I’ll Back Oppa

I’ll back oppa

Author : hwang min

genre : romance, sad

cast :

– park chanyeol

– kim Min Rin

other cast :

– member exo

 

Karya ini adalah fiksi. Tidak berhubungan dengan tokoh dan kelompok yang sebenarnya. Ini karya asli dari pemikiranku.. tak ada unsur memplagiati karya orang jika ada kesamaan, mianhamnida.. happy reading ^^

Normal P.O.V

Ia masih berlari dengan keringat yang mengucur di keningnya,sesekali ia melihat ke arah jam berwarna biru shapire usang yang melingkar ditangannya

“aish,,,sudah jam segini sepertinya aku akan telat lagi” keluh yeoja itu yang masih berlari.

ditariknya gagang pintu itu sambil berharap

“maaf pak saya telat saya harus mengantarkan pesanan” yeoja itu memohon maaf tanpa melihat keadaan.

murid yang melihatnya bingung dilanjutkan tawa yang menggema keseluruh ruangan

“ya! apa yang kau lakukan apa kau tidak punya jam,kelas belum dimulai kau tau itu hahaha,,,”teriak seorang namja

yeoja itu duduk dikursinya sambil menundukan kepalanya

MinRin P.O.V

“ah,,,aku malu sekali babonya aku ini gara-gara jam usang ini yang salah kalau jam ini tidak rusak aku tidak akan malu seperti ini”keluh ku dalam hati.

seseorang perempuan paruh baya masuk kedalam kelas ku

“anak-anak ibu punya kabar bagus khususnya untuk siswa putri kalian tau, exo k akan kemari untuk mengadakan amal disekolah kita”umum orang itu yang sekaligus wali kelasku.

spontan keadaan kelas menjadi bising namun aku hanya bisa membelalakan mataku kaget karena exo k akan kesekolahku,seperti yang teman temanku tau aku adalah penggemar berat exo k yang biasa disebut exotics dan aku paling mengagumi chanyeol oppa, eomma bagaimana kalau besok penyakit ku kambuh, ottokeh

Chanyeol P.O.V

Kurebahkan tubuhku disofa kuambil majalah yang tergaletak di lantai dan melihatnya selembar demi selembar mataku tertuju pada gambar sebuah sekolah yang kuanggap tidak layak disebut sekolah, “Suho hyung bagaimana kalau kita mengadakan amal disekolah ini”pikirku pada suho hyung yang sedang asik mengunyah apel yang dibeli D.o tadi pagi

“mwo? coba kulihat, kau coba saja tanya ke manager kita mungkin dia akan setuju”usul hyung ku aku baranjak dari sofa dan membawa majalah yang akn kutunjukan

akhirnya izin sudah ada ditangan ku da manejer yang akan menatur semuanya

*****ke’esokan harinya

MinRin P.O.V

Guruku mengumum kan bahwa exo k sudah ada didepan kelas ku dan mengundang mereka masuk seketika itu juga kulihat chanyeol oppa yang meganakan topi jaket serta kacamata, astaga tubuhku

dadaku berdebar debar jantugku seakan ingin copat

ingin kuberteriak tapi tak bisa seperti ada batu besar yang mengganjal tenggorokanku tak bisa kulepaskan pandanganku ke arang chanyeol oppa, eomma penyakitku kambuh lagi

“anyeong kami exo k kami akan mengadakan amal disini mohon bantuannya”sapa suho oppa yang disambut dengan gaduh teriakan

tubuhku masih kaku kulihat chanyeol oppa tersenyum padaku.

astaga sakit.. tubuhku berat kulihat lagi chanyeol oppa menghampiriku reflek ku dorong tubuh oppa kelantai

aku takut apa yang harus kulakukan,tuhan aku menyakiti orang yang kusayangi ku berlari tanpa memandang kebelakang.. eomma othokeh?

 

Chanyeol P.O.V

Masih bisa kurasakan sakit didaerah punggung karena terbentur meja.

“chanyeol-ah gwenchana?”tanya suho hyung dan member exo k lain pikiranku masih tertuju pada anak yeoja yang mendorongku tadi apa dia membenci exo k atau dia membenciku ah aku tak mengerti.

seusai acara amal kulihat lagi anak itu di sekitar halaman sekolah sudah kuputuskan akan kuhampiri dia

Normal P.O.V

Masih mengalir air mata MinRin.

seseorang menghampri dan menyapanya dengan lembut

“annyeong entah kau membenci kami atau hanya membenciku tapi kalau aku boleh jujur sikap mu tadi sangat aneh”dia pun mengarahkan pandangan kearah lelaki itu

aneh yang ia rasakan bukan rasa sakit tapi kenyamanan, ya dia chanyeol

“anio oppa aku.. penggemar exo apalagi exo k dan.. kau oppa tapi aku punya penyakit, bila.. aku gugup tubuhku pasti berat dan bergerak sendiri” jawab MinRin dengan terbata-bata ia perhatikan wajah chanyeol dengan seksama seperti menahan sebuah tawa, akhirnya tawa itu pun pecah

“hahaha kau ini benar-benar aneh sungguh baru kutemui penyakit aneh seperti itu”tawa chanyeol yang begitu lepas membuat MinRin nyaman dan terseyum pada chanyeol

“teruslah tersenyum seperti itu,nae chagi”bisik chanyeol yang membuat MinRin terkejut

MinRin P.O.V

“oppa, jangan memanggilku dengan sebutan itu”pekik ku sambil menyembunyikan wajah merah ku dan itu membuat chanyeol oppa tambah tertawa sampai-sampai mengeluarkan air mata

“ah..aigo..perutku sakit”keluh chanyeol oppa

“oppa, kau jahat sekali aku tersiksa kau tau itu dengan penyakit ku ini”keluhku sambil meninggalkan chanyeol oppa

tapi bisa kurasakan tangannya yang hangat menggenggam tanganku

“mianhae, kalau aku boleh tau siapa namamu?”ia tetap menggenggam tangan ku erat agar aku takkan pergi

“MinRin, kim MinRin”jawabku yang masih brdiri didepan chanyeol oppa

“ah.. YA! kim MinRin kau belum minta maaf padaku atas perbuatanmu tadi”nada bicara chanyeol oppa terdengar kesal mungkin masih bisa ia rasakan sakit karena perbutanku tadi

“lalu aku harus apa? aku tak punya uang untuk kerumah sakit”chanyeol oppa berdiri bisa kurasakan ia menepuk pundak ku

“kalau begitu kutunggu kau disini besok sepulang sekolah, arraseo!”belum sempat kuberikan jawaban ia melesat pergi ke arah mobil van mungkin milik exo k

“ah oppa pabo, akukan belum bilang iya”kulihat chanyeol oppa dari kejauhan ia lambaikan tangan

“bye,kutunggu besok”kata-kata itu yang bisa kudengar dari kejauhan

Chanyeol P.O.V

“hey! chanyeol tadi kau kemana saja? Kami pulang duluan tadi karena kau menghilang”tanya sehun sambil menyendok sup yang dimasak d.o untuk makan malam hari ini

“menemui anak yang mendorong ku tadi”jawabku yang dibalas dengan tatapan bingung para member exo k

“YA! apa yang kau lakukan kau menghajar anak itu ya?” bentak d.o kesal

“YA! kau bicara apa,kau pikir aku apa? mana mungkin aku menghajar anak yeoja” jawabku pada d.o yang asal bicara.

kulihat dimeja makan hanya ada 5 orang termasuk aku

“mana baekhyun hyung?” tanyaku pada suho hyung

“masih merapikan kamar”

ya ampun baekhyun hyung itu benar-benar rajin

“biar aku yang panggilkan” akupun bangkit dari kursi dan menuju kamar kami

****ke esokan harinya

MinRin P.O.V

bel  tanda pelajara usai pun akhirnya berbunyi masih kuingat janji ku pada chanyeol oppa tapi aku yakin dia tak akan datang, jadi aku ingin langsung pulang, harusnya kaki ku berjalan menuju rumah kenapa malah ke taman sekolah akhirnya kuputuskan untuk menunggu chanyeol oppa

tiba-tiba seorang laki-laki tak kukenal menyapaku

“ayo sekarang saja kita berangkat!”ajak lelaki itu

“kau siapa? aku tak mengenalmu?”jawabku karena memang aku tidak mengenal orag itu,lelaki itu hanya tertawa

“ternyata penyamaranku berhasil total ya aku berbakat juga menjadi detektif”jawab orang itu,ia buka kacamata hitamnya

“chanyeol oppa,kenapa kau berpenampilan seperti itu?”ternyata lelaki berkacamata bertopi serta memakai jaket itu chanyeol oppa

“sebagai penyamaran bagaimana menurutmu?”oppa yang sedari tadi menunggu jawaban dariku mulai kesal karena penyakitku kambuh lagi

“YA! kau kenapa diam saja, aish.. pasti penyakitnya kambuh lagi”oppa menarik tangan ku dan aku hanya bisa terdiam karena gugup akhirnya bisa kukendalikan tubuhku kembali setelah kami berada di dalam mobil

“oppa kita ingin kemana?”tanyaku kepada chanyeol oppa yang dari tadi asik menghubungi temannya.

“kita ke dormku dulu ya, aku lupa sekarang ada latihan!”jelas chanyeol oppa

walaupun aku tinggal di korea menonton konser exo k pun aku tak sempat karena harus mempertahankan nilaiku agar dapat beasiswa ke jepang

normal P.O.V

kedua manusia itu pun turun dari mobil dan masuk ke arah drom exo k

“yeorobun, kenalkan kim MinRin salah satu murid dari sekolah yang kemarin kita datangi”sapa chanyeol ke member exo k lain MinRin hanya bisa tersenyum simpul dan dibalas dengan senyum oleh member exo k kecuali kai yang asik sendiri dengan latihannya

“YA! Kai kenapa ku tidak memberi salam kita kedatangan tamu kau malah asik sendiri” keluh chanyeol karena kesal dengan sikap kai yang acuh

“tidak apa apa chanyeol oppa mungkin kai-ssi sedang sibuk”jawab MinRin yang masih dilandasi dengan senyum

“hyung kalau tamu kita mengerti kenapa kau tidak mengerti?”ucap kai sambil meneruskan latihannya,

akhirnya jitakan suho melesat tepat di atas kepala kai

“maaf kan dancing machine kami ini ya” suho oppa menarik lengan chanyeol oppa dan menariknya jauh dari kami

chanyeol P.O.V

bisa kulihat wajah suho hyung yang begitu serius

“kenapa hyung ada masalah?”tanyaku kepada hyung yang dibalas dengan gelengan kepala

“chanyeol-ah apa kau tidak berpikir,kalau kau membawa yeoja ke dorm kita bukankah media akan tau? Lagipula bukankah dia yeoja yang mendorongmu”jawab suho

“ne dia memang yeoja itu, hyung kau tenang saja waktu aku kesini dengan penyamaran seorang manager” jawabku meyakinkan hyung ku bahwa semua akan baik baik saja

“ah baiklah aku percaya padamu tapi tetap berhati hatilah”kupikir hyung akan menjitak ku seperti yang ia lakukan terhadap kai

MinRin P.O.V

mereka mulai latihan kulihat dari mereka semuanya bersemangat sungguh membuat ku iri pada orang yang bisa menaklukan hati para namja yang bagaikan dewa ini tanpa kusadari dari tadi chanyeol oppa memanggilku

“MinRin apa yang terjadi padamu kau sakit lagi atau kau lapar?”tanya chanyeol oppa

“anio oppa aku harus pulang sekarang”jawabku singkat

“oh.. baiklah kalau begitu, kai antarkan dia!”

“mwo? kenapa harus aku, kau yang membawanya kau yang harus mengembalikannya hyung!”bantah kai karena tidak terima

Kulihat para member exo k menatap kai dengan tatapan sinis dan akhirnya yang mengantar ku pulang adalah kai-ssi

Disepanjang perjalanan kai hanya terdiam bagai batu dan aku pun tak berani menyapanya

“ah,,sampai sini saja terima kasih kai-ssi”aku tidak berani memanggilnya oppa karena takut sok akrab dengannya

“kenapa kau tidak memanggilku dengan sebutan yang kau biasa pakai kepada member exo k yang lain?”pertanyaan itu membuat ku bingung

“maksudnya, ‘oppa’ kau ingin kusebut itu?”akupun memberanikan diri untuk menjawab nya

“iya,kau pikir aku seperti yang kau kira,?”jawabnya kesal dan langsung tancap gas

Kai oppa aku belum berterima kasih,

Chanyeol P.O.V

Ku dengar suara mobil yang dikendarai kai sudah pulang saat kai masuk kutarik tangannya dan menyuruh kai jangan terlalu keras berbicara

“kai dimana MinRin tinggal kau pasti tau kan?”entah kenapa dengan kai mukanya seperti orang bingung

“mianhe hyung aku lupa arah jalannya”kalau dia bukan salah satu dari adik ku di exo k sudah kubunuh dia

“aish.. ya sudah masuk kamar sana jangan bilang pada yang lain!”ucap ku dengan nada kesal

Kuputuskan akan ku untuk menemuinya di sekolah nanti akan kubuat penyakitnya kambuh lagi mungkin agak sedikit jahat tapi aku senang melihatnya gugup

Normal P.O.V

****di sekolah

Waktu istirahat dipergunakan MinRin dan temannya yang lain untuk isi perut dengan bekal yang mereka bawa dari rumah, beberapa anak ada yang menjauhinya karena kejadian tempo hari, saat MinRin mendorong chanyeol

“hhmm.. kelihatannya enak kebetulan aku belum makan siang”suara ini suara yang MinRin kenal, suara yang membuatnya nyaman.

“oppa…..se…sedang….apa disi…ni”jawab MinRin gugup sepertinya chanyeol sangat senang melihat yeoja itu tersiksa dengan penyakitnya itu

“aku kesini ingin……”belum selesai chanyeol berbicara seluruh anak perempuan mengerubuni namja tampan itu ada yang meminta berfoto meminta tanda tangan hingga bel masuk pun berbunyi serentak kecewa dan kembali ke kelas masing masing sementara MinRin sedang merapikan tempat bekalnya

“ku tunggu…disini.. sepulang sekolah”suara namja itu terdengar kelelahan karena ulah penggemar exo k

“tidak bisa oppa sepulang sekolah aku harus membantu umma mengantar cake lagi pula kelihatannya oppa lelah, pulang dan istirahat lah” jelas MinRin karena kasihan melihat idolanya kelelahan

“mwo? kau mengusirku apa kau tega menyuruh ku pulang padahal sudah rela dikerubuni yeoja gila seperti tadi aish, percuma aku menunggumu?”jawabnya panjang lebar

“yang menyuruh oppa kemari siapa bukannya oppa sendiri yang mau ,sudah oppa aku kembali ke kelas dulu” chanyeol menatap MinRin dengan tatapan tidak percaya bahca dirinya diusir

Chanyeol P.O.V

Mendengar ucapan MinRin tadi terpikir oleh ku untuk mengikuti MinRin menuju rumahnya lalu mechanyeolta para member exo k membantu orang tua MinRin.kudengar bel pulang sudah berbunyi dan kulihat MinRin berlari dengan raut wajah khawatir

“apa yang terjadi?”pikirku dalam hati,kusuruh supir ku untuk mengikuti MinRin ternyata dia menuju kedaerah ruko, kulihat dia mempertahankan kue orang tuanya yang ingin dihancurkan oleh berandalan,tak bisa kubiarkan

“YA! mau apa kalian?”aku pun langsung melindungi keluarga MinRin

“hey hey bukannya kau chanyeol exo k sedang apa kau disini belajar berakting?” melihat tampang dan badan mereka yang besar tadinya nyaliku menciut karena kulihat MinRin yang mulai menitikkan air mata keberanianku kembali

“anio..aku kesini untuk menghajar orang sepertimu!”jawab ku dengan semangat mambara

“oppa, kenapa oppa disini sudah pergi sana!”keluh,MinRin walaupun tak kupedulikan perkataannya dan terus menatap berandalan itu

“baiklah kalau itu maumu! hey habisi artis ini!”suruh salah satu dari mereka mungkin dia adalah bos mereka

Hampir tonjokan melesat kepipiku,kubalas dengan tendangan tapi sayang tidak tepat sasaran justru mukaku terkena tonjokan orang itu

“YA! Park chanyeol kalau ingin jadi jagoan kenapa kau tak memanggilku?”seseorang berada di depan ku sambil menatap dengan pandangan layaknya seorang jagoan

“d.o kenapa kau disini?”jawabku pada d.o yang dari tadi cengengesan sok jago

“wah ternyata ada dua artis disini hey! Habiskan mereka buat wajah mereka masuk majalah”sebelum tonjokan berandal itu melesat ke pipiku untuk kedua kalinya,terdengar suara sirine polisi

“SIALAN! Kalian memanggil polisi ayo kabur!”namun telat polisi sudah mengepung mereka dan akhirnya mereka di bawa kekantor polisi

MinRin P.O.V

“oppa apa sakit?” tanyaku cemas karena melihat luka dipipi kanan  chanyeol oppa yang lebam

“anio…aku baik baik saja kau tidak usah khawatir”jawab chanyeol oppa yang sedang mengompres memar dipipi nya.karena sibuk menghawatirkan chanyeol oppa aku tidak menyadari kalau sedari tadi d.o oppa memperhatikan ku

“d.o oppa kenapa menatapku seperti itu?”tanyaku dengan nada sedikit kesal

“kalian pacaran ya?”tanya hyuk oppa penasaran.

“mwo? anni,,,,”jawab kami bersamaan

“aku hanya bercanda kenapa kalian serius  sekali, atau kalian memang pacaran?”jawab D.o oppa dengan santainya

“anni.. oppa jangan bercanda kami baru kenal 3 hari yang lalu mana mungkin kami pacaran” jawab ku untuk menyakinkan. D.o oppa hanya cengengesan. dan sepertinya chanyeol oppa sama sekali tidak peduli pada pertanyaan D.o oppa

“oppa~kenapa ketawa memang lucu?”tanyaku pada D.o oppa

“d.o, kajja kita pulang” ajak chanyeol oppa, apa yang terjadi dengan chanyeol oppa kenapa dia jadi dingin

“oppa? gwenchana?”tanyaku

“besok,akan kujemput lalu kita langsung pergi ”jawab chanyeol oppa dengan dingin

“mungkin dia lelah, jangan marah padanya ya. kami pulang dulu,bye” ucap D.o oppa

****di sekolah

Normal P.O.V

“MinRin ada yang mencarimu dia bilang ia menunggumu di taman sekolah”seseorang berteriak didepan kelasku

“ah? iya,siapa?”tanyaku

“entahlah?tapi yang pasti ia ingin kau menemuinya”jawabnya

“baiklah, gomawo”jawabku sambil meninggalkan kelas dan menuju taman sekolah

“annyeong hasseo”tegurku pada lelaki muda dengan kacamata hitam serta topi

“sejak kapan kau memakai bahasa formal?”

“chanyeol oppa~apa yang kau lakukan disini?”tanyaku pada lelaki itu yang ternyata chanyeol oppa

“apa kau sudah sembuh dari penyakitmu?”tanya chanyeol oppa

“belum penyakitku kambuh saat aku gugup atau shock saja”jawabku santai

“itu berarti kau sudah tidak gugup lagi bila dekat dengan ku?”tanya chanyeol oppa

Tidak kupedulikan ucapan chanyeol oppa akupun beranjak pergi meninggalkannya.untuk yang kedua kalinya ia memegang tanganku,kucoba untuk melepaskan genggamannya tapi ia terlalu erat menggenggam tanganku,ditariknya tubuhku sehingga tubuhku berada dalam pelukannya.

Tubuhku tidak bisa kugerakan lagi,apa yang chanyeol oppa mau,membuatku tersiksa dengan penyakitku ini atau dia senang kalau aku sakit

“dengan begini kau lebih mudah untuk kuajak pergi”bisikan chanyeol oppa terdengar jelas ditelingaku

Digandengnya tubuhku menuju mobilnya aku pun tak bisa mengelak karena tubuhku yang masih berat, dan dia membawaku pergi entah kemana

Normal P.O.V

Didalam perjalanan tubuh MinRin sudah kembali seperti biasa ia melirik kearah chanyeol yang sedang serius menyetir

“oppa~ kau ingin mengajak ku kemana?”tanya MinRin kepada chanyeol

“ke carnival, karena aku tau kau susah untuk diajak pergi kubuat penyakitmu kambuh”jawab chanyeol

“tapi oppa bagaimana dengan orang tuaku aku kan harus membantu mereka mengantar cake”jelas MinRin,chanyeol hanya bisa menatap yeoja itu dengan senyuman

“kau tenang saja semua member exo k akan membantu orang tuamu aku sudah meminta tolong pada suho hyung dan d.o”chanyeol pun kembali menatap MinRin

***di karnaval

“eomma….itu kan chanyeol oppa itu member exo k”teriak salah satu yeoja yang ada di carnival itu seketika itu juga chanyeol dikerubuni yeoja penggila exo k.

Tangan MinRin yang tadinya berpegangan pada chanyeol lepas dan tubuhnya menjauh dari chanyeol. ia tidak tau apa yang harus ia lakukan yang ia tau sekarang ia terpisah dengan chanyeol. dalam hatinya seribu pertanyaan membebani langkahnya

Hingga hatinya membawa tubuh MinRin ke arah biang lala,ia pun duduk dengan gelisah,

“eottokeh, aku tidak tau jalan pulang eomma aku takut, aku takut tidak bisa bertemu dengan eomma lagi, tidak bisa bertemu dengan appa lagi,tidak bisa bertemu dengan chanyeol oppa”ucap MinRin dengan suara lirih air matanya tak bisa ia bendung lagi dan akhirnya tumpah membasahi pipinya yang merah.

Setitik air mulai turun membasahi tanah, dan hujan pun turun membasahi MinRin

“kau tidak usah takut lagi karena aku akan menjagamu dan tidak akan membiarkan mu sendirian lagi”suara chanyeol yang sedikit berteriak karena suara hujan yang jatuh.

“OPPA! kenapa oppa meninggalkanku oppa jahat sekali padaku,kalau tau aku ter……”ucapan MinRin terputus, chu~ dengan lembut chanyeol mengecup singkat bibir MinRin, di peluknya tubuh MinRin

“aku janji tidak akan melepaskanmu seperti tadi,aku janji, mianhae MinRin, nae saranghae”suara chanyeol yang lirih dan indah membuat MinRin nyaman dengan dekapannya.karena hujan tak ada satu orangpun yang melihat mereka

MinRin P.O.V

Wangi tubuhnya dapat membuat tubuh ku nyaman dalam dekapannya tak kurasakan dingin hujan yang membasahi kami berdua

“kajja! kita beli baju,baju kita basah kan bisa bisa kau sakit”ajak oppa yang telah melapaskan pelukannya

“ne”akupun mengangguk karena memang baju kami berdua basah

Kami pun beranjak pergi dari carnival, yang rencananya kami ingin bermain disana

Kulihat bangunan bangunan berbagai ukuran dan bentuk terjejer di pinggiran jalan berbagai papan nama jga menghiasi jalan yang kami lewati.kami berhenti didepan toko baju yang megah

“selamat datang chanyeol-ssi,kau butuh apa,jas,kemeja,jaket?”seorang petugas toko menghampiri kami dan dengan akrab menyapa chanyeol oppa

“ah,aku butuh sepasang baju santai dengan jaket dan………tolong pilihkan baju yang manis untuk yeoja di dampingku ini”

“oppa, apa tidak apa apa kalau kau membelikanku baju ditempat ini?”ucapku pada chanyeol yang hanya dibalas dengan senyuman manis di bibirnya

Kulihat diluar ruang ganti chanyeol telah menukar baju nya dengan kaus berwarna biru disertai jeans dan topi

Akupun keluar dengan baju yang dipilihkan oleh yoeja yang mungkin salah satu petugas disana, chanyeol oppa melihatku tanpa berkedip,aku mengenakan baju berwarna pink dengan jaket berwarna sama dan rok  pendek putih

“wae oppa? aneh ya? aku ganti yang lain saja ya”tegurku pada chanyeol oppa yang masih tidak berkedip

“anni….kau cantk….kajja orang tuamu pasti sudah menunggu”kulihat wajah chanyeol oppa yang memerah

Kami pun masuk ke mobil. kalau aku boleh jujur sungguh pakaian ini sangat terbuka.roknya terlalu pendek walaupun sepatu yang ku kenakan cukup menutupi kakiku karena modelnya yang seperti sepatu bots

“sudah sampai, besok karena schedule ku yang padat aku tidak bisa menjemputmu”ucap chanyeol oppa,namja chinguku.. aku sendiri tak percaya kalau dia namjaku, aaaahhh bahagianya aku

“yang menyuruh oppa menjemputku siapa, yang ingin kan oppa sendiri jadi terserah oppa besok aku juga sibuk”jawabku manis pada chanyeol oppa dan aku pun keluar dai mobil milik chanyeol oppa

“sampai nanti….chagi…”teriak chanyeol oppa

“oppa…jangan keras keras”jawab ku kesal pada chanyeol oppa

***dirumah

“YAK! Kim min rin, kau tau jam berapa sekarang?” teriak eomma

“eomma,jangan teriak tariak sudah malam”jawabku karena sedari tadi oemma selalu berteriak dengan nada tinggi yang bisa membuat kupingku sakit

“aish..dasar anak tidak berguna,sudah cepat ganti baju,….tunggu..bajumu cantik sekali dari mana kau dapat?”tanya ibu

“sudah aku lelah kita bicara besok lagi ya eomma”jawabku tanpa mempedulikan eomma yang masih berdiri dengan tatapan membunuhnya

Normal P.O.V

Sinar matahari masih enggan untuk menyinari bumi yang gelap.seorang yeoja dengan baju sekolah rapi,di cek tas nya dengan teliti mengingat apa yang harus dibawa

“MinRin kau sudah bangun kalau sudah cepat antarkan cake ini ke rumah pelanggan  alamat ada di dalam kardus itu”MinRin bergegas dengan kue ditangannya, ya memang kebiasaan tiap paginya, mengantar pesanan cake

“semoga hari ini aku terbebas dari teror fans chanyeol oppa” MinRin berharap begitu karena lelah bila harus menanggapi fans chanyeol oppa yang gila

****sepulang sekolah

“eomma aku pulang” MinRin langsung beranjak ke kamar nya dan mengganti baju, dilihatnya baju yang pernah chanyeol berikan padanya

“oppa…apa kau masih mengingat ku sudah sebulan berlalu setelah kita ke carnival apa kau marah?”MinRin masih berharap namja itu masih mengingatnya sebagai yeoja chingunya

“MinRin..cepat turun antarkan pesanan cake ini katanya orang yang memesan ini cake ini harus sampai tepat waktu”teriak ibu MinRin dari arah dapur

“ne eomma…..”jawabnya lesu

MinRin berusaha menghapus kenangan indah bersama chanyeol, diperjalanan MinRin teringat akan surat yang diberikan guru kepadanya saat tadi disekolah. surat itu isinya apa ya?pikirnya dalam hati

Ia pun sampai di tempat tujuan sebuah apartemen? ia pun memencet bel pintu.seseorang membuka pintu tersebut dan..

 

Chanyeol P.O.V

Tak bisa kupercaya yeoja yang membuatku berdebar berada tepat dihadapanku dengan wajah yang sama kagetnya kami tersenyum bersama

“MinRin-ah kenapa kau disini?”tanyaku pada MinRin yang masih berdiri

“ah…aku mengantarkan pesanan cake…oppa lama tidak bertemu”jawabnya dengan kepala tertunduk

“oppa….siapa yang datang?”astaga aku lupa kalau sulli noona di sini bagaimana dengan perasaan MinRin

MinRin P.O.V

“oppa…siapa yang datang”seorang yeoja cantik keluar dari rumah itu sulli f(x) ya itu sulli kenapa ia disini? sakit.. kenapa hatiku terasa sakit

“MinRin…….i..ini…sulli”chanyeol oppa mengenal kan yonna kepadaku

“ne…aku tau ini cake nya…….”tak dapat kutahan air mata ini.

“MinRin…..gwenchana?,,,”tanya oppa

“ne,,,,gwenchana”jawabku dengan suara lirih akhirnya air mataku menetes membasahi pipiku

Normal P.O.V

MinRin segera menyerahkan cake itu dan pergi tanpa menghiraukan chanyeol yang terus memanggilnya.

“pabo…kenapa aku lari aku sekarang bukan siapa-siapa chanyeol oppa, hanya aku yang menganggapnya sebagai namjachinguku”ucap MinRin setibanya di kamar

“ah..surat dari sekolah aku lupa membacanya”segera dihapus air mata yang mengalir dipipinya, dibacanya kalimat demi kalimat dibacanya dengan teliti

“eomma….lihat kemari..eomma cepat”teriak MinRin. sesegera mungkin eommanya menuju ke kamar dengan tergesa-gesa

“waeyo?gwenchana?MinRin ada apa?”tanya oemma cemas

“i…ini….lihat sendiri isi surat ini…”pinta MinRin

eomma MinRin membacanya dengan hati hati.setitik air mata jatuh ke pipi yeoja tua itu

“MinRin kemarilah….kau…kau membuat eomma bangga jadi kapan kita barangkat?”tanya eomma MinRin……..

***di sekolah

“selamat kim MinRin kau berhasil mendapatkan beasiswa di jepang untuk tiket dan keperluan seperti rumah dan uang sudah kami urus ini alamat dan tiket nya”MinRin mengambil secarik amplop yang berisi tiket dan alamat rumah

Entah kenapa bukan senang yang dirasakannya melainkan sakit.sakit karena harus meninggalkan korea harus meninggalkan teman dan harus meninggalkan chanyeol

“besok ya…….tak ada waktu untuk menghabiskan waktu dengannya….hufft….oppa….mianhae jeongmal mianhae….”ucapnya lirih

Chanyeol P.O.V

“YA! Chanyeol-ssi mau sampai kapan kau tidur…?” tanya baekhyun hyung  yang membangunkan ku dari tidurku

“ah…..ne aku bangun….sudah sana keluar aku ingin mandi”jawabku

“oh ya chanyeol ssi ada surat untuk mu sepertnya bukan dari orang penting…”ucap baekhyun hyung yang langsung keluar dari kamar kami

“surat…mungkin dari exotics lagi….”ucapku enteng

“hyung ayo sarapan suah ku buatkan bubur”ucap D.o

“kau sudah melupakan yeoja itu?”tanya D.o tiba tiba

“mwo?nugu.. MinRin?”

“ne….”

“entahlah kemarin mungkin dia salah paham waktu sulli noona kemari untuk membantuku menyiapkan pesta”

“chanyeol-ah sabarlah, tentang surat itu kau harus membacanya dan kumohon untuk melupakan nya”tiba-tiba suho hyung mengucapkan kata kata itu apa maksudnya….?surat apa…?jangan jangan surat itu

Segera ku baca surat yang ada di meja di depan tv……

Dear chanyeol oppa

Oppa maafkan aku karena membuatmu selalu dalam masalah, oppa mianhae jeongmal mianhae, kau tau…..mungkin saat kau membaca surat ini aku sudah pergi ke jepang karena aku mendapatkan beasiswa disana……akan kuinggat selalu bahwa aku kim MinRin pernah dekat dengan chanyeol exo k……..oppa aku berharap kau jangan menjadi chanyeol yang selalu menangis aku ingin kau selalu jadi chanyeol  yang selalu tersenyum

Oppa…….gomawo…..bye oppa

Segera kuambil kunci mobilku dan melaju kebandara berharap MinRin masih disana dan menungguku untuk salam perpisahan dan untuk melihatku terakhir kalinya

“kau ingin pergi begitu saja? Apa hanya aku yang menganggap mu yeoja chinguku, lalu selama ini kau anggap apa aku?” gumamku lirih

MinRin P.O.V

“MinRin kajja.. pesawatnya akan berangkat 10 menit lagi”sahut eomma

“ne oemma 5 menit lagi aku kesana eomma duluan saja”ucap ku lirih

Oppa  apa kau membaca suratku kumohon datanglah aku ingin memelukmu sekali lagi

“cukup, sudah waktunya aku takkan melihat dia lagi oppa saranghae.. aku pergi”ucapku lirih

Normal P.O.V

Chanyeol langsung memarkirkan mobilnya dan mencari keberadaan MinRin. akhirnya dia menemukannya dia disana sedang bersiap untuk menuju pesawat

“MinRin.. Kim MinRin, chankamman” teriak chanyeol dari kejauhan ia pun menengok kearah chanyeol

“OPPA…..”MinRin yang berteriak  langsung berlari dan memeluk chanyeol. chanyeolpun membalas pelukan MinRin

“YA! kenapa kau ingin pergi tanpa memberitahuku”keluh chanyeol

“tidak bisa oppa aku tidak ingin merusak hubunganmu dengan sulli eonni”jelas MinRin

“MWO?kau bicara apa?kau pasti salah paham ia ke drom exo k karena ada pesta dan kami juga mengundang semua member f(x)”jelas chanyeol

“tapi hanya kau dengan sulli eonni?”

“memang,sulli noona datang duluan sedangkan semua member exo k menjemput f(x) sulli nonna katanya sengaja datang duluan untuk membantuku membersikan dorm kau kan yeoja chinguku”

Pesawat  j551s akan lepas landas 3 menit lagi terima kasih…….

“ah…itu pesawatku oppa, oppa kukira hanya aku yang menganggap kau sebagai namja chingu ku ternyata aku salah”

Chu~

Chanyeol mengecup lembut bibir MinRin kini kecupannya lebih lama

“apa kau benar benar akan meninggalkan aku di sini?”

“ne.. tapi hatiku masih ada disini bersamamu”

MinRin pun pergi meninggalkan chanyeol yang susah payah menahan bulir bening keluar dari matanya

“yeobo .. i’ll back” teriak MinRin dari kejauhan

“ne jangan kecewakan aku”

Oppa kau  janji tidak akan mengecewakanmu tunggu aku oppa

THE END

8 pemikiran pada “I’ll Back Oppa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s