It’s War (Chapter 1)

It’s War (in Love) chapter 1

Author    : DZ, Krista, Hunji
Genre    : Romance, comedy
Main Cast    : Sheilla (OC)
Azura (OC)
Krystal (OC)
All member EXO-K
All member EXO-M
Length    : chapter
***
annyeong readers :), author balik lagi. mian kalo FF nya dilanjutinnya
lama, mian juga kalo ini FF gak seru, atau gak bagus, atau gak
nge-feel. ya udah dech,, ini dia author persembahkan IT’S WAR (in
Love)

152700243585537505_RABJwUhY_c_large_副本
***
@Ruang Rapat pulau EXO-K
“Bagaimana Kris, apakah kau punya ide untuk menghancurkan ketiga
yeoja itu” tanya Suho dengan tampang sok keren. “Aku masih belum puny
aide, mungkin yang lainnya ?” tanya Kris, tiba – tiba di atas kepala
Chanyeol keluar sebuah lampu, yang artinya dia mempunyai ide. “Aha,
aku punya ide, bagaimana kalau kita menyusup ke pulau itu, dan
membunuh ketiga yeoja itu” usul Chanyeol. “Wah ide bagus, nanti
sebelum ngebunuh ketiga yeoja itu, kenalan dulu dech, siapa tau kalau
ngeliat ke tampanan aku, mereka mau ngasi pulau itu sama kita,
heheheh”  ucap Baekhyun dengan sangat PD.
“Hmmmm, bagaimana Kris, apakah kau setuju dengan rencana Chanyeol ?”
tanya Suho kepada Kris. “Aku setuju – setuju saja, bagaimana dengan
yang lainnya ?” tanya kris kepada teman – temannya, teman – temannya
hanya mengangguk menyetujui rencana Chanyeol itu. tanpa basa basi
lagi, mereka ber-12 langsung pergi menuju pulau JewelSparkle. Setelah
sampai disana mereka mencari ke-3 yeoja itu tetapi tidak ketemu juga.
***
(Backsound : Two moons-Exo k ft key)

Ketika mereka beristirahat datanglah 3 YEOJA yang tiba – tiba
menghampiri mereka ber-12, dan salah satu dari perempuan itu
mengacungkan pedangnya di leher Suho, dia memakai long dress berwarna
biru. Ya, dia adalah Sheilla. “Siapa kalian ?” tanya Sheilla kepada
mereka ber-12. “Mungkin mereka penyusup yang ingin merebut pulau ini,
Eonni” ucap seorang wanita dibelakangnya yang memakai baju serba hitam
seperti malaikat maut. Ya, dia adalah Azura. “Eonni, jangan bunuh
mereka, sepertinya mereka tampan – tampan” ucap seorang wanita
disebelah Azura, dia memakai short dress berwarna putih. Ya, dia
adalah Krystal. “apa benar kalian penyusup ?” tanya Sheilla lagi.
“kita bukan penyusup” jawab Suho dengan tegas. “kami dari pulau EXO-K
dan pulau EXO-M” jawab seorang laki – laki disebelah Suho, yaitu Kris.
Mendengar perkataan itu, Sheilla menurunkan pedangnya dan
menyimpannya. “lalu mau apa kalian kesini ?” tanya Azura dengan nada
dingin. “kami hanya ingin berkenalan dengan kalian” jawab seorang
laki-laki yang wajahnya sangat misterius, yaitu Tao. “Berkenalan
dengan kami ? wah, Eonni ternyata kita terkenal” ucap Krystal. “namaku
Suho” ucap suho dengan nada yang sangat lembut. “namaku Kris” ucap
Kris dengan nada yang agak ketus. “aku Tao” ucap Tao dengan wajah
dingin. “aku Sehun” dengan tatapannya yang tajam. “Aku Lay”, “Aku
Chen”, “aku Xiumin”, “aku D.O”, “aku kai”, “aku Luhan”, “aku baekhyun”
sambil menunjukkan aegyo-nya, “dan aku Chanyeol” sambil memberikan
senyumannya.
“Aku Krystal, senang berkenalan dengan kalian” memberikan aegyo-nya
kepada mereka. “Aku Azura” dengan memasang wajah dingin. “dan aku
Sheilla, aku adalah kakak dari mereka berdua, mianhae jika tadi aku
agak kasar kepada kalian” ucap Sheilla dengan nada yang sangat lembut.
Lalu mereka semua hanya tersenyum, “baiklah kalau begitu, karena kita
sudah berkenalan dengan kalian, kami mohon pamit” ucap Suho, dan
dibalas dengan senyuman oleh ke-3 yeoja itu. Lalu mereka semua
berpegangan pada Kai, ketika Kai menepuk tangan mereka menghilang
kecuali baekhyun dan chanyeol.
“Lho Yeol, kok kita ditinggal sich ?” rengek Baekhyun ke Chanyeol.
“iya nich, kok kita ditinggal sich” sambil menggembungkan pipinya.
“kenapa kalian masih disini ?” tanya Sheilla. “Kita di tinggal” ucap
mereka berdua bersamaan. Tiba-tiba, Kai datang untung menjemput mereka
berdua. “Aish, kalian ini merepotkanku saja, aku harus bolak balik
menjemput kali. Kajja kita pergi, pegang tanganku” perintah Kai.
Akhirnya mereka berpegangan pada kai, dan mereka menghilang. Sedangkan
ketiga yeoja itu kembali ke istana.
Keesokan harinya, mereka kembali rapat, tetapi di Pulau EXO-M. mereka
sangat bingung bagaimana caranya agar ketiga yeoja itu pergi dari
pulau itu. tiba – tiba Kai mengeluarkan suaranya, “aku puny aide,
walaupun ideku ini sedikit agak gila”. “ide apa Kai” tanya Suho. “kita
harus mengutus 3 orang untuk menjalin hubungan dengan para yeoja itu,
setelah hubungan itu sudah serius kita bunuh ke-3 yeoja itu, dan pulau
itu akan jatuh ditangan kita” ucap Kai panjang lebar. “Ide itu sangat
gila” ucap baekhyun, “tapi bagus” sambungnya lagi. “hem, benar apa
yang dikatakan Baekhyun, ide itu sangat gila, tapi bagus” ucap Suho
menanggapi ide dari Kai. Sedangkan yang lainnya hanya bisa mengangguk
setuju.
“Lalu, siapa yang akan kita utus ?” tanya Kris. Lalu mereka semua
melihat kearah kris dengan tatapan aneh, “Mwo ? kenapa kalian
menatapku seperti itu ?” ucap Kris yang agak takut. “Kau yang akan
menjalin hubungan dengan salah satu dengan mereka” ucap Suho. “Kenapa
harus aku ?” rengek Kris. “karena aku pikir – pikir, kau orang yang
cocok dengan Sheilla” jawab Suho. “baiklah, aku akan melakukannya”
jawab Kris dengan tegas. “lalu siapa lagi ?” tanya Chen. “Sehun” jawab
Suho. “Baiklah, aku akan melakukannya, siapa yang akan menjadi
pasanganku ?” jawab Sehun dengan nada dingin, “Krystal” jawab Suho,
seketika itu pun Sehun membulatkan matanya dan langsung menatap Suho,
“baiklah, akan aku lakukan” jawab Sehun. “kalau begitu yang terakhir
adalah Azura” ucap Xiumin. “kalo dilihat – lihat dia orangnya
misterius dan…” ucap Luhan, belum sempat melanjutkan kata – katanya,
teman – temannya dan dia juga melihat kearah Tao. Seakan – akan Tao
mengerti apa yang dimaksud teman-temannya itu. “baiklah, aku akan
melakukannya” ucap Tao dengan nada malas.
Langsung saja saja mereka bertiga menuju pulau JewelSparkle. Setelah
sampai disana, mereka berpencar untuk mencari yeoja mereka masing –
masing.
***
(Backsound : Stand By Me – SHINee  )

Kris POV
Aku mencari Sheilla, aku dengar – dengar dia adalah ketua dari ke-3
yeoja itu. sudah hampir setengah jam aku mencarinya, tapi tidak
ketemu, karena kesabaranku sudah habis, aku langsung terbang dan
mencari yeoja itu dari atas. Nah, itu dia akhirnya ketemu. Dia sedang
berada di tepi pantai, sambil memainkan air dengan kekuatannya. Ketika
aku sudah kembali ke tanah, dan aku sekarang ada dibelakangnya diapun
tidak tau. Lalu aku mengeluarkan suara orang batuk, dan dia melihat ke
arahku sambil tersenyum manis. Lalu aku berjalan mendekatinya “kau
seperti anak kecil” ucap Kris. “Apa maksudmu ?” tanya Sheilla.
“biasanya kesukaan anak kecil adalah bermain air” jawab Kris. “Owh,
jadi maksud kamu aku kayak anak kecil, karena aku mainan air ?” tanya
Sheilla, Kris hanya tersenyum. “aku bukan bermain dengan air, aku
hanya melatih kekuatan airku” ucap Sheilla sambil memainkan air dengan
kekuatannya. “kekuatanmu adalah air ?” tanya Kris, “bukan hanya itu
saja, aku mempunyai 4 kekuatan” jawab Sheilla sambil tersenyum. “Mwo,
4 kekuatan ? apa saja ?” tanya Kris, “Air, teleportasi, terbang, dan
salju” jawab Sheilla, “apakah itu alsannya kau disebut sebagai dewi ?”
tanya Kris heran, “iya, untuk menjadi dewa atau dewi haruslah memiliki
4 kekuatan, lalu apa kekuatanmu ?” tanya Sheilla, “kekuatanku adalah
terbang dan api” jawab Kris.

Author POV
Lalu mereka berdua berjalan – jalan ditepi pantai, tiba – tiba Kris
mengambil Bando yang dipakai oleh Sheilla. Lalu mereka kejar – kejaran
di tepi pantai, dan ketika Sheilla berhasil menangkap Kris, Kris
terpeleset dan menindihi Sheilla, mereka berdua saling menatap satu
sama lain, dan waktu itu juga adalah waktu Sunset. Jantung mereka
berdua sama – sama berdebar dengan kencang, tidak lama kemudian
“Jeongmal Mianhae” ucap Kris sambil bangkit dan membantu Sheilla untuk berdiri.
“nae gwaenchanayo” membersihkan pasir yang ada di bajunya.
Lalu suasana menjadi hening sejenak dan tiba-tiba CHU~
Kris mencium bibir Sheilla sekilas.

Sheilla POV
Tiba-tiba saja Kris mengambil bandoku dan ketika aku akan
mengambilnya dari Kris, dia langsung lari. Dasar merepotkan saja.
Ketika aku sudah berhasil menariknya, dan tidak sengaja Kris
terpeleset dan yang lebih parahnya DIA MENINDIHIKU.  Tiba-tiba darahku
berdesir dengan cepat dan merasakan debaran jantung yang tidak biasa.
Beberapa saat kemudian ia bangkit dan membantuku berdiri. Hening
sesaat. Tiba-tiba dia mendekatkan wajahnya kearahku. Dengan percaya
diri aku menutup mataku dan tiba-tiba CHU~~ Ya dia mendaratkan
bibirnya di bibirku. Tetapi tiba-tiba saja dia meninggalkanku. Aku tak
tau ia pergi kemana yang jelas aku merasa…. Em, kecewa.

Kris POV
Ketika aku sudah membantunya berdiri, tiba-tiba aku merasa mendengar
bisikan Baekevil di telinga kiriku “Lakukanlah Kris-ah, ia tidak akan
menolakmu dan aku tau kau menginginkannya” bisikannya seperti itu. Dan
tiba-tiba telinga kananku mendengar bisikan SuhoAngel “Jangan Kris-ah,
itu tidak benar dan jangan pernah melakukan bisikan Kyu itu” . Aku
bingung. Tetapi aku juga menginkannya. Tiba-tiba saja aku merasa
bibirku bersentuhan sesuatu yang basah dan kenyal. Ah! Apakah aku baru
saja melakukannya? Ah! Aku tau ini salah. Baiklah lebih baik aku
pulang saja.
***
(Backsound : Machine-EXO K)

Tao POV
Dasar orang-orang aneh. Kenapa aku yang diberi tugas seperti ini?
Awas saja kalau ini sudah selesai akan ku mutilasi satu-satu. Aku
sudah mengitari pulau ini beberapa kali dan aku tidak menemukan yeoja
itu. Dimana dia? Saat aku melewati padang rumput aku melihat seorang
yeoja yang berlatih pedang dan yeoja itu sepertinya Azura. Tapi ada
yang berbeda dari penampilannya. Ia tidak semisterius kemarin. Baiklah
aku akan mendekatinya. “Ehm” Sepertinya dia terlalu sibuk dan tidak
mendengarku.
“Azura” panggilku lembut lalu dia menoleh kearahku dengan tatapan tajam.
“ Mau apa kau?” kurasa dia akan selalu bersikap dingin padaku. Baiklah
kurasa ini agak sulit dan aku tetap akan mencobanya.
“Bolehkah aku ikut latihan bersamamu?”
“Em, baiklah. . .kita berduel, apa taruhannya?”
“Bagaimana jika taruhannya pedang kita? Apakah kau berani?”
“Kau kira aku takut padamu?”
“Baiklah mari kita mulai.”
Aku dan dia mulai bertarung. Permainannya sangat cepat dan bagus,
sampai aku tidak bisa menangkis pedangnya. Pedang itu mengarah
kepadaku, aku coba menangkisnya tapi, pedangku gagal menangkisnya dan
aku terjatuh. Tiba-tiba saja pedangnya mengarah ke leherku seperti
ingin membunuhku. Dan aku tau kalau aku sudah kalah.
“Baiklah, permainan ini sudah selesai dan kau kalah” kata Azura
“Ok, aku mengaku kalah”
“sekarang serahkan pedangmu padaku”
Tanpa basa- basi lagi, aku segera menyerahkan pedang kesayanganku
dengan sangat terpaksa. Tapi aku benar – benar mengaguminya, dia
adalah yeoja pertama yang berhasil mengalahkanku.
“Katakan padaku, sejak kapan kau belajar permainan pedang seperti itu?”
“Ayahku mengajarkannya sejak aku kecil. Eonni dan dongsaengku juga
diajarkan pedang tetapi kurasa mereka tak berbakat”
“Jadi eonni dan dongsaengmu juga belajar pedang?”
“Ya, setidaknya Sheilla eonni lebih mahir dibanding evilmaknae.”
“Hm, kalau begitu maukah kau berjalan-jalan sebentar denganku?”
“ … “
Tidak ada jawaban darinya. Kurasa aku tidak akan bisa sedikitpun
menaklukan hatinya.
“Baiklah kalau kau tidak mau juga tidak apa-apa. Maaf jika aku
mengganggumu. Aku akan pergi.”
“ … “
Tetap saja tidak ada jawaban. Lebih baik aku pergi sekarang juga.

Azura POV

Ketika aku menerima tantangannya, dia menyunggingkan seulas senyum
yang membuat jantungku berdetak kencang. Sepertinya dia yakin kalau
dia yang akan menang, tapi aku tidak membiarkan itu terjadi, aku akan
mengalahkannya, dan mendapatkan pedangnya. Hahaha, itu adalah ide yang
bagus sekaligus licik. Aku segera bertarung dengannya, aku menggunakan
gerakan yang sangat cepat, dan akhirnya dia terjatuh dan aku segera
mengarahkan pedangku ke lehernya. Ya, akhirnya dia kalah, dan aku juga
mendapatkan pedangnya, dan ia juga mengaku kalah. Dan aku sangat
senang. Lalu dia menanyakan Sesuatu yang membuatku teringat ayahku,
ketika aku, Eonni dan dongsaengku belajar permainan pedang. Tiba-tiba
dia mengajakku jalan-jalan, tapi aku tidak menjawab ajakannya itu,
karena aku masih teringat dengan ayahku.
Karena dia merasa ku abaikan, dia langsung pergi dari hadapanku dan
entah kemana, dan akhirnya aku putuskan untuk kembali ke istana.
***
(Backsound : Just The Way You Are – Bruno Mars )

Sehun POV

Hyung-hyung’ku memang mengerti seleraku. Hahaha Krystal memang salah
satu perempuan idealku. . .kurasa. Baiklah aku ingin menemuinya
sekarang, tapi dimana dia? Ketika aku menelusuri hutan, ada seorang
gadis, kurasa ia Krystal. Tapi, apa yang ia lakukan ditengah hutan
siang-siang begini? Lebih baik aku mendekatinnya saja.
Saat aku mendekat, aku melihat seekor rusa sedang bersamanya.
“ Krystal? Apa yang kau lakukan dengan rusa itu?”
“ Eh? Sehun-sshi ada apa siang-siang begini dihutan?”
“ Harusnya aku yang tanya padamu.”
“ Eh? Hehehe mianhae. Aku sedang mengobati rusa ini.”
“ Memangnya kau bisa?”
“ Of course. Salah satu kekuatanku adalah mengobati.”
“ Hm baiklah rusa cantik sekarang kau sudah sembuh dan kau bisa pulang
sekarang” Dia berbicara pada rusa tersebut. Menurutku dia sedikit aneh
tapi aku suka itu ^^ .
“ Kau sudah selesai?”
“ Um-hm.”
“ Lalu sekarang kau mau kemana?”
“ Aku. . .em akan ke danau”
“ Kenapa kau suka sekali pergi kesana?”
“ Disana begitu tenang. Aku menyukai suasana yang tenang.”
“ Bolehkah aku ikut denganmu?”
“ Tentu saja ^^”

Tiba-tiba saja dia menarikku sambil sedikit berlari. Dia benar-benar
anak yang ceria dan aku sangat menyukainya. Tapi, aku bingung. Aku
hanya ditugaskan untuk membunuhnya tetapi aku benar-benar menyukainya.
Tiba-tiba saja dia menarikku untuk duduk dibawah pohon apel di tepi
danau. Kenapa tiba-tiba kami sudah di sini? Ah apakah aku melamun?
“ Hey, apakah kau ingin makan apel?”
“ Hm? Baiklah”
Tiba-tiba saja dia menggunakan kekuatan telekinesisnya. Wow! Boleh
kuakui itu keren.
“ Gamsahamnida ^^”
“ Cheonma-yo ^^”
“ Apakah kau juga mau makan apel? Akan kuambilkan”
“ Jinjja? Boleh saja”

Ini saatnya aku membanggakan kekuatan anginku. Langsung saja aku
mengenggam powerbadgeku dan angin itu datang menjatuhkan beberapa buah
apel dari pohonnya. Kuambil satu yang paling dekat dan yang kurasa tak
cacat.

“ Wow! That’s cool! Gamsahamnida Sehun-ah”
“ Nae. Bisakah kau memanggilku oppa mulai saat ini?”
“ Em. . .Gamau ah” Katanya sambil menjulurkan lidahnya dan berlari ke
tepi danau.
“ Hey! Awas kau!” kataku sambil mengejarnya.
BYURRR!!!!
Kami terjatuh di dalam danau dan suasana menjadi hening sejenak. Lalu
kami saling pandang dan kami tertawa bersama-sama.
“ Kekekekekekeke~ Gwaenchanayo?”
“ Ne oppa, gwaenchanayo. Tapi. . .” Dia menjawab sambil melihat kearah
white short gownnya.
“ Arraseo. Biar ku keringkan gaunmu.” Kataku sambil mengajaknya ke tepi danau.
WUUSSSSHHHHHH~~~
Dalam sekejap gaunnya langsung kering. Suasana menjadi canggung.
Tiba-tiba saja dia memelukku sambil berkata “ Gomawoyo oppa”
“Cheonma-yo” Kataku sambil membalas pelukannya.
“ Emm. . .Krystal?”
“ Ne oppa?”
“ Emm, Saranghaeyo~”
“ Mwo? Jinjjayo?” Seketika itu juga matanya langsung membulat.
“ Im serious. Would you be ma yeojachingu?”
“ Em, but you promise that you’ll never make me disappointed.”
DEG
Bagaimana ini? Aku  benar-benar bingung. Bukan akan dirinya tetapi
akan pertanyaannya. Antara tugas dengan dirinya. Aku harus tegas. Aku
harus membuat keputusan dan keputusanku. . . . .memilihnya.
“ I promise. Aku tak akan membiarkanmu tersakiti dan mengecewakanmu.”
“ Hm,,baiklah kalau begitu oppa. I do ^^ Nado saranghaeyo oppa”
“ Gamsahamnida Krystal” kataku sambil mencium bibirnya sekilas.
“ Mari kuantar kau pulang”
Dia masih diam ditempatnya.
“ Kajja Krystal”
“ Eh? Ne oppa. . .”
Akhirnya aku mengantarkannya pulang ke rumahnya.
***
(backsound off)

Malam harinya, ketiga yeoja itu sudah sampai di istana, disana mereka
makan bersama. Tetapi, Eonni mereka sedari tadi sore tidak keluar
kamar. Karena mereka sangat khawatir dengan keadaan Eonni-nya, Azura
memutuskan agar dia yang melihat Eonni-nya yang berada dikamar. Ketika
Azura mengetuk pintu kamar Sheilla, tidak ada jawaban dari Sheilla,
akhirnya Azura langsung masuk ke kamar Sheilla yang kebetulan tidak
dikunci. Ketika ia masuk, ia melihat Eonni-nya sedang berada di balkon
kamarnya, dan Azura mendekatinya.
“Eonni ?”
“Eh, Azura, ada apa ?”
“Harusnya aku yang bertanya, kenapa Eonnie mengurung diri dikamar ?”
“Anni, aku tidak mengurung diri”
“Terus kenapa gak makan malam bersama ?”
“Aku…. hanya merasa sangat bahagia”
“Mwo, bahagia ? kenapa ?”
“Tadi Kris menemuiku, dan dia…..”
Belum sempat Sheilla melanjutkan kata-katanya, Azura sudah memotong
pembicaraan Eonni-nya.
“Tunggu tunggu, jadi Kris nemuin Eonni ?”
“Nae, Wae ?”
“Sepertinya ada yang mencurigakan, tadi Tao menemuiku, Sehun juga, dia
menemui Krystal, apa yang mereka rencanakan ? Eonni kita haru
hati-hati dengan mereka”
“Sudahlah Azura, jangan negative thinking dulu”
“yasudahlah terserah Eonni”
Akhirnya Azura, meninggalkan Eonni-nya sendirian di balkon. Sudah
dari awal, Azura tidak menyukai Namja dari pulau EXO-K dan pulau
EXO-M. Dia merasa, ada sesuatu yang dirahasiakan dari namja namja itu.
***

Author POV
Keesokan harinya, Azura masih agak marah sama Eonni-nya, gara-gara
semalam. Akhirnya Sheilla mencoba mendekati Azura, ketika Azura sedang
berjalan, dia merasa ada seseorang yang mengikutinya. Langsung saja
dia mengeluarkan pedanganya dan menghadap kebelakang, dan ternyata
yang mengikutinya adalah Sheilla. Langsung saja, oleh Sheilla langsung
ditangkis dengan pedang.
“Azura, dengarkan Eonni”
Azura, mengabaikan kata-kata kakaknya, dia menyerang kakaknya
terus-terusan. Sedangkan Krystal, dia sangat bingung melihat ke-2
Eonni-nya sedang bertarung. Karena Krystal sangat takut, dia langsung
berteriak mencari bantuan.
“Help, Help, tolong, Tolong aku! Aku dalam Bahaya! Help Meeehhh”
Ketika itu juga, langsung datang 3 namja yang langsung melerai mereka
berdua. Ya, mereka adalah Kris, Tao, dan Sehun.
“Hey, kalian itu adik kakak, tapi kenapa bertarung ?” tanya Tao
“Aku yang harusnya tanya pada kalian ber-3, kenapa kalian mendekati
kami ? apa yang kalian rencanakan ?” tanya Azura emosinya sudah meluap
“kami tidak punya maksud apa-apa, kita hanya ingin dekat dengan
kalian” jawab Sehun sambil memeluk Krystal.
“wae ?, wae kalian ingin mendekati kami ?” tanya Azura
“karena kami belum pernah mempunyai teman yeoja” jawab Kris
“sudah Azura, jangan dipermasalahkan lagi, hilangkan Negative thinkingmu itu”
Mendengar kata-kata Eonni-nya itu, hati Azura kembali tanang, dia
sadar kalau dia sudah salah. “Mianhae” ucapnya lirih. Lalu, Eonni-nya
memeluknya, “Jangan bersikap seperti ini lagi”. Tak ada jawaban dari
Azura, hanya anggukan kecil. Akhirnya Tao mengajaknya Kesuatu tempat.
Begitu juga Kris dengan Sheilla, Krystal dengan Sehun.
***
(Backsound : I Can Feel You – Navi )

Azura POV
Aku sadar, aku benar-benar bersalah, apa yang dikatakan Eonniku
benar, tidak seharusnya aku bernegative thingking kepada mereka.
Ketika aku berjalan-jalan dengan Tao di Hutan. Tidak ada yang bicara,
suasana hening dan sunyi. Lalu aku dan dia duduk di salah satu bangku
yang terletak di bawah pohon cemara. Aku masih memandang lurus
kedepan, dengan tatapan kosong. Aku masih marasa berslah pada orang
yang berada disebelahku.
“Mianhae” ucapku lirih
“kenapa ?” tanyanya
“karena aku sudah berpikir yang tidak-tidak tentang kalian”
“owh, gwenchanayo”
Lalu suasana menjadi hening, tiba-tiba aku merasakan air mataku jatuh.
Lalu dia melihatku menangis.
“Ya, ullijima, aku tidak suka ada perempuan yang menangis di depanku”
Lalu dia menyeka air mataku menggunakan tangannya, lalu dia tertawa.
“Hahahah, kau lucu”
“maksud mu ?” aku menatapnya dingin
“Baru kali ini aku melihat Azura menangis, hahahah”
“memangnya kenapa ? toh aku juga manusia biasa” emosiku sudah hampir meledak.
“aku kira, yang namanya azura adalah yeoja yang hatinya sekeras batu,
dan tidak bisa menangis” ledeknya padaku.
“Aishh… kau ini, kau mau apa lagi menemuiku, apakah kau ingin aku
mengalahkan mu lagi ?” aku meneluarkan Evilsmirk-ku
“anni, aku datang kesini, karena……”
“karena apa ?”
“aku ingin mengatakan sesuatu padamu, tapi kau berjanji, jika aku
mengatakannya padamu, kau jangan membunuhku”

Tao POV
Ketika dia menanyakan alasan aku kesini, aku bingung harus bilang
apa, akhirnya aku menjawabnya dengan perasaan gugup.
“Anni, aku datang kesini, karena…” tuhan kenapa aku seperti ini ?
“karena apa ?” tanyanya penasaran
“aku ingin mengatakan sesuatu padamu, tapi kau berjanji, jika aku
mengatakannya padamu, kau jangan membunuhku” kata-kata itu reflex
keluar dari mulutku, apa ini waktu yang tepat utuk menyatakan cinta
padanya ?
“hahahahah, aku tidak akan membunuhmu, katakan saja, ada apa ?” tuhan
berikan aku kekuatan untuk bisa mengatakan ini semua. Lalu aku megang
tanagnnya.
“Saranghaeyo Azura, Would you be my girl friend ?”
“Mwo ?hahahahah, Yak, Tao jang bercanda”
“Anni, Azura, aku tidak bercanda aku serius, apakah kau menerima ku ?”
“Mwo ? emmmm, aku…. Aku…..”
Dia kelihatan gugup sekali, semoga saja dia menerimaku.

***
(Backsound : My Love – Westlife )

Sheilla POV
Setelah aku melihat Azura kembali tenang, dan dia sekarang sudah
bersama Tao, aku sudah tenang. Sekaran aku sedang berjalan menyusuri
taman bersama Kris. Kami hanya diam, tidak ada yang berani
mengeluarkan  suaranya. Tiba- tiba dia memecah kehening diantara kami.
“Mianhae”
Aku tidak tau apa maksudnya, kenapa dia meminta maaf ?
“Wae, kenapa kau meminta maaf ?”
“karna, karna…..”
Kenapa dia gugup ? OMO….. wajahnya sekarang menjadi merah, seperti
kepiting rebus.
“Hey, terus  terang saja, ada apa ?”
“soal kemarin”
Ketika dia menjawab itu aku tertawa kecil, dia menatapku bingung
“kenapa kau ketawa ?” tanyanya
“tidak apa-apa, kau tidak usah minta maaf” ku berikan senyum manisku padanya.
Lalu dia menggandeng tanganku, dan mengajakku jalan-jalan lagi.
Ketika dia memegang tanganku, ada suatu perasaan yang tidak biasa aku
rasakan, apakah ini yang disebut jatuh cinta ?

Kris POV
Ketika aku sudah meminta maaf padanya, aku sangat kaget karena dia
sama sekali tidak marah. Lansung saja aku genggam tangannya, dan
mengajaknya berjalan-jalan lagi, tidak tau kenapa jantung
berdebar-debar ketika didekatnya, apakah aku jatuh cinta padanya ?
tidak, tidak, itu tidak boleh terjadi, aku hanya mendekatinya untuk
mendapatkan pulau ini. Aku harus membuang perasaan cintaku ini
padanya. Aku membawanya ke Air mancur yang ada di taman itu dan
memetik bunga mawar yang ada disekitar itu, aku berfikir, apakah aku
harus mengatakannya ?. tapi aku takut jika ia tidak mau, bagaimana ini
?
“Em… Sheilla ?”
“Nae ? Wae ?”
“Aku ingin mengatakan sesuatu padamu”
“Apa ?”
“Aku….. Aku….. aku mencintaimu Sheilla, would you be my girlfriend ?”
tanyaku sambil memberikan bunga mawar ini…..
“em… aku… aku….” Sepertinya dia gugup
“kalau kau menerimaku, terima bunga mawar ini, jikau tidak menerimaku,
buang saja bunga mawar ini” tangannya bergerak menuju mawar yang ku
berikan, semoga saja di mengambilnya.

-To Be Continued-
***
gimana readers ? bagus gak ?, kalau mau dilanjutin, atau mau kasi
saran, atau kritikan, coment sebanyak-banyaknya ya 🙂

7 pemikiran pada “It’s War (Chapter 1)

  1. Eonni, panaaaaasssss….. Kenapa yg ngedeketin Sheilla, Azura, sama Krystal bias aku semua….. Sedih 😥 Kalo Kris sih, gpp, aku gk terlalu suka sama Kris, tapi kalo Tao sama Sehun, gk relaaaaa…. 😥

Tinggalkan Balasan ke (@shirogane14_) Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s