Per-fake Boyfriend

Per-fake Boyfriend

Author : Az chan

Genre :  romantic galau.

Length : se-mentok-nya.

Cast : duo sarap, Kris si cakep badai, Do Kyungsoo si unyumunyu, member EXO yang nuntut pengen ikut ngeksis ples Lee Sungyeol Infinite mantan suami author.

Wakakakak
#dlindes

Hey Beibeh..

Ketemu lagi nih sama saia,author kembarannya Yuri snsd.

#dzigh!

Kali ini,saia bikin ff yang ceritanya rada logis (pasti ada yang bilang, tumben), dengan masalah yang lumayan kompleks (maunya),dan nuansa yang cukup manis (semoga).

Jadi,saia sangat berharap nanti setelah selesai membaca ff ini kalian bisa bilang WOW sambil koproll gituuh.

Wakakakakak

#mari kita bantai author sarap satu ini.

oKAI lah daripada hasrat ngeMC saia kambuh,langsung saja ceritanya ditabuh.

Nyok..

Selamat Membaca..

FFFFFF

Siang itu, di hari Minggu yang seharusnya enak banget buat ngebo sepanjang hari, Taeri iseng mengecek inbox e-mailnya. Pada saat itulah matanya yang agak rabun tertuju pada sebuah e-mail baru dengan nama pengirim yang tidak asing di ingatannya.

Sontak Taeri terbelalak antara kaget bercampur rasa ingin tahu.

Di bukanya e-mail tersebut.

From : Lee Sungyeol

Subject : Hi,baby

Taeri berdecak ilfil hanya dengan membaca subject e-mailnya saja.

Hi,baby..

Apa kabarmu chagi?

Sudah lama sekali ya kita tidak bertemu?

Apa kau memikirkanku setiap hari?

Aku yakin,kamu pasti sangat sangat merindukanku.

Iya kan?

Taeri memutar bola matanya tak percaya.

Namja satu ini,masih belum berubah juga.

Taeri melanjutkan membaca isi e-mail tersebut.

Tapi tenang sayang, kita akan segera bertemu lagi..

Dan, kau tau?

Aku akan dengan senang hati menerimamu kembali sebagai kekasihku.

Hohoho

Kau pasti bahagia sekali kan?

Baiklah,sampai jumpa sayangku..

Ciuman panas dari Pangeranmu.

Chu~

” Cih!” Taeri langsung men-delete e-mail yang membuat seluruh bulu ketiaknya merinding itu.

Apa-apaan orang itu?! Muncul seenak udel-nya sendiri.

Aku? Merindukannya?

Gila apa?!

Sedetik pun aku tak pernah memikirkannya lagi.

Dasar bocah.

Taeri ngedumel dalam hati sambil mengkaparkan dirinya ke tempat tidur.

” Haaaah…”

Taeri menghela napas panjang, pikirannya menerawang jauh ke masa lalu.

Masa ketika dia masih duduk di kelas 3 SMP. Masa ketika dia masih dalam fase labil.

Flashback

” Taeri-aaah…”teriak pemilik suara kodok itu. Siapa lagi kalau bukan Park Minra, gadis manis tapi berkepribadian 7D yang merupakan sahabat karib Taeri sejak jaman TK.

” Wae?”sahut Taeri cuek, tanpa mengalihkan pandangan matanya dari komik yaoi yang ia baca.

” Ini gawat. Benar-benar-benar gawat. Kau harus segera menanganinya.”

Mau tak mau, Taeri pun menoleh kearah radio rusak tersebut.

” Apa sih?”

Minra yang kini berada tepat di hadapan sahabatnya, menatap Taeri dengan pandangan ‘hellow!-bisa-bisanya-elo-serileks-ini?’

” Apaan? Elo naksir cowok baru lagi?”

” Aish,bukan. Ini lebih gawat. Pacar lo tuh, si Sungyeol. Sekarang lagi main India-Indian di taman depan sekolah.”

” APAAAH?!!” Taeri sontak berdiri dan langsung menerjang ke luar kelas.

Minra terkikik puas.

” Asik, bakal ada pertunjukan seru nih.”gumamnya,kemudian meluncur menyusul solmetnya.

##

” Hya! Lee Sungyeol! Neo jigeum mwohae?!”pekik Taeri serta merta begitu mendapati kekasihnya yang sedang gembira ria bermain kejar-kejaran dengan beberapa gadis.

” Apa yang kau lakukan heh?!”

Sungyeol menghentikan aktivitasnya.

” Eh,ada Taeri bebi. Sini,beb. Ikutan main yuk?”

Taeri berdecak frustasi, meski ini bukan pertama kalinya hal seperti ini terjadi. Taeri sudah amat sangat sering, bahkan sudah muak dengan segala tingkah laku namjachingunya yang gila popularitas itu.

Yup, hanya gara-gara sebuah kata. Popularitas.

Namun hal tersebut berefek maha dahsyat pada kehidupan orang yang disayanginya.

Lee Sungyeol.

Masih terukir jelas dalam ingatannya, bagaimana dia jatuh cinta pada sosok namja lucu,baik hati dan sederhana itu. Hingga akhirnya mereka berpacaran dan dimabuk asmara. Yang rasanya lebih manis dari pada mabuk cendol.

#abaikan

Namun,hal itu berubah.

Ketika sekitar setahun yang lalu, Sungyeol dinobatkan sebagai Prince of School. The Most Wanted Boy.

Entahlah,titel apa itu. Taeri tak begitu tertarik membahasnya.

Yang jelas,sejak saat itu sifat dan tingkah laku Sungyeol berubah drastis.

Dia seperti menjadi orang lain,yang selalu ingin di puja dan di raja-kan.

Taeri tidak suka hal itu.

Awalnya,dia masih mencoba untuk memaklumi dan bersabar.

Nasehat dan perhatian pun dia berikan.

Namun,bukannya mereda. Celebrity syndrome Sungyeol justru semakin menjadi.

Taeri sudah muak dengan semua omong kosong ini. Dia lebih baik tidak berurusan dengan Sungyeol lagi dari pada harus makan hati tiap hari.

Taeri mengeratkan kepalan tangannya, tekadnya sudah bulat.

” Sunyeol-ah..”panggil Taeri tenang.

” Wae?” Sungyeol masih tepe-tepe dengan para gadis yang mengerubutinya.

” Sebaiknya kita putus saja.. “ Taeri menggantung kalimatnya.

“ Aku…. Aku, sudah tidak tau harus bagaimana lagi menghadapimu.”

“Mwo? Kau minta putus?”

Taeri tak bergeming. Dia sekuat tenaga menahan air matanya.

” hahahahaha.. Apa kau gila? Seharusnya kau bersyukur bisa tetap menjadi yeojachinguku. Meskipun aku sudah sepopuler ini.”

Taeri mengedik,

” aku tau..kau pasti tetap tak mengerti.”

” Mengerti apa? Apa kau tau berapa banyak gadis di sekolah ini yang rela antri demi menggantikan posisimu?”seru Sungyeol tanpa rasa bersalah.

” Aku tak peduli lagi..”desis Taeri.

Sungyeol berdecak kesal.

” Oke! Kalau itu memang maumu.”

Hati Taeri mencelos. Pelupuk matanya terasa berat.

“ Geure.. selamat tinggal. Semoga hidupmu bahagia.” Taeri berbalik pergi.

“ Tapi ingat. Kau pasti akan menyesal sudah memutuskanku!”seru Sungyeol.

Taeri terus saja berjalan acuh.

” KAU PASTI AKAN MENYESAL. LIHAT SAJA NANTI. KAU PASTI TIDAK AKAN MENDAPATKAN NAMJA YANG LEBIH TAMPAN,LEBIH BAIK,DAN LEBIH TINGGI DARI PADA AKU. AKU JAMIN ITU! KAU PASTI AKAN KEMBALI PADAKU! HYA! TAE RI AH!!!”

Ingin sekali rasanya Taeri berbalik dan berlari menghampiri Sungyeol kembali. Untuk kemudian menyumpal mulutnya dengan sepatu.

Namun,ditekannya emosi itu dalam-dalam. Sekuat hati,sambil bergumam.

” Aku tidak akan menyesal!”

Flashback end.

##

Taeri berjalan gontai memasuki halaman sekolahnya. SMK YongMa.

#iya,emang merk reskuker.haha

Tadi malam dia bermimpi buruk, makanya pagi ini dia sedikit tak bersemangat.

” Eiyoo.. Taeri-ah,annyeong..”sapa Minra,sahabat kental-manisnya.

Yup,kali ini pun mereka satu sekolahan. Meski berbeda jurusan. Taeri di Tata Boga, sedangkan Minra memilih Tata Meja #uhuk jurusan Farmasi kok.

” Hm,meonyeong..”sahut Taeri asal.

Minra mengerucutkan bibirnya.

” Minra gak monyong kaka.”

“Hm..”

Minra mengernyit heran.

” Lo kenapa sih? Kok letoy gitu? Laper? Nih makan sepatu gue.”

Taeri tersenyum masem menanggapi celoteh sahabatnya itu.

” Tuh kan,gara-gara aura suram elo sih. Jadi lupa kan gue nyampein hal penting.” Minra sibuk membuka tasnya.

” Apaan?”

” Jeng Jeng! Nih,liat. Undangan Reuni SMP.”

Taeri terbelalak kaget.

” Mwo? Reuni SMP?”

Minra mengangguk antusias,

” Elo nggak budek kan?”sindirnya.

Namun Taeri tak peduli, pikirannya melayang ke e-mail yang di terimanya kemarin.

” Iya,reuni SMP kita tercinta. Acaranya malem Minggu besok. Temanya Prom Night. Kyaaaa, jadi inget pesta Prom pas perpisahan SMP. So Sweet bangetlah pokoe. Gue jadi gak sabar pengen ketemu mantan-mantan gue. Hahahaha. Kayak apa ya mereka sekarang?” celoteh Minra asik dengan pikirannya sendiri.

Dia ingat betapa bahagianya dia dulu ngejer-ngejer cowok cakep di sekolah. Ada Myungsoo, cinta pertamanya yang begitu cepat kandas gara-gara muncul seorang Minho ,di susul Taemin, Yoseob, Chunji dan entah siapa lagi yang pernah mampir di hatinya.

Well yah, dia memang tipe yang super duper gampang tergoda dengan cowok cakep.

Dan sampai saat ini pun dia masih belum bisa sembuh dari penyakit langkanya itu.

Di sekolahnya kini, terlalu banyak pria tampan yang pantas menjadi pujaan.

#aseek

Ada Chanyeol si kapten basket, ada Jong In si sekseh dancer dari jurusan seni, ada Lay si kripik singkong #plak, dan masih banyak lagi.

Saking banyaknya, tak ada satu pun dari namja itu yang dijadikannya kekasih.(gak mau kali,mereka-nya)

Terkait dengan pengalaman sedihnya dulu saat masih kelas 1 SMA, Minra kini lebih memilih untuk menjadi jomblowati.

Setiap ditanya mengapa,pasti jawabannya.

” karena cakep semua,jadi bingung milihnya,jadi mending jomblo aja.”

(=___=)a

Taeri yang sudah sadar duluan,memandang Minra ngeri.

” Elo,segitu hepinya ya?”

Minra nyengir unta.

” Jelaaasss! Elo sih,gak ikutan Prom. Seru tauk. Apalagi pas si Sungyeol. Ups!” Minra menutup mulutnya rapat-rapat.

Dia tak sengaja menyebut nama itu.

Nama namja yang telah membuat masa-masa terakhir sahabatnya di SMP menjadi satu masa yang sulit dan menyakitkan.

Nama namja yang telah membuat sahabat baiknya patah dan sakit hati.

Nama yang dia sendiri berjanji tak akan pernah menyebutnya lagi.

Namun,sesaat tadi dia lupa sodarah-sodarah.

#mari kita demo Minra.

” M,mianhae..”ucap Minra dengan tampang menyesal.

Taeri yang sepersekian detik tadi sempat tertegun,terkekeh geli.

” Gwaenchana. Gue bahkan sudah menemukan penggantinya. Lo lupa?”

” Matta! Gue lupa. Hahaha”

Aigo,bodohnya aku. Bukannya Taeri sudah sering curhat tentang namja yang berhasil membuatnya jatuh cinta lagi. Si unyu munyu itu. Minra menepuk dahinya konyol.

Taeri terkekeh lagi.

Gwaenchana. Lee Sungyeol bukan masalah lagi sekarang. Batinnya.

” Jadi,kita akan pergi kan?”tanya Minra.

” Pergi kemana?” tanya Taeri balik,pura-pura oon.

” Yee! Ya, ke reunian lah. Masa ke Hongkong.”

” Hahaha.. Sebenernya males sih. Masa belum ada 3 tahun pisah udah mau reunian. Seru tuh nanti kalo udah 20 tahun kemudian.”

Minra melotot gemas.

” Hahaha, iya-iya. Ikut.”

” Nah,gitu dong. Baik deh kaka.”

Taeri mencibir jijay.

” Eh,eh,eh.. Tunggu dulu,tapi kan kita jomblo. Malu dong nanti kalo yang lain pada bawa pasangan.”

” Ngapain malu. Biasa aja tuh. Lagian malah bagus kan? Siapa tau elo bisa clbk-an sama Myungsoo.”sindir Taeri.

Mata Minra nyureng menatap Taeri.

” W,wae?”

” Awas ya kalo elo sampe ngajak tuh mas-mas imut?!”

” Huahahaha, ya enggak mungkinlah. Jadian aja belum.” Taeri manyun sekseh.

” Bagus. Aih,kayak apa ya tampang Myungsoo sekarang? Pasti tambah cakep. Aaa..tapi masih cakepan Chanyeol oppa..” penyakit Minra kambuh begitu melihat Chanyeol melintas di depannya.

Taeri hanya bisa tepok jidat dan beranjak menuju kelasnya.

##

Drrrt.. Drrrt..

HP Taeri bergetar tepat setelah dia melangkahkan kakinya ke luar kelas.

Taeri menatap layar.

Sebuah nomor baru tertera di sana, di abaikannya panggilan itu.

Taeri melanjutkan perjalanannya ke barat untuk mengambil kitab suci.

#apa ini?

Dia menuju halte.

Namun,nomor hp tidak dikenal itu terus saja melakukan panggilan.

Taeri jadi berpikir, jangan-jangan ini penting.

” Yeobuseyo..”

Taeri memutuskan untuk mengangkat panggilan telepon itu.

” Halo sayangkuu..”

Balas suara di seberang sana.

Taeri menautkan alisnya.

” Maaf, siapa ya?”

” Ini aku, Lee Sungyeol…”

” Eits,jangan dimatikan dulu. Atau aku akan berpikir bahwa kau memang benar-benar masih mencintaiku.”ucapan Sungyeol sukses membuat Taeri mengurungkan niatnya untuk menekan icon merah.

” Maumu apa sih?!”

” Aku mau kamu.”

Taeri terdiam.

” Aku ingin kau mengingat lagi semua tentang kita. Aku ingin kau mengingatku. Aku ingin kau kembali padaku. Taeri sayang.”ucap Sungyeol yang entah mengapa,bukannya membuat Taeri tersentuh. Malah justru sebaliknya, membuat Taeri berpikir bahwa namja itu memang belum berubah, masih egois seperti dulu.

Dia pikir dia pusat alam semesta apa?!

Taeri mendengus sinis.

” Keep dreaming!”ucap Taeri sebelum menutup telepon.

Mood Taeri langsung berubah jelek.

” Aish..”umpatnya begitu mendapati ada sebuah sms masuk.

Kita liat saja nanti sayangku.

Kau pasti akan jatuh cinta padaku lagi nanti.

Karena aku yakin,kau belum menemukan pengganti diriku.

Kau masih ingat ucapanku dulu kan?

Entah kenapa,tapi kali ini Taeri terpancing dengan ulah Sungyeol.

Tanpa berpikir jernih,di telponnya Sungyeol.

” Hya! Kau pikir kau itu siapa? Siwon Super Junior?heh? Demi apa aku bisa jatuh cinta padamu lagi. Kau pikir aku tidak bisa menemukan cowok lain yang lebih segala-galanya darimu?! Kau salah besar! Aku sudah punya pacar yang sempurna sekarang. Camkan itu!”

Emosi Taeri meluap,dia bahkan tidak sadar sudah menjerumuskan dirinya sendiri.

” Kotjimal! Aku tau kau hanya berbohong.”respon Sungyeol.

” Ck! Apa perlunya aku meyakinkanmu.”ucap Taeri sinis.

” Sangat perlu. Kalau kau memang sudah punya pacar yang sempurna,melebihi diriku. Maka,bawalah dia saat pesta reuni besok.”tantang Sungyeol.

Taeri terkesiap.

” Bila kau tidak mengajaknya. Maka aku akan mengumumkan pada semua kalau kita kembali bersama.”

Rahang Taeri menganga parah demi mendengar kata-kata Sungyeol barusan.

” Dasar cowok gilaaa!!!”

Taeri melempar hp murahnya penuh emosi.

BUUUK!

Taeri menoleh kearah sumber suara.

Dan seketika matanya hampir meloncat keluar.

Dia tidak menyangka hp murahannya itu akan melakukan aksi protes sebelum menemui ajalnya.

Taeri buru-buru menghampiri cowok malang yang barusan terkena sambit hpnya.

” M,mian..mianhamnida. Jeongmal mianhamnida..”

Taeri membungkuk takut-takut.

Sempat tadi dia berpikir untuk kabur saja, tapi sisi angelnya menang.

#eaaa

” Maafkan saya.. Saya sungguh tidak seng—-a—-jaaa….” racau Taeri, matanya nyureng menatap sosok di hadapannya.

Sosok namja yang..

SEMPURNA!

Ya,hanya kata itu yang mampu mendeskripsikan apa yang dilihat Taeri.

Bahkan Taeri ragu apakah namja itu manusia atau bukan saking sempurnanya.

Badan yang menjulang tegap,rahang yang berkarakter,paras yang rupawan,rambut yang menawan,dan mata.

Matanya sungguh menghipnotis.

Taeri hampir tak berkedip menatap namja di hadapannya itu.

” Gwaenchana..”ujar namja itu tersenyum sekilas. Namun cukup membuat Taeri menganga parah saking terseponanya.

Hingga bis datang dan pemuda sempurna itu naik ke dalamnya, Taeri masih terbengong di tempatnya.

Swear I seen u before.

I think I remember those

Eyes eyes eyes eyes..

Sebaris lirik lagu paporit author terngiang di benak Taeri.

” Hey, Taeri-ah.. Kau tak mau naik?”

Taeri terbelalak sadar, dan..

Bagaimana namja itu bisa tau namanya?

Dia buru-buru menyusul naik ke dalam bis.

Diperhatikannya dengan seksama namja super tampan itu, yang kini sedang sibuk mencari-cari dompetnya untuk membayar ongkos bis.

” Maaf, sepertinya dompet saya ketinggalan..” ucap namja itu masih dengan ekspresi cool-nya.

Taeri tersenyum dalam hati.

Syukurlah, ternyata dia memang manusia.

Ah,tapi kenapa sepertinya aku pernah mengenalnya ya?

” Hei,anak muda. Apa kau pikir aku akan memberimu tumpangan gratis hanya karena kau tampan,heh?” ucap pak sopir yang sepertinya merasa tertekan dengan aura namja itu.

” Ah,jweseonghaeyo.. Biar saya saja yang membayar ongkosnya.” Taeri segera menempelkan Transport Cardnya.

Pak sopir hanya mengangguk datar.

Sementara namja itu menatap Taeri.

Taeri tersenyum kikuk, ” anggap saja sebagai permintaan maaf yang tadi.”

Taeri buru-buru menuju tempat duduk yang kosong,saat bis mulai melaju.

Namja itu mengikutinya dan duduk di sebelahnya.

” Thank you..”

” Eh?” Taeri menoleh gugup.

” Aa,ani… Seharusnya aku yang bilang terimakasih karena tadi kau sudah memaafkanku.. Sekali lagi maafkan aku ya?”

Namja itu tersenyum misterius.

Ada hal yang sejak tadi berkelebat di pikiran Taeri. Tapi, dia masih ragu untuk menanyakannya.

Taeri mencoba untuk mencuri-curi pandang kearah namja di sampingnya yang meski hanya duduk diam pun masih terlihat sangat mempesona.

Akhirnya, Taeri tidak tahan lagi. Di beranikannya diri untuk bertanya,

” Em,anu.. Maaf sebelumnya..”

Namja itu menatap Taeri dengan ekspresi coolnya.

Taeri menelan ludah gugup.

Meleleh deh gue. Batinnya.

“..bukannya bermaksud sksd,tapi…apakah kita pernah bertemu sebelumnya? Dan,tadi bagaimana kamu bisa tau namaku?”

Namja itu menautkan alis tebalnya yang indah.

” Aku membacanya di name tag-mu. Lee Taeri. Benar kan?”

” Ooh..iya,benar juga.” Taeri mengangguk bego, pipinya langsung panas menyadari ketololannya.

Bodohnya,bagaimana bisa aku lupa kalo di blazer seragamku ada name tag-nya.

Taeri menunduk mengecek seragamnya.

Deg!

Hlo? Tunggu dulu.

Aku kan lagi nggak pake blazer?

Gumamnya begitu menyadari bahwa yang dikenakannya hanyalah kemeja putih polos. Tanpa ada tulisan nama di sana.

Taeri mendongak menatap namja tampan di sebelahnya.

Yang ternyata sedari tadi mengamati gerak-geriknya.

” Hahaha,kau sudah sadar. Taeri-ah? Hahaha..”tawa namja tampan itu pun pecah.

” Kau?? Bagaimana kau bisa tau namaku?”

” Hahaha, apa kau benar-benar tidak mengenaliku?”

Taeri bingung, rasanya memang seperti dia pernah mengenal namja ini. Tapi di mana? Dan siapa dia?

” I’m Kris. Remember?”

Dan PLONG!

Utuhlah sebuah puzzle di kepala Taeri.

Dia benar,mata namja ini adalah mata yang dulu pernah menjadi favoritnya.

” Ya Tuhan! KRIIIIISSS!!!”

Taeri tak mampu menyembunyikan rasa senangnya.

” Hahaha,kau ternyata masih tetap heboh ya? Taeri-ah..”

” Kyaaaa! Kapan kau kembali dari Kanada? Kenapa kau sama sekali tidak pernah menghubungiku selama hampir 2 tahun ini? He? Ya Tuhaaan.. Lihat dirimu sekarang? Ckckck. Kemana perginya Kris yang dekil dan urakan itu?”

Taeri nyerocos kayak bebek lagi puber.

Bagaimana tidak.

Dia bertemu  dengan teman SMAnya dulu sewaktu masih kelas 1 awal,yang kemudian pindah ke Kanada.

Kris Wu.

Meski singkat,namun Taeri dan Minra pernah memiliki kenangan yang manis-asem-asin.

#nano-nano kalee

Jadi ceritanya, dulu Taeri sempet naksir Kris,tapi di cancel karena ternyata Minra juga naksir Kris.

Taeri lebih memilih mengalah dan membantu Minra. Yah,walaupun pada akhirnya Kris menolak cinta Minra dan pergi ke Kanada.

Taeri sungguh tidak menyangka akan bertemu Kris lagi. Dan lihatlah dia sekarang. Sungguh tampan dan mempesona. Pasti tak akan ada yang mengira kalau dulu kulit Kris lebih sekseh daripada kulit Jong In. Dan dulu pun dia sangat cuek dengan penampilannya.

” Hahaha, aku hanya sedikit merawat diri.” jawab Kris kalem.

” Oh yeah. Aku bisa melihatnya.”

Kris tersenyum maut.

” Jadi,apa kau akan pindah ke Korea lagi?”

Kris menggeleng,

” Unfortunately no, aku hanya menghabiskan liburan musim panasku saja.”

Taeri mengangguk.

Dan saat di sadarinya dia sudah hampir sampai di tempat tujuannya,dia menghela napas kecewa.

” Well, Kris. Sebentar lagi aku akan turun. Bisakah kita bertemu lagi? Hehe.. Minra pasti kaget saat melihatmu nanti. Boleh aku minta no.hpmu?”

Taeri berpikir sejenak.

” Ah,matta. Hapeku kan ku lempar tadi.” Taeri menepuk kepalanya oot.

Kris tersenyum melihat tingkah autis gadis di depannya.

” Ini hp-mu kan?”

Kris mengeluarkan hp yang tadi lancang menyakiti bahunya.

” Kyaa,gomawo Kris.”

Dan setelah bertukar no.hp Taeri pun pamit turun.

” Sampai ketemu lagi Kris..”

##

Kris’s mind.

Hm, Lee Taeri.

Aku tak menyangka akan bertemu dia lagi dengan cara yang unik.

Mungkinkah kami berjodoh?

Mungkinkah ini akan menjadi lanjutan kisah kami yang tertunda dulu?

Semoga saja.

Ya,dulu memang aku terlalu pengecut untuk menyatakan perasaanku padanya.

Tapi kali ini,pasti.

Aku akan memperjuangkan cintaku.

##

” Selamat siang semua..”sapa Taeri kepada semua yang ada di dalam kafe tempat Taeri bekerja sambilan.

Ada Suho sang manager,

Baekhyun sang kasir,

Chen dan Luhan sang waiter,

dan Sehun sang barista.

” Selamat pagi Donaaa…” sahut keempat ( Suho gak ikutan) namja cakep tapi autis itu heboh.

Taeri melempar cium jauh yang disambut teriakan alay keempatnya.

Begitulah prosesi menyambut kedatangan Taeri sebagai satu-satunya pegawai perempuan di kafe milik Suho tersebut.

Selalu heboh dan alay.

” Selamat siang,Bos.”sapa Taeri hormat saat melewati Suho yang sedang mengelap gelas.

#bos yang baik kan?

” Selamat siang Taeri. Kau sehat hari ini?” balas bos Suho dengan senyum malaikatnya.

” Sehat bos. Tapi kurang waras,hehe.”

Taeri segera menuju loker untuk berganti baju.

Posisinya adalah koki. Bersama 2 orang lainnya.

##

Taeri memasuki area dapur dengan cengiran khasnya.

Dia mengendap-endap di belakang seorang namja yang tengah asik membuat canape, sejenis snack untuk teman minum kopi.

“DOR!”

Taeri sukses membuat namja imut itu jantungan.

” Hyaa,Taeri-aaah…”rajuk namja itu dengan wajah menggemaskan.

” Kyahahahaha.. Mianhae Kyungsoo-ku sayaang. Kamu kaget ya? Sini dadanya aku elus-elus.”

” Shireo..” namja imut yang bernama Kyungsoo itu cemberut berat.

Namun,justru membuat Taeri semakin ingin menggodanya.

” Yaudah,kalau gitu aku elus-elus Xiumin Oppa aja ah..”

” Eh?”ekspresi Kyungsoo berubah panik.

” Jangan ganggu Xiumin hyung. Dia lagi sibuk bikin dimsum.”

” Aigoo,kau cemburu ya? kekekeke..”goda Taeri hepi.

Pipi Kyungsoo menggembung lucu.

” Aniii.. Siapa yang cemburu..”

” Taeri-ah, tolong garukin punggungku dong. Aku lagi pegang tepung nih.” Xiumin yang sedari tadi cuma mesam-mesem jadi ikut-ikutan menggoda Kyungsoo. Xiumin adalah bos koki, sementara Kyungsoo koki part time seperti Taeri.

” Oh,baiklah Oppa sayang..” Taeri berjalan pelan menuju Xiumin.

” Sini biar aku saja yang garuk.” Kyungsoo tiba-tiba saja sudah mendahului Taeri.

” Hahahahahaha..” Xiumin dan Taeri tertawa terpingkal-pingkal.

Sementara Kyungsoo memajang ekspresi bego andalannya.

O.O?

##

Taeri’s mind.

” Haaaah..” aku tidak tau ini sudah keberapa kalinya aku menghela napas dalam-dalam seperti orang bengek.

Do Kyungsoo,namja sederhana nan menggemaskan itu terus saja membuatku galau.

Ya,aku menyukainya.

Dan lewat cara apalagi harus kutunjukkan perasaanku padanya?

Bahkan ketika semua orang yang bekerja di Mama Cafe pun tau bahwa aku menyukainya, dia sendiri justru tidak menyadarinya.

Haaah..

Apa dia memang tidak punya perasaan apa-apa padaku?

Dan sekarang malah muncul masalah baru.

Siapa yang bisa menolongku?

Aku ingin membereskan namja gila itu dengan segera.

Someone help me!

Aku butuh pacar sekarang juga!

##

Dddrrtt.. Ddrrrttt..

Taeri merogoh hp dari saku celananya.

Sms dari Kris.

Hi,apa kita bisa bertemu besok?

Tiba-tiba sebuah ide gila muncul di otak Taeri.

” Kris jjang!”gumamnya sebelum membalas sms Kris.

Tanpa Taeri sadari,ada Kyungsoo di seberang meja yang sedari tadi diam-diam memperhatikannya.

Kyungsoo tersenyum lembut.

##

” Kumohooon Krisss…”

Taeri memegang telapak tangan Kris erat.

Saat ini mereka sedang duduk saling berhadapan di sebuah kafe.

” Kumohooon..berpura-puralah menjadi pacarku.”

Kris tampak terkejut dengan pernyataan Taeri barusan,namun cepat-cepat kembali ke ekspresi jaim-nya.

” untuk apa?”

Dan Taeri pun menceritakan semuanya pada Kris mengenai Sungyeol,pesta reuni malam minggu besok dan rencana gilanya untuk membungkam mulut besar Sungyeol selamanya.

” Jadi? Bagaimana?”

Taeri menatap Kris dengan pussy eyes-nya.

” Kau mau kan membantuku?eo?”

Kris diam mencerna cerita Taeri.

” mau ya Kris? Ya? Ya? Ya?”

” Oke. I’ll help u.”

“KYAAAAAAAA!! GOMAWO KRIS! U ARE JJANG! JJANGEYO!”

##

” TAEERIII AAHHH….”

Taeri menoleh kearah Minra yang gedubrakan menghampirinya.

” Wae?”

” Pulang sekolah nanti, gue ikut ke kafe ya? Kangen nih ama Baekki oppa. Hehe..”penyakit galau jodoh Minra sepertinya sedang kumat.

” Yah,tapi hari ini gue nggak masuk kerja tuh.. Maaf ye.”

” Emang lo mau kemana?”

” Ada deh. Mo tauu aja.” Taeri sok misterius, nyatanya hari ini dia mau belajar dansa sama Kris.

Minra mencibir sebal.

” Jangan-jangan elo kejar deadline nyari pacar ya?”

” Dih,enak aja. Bukannya elo yang katanya lagi gencar deketin JR si murid baru entuh?”

Minra nyengir marmut.

” Hehe,iseng doang. Abis gak ada temen maen. Elo sibuk kerja.”

Taeri tersenyum miris,sedikit merasa bersalah karena tidak bisa menghabiskan lebih banyak waktu dengan sohibnya itu.

” Ya,maaf deeh..”

” Gwaenchana..”Minra tersenyum lebar dan mereka pun berpelukan ala Teletabis.

#abaikan anak kalimat terakhir.

” Eh,elo masih ingat Kris gak?”tanya Taeri,yang belum sempat memberitahu hot news kemarin.

DEG!

Minra mendadak tegang.

Kris.

Nama itu muncul lagi.

Dan entah kenapa, perasaan yang sempat dikuburnya dalam-dalam itu mulai merebak.

” Kris yang kumel dulu itu?”Minra mencoba menyembunyikan ketegangannya.

” Iya,Kris yang itu. Kemarin gue gak sengaja ketemu dia. En u know what? Dia udah nggak kumel lagi. Cakep badai malah.” cerita Taeri heboh.

Minra menelan ludah,gelisah.

” Aaaah,coba kemarin elo ketemu dia. Pasti elo ngesot minta dipacarin. Hahahaha”

Minra ikut tertawa, garing.

Hatinya gelisah.

##

Minra’s mind.

Kris.

Kenapa dia muncul lagi?

Padahal aku sudah mati-matian berusaha melupakannya.

Walaupun itu tidak berhasil sama sekali.

Tetap saja dia bergentayang di setiap kesendirianku.

Entahlah..

Aku sendiri juga tak mengerti kenapa aku begitu menyukainya.

Ini tak seperti perasaanku kepada namja-namja lainnya yang hanya berupa kekaguman semata.

Mungkinkah ini yang disebut mencintai?

Apakah dia masih mengingatku?

…………….
Ah,molla..

##

Reuni tinggal 2 hari lagi.

Taeri sudah tidak sabar untuk menjalankan rencananya. Dan hari ini pun dia akan berlatih dansa dengan semangat bersama Kris yang tampan.

Ternyata selain tampan, Kris juga sangat pandai berdansa. What a gentleman.

Seandainya saja Taeri belum kepentok cinta Kyungsoo, mungkin dia akan melirik Kris juga.

Haaah,awas kau Do Kyungsoo. Kau akan menerima hukumanmu karena membuatku menyia-nyiakan namja setampan Kris.

Di saat Taeri sedang kusuk memikirkan masalah cintanya dengan Kyungsoo, Minra datang menghampirinya dengan heboh.

” Gyaaa! Taeri-ah. Ini gawat. Benar-benar gawat.” repet Minra.

” Apa sih?”

” Gawat Taeri. Elo harus segera dapet pacar. Ayo,cepat. Gue temenin elo nembak Kyungsoo. Kalo dia sampe nolak akan gue kebiri dia.”

Taeri menganga bingung.

Sementara Minra menyeret-nyeret lengan Taeri ingin mengajaknya segera keluar.

” Woei.. Woei.. Kalem dong. Ngomong yang bener. Ada apa sebenernya ini?”

Taeri mencoba menenangkan.

Setelah lumayan bisa mengontrol dirinya yang labil, Minra pun mulai menjelaskan duduk perkaranya.

” Jadi gini,semalem tiba-tiba Sungyeol nelpon gue. Maaf nih ya gue sebut-sebut nama dia. Tapi,sumpah. Gue gak tahan kalo gak bilang ini ke elo.

Bocah sial itu udah bikin gue emosi tingkat dewa. Hampir aja gue khilaf ngelempar hp kesayangan gue gara-gara dia. Mulut besarnya bikin kuping gue panas.”

Taeri mengernyit,sepertinya dia mulai bisa menebak kemana arah cerita Minra.

” Gapapa,lanjut..”

Minra semangat 2012 melanjutkan ceritanya,

” Bocah sial itu pertamanya cuma nanya-nanya soal elo. Dia tanya elo udah punya pacar apa belom. Gue bilang aja elo bahkan udah gonta ganti pacar 100x. Eh,dia gak percaya. Malah bilang kalo itu tandanya elo belum bisa ngelupain dia.”

Tawa Taeri pecah.

” Bwuahahahahaha. Ya jelaslah dia gak percaya. Gonta ganti pacar 100x. Emangnya kayak ganti baju. Dasar lo,sarap.”

” Yah, maksud gue kan baik. Biar kesannya elo laku gitu. Emangnya dia kira cowok cakep di dunia ini cuman dia doang apah.”

PLETAK!

Taeri menjitak Minra gemas.

” Memangnya siapa yang nggak laku,he?”

” appo..”Minra merenges merongos.

” Udahlah,cowok kayak gitu mah cuekin ajah.”ucap Taeri sok bijak. Wah,amnesia nih cewek.

Padahal sendirinya nyusun rencana kek gitu.

” NGGAK BISA!” teriak Minra gak nyante.

” Bocah tengik itu kudu dikasih pelajaran. Kita harus membungkam mulut besarnya itu!”

Taeri menahan senyum.

” Caranya?”

” Caranya?!”

Minra menyeringai evil.

” Besok saat pesta reuni,elo harus bawa pacar yang super keren. Kalo perlu kita sewa Siwon Suju.”

Ternyata jalan pikiran kedua baepu ini memang 11-12.

Sama-sama error.

” Huahahahaha. Terus ngapain elo bawa-bawa Kyungsoo kalo kita mau nyewa Siwon Oppa?”

” Nah,itu dia poin-nya. Kyungsoo kan baik anaknya. Ramah, lucu, imut, juga cakep. Yah,bisa dibilang keren lah.”

” Trus..” Taeri senyum-senyum hepi.

” Nah,kalau elo nembak dia kan itu ibaratnya kayak kita menyelam sambil minum air…”

” Kembung dong.”

Minra melotot galak,tidak suka ucapannya disela.

” Kalo elo jadian sama Kyungsoo. Masalah kegalauan elo sekaligus masalah bocah tengik itu akan langsung teratasi.”

Taeri menghela napas panjaaaang banget,lebih panjang dari poni GD di mv Fantastic Baby.

” Andai bisa sesimpel itu.. Kyungsoo can’t understand what I feel..”

Taeri mendramatisir.

Minra ikut prihatin.

” Ah,tapi no problem. Tak ada rotan akar pun jadi.” mimik muka Taeri mendadak cerah. Minra cengo di buatnya.

” Maksud?”

Taeri menyeringai angel(?) ” Tak ada Kyungsoo.. Kris pun jadi.”

Minra membelalak kayak iklan Axis.

” K,Kris???”

” Yup. Gue minta tolong sama Kris.” dan Taeri pun menceritakan semua rencananya pada Minra yang tidak pernah menyangka bahwa sahabatnya ini bisa senekat itu.

” jadi begitulaah.. Eotte?” Taeri mengakhiri laporannya.

” DAEBAK!! Itu ide yang briliant.” Minra berapi-api.

” Minra-ya.. Elo nggak marah kan?”

” Marah? Marah kenapa?”

” Yaa,karena gue nggak cerita ke elo lebih awal.. Mianhae..”

Minra tersenyum manis,

” Gue bakal marah, kalo elo gak kasih liat foto Kris. Gue penasaran secakep apa dia sekarang.”

” Okeeeh, itu mah gampang. Jangankan cuma foto. Ayo sekarang juga gue ajak elo ketemuan ama dia.”

GLEK!

Minra menelan ludah,adrenalinnya menegang.

” Kajja.”

Mati! Mati! Mati! Gue belum siap ketemu Kris.

Racau Minra dalam hati.

Tapi,terlambat.

Taeri sudah menyeretnya pergi.

##

@ Tempat Les Dansa

” Selamat siang,Pelatih.. Kris belum datang ya?” sapa Taeri ramah pada instruktur tari-nya.

Minra mengekor di belakangnya.

” Belum. Si tampan itu,paling sebentar lagi juga datang.”ternyata instruktur pun menjadi korban Kris.

” Hihi,baiklah.. Aku ganti baju dulu kalau begitu. Minra-ya, elo mau ikut ganti baju?”

Minra tergeragap,

” Ah? Eh? Nggak usah..”

” Yaudah, aku tinggal bentar ya?”

Minra mengangguk tak fokus. Karena pikirannya melayang kemana-mana.

Pada saat itulah,pintu studio di buka oleh seseorang dari luar.

Tiba-tiba ada efek cahaya terang yang menyilaukan ala BBF, menyelimuti sesosok tubuh tegap yang berjalan masuk.

Siapa lagi kalau bukan..

” Kris…” desis Minra tanpa bisa mengalihkan pandangan matanya dari sosok Kris.

Hingga kemudian Kris balas menatapnya.

Minra serasa menjadi butiran rinso.

” Oh, hai Kris. Kau sudah datang?” Taeri keluar di saat yang tepat.

” Coba tebak,siapa yang kuajak kemari?” Taeri menarik Minra mendekat.

Kris tampak memperhatikan Minra sejenak,

” Park Minra?”serunya.

Taeri mengangguk puas.

Minra mendongak takjub, tak percaya Kris masih mengingatnya.

” Hi Minra, nice to meet you again.”Kris mengulurkan tangan kanannya.

Minra cepat-cepat mengelap tangannya yang sejak tadi berkeringat dingin dan menyambut tangan Kris.

” Hai Kris..”sapanya malu-malu.

#preet.

##

Taeri melakukan segala cara untuk mencairkan suasana canggung diantara Kris dan Minra.

Hingga akhirnya dia ingin sedikit berbuat jail.

” Ya ampun! Gue lupa. Gue harus masuk kerja hari ini. Minra-ya, tolong gantiin gue belajar dansa ya? Kris,sorry aku pulang dulu ya..” Taeri ngacir pergi.

Kris dan Minra cengo di tempat.

##

Sehari sebelum reuni..

@ Mama Cafe

Kyungsoo sebentar-sebentar mencuri pandang kearah Taeri yang sedang kusuk mencincang tomat di sebelahnya.

” Taeri-ah…” panggil Kyungsoo lembut.

Namun Taeri tak merespon sedikit pun. Dia sudah bersikap seperti itu selama 3 hari ini. Dia sengaja mengacuhkan Kyungsoo.

Biar saja,biar dia tau rasa.

Itu katanya dengan penuh kesal.

” Taeri-ah..apa kau marah padaku?”

Taeri masih tidak menyahut.

Muka Kyungsoo terlihat gelisah,

” Oh,ayolah.. Taeri. Jangan mengacuhkanku seperti ini. Aku lebih suka kau marah-marah langsung padaku daripada diam seperti ini.” Kyungsoo menarik tangan kiri Taeri dan menggengamnya.

Taeri menoleh,ditatapnya wajah Kyungsoo lekat.

Ah! Sial. Imutnya.

Taeri susah payah menahan diri.

” Maksudmu, yang seperti ini?”

CTAK! CTAK! CTAK!

Taeri mencincang tomat di hadapannya kalap.

(OoO)

Kyungsoo menganga parah.

” Taeri-ah,mianhae. Aku tidak akan membuatmu marah.”seru Kyungsoo dengan muka polos minta dicipok.

#eaaa,yadong kumat.

” Apa kau paham perasaanku? Apa kau mengerti?”

Kyungsoo terlihat bingung.

” Aish,sudahlah. Lakukan sesukamu.” Taeri pergi meninggalkan Kyungsoo yang masih bengong mencerna kata-kata Taeri.

##

Kyungsoo’s mind.

Sebenarnya ada apa dengan Taeri?

Kenapa dia tiba-tiba mengacuhkanku?

Aku tidak suka ini.

Aku suka Taeri yang ceria, yang selalu bersemangat dan ceplas ceplos.

Aku suka saat dia memperhatikanku.

Aku pun suka saat dia menggodaku habis-habisan, walau aku tak bisa mengimbanginya.

Aku suka semuanya yang ada pada dirinya.

Suka…

Suka sekali.

Perasaanku padanya selama ini,aku sendiri pun tak mengerti.

Aku belum pernah merasakannya sebelumnya.

Mungkinkah ini yang disebut cinta?

#beksong What is Love

##

” Taeri-ah.. Malam minggu besok. Apa aku boleh pergi ke rumahmu?”tanya Kyungsoo hati-hati.

Taeri menatap Kyungsoo,heran.

” Silakan. Tapi aku ada acara,jadi aku tidak akan ada dirumah.”jawab Taeri judes sambil berlalu pergi.

” Aku akan menunggumu…”

##

D-day.

Akhirnya hari yang ditunggu pun tiba.

Tepat jam 6 petang Kris datang menjemput Taeri dengan mengendarai sebuah mobil sport mewah berwarna putih metalik. Dijamin Taeri bakal bilang wow tanpa koprol karena nanti dia pasti pake high heels.

” WOW!! Kris! Mobilnya keren gilak.”pekik Taeri seperti yang sudah di prediksi.

” How about me?” Kris tersenyum overdosis pede.

Taeri menatap Kris nyureng dari ujung kaki ke ujung kepala.

Kris memakai jas berwarna hitam dengan kemeja putih. Rambutnya ditata agak berantakan ke belakang yang membuatnya tampak

“SEMPURNA!”

Taeri mengacungkan 2 jempolnya tinggi-tinggi.

” Okeeh. Let’s go!”

” Wait, how about you?” kini giliran Kris yang mengamati Taeri.

Dandanan Taeri,over all cantik sih. Tapi tidak WOW.

” Like we have to fix something first.”

” Eh?”

Kris membuka pintu mobilnya like a gentleman.

Dengan sedikit kikuk Taeri pun masuk.

##

” Lhoh? Kris? Kok kita malah ke sini?”protes Taeri saat Kris menghentikan mobilnya di depan sebuah Boutique & Salon.

” Nanti kita bisa telat Kris.”

Kris menyeringai tampan,

” That’s better. Karena kita akan menjadi pusat perhatian.”

Taeri membelalak tak percaya, tapi dia suka dengan ide Kris. Makanya dia nurut aja saat Kris mengajaknya masuk dan mem-make over dirinya.

” Miss,make her gorgeous.”

Hanya dengan satu kalimat dari bibir Kris itu, mbak-mbak pegawai butik yang sedari awal memang sudah tersihir ketampanan Kris, langsung sibuk mendandani author eh Taeri.

#[maaf,soalnya ini scene paporit author kalo pas liat drama.

Rasanya WOW aja pas liat adegan cewek yang dibikin rempong gonta-ganti baju,trus ada cowok tampan yang memutuskan baju mana yang layak pakai.

Author pengen kek gitu.

Hahahahaha]

Akhirnya,setelah lebih dari 1 jam, Taeri pun bertransformasi menjadi seorang Lady.

Kris memilihkannya sebuah gaun berwarna merah dengan model elegan.

Tak ketinggalan make up dan rambutnya pun di tata dengan cantiknya.

” Otte?” tanya Taeri malu-malu. Dia sendiri takjub mendapati dirinya bisa dirubah menjadi se-WOW ini.

Ternyata gue cantik banget ya? Hihi.

Batin Taeri, minta digaplok.

Kris hanya mengangkat jempolnya dan tersenyum sekilas mengomentari penampilan Taeri.

Sebenarnya,untuk sesaat tadi dia pun  terpana melihat Taeri.

” Ok! We’re ready. Let’s go!”

” Aaa,chakaman.” Taeri heboh mengambil hp-nya dan mendekati salah seorang mbak-mbak pegawai.

” Maaf,mbak.. Bisa minta tolong foto-in?” sifat asli Taeri kambuh.

” Ah? Ne..”

Taeri pun langsung merangkul lengan Kris dan berpose alay di sampingnya.

Kris hanya menahan tawanya.

” Okee,mbak. Cukup.” ucap Taeri puas setelah melakukan sekitar 306 pose.

” Makasih ya. Sekarang mbaknya sana  gantian tak fotoin sama Kris.” suruh Taeri yang paham betul isi hati sesama cewek.

” Eh?” mbaknya salah tingkah.

” Udah, nggak usah malu-malu. Gapapa,iya kan Kris?”

Kris yang sudah beradaptasi dengan kelakuan Taeri,mengangguk cool.

” Tuh,kan? Cepat sana, rugi lho kalo nggak mau.”

Akhirnya si embak pun berfoto bareng Kris yang tampan.

Aigo, coba kalo butik itu punyanya si embak pasti dia akan memberikan diskon 100% all item untuk Taeri.

Hahaha

##

@ Pesta Reuni

” Hadoh! Mana sih si Taeri? Jam segini belum dateng juga.”omel Minra yang sedari tadi mondar mandir di dekat pintu masuk aula.

Sedang acara reuni sudah di mulai sejak 1 jam yang lalu.

Dan sekarang agendanya makan-makan sambil ngobrol-ngobrol.

#author banget tuh.

CCCKKIIITTTT!!

Sebuah mobil sport mewah berwarna putih metalik berhenti tepat di depan pintu masuk aula dan sukses menarik banyak mata untuk memperhatikannya.

Terdengar seruan,

” WOOOOW!!!” dari para gadis, saat Kris keluar dengan gagahnya menuju pintu mobil di sisi Taeri.

Kali ini giliran para namja yang berdecak kagum begitu Taeri menginjakkan kaki jenjangnya keluar dengan bantuan uluran tangan Kris.

#bayangin mv Twinkle

Kini semua mata tertuju pada mereka berdua.

Para tamu yang hadir berjejer di sepanjang red carpet demi menyaksikan pemandangan indah di depan mereka. Bahkan ada pula yang mengabadikan momen itu dengan kamera atau hp yang mereka bawa.

Ketika Kris memposisikan lengan kirinya dan Taeri merangkulnya mesra, decak kagum kembali terdengar.

Tak terkecuali Minra yang ikut berkerumun di barisan rakyat jelatah,menyumpah Taeri tanpa sadar.

Bak selebritis, Kris dan Taeri pun melangkah glamour diatas red carpet.

IT’S SHOW TIME!

Taeri dan Kris berjalan mendekati Minra.

Sementara kerumunan yang tadi sudah agak berpencar berkat komando dari pembawa acara yang tak mau acara reuni malam ini berubah menjadi jumpa fans.

” Kyaa, Minra-ya. Mian kami terlambat.”pekik Taeri. Kris mendampinginya dengan setia. Karena perannya sekarang adalah sebagai kekasih Taeri yang sempurna.

” Kalian sengaja kan?”tuduh Minra pura-pura ngambek.

Padahal,dia sangat puas dengan kejutan barusan.

Ketika secara tak sengaja dilihatnya Sungyeol seperti terkena electric shock saat menatap Taeri dan Kris tadi.

” Hehe.. Bagaimana penampilanku?”tanya Taeri berbisik.

” Kau sangat WOW!”

” Hihi,gomawo. Ini semua berkat Kris.” Taeri merangkul mesra lengan Kris, yang di balas senyuman hangat Kris.

Minra tertawa hambar.

Hatinya sedikit tak rela, walaupun dia tau kedua orang di hadapannya ini hanya berpura-pura.

” Taeri..” panggil sebuah suara.

Taeri,Kris dan Minra menoleh.

Lee Sungyeol! Akhirnya kau muncul juga.

Taeri sedikit terkesima dengan penampilan Sungyeol.

Well yeah. Harus diakui, Sungyeol memang ‘menarik’.

” Kau sangat cantik malam ini.” Sungyeol menatap Taeri intens.

” Maaf, kau siapa ya?”

GUBRAKKK!

Sungyeol tak dapat menyembunyikan ekspresi syok-nya.

Minra mati-matian menahan tawa.

” Oh,ayolah. Kau tidak benar-benar melupakanku kan? Ini aku, Lee Sungyeol.”

” Oh…”respon Taeri datar.

Sungyeol tertohok.

” Jadi,diakah orangnya?”

Sunyeol menunjuk Kris.

” Ne.. Kenalkan,ini Kris. Namjachingu-ku.” Taeri menatap Kris mesra.

” Hi, I’m Kris.”

Kris mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan, namun Sungyeol mengacuhkannya.

#awas kau Lee Sungyeol.

” Apa Taeri pernah bercerita tentangku?” Sungyeol menatap Kris tajam.

” Well,tidak ada yang spesial.”jawab Kris sadis.

Sungyeol tampak tersinggung, tapi dia tetap berusaha stay cool.

” Jadi, sudah berapa lama kalian berpacaran?”

” Apa perlunya kau tau??” Taeri mengeratkan pelukan tangannya di lengan Kris, sedikit panik.

Sungyeol menyeringai senang.

” Kenapa? Kau tak bisa menjawab–

” 1 tahun 6 bulan 15 hari.” Kris memotong ucapan Sungyeol tegas.

Taeri & Minra sontak menatap Kris,kaget.

Dari mana dia mendapatkan kalkulasi angka itu,pikir Taeri.

Sedangkan Minra tau persis apa makna dibalik angka tadi.

Itu adalah jangka waktu sejak Kris pergi, pindah ke Kanada.

Minra tau, karena selama itulah dia merindukan Kris.

Dan mungkin juga,selama itu juga Kris merindukan Taeri.

Minra tersenyum miris, menyadari fakta bahwa mungkin Kris memang masih menyukai Taeri, sahabatnya.

” Sudah selama itulah kami berpacaran. Dan aku sangat mencintainya. Tak akan ku biarkan siapapun merebutnya dariku.”ujar Kris lantang.

Dia bersungguh-sungguh saat mengatakannya.

Taeri terbelalak kaget mendengar apa yang Kris ucapkan barusan.

Matanya refleks menatap Minra.

Dan benar saja, sahabatnya itu tampak muram.

Taeri tersenyum dalam hati.

Tenang saja Minra-ya, aku tau apa yang harus ku lakukan.

Sungyeol pun tak kalah terkejutnya. Ucapan Kris barusan, lebih terdengar seperti seruan perang di telinganya.

Dan meski tak mau mengakui, dia merasa pasti akan kalah bila berhadapan dengan pemuda itu.

Sungyeol mendengus kesal.

Di tatapnya Taeri lekat-lekat. Dia baru menyadari betapa pentingnya keberadaan Taeri untuknya setelah dia kehilangan gadis itu.

Dia ingin Taeri kembali padanya, tapi rasanya itu tak mungkin.

Harus dia akui, Taeri telah mendapatkan kekasih yang sempurna, yang lebih segala-galanya dari padanya, dan yang terpenting, namja itu benar-benar mencintainya.

Sial.

Umpat Sungyeol dalam hati.

” Perhatian semuanya.. Sekarang waktunya Dansa.. Let’s rock the dance floor!” pengumuman dari MC menyadarkan keempatnya dari pikiran masing-masing.

Taeri dan Kris saling melempar senyum. Mereka merasa semua yang hadir di aula tersebut tengah menanti aksi dansa mereka.

Kris mengulurkan tangan kanannya, namun..

” Maukah kah kau berdansa denganku dulu?” Sungyeol mendahuluinya.

Taeri menatap Sungyeol ragu.

” Untuk terakhir kalinya..” ucap Sungyeol penuh makna.

Taeri dapat melihat ketulusan di mata cinta pertamanya itu.

Makanya,setelah bertukar pandang sesaat dengan Kris,meminta pengertian, dia pun menyambut uluran tangan Sungyeol.

Dan mereka pun turun ke lantai dansa.

Kris memandang Taeri lekat, seakan takut gadis itu hilang dari pandangannya meski hanya untuk sekejap.

” Kris? Apa kau akan membiarkan gadis cantik ini menganggur?”

Minra menyadarkan Kris.

Kris tersenyum simpul.

Dia mungkin tak tau bahwa senyum 0,1 detiknya itu sudah lebih dari cukup untuk membuat jantung Minra lari marathon.

” May I…”

Kris mengajak Minra berdansa.

##

” Maafkan aku Taeri-ah.. Maaf untuk semuanya…”ucap Sungyeol di tengah dansa mereka.

” Tenang saja. Aku sudah memaafkanmu sejak dulu..”

Taeri menatap Sungyeol lembut.

Bagaimana pun namja ini adalah cinta pertamanya,mereka banyak memiliki kenangan manis-asem-asin berdua.

“..aku berharap,kau bisa lebih dewasa,Sungyeol-ah. Aku akan mendoakan yang terbaik untukmu.”

” Terimakasih..”

Mereka saling bertukar senyum. Akhirnya, masalah diantara keduanya bisa berujung damai.

” Saatnya kau kembali padanya.. Berbahagialah..”

Sungyeol mengembalikan Taeri pada Kris.

Taeri tersenyum manis.

” Bagaimana denganmu,Minra-ya?”

” Tenang saja, aku sudah membooking Myungsoo. Hehe..”

Dan kini tibalah saatnya Kris & Taeri menjadi bintang utama.

Semua mata tertuju pada mereka.

Dan ketika lagu berganti.

Mereka berdua menampilkan dansa Tango yang memukau.

PLOOKK! PLOOKK! PLOOKK!

Tepuk tangan meriah mengakhiri penampilan mereka.

Lagu kembali menjadi slow.

Kris tak mau melepaskan Taeri.

Sambil berdansa santai, dia mendekatkan wajahnya ke samping wajah Taeri.

Taeri tentu saja menjadi salah tingkah.

” Taeri-ah..”panggil Kris lembut.

” W,wae…”

” I have something to tell you..”

Perasaan Taeri mulai tak tenang.

” Would you be my girlfriend?”

Taeri menahan napas untuk sesaat.

Di tatapnya namja rupawan di hadapannya itu,lembut.

Kris balas menatapnya, menunggu jawaban.

Taeri menarik napas dalam..

” Kris-ah.. Kau tau? Aku pasti mendapat hukuman untuk ini. Tapi,maafkan aku.. Aku tidak bisa.. Aku sudah punya seseorang yang aku cintai..”

Hati Kris mencelos.

Dia tak pernah menduga jawaban Taeri akan seperti itu.

” Siapa…”

” Namanya Do Kyungsoo.”

Kris tak mampu berkata apa-apa lagi.

Pikirannya tiba-tiba kosong.

Oh God!

Apakah aku memang tidak berjodoh dengan gadis ini?

Kenapa tak ada kesempatan kedua untukku?

Kris kembali menyesali saat dulu dia pergi meninggalkan Taeri,tanpa sempat mengutarakan perasaannya kepada gadis itu.

” Kris,ah.. Apa kau tau? Ada seseorang yang tulus mencintaimu di sana.. “bisik Taeri,menyadarkannya.

Kris mengikuti arah pandangan Taeri.

Ada Minra di sana.

Yang sedang duduk sendirian, menenggak habis segelas minuman.

#tenang,bukan baygon cair kok.

Kris kembali teringat masa lalu.

Saat itu, Minra pernah menyatakan cinta padanya.

Tapi,tentu saja dia menolaknya.

Dia tak pernah menyangka bahwa gadis itu ternyata masih menyimpan perasaan padanya hingga sekarang.

Kris terpana..

##

 Kris, maaf aku pulang duluan. Kakiku sakit karena terlalu lama memakai high heels. Hehe. Maaf juga untuk yang tadi ya.. Let’s be friend.

Oh,iya.. Tolong antarkan Minra pulang.

Kris tersenyum keki membaca sms dari Taeri.

” Ada apa?”

Minra bertanya heran. Saat ini dia dan Kris sedang menunggu Taeri yang ke toilet.

” Sepertinya kau harus pulang denganku, Minra-ya..” Kris menyunggingkan senyum mautnya.

Minra terpana (lagi),

” Taeri???”

” Dia sudah pulang duluan. Dan memintaku untuk mengantarmu dengan aman.”

Minra menganga tak percaya,

” Dasar anak itu..”

Kris tersenyum mengamini.

##

” Haih, kenapa di dunia ini harus di ciptakan sesuatu yang menyakitkan seperti ini sih?!”omel Taeri begitu keluar dari taksi menenteng high heelsnya.

Dengan tertatih-tatih dan gaun yang merepotkan, Taeri berjalan menuju rumahnya.

Hingga matanya menangkap sesosok tubuh yang sedang berjongkok tepat di depan pagar rumahnya.

” Siapa itu? Anak ilang?”

Taeri terus berjalan mendekat.

Dan mangaplah dia begitu menyadari siapa yang di maksudnya si anak hilang tadi.

” DO KYUNGSOO?!?”

Kyungsoo berdiri kaget.

Dan semakin kaget saat mengetahui siapa yang menyerukan namanya barusan.

Kyungsoo memasang ekspresi kaget andalannya.

Ani, terpana lebih tepatnya..

” Hyaa! Do Kyungsoo.. Apa yang kau lakukan disini?he?”

Namun Kyungsoo masih menatap Taeri lekat.

” Taeri… Kau kah itu?”

Taeri yang tadi sempat salah tingkah,berubah galak.

” Hya! Memangnya kau pikir aku siapa? Yuri snsd?”

Kyungsoo buru-buru menggeleng,

” Ani.. Aku tau itu kau. Hanya saja, kau berdandan sangat cantik. Cantik sekali..”ucap Kyungsoo dengan tampang polosnya,membuat Taeri geregetan.

” Wae? Jangan bilang kau jatuh cinta padaku setelah melihatku yang seperti ini?”

Kyungsoo hanya diam.

Taeri mendengus kesal.

Haruskah dia menyesal telah menolak Kris?

Kyungsoo menggeleng tegas, di tatapnya Taeri lembut.

” Ani, aku jatuh cinta padamu.. sejak saat kau menabrakku dulu..”

Demi apa, Taeri tak dapat mempercayai apa yang baru saja dia dengar.

Benarkah kata-kata tadi keluar dari mulut seorang Do Kyungsoo?

Apakah dia tidak sedang berhalusinasi?

“ Aku menyukai…apa adanya dirimu…”

Kyungsoo menatap Taeri dalam-dalam.

Taeri menahan napas gugup.

” Taeri-ah.. Saranghae..”

Kyungsoo meraih tangan Taeri.

Mata Taeri berkaca-kaca saking bahagianya.

Tapi itu justru membuat Kyungsoo panik.

” w,waeyo? Kenapa kau menangis?”

Mau tak mau, Taeri tertawa keki.

” Dasar pabo! Ini air mata bahagia. Aku sudah sangat lama menantimu mengucapkan kalimat itu.”

Mata Kyungsoo melebar (padahal udah lebar #plak)

” nado saranghae..”

Taeri memejamkan matanya,minta cium.

5 detik…

10 menit…

3 hari kemudian…..

Tak ada aksi dari Kyungsoo.

Taeri membuka matanya lagi,gemas.

Dia sudah tidak perlu menahan diri lagi kan?

Chu~

#yes!yes!yes! Author hepi tingkat galaksi.

##

” Seharusnya kau tak perlu melihatnya..”ucap Minra dengan nada prihatin.

Saat ini, dia dan Kris sedang berada di dalam mobil. Tak jauh dari rumah Taeri.

” Gwaenchana..”

jawab Kris, pandangannya masih tertuju ke depan rumah Taeri.

” Aku tau bagaimana rasanya…”

Kata-kata Minra, sontak membuat Kris mengalihkan pandangannya.

” Patah hati..dan jatuh cinta.. Keduanya adalah sebuah proses. Kita hanya harus kuat menghadapinya.”

Minra menghela napas panjang, seakan berkata kepada dirinya sendiri.

” Baiklah, Kris. Kau tidak boleh bersedih terlalu lama. Aku yakin, kau pasti akan mendapatkan gadis yang baik.”

Kris tersenyum simpul.

” Bagaimana bila gadis itu adalah kamu..?”

Kris mengedipkan sebelah matanya.

Minra membatu.

End.

Wuahahahahahahaha

Akhirnya kelar jugaaa

FF cintah-cintah an pertama saia.

Tumben kan?

Saia sendiri aja heran,kenapa tiba-tiba bisa muncul ide bikin ff model begini.

Rempong euy.

Tapi asik juga.

Wahahaha

Semoga kalian sukaaaa..

Komen plisss..

#tebar Sehun.

Iklan

47 thoughts on “Per-fake Boyfriend

  1. Aigoo D.O polosnya bener minta dicium nich*tarikciumchanyeol* dijewerthehun*pelukluhan*platakdijitakbaekki*diciumkris*Okai abaikan smuanya*

    Slalu bkin ngakak deh
    Seru banget^_^
    NEXT STORY*sok inggris*

  2. #tangkep sehun
    kyaaaaaa thoooor, suka banget sama ffnya. daebak banget lah ffnya!!
    bikin sequelnya dong thor!! asik ceritanya. dionya lucu haha
    oke thor, buat sequelnya ya? aku tunggu loh. hwaiting!!

  3. Kasian si dhuizhang Kris..yg cabal ya..nanti amu asti nemu yg lebihhh baik… *kok jdi cadel?
    Good FF! Sukses bikin ngakak..pertahankan!

  4. ini authorny org mana ya? bahasany lucu bgt wkkk XD ngakak gila hahha..
    Wanjir sukan bgt sm DOny (‘/////’) /mimisan
    kasian kris si phpin taeri /tsah

    awokakka lanjut2 yg ad kainy gt wkkkk.. next fd :3 #tangkap sehun,parselin, bawa pulang XD

  5. woyo… dua sarap is back… ais jeongmal bogoshipo.. (fans lama. genre crt nya beda puol… tapi feel sarapnya masih terasa mak nyuss… ~^O^~ aku suka cuap” yg ini —–>>> ((“tapi baru bisa koment..maap o>_<o~) ” Nah,kalau elo nembak dia kan itu
    ibaratnya kayak kita menyelam sambil
    minum air…”
    ” Kembung dong.”))
    sama gak kuat bayangin KRIS yg pkk jas hitam kemeja putih… so yeoppo.. *eh??
    TOP BGT DEH.. ^(oo)^

    • Eiyooooo.. wassap sistah
      #pake gaya Chanyeol
      Hahahahah D.Omawooo..
      iya nih, ga tau kesambet apa ampe bikin ff galo kek gini..
      moga suka, saia akan terus berusaha yang terbaik.
      #genggam Dio
      #eh?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s