sehun, baekhyun, chanyeol, D.O, kai, dan tao” suho memperkenal kan semua teman temannya

“annyeong semuanya senang berkenalan dengan kalian” ucap jung hee

“kai-ssi kau pucat sekali, lebih baik beristirahat lah dikamar lantai 2” ajak jung hee

“anni.. aku baik baik saja.” Ucap kai sambil tersenyum

“kai.. kau sudah sangat pucat lebih baik istirahat lah.. aku akan membawakan mu makanan nanti” ucap D.O

“baiklah..” ucap kai pasrah.. sebenarnya dia juga sudah tidak kuat lagi.. pandangannya sudah mulai gelap

“kajja kai-ssi aku antar” ucap jung hee

Jung hee dan kai menyusuri jalan melangkah ke tangga rumah kai berpapasan dengan min rin yang baru saja keluar dari ruangan tersebut hendak menuruni tangga, sebenarnya dia agak takut tapi memberanikan diri untuk tersenyum.. jung hee yang berjalan lebih dulu tidak mendengar min rin membisikan sesuatu ke telinga kai.. samar samar kai mendengar

“sudah ku peringatkan, tanggung sendiri resikonya” bisik min rin lalu tersenyum penuh misteri

“ayolah jangan pedulikan dia kim jong in.. dia hanya orang aneh” batin kai

“kai-ssi kamarnya sudah selesai ku siapkan..” ucap jung hee sedikit berteriak namun tetap ramah

Kai menaiki satu persatu tangga dan akhirnya sampai ke ruang yang mereka sebut kamar itu, ruangan berukuran besar dengan ranjang unik serta cerobong asap.. benar benar rumah yang besar

“kai-ssi kenapa melamun, silakan istirahat di ranjang ini.. aku kebawah ya ingin memasak makanan untuk makan siang” ucap jung hee lembut sambil keluar dan merapat kan pintu

“kai sudah ada dikamar sekarang aku ingin memasak, ada yang mau membantu?” ucap jung hee kepada semua namja yang sedang duduk santai di ruang keluarga, tak lupa dengan senyuman..

Semua namja itu menunjuk D.O yang ditunjuk hanya bisa berdengus ria.. kedua orang itu pun melangkah masuk kedalam dapur, dan..

“ini dapurnya?” ucap D.O kagum

“iya.. ada  masalah? Kau tidak suka dapurnya?”

“anni.. dapur nya bagus, alat masak yang lengkap dan bahan makanan nya juga.. dari mana kau mendapatkan ini semua? Bukan kah ini ditengah hutan?”

“eomma sangat suka memasak, jadi eomma membuat dapur yang nyaman.. kalau soal bahan makanan setiap 1 minggu dari sebelum appa dan eomma meninggal akan ada orang yang mengantarnya, jadi kami tidak perlu cemas kehabisan makanan” jelas jung hee panjang lebar

“oh begitu.. baiklah ayo kita masak..” ucap D.O semangat

45 menit berlalu

“semua, ayo makan” ucap jung hee sambil memukul mukul piring dengan sendok

Serentak semua namja itu sudah ada diruang makan yang tidak kalah luas, apa semua ruangan di rumah ini luas ya?

“D.O antarkan juga makanan untuk kai, dia pasti tidak kuat jika harus turun” ucap suho

“ne hyung” dengan sigap D.O mengambil seporsi makanan untuk kai, lalu menaiki tangga dan memasuki kamar kai, tentu saja setelah dberitahu oleh jung hee letak kamar itu

Kkrriieett

Suara pintu terbuka, D.O masuk kedalam kamar itu mendapati kai sedang duduk di sofa depan perapian

“kai.. kenapa tidak tiduran? apa kau sudah sehat? Aku membawakan makanan untuk…. ANDWEEEEE.. KAI!! SUHO HYUNG, YEOROBUN!!” jerit D.O histeris tak lama semua namja termasuk jung hee berada di kamar itu

“KYAAA!!” jerit histeris jung hee..

Sementara yang lain terkulai lemas, tak percaya atas apa yang dilihatnya, membelalak mata akan apa yang terjadi

Kai terduduk penuh darah, dengan bekas sayatan dimana mana.. darah berceceran membasahi baju serta sofa mahal itu.. darah segar merah pekat.. dan kai yang tak bernyawa..

“hyung, kenapa bisa seperti ini?” ucap chanyeol sambil terisak

Semua yang ada di dalam ruangan itu tak kuasa menahan takut serta tangis,

“molla chanyeol-ah.. jung hee apa tadi kai baik baik saja? Kenapa bisa kai…” ucap suho lirih

“tadi.. kai-ssi masih baik-baik saja.. lalu.. aku tidak tau lagi.. hiks” ucap jung hee dengan tangis yang semakin menjadi jadi

“sekarang yang paling penting kita bersihkan ruangan ini.. juga bersihkan mayat kai..” saran kris

“lalu membiarkannya membusuk,,,!!” bantah D.O

“bukan itu maksudku..” ucap kris penuh penyesalan

“bisakah kalian tenang! Sebaiknya kita ikuti saran kris” ucap suho sambil mengacak acak rambutnya sendiri

“HYUNG!” teriak D.O

“lalu kau mau seperti apa? Menguburnya? Bukan kah itu hal yang tidak mungkin.. sebaiknya kita ikuti saran kris.. lalu kita hubungi polisi dan cepat pulang dari sini” ucap suho

“suho-ssi tapi.. disini tidak ada sinyal” ucap jung hee ragu ragu

“aku ingin kembali ke seoul.. aku takut hyung..” bentak sehun

“tenang sehun-ah kita tidak perlu takut.. mungkin ini semua ini bukan ulah manusia, mungkin..” ucap luhan menenangkan..

“lebih baik kita semua turun dulu, kita cari tau penyebab kematian kai” lay yang sedari diam akhirnya angkat bicara

“lalu kai” tanya baekhyun

“jung hee bisakah kau menolong kami.. tolong tutupi kai dengan kain” ucap suho

Jung hee segera mengambil kain berwarna putih, menutup kai sambil menutup mulutnya menahan isak

Semua orang di kamar itu pun turun dan menuju ke ruang makan, dan disanalah min rin sedang asyik menyantap makanan..

“eeuumm.. masakan ini enak, siapa yang masak?” min rin dengan santainya memakan masakan yang di masak D.O

Semua hanya bisa memandangnya marah, entah dia tak tau keadaan.. atau dia pelakunya

“Kau! Kau kan yang membunuh kai!” bentak D.O dan secepat kilat mejambak baju yeoja itu

“apa maksud mu?” jawab min rin sinis

“kau tau.. kai MATI! Kau kan yang membunuhnya.. saat itu aku dan jung hee sedang memasak dan yang lain sedang berkumpul.. dimana kau? Kau yang membunuh kai! Kau MEMBUNUHNYA!” teriak D.O

 

To Be Continue..

 

Jika ada yang keberatan ff ini tidak akan author lanjutkan tapi jika ada yang berminat silakan komennyaaa.. ^^

31 pemikiran pada “Home Screams (Prolog)

    • author jawab smua prtanyaan’a d’last chap yaaa..
      hehehe..
      sip deh next chap’a udh author kitim tinggal d’publish..wkwkwkwk

  1. yahh.. baru prolog, masa udah ada yg jadi korban?? korban nya Kai pula.. Kasihan dirimu nak…
    curiga nya sih sama Jung Hee, kaya di film2, yg awal nya senyum2 ga tau nya dia evil nya
    (itung deh ada berapa tulisan ‘nya’ di kalimat atas, haha)

    udah kepalang penasaran thor, mending dilanjut deh ini ff
    ditunggu neh

  2. thor,ceritanya serem banget…., terus kenapa harus kai yang mati duluan 😥 ……,
    semoga saja sehun tidak mati ya thor….., 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s