How to Forgive Me? (Chapter 5)

“… How to forgive me?”

(Part 5)

 

Author  : @triZa28

Genre   : Romatic, friendship,

Cast       :

– Lee Yoonhee

– Park Chanyeol

– Xi Luhan

– Do Kyungsoo

– Byun Baekhyun

– Kris

 

Note      : This FF is inspired of K-Dramas ‘Reply 1997’. Selebihnya adalah ide saya ^^. Harap dimaklumi     kalau ada typo ya.. ^^ Happy Reading and don’t forget to coment !! >.<

 

———————————————————-

 

Chan..yeol.. batin Yoonhee.

—————————————————————-

Kedua orang itu saling menatap satu sama lain kaku. Tak tahu harus memulai percakapan tentang apa.

“Lama tak berjumpa, Park Chanyeol”, suara Yoonhee memecahkan keheningan diantara mereka. Chanyeol tersenyum, “Eo, lama tak berjumpa Lee Yoonhee”.

“Kau terlihat baik-baik saja.. apa pekerjaanmu? Kenapa pakaianmu seformal itu??”, Yoonhee bertanya dengan nada khasnya, tanpa titik dan koma, membuat laki-laki di sampingnya ini tersenyum. Dia lupa, wanita itu adalah Lee Yoonhee. Lee Yoonhee yang dikenalnya memang seperti ini, blak-blakan dalam mengungkapkan perasaannya..

“Kau pasti mendugaku sebagai pekerja kantoran kan? Din dong.. kau salah, Yoonhee-ah, aku seorang fotografer..”. Alis gadis di depannya ini terangkat, “Kkeotjimal !!”, serunya. Laki-laki itu tertawa, tawa yang tidak pernah ia perlihatkan selama 7 tahun. Yahh, karena bertemu dengan gadis ini pasti.. rindu yang menjalar di seluruh tubuhnya mulai menguap.. Entah.. 7 tahun bukan waktu yang sedikit kan? Tapi Park Chanyeol selama 7 tahun masih memikirkan seorang gadis bernama Lee Yoonhee walau mereka tak pernah bertemu. Melupakan gadis itu baginya.. mustahil..

—————————————————————–

“Jadi.. seminggu yang lalu kau bertemu dengan Chanyeol secara tak sengaja di bus??”, D.O mengulang kembali kata-kata yang baru diungkapkan Yoonhee semenit yang lalu dengan takjub.

“Wahhh.. kalian benar-benar aneh.. bersahabat sejak umur 6 tahun, putus hubungan sejak umur 19 tahun, kemudian bertemu lagi 7 tahun kemudian.. takdirkah??”, ujar Baekhyun sambil tersenyum kea rah sahabat lamanya itu. “Eo, tapi.. dia sibuk, seorang fotografer selalu sibuk kah?? Dia jarang mengangkat teleponku dan sering membalas smsku dengan kata ‘sibuk’..”, curhat Yoonhee kemudian membuat ketiga sahabatnya itu tertawa, sudah dapat dipastikan.. mereka Chanyeol dan Yoonhee, sama-sama aneh, dan sama-sama bodoh.. sama-sama tak menyadari perasaan mereka..

Yaa.. kenapa kau tak menghampirinya dengan style mu saja? Pergi ke kantornya?”,ujar Luhan tiba-tiba membuat Yoonhee tersenyum. “BINGO!! Ahh, tapii.. aku tak bisa masuk begitu saja kan? Pasti ada sekretaris yang akan menanyaiku macam-macam..”, Yoonhee yang tadi semangat langsung merengut. “Berikan saja tiket konserku yang aku berikan padamu, lagipula aku yakin kau tak akan menontonnya kan??,ucap Baekhyun yang membuat gadis itu sadar bahwa.. Baekhyun itu ARTIS!!

 

 

Setelah Yoonhee pergi tinggal lah 3 sahabat itu. Ketiganya masih tertawa mengingat bodohnya seorang Lee Yoonhee..

“Chanyeol pintar di akademis tapi tidak pintar urusan hati.. Yoonhee buruk dalam akademis juga buruk urusan hati, mereka ber 2 benar-benar aneh.. kalau begini sih, aku bisa yakin mereka takdir..”. Yapp, ke 3 sahabat itu sudah tahu dari dulu kalau Park Chanyeol dan Lee Yoonhee itu sama-sama mempunyai satu perasaan, tapi sayangnya kedua orang itu sama sekali tak tahu..

Baekhyun menimpali kata-kata D.O, “Yaa.. mereka sama-sama bodoh.. daridulu tanganku gatal sekali ingin melempar mereka berdua ke sungai dekat SMA kita dulu.. sudah sama-sama bodoh, sama-sama aneh, sama-sama.. ahh! Memikirkan mereka berdua bagaimana saja membuatku stress!!”. D.O dan Luhan tertawa mendengar kata-kata Baekhyun yang lebih mirip curhat colongan alias curcol…

“Dan mereka bertemu tak sengaja di bus?? Wahh.. kalian tahu? Seperti di drama-drama.. takdir mereka benar-benar aneh..”, lanjut Baekhyun kemudian sambil menengguk minuman kaleng bersodanya. Luhan dan D.O tertawa tanda mereka setuju bahwa Chanyeol dan Yoonhee dihadapkan pada takdir yang.. aneh..

“Aku jadi kasihan sama Chanyeol..”,ujar D.O tiba-tiba membuat Baekhyun dan Luhan menatapnya dengan penuh tanda tanya.

“Kalian pikir sendiri lah.. bagaimana jadinya Chanyeol dan Yoonhee pacaran?? Atau.. sampai menikah?? Chanyeol bakal sengsara.. Takdir Chanyeol benar-benar menyedihkan..”. Baekhyun yang tersadar maksut D.O langsung tertawa keras mendengar sahabat lamanya berbicara begitu, “Benar! Bayangkan pasti setiap hari mereka bakal bertengkar!!”. “Suami-suami takut istri!!”, D.O langsung menimpali membuat keduanya tertawa lagi. Tak menyadari, Luhan, walaupun ikut tertawa, diam-diam dia sedang berpikir, “Lalu bagaimana dengan takdirku??”.

——————————————————–

“Tolong ambilkan minum untuk model itu..”, ujar Park Chanyeol pada salah satu asistennya. Dia berjalan menuju ruangannya. Duduk di kursi meja kerjanya yang di depannya ada laptop yang menyala. Huh?? Email??,gumam Chanyeol.

Eoddiya?? Aku ingin bertemu denganmu.. JIGEUM!”.

Chanyeol sudah bisa memprekdisikan siapa yang mengirimkannya email seperti itu. Pasti Lee Yoonhee.

“Aku sibuk.. lain kali..”, balasnya. Sebenarnya dia sudah tak ingin menghindari gadis itu.. tapi..

“Dok dok..”, belum sempat Chanyeol berpikir tentang Yoonhee pintu ruangannya sudah diketuk.

Nugu?”, tanya Chanyeol malas. “Saya pak, sekretaris Kim..”, suara diluar pintu menyahuti. “Masuklah..”, ujar Chanyeol sambil masih berkutat di depan laptopnya. “Ada apa sekretaris Kim? Modelnya sudah kau urusi? Biarkan Jae Ha yang berurusan dengan model itu.. aku sedang si..”, kata-kata yang biasanya melaju dengan mulus itu tiba-tiba berhenti.

 

 

 

“Yo.. Yoonhee?? Ba.. bagimana kau bisa masuk?”, Chanyeol tergagap melihat di depannya bukanlah sekretarisnya tapi.. gadis itu..

“Aku menyuap sekretarismu dengan tiket konser Baekhyun.. wahh, aku tak menyangka Si eyeliner tebal itu punya banyak fans..”, Chanyeol masih saja memandang gadis yang sedang berbicara dengan wajah tanpa dosa itu kaget, astaga..

“Kau sibuk? Tak terlihat sibuk dimataku..”, ucap Yoonhee kemudian sambil menggeser kursi di depan Chanyeol. Astaga.. Chanyeol menghela nafas lagi..

“Apa yang kau lakukan disini??”, tanya Chanyeol langsung. “Wae? Karena kau selalu menolak bertemu denganku dengan selalu mengatakan ‘sibuk’.. dan kemudian aku tahu kau bukan fotografer tapi kau adalah Direktur dari perusahaan ini kan? Benar-benar pembohong..”. Tenangkan dirimu, Park Chanyeol, batin Chanyeol.

“Walaupun aku adalah Direktur, tapi aku sering melakukan pemotretan dengan tanganku sendiri, aku sering tak puas dengan fotografer bawahanku.. puas??”,jelas Chanyeol yang ia sendiri tak tahu kenapa ia harus menjelaskannya pada seorang Lee Yoonhee?. Yoonhee masih saja merengut, tiba-tiba saja dia maju dan memiringkan kepalanya. Tiba-tiba dia ingin mengetahui apa yang ada dalam laptop Chanyeol. Untung saja dalam olahraga, Chanyeol bukan yang terburuk atau yang terbaik dengan kata lain sedang-sedang saja, dengan cepat dia langsung menutup laptopnya. Membuat gadis itu merengut lagi.

Nappeun namja..”,gumam Yoonhee yang tidak bisa disebut gumaman karena Chanyeol mendengarnya. Dia?? Nappeun namja?? Astagaaa.. padahal dulu dia yang mengungkapkan perasaannya seperti orang bodoh dan gadis itu mengatakan dia seorang ‘nappeun namja’??.

Mwoya?? Sebenarnya apa yang sedang kau lakukan disini, Lee Yoonhee??”. Yoonhee tersenyum, “Ingin menemuimu.. tak bolehkah??”, balasnya dengan suara lembut yang membuat namja di depannya itu hampir membuka mulutnya.

 

 

“Kau tak merindukanku? Aku merindukanmu..”.

 

 

DEG!!!

 

Chanyeol menatap mata gadis itu. Gadis itu.. terlihat bersungguh-sungguh..

Na etteohae?? “, Yoonhee menatap Chanyeol ragu.. tapi dia tahu, dia harus berani..

 

“Waktu itu aku masih muda dan bodoh.. aku tak tahu siapa yang sebenarnya aku sukai.. dan sekarang aku tahu siapa yang aku sukai,,”. Yoonhee balas menatap Chanyeol yang menatap gadis itu bingung..

 

 

 

Neo.. aku menyukaimu, Park Chanyeol..”.

 

 

 

To be Continue…~

Terimakasih buat readers yang sudah meluangkan waktunya membaca ff ini dan terimakasih banyak buat admin yang usdah mengepost ff saya.. >.<. Khamsa hamnida !! *bow*.

 

18 pemikiran pada “How to Forgive Me? (Chapter 5)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s