Soulmate (Chapter 10)

Title: Soulmate

Author: Park Hyura / Lee Yong Mi

Genre: Fantasi, Romance (sepertinya), Thriller (… mungkin)

Main Cast:

  1. All member EXO
  2. Park Hyura
  3. Lee Yong Mi

Length: Chaptered

Rating: … PG 16 ?

 EXO

 

Part 10: Kim Jong Dae / Chen

 

Kim Jong Dae / Chen

Hyura telah tidur. Aku berjalan pelan keluar dari kamarnya, kemudian menutup pintunya masih dengan gerakan pelan, takut dia terganggu. Kemudian aku menghela nafas.

Baiklah, di antara semua saudaraku, kurasa akulah yang paling tidak dapat bertindak cepat. Kenapa aku berbicara seperti ini?

Di antara semua saudaraku, kurasa hanya kekuatankulah yang tidak berguna. Kekuatanku adalah petir, dan petir hanya dapat menggosongkan orang lain. Memangnya apa lagi kegunaan petir?

Tidak ada. Hanya itu.

Dan juga, di antara semua saudaraku kurasa akulah yang paling tidak mencolok. Setiap mereka berkumpul, pasti para vampire lainnya akan menyapa mereka terlebih dahulu, baru kemudian mereka menyadari bahwa aku ada disini.

Sulit jika mempunyai 11 saudara dimana mereka semua lebih tampan daripada dirimu.

“ Chen hyung!”

Aku menoleh dan melihat Sehun berlari menghampiriku. Hahh, pasanglah senyummu seperti biasa, Chen.

“ Ne, Sehun-ah. Waeyo?” tanyaku lembut.

“ Kau melihat Lu Han hyung? Sedari tadi aku mencarinya tapi aku tidak menemukannya.” Jawab Sehun yang membuatku merasa sedikit kecewa. Kukira dia ingin mengajakku ngobrol santai, namun ternyata dia justru menanyakan Lu Han hyung padaku.

“ Aniyo, Sehun-ah. Aku tidak melihat Lu Han hyung. Coba kau periksa di kamarnya.” Ucapku seraya kembali tersenyum, namun kali ini tersenyum pahit.

“ Arasseo, Chen hyung! Gomawo!” ucap Sehun seraya berjalan menjauh dariku. Dia bahkan tidak menungguku untuk mengucapkan ‘cheonma’ padanya…

+++

Lee Yong Mi

Sekarang aku kembali terbangun dan melihat aku berada di kamarku sendiri. Bekas luka gigitan pada tangan dan leherku juga telah menghilang. Apa Yi Xing yang mengobatiku? Sepertinya iya.

Aku beranjak duduk. Ugh, kepalaku masih terasa pusing. Aku sedikit lupa apa yang terjadi sebelum aku pingsan, tapi sepertinya aku mendapatkan transfusi darah lagi.

Tunggu dulu.

Sepertinya aku mempunyai kekuatan yang lain lagi.

+++

Kim Jong Dae / Chen

Berdiam diri seperti biasa. Itulah yang selalu kulakukan setiap hari.

Aku mempunyai sebuah tempat favorit dimana-kurasa-tidak ada satu orang pun yang tahu, yaitu di ruang paling belakang rumah kami. Sangat jarang-bahkan tidak ada-saudaraku yang menginjakkan kaki mereka di tempat ini.

Dan ini adalah tempatku menghabiskan masa-masa suram.

Kuharap tidak ada yang menggangguku.

+++

Lee Yong Mi

Kenapa rumah ini sepi sekali? Kemana orang-orang?

“ Halo…? Ada orang disini…?” tanyaku sedikit berteriak, dan tetap tidak ada yang menjawabku. Aku berjalan tanpa arah, sampai akhirnya aku menjumpai sebuah pintu. Ah, pintu ini… Aku mengenalnya sebagai pintu yang gagal kuraih saat aku ingin kabur dulu. Saat dimana Se Hoon melemparku dengan anginnya dan Tao menahan bahuku.

Kriet…

Aku membuka pintu itu dan melihat seorang namja sedang duduk menyendiri di dalam sana. Ah, aku mengenalnya sebagai salah satu dari para namja di rumah ini, tapi aku tidak mengetahui namanya.

“ Kenapa kau sendirian disini?” tanyaku pelan. Namja itu tersentak kaget. Dia beranjak berdiri dengan cepat dan menatapku terkejut.

“ Yo-Yong Mi-ah! A, apa yang kau lakukan disini?” tanyanya seakan panik. Aku mengernyit.

“ Aku sedang mencari yang lain, tapi mereka tidak ada disini…” jawabku sedikit bingung. Dia hanya membulatkan mulutnya dan kembali menunduk. “ Kau sendiri sedang apa disini?” tanyaku lagi. Dia mengangkat kepalanya dan menatapku tidak percaya.

“ Kau… bertanya padaku?”

Baiklah, aku semakin bingung melihatnya.

“ Ne, aku tadi bertanya padamu. Memangnya kena-“

Grep.

Aku terkejut ketika dia tiba-tiba saja memelukku erat. Bahkan aku mendengar suara isakan dari dirinya. Astaga, dia menangis?

“ Ke, kenapa kau menangis?” tanyaku lagi. Dia justru memelukku semakin erat dan isaknya berubah menjadi tangisan.

“ I, ini pertama kalinya aku diperhatikan…” jawabnya terbata dengan suara serak. “ A, aku tidak pernah diperhatikan siapa pun… Dan, dan ini pertama kalinya aku diperhatikan…”

Sekarang aku merasa iba padanya. Mendengar penuturannya tadi, aku yakin bahwa dia kurang mendapatkan perhatian. Yah, wajar saja. Selama aku ‘tinggal’ disini, aku melihat dengan jelas bahwa perhatian semua namja-namja ini hanya terfokuskan pada Hyura. Dan sekarang, aku tidak heran lagi jika ada yang merasa… ehm, tersisihkan.

Perlahan, aku mengusap punggung namja itu. Dia membutuhkan perhatian, dan kuharap walau aku hanya mengusap punggungnya seperti ini, dia tidak merasa sendirian lagi… Aku tahu bagaimana rasanya sendiri dan itu sangat tidak mengenakkan.

Dia melepaskan pelukannya. Aku hanya tersenyum lembut seraya mengulurkan tanganku.

“ Lee Yong Mi imnida. Siapa namamu?”

Aku menghela nafas lega ketika dia tersenyum dan membalas uluran tanganku.

“ Kim Jong Dae imnida, kau bisa memanggilku Chen.”

+++

Kim Jong Dae / Chen

Yong Mi tidak seburuk apa yang kupikirkan. Dia baik, bahkan menurutku dia lebih baik daripada Hyura.

“ Ehm, Jong Dae-ssi… Apa kau tahu dimana yang lain berada sekarang?” tanya Yong Mi lagi. Aku menggeleng.

“ Mereka tidak ada di rumah?” tanyaku bingung. Yong Mi mengangguk polos, membuatku terbelalak lebar. “ Serius? Mereka tidak berada satu pun disini??”

“ Ne, aku tidak melihat satu pun. Wae-“

“ Kai!” teriakku memanggil Kai. Kami terdiam beberapa detik dan Kai tidak juga muncul. Aku panik.

“ Waeyo, Jong Dae-ssi?” tanya Yong Mi padaku. Aku bergerak gelisah.

“ Ada sesuatu yang terjadi! Jika mereka semua tidak berada disini, maka pasti ada yang terjadi!” jawabku panik. Aku segera menarik Yong Mi keluar dan menyusuri koridor rumah. Benar, tidak ada siapa pun disini!

Tiba-tiba saja Yong Mi menarikku berhenti. Aku menoleh ke arahnya dan melihat wajahnya memucat. Dan entah aku salah lihat atau tidak, pupil matanya yang tadinya berwarna hitam sekarang berubah menjadi warna ungu.

“ Yo-Yong Mi-ah?” panggilku pelan. Dan warna matanya kembali menjadi hitam.

“ Mereka diculik!!” ucapnya panik. Dia menatapku dengan wajah yang benar-benar meyakinkan. “ Aku melihatnya! Semacam… visualisasi masa lalu? Jong Dae-ah, ada banyak orang berjubah hitam yang menculik mereka!!!”

Kali ini tubuhku membeku.

Saudara-saudaraku… diculik?

+++

Lee Yong Mi

Semua terjadi begitu saja.

Aku yang bingung karena ditarik oleh Jong Dae seketika berhenti karena aku melihat sesuatu. Aku melihat secara live bahwa Wu Fan berdiri di depanku, namun dia dalam keadaan berlumuran darah. Seseorang berjubah hitam berdiri di hadapannya, dan orang itu mempunyai sebilah pedang yang berkilau, namun kilauan itu tertutupi oleh darah.

“ Jadi, kekuatanmu sebagai pemimpin dari EXO hanya seperti ini saja?” tanya orang itu dengan nada sinis. Wu Fan berusaha berdiri namun orang itu justru mengayunkan pedangnya, melukai tubuh Wu Fan.

Aku ingin berteriak dan melindunginya, namun tubuhku kaku. Aku tidak dapat bergerak sedikit pun!

“ Menjauh dari oppaku!!!”

Hyura melesat dan menyerang orang itu dengan petir, namun orang itu justru menangkis petir Hyura dengan mudahnya. Sedetik kemudian, dua orang dengan jubah hitam yang sama menahan tubuh Hyura. Wu Fan kembali berusaha berdiri untuk melindungi Hyura, namun lagi-lagi orang itu menusukkan pedangnya di tubuh Wu Fan.

“ Kris oppa!!” pekik Hyura panik. Dia memberontak, berusaha melepaskan diri dari orang-orang yang menahannya, namun orang itu menekan titik di belakang lehernya sehingga ia tertidur.

“ Laporkan padaku, bagaimana kalian membereskan yang lainnya?” tanya orang yang berdiri di hadapan Wu Fan.

“ Semua sudah dibereskan, namun aku tidak menemukan 1 namja lainnya. Kalau tidak salah namanya Kim Jong Dae.”

Jong Dae? Jadi mereka mengincar semuanya?! Tunggu dulu, mereka tidak tahu akan keberadaanku?

“ Oh, namja dengan kekuatan petir itu? Biarkan saja dia. Disaat dia menyadari bahwa semua saudaranya menghilang, pasti dia akan mencari kita.”

“ Baiklah, hyung. Dimana kita menyimpan tanda peringatannya?”

“ Di pintu itu saja.”

“ Yo-Yong Mi-ah?”

Seketika semua bayangan itu menghilang. Aku terbelalak.

“ Mereka diculik!!”

+++

Park Hyura

Aku ingin mengutuk siapa pun yang menculik kami.

Mereka hanya menculik aku dan kesebelas oppaku, yang berarti hanya ada Chen oppa dan yeoja itu di rumah. Cih, aku sangat tidak mau jika yeoja itu yang menolongku!

“ Hyung, ini orangnya.”

Ada sekitar 6 orang yang masuk ke dalam ruangan dimana kami dikurung dan tangan kami diikat dengan kuat. Seorang namja dengan wajah datar menatapku.

“ Lepaskan aku!” bentakku padanya. Dia justru tersenyum sinis. Tangannya terarah menuju kepalaku.

“ Jangan menyentuhnya sedikit pun, N!”

Aku menoleh ke arah suara dan melihat Chanyeol oppa yang berteriak tadi.

“ Kau ingin menggunakan kekuatanmu, bukan? Jangan menyentuhnya sekali pun atau aku yang akan membunuhmu!!” teriak Chanyeol oppa lagi. Kekuatan? Apa kekuatan yang dimiliki namja ini?

“ Tenanglah, Chanyeol-ssi. Aku hanya ingin menggunakan saudaramu ini untuk menyambut Kim Jong Dae.” Ucap namja itu dan tangannya menyentuh kepalaku.

Kemudian aku tidak mengingat apa pun lagi.

+++

Kim Jong Dae / Chen

Keinginanku untuk menyelamatkan saudara-saudaraku sangat besar, namun aku tidak bisa pergi kemana pun sekarang! Cahaya matahari bersinar dengan terik dan itu pasti akan membunuhku.

“ Yong Mi-ah, ottokhae?” tanyaku bingung. Yong Mi tampak berpikir sesaat. Beberapa detik kemudian, dia menarik tanganku dan kami berlari KELUAR DARI DALAM RUMAH!

“ Pegang erat tanganku dan kita akan melesat kesana!” ucap Yong Mi pelan, dan aku terkejut saat aku tidak merasakan cahaya matahari itu sama sekali. “ Aku setengah manusia setengah vampire, tentu saja aku tidak akan musnah menjadi abu jika terkena cahaya matahari ini.”

Kali ini aku terpana. Yong Mi… memiliki banyak kekuatan.

+++

Kali ini seluruh anggota EXO tampak merutuki diri mereka masing-masing. Mengapa? Karena mereka tidak dapat menjaga adik mereka satu-satunya.

N hanya tertawa melihat kegalauan (?) mereka. Dia menepuk dahi Hyura yang duduk di sebelahnya dalam diam.

“ Hyung, menurutku mereka pasti akan menyusup pada malam hari.” Celetuk salah satu dari para namja yang berdiri di sebelah N.

“ Eo, jinja? Ah, aku lupa kalau vampire memang sulit untuk bergerak di bawah terik matahari. Kau memang pintar, Hyuk.” Ucap N seraya menepuk bahu adiknya itu.

BLAARRR!!!

N beranjak berdiri ketika melihat pintu ruangan dimana dia berada tiba-tiba saja meledak. Debu dan asap segera mengelilingi mereka.

“ Mwoya?! Apa ini??”

Debu dan asap itu pun perlahan menghilang. N terbelalak ketika melihat seorang Kim Jong Dae berdiri di balik asap itu.

“ Neo?!”

Jong Dae-atau Chen-hanya memberikan senyum tipisnya.

“ Aku datang. Bebaskan saudara-saudaraku.” Ucap Chen datar. Tatapan yang tadinya lembut kini berubah menjadi tatapan tajam. Sorot mata Chen berubah seketika.

N kembali duduk di bangkunya. Dia balas menatap Chen tidak kalah tajam.

“ Kau meremehkanku dengan serangan mendadak seperti ini, Chen-ssi.” Ucap N tetap datar. Chen justru tersenyum seraya memberikan eye smilenya.

“ Justru kau yang meremehkanku, N. Kau mengira aku datang sendirian kesini?”

Blaaarrr!!!

Kali ini dinding di belakang N-lah yang meledak. N segera melesat dan menarik Hyura menjauh dari ledakan itu, sedangkan 5 namja yang sedari tadi berdiri di sebelahnya juga segera menghindar.

Asap kembali mengepungi mereka. N dan 5 namja itu tampak panik karena mereka tidak dapat melihat apa pun. Disaat asap telah menghilang, mereka semua terbelalak melihat 11 namja yang tadinya terikat sekarang telah terbebas, dan 11 namja itu membentuk barisan di belakang Jong Dae.

“ Aku, atas nama EXO, menantang kalian, atas nama VIXX.” Ucap Jong Dae tegas. N berusaha mengatur emosinya. Dia memberikan senyum sinisnya pada seluruh anggota EXO.

“ Kalian akan menyesal karena telah menantang kami.” Balas N seraya menatap tajam mereka semua.

“ VIXX adalah kelompok vampire, namun di antara kalian berenam ada 2 orang manusia.” Ucap Suho datar. “ N, Ravi, Leo, dan Hongbin adalah vampire, sedangkan Hyuk, dan Ken adalah manusia.”

“ Kemampuan N adalah mengendalikan siapa pun yang ia sentuh. Ravi bisa mempunyai kemampuan yang sama seperti Tao, yaitu mengendalikan waktu. Hongbin mempunyai kemampuan untuk teleportasi dan terbang, sama seperti Kai dan aku. Kemampuan Leo adalah angin, sama seperti Sehun.” Jelas Kris dengan wajah datar.

“ Hyuk dan Ken memang manusia, namun mereka memiliki senjata untuk memusnahkan vampire, yaitu pedang perak.” Ucap Xiumin.

“ Untuk apa kalian mengatakan hal seperti itu, hah?!” bentak Ken marah. Dia menarik sesuatu di balik bajunya. Sebuah pedang perak yang panjang dan mengkilat…

“ Kami mengucapkan ini bukan untukmu.” Balas Lay. Dia berjalan mundur, membiarkan kesebelas saudaranya maju. Kemampuan Lay tampak tidak berguna untuk pertarungan, namun kemampuannya akan sangat berguna di balik pertarungan itu.

“ Kalian… meremehkan kami?” tanya Leo pelan. Serempak, semua anggota EXO menggeleng.

“ Kami mengucapkan ini untuk satu saudara kami.” Jawab Chanyeol.

“ Mwo?! Tapi kalian semua telah berada disana!” ucap Hongbin terkejut. N segera memotongnya.

“ Kalian mengucapkan ini untuk Hyura, saudara kalian ini? Cih, dia telah berada di bawah kendaliku. Kau hanya dapat membebaskannya jika kau telah membunuhku!”

Kali ini, seluruh anggota EXO tertawa, membuat anggota VIXX semakin berang.

“ Apa yang kalian tertawakan?!!” bentak Leo marah.

“ Ah? Aniyo, kami mengucapkannya bukan untuk Hyura, melainkan untuk saudara kami yang lain.” Jawab Chen seraya berusaha menghentikan tawanya. Dia kembali tersenyum. “ Seharusnya kalian meneliti terlebih dahulu sebelum menyatakan perang. Benar bukan, Yong Mi-ah?”

Sesosok bayangan melesat dari belakang VIXX. Bayangan itu berhenti tepat di depan Chen dan berbalik menghadap VIXX.

Dia adalah Yong Mi, dengan sorot mata tajam yang tak pernah ia tunjukkan sekali pun.

“ Neo…?!”

Semua anggota VIXX terbelalak melihat Yong Mi. Wajar saja, siapa yang tidak heran melihat dua orang berwajah sama di hadapan mereka?

“ Perkenalkan, dia adalah Yong Mi, belahan jiwa dari Hyura.” Ucap Lu Han memperkenalkan Yong Mi dengan wajah tersenyum penuh kepuasan.

TBC

 

61 pemikiran pada “Soulmate (Chapter 10)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s