Eottokhae (Chapter 1)

Eottokhae ?!  (Chapter 1)

 

Title                     : Eottokhae ?!

Author                 :  YPM99

Cast                     : – Go Hanni

– Oh Sehun

Support Cast       : – Park Chanyeol

– Kang Eunbi

– And other cast

Genre                   : School Life, Romance, Friendship, 0,1 % Comedy

OCC (out of character), gaje

Length                 : Chapter

Rating                  : PG-13

Disclaimer           : Semua castnya adalah milik tuhan, orang tua, dan dirinya masing-masing (kecuali OC). Tapi FF ini murni dari otakku, yang lagi iseng pengen bikin ff. Don’t Copy without permission, OK !

Author note’s      : Anyeonghaseyo, ini ff pertamaku, dan aku masih newbie disini, jadi semoga aja memuaskan, lets cekidot ~

 

~lets reading~

Don’ forget to comment !!

Eottokhae

Hanni POV

 

Sinar Matahari menyelinap masuk lewat celah-celah mataku membuatku membuka kedua mata ini karena tidak nyaman dengan sinar yang masuk. Beberapa detik kemudian akupun bangun dengan piyama yang kusut dan rambut singaku.

 

Kringggg~

 

Kulihat jam wekerku baru berdering saat aku hendak kekamar mandi dengan handuk yang sudah kutadahkan di pundak. Suara bising itu membuatku harus kembali mendekati jam weker yang berada di dekat tempat tidurku itu “Lambat !” umpatku sambil mempoutkan bibirku, lalu mematikan alarmnya, dan melihat ke jam weker tersebut. ‘06.00 am’ angka itulah yang tertera di atas jam antik turunan kakekku ini. “Masih pagi” gumamku. Sambil meletakan kembali jam weker tadi ketempatnya. Kulihat foto seorang namja dengan wajah datarnya sedang menatap kearah  papan tulis. “Oh Sehun” gumamku sambil tersenyum genit dan mencium foto tadi, lalu berjalan riang kekamar mandi sambil berputar-putar layaknya seorang putri.

 

BRAKK~

 

“aah” aku meringis kesakitan sambil memegang jidatku, karena menabrak pintu kamar mandi yang ternyata belum dibuka. Aku pun mempoutkan bibirku sambil membuka pintu kamar mandi dan menutupnya dengan kasar.

 

*************+**

 

Aku terus berjalan di koridor sekolah, melewati sekumulan anak-anak seumuranku, tapi mereka tidak terlalu memperhatikanku, setelan yang sama jaket coklat dengan lambang tingkatan kelas di bagian dada kiri atas, rok kotak-kotak pendek diatas lutut untuk perempuan, dan celana panjang coklat tua untuk laki-laki, itu semua tidak berarti kita semua kompak, di sekolah ini banyak yang lebih mementingkan tingkat ketenaran dibanding tingkatan kelas dan nilai, bahkan adik kelasku saja jarang yang menyapaku dengan bahasa yang sopan, sungguh tak masuk akal.

 

BRUKK~

 

“aah” aku meringis kesakitan sambil memegang jidatku, dan merutuki perbuatan cerobohku yang sering berjalan tanpa fokus melihat jalan didepan, bahkan Eunbi menyebutku ‘Si Tukang Tubruk’ benar-benar menyebalkan. Dan kurasakan semua orang mulai melihat kearahku sekarang

 

“Gwencanayo ?” Tanya seorang namja dengan suara yang cukup berat dan ramah, tanpa melihat wajahnya akupun mengangguk-angguk tak jelas sambil tetap memegang jidatku, karena aku yakin orang yang ku tubruk tadi adalah orang yang tidak kukenal. Saat aku mencoba untuk berjalan melewatinya aku tidak bisa bergerak, ‘aneh’ batinku. Akupun melepaskan tanganku dari jidatku ini dan berbalik menghadapnya, ternyata orang yang kutubruk tadi memegang tas ku, ku kira dia memakai jurus pengikat bayangannya Shikamaru #emangnya Naruto ?.

 

“Waeyo ?” tanyaku bingung sambil menatap keatas karena orang yang menjadi lawan bicaraku ini sangaat tinggi. Tapi orang ini bukannya menjawab tapi mendekatkan wajahnya pada wajahku, akupun mundur beberapa langkah agar jarak wajahku dan wajahnya menjadi jarak semula.

 

“Ireum (nama) ?” dia bertanya padaku dengan senyumannya yang lumayan manis. Tapi untuk apa dia bertanya namaku ? dengan iseng akupun melihat tingkatan kelasnya, aah sial dia kakak kelasku, apakah dia akan melabrakku karena aku menubruknya ?. dengan was-was aku menjawab

 

“Go Hanni” jawabku sambil terus menundukan kepala.

 

“Kelas ?” tanyanya dngan posisi yang membuatku salah tingkah. ‘aissh kenapa orang ini ? apa dia benar-benar akan melabrakku ? Eottheoke ?’ batinku. “Kelas ?” tanyanya lagi karena tak mendapat respon dariku, dengan malas akupun menjawab “11-2” jawabku.

 

“Go Hanni 11-2 ?, tunggu aku !” ucapnya sambil pergi meninggalkanku yang mematung karena takut. “ya, Go Hanni !” teriaknya, karena terlalu larut ddalam pikiranku sendiri, akupun tak menjawab teriakkannya tadi. “Go Hanni !” teriaknya lagi, dengan malas kutengokkan wajahku menatap Sunbae gila yang jaraknya lumayan jauh dari tempatku berdiri. “Ne ?” jawabku lemas “Nae ireum-eun Park Chanyeol, ingat itu !” ancamnya sambil tersenyum manis dan pergi begitu saja. Menyebalkan !

 

Sambil berjalan gontai kearas kelas, aku mulai merasakan banyak orang yang memperhatikanku sekarang, tapi tak kuhiraukan, aku begitu takut dengan perkataan sunbae gila itu padaku, selama satu tahun di sekolah ini aku tidak pernah mencari masalah dengan orang lain, apalagi kakak kelas, yang aku lakukan hanyalah mengerjakan tugas, bermain dengan Eunbi, dan.. memperhatikan seorang Oh Sehun. Kau tahu ? aku telah memperhatikannya selama satu tahun penuh di sekolah ini, kesan pertamaku padanya sangat baik, karena saat itu dia sedang menolong seorang nenek yang belanjaannya sangat banyak, benar-benar terlihat seperti orang baik tapi saat kita satu kelas, beberapa pemikiranku ada yang hilang, kukira dia adalah orang yang ramah dan mudah bergaul ternyata tidak.

 

Dia sangat dingin dan pendiam, dia hanya terlihat berbicara pada Kai sahabatnya dan saat menjelaskan sesuatu di depan kelas, saat kelas 10 dia rangking 1 dan yang keduanya adalah aku, aku dan dia juga salah satu temanku yang rangking 3 naik keatas panggung dan berpegangan tangan saat memberi salam pada murid-murid dan guru yang ada di kursi penonton. Saat itu wajahku sudah merah padam, karena posisiku di tengah aku bisa memegang tangan lelaki yang kusukai selama satu tahun ini, benar-benar hal yang sangat membahagiakan dalam hidupku, Kyaaa ^///^. Tapi Eunbi yang notabenya adalah sahabat dekatku sejak SMP ini, sebenarnya belum mengetahui nya, karena aku malu untuk berkata bahwa aku menyukai seorang namja, folder dalam hpku yang penuh dengan foto Sehun pun ku beri Kode Rahasia, agar tak sembarangan orang bisa melihatnya.

 

“Ya, Hanni-ya !” ucap Eunbi di ambang pintu sekolahku, dengan wajah misterius, dan… aku tak tahu itu wajah apa, tapi pasti ada yang tidak beres.

 

“Wae ?” tanyaku hati-hati agar tak terlalu mencurugakan.

 

“Kau.. dan Chanyeol sunbae ada hubungan apa ?” tanyanya penuh dengan kata-kata dan ekspresi yang benar-benar penasaran, ‘tunggu.. Chanyeol sunbae ? aahh sunbae gila itu’ batinku. Mendengar pertanyaan yang tak kusuka, ekspresi wajahku yang asalnya penasaran berubah menjadi raut kesal dan berjalan masuk kekelas.

 

“gak ada hubungan apa-apa kok” jawabku santai sambil menyimpan tas disamping tas Eunbi dan duduk. Eunbi yang masih penasaran buru-buru lari dan duduk di sebelahku.

 

“hei, kalau nanti kau terkenal ajak aku ya ?” ucapnya sambil memasang wajah memelas. “Bagaimana aku bisa terkenal ?, sudah ah, tugas Ekonomiku belum selesai” ucapku sambil mencari-cari LKS ekonomiku.

 

“heii, apa kau tak tahu cahanyeol sunbae kan sangat terkenal, meskipun dia anak baru, wajahnya kan sangat tampan” ucapnya sambil menyimpan kedua tangannya di samping kiri dan kanan.

 

“Lalu.. apa hubungannya denganku sehingga membuatku bisa terkenal ?” jawabku asal dan mengeluarkan LKS dengan santai.

 

“Bagaimana kalau Chanyeol sunbae menyukaimu” ucapnya sambil  menyimpan kedua tangannya di pinggang, dan membuat semua orang berlari kearahku juga bertanya tentang Chanyeol sunbae, karena aku tak tahan dengan situasi ini, aku pun menjelaskan pada mereka sambil berteriak “SUDAH ADA NAMJA YANG KUSUKAI, DAN ITU BUKAN CHANYEOL SUNBAE, MENGERTI ?”

 

Semua orang aneh yang berkumpul di mejaku pun berpergian ke tempat asal mereka sambil memasang wajah lega. “Nugu-ya ?” Tanya Eunbi saat semua orang sudah meninggalkan tempat dudukku. “Mwoga ?” jawabku kesal karena semua kericuhan tadi penyebabnya adalah Eunbi. “Namja yang kau sukai, nugu-ya ?” Tanya Eunbi yang membuat wajahku merah dan dengan malu berkata “Kau tahu folder rahasia itu ?” tanyaku malu-malu “Ehm” jawabnya sambil mengangguk “Folder itu adalah kumpulan foto-foto namja yang kusukai” jawabku sambil memegang gantungan tasku yang berbentuk seperti namja yang sedang memasukkan tangannya ke saku.

 

“MWO ?” jawabnya heboh dan langsung merogoh kantungku untuk mengambil handphoneku.

 

“Mwo-haneun geoya ?” ucapku kesal sambil berusaha merebut HP-ku itu. Tapi tangannya lebih lihai dan menjauhkan handphone itu dari tanganku. “Ya !” ucapku. “Apa kata sandinya ?” tanyanya sambil menyembunyikan Handphoneku dibelakang tubuhnya. “Kenapa aku harus memberi tahumu ?” gertakku sambil menyimpan kedua tangan di pinggangku.

 

“Karena jika tidak kau beri tahu, aku akan mengumumkan pada saat kau kelas 10, kau pernah ngompol, kau mau ?” ucapannya membuat nyaliku ciut ‘aishh yeoja ini benar-benar cerdik’ batinku.

 

“arraseo, malhalke.. (akan kukatakan)” jawabku smbil mendekatkan bibirku pada telinganya untuk memberi tahu kata sandi folder itu. Perlahan senyuman terlihat di wajah Eunbi, Eunbi pun mulai mengetik sesuatu di handphoneku, wajahnya terlihat serius melihat foto-foto itu, diapun berbalik kearahku dengan jari yang menutupi mulut dan wajah kagetnya

 

“Kau..” jawabnya terpotong aku yang mengerti akan terusan kata-kata itu hanya bisa mengangguk sambil tersenyum dan melihat kearah Sehun. Saat melihat mukaku yang memerah dia berkata “Chukkae, ternyata kau menyukai Oh Ssee.. Mhhmp” ucapannya dengan nada yang setengah berteriak, membuat seisi kelas melihat kearah kami termasuk Sehun. Aku yang kaget langsung membekap mulut cerewetnya dan menatapnya dengan Jangan-bilang-siapapun. Yang dibalas oleh anggukan cepat darinya, sedangkan teman yang lain menatapku sambil menunggu terusan kata-kata Eunbi. “Oh.. Oh Ssuho seongsaengnim-ida !” ucapku sambil setengah berteriak dan memasang wajah lega karena Suho seongsengnim datang. ‘Suho seongsaengnim, Gamshahamnida’ ucapku dalam hati.

 

“ayo, kumpulkan PR yang minggu lalu saya berikan, cepat-cepat !” ucap Suho seongsaengnim dengan muka galak dan dibalas ucapan tidak senang beberapa murid.

 

*************+**

 

Author POV

 

TENGGGGGG~ #sound effect -.-“

 

“Karena sudah bell, tugas tadi ibu PR-kan, jangan lupa kumpulkan minggu depan !” ucap Park seongsengnim, sambil membereskan buku-bukunya, begitu pun murid-murid dan Hanni yang sedang memasang muka murung.

 

Setelah semua orang mengemas semua buku-buku mereka, Park seongsaengnim pun berkata kembali. “insa ! (salam)” ucapnya tegas. “anyeonghi-gaseyoo” ucap murid-murid, setelah itu Park seongsaengnim pergi, dan semua murid bersorak-sorai gembira, bahkan beberapa ada yang berlarian tidak teratur.

 

Semua orang pergi termasuk Hanni, dan Eunbi, mereka berdua jalan berdampingan tanpa sepatah katapun. Hening, kata itu yang pantas diberikan untuk situasi kedua wanita muda ini, eduanya sibuk dengan pikiran masing-masing.

 

“Hihihi, Mwoya..” ucap Eunbi sambil melihat kearah handphonenya dan tertawa genit, juga terlihat rona di pipinya. “Berisik !” teriak Hanni yang merasa terganggu oleh kikikkan #emangnya kuda? -.-“ sahabatnya itu.

 

“Kau kenapa sih ?, semenjak Suho seongsaengnim dating, kau bersikap dingin padaku” ucap Eunbi tak terima dengan sikap temannya itu. “kau sih, bagaimana kalau teman lain tahu kalau aku suka dengan Oh Sehun, itu akan sangat memalukan !” ucap Hanni dengan wajah kesalnya

 

“Aaah, karena itu. Aku kan tidak sengaja, mianhae, hehe.” Ucap Eunbi ysambil melingkarkan tangan kirinya ke tangan kanan Eunbi, tapi dibalas oleh tolakkan kasar dari Hanni. “Aishh, supaya kau bisa mendapatkan Sehun, aku tahu metodenya” ucap Eunbi penuh keyakinan. Hanni yang awalnya memasang muka kesal berubah menjadi muka orang yang penasaran dan langsung mendekat ke Eunbi “metode ? metode apa ?” Ucap Hanni yang dibalas senyuman kemenangan dari Eunbi.

 

“pertama, cobalah bicara dengannya. Lalu mulailah menjad temannya. Jika berhasil jadilah pacarnya. Gampang kan ?, aku sudah mengurusi mu. Jadi kau memaafkanku ya ?” ucap Eunbi dengan wajah memelas, yang dibalas tatapan tajam dari Hanni “Buing-buing” ucap Eunbi sambil menggerakkan kedua tangannya yang dikepal disekitar pipi dan dibalas senyuman oleh Hanni sambil berkata “arraseo !, keundae akukan bukan anakmu, apalagi kekasihmu. Dari pada kau mengurusiku, lebih baik urusi saja Byun Baekhyun pacarmu itu, arraci ?” ucap Hanni pada Eunbi yang dibalas senyuman lagi dari Eunbi.

 

Brumm~

 

Suara motor gede dari gerbang sekolah terdengar jelas oleh mereka berdua dan membuat keduanya memalingkan pandangan mereka kearah pemilik motor keren itu yang sekarang sedang melambai kearah Eunbi. “Oppa !” ucap Eunbi sambil balik melambai. “kau pulang sendiri ya ? aku ada janji dengan Baekhyun oppa, anyeongg” ucap Eunbi sambil berlari kearah pemilik motor itu.

 

“Ahh, Eottokhae. Aku benar-benar ingn mencari seorang Namjachinggu!” ucap Hanni frustasi setelah melihat sahabatnya dan kekasih sahabatnya bermesraan didepan dirinya, sambil bercanda-candaan. Eunbi yang akan berangkat dengan Namjachinggunya itu sekali lagi melambai kearah Hanni yang dibalas oleh lambaian lagi dari Hanni. “Hati-hati !” ucap Hanni setengah berteriak.

 

*************+**

 

Hanni yang berjalan terus menunduk memikirkan tentang kisah cintanya yang tidak pernah mulai, apalagi berakhir. Karena di hati dan pikirannya penuh terisi oleh Oh Sehun… jika ia memikirkan namja tampan ini hatinya akan berdebar-debar, tapi sayangnya dia belum pernah berbicara dengan Oh Sehun sekalipun.. dia hanya mengamatinya dari jauh dan memotret namja ini sesekali.

 

BRUKK~

 

“aah” ringis Hanni saat dia menubruk seseorang, dan langsung duduk sila. #ajaib

 

“Joesong-hamnida-Joesong-hamnida” ucap Hyemi sambil terus mem-bungkuk pada orang itu. #tentunya sambil dalam posisi duduk

 

“Tadi saya sedang memikirkan sesuatu, jadi tidak melihat kedep…”

 

DEG

 

DEG

 

“harusnya kau lebih berhati-hati” jawab seorang namja dengan dingin sambil membrsihkan bajunya dan membantu Hyemi berdiri.

 

“Gwencana ?” Tanya namja itu dengan wajah datar sambil mengibas-ibaskan tangan di depan Hanni. Dan dijawab dengan angukkan cepat dari Hanni.

 

“apakah ini mimpi lagi ?” jawab Hanni sambil mencupit pipinya. “aah, sakit, SAKIT ? berarti ini bukan mimpi” teriak Hanni sambil terus meloncat-lomcat layaknya anak kecil yang diberi Coklat. Sedangkan namja di depannya hanya menggeleng-geleng, lalu hendak pergi.

 

“Chankan !” ucap Hanni sambil menahan namja itu pergi dari hadapannya.

 

Hanni POV

 

Namja ini.. Oh Sehun !. aku tidak boleh kehilangannya. Ini adalah kesempatan bagus untuk mendekatinya. Go Hanni, HWAITING !

 

“Chankan !” ucapku pada Namja ini. Omo.. aku memegang tangannya, Kyaaa. Aku harus bersikap biasa

 

“Wae ?” tanyanya dingin sambil memiringkan sedikit kepalanya dan tak lupa ekspresi datarnya. Tapi ekspresi seperti inilah yang aku suka.

 

“kalau tak ada masalah, aku akan pegi” ucapnya kemudian saat melihatku menundukan wajahku agar dia tak melihat wajah merah padamku karena malu. MWO ? pergi ? andwe !. apa yang harus kulakukan ? berpikirrr #Jimmy Neutron. ‘AHA !’ Seketika itu terlihat lampu meyala di atas kepala Hanni.

 

“Aigoo” rintihku sambil memegang pantatku #pura-pura sakit. ‘bagus, dengan ini dia akan mengantarku pulang, Haha’ #tanduk setan keluar.

 

“Bisakah kau mengantarku pulang ? hehe” ucapku sambil cengegesan. “Ani” ucapnya denagn wajah datarnya. “yaa, kitakan teman sekelas.. antar ya ?” uacapku sambil ber-aegyoria di depan Sehun

 

“Dimana rumahmu ? biar aku antarkan.” Ucapnya sambil menghampiriku dengan wajah datarnya. ‘Mission 1 Success’

 

“aah, rumahku dekat hanya 100 meter dari belok kiri di perempatan itu.” Ucapku lembut. OMO! Apa yang dia lakukan, dia berjongkok dan punggungnya menghadap padaku.

 

“kau akan jalan kaki kerumah ? ayo naik !” ucapnya sambil menengok sedikit dengan wajah datarnya dan melirik kearah punggungnya. AKU ? Go Hanni ! akan digendong oleh Oh Sehum, Namja yang selama satu tahun ini telah merebut Hatiku.

 

“Eunggh” ucapnya saat berusaha menggendongku. Punggungnya hangat.. aah aku tak mau berpisah dengan punggung hangat ini..

 

“untuk ukuran seorang wanita, kau cukup berat”ucapnya sambil terus menggendongku. ‘Berat ?, aku harus Diet’ batinku. Baru beberapa langkah kami berjalan terdengar suara langkahan kaki yang mendekat.

 

“Go Hanni ?” suara itu… Senior Gila !

 

“anio” ucapku sambil menirukan suara laki-laki.

 

“Go Hanni, akan pergi kekana kau ? bukankah sudah kusuruh untuk menunggu ?. Eh kau siapa ?” Tanya Chanyeol Sunbae sambil menatap tidak suka pada Sehun.

 

“Aku teman sekelasnya. Apa kau akan mengantarkan wanita ini pulang ?” ucap Sehun penasaran dengan ekspresi datarnya.

 

“iya, aku akan mengantarnya” ucap Chanyeol Sunbae dengan tegas. Aish Sehun-ah apa kau tidak peduli padaku ? #Tidak !

 

Kemudian Sehun menurunkanku dengan kasar, dan pergi menjauh begitu saja. Meskipun tak sampai jatuh tetap saja ini menjengkelkan ! Aish Sunbae, kenapa kau muncul di saat yang tak tepat. Ah ! apakah dia akan melabrakku ? Eottokhae ?

 

“Go Hanni..” ucap Chanyeol sunbae sambil mendekat kearahku dan berjongkok dan punggungnya menghadap padaku. Apakah dia akan menggendongku ?.

 

“apa kau menyuruhku untuk naik ke punggungmu ?” ucapku lembut sambil terus mendekat kearah Cahnyeol Sunbae. “Ani, aku sedang menalikan sepatuku” ucapnya sambil terus berjongkok membelakangiku. ‘Aish ku kira perkataan Eunbi tentang Chanyeol Sunbae menyukaiku benar, tapi kalau dilihat lagi sepertinya itu tidak mungkin. Oh Sehun saja tak menyukaiku, apalagi Chanyeol Sunbae’ batinku.

 

“Apa kau akan melabrakku ?” ucapku hati-hati, dan mendapat tatapan misterius darinya, apa ini ?

 

“kau, bagaimana kalau hari minggu ini kita kencan ?” tanyanya dengan senyuman yang menawan

 

“….”

 

“….”

 

“NE ?!”

 

-RCL please !!!-

 

KKEUTTT~

 

Gimana Eonnideul ? gaje ya ? mianhaeyoo… #BOW

 

Sebenernya aku bikin ff ini berdasarkan mimpiku. Aku pernah mimipi jadi di posisi Hanni. Hehe

 

Cast yeoja yang ada di poster atau yang jadi Go Hanni diambil dari artis korea Jung So Min yang jadi Oh Hani di film Playfull Kiss. Dan cast Eunbi diambil dari artis korea Yoo So Young yang jadi Kang Eunbi di Film Panda and Hedgehog. Ada yang tahu ?

 

Oh iya, Don’t Forget RCL, ok ? bye-bye

Iklan

15 pemikiran pada “Eottokhae (Chapter 1)

  1. seeeeerrrrrrrruuuuuuuuuuuuuuuuuuu 10000000000000 limit tak hingga buat author,ffnya bagus walaupun msh newbie kapan ya ntar bisa mskin ff sebagus ini ke sini #amieeennn hmm,btw itu dibagian author pov hanni jadi hyemi thor?wkwkwkwk perfectolah..~~

  2. wkwkwkw hani maksa bgt minta tlong k sehun XD
    ciee chanchan ngajak kencan
    btw bingung tba” da hyemi, hrus’a hanni.. typo
    lanjut deh 🙂

  3. waaahhh~ aku baru baca, ceritanya keren banget, yaaa walopun ada typo” dikit 😀
    Tapi keseluruhan bagus kok 🙂
    Lanjut yaa thor, sayang kalo gak dilanjut soalnya aku rasa banyak yg suka ceritanya deh 😀
    thanks~ 🙂
    jangan lupa di lanjut lohh *maksa*
    😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s