My Husband

Tittle                : My Husband ( Sequel dari ‘ Wipe Away Your Tears’)

Auhor              : wikkey

Main cast         : Oh Sehun
Shin Ji Kyung (OC)

Other cast        : Shin Han Goo
Kim Joon Myun
Choi Minho

Genre              : Romance (?), Angst (?), Family (terserah readers) huhu

 

Annyeong readers??? Mpi comeback….
Masih ingat fanfic dengan judul “Wipe Away Your Tears” ini adalah sequel dari fanfic itu. Jadi diharapkan bagi readers duel~ yang belum baca harap di baca dulu ya. Hehehe *sekalian Promosi*
Sama seperti “Wipe Away Your Tears”, fanfic ini pernah di pos juga di fb saya dengan cast yg berbeda.
tapi readers bedanya ini sequel di buat sama temen author namanya wikkey, jadi kaya kami duet (?) gituu. Haha . bedanya mpi buat awalnya dan karena dia penasaaran jadi ceritanya dia buat sequel sndiri. Hoho
ya sudah daripada bnyak omong mending langsung saja.

MY HUSBAND POSTER

HAPPY READING

 

‘Sehuna~…coba lihat, apa menurutmu ini bagus untuk kamar baru kita ?’ Tanya seorang yeoja cantik pada namja tampan yang tengah asik bertkutat dngan i phone di genggamanya.

‘emb, kurasa bagus’ hanya berpendapat tanpa melirik Sedikitpun. Hal itu jelas membuat guratan kekecewaan diwajah yeoja manis itu,sehingga meletakkan lagi karangan bunga daisy indah di atas etalase kaca toko bunga itu.

‘waeyo ?? apa kau tidak suka ..?? ‘ Tanya namja itu heran seraya melangkah mendekati yeoja manis itu yang tengah mengurucutkan bibirnya…

’mianhae, tadi Suho hyung memintaku segera kembali bekerja,,’ jelasnya seraya mengelus pipi yeoja manis itu. Dan hal itu berhasil membuat pipi itu kembali merona merah. ‘baiklah, kita ambil bunga daisy ini saja ne ~ ‘ tersenyum ramah dan merangkul tubuh mungil itu erat.

 

Wajar saja mereka begitu nampak mesra, mereka adalah pasangan pengantin baru, yang baru saja menikah seminggu yang lalu, dan kini tengah menghabiskan waktu  berdua dengan berbelanja perabotan rumah baru mereka.

============

 

‘tadaaaa~….. !! omelet special untuk suami ku tercinta…silakan..’ suara riang itu terdengar ditelinga namja yang ada di meja makan.

‘waah,,,gomawo nae ji kyung,pasti enak rasanya…’ namja tampan itu manggapai sepiring omelet yang masih hangat dengan kepulan asap diatasnya.

‘jinja ??  mianhae jika rasanya tak enak… ‘ yeoja manis itu duduk dihadapan namja tampan itu. Melihat dengan seksama saat namja itu menyuapi makanan itu ke dalam mulutnya sendiri, ‘ ottoke ??’ sangat penasaran dengan komentar namja dihadapannya yang tengah mengulum perlahan masakan itu. Namja itu memutar bola matanya,diam sejenak seraya menatap wajah yeoja nya itu .

‘Apa ini benar buatan mu ? ‘Tanya namja itu memastikan, yeoja manis itu hanya mengguk ragu, ‘aku rasa…eum….cukup enak… ‘

‘Cukup enak ? hanya itu…’ yeoja itu memiringkan kepalanya seraya menatap wajah namja itu yang masih saja melahap masakan buatannya.

‘ne…tentu saja cukup enak, aku rasa kau harus belajar lagi untuk membuat sarapan, omelet buatanmu belum se enak buatan eonni mu,omelet buatanya amat beda…sangat pas dilidah ‘ namja tampan nampak lugu mengatakan itu semua,tak sadarkah ia, bahwa sang istri amat kecewa dengan pernyataannya tadi.

‘ne, mianhae oppa…mungkin aku harus banyak belajar pada han goo eonni ‘ yeoja itu mendorong kursinya kebelakang dan meninggalkan namjanya dimeja makan ‘mianhae oppa, aku ingin kekamar mandi’

‘Ji kyung’ yeoja manis itu memutarkan tubuhnya,  menatap  wajah tampan yang memanggil namanya tadi.

‘ne,waeyo oppa ?’ Tanya namja itu.

‘ambilkan Koran pagi ini, aku belum membacanya. Dan tolong ingatkan aku untuk kantor jam 8 pagi ini’ ucapnya.

‘ne oppa…biar aku ambilkan’

 

–         Shin ji kyung pov-

 

Aku benar merasa sakit, apa dia tak sadar akan perkataanya tadi, appo…neomu

Appoyo oppa…masih saja kau sebut nama itu, aku sekarang istri mu oppa, Shin Ji Kyung, bukan Shin Han Goo eonni, aku tau kau sempat dekat dengannya beberapa tahun lalu,lalu…dan sekarang…aku. Entahlah,dimana otakku saat menerima lamarannya malam itu dihadapan keluargaku. Bodohnya aku menerimanya, padahal jelas aku tau, dia pernah menjadi namjachingu nya eonni ku. Dan bodohnya lagi, aku telah jatuh hati pada namja yang bekerja di perusahaan milik appa. Ya. Suamiku, Oh Sehun. salah satu pegawai kabanggaan appa di kantor, yang pernah menjalin hubungan dengan han goo eonni dulu, entah apa yang menyebabkan mereka putus, dan entah bagaimana aku juga jatuh cinta pada namja yang kini menjadi suamiku. Sungguh aku mencintainya, tak peduli dia pernah menjadi kekasih hati saudara perempuanku sendiri, mungkin aku egois ,tapi, eonni tak keberatan , karena dia sudah memiliki kekasi hati lain. Yang sebentar lagi akan menikah dengan Kim Joon Myun atau biasa dipanggil Suho,seorang pengusaha muda yang sukses.

‘ ji kyung… mana Koran ku ?’ ya, begitu kesehariannya, hanya seminggu yang lalu dia bersikap manis padaku, tapi, setelah hamper sebulan pernikahan kami, ia begitu acuh padaku.

‘ne…tunggu oppa ‘ entah apa yang membuatnya berubah, entah apa yang membuatku bertahan dengan sikapnya ini. Tidak hanya pagi ini dia membandingkan aku dengan oenni ku itu, beberapa hari ini, tiap kesalahan ku, selalu dibandingkan dengan eonni ku itu. Tak bisa aku memprotes padanya, aku takut dia marah padaku, dan meninggalkan aku sendiri. Aku coba bertahan oppa, hanya karena hati ku ingin selalu didekatmu.

 

=============

Malam ini tepat sebulan pernikahan kami, tapi tak ada tanda-tanda ada kejutan dari Sehun untuk hari ini, aniyo, tak perlu kejutan, cukup dia ingat dengan kejadian sebulan yang lalu, saat dia berjanji padaku dihadapan banyak orang. Kulirik lagi jam dinding yang terpajang diruang tamu, jam 10 malam, tapi belum ada kabar dari nya. Kemana dia ?? apa dia lembur lagi malam ini ? ya, sudah beberapa hari ini jarang pulang kerumah, selalu memilih lembur dan bermalam di kantor. Tapi biasanya dia memberiku kabar. Entahlah,,,aku semakin merasa jauh, dia bukan Sehun yang kukenal dulu. Semakin dingin dan menjauh…

Aku  memainkan cincin pernikahan yang masih melingkar di jari ku, indah…aku suka cincin ini. Ini aku dan dia yang memesannya sendiri.

Tes….

Apa ini ?? oh God,kenapa lagi, cairan merah pekat itu mrngalir lagi dari indra penciuman ku. Memang, sudah hampir sebulan aku tidak memeriksakan keadaanku lagi, bahkan obat dari dokter Choi masih utuh tersimpan rapat dilemari. Aku tak ingin Sehun khawatir dan kecewa dengan kondisi tubuhku yang sebenarnya.

~hello hello ~

Segara ku angkat panggilan dari i-phone milik ku tanpa pikei panjang setelah kulihat nama yang tertera dilayar handphone.

‘Sehun oppa…oeh,ini siapa ? mwo ?? mabuk ?? ne~ tolong antar dia pulang kerumah saja. Mianhae Suho oppa sudah merepotkan mu. Gomawo ‘

Bagaimana ini, kepalaku mulai terasa sakit lagi, aigoo…aku harus cepat meminum obat itu, semoga cepat hilang sakit ini,agar aku bisa mengurus suamiku yang mabuk. Suami yang kucinta…

==============

‘gomawo oppa, mianhae sudah merepotkan’ aku mengantar Suho oppa k pintu, setelah mengantarkan Sehun pulang kerumah dengan keadaan mabuk.

‘aku yang hausnya minta maaf, membiarkannya mabuk berat sepeti ini’ ya, namja tampan dengan kulit putih ini,adalah teman kerja Sehun sekaligus calon kakak iparku.’ Aku pamit pulang ji kyung, jaga suami mu itu ne~ jangan biarkan dia terlalu lelah bekerja, annyeong’

 

Jangan biarkan dia terlalu lelah bekerja ??!! pernyataan itu mengganjal dihati ku, anni, aku sudah mengingatkannya berkali-kali, tapi dia tak pernah mau mendengarkan aku, bukannya aku tak perhatian padanya, tapi dia selalu menepis tiap perhatianku untuknya.

Aku masuk kekamar, melepaskan sepatu yang  masih melekat dikaki suamiku ini. Aku menatap wajah itu, mengelus lembut pipi tirus miliknya dengan jemari ku. Kyeopta, neomu kyeopta…

‘Sehuna~, aku mencintaimu,,, seperti alam yang mencintai titah Tuhannya. Demi Tuhan Sehun…aku mencintaimu..sangat..mianhae, aku belum bisa menjadi istri yang baik untukmu’

Entahlah, sejak kapan bulir dingin itu membasahi pipiku,s ejak kapan aku menjadi serapuh ini.

‘saranghae’

Terdengar suara lirih dari bibir Sehun,apa kata cinta iti untuk ku nae baby ..??

‘Nado nae Sehun’

Aku merasakan tangannya mengenggam tangan ku eret, apakah itu berarti..

‘han goo, saranghae…’

DEG

Han goo ?? shin han goo ??

Demi tuhan Sehun, sakit,,,sesak terasa di dada ini, dalam bawah  sadar pun,nama itu yang selal kau sebut. Aku disini Sehun, SHIN JI  KYUNG. BUKAN SHIN HAN GOO EONNI.

Aku sakit … aku sakit sehun…. mestinya nama yang kau sebut itu nama ku, shun ji kyung,, nama istrimu…

Tuhan, kuatkan aku,,, jangan buat dia semakin jauh dari ku, aku sangat mencintainya….

 

======================

‘nyonya , dengan berat hati saya sampaikan ini, Leukimia yang anda derita sudah memasuki stadium lanjut. ’ Hah ?? benar saja ??!! seingatku,terakhir kali aku kesini masih stadium 3,ya tepatnya sebelum pernikahan ku dengan Sehun.

‘kalau begitu, berikan dosis obat yang lebih tinggi lagi’ pintaku pada dokter muda yang menangani penyakitku ini.

‘kumohon nyonya Oh, sebaiknya anda dirawat  dirumah sakit, sudah selayaknya anda dirawat, dan mendapat perawatan intensif dari para medis’ kulihat tatapan sayup  dari bola mata bulat besar dari namja tampan itu.

‘kumohon, umma dan appa jangan sampai tau dengan keadaan ku sekarang, apa mereka masih sering menelpon mu ? sampai mana mereka tau dengan keadaanku ?’ aku merendah kan suaraku pada namja itu. Namja yang pernah menghabiskan masa remaja bersama disekolah menengah.

‘terakhir kali han goo noona menelpon ku minggu lalu, dia menanyakan keadaanmu, dan dia cukup terkejut mengetahui kau tidak pernah check up lagi. Yang dia tau keadaanmu masih cukup baik’ pernyataanya cukup membuat hatiku tenang.

‘mianhae merepotkanmu choi minho…’ namja itu tersenyum padaku,senyum yang menyedihkan untukku, snyum yang mengasihiani ku. ‘aku beruntung memiliki sahabat yang baik sepertimu’

‘kumohon, beritahu suami-mu,agar dia bisa memantaumu dirumah jika  kau tak mau dirawat dirumah sakit,shin ji kyung,,,ku mohon..’ Tuhan, bahkan suamiku tak ada waktu untuk menatapku, dan menyadari perubahan tubuhku yang mulai melemah dan memucat ini.

‘choi minho, apakah kau ada waktu siang ini ?? aku ingin menenangkan diri dengan secangkir lemontea’ tawar ku.

 

==============

‘kau ingat, dulu, kau, aku, dan teman-teman yang lain selalu menghabiskan waktu disini, melepas penat bersama’ ucapku, berusaha memecahkan keheningan yang tercipta 15 iyang lalu, sambil menyesap lemontea hangat dari cangkir ku.

‘kau tidak berubah ji kyung, selalu berusaha untuk ceria’ tatapannya hangat,terakhir kali Sehun-suamiku menatap seperti itu, saat upacara pernikahan.

‘beruntung Sehun mendapatkan istri seperti mu.’  Tapi dia tidak merasa beruntung choi minho, dia mengabaikan ku. ‘aku yakin, andai saja aku lebih cepat, pasti aku yang berada diposisinya. Sayangnya dari dulu hatimu hanya ada Oh Sehun’ apa ?? aku tidak tulikan ?? apa leukemia juga mampu membuatku sedikit tuli ??

‘apa maksud mu minho ?’ tanyaku.

‘karena rasa ini, aku mampu menjadi seorang dokter, dokter yang menanganimu, yang slalu ingin kau hidup dengan umur yang panjang’ apa ini choi minho ? aku merasakan kehangatan dari genggamannya itu. ‘andai aku dulu mengungkapkan rasa ini lebih cepat dari Sehun,,,’ aku menarik tanganku dari genggamannya perlahan.

‘minho,semua sudah terlambat, andai kau tidak menghilang dan menjauh dariku dulu’ aku kembali mengecap lemontea hangat yang hampir dingin ,berharap bisa menetralkan pikiranku yang terasa kacau saat ini.’ Aku tahu, kau takut berteman dengan yeoja ini,saat aku memberi tahu mu tentang penyakit ini’

‘aniyo ji kyung,aku …aku takut kehilangan sosok mu saat itu, dan aku berteka untuk menjagamu,maka dari itu aku mengambil beasiswa di fakultas kedokteran  ke luar negri untuk sekolah,,,tapi…aku terlambat’

Ck.apalagi ini ?? kenapa sakit didada ini semakin bertambah. Cukup choi minho, jangan ingatkan lagi tentang rasa itu,aku sudah memilih Sehun sebagai pasangan hidup ku.

‘mianhae minho, bagai mana dengan tambahan dosis obat tadi ??’ aku berusaha mencari bahasan lain, berharap minho bisan mengerti posisiku yang sudah brsuami, dan mematenkan hatiku untuk satu nama Oh Sehun.

‘Mianhae, ji kyung aku tidak bermaksud…’ kyeopta, masih seperti dulu, selalu nampak manis saat gugup.

‘tak apa …’ ucapku ‘ lalu bagaimana dengan obat itu ?’

‘kau tau, obat yang kau konsumsi itu,hanya berfungsi untuk mengurangi sakit mu, bukan menyembuhkan ji kyung’

‘dan itu artinya,tak ada tambahan umur untuk ku ?’ ck,aku melempar senyum hambarku kepadanya,’kau tau, aku mencintai keluargaku, mencintai suami ku,aku tak ingin mereka panik dan mengasihiani ku dalam hal ini, aku butuh bantuan mu untuk menjaga perasaan mereka. Oya,menurut prediksimu, aku mampu bertahan berapa lama ?? satu, dua atau tiga tahun….’ Aku mencoba tersenyum dan ..

‘tiga bulan…’

DEG

Secepat itukah penyakit ini menggerogoti hidup ku ??

Sial..

 

================

‘kau tidak boleh memperlakukan ji kyung seperti itu Sehun, dia istrimu, sudah selayaknya kau memperhatikan dia, tidak seperti ini, meninggalkan dia  sendiri dirumah, menunggumu pulang, menyiapkan makanan dan segala keperluaanmu, tanpa merasakan timbal balik dari suaminya,,, suami macam apa kau ….!!! Kau pikir aku tidak tau perlakuanmu terhadap dongsaeng ku hah ?? harusnya kau memberi perhatian yang lebih untuknya…’

 

Ck, aku mendengar han goo eonni berbicara dengan nada yang tinggi pada suamiku, ya,,, belum sempat aku mengetuk pintu rumahku, sudah dikejutkan dengan pembicaraan mereka, mungkin, lebih baik jika aku hanya mendengarkan dari balik pintu ini, mianhae…

‘cukup han goo !! kau tak mengerti juga hah … aku terlalu dan masih mencintaimu, sangat mencintaimu han goo’

DEG

APA INI TUHAN ??

‘Cukup Sehun !! kita sudah lama berakhir  !!’

‘tidak han goo, aku masih mencintaimu,,,bahkan karena cintaku yang terlalu besar untukmu, aku mau memenuhi permintaanmu untuk menikahi ji kyung, meski aku TAK pernah MENCINTAINNYA !!! semua hanya untuk mu, tak bisa aku pungkiri, bahwa cintaku tetap untuk mu han goo’

 

Tuhan. Ambil nyawaku sekarang….

Aku mulai rapuh Tuhan, aku tak sanggup lagi.

 

‘Sehuna~,,, lupakan semua itu. Sadari kehadiran Ji Kyung disampingmu saat ini’ku dengar suara Han Goo eonnie sedikit melemah namun terdengar lebih parau.

‘yyyaaaa…. Han Goo ya~, jangan menyakiti hatimu. Kau seharusnya yang harus menyadari bahwa kau juga tak pernah bisa lagi mencintai Suho hyung’

‘ Oh Sehun jaga ucapanmu. Cukup Sehun, andai kau tau keadaan ji kyung sebenarnya…’

 

Tidak ,jangan katakanapadanya eonni,,,

Aku mohon,,,,

‘apa maksud mu ??

 

Suami ku tak boleh tahu.

 

‘eonni… kau disini..??’ aku beranikan masuk kedalam pembicaraan mereka, berusaha agar eonni tak mengungkapkannya pada Sehun…berusaha senyum dan mebahan sakit ini sendiri.

‘ji kyung, sejak kapan kau disini..’ aku melihat wajah meraka yang gugup

‘baru saja,oya sudah lama eonni disini ? baby, kau sudah pulang sore ini ??’ ck,wajah mereka terlihat panik sekali,Aigoo,,,suami ku tetap tampan.

‘tadi aku ingin menjemputmu, umma dan appa sangat rindu pada mu…tapi yang ada hanya Sehun’ jelasnya eonni padaku. ‘sementara Sehun ingin menjemputmu untuk makan diluar ,,, ‘ aku melihat Sehun masih terlihat gugup dan terkejut dengan perkataan eonni tadi, dan dia hanya tersenyum hambar pada ku.

‘Jinjja ?? apa itu benar baby ?? ‘

‘ne’

Jawabnya singkat sambil melonggarkan ikatan dasinya, mianhae nae Sehun, aku tau, kau mungkin ingin muntah melihat dan mendengarku bicara seperti iini. ‘mianhae baby, izinkan aku ikut eonni pulang kerumah. bagaimana ???’

 

=====================

‘eonni, bisa kita berbicara sebentar’ pintaku pada han goo eonni yang tengah mengendarai mobilnya.

‘ada apa saeng ? apa kau sudah check up lagi ??’ katanya sambil tersenyum manis padaku.

‘ne, sudah,,, aku baik-baik saja’ mianhae ..aku berbohong kali ini eonni.

‘eonni, jangan lagi berniat memberi tahu Sehun masalah ini. Aku mohon’

‘apa kau… ???’ ku lihat senyumannya menghilang dan han goo eonni menepikan mobilnya mendadak

‘ne,aku mendengarnya tadi’

‘Mianhae saeng, aku tidak bermaksud…’ aku genggam tangan eonni yang terasa dingin, terlalu gugup kah ??

‘fine, aku baik2 saja,, bahkan, itu baik untuk ku dan Sehun, eonnie, aku tidak terkejut jika dia masih mencintaimu, karena dia selalu menyebut namamu saat dia tertidur, masih menyanjungmu, saat aku salah,  saat aku merasa benar’ aku melihat bulir bening jatuh membasahi pipi han goo eonni ‘ waeyo ? jangan menangis, kau beruntung eonni, mestinya aku yang menangis’ kataku dalam hati sambil ku mengusap air matanya yang terasa sejuk dijariku.’ Setidaknya,, jika aku pergi ke surga, dia takkan merasa kehilangan ku, dan dia tak akan sedih menangisi keprgianku nantinya, gomawo eonni,,,karena kau telah memilih orang yang tepat untukku.’ Aku mesakan dekapan seorang kakak yang terasa hangat, teramat sangat hangat bagi jiwa ku yang terasa dingin.

 

======================

‘minho-ah,terimakasih atas obat yang kau berikan, setidaknya mengurangi sakit ini, dan tak perlu membuat keluhan ku terdengar oleh suamiku.’ Sore ini aku mengundang Choi minho minum di kafe langganan kami dulu.

‘ji kyung, kau yakin kau baik2 saja ? kau kurus sekali,wajahmu nampak pucat, sebaiknya ku antar kau pulang sekarang juga’ begitu khawatirkah ?? suiamiku  saja tidak pernah begitu, tapi aku mencintainya,,,,sangat.

‘tidak minho, aku baru saja memesan lemontea, nah ini sudah datang,, gomawo..Lagipula aku butuh refreshing kan’ aku menyodorkan secangkir lemontea hangat yang baru saja sampai di meja kami.’bukankah aku selalu nampak pucat dimatamu pak dokter? Padahal make up ku sudah terasa tebal’ gurau ku

‘ji kyung, mestinya kau mendapat perawatan yang intensif dari para medis’

‘aku lebih percaya dengan mu pak dokter hhehe..’ aku yakin, kau akan mendapatkan wanita yang beruntung suatu saat nanti minho.

‘jangan bercanda, apa Sehun selalu disisi mu ??’ tanyanya padaku, aku hanya tersenyum dan meletakkan tangan kanan ku di dada kiriku ‘ suamiku selalu disini. disini selamanya…’ dia terlihat tertunduk saat aku bicara seperti itu, percayalah, Sehun selalu disini.

‘ji kyung !!’ suara itu, suara yang amat  ku rindu,  aku menolehkanpandangan ku kesumber suara.

Binggo !!

‘Sehun,kau disini ??’ tanyaku

‘oh, jadi selama ini kau jarang sekali di rumah karena kau berselingkuh dengan namja ini ?? bertemu dan kenccan dengan namja ini? ck,tak ku sangaka, serendah ini kau rupanya ..’ aku melihat tatapan yang penuh benci dari nya. ‘hai tuan,kau dokter minho kan?!’ Sehun melirik kearah minho

‘ sebaiknya kau cari wanita lain saja, dia ini istri yang membosankan dan cerboh,aku saja menyesal menikah dengannya’

DEG

Seburuk itukah aku dimatamu Sehun ??!!

‘mianhae Sehun, dia istri mu, seharusnya kau menjaganya, bukan menghinanya seperti ini ! ‘ aku melihat minho bangkit dengan emosi nya, aku tau, minho selalu menghargai wanita.

PLAK !!

Aku merasakan pedih yang sangat dipipi kanan ku ?? Sehun menamparku

‘ayo pulang… tak ku sangka ternyata kauuu, Ck.. sejak awal aku salah menikahimu !!’ ucapnya

Aku merasa perih dipipiku ni menjalar cepat kemata ku yang juga terasa perih, lalu kepalaku terasa berat. Aku masih sempat melihat minho memukul dan meninju Sehun dengan emosi yang amat mengerikan, ingin ku hentikan, tapi pandanganku mengabur, suaraku terasa hilang dan….

Gelap….

 

Aku percaya Sehun, suatu saat kau akan mengerti dan merasakan kehadiranku dengan cinta yang tulus dari lubuk hati ku, aku percaya padamu.

Aku percaya,dan aku yakini,cinta ini hanya untukmu…

Saranghae Sehun… Oh Sehun…

 

-Shin ji kyung pov end-

 

===================

 

 

‘Kau bodoh shin ji kyung, mestinya kau beri tahu aku tentang penyakitmu, mianhae,, aku telah mengabaikanmu, aku terlalu buta karena cintaku pada han goo,hingga aku tak dapat membalas semua cintamu, mianhae ji kyung, mianhae… jeongmal mianhae… aku terlalu jauh menyakitimu terlalu dalam,meninggalkanmu terlalu jauh, dan membiarkanmu memendan sakitmu sendiri,mianhae ji kyung,,, aku bodoh, karena terlambat menyadari cintamu, aku membutuh kan mu ji kyung… aku bodoh, mianhae, aku telah memperparah sakitmu, bahkan aku mempercepat kepergian mu… mianhae ,,, mianhae…aku tau, seribu kata maaf dariku, takkan membuatmu kembali, mianhae,,,sa,,,saranghae…saranghae shin ji kyung, jeongmal saranghae,,,’ Sehun terus memeluk sebuah figura,yang didalamnya terbingkai rapi sosok yeoja manis, yeoja yang akan selau mencintainya, yeoja yang baru saja meninggalkan semua yang mengasihi dan dikasihi-nya

 

‘ suamiku selalu disin,disini selamanya…’

 

 

END

 

Bagaimana chingu?? Endingnya gagal yaa.. sebelumnya saya mau minta maaf kareana telah memilih si ganteng Sehun untuk saya nistakan. Mianhae exotics…
Terimakasih y yang sudah mau baca dari fanfic awal sampai sequel ini. Kalau yg belum baca ‘ wipe away your tears’ harap baca dulu y *Promosi lagi*
sekian dari saya, kalo udah baca di mohon RCL ya ya 😀
gomawoo… bye bye J

53 pemikiran pada “My Husband

  1. huakkkkk…..mewek aku…..sumvah thor…ff nya keren bnget thor !!! peken bnget….ngejambak rambutnya si sehun ampe botak….kesal bngat sama sehun…kasian si jikyung…nya :((( daebak thor!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s