Hubunganku Yang Rumit (Chapter 2)

 

Nama author :  dewi

Genre : romantic

Main cast:

Sehun (exo k)

Luhan (exo k)

Kim nana

Other  cast: hwang suhyon

                         Lee hyeri

 

Sebelumnya :

‘’ish… kamu ini ,siapa sih? Kasitau donk dasar pelit’’ucap kak luhan memaksa

‘’gk pokoknya gak akan aku kasitau!’’ bentak ku dan aku langsung pergi ke kamar ku untuk menghindari pertanyaan dari kkak ku itu agar tdk ketahuan ,

Kim nana pov —

Itu adalah pengalamanku saat pertama kali bertemu kak sehun dan menjalani tugas sebagai pacar boongannya mereka.

Sekarang aku telah kelas 2 sma dan kakak ku kelas 3 sma sama sama baru semester satu, sampai sekarang aku masih menyukai kak sehun tapi sekarang aku dan sehun tidak sedekat seperti dulu lagi. Karena itu aku selalu mencari alasan kepada kakak ku untuk mengerjakan tugas ku setiap hari hanya untuk ingin bertemu dengan sehun, setiap hari kak luhan selalu bersama dengan kak sehun jadi cuma itu cara ku agar aku dan sehun bisa menyapa satu sama lain (walaupun hanya menyapa saja).

Dan pengalaman ku yg terburuk saat pertama kali masuk sekolah sma ini adalah saat di kerjai dengan para gadis gadis yg dulu mengikuti kakak ku dan sehun,ternyata gadis gadis itu sangat mengingat wajah ku dan mereka marah besar terhadapku. Sampai sampai aku di culik oleh mereka dan di kurung dalam 1 malam ditempat yg gelap dan dingin,saat itu aku menangis dan memohon agar melepaskanku tetapi mereka tidak mau melakukannya dan akhirnya saat esok hari aku pulng ke rumah dengan keadaan sangat kacau dan jatuh sakit selama 1 minggu karena shock dan juga takut. Bayangkan saja suhu di korea seberapa dinginnya saat malam hari dan aku tetap dibiarkan kedinginan saat itu.

Seluruh keluarga ku sangat khawatir dan cemas kepadaku apalagi kakak ku dan eomma ku,mereka berdua menangis sambil menunggu aku sadar dalam pingsan ku yg sudah 3 hari aku tidak sadarkan diri, saat sadar aku menceritakan semuanya kepada kakak ku tetapi tidak kepada eomma ku karena aku takut eomma marah terhadap kak luhan, aku juga memohon kepada kak luhan agar tidak menceritakan ini kepada sehun! aku tidak mau membuat sehun merasa sangat bersalah.

Saat disekolah kak luhan mendatangi gadis gadis itu dan menghajarnya sampai di antara mereka ada yg dirawat di rumah sakit,saat itu aku masih sakit dan belum masuk sekolah dan saat itu juga kak luhan hampir dipenjara,tapi karena aku menceritakan semuanya pada polisi dan memberi bukti yg ku punya jadi kak luhan di bebaskan dan tidak jadi masuk penjara,malah gadis gadis itu yg tidak masuk rumah sakit di penjara dalam beberapa hari atau minggu.

Setelah 1 tahun kejadian itu ,aku trauma menjadi pacar boongan nya cwo yg sangat di inginkan oleh para gadis lain. Aku juga tidak begitu dekat terhadap cwo cwo yg ada di sekolah ,tetapi cwo cwo itu yg selalu mendekatiku. Aku sangat terganggu saat mereka semua mencoba untuk merayu ku, aku sangat marah dan menampar wajah mereka semua agar menjauhiku segera, aku sama seperti kakak ku yg sangat benci jika selalu dikejar kejar dan diganggu oleh orang yg belum kita kenal sama sekali. Setelah mereka aku tampar, sampai sekarang tidak ada yg berani merayuku lagi,dan tentu saja aku belum pernah menjalani hubungan yg serius .

Cuma kakak ku saja yg sangat dekat dengan ku di sekolah untuk menemaniku , karena kakak ku tau orang lain belum mengetahui bahwa aku adiknya kak luhan jadi aku selalu dijauhi oleh beberapa gadis di sekolah tetapi yg mau menjadi teman ku juga tidak sedikit ,aku bersyukur masih ada yg mau menjadi teman ku selama di sma.

Luhan pov—

Bel istirahat sudah di bunyikan sekitar 2 menit yg lalu, tetapi sehun masih saja memikirkan kim suhyon yg memutuskan hubungan mereka secara tiba tiba.

‘ya ampun anak ini,masa tidak dewasa sih ?’ kata hatinya luhan sambil menatap tajam sehun

‘’apa? Apa yg kamu lihat?’’ kata sehun yg sangat terganggu karena luhan dari tadi menatapnya dengan sangat tajam

‘’ha?apa? tidak kok,aku tidak melihat apa apa!,sehun sudahlah jangan seperti anak kecil lagi ,lupakan saja dia! Dia tidak pantas untuk mu!’’ kata luhan

‘’ tapi aku masih bingung kenapa dia tiba tiba minta putus denganku, apa salahku?’’ kata sehun sambil menatap luhan dengan tanda tanya

‘’aku tidak tau! Karena dia brengsek mungkin? Yg pasti ini bukan karena kesalahanmu! Hanya dia saja yg berengsek,kamu tau itu kan sekarang?’’ ucap luhan dengan super jujur sambil menatap sehun dan menyuruhnya untuk berfikir lagi.

‘’iya aku tau! Sekarang aku tau kenapa suhyon putus dengan ku,dia sedang mengincar cwo yg terkenal di sma lain maka dari itu dia minta putus denganku!’’ kata sehun setelah dia mengingat ingat lagi kejadian kemarin bersama dengan suhyon dan sedikit menaikkan nada suaranya kepada luhan

‘’ya sudah ! kamu sudah tau itu ,jadi sekarang kita ke kantin saja untuk makan! aku sudah sangat lapar !’’ kata luhan dengan nada memohon

‘’ iya iya,… ayo’’

Saat di kantin mereka berdua bertemu dengan kim nana yg sedang makan sendirian di pojok kanan dalam kantin,setelah sehun dan luhan memesan makanan mereka berdua langsung menemui kim nana untuk menemaninya.

‘’nana! Sedang apa kamu disini sendirian? Mana teman mu yg lain?’’ kata sehun sambil melihat lihat disekitar nana ,dan ternyata tidak ada temannya nana di situ.

‘’tidak kak! Tidak ada, aku disini sedang makan sendirian, temanku yg lain sedang sibuk di kelas dengan urusan mereka masing masing’’ jawab ku sambil makan makanan ku dan tidak melihat kak luhan

‘’ya sudah kalau gitu, bolehkah aku duduk disini  bersama sehun?’’ucap luhan

‘’iy—a boleh,’’ kata ku setelah melihat kak luhan dan sehun,aku sangat senang sehun berada disni apalagi makan bareng dengannya.

‘’ oya,sehun nanti pulang sekolah kamu kerumah ku ya, adik ku yg paling kecil itu meminta ku agar membawa mu ke rumah sepulang sekolah’’ kata luhan sambil menatap sehun

‘’iya , pulang sekolah aku akan kerumah mu,atau langsung saja jadi nanti aku menumpang di mobilmu’’ jawab sehun

‘’ iya iya, kamu menumpang denganku saja. Tapi kamu ke sekolah tidak dengan mobilmu?’’ Tanya luhan dan aku hanya melihat mereka berdua yg saling mengobrol satu sama lain,

‘’ tidak, aku kesekolah diantar oleh supir,mobilku dipinjam kakak ku untuk pergi ke luar kota beberapa hari ini untuk tugas kerja nya’’ jawab sehun sambil memakan makanannya yg sudah datang

‘’ o … gitu’’ jawab luhan sambil memakan makanannya juga

Dan aku yg mendengar perkataan mereka tadi ,aku langsung mempunyai ide agar tetap bisa bersama dengan sehun saat pulang sekolah

‘’kak luhan…………. Nanti pulang sekolah aku juga menumpang di mobilmu ya………. ‘’ kata ku dengan sangat lembut kepada kakak ku itu, dan juga sesekali aku meminta makanannya ,walaupun aku sudah makan tadi tapi aku belum merasa kenyang

‘’ ish…….—kamu ini kenapa kamu meminta makanan ku?aku sedang sangat lapar tau! Dan kamu tadi sudah makan!’’ kata kak luhan tidak terima makanannya ku ambil terus dari tadi

‘’kakak ini pelit loh! Aku hanya meminta sedikit saja, walaupun aku sudah makan belum berarti aku sudah kenyang!’’ kataku yg masih saja mengambil makanan nya kak luhan tanpa izin

‘’SUDAH SUDAH ! jangan di ambil lagi nanti makanan ku cepat habis tau ! DASAR PERUT KERBAU ‘’ ejek kak luhan kepadaku dan dia segera cepat cepat menghabiskan makanannya agar tidak aku ambil lagi

‘’iya iya…………! Tapi nanti sepulang sekolah aku bolehkan pulang bersama kakak?’’

‘’ iya boleh ,karena sehun juga pulang bersama ku pasti kamu senang kan karena bisa satu mobil dengannnya!’’ kata kak luhan dengan makanan yg masih penuh di dalam mulutnya

‘’ ,habiskan dulu makanan yg ada di mulutmu itu !’’ kata ku dengan sedikit menaikkan nada suaraku, perkataannya kak luhan tadi telah membuat ku malu di depan nya kak sehun,dan aku langsung pergi ke kelas

Sepulang sekolah—

‘’kakak tunggu………………!!!!!! Kenapa cepat sekali?’’ kata ku sambil berlari lari mengejar kakak ku yg telah berada di tempat parkir untuk mengambil mobilnya

‘’ IYA!!!’’ jawab kak luhan berteriak

Di dalam mobil keadaan nya sunyi sekali, kak sehun ataupun kak luhan tidak ada yg memulai pembicaraan ,karena aku tidak suka dengan keadaan ini jadi aku memulai pembicaraan lebih dulu

‘’ kak sehun, kakak mau ngapain ke rumah ku?’’ tanya ku dengan sedikit gugup

‘’ tidak ngapa ngapain aku hanya ke rumah mu karena luhan mengajakku dan sedikit ingin bermain dengan adikmu itu’’ jawab sehun dengan sangat lembut

‘’bermain dengan adikku ? memangnya kenapa? Maksudku kenapa kakak tidak bermain de——- ‘’ aku sengaja menghentikan kata kata ku,karena kalau tetap melanjutkannya aku akan mati

‘’de—– apa?’’ jawab sehun sambil melihat ku yg duduk di belakang

‘’ha? Ti—dak  ti—dak ‘’ jawabku dengan gugup saat sehun menatap ku tiba tiba dan jantungku berdegup dengan kencang lagi ,kalau aku tidak bisa menahannya mungkin sekarang aku akan berteriak sangking senangnya.

Saat di rumah, adik perempuan ku yg masih kecil itu sangat senang dengan kehadiran sehun di rumah. Sepertinya adikku itu sangat menyukai kak sehun,karena saat kak sehun pergi dari rumah untuk pulang adikku menangis dan memohon pada sehun agar jangan pergi, eomma ku langsung menggendong adikku agar sehun bisa pulang kerumahnya

‘anak kecilpun bisa sadar seberapa gantengnya kak sehun bahkan sampai  menyukainya’ kata hatiku saat sehun sudah pergi dan aku sedang memikirkannya , tapi tiba tiba aku dikagetkan oleh kakak ku,ya siapa lagi kalau bukan kakak ku yg sangat suka mengerjaiku . aku langsung marah marah padanya dan saat aku membelakanginya dia melemparku dengan boneka kecil yg ada di sampingnya kak luhan, dan tentu saja aku meladeninya dengan membalas perbuatannya itu, sampai aku dan kak luhan terkena bentakan eomma ku dan sedikit di beri ceramah.

Mood ku langsung tidak enak setelah itu dan aku masih marah saat pergi menuju ke kamarku ,karena aku masih belum puas melempari kak luhan yg memulai perang ini. Sedangkan kak luhan pergi ke kamarnya dengan sangat senang hati,dia merasa kalau dia telah menang di pertengkaran kali ini .

Hari ini adalah hari minggu, dan tidak perlu berangkat ke sekolah. Tapi saat aku bangun aku bingung kenapa hanya ada eomma ku di dapur yg sedang menyiapkan sarapan tapi biasanya saat aku bangun aku selalu melihat kak luhan sedang menonton tv acara kesukaannya di pagi hari dan pagi ini aku tidak melihatnya jadi aku membantu eomma ku saja untuk menyiapkan sarapan

‘’eomma kak luhan, kemana? Kenapa tidak ada di ruang tv? Biasanya dia selalu berada di situ saat pagi hari’’ Tanya ku kepada eomma sambil menggoreng makanan

‘’ kakak mu itu belum bangun, tapi kamu tumben bangun pagi hari ini. Biasanya kamu selalu yg bangun terakhiran dari yg lainnya’’ jawab eomma ku sambil memotong bahan bahan makanan

Aku berfikir……. Kak luhan belum bangun? Memangnya ini jam berapa? Dan saat aku melihat jam, aku sangat terkejut! Ternyata ini masih jam 07:30 pagi,pantesan kak luhan belum bangun ini masih terlalu pagi untuk bangun saat hari libur sekolah begini. Dan saat semuanya selesai (bukan sarapannya)tapi saat aku selesai menggoreng makanan ini aku langsung pergi ke kamarnya kakak ku.

Aku ingin membalas kan dendam ku pada kakak ku karena kemarin dia mengejekku dan merasa telah menang,tapi kali ini aku bisa mengerjainya sepuas ku sampai aku betul betul merasa senang

‘HAHAHA kak luhan kali ini kau tidak akan selamat ,kau akan ku buat menderita pada esok hari di sekolah HAHAHA’ kata ku dalam hati ,sambil memotret wajahnya kak luhan dengan pipi yg ada air liurnya (aigoo…. Jijik) itu, dan esok hari kak luhan akan ku buat menuruti kemauanku dengan mengancam nya akan kusebar foto ini di seluruh sekolah, aku tau betul kak luhan yg tidak akan membiarkan membuatnya sangat malu seperti ini.

Saat sudah ku potret sebanyak banyak nya, aku langsung berteriak di kuping nya

‘’KAK LUHANNN AYO BANGUN!!!!! CEPATTTTT!!!!!!!!!!!………..’’ kataku berteriak di sebelah kupingnya

‘’AAAAAAAAAAAA………… SIAPA SIH? GANGGU AJA! GAK TAU APA AKU SEDANG MIMPI INDAH!!!!!!!!!’’ teriak kak luhan yg tiba tiba langsung bangun dari tempat tidur dengan keadaan hanya memakai kaos dalam. Dan tentu saja aku langsung menutupi wajah ku karena malu

‘’ AH! KIM NANA TERNYATA KAMU!!!!!!!! Ta—pi kamu kenapa?kok menutupi wajah mu seperti itu?’’tanya kak luhan kepadaku, dan kak luhan cepat menyadarinya setelah ia lihat apa yg sedang ia pakai

‘’o…….. kamu malu dengan ku?karena aku hanya memakai kaos dalam saja?hahahahhahahahaha…………!!!!!’’ kak luhan tertawa dengan sangat puas karena kali ini aku di kerjainya lagi

‘’tidak kok!!! Aku hanya menutupi wajah ku saja!!!!! Sana cepat mandi sarapan sudah siap’’kata ku dengan cepat mencari alasan sambil tetap menutupi wajah ku dan langsung pergi dari kamarnya kak luhan

‘’ha? Hahahahahahahahahahahahahaha……………………dasar pembohong aku tau kau malu karena itu kau menutupi wajah mu hahahahahahahahahahahahahaha………..’’ teriak kak luhan yg masih saja mengejek ku dan tertawa dengan sangat puas di dalam kamarnya

‘tertawa saja sepuasmu aku tidak peduli! Yg penting aku sudah dapat foto mu yg memalukan ini hahahahahaha’ kataku dalam hati yg juga merasa puas telah berhasil melakukan misi pertama ku untuk membalas kakak ku

Saat eomma memanggil ku dan semuanya untuk sarapan kita semua segera sarapan, dan saat sudah selesai makan aku langsung pergi ke kamarku untuk melihat hasil foto yg ku ambil tadi

‘’ya ampun! Betapa bodohnya wajah kakak ku ini?aku tidak tau kenapa dia di sukai oleh gadis gadis cantik di sekolah, apa mata mereka semua sudah rusak atau bagaimana? Ya ampun! Hahahahahahaha’’ kata ku sambil tertawa geli melihat foto foto tidur nya kak luhan yg baru saja ku ambil , apalagi air liur yg keluar dari mulutnya kak luhan ini sangat membuat geli dan itu membuat perut ku sakit karena terlalu banyak tertawa

Esok hari Pov

‘’kak luhan tolong kerjakan tugas kimia ku nah! Aku tidak mengerti sama sekali’’ minta ku pada kak luhan yg baru saja memakirkan mobilnya di tempat parkir sekolah

‘’tidak ! aku tidak mau!’’ tolak kak luhan begitu saja

‘’ oya? Masa? Kalau aku sebarkan foto foto ini ke seluruh sekolah masa kak luhan tetap gk mau mengerjakan tugas ku?’’ jawabku dengan sangat bangga sambil menunjukkan foto foto tidurnya kak luhan yg kuambil kemarin pagi

‘’dapat dari mana kamu foto foto itu ,? Sini berikan padaku!’’ kata kak luhan yg ingin merebut hp ku dari tangan ku tapi dia tidak berhasil karena aku telah menghindar duluan saat kak luhan menggerakkan tangan nya untuk merebut hp ini

‘’apa? Tidak bisa! Ini hp ku jadi kakak tidak bisa memilikinya! Aku dapat foto ini dari kakak sendiri kok, aku mengambilnya sendiri saat kemarin pagi saat kakak sedang tidur… jadi gimana kakak mau mengerjakan tugas ku atau tidak? Kalau tidak aku akan menyebarkan foto foto ini ke seluruh sekolah’’

‘’ apa?untuk apa kamu masuk ke kamarku tanpa izin?dan mengambil gambar orang seenaknya,! Sini cepat berikan kepada ku!’’ kata kak luhan sambil berusaha merebut hp ini dari tangan ku dan tiba tiba kak sehun datang

‘’luhan! Kamu sedang apa ?apa yg terjadi ?kenapa kamu ingin sekali hp adikmu itu?’’ Tanya sehun sambil melihat tingkah kekanakkanakkan nya kak luhan dengan adiknya itu

‘’sehun ! tolong bantu aku untuk mendapatkan hp nya itu, dia telah mengambil rahasiaku secara diam diam aku tidak akan membiarkan dia membocorkannya kepada orang lain!’’ perinta luhan kepada sehun

Dan sehun pun segera membantu sahabatnya ini untuk mendapatkan hp yg ada di tangan adiknya luhan itu.

Sehun secara tiba tiba memegang tanganku dengan sangat lembut dan saat aku lengah seperti ini kakak ku berhasil mendapatkan hp ku dan aku sedikit berontak tetapi di halangi oleh sehun yg tiba tiba berdiri didepan ku dan menatap ku dengan sangat tajam.

‘ya ampun kapan lagi aku bisa melihat dengan jelas ketampanan kak sehun seperti ini lagi’ kata hati ku yg masih saja membeku saat sehun melihat wajah ku seperti ini,

‘’sehun, sudah hentikan aku sudah menghapus foto foto memalukan ini dari hp nya dia jadi cepat segera lepaskan dia’’ kata kakak ku secara tiba tiba dan itu membuat sehun berpaling lagi dari hapadan ku,aku sangat kecewa tetapi aku masih membeku di tempat. Tidak bergerak sama sekali

Yg akhirnya aku di sadarkan oleh kakak ku yg menghembuskan nafasnya di dekat telinga ku dan itu membuat aku sangat geli.

Hari ini aku gagal lagi membalas kakak ku karena ada kak sehun tadi. Jadi aku melampiaskan kemarahanku dengan menendang botol yg ada di depan ku sekuat kuatnya dan mengenai kepala nya pak kepsek ,dan tentu saja aku langsung kabur dari tempat ku,! aku mencari tempat yg aman agar tidak tertangkap oleh pak kepsek dan tdk di hukum

Saat ku lihat taman sedang tidak ada orangnya jadi aku bersembunyi di balik pohon yg sangat besar yg berada di pojok sebelah kiri , saat sudah bersembunyi sekitar 5 menit . aku lihat pak kepsek sudah tidak mencari sih pelaku yg menendang botol sampai mengenai kepalanya, jadi aku langsung segera lari ke kelas karena sudah bel 5 menit yg lalu.

Dan saat aku melihat  ke kelas ku…….

JREEEENGGGG

Pak kepsek sedang berada di kelas ku sedang ceramah mungkin, karena pak kepsek sedang berbicara kepada seluruh siswa yg ada disana, aku tidak berani masuk karena hanya aku saja yg tidak ada di kelas, nanti saat aku masuk pak kepsek pasti langsung tau kalau si pelaku itu adalah aku.

Jadi aku pergi ke tempat lain dengan mengelilingi sekolah dan melewati kelasnya kakak ku yg berada di lantai bawah tepat ditengah tengah diantara kelas yg lain, jadi aku melihat saja lewat jendela dan kulihat kak luhan dan kak sehun duduk bersebelahan sambil memperhatikan penjelasan dari guru mereka

‘’ya ampun bahkan saat sedang serius belajar seperi ini wajahnya masih keliatan tampan dan sangat keren’’ kata ku sangat pelan agar tidak ketahuan oleh guru nya kak luhan kalau aku sedang mengintip kelas mereka.

Sekitar 3 menit aku memperhatikan wajahnya kak sehun, tiba tiba ada seorang guru yg mengagetkanku.

‘’HEI!!!! Kamu !! sedang apa di situ?’’

‘’ha? Sedang tidak ngapa ngapain pak….’’

‘’tidak apanya ? jelas jelas kamu sedang mengintip kelas ini! Sebutkan nama mu dan kelas berapa!’’

‘’nama saya kim nana pak kelas 2 a’’

‘’kelas 2a ? klau gtu sedang apa kamu masih disini? Bukannya di kelas mu ada pak kepsek yg sedang memberikan arahan kepada murid murid unggul kelas 2 a! sana cepat pergi ke kelas mu!’’

‘’iya pak…. Maaf ya pak…….. permisi………’’ aku langsung berlari menuju ke kelas ku dan mengapa aku sial sekali hari ini!

‘’ada apa pak? Kok berisik sekali di luar kelas saya? Saya sedang menjelaskan’’

‘’oh… maaf bu…. Tadi ada anak kelas 2a yg sedang mengintip kelas ibu karena itu saya langsung bertanya kenapa dia disini?’’

‘’mengintip kelas ini? Memangnya siapa?’’

‘’namanya kim nana dari kelas 2a ,tapi ibu tenang saja dia sudah pergi menuju kelasnya karena pak kepsek sedang menjelaskan di kelas 2a’’

‘’o… begitu !tapi ada ada saja dia untuk apa dia mengintip ke kelas ini?apa hubungannya sama kelas ini?’’

‘’saya tidak tau bu, kalau gtu saya permisi dulu mau pergi ke kelas 2b’’

‘’o…. iya iya silahkan’’

Luhan dan sehun yg mendengar pembicaraan kedua guru itu langsung bertanya satu sma lain

‘’kim nana? Untuk apa dia mengintip ke kelas kita?’’ bisik sehun kepada luhan saat gurunya kembali menjelaskan pelajaran yg sempat terpotong tadi

‘’aku tidak tau mungkin saja dia tidak ingin masuk ke kelasnya’’ bisik luhan kepada sehun

‘’tapi kenapa? Apa dia tidak mau bertemu dengan pak kepsek ? pak kepsek kan sedang berada di kelasnya’’

‘’mungkin saja, aku juga tidak yakin… tapi anak itu betul betul sedang mencari masalah !untung saja dia di lepaskan begitu saja oleh guru tdi, kalau tidak pasti dia akan kena hu—— ‘’

‘’AAAUUUU……..’’ teriak luhan dan sehun secara bersamaan karena mereka di lempar oleh gurunya pake spidol yg cukup sakit saat mengenai kepala mereka.

‘’KALIAN BERDUA !!!!! BICARA SAJA TERUS , COBA JELASKAN APA YG IBU JELASKAN BARU SAN!!!!!’’ TERIAK gurunya kepada luhan dan sehun dan kelas menjadi sunyi sejenak saat luhan atau sehun tidak menjawab pertanyaan gurunya

‘’maaf bu, kami tidak bisa menjelaskan apa yg ibu jelaskan barusan ‘’ kata sehun dengan sangat sopan dan lembut sambil menundukkan kepala , begitu juga luhan karena takut

‘’KALAU GITU KALIAN BERDUA MAJU KE DEPAN DAN BERDIRI DENGAN 1 KAKI MENGHADAP PAPAN TULIS SAMPAI PELAJARAN INI SELESAI’’

‘’Tpi bu pelajaran nya selesai baru setengah jam lagi….—-‘’kata luhan

‘’SUDAH JANGAN BANYAK BICARA!!!! CEPAT MAJU!!!!!!’’

Luhan dan sehun pun terpaksa maju ke depan dan menuruti apa kemauan gurunya,kalau mereka berdua tetap melawan gurunya, mereka pasti mati karena akan di suruh membersih kan wc dan seluruh kelas 3 yg ada di sma nya ini. Setiap kelas 3 itu sangat luas apalagi kalau di suruh membersihkan wc laki lakinya yg juga luas itu.

Saat pelajarannya selesai luhan dan sehun bersyukur dan mereka langsung jatuh ke lantai setelah guru itu keluar dari kelasnya,karena sudah tidak sanggup lagi berdiri mereka berdua sama sama terduduk di lantai dan mengistirahatkan kedua kaki mereka.

Hari ini adalah hari sialnya mereka bertiga karena mereka bertiga (kim nana,luhan dan sehun) terkena hukuman oleh guru mereka yg sedang mengajar di kelas mereka masing masing, ya kim nana kena hukuman karena telat masuk kelas lebih dari 25 menit dan saat kim nana masuk ke kelas nya yg ada di kelasnya bukan lagi pak kepsek tapi guru biasa yg lain, emang sih nana tidak ketahuan oleh pak kepsek tetapi dia kena hukuman dari guru nya yg satu ini.

Saat semuanya sudah berada di rumah mereka masing masing luhan langsung memarahi kim nana begitu dia melihat batang hidungnya kim nana

‘’KIM NANA!!!! Tadi di sekolah apa yg kamu lakukan diluar kelas ku?kamu tau gara gara kamu aku dan sehun terkena hukuman oleh guru kami’’ bentak kak luhan kepadaku

‘’aku tidak lakukan apa apa kok! Tapi bukan hanya kakak saja yg kena hukuman aku juga kena tau gara gara telat masuk kelas’’ jawab ku dengan polos

‘’ klo kamu kena hukuman itu sih pantas pantas saja karena kesalahanmu sendiri telat masuk kelas! Sedangkan aku dan sehun? Kami berdua kena hukuman gara gara kamu tau ’’ kata kak luhan nyolot

‘’ iya iya…. Aku minta maaf’’ jawab ku dengan sangat pelan

‘’pokoknya kamu gk boleh lgi mengintip kelas ku saat sedang belajar ! NGERTI!!!’’ bentak kak luhan kepadaku

‘’ iya iya kak! Aku tau! Lagipula aku sudah minta maaf! Masa gitu aja gk di maafin!’’

Kak luhan langsung pergi ke ruang tv meninggalkanku di dapur sendirian, sebenarnya aku merasa bersalah pada kak luhan apalagi kak sehun ,gara gara dia kakak tercintanya ini kena masalah.

Sejak saat itu aku tidak berani mendekati kelas nya kakak ku, aku selalu menjauh saat bertemu dengan kak sehun karena aku malu ,masa gara gara aku dia kena maslah. Aku takut kak sehun marah padaku jadi sampai semester 2 aku tidak melihat kak sehun lagi di sekolah dan aku juga sudah tidak menyuruh kakak ku untuk mengerjakan pr ku karena takut bertemu dengan kak sehun.

Sampai hampir ujian kenaikan kelas pun aku masih tidak bicara atau bertemu dengan kak sehun lagi, tapi jujur aku sangat kangen terhadapnya. Walaupun di sekolah aku bisa menghindar dari kak sehun tapi tdk dirumah.

Kak luhan sering membawa kak sehun ke rumah saat pulang sekolah dan aku selalu tidak sengaja bertukar tatapan mata dengan sehun dan juga kakak ku sering menyuruhku untuk membuat minuman untuk sehun. Karena tidak bisa melawan, aku terpaksa membuatkannya dan saat berhadapan dengan kak sehun jantung ku jadi tidak karuan, tapi aku segera melupakan perasaaan ini .

1 minggu lagi sudah ujian kenaikan kelas. Dan saat itu selesai aku sudah tidak akan pernah melihat wajahnya kak sehun ataupun kak luhan.,karena sekarang kak luhan sudah lulus dan juga kak sehun. Mereka ber2 hanya perlu mencari pekerjaan untuk hidup mereka masing masing.

Tetapi karena ayah ku adalah seorang direktur perusahann terbesar di korea kak luhan tidak perlu susah susah mencari pekerjaan lagi,karena kakak ku itu sudah di angkat sebagai manejer perusahaan appa ku itu. Dan karena appa nya sehun juga adalh seorang direktur perusahaan di jepang dan korea kak sehun pun sama dengan kak luhan yg sudah di angkat sebagai manejer perusahaan appanya kak sehun yg ada di korea.

Sedangkan aku harus belajar 1 tahun lagi untuk menunggu kelulusanku, tapi sebenarnya aku tidak perlu nenunggu selama itu. Karena kecerdasaan ku  aku hanya perlu sekolah 3 bulan saat kelas 3 sma nanti.

‘’kim nana!!!!!! kamu bisa tidak menjelaskanku ten.pelajaran kimia yg minggu kemarin?aku masih tidak mengerti sama sekali. Hari ini boleh gk aku ke rumah mu ?’’ Tanya teman sekelas ku dia adalh temanku yg paling dekat dengan ku dari pada yg lain tapi masih belum bisa ku sebut sahabat karena dia pernah membela temannya daripada aku

‘’bisa kok! Sepulang sekolah nanti kamu langsung saja ke rumahku, kamu belum tau rumah ku kan?  Jadi nanti aku menumpang di mobilmu’’

‘’oya? Kalau gtu bagus deh, aku sangat senang terima kasih kim nana kamu baik banget sama aku!’’ kata lee hyeri  sambil memelukku tiba tiba.

Sepulang sekolah aku dan lee hyeri menuju ke rumahku bareng bareng

Saat sudah sampai dirumah ku, hyeri ku persilahkan masuk dan menunggu ku di ruang tamu sebentar.

‘’kim minri…… jadi apa yg tidak kamu mengerti?’’ Tanya ku untuk memulai pelajaran ini ,hehe

‘’bab yg di pelajari minggu kemarin, kalau tidak salah itu bab—- ‘’

‘’ bab 5!’’ jawab ku tiba tiba

‘’iya ! bab 5 wah… kim nana kamu masih ingat saja padahal aku sudah sedikit lupa’’

‘’hehehe biasa saja ya sudah kalau gtu kita mulai saja, apa yg tidak kamu mengerti di bab 5 ini? Semuanya atau hanya beberapa?’’

‘’semuanya! ‘’

‘’ semuanya? Ya sudah sini aku jelaskan… kita mulai di bagian satu….’’ Aku mulai menjelaskan ten. Bab 5 ini dan hyeri sangat memperhatikannya,dia memang sangat serius saat belajar tapi kenapa dia bisa tidak mengerti ini?padahal bab ini adalah bab yg sangat gampang (menurutku)

Saat di pertengahan aku menjelaskan ini kepada hyeri tiba tiba—-

‘’aku pulang! Oh kim nana ini ada sehun’’ kata kak luhan saat dia baru saja pulang dari entah kemana dia pergi bersama sehun

‘’oh… kim nana … apa kabar?sudah lama tidak bertemu denganmu,’’ sapa kak sehun kepadaku

‘’ baik saja kak…. Kakak apa kabar? ‘’ jawab ku

‘’ baik baik juga J ‘’ jawab kak sehun sambil tersenyum kepadaku,sudah sangat lama sekali aku tidak melihat dia tersenyum seperti itu.

‘’ Hyeri kita ke kamar ku saja ,ada tamunya kakak ku ,ayo!’’ kata ku pada temanku ini

‘’ ya sudah ayo’’ jawabnya

Tapi saat mau memasuki kamar ku lagi lagi aku di hadang oleh kakak ku

‘’kim nana! tunggu dulu… tolong buatkan minum untuk sehun dong eomma sedang sibuk di kamarnya…’’

‘’apa? Tpi kak disini ada temanku dan aku harus menjelaskannya ten.pelajaran kimia’’

‘’ha? Kamu menjelaskannya ten.pelajaran kimia? Memang nya bisa?’’ Tanya kak luhan dengan nada meremehkan

‘’ tentu saja aku bisa! Ya sudah sana cepat minggir !’’ kataku sambil mendorong kak luhan kearah samping agar jalan ku menuju kamar ku tidak terhalangi lagi.

‘’eh! Tunggu dulu! Kim nana bagaimana kalau kamu menjelaskannya di ruang tamu saja, aku mau lihat apa kamu betul betul bisa ten.kimia padahal dulu kamu selalu meminta ku mengerjakan tugas tugas kimia mu’’ lagi lagi kakak ku meremehkanku

‘’sudah ku bilang aku bisa! Aku bisa! Kak luhan saja yg tidak tau seberapa cerdasnya aku di sekolah saat ini!’’ kata ku sambil membanggakan diri

‘’kalau gitu buktikan ! kamu mengajar teman mu ini di ruang tamu saja agar temanmu bisa cepat mengerti jika aku mendengarnya juga’’kata kak luhan sambil membanggakan dirinya, tapi apa hubungannya teman ku dengan nya?kenapa hyeri cepat mengerti jika dia mendengarnya juga,

‘’ya sudah ayo! Akan aku tunjukkan kemampuan ku yg belum pernah kakak lihat selama ini’’ kataku sambil berjalan menuju ruang tamu, dan ya ampun aku gk sadar klau disni sedng ad kak sehun karena terlalu ingin menunjukkannya pada kkak ku aku jdi lupa terhdp sehun.

Tapi ya sudah lh tidak apa apa ku jalani saja.

‘’Hyeri kita belajarnya disni ya..’’

‘’tapi ktamu di kmar?lagipla ada tmunya kakak mu aku merasa tdk enak’’ bisik hyeri pada ku

‘’sudahlah tidak apa apa,aku kenal kok sma tmannya kkak ku ini’’ bisik ku pelan pelan kpada nya

‘’oya kim nana kamu belum memperkenalkan teman mu ini kepada ku dn juga sehun’’ kata nya kakak ku

‘’ya baiklah….., lee hyeri kenalkan ini kakak ku namanya luhan’’ setelah mereka berjabat tangan , sebenarnya aku berat hti memperkenalkn lee hyeri kepada sehun.

‘’dan ini adalh temannya kakak ku namanya seh—— ‘’

‘’ sehun kan?’’ jawab hyeri tiba tiba

‘’iya ! kamu kok tau?’’ Tanya ku curiga sambil bisik bisik

‘’ tentu saja aku tau, sehun ini sangat terkenal di sma kita walaupun skarng dia sdh lulus’’jawabnya sambil bisik bisik juga

‘’o…………’’ setelah mereka berjabat tangan , aku langsung menyuruh hyeri duduk dan memulai pljaran ini, tapi aku merasa tidak nyaman karena sehun memperhatikanku dari tadi dan dia tidak memperhatikan orang lain hanya aku

Setelah selesai semuanya, hyeri pamit pulang dan kak luhan mengakui kecerdasan ku

‘’wah……. Kim nana kamu betul betul hebat !!!!! aku gk nyangka ternyata kamu sudah sepintar ini’’ kata kak luhan memuji ku

‘’ iya dong……… siapa dulu, selama ini aku hanya berpura pura bodoh di depan kakak tapi saat berada di klas aku sangat menjadi diriku lagi sebagai anak yg cerdas, karena itu aku di kls unggulan’’ kata ku membanggakan diri

‘’ku kra kmu masuk kls unggul karena aku yg slalu mngerjkn tgas tgas mu itu’’

‘’tapi kim nana kenapa kamu menutupi kecerdasan mu ?’’ Tanya kak sehun yg ada di hadapanku

‘’ aku hanya menutupinya karena aku tidak mau kecerdasanku menutupi kecerdasannya kkak ku ini’’ jawab ku sambil merangkul kakak ku yg berdiri di sebelahku

‘’apa? Menutupi kecerdasanku? Enak aja aku lebih cerdas dari pda kamu tau ‘’ jawab kakak ku dengan nada tidak terima dan dia langsung berpindah di sebelah nya sehun

‘’sudah lah luhan, kim nana hanya bercanda! Oya kim nana bisa kita bicara sebentar berdua saja?’’tanya sehun padaku ,tapi ad apa sampai mau bicara pada ku hanya berdua saja,

‘’iya bisa ,memangnya ada apa?’’tanya ku sambil berjalan ke luar rumah diikuti sehun juga di belakangku

‘’aku rindu padamu kim nana’’ tiba tiba sehun memelukku dari belakang dan ya ampun apa ini bukan mimpi? Atau aku sedang berkhayal?

‘’apa? Kakak pasti bercanda’’ Tanya ku tidak percaya

‘’ tidak kim nana ! aku betul betul rindu padamu, ‘’ kata sehun lagi ,tapi kali ini dia memelukku dari depan ,dan aku sangat tdk percaya ini btul btul terjadi.

‘’iya kak aku juga’’

‘’kim nana aku mau bertanya, apa kamu mempunyai seorang pacar?’’ Tanya sehun tiba tiba saat dia melepaskan pelukannya dan sangt mengagetkanku ‘untuk apa sehun bertanya padaku seperti itu’kata hati ku

‘’belum, kak aku belum punya pacar’’ jawab ku dengan polos

‘’o… gtu, ehm emmmmmm kim nana bsok kamu sibuk tidak?’’

‘’tidak ,memangnya kenapa?’’

‘’kalau gtu besok kamu mau tidak kencan denganku yg ke 2 kalinya untuk membayar htang mu waktu itu…’’ katanya sehun, dengan mengingatkan ku lagi dimna aku menolak untuk menjalani kencan ke 2 ku dengan sehun

‘’ha?iya kak aku mau…. Tapi untuk yg waktu itu aku minta maaf karena telah membatalkannya, waktu itu aku hanya memikirkan diri ku saja. Aku minta maaf’’ kta ku sambil memohon

‘’ tidak apa apa , aku akan memaafkanmu kalau kencan kta bsok jadi dilakukan’’ kata sehun menenangkanku

‘’iya kak,’’

‘’ jadi bsok aku jemput kamu jam 09:00 pagi ya.. lokasinya di pantai, ‘’ kata kta sehun mengingatkanku akan hari itu lagi saat kencan ke 2 ku dengan kak sehun sebagai pacar boongannya berlokasi di pantai

‘’iya kak, dan aku janji kali ini tidak akan mengecewakan kakak lgi J ‘’

Sehun dan aku masuk ke dalam rumah dan kulihat kakak ku sedang menguping di balik kaca ruang tamu, dasar !! tidak lama setelah kakak ku berbicara dengan sehun, sehun langsung pamit pulang dan memelukku lagi sbelum dia pulang.

Keesokannya —-

Dreeeeeet dreeeeeeeet dreeeeeeeeet

Hp ku bergetar bertanda ada pesan masuk di hp ku karena aku sedang tidur jadi aku belum sepenuhnya sadar ke dunia nyata ini

From : sehun xx

Kim nana , selamat pagi sudah bangun belum? Masih ingat sama kencan kita kan? Kali ini jangan sampai berkelahi lagi dengan kakak mu ya sa——  kamu akan ku jemput jam 09:00 nanti, bye :*

Pesan singkat dari sehun ini mengagetkanku apa betul disana ada gmbar kiss nya dan mengapa ada tulisan yg tidak lengkap? Saat ku lihat jam ternyata jam 08:00 , ya ampun satu jam lagi sehun bakal jemput aku…

Aku segera pergi ke kamar mandi untuk mandi dan cepat cepat sarapan, kali ini sarapan ku sudah tersedia di atas meja makan dan saat ku makan sepertinya tdak ada racun di dlm nasi ini.

Ting tong ting tong

‘’ iy? Oh sehun ayo masuk…..’’

‘’luhan, kim nana mana?’’

‘’ dia sedang berdandan di kamarnya, dia mau kamu ajak kmna?’’

‘’ke pantai,kali ini kalian berdua tidak berkelahi lgi kn?’’

‘’tentu saja tidak ! aku sekarang adalh seorang manejer , masa iya masih berkelahi dengan adiknya’’

‘’siapa tau masih iya, aku blm tau sifat kekanak kanakan  mu itu sudah hlng atau blm’’

‘’tentu saja sudah hilang! Dasar pabo!!’’ jitakan yg cukup kras melayang mengenai kepalanya sehun

‘’auu…. Sakit tau’’

‘’kak sehun aku sudah siap’’ kata ku keluar dari kamar dan sudah siap untuk kencan ke 2 ini

‘’oh….. iy—– a ,nana kamu terlihat sangat cantik’’kata sehun memuji ku

‘’ ah biasa aja, tapi makasih J ’’

‘’ya sudah sana kalian berdua cepat pergi! Nanti pulang bawa sesuatu ya…..hahahahaha aku hanya bercanda jngan pedulikan! Cepat sana’’ kata kakak ku sambil bercanda yg aneh aneh

‘’iya iya kami pergi, ayo kim nana ‘’

‘’iya….. kak luhan aku pergi dulu ya, bye’’

‘’ bye, sehun tolong jaga adikku ya…’’

‘’iya tnang saja luhan!’’

Saat di pantai, aku terkejut sekali di sana ada meja yg sangat romantic dn disebelhnya adalh pantai langsung , sungguh indah pemandangannya

‘’sehun….. ini semua kamu yg siapin?’’

‘’ iya , gimana kamu suka?’’

‘’ suka banget ini sangat indah dan romantis’’

‘’ syukur lah kalau kamu suka tapi kamu blum mlihat kejutan yg stu lagi’’

‘’apa? Yg satu lagi? Apa itu?’’

‘’kalau ku beri tau namanya bukan kejutan’’

Sehun menjentikkan jarinya dan di belakangku terdapat hiasan yg sangat indah dan berbentuk hati, aku sangat menikmati keindahan ini… dan saat aku menoleh pada sehun tiba tiba dia berlutut pada ku

‘’kim nana ,kamu mau gk jdi pacar ku? ‘’ kata sehun

‘’tapi bukan sebagai pacar boongan lgi kn?’’

‘’bukan , kali ini aku srius…’’

‘’iya aku mau’’ dan sehun langsung memelukku dengan sangat hangat

Dan saat dia melepaskan pelukannya tiba tiba….

Cup

Dia menciumku, dia menciumku dengan sangat lembut dan aku sangat menantikan ini dari dulu ….. setelah beberapa detik dia menciumku , dia tersenyum padaku J dengan sangat tampan dan pesona nya langsung keluar membuat aku tidak bisa bergerak lagi,…. Aku membeku!

‘’sehun , kim nana ! bagaimana kencan kalian?’’ Tanya kakak ku yg bgitu penasaran setelah pulang ke rumah

‘’ baik baik aja kok luhan dan aku bolehkan memiliki adik mu?’’

‘’ tentu saja boleh , asalkan kamu menjaga nya dengan betul betul! Kamu tidak boleh membuat adikku menangis!’’

‘’tidak akan luhan!!! aku tidak mungkin membuat adikmu menangis J , kamu percaya padaku kan sayang?‘’

‘’iya aku percaya.‘’

Tbc

Di chapter 1 terima kasih sudah mau komentar! Di chapter ini juga di tulis komentarnya ya…! terus untuk para readers, cerita nya termasuk keren? Bagus aja? Atau membosankan? Atau mungkin excelent?

4 pemikiran pada “Hubunganku Yang Rumit (Chapter 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s