Feel Alone

m174975304 copy_s뻵£¼

Title                 : Feel Alone

Author             : SweetHun_

Genre              : Romance? *maybe*

Cast :

–          Song Hyunji (You)

–          Oh Sehun

Length             : Twoshoot

Annyeong yeorebun. Ini ff pertamaku lho.. semoga chingudeul suka ._.v

Daaaaaaaaan khamsahamnida buat admin yang mau post ff ku ini… jgn lupa RComment eaaa! Haha

Okee langsung aja deh para readers yuk baca ff nya :*

– – – – – – – – – – – –

“apa pernah kau merasa sendiri di tengah keramaian??pernahkah?”

“I fell alone, nobody with me…”

 

– – – – – – – – – – – –

Di sebuah taman dipinggir sungai han, tepatnya pukul 07.45 aku masih duduk dikursi taman..sendiri.. ya,aku duduk entah untuk apa. Aku hanya duduk memandang catiknya sungai han dimalam hari.

‘aku kesepian..’ teriakku dalam hati.. entah kenapa aku selalu merasa sendiri walau aku tidak benar benar sendiri..

Seperti yg biasa aku lakukan ketika sedang sendiri, buku diary! Ya! Cuma buku ini yg bisa mendengarkan semua jeritan hatiku.

Aku mengeluarkan buku diary dari dalam backpack ku.

27-january-2012

‘sendiri di tepi sungai han.. cantik sekali..

Tapi disini terlalu dingin.. adakah yg ingin memelukku? Kkk~

Hmm.. sebaiknya aku pulang sebelum aku membeku ditempat ini’

Setelah aku menutup kembali diaryku, akupun segera berjalan ke tepi jalan untuk mencari taxi.tak lama aku menunggu akhirya datang juga..

beberapa lama perjalan tanpa sadar aku tertidur, sampai supir taksi itu membangunkanku.

“nona,kita sudah sampai ditempat tujuan nona..”

“oh mian, trimakasih ahjussi”

Setelah aku turun dari taxi terlihat seorang namja yg menaiki taxi yg tadi aku tumpangi. ‘namja itu’ .

Aku pun berjalan menuju tempat tinggalku yg berjarak tidak jauh dr pinggir jalan dgn sesekali melihat arah pergi taxi yg ditumpangiya lebih tepatnya melihat namja itu pergi.

Bertemu lagi dgn namja itu, Oh Sehun ..

Dia satu sekolah denga ku di Seoul Of Perfoarming Art tapi sayangnya kita tidak satu kelas. Ya aku menyukai namja itu. Dia baik,tampan,tinggi cukup sempurna dibanding yg lain. Tapi aku terlalu malu untuk mengungkapkannya atau sekedar bercerita kpd teman sekolahku.

***

 

 

-at SOPA-

Di sekolah saat istirahat tiba, aku berniat untuk mengunjungi temanku yg berada dikelas unggulan untuk meminjam catatan sains, karna dia satu kelas dengan sehun ya sekalian aku mengunjunginya, sekedar melihatnya lebih tepatnya.

Awalnya aku melongok dr balik pintu untuk memastikan minji (temanku) ada dikelas. setelah aku melihatnya dan pandangan kita bertemu, dia langsung melambaikan tangannya kearahku dan akupun langsung menuju tempat dia duduk.

“minji-ah. aku ingin meminjam buku sains mu,boleh?”

“tidak..” jawabnya singkat

Aku mengerutkan alisku

“hehe becanda, ini ambil saja^^”

“gomawo-yo..kalau begitu aku langsung balik ke-kelas ne..”

“buru-buru sekali? disini aja dulu..”

“tidak dulu deh,aku mau langsung nyalin catetannya biar cepet selesai hhe. Hmm sampai jumpa..”

“ne hyunji-ah”

Aku pun berdiri untuk kembali kekelasku.

Ah mana dia.. Sehun, aku ingin melihatnya tapi sepertinya dia tidak ada dikelas. Aku terus saja membolak balikan kepalaku tapi tidak terlihat.

Dan betapa kagetya aku ketika didepan pintu kelas minji hampir menabrak seseorang karna aku berjalan tidak melihat kearah depan.

“hey..” kata org itu.

Dan oh..kau tau siapa orang yg tadi hamper kutabrak itu?dia sehun! Oh sehun! Dia menyapa ku!! Yatuhan…

“ah..mian a..aku tidak melihat..mu” jawabku terbata-bata.

“sedang apa kau berjalan seperti itu? Mencariku ya?”

Yaampun dia tau aku sedang mencarinya, apa dia bisa membaca pikiran orang? *plak segera aku membuang jauh pikiran konyol itu. Pd saat itu juga seketika wajahku memerah

“ah tidak. Tadi aku habis menemui minji..”

“ mm….” jawabnya singkat

“Song..Hyun..ji?” kataya sambil melihat kearah nametag di baju seragamku.

“nama yang bagus. Dan aku Oh Sehun. Kau bisa memanggilku sehun”

Apa katanya? Dia menyebut namaku dan dia bilang namaku bagus? Dia juga memperkenalkan Namanya!! Yatuhan.. Mimpi apa aku semalam >//<

“oh ne.. nice to know you” kataku dan segera pergi dari hadapannya sebelum aku pingsan didepannya karna pesonanya..

Aku berjalan dgn sedikit berlari sambil terus menutupi wajahku dgn buku yg tadi ku pinjam. Aneh? Ya aku aneh karna orang itu! Tak peduli sekelilingku memperhatikanku dgn tatapan anehnya, aku terus bejalan capat menuju kelasku.

Sesampainya dikelas aku segera duduk di kursi dan segera menenggelamkan wajahku di meja dgn melipat kedua tanganku sebagai tumpuan.

Dag..dig..dug..

Aku bisa merasakan detak jantungku sendiri berdetak begitu kencangnya.

Ah kenapa aku ini!!

Aku membiarkan beberapa menit keadaan ku seperti ini sampai aku tenang,barulah aku membenarkan posisiku duduk dan mulai menyalin catatan sains yg tadi aku pinjam dari minji.

Jam pelajaran pun dimulai tapi aku tak bisa berkonsentrasi mengingat kejadian tadi. sedikit lebai atau berlebihan mungkin. Tapi aku memang seperti ini..

Mengingat dia pertama kali menyapaku,bilang bhwa namaku bagus,sampai ia memperkenalkan namanya..sungguh diluar pemikiranku. Sungguh..

Mungkin songsaenim sadar keanehan ku hariini karna aku terus saja menepuk-nepuk pipiku supaya segera berkonsentrasi dgn pelajaran.

Jam sekolah pun berakhir. Aku membiarkan semua siswa/i dikelasku keluar kelas dan meninggalkan ku sendiri. Aku berniat untuk membuka lembar diary ku.

Setelah memastikan semua org sudah tidak ada didalam kelas. Aku segera mencari diary ku. Dan oh! Kemana!! Seketika aku panik karna tidak segera menemukan diary ku. Aku sudah mengeluarkan semua isi di dalam backpack ku tapi hasilnya nihil. Aku segera bergegas membereskan bukubuku yg tadi ku keluarkan dan dgn cepat menuju taman di tepi sungai han. Aku takut diary ku tertinggal disana.

Aku terus saja berlari dan berlari. Karna yg kuhawatirkan suasana taman saat itu ramai dan takut kalau diaryku dibaca atau dibuang oleh pejaga taman. Oh tidak!!

Mungkin kecil perkiraanku bukunya masih utuh dan berada disana karna jam sudah menujukan pukul 05.00pm tapi aku tetap akan memastikan diary ku ada disana.

Sesampainya disana aku segera menuju tempatku kemarin duduk menulis diary. Tapi tetap tidak ada. Sedih? Tentu saja, dia satusatunya tempat mencurahkan segala isi hatiku tapi saat ini hilang. Ugh..

Aku memutuskan untuk tetap berada disini.. ya setiap hari aku selalu disini.

melihat pantulan bintangbintang yang ada di atas sungai han. Memandang lampulampu kota di sebrang sungai dari kursi ini.. cantik.. sangat cantik..

sampai suatu ketika.

“uhkm..” terdengar seseorag batuk lebih tepatnya batuk yg dibuatbuat. Aku menoleh ke belakang dan tebak siapa yg berada disana?

“se..sehun??” tanyaku terbata-bata

“ya aku..sedang apa kau disini??” tanyanya.

“tidak sedang apa-apa, hanya duduk disini mencari udara segar sungai han..”

Dia pun segera duduk disebelahku, dikursi yg sama dgn yang ku duduki. karna kursi taman cukup panjang.

Hening..

Aku segera berdiri hendak pamit pulang kepadanya

“um..sehun-ah kurasa aku harus pulang duluan..sampai jumpa..”

Aku berbalik hedak meninggalkannya, tapi belum sempat aku melangkahkan kakiku, tibatiba aku merasakan sesuatu memegang tanganku.

“bisakah kau temani aku disini sebentar? Sebentar saja..”

Dia memegang tangan kananku.dan meminta ku agar tetap disini..aku tak bisa berbuat apa apa dan kembali duduk.

“tapi..sudah jam 7malam. Aku takut tertinggal bus..”

“biar nanti aku yang mengantarmu pulang.othe??”

“hmm..” aku mengangguk tak yakin. Karna sedari tadi wajahku memerah..

1 jam berlalu, sepertinya antara aku dan sehun agak sedikit atau memang benar-benar canggung. Kami hanya membuat obrolan pendek dan setelah itu hening terus terjadi.

“ayo kita pulang..” katanya memecah keheningan

“oke..”

Sehun berjalan didepanku. Aku agak sedikit menjaga jarak kepadanya karna aku takut dia menyadari kalau wajahku sudah memerah karna berada didekatnya..

Sehun menyuruhku menaiki motor besarya..kau bisa bayangkan seberapa kerennya seorang Oh Sehun menaiki motor besar? Ku kira kau bisa!

sedikit canggung aku pun naik keatas motornya.

Lagilagi hening muncul diantara kami.

Tapi mungkin lebih baik seperti ini dari pada aku gelagapan menjawab obrolan yg ia buat. Ditengah pejalanan tibatiba..

“hyunji..” dia memanggil namaku..

“ya??”

“apa kau tidak mau pegangan dgn ku?apa tak takut jatuh??” DENG!! Jantungku semakin cepat saja berdetak ketika ia berbicara seperti itu.

“umm..apa katamu?”

“kau bisa peluk pinggangku kalau kau takut jatuh..” Tanya-ya lagi

“a..mm..sepertinya tidak usah” jawabku. ya tuhan.. sehun! Apa yg kau bicarakan!

“atau apa kau tidak kedinginan?udara malam hari selalu dingin..kau boleh memelukku..” oh god, teriakku dlm hati.

“tapi apa tidak apa-apa?”

“ayolah..aku mengijinkanmu nonna Song. Lagipula badanku wangi ko..jangan takut aku bau badan..hehe..”

“hmm..kau ini ada ada saja!” dgn ragu aku pun memeluk pinggang sehun. #jeduar!! Seperti ribuan balon meletus di dalam hatiku.aku gugup ya tuhan….

Dan benar katanya.. dia wangi sekali.. dia lelaki sempurna bukan? Baik,tampan,tinggi,dan wangi.. aku takan melupakan moment indah sperti saat ini.. andai saja aku memiliki kekuatan time control. Rasanya aku kan menghentikan waktu saat ini juga.. karna mungkin saat-saat seperti ini hanya ada sekali seumur hidupku.. >//<

-di depan rumahku-

“jeongmal khamsahamnida sudah mengantar ku pulang sehun-ah”

“hey..tak usah se-formal itu kepadaku..”

“oke.. gomawo sudah mengantarku pulang sehun-ah” aku mengulang katakataku.

“jadi disini rumahmu..kau tau? Rumah ku ada di ujung gang sebelah. Kita satu arah..”

“iyakah??” jawabku kaget.

“iya.. jadi besok sekolah aku jemput kamu disinii jam 06.30 ya..jangan telat lho. Sampai jumpa hyunji-ah..” ucapnya langsung segera pergi tanpa ingin mendengarku menjawab ajakkannya.

“lho..sehun-ah!!” aku berteriak kepada nya yang langsung pergi begitu saja..

-skip-

 

Semenjak kejadian hariitu hubungan ku dgn sehun menjadi semakin dekat. Bahkan sehun sering sekali mengajakku main atau sekedar makan siang bersama pada jam istirahat di sekolah. Tentu aku sangat senang. Dan kau tau? Aku sudah tidak pernah merasa sendiri lagi. Aku merasa hidupku telah diwarnai oleh nya. Sehun selalu berkata padaku

“hidup hanya sekali. sia sia kalau kau hanya menyendiri tanpa menghiraukan keberadaan orang lain”

tentu saja itu menjadi penyemangat untukku untuk lebih bersosialisasi dengan orang lain disekelilingku. Sehun selalu memberi Harapan kepadaku tapi sampai sekarang dia belum juga menyatakan cintanya. Tapi apa mungkin dia mencintaiku Atau hanya aku yang kegeeran dgn menganggap kepeduliannya itu sebuah harapan?

Hariini dia tidak masuk sekolah. Aku sempat mengirim dia sms untuk menanyakan keadaannya kenapa dia tidak masuk sekolah hariini, ku kira ia sakit tapi ternyata tidak. Lantas kalau tidak sakit kenapa dia tidak masuk sekolah?? Pikiran itu terus berada di otakku.

‘neon machi chagaun machine neoneun

Ma ma ma ma machine

Naneoun ma ma ma ma machine

Kalgachi areumdaeun yeosin naneun

Ma ma ma ma machine

Naneun ma ma ma ma machine’

 

Ku dengar handphone ku berbunyi. Segera ku mengambil handphone ku dari dalam tas ku.

1 massage received

Segera aku membuka-nya ternyata Sehun yang mengirim pesan.

From: Sehun^^

To: Me

 

“hyunji-ah bisa kah pulang sekolah nanti kita bertemu di tempat biasa? Di taman pinggir sungai han ne? aku tunggu jgn sampai tidak dateng oke!”

 

– – – – – – – – – – – – – – –

 

From: Me

To: Sehun^^

 

“Ada apa??”

 

– – – – – – – – – – – – – – –

 

From: Sehun^^

To: Me

“Datang saja.. ada yang ingin ku sampaikan padamu..”

 

– – – – – – – – – – – – – – – –

 

From: Me

To: Sehun^^

 

“oke..tunggu aku^^”

 

– – – – – – – – – – – – – – – –

 

Klik! Delivery..

Karna 5 menit lagi jam sekolah akan berakhir aku pun segera membereskan barang-barang ku yang masih tergeletak di atas meja belajarku..

Bel tanda pelajaran berakhirpun tanpa buang waktu akupun segera menuju ke tempat sehun yg menyuruhku menemuinya..

Butuh waktu setengah jam untuk ku untuk menuju taman di tepi sungai han. Setelah aku sampai dilokasi.

Sehun belum terlihat. Mungkin macet di jalan. Aku pun memutuskan untuk menunggunya disini sambil meminum kopi starbuck yg ku beli di pinggir jalan diujung taman ini.

Sudah menunjukan pukul 06.20pm tapi yg ditunggu belum juga datang.

Aku memutar kepala ku kekiri dan kekanan mencari keberadaan sehun tapi masih tetep tidak ada. Tidak lama dari itu tibatiba hujan turun.

“ah hujan..” hujan turun membasahi semuanya, tapi aku tetap menunggu disini karna takut setelah aku pergi sehun akan datang.

10 menit aku berada di tengah hujan.

Aku memutuskan untuk pergi dari tempat ini. Marah? Ya aku marah. Dia yg membuat janji tapi dia yg membuatku menunggu.

Aku berbalik berjalan menuju halte. Melewati pinggir-pinggir pohon yang ada di sekitar taman agar hujan berhenti membasahi tubuhku.

Disepanjang jalan aku terus memeluk diriku menggunakan kedua tanganku sendiri. Aku marah kpd sehun!

Ya tuhan..dingin sekali…

Aku masih seperti ini.. Sampai sesaat aku merasa ada yg memelukku dari belakang.

“hey! Apaapaan kau ini. Lepaskan!!” teriakku pada orang yg tanpa izin memelukku..

“kau kedinginan bukan? Aku sedari tadi mengejarmu tapi kau terus saja berjalan.”

Ucap orang itu.

“kau ini siapa!lepaskan aku!!” aku terus saja memberontak mencoba melepaskan pelukannya. Tapi pelukannya semakin erat.

“aku yg menyuruh mu datang ketempat ini..” ucapnya lembut dan sontak membuat ku terdiam sesaat. Satu nama yg berada di pikiranku. Sehun! Tapi aku terus memberontak.

“Lepasin gak!!”

“gak mau..disini terlalu dingin..”

“hey!!” mendengarku berteriak dia langsung melepaskan melukannya..

Dia berjalan kedepanku untuk menghadap wajahku.

Hening di tengah hujan..

Akhirnya diapun memecah keheningan

“kenapa kau tak me…”

“kenapa apanya??” ucapku memotong kata-katanya

“Sehun.. apa kau anggap ini lelucon?” hening..

“kau tidak menghargai perasaanku.” Ucapku. Sontak ia melebarkan kedua matanya.

“apa kau menyuruhku tetap menunggumu sampai hujan kembali berhenti?” tanyaku lagi.ia masih menatapku.

“Sehun..apa kau mempermainkanku?”

Dia masih terdiam. Aku menundukkan kepalaku dan tanpa sadar air mataku turun..

Sehun yang sadar bahwa aku menangis, ia langsung memegang kedua pipiku.. wajahnya menunjukan kalau ia sangat menyesal.

Perlahan ia mendekatkan wajahnya. Semakin dekat dan.. chu bibir nya menyapu lembut bibirku.. aku masih terdiam kaget dan tanpa sadar aku memejamkan kedua mataku. Sepersekian detik aku pun membuka mataku dan mendorong tubuh sehun menjauh dariku.

“hey!!” bentakku.

“kenapa??” Tanya-nya

“kenapa kau bilang? Kau mencuri first kiss ku!”

“kau juga..” jawabnya.

Aku terdiam.. apa itu artinya ini first kiss juga untuknya..

Hening kembali..

Aku memutuskan untuk pergi meninggalkannya, tapi sepertinya dia tau aku akan bergerak pergi. Ku rasakan dia memegang tanganku dan menarikku kedalam pelukannya.

Sontak aku berontak..

“Hyunji.. Song Hyunji.. Nona Song..

Saranghae….”

Aku yg tadinya berontak sontak menjadi diam karna kaget.. Apa dia bilang? Saranghae?  Apa aku tak salah dengar?

“Sehun-ah..”

“Jeongmal Saranghaeyo Song Hyunji..”

Dia mengucapkannya lagi.. lantas apa yg harus ku perbuat..aku masih terdiam didalam pelukannya. Perlahan dia melepaskan pelukannya dan memegang kedua bahuku memaksaku untuk menatap matanya.

“kenapa diam? Tidak adakah katakata yang ingin kau ucapkan?” Tanya-nya lembut.

“a..aku..”

Aku masih tergagap..dan dia mengatakannya lagi!

“aku mencintaimu Hyunji-ah.. kenapa kau masih diam?”

“k..kau mau aku berkata apa??”

“apa kau mau menjadi yeojachingu ku? Kau harus tanggung jawab karna kau sudah mengambil first kiss ku..” ucapnya lagi sambil terkekeh geli..

“hey.. kau yg mengambil first kiss ku..” bentakku.

Dia tersenyum. Manis sekali..

“oke.. aku yg mengambil first kiss mu bukan? Aku yg akan bertangung jawab.. biar aku yang menjadi namjachingu mu..”

Aku semakin membelalakan mataku..

“apa kau tak ingin mengatakan nado saranghae padaku? apa kau menolakku? Kenapa kau diam saja..?”

“kau takut aku mempermainkan mu hyunji-ah? aku serius mencintaimu..aku tdk akan menyakitimu..” ucapnya lagi meyakinkan..

Tibatiba dia melepaskan kedua tangannya yg ada di bahuku dan ia terlihat akan mengambil sesuatu dari dalam backpack-nya.

Dan itu.. diary ku!!

“itu milikku kan??” Tanya ku setelah ia mengeluarkan diaryku didalam tasnya..

“aku menemukannya didalam taxi..sebelumnya aku tau kalau kau yg menumpang di taxi itu sebelum aku. Dan ku yakin ini milikmu.. ternyata benar hhehe”

Aku kagett!

“jangan bilang kau…”

“ya.. aku membacanya hyunji-ah.. semuanya.. maaf sebelumnya aku membaca tanpa seijinmu.. kau merasa sendiri bukan?? Kau tau? Setelah aku membaca semua isi diary mu aku memutuskan untuk membuatmu tidak merasa sendiri, memang awalnya. Tapi setelah aku mengenalmu jauh..aku merasa sesuatu yg beda pada diriku. Aku merasa nyaman ada didekatmu, sampai suatu ketika aku mulai menyadari kalau aku menyukaimu. Lebih tepat aku mencintaimu..” ucapnya panjang lebar memotong perkataanku.

Tanpa sadar aku mulai menangis lagi..

“jadi..biarkan aku mengucapkannya sekali lagi.. Song Hyunji.. jeongmal saranghaeyo..”

“nado.. nado saranghaeyo sehun-ah.. jeongmal saranghaeyo..” ucapku sambil menahan air mataku..ku lihat senyumannya makin melebar.

“jadi..kau mau mnjadi yeojachinguku?” tanyanya lagi..

“asal kau mau menjadi namjachinguku aku mau..” jawabku sambil mengembangkan senyumanku.

Dia menarikku kedalam pelukannya lagi cukup lama..ditengah hujan kami tetap dlm keadaan seperti ini..

Ketika ia melepaskan pelukannya. Ia memegang kedua pipiku dgn kedua tanggannya dan ia mencium lembut keningku. Ku rasakan ketulusan didalamnya..

“Maafkan aku membuatmu menunggu lama.. tadi aku sempat lupa menyimpan diary mu.. jadi aku mencarinya dulu..kkk~”

 

– – – – – – – – – – – – – – –

 

“apa ini? Sebuah buku diary. Pasti milik gadis itu..”

“ah dia sudah jauh..mungkin nanti kalau bertemu lagi aku baru akan mengembalikannya”

“Song Hyunji namanya? Oh..”

“baca tidak ya… baca aja deh kkk~”

 

 

13-Mei-2011

3 bulan di sekolah baru menengah keatas.. aku masih merasa sendirian..

~

27-Juli-2011

Akhirnya aku mendapat teman..

Choi Minji.. nice to know you.. lets be friend^^

~

14-September-2011

Siapa nama namja itu? Aku ingin menanyakannya pada minji tapi aku malu :S

~

15-september-2011

Jadi namanya Oh Sehun? Nama yang bagus.. aku suka.. apa dia mengenalku? Kurasa tidak ><

~

10-january-2012

Di kelas minji aku melihatnya lagi..so verry happy^^”

~

27-january-2012

sendiri di tepi sungai han.. cantik sekali..

Tapi disini terlalu dingin.. adakah yg ingin memelukku? Kkk~

Hmm.. sebaiknya aku pulang sebelum aku membeku ditempat ini

 

– – –

 

“kenapa disini ada namaku?”

“wah.. dia suka padaku?”

“oh lihat..disini ada foto gadis itu.. dia manis juga hehe^^”

 

 

-finish-

Nah gimana ff nya chingudeul.. mian kalo jelek alurnya -_-

Mohon comment-nya yaa^^

12 pemikiran pada “Feel Alone

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s