Accident By Love (Part 1)

Title : Accident By Love

Author : Winda Ndut/NdhaWidhiar Winda

Genre : Sad,  Romance

Type :  Straight

Rating : PG 17

Leight : Chapter

Cast : Han Eun Ji

Kim Suho

Kai

Han Rae Mi

Disclaimer: Ff ini adalah murni imajinasi saya.. jika ada kesamaan tokoh dan cerita itu mungkin hanya kebetulan saja.. tentu nya dengan pemikiran yang keras untuk membuat ff seperti ini.. dan jika ada yang sudah pernah baca ff ini , jangan heran karena dulu saya pernah mempublish nya di suatu grup dan fb pribadi saya  dengan cast yang berbeda… Gomawo *bow

Eun Ji POV

4 jam telah berlalu aku masih saja betah duduk memandangi televisi yang aku semdiri tidak tahu apa isi acaranya,sembari menunggu seseorang yang sudah 20 bulan ini menjadi suami ku,tanpa di minta,tanpa di suruh,setiap hari selama 20 bulan itulah aku ,menunggu nya seperti imi,ku elus perutku yang semakin membuncit ada yang bergerak di sana mencari-cari belaian lembut dari tangan ku 6 bulan sudah usia kehamilan ku;hasil perbuatan siapa? Yah hasil perbuatan ku dengan dia,’Kim Suho ‘ suami yang teramat ku cintai,ku sayangi,tetapi sama sekali tidak mencintai ku dan tidak menganggap ku,yah kehamilam ini pun akibat kejadian yang mungkin tidak dia sengaja namun aku sengaja,beberapa bulan yang lalu aku melakukan sesuatu yang sangat keji,mungkin kalau dia tau akan marah besar

#flashback 7 month ago

Hari ini adalah tepat 1 tahun anniversary pernikahan kudengan Suho ,pernikahan yang sama sekali tidak di kehendaki nya namun aku sendiri sangat menghendaki nya karena aku sudah menyukai nya sejak 7 tahun yang lalupernikahan ini berawal dari perjodohan yang di lakukan oleh kedua orang tua kami.Suho  adalah kakak kelas ku sewaktu SMA,dia lebih tua 2 tahun dariku,aku sudah ,menyukai nya sejak pertama kali kami bertemu sekitar 7tahun yang lalu

Lewat pertemuan keluarga,karena appa nya dan appaku bersahabat dengan alasan demi mempererat tali persaudaraan. Mendengar semua itu aku sangat merasa senang namun tidak dengan Suho  dia menolak mentah-mentah perjodohan ini,aku tidak mengerti dari awal kami bertemu sikap nya selalu dingin pada ku, sikap itu ia tunjukan sampai sekarang,bahkan sudah satu tahun kami menikah pun dia belum menyentuhku. Ekh padahal dari awal pernikahan aku sudah membayangkan nya bagaimana rasa nya jika Suho menyentuhku sampai titik terdalam ku mungkin rasanya sangat indah haha

Tapi kenyataan nya dia belum pernah menyentuh ku hingga detik ini. Namun aku jamin malam ini dia akan bertekuk lutut pada ku, aku sudah memikir kan rencana ini sekitar seminggu yang lalu, aku akan mencampurkan obat perangsang ke dalam minuman nya,memang sangat licik, tapi mau bagaimana lagi? Ini satu-satunya cara agar dia melakukan tugas nya sebagai suami. Sebentar lagi dia sampai aku harus bersiap-siap tidak perlu mencolok hanya memakai piyama tidur biasa.

Ceklek

Tuh kan benar dia dating

“aku pulang”sapanya

“Oppa!! Sini tas kerja mu biar aku bawa kan!!”Tawar ku sambil meraih tas kerja nya

“Tidak usah,aku bias membawa nya sendiri”

Walaupun menerima respon yang dingin seperti namun aku tetap tidak menyerah

“Oppa kau mandilah dulu,aku sudah menyiapkan air hangat untuk kau mandi”jelas ku

“Lalu aku akan membuat kan mu teh hangat”tambah ku lagi

Tanpa menjawab ocehan ku dia langsung saja berlalu dari hadapan ku menuju pintu kamar kami

Yah di apartement ini hanya ada satu kamar namun tetap saja kami tidur terpisah aku di ranjang dan dia di sofa

Sembari menunggu nya selesai mandi,aku mulai meracik teh hangat untuk nya tak lupa aku campurkan juga obat perangsang yang di berikan Sang Yoon dan Chanyeol Oppa

Akhirnya jadi juga teh hangat buatan ku, aku hanya menambah kan 3 tetes saja

Ceklek!(lagi) pintu kamar kami terbuka Suho  keluar dengan aroma yang selalu menggoda indra penciuman ku. Aku langsung menghampirinya dan memberikan teh buatan ku

“Ige.. aku buat kan teh hangat untuk mu.. jebal Oppa terima”

“Hmmm”dia hanya berdehem lalu mengambil cangkir yang berisi the hangat dari tangan ku kemudian menduduki sofa sambil menyalakan TV,aku mengikutinya dan duduk di samping nya.

Ku lihat dia menyesap teh hangat buatan ku sanmapi tak bersisa,aku tidak tau obat itu akan bereaksi kapan

Eun Ji End POV

Author POV

Suho merasa aneh setelah meminum teh hangat buatan Eun Ji. Tiba-tiba saja pandangan nya tidak focus dia horny dan mata nya terus memandangi Eun Ji yang tengah duduk di samping nya entah mengapa dia merasa sangat tergoda dengan tubuh Eun Ji . Dalam pikiran nya sudah terdapat hal hal aneh

“Aishh mengapa aku jadi seperti ini,ini pasti gara-gara cerita happy virus  itu tadi”tebak Suho dalam hati

Tapi penyangkalan nya tibak bias melawan hawa nafsu nya yang mulai keluar

“Eun Ji~ya..”Untuk pertama kalinya Suho memanggil nama istri nya itu

“Wae Oppa?”Tanya Eun Ji

Tanpa menunggu jawaban yang keluar dari Eun Ji, Suho  langsung menyambar bibir mungil istri Eun Ji yang menerima perlakuan itu hanya pasrah karena memang itulah yang dia ingin kan , di kalungkan nya kedua tangan itu ke leher Suho

“Ehhmmmpp.. Opp..ppaaa…!!”Desah Eun Ji di sela-sela ciuman panas nya dengan Suho

*Skip———Skip———–Skip*

Flashback End

Eun Ji POV

Ting

Ceklek

Lamunan ku tersadar karena suara pintu yang terbuka pasti itu Suho  Oppa

“Oppa!!”Ucap ku sambil mengambil tas  kerja dari tangan nya

“Jangan sentuh aku!!”bentak nya

“Hmm Wae oppa? Apa yang terjadi dengan mu?”

“Tidak usah pura-pura tidak tahu. “

“apa maksud mu?”

“Jangan kira aku tidak tahu kelakuan busuk mu,7bulan yang lalu kau sengaja mencampurkan obat perangsang pada the yang kau buat kan? Agar aku menyentuhmu!!”

“Bagaimana mungkin kau tahu oppa? Mianhe jeongmal Mianhe aku tidak bermaksud”

“Tidak bermaksud apa nya huh? Dasar kau ini,dari awal jika bukan Karena  bujukan Appa aku tidak akan menikahi mu.. yeoja murahan!!”

Air mata ku menetes saat dia mengatakan bahwa akuini yeoja murahan apa aku salah jika aku meminta hak ku sebagai istri aku sungguh merasa serba salah

“Hikkss.. hikksss Oppa maafkan aku,waktu itu aku terlalu menginginkan kau untuk menyentuh ku,setahun menikah kau belum pernah menyentuhku”

“Dengar aku ingin melakukan semua itu pada wanita yang ku cintai,Heuhh aku waktu itu melakukan nya karena nfsu bukan cinta”

“Biar saja aku tidak peduli”

“Tsk,dasar murahan!!”

“Cukup!! Aku mohon jangan panggil aku seperti itu lagi!!”

“Baiklah aku ada dua pilihan untuk mu.. pertama pergilah dari sini jangan kembaki lagi yang kedua jika kau tidak ingin pergi dari sini maka aku yang akan pergi,kau siap saja aku akan mengirimimu surat perceraian yang harus kau tanda tangani,sekarang apa pilihan mu?”

Aku bingung mengapa dia sungguh kejam dia menatapku penuh kelicikan,ku peluk tubtuhku dengan kedua tangan ini mengelus lembut perut buncit ku agar bayi ini tidak mendengar kata-kata kasar yang di lontar kan Appanya untuk Eomma yang sedang mengandung nya

Tuhan bantu aku!

“Berpikir mu lama sekali ayo apa pilihan mu?”

Aku berpikir lagi aku tidak mau bercerai dengan nya tetapi aku juga tidak ingin pergi meninggal kan nya

“Aku pilih yang pertama.. aku akan pergi dari sini asal kau tidak menceraikan ku”

“Bagus!! Sekarang kau kemasi barang-barang mu dan pergi dari sini!!”

“apa? Sekarang? Ini sudah malam apa tidak bisa besok? Lagi pula aku belum punya tempat tinggal pengganti”

“Anni! Kau harus pergi sekarang!!”

“Oppa.. aku mohon besok saja aku janji sebelum kau bangun aku akan pergi dari sini.. jebal Oppa!!”

“Hmm.. baiklah tapi jika besok aku bangun dank au masih di sini ku pastikan secepat nya surat perceraian datang menghampirimu”

“Ne.. arra”

Setelah berceloteh cukup lama Suho  akhirnya pergi meninggal kan ku langkah kakinya bergerak menuju kamar kami dia masuk kemudian menutup pintunya dengan cukup keras

Aku bingung apa yang harus ku lakukan saat ini aku tidak mungkin kembali Eomma dan Appa

Tuhan Tolong Aku!

Kulangkah kan kaki ku menuju kamar yang baru saja di masuki Suho  ku putar knop pintu kamar itu

Ceklek!

Kamar ini kosong tidak ada siapa-siapa di dalam nya namun setelah beberapa langkah ku masuki kamar ini terdengar suara gemericik air mungkin Suho sedang mandi ku hampiri lemari yang selama ini tempat bersemayam(?) nya pakaian ku dan Suho

Perlahan namun pasti ku buka lemari itu ku ambil koper yang berada di atas lemari itu.

Satu persatu ku ambil pakaian-pakaian ku kemudian memasukan nya  ke dalam koper yang tadi ku ambil  lama kelamaan koper itu sesak di penuhi dengan pakaian-pakaian ku yang terlipat rapiKu edarkan pandangan ku ke sekeliling sudut kamar yang ku tempati kurang dari 2 tahun ini pandangan ku terhenti ketika mata bulat ku menangkap sebuah foto yang terbingkai indah di samping ranjang tempat tidur ku ku ambil foto tersebut tak sunggingan manis melekung di wajah sendu ku foto pernikahan kami aku dan Suho

Air mataku menetes begitu saja tak kuasa menahan rasa sakit ini

“jika aku tidak bias memiliki mu izin kan aku untuk memiliki satu benda yang akan mengingatkan ku pada mu. “Gumamku dalam hati

Ku simpan foto tersebut di atas tumpukan pakaian ku yang sudah tersusun rapi di dalam koper ku tutup kepala(?) koper tersebut

Terdengar suara pintu terbuka ternyata Suho sudah selesai membersihkan diri nya, aroma khas tubuh ya menggelitik hidung ku,Dia tampan sekali memakai kaos putih lengan pendek dengan celana piyama nya

“Kau sudah siap-siap rupanya ..!!”Tanya nya pada ku

“Ne..”

“Bagus sebelum aku bangun besok kau harus sudah meninggal kan tempat ini!!”

“Ne.. arra”

“Hmm Suho~ya boleh kah aku meminta 1 permintaan pada mu? Jebal.. “

“pemintaan apa?”

“Jeball.. jangan beritahu Appa dan Eomma ku kalau aku sudah tidak tinggal bersama mu lagi”

“Mengapa aku harus melakukan itu untuk mu?”

“Aku mohon Oppa aku tidak mau Appa dan Eomma marah kepada ku karena masalah ini”

“Arra.. terserah kau saja”

Dia kemudian kemudian membaringkan tubuh nya di sofa , kemudian memejamkan mata nya , sama dengan apa yang dia lakukan , ku baringkan pula tubuh rapuh ku ini ke tempat tidur mencoba memejamkan mataku

Eun Ji POV End

Author POV

Eun Ji terbangun mendengar alarm berbunyi dia sengaja memasang alarm guna berjaga-jaga supaya dia tidak kebablasan , di rapih kan nya rambut panjang lurus nya itu kemudian ia mengganti piyama nya dengan dress ibu hamil , tak lupa juga ia memakai sweeter menjaga suhu tubuh nya agar tetap hangat, di ambil nya koper yang sudah ia siapkan sejak tadi malam , Eun Ji menatap seluruh sudut ruangan kamar itu , matanya menangkap seseorang yang tengah terjaga dalam tidur nya-Suho-Eun Ji menghampirinya

“Aigo sedang tidur pun suami ku ini tetap terlihat sangat tampan !”ucap Eun Ji dengan suara sepelan mungkin agar tidak membangunkan suami nya

“Yeobo-ah , sesuai  janji ku aku akan pergi dari sini , jaga dirimu baik-baik , makan yang teratur, aku janji akan merawat anak kita dengan baik, jangan khawatir selamat tinggal”Ucap Eun Ji kemudian mengecup lembut dahi dan bibir Suho

Setelah berpamitan dg suaminya yg masih terjaga dalam mimpinya,

Eun Ji menyeret koper nya, keluar dari apartement itu,Langkah kakinya terasa sangat berat,Dia bingung harus kemana,setelah cukup lama berpikir akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke rumah nenek nya.

Dengan mengunakan jasa taxi Eun Ji sampai di depan rumah nenek nya di buka nya pagar yang melindungi rumah bergaya klasik itu.

Eun Ji tampak ragu untuk mengetuk pintu rumah neneknya,setelah sekian lama bertarung dengan rasa ragunya akhirnya Eunji memberanikan diri untuk mengetuk pintu rumah neneknya itu.

tok..tok..tok

Akhirnya terdengar suara derap kaki menghampiri pintu tersebut

“Nuguya?”

“naega Eun Ji halmonie cucumu”

“Aigoo Eun Ji-ya sedang apa kau disini? ini masih jam 4 pagi sayang, ayo masuk”

“Ne halmonie.. gomawo”

“langsung saja ke kamr sayang”

“Ne.. Arasseo halmonie””Apa yang terjadi? Kau ada masalah dengan suamimu?”

“Ne halmonie.. donghae mengusirku”

“Mworago?””Ini semua salahku halmonie jangan menyalahkan Suho  atau siapapun dan aku mohon halmonie jangan memberitahukan nya kepada eomma dan appa, dan satu lagi aku ingin tinggal disini sekarang dan seterusnya bantu aku merawat cicit mu halmonie”jelas Eun Ji mengelus lembut perut buncitnya

“Arasseo..halmonie mengerti teteapi jika kau sudah siap nanti kau harus menceritakan semuanya pada halmonie sekarang kau bisa istirahat kasihan cicit ku di bawa jalan2 pagi2 buta begini”ucap halmonie di iringi anggukan dari Eun Ji

4 tahun kemudian

Di sebuah taman bermain terlihat se’orang bocah Laki2 tengah berlari-lari kecil wajah nya menyiratkan keriangan,tidak jauh dari sana terlihat seorang yeoja cantik dan seorang  namja tampan tenganh tersenyum bahagia melihat tingkah bocah laki-laki tadi

“Kai Appa…”seru bocah kecil itu seraya menghampiri namja tampan tadi

“Hmm Mwoya Jiho-ah?”

“Aku ingin ice cream!!”balas bocah itu  lagi sambil menggembungkan pipi chubby nya

“Jiho-ah jangan merepotkan Kai ajjusshie lagi dan kau Kai Oppa jangan terus kau penuhi permintaan Jiho!!”

“Gwenchana Eun Ji-ya.. aku suka Jiho kau kan tau aku suka anak-anak dan kelak suatu saat nanti aku juga akan menjadi ayah dari anak-anakku”

“Ne.. Ne.. arrasseo Kai appa hahaha.. seperti ada yang mau menikah saja dengan mu,segitu PD nya kau Oppa.. ingin menjadi seorang ayah”timpal Eun Ji

“Pasti ada,aku kan tampan,mapan,baik,perhatian,dan pastinya setia,tidak akan ada yang mampu menolak pesonaku”Ucap Kai bangga

“Hahahaha.. sepertinya kau ketularan virus narsis Sang Yoon dan Chanyeol, malah lebih parah dari mereka”

“Bukan nya aku narsis namun ini kenyataan Eun Ji-ya,”

“Ne.. arra terserah kau saja”

Tiba-tiba saja Jiho yang tadi nya sedang sibuk memilah Ice cream ikut angkat bicara

“Ne Kai   appa itu tampan seperti Jiho hehehe.. Appa aku mau ice cream yang ini”seru Jiho dengan bangga nya sambil mengangkat ice cream pilihan nya

“Baguss.. bagus kau memang anak pintar Jiho. yang itu saja ice cream nya? tidak mau yang lain?”

Jiho menggeleng

“Baikllah ayo kita membayar ice cream nya!!”Seru Kai sambil menggendong Jiho

“Oppa kau terlalu memanjakan Jiho ,aku khawatir benar2 tidak ada yeoja yang mau dengan mu karena mereka kau telah memiliki anak”

“Biar saja.. memang aku sudah menganggap Jiho seperti anak ku sendiri”

“tapi..”

“Sudah lah Eunji-ya.. kau ini”

Tiba2 suasana hening mereka bertiga berjalan menuju sebuah rumah bergaya klasik,ketika sudah sampai di depan rumah Kai  menyerah kan Jiho yang sudah terlelap dalam gendongan nya kepada Eun Ji

“gomawo untuk hari ini oppa.. kau sudah mengajak ku dan Jiho jalan2”

“Ne.. Cheonman kapan2 kita jalan-jalan lagi.. you can?”

“Maybe.. semoga saja.. kalau begitu aku duluan sampai jumpa besok di kantor.. besok kita ada pertemuan dengan clien kan?Annyeong…”

“Annyeong”

***

tok.. tokk.. tokk

“Halmonie kami pulang..”

Terdengar langkah kaki menghampiri pintu tersebut

“Aigo kalian sudah pulang rupanya.. Omo.. omo cicit halmonie tidur yah? sini biar halmonie yang menggendong nya”

“Tak apa halmonie.. Jiho  berat sekarang,Ayo kita masuk”

“Hahaha,,iyak dia tumbuh dengan baik”

“Kau sudah makan malam Eun Ji-ya?”

“Belum.. aku sedang tidak nafsu makan halmonie,mungkin setelah ini aku akan mandi lalu langsung tidur,aku permisi”

“Ne.. istirahatlah”

“Ne.. halmonie”

Eun ji melangkah kan kaki nya menuju kamar tidur milik nya dan Jiho sesampai nya di kamar Eun Ji  langsung menidurkan Jiho ke tempat tidur nya

“Jiho-ya kau tampan sekali nak.. persis seperti ayah mu”gumam Eun Ji

Seketika ia mengingat suami yang sangat di cintai nya itu Suho ,apa kabar dia sekarang?

“Aisshh mengapa aku memikirkan orang itu lagi? Lupakan Eun Ji-ya!!”

Tidak mau terlarut dalam pikiran nya tentang Suho,Eun Ji  memutuskan untuk membersihkan diri kemudian tidur

***

Sinar matahari masuk melalui celah-celah jendela kamar Eun Ji membuat penghuni nya menggeliat terbangun dari tidur nya

“Eungghhh jam berapa ini?”

“Eomma.. eomma ireona!!”seru Jiho sambil menguncang-guncang(?) tubuh eomma nya yang masih sibuk mengumpulkan nyawa nya

“Morningg… hooney”seru Eun Ji pada Jiho  lalu dia dengan gemasnya mengecup bibir mungil malaikat kecil nya itu

“Cepat bangun eomma.. aku lapar”ucap Jiho dengan memajukan bibir nya beberapa centi

“Ne… ayo kita bangun lalu membuat sarapan tapi sebelum itu.. kita mandi dulu”

“Shireoo… aku mau makan dulu”

“tidak bisa.. ikh jorok sekali nanti srapan mu di makan bersamaan dengan kuman di mulut mu”seru Eun Ji kemudian menggendong tubuh subur(?) putra nya itun ke kamar mandi

setelah selesai mandi dan berpakaian mereka menuju ruang makan di sana sudah tampak halmonie tengah menyiap kan sarapan

“Aigooo.. halmonie.. biar aku saja yang menyiapkan sarapan!!”

“Tidak usah.. sekarang kau duduk dan makan sarapan mu!!.. Jiho-ya halmonie sudah membuatkan mu susu botol untuk mu!! iniiiii”

“Hmmm mashita.. gomawo halmonie”seru Jiho memamerkan susu buatan halmonie

“Aigo neomu kyeopta…”seru Eun Ji  mencubit pipi chubby Jiho

ketika mereka tengah sibuk berkutat dengan sarapan masing-masing terdengar suara klakson mobil.. mendengar suara klakson itu Eun Ji  buru-buru menyelesaikan sarapan nya kemudian mengambil tas kerja dan berpamitan kepada halmonie dan Jiho

“halmonie aku berangkat dulu.. titip Jiho, Jiho-ya jangan nakal yah bersama halmonie,eomma berangkat”

jelas Eun Ji  kemudian mengecup pipi putranya

“hati2 Eun Ji-ya “balas halmonie

sementara Jiho masih sibuk dengan botol susu yang sedari tadi d hisap nya

***

Eun Ji berjalan keluar rumah  Dan munculah sesosok namja yang….

TBC

15 pemikiran pada “Accident By Love (Part 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s