Please, See My Heart (Chapter 2)

Author             : Lee yeojin

Title                 : Please, see my heart

Main cast         : Kim joon hee

Kim jong in a.ka Kai

Oh sehun

Genre              : Set yourself 😀

Rating                         : Pg 15

Disclaimer       : Para pemain disini milik mereka sendiri dan cerita ini milik saya!

———————————————————————————————————————

Diam. itu yang kulakukan sekarang.Entah kenapa saat aku melihat tatapan mata pria itu matanya seperti berbinar.Seperti melihat sesuatu yang telah lama tidak dilihatnya.Aku masih terpaku saat melihatnya, dan semua bayangan-bayangan itu seperti kembali lagi kepermukaan.Seperti gelombang ombak yang tengah naik di pantai.Tapi aku berusaha bersikap professional dengan berusaha meredam itu semua kembali ketempatnya.Aku berusaha tersenyum dengan baik.

“Annyeong tuan kim. Lama tidak bertemu.” Jawabku sambil member hormat dan tersenyum tulus kearahnya

“Ka..kau benar-benar joon hee?” tanyanya tidak percaya.

Lagi-lagi aku hanya tersenyum.Ya tersenyum adalah tameng bagi diriku untuk menghadapi semuanya. Dulu maupun sekarang itu tidak akan berubah.

“Uisa ini data pasien untuk pagi ini” ucap seorang perawat yang sejak tadi mengikutiku

Aku melihat data hasil pemeriksaan pagi ini dan hasilnya cukup bagus.Aku mulai memeriksa keadaannya.

“Dalam dua hari keadaannya akan lebih baik dan dalam 5 hari kedepan dia bisa pulang.”Jelasku pada sehun yang beridiri dekat sofa yang terletak di kamar itu.

“Baiklah kau harus makan sarapan mu tuan kim setelah itu minum obat dan istirahat kembali. Aku permisi.”Lagi.Lagi-lagi ada sebuah tangan yang terpaksa membuat langkahku berhenti.

“Chakaman..aku ingin bicara.” Jawab kai

“Istirahatlah aku masih ada pekerjaan.”Jawabku lembut sebelum pergi meninggalkannya.

Tidak bisakah aku tidak berkata lembut kepadanya?Jujur jawabannya adalah tidak dan tidak bisa.Tidak tahukah dia aku merasakan sakitku kembali saat melihatnya.Melihatnya yang kini bukan lagi milikku.Ya.Kalau memang ada orang bodoh itu pastilah aku.Aku sudah melepaskannya.Melepaskan orang yang kucintai.Melepaskan orang yang benar-benar berarti dalam hidupku.Tapi aku tidak menyesal karena aku melepaskannya untuk kebahagiaannya.Agar dia bisa kembali pada seseorang yang amat dicintainya.

Kenangan 5 tahun lalu menyeruak begitu saja kepermukaan, membuatku merasakan perih ini lagi.Perih yang berusaha aku obati sendiri, perih yang entah kapan aku bisa menghilangkannya dari hatiku.Rasanya sungguh sangat sesak menahannya tapi mau bagaimana lagi keadaannya memang seperti ini.

 

FLASHBACK*

Kai dialah namja yang membantu ku keluar dari keterpurukan akibat kehilangan keluarga yang kumiliki.7 tahun lalu aku kehilangan appaku akibat terkena serangan jantung karena mendengar perusahaannya pailit.Sedangkan ibuku hanya bisa menangis saja saat itu. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Disaat itulah kai membantuku agar aku menjadi yeoja kuat agar bisa membantu ibuku keluar dari kesedihannya.

Satu tahun setelah ituaku kembali kehilangan seseorang yang amat penting bagiku.Ibuku meninggal akibat kecelakaan mobil.Saat itu aku benar-benar hancur.Rasanya aku ingin mati karena telah mengalami banyak sekali kehilangan.Aku mencoba untuk bunuh diri dengan menyayat pergelangan tanganku.Tapi keesokan harinya aku sadar kembali dan mendapati diriku berada dirumah sakit dengan kai disampingku.

Setelah itu dia benar-benar memarahiku habis-habisan dan dia mengatai aku bodoh.

“BODOH! UNTUK APA BUNUH DIRI?! APA KAU TIDAK TAHU MASIH BANYAK YANG MEMBUTUHKANMU DISINI?!!” teriak kai.

“…” aku hanya bisa diam dan menatapnya nanar.

“Kau mau meninggalkanku hah?Kau juga mau meninggalkan sehun? Kau tahu betapa cemasnya kami berdua melihatmu tergeletak dikamar dengan penuh darah kemarin malam?!!” kata kai dengan suara tinggi

“Mi-mianhae..” jawabku dengan suara pelan.Aku tidak yakin dia dapat mendengar perkataanku.

“Hiduplah jika kau ingin aku maafkan.Ingat aku selalu ada untukmu.Jangan pernah berfikir bahwa kau sendirian didunia ini.Masih ada aku.Aku akan selalu menemani disampingmu.”Kata kai dengan nada lembut kali ini.

Dan sejak hari itu kai selalu menemaniku berada disampingku, membantuku, menjagaku dan melindungiku.Karena kai selalu berada disampingku mungkin aku sedikit ketergantungan terhadapnya.Dan satu hal aku sampai lupa bahwa dia sudah memiliki yeojachingu.Sampai suatu hari aku mencoba menanyakan hal itu padanya.Tapi tatapannya kosong.

“Kai-ah dimana yeojachingu mu?” tanyaku.Dan dia terkesiap mendengar pertanyaanku.Tapi kenapa?

“Lee hyurin?” tanyanya

“Ne, memangnya siapa lagi yeojachingu mu?” tanyaku heran. Ada apa sebenarnya? Apa yang terjadi dengan dirinya dan hyurin? Semoga ini tidak ada hubungannya denganku. Jawabku dalam hati

“Kami sudah putus.”Jawabnya datar.

Aku melihat tatapan matanya kosong. Terlihat sekali  dia sangat kehilangan hyurin. Apa ini ada hubungannya denganku? Kai sangat terluka itu lah yang aku lihat.Apa yang bisa aku lakukan untuk membantunya. Sedangkan aku sendiri sangat mencintainya.Karena dia selalu ada untukku.Tapi aku ingin dia juga bahagia.Tapi bagaimana?

“Kau masih mencintainya?” tayaku ragu

“…” kai hanya menjawabnya dnegan gelengan kepala

Jelas sekali dia berbohong.‘Kau bohong kai..kau masih mencintainya. Amat mencintainya ku rasa.’

“Apa gara-gara aku?”Tanya ku dengan perasaan bersalah.

Kai menatapku tajam.Tatapan matanya seolah mengatakan ‘Ya!Karna kau joon hee!’

“Jangan pernah berfikir seperti itu!” jawabnya dengan nada penuh penekanan disetiap kata.

“Dia sendiri yang pergi.Dia harus pindah kejepang.Dan dia tidak bisa menjalani hubungan jarak jauh.” Lanjutnya

“Kenapa kau tidak ikut dengannya?” tanyaku

“….” Dia hanya diam. diam dan diam.

FLASHBACK END*

Tanpa ku sadar sudah ada seseorang yang duduk disampingku ditaman ini.Aku melihatnya dan dia tersenyum.

“Kau sedang apa nona kim? Sendirian ditaman rumah sakit.Apa kau tidak ada pasien?” tanyanya dengan nada mengejek.

Ya dia selalu seperti itu terhadapku. Oh sehun sahabatku sejak kecil ini memnag selalu mengerti diriku.

Aku membalas pertanyaannya dengan sebuah senyuman hangat.

 

“Kau sedang ada maslah?” tanyanya

“Anniya. Hanya sedang menghirup udara segar saja.” Jawabku.Lalu pandangan ku menengadah kearah langit yang biru dan cerah.Aku memejamkan mataku dan menikmati hembusan anginnya.

“5 tahun ini dia selalu mencarimu.Dia begitu menghawatirkanmu.” Ucap sehun

Aku kembali mengarahka pandanganku pada sehun.Aku tidak mengerti maksudnya.

“Aku tidak mengerti.” Jawabku

“Biar dia sendiri nanti yang menjelaskan.Jangan selalu menghindarinya.”Jawab sehun sambil mengacak-acak rambutku.

“Kau tahu? Aku masih marah padamu.!” Lanjutnya

“Wae?” tanyaku polos

“Kau pergi begitu saja bodoh!Tidak memberikanku kabar sedikitpun.”Dengusnya kesal.

Aku terkikik geli melihatnya seperti itu.

“Kenapa kau tertawa?Apa itu lucu?! Aku dan kai hampir gila karena mencarimu!” jawabnya.

“Mianhae..tapi itu yang terbaik yang bisa kulakukan saat itu.” Jawabku lirih.

“Babo! Jangan pernah seenaknya mengambil keputusan sendiri!” kata sehun

Aku hanya bisa tersenyum.“Bagaimana dengan lee hyunri? Aku tidak melihatnya menjenguk kai 2 hari ini.” Tanyaku

“Kenapa kau bertanya tentangnya? Bukankah itu hal bagus kalau dia tidak ada disini, itu artinya kau bisa menemani kai lebih lama.” Jawab sehun panjang lebar

“YA! Oh sehun apa kau ingin melihatku pergi dari seoul sekarang juga?” dengusku kesal mendengar jawabannya

“Sudahlah joon hee-ya apa kau masih mau menyebunyikan hal ini dariku? Aku tau kau masih menyimpan rasa itu pada ka…” belum sempat sehun meneruskan ucapannya joon hee sudah terlebih memotong perkataannya.

“Jangan selalu sok tahu tentang diriku oh sehun!” jawabku kesal dan menatap matanya dengan pandangan yang tidak dapat diartikan.

“Mianhae..” jawab sehun lirih

“Uisa…” panggil seorang perawat dari jauh

“Jeosonghamnida uisa saya mengganggu waktu istirahat anda.” Ucap perawat tersebut

“Ye gwaenchanayo. Ada apa memangnya?” tanyaku

“Aku hanya disuruh memberi tahu bahwa sajangnim wu dating.” Ucap perawat itu lagi

“MWO??!”

 

TBC…

 

Annyeong^^ ini FF kedua saya yg publish tapi ini FF pertama saya yg saya kirim ke Blog ini. Gimana ceritanya?Gak nyambung ya?Hehe, abisnya ini juga inspirasinya tiba-tiba dating dan tiba-tiba menghilang begitu saja jadi maaf ya kalo banyak typo nya.Namanya juga inspirasi.Jangan lupa komentarnyanya ya dan kritik dan sarannya itu penting banget unutk saya ngelanjutin FF ini mau dibawa kemana… 😀

Iklan

12 pemikiran pada “Please, See My Heart (Chapter 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s