Angel (Chapter 4)

Author:

Quidie

Cast:

Song Angel 

Luhan (Exo) 

Kai (Exo) 

Cho Saera 

Kris (Exo)  

Sehun (Exo) 

AN1

Angel masih memandangi Kai yang sedang asik menikmati makanan dihadapannya. Ia heran, bisa-bisanya namja ini masih makan dengan tenang setelah apa yang terjadi?

Wae? Kau tidak makan?” Tanya Kai saat menyadari Angel yang sama sekali belum menyentuh makanan dihadapannya.

Mwo?! Neo jinjja..kau pikir aku bisa makan dengan tenang sepertimu setelah apa yang terjadi tadi?! Kau mengatakan bahwa aku ini yeojamu?”

Waeyo?! Kau ini kan memang yeojachinguku.” Jawab Kai santai sambil terus menikmati makanannya, membuat emosi Angel langsung meledak hingga akhirnya berdiri dari kursinya.

YA!!!!” Teriak Angel kesal membuat Kai langsung menghentikan aktifitasnya. Detik berikutnya gadis itu berubah terkejut saat menyadari sesuatu. Hampir seluruh mata tak terkecuali Kai kini memandang kearahnya. Angel yang merasa tidak enak perlahan kembali duduk ditempatnya.

“Makanlah..” Kata Kai lalu melanjutkan kegiatannya.

“Aku tidak lapar.” Tepat setelah mengatakan itu perut Angel tiba-tiba saja berbunyi.

Kruukk~

 

Aissh~jinjja..” Gumamnya pelan. Sejak tadi pagi Angel sebenarnya belum pernah makan sekalipun. Gadis itu berpikir sejenak seraya memandang makanan dihadapannya, detik kemudian ia akhirnya mulai juga memakannya. Kai sendiri hanya tertawa kecil menyaksikannya.

“Jangan tertawa!” Ucap Angel tiba-tiba membuat tawa Kai langsung terhenti kemudian berdehem pelan.

“Ehem..mianhae.” Kata Kai seraya tersenyum.

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Mereka akhirnya selesai makan dan Kai baru saja berniat menyalakan mobil sampai tiba-tiba merintih pelan.

Akkh!

Waegurae?!” Tanya Angel khawatir

Ani~mungkin karna terlambat makan makanya maag ku jadi terasa sedikit sakit. Gwencana~kkaja!” Kata Kai santai dan berniat menyalakan mobil sampai Angel menahannya.

Neo miceosso?!” Tanya Angel seakan tak percaya lalu memandang ke sekeliling. “Tunggu disini dan jangan kemana-mana!” Detik berikutnya gadis itu lalu keluar dari mobil dan berlari kearah mini market yang letaknya tak jauh dari sana.

Tidak lama kemudian Angel pun kembali dengan membawa sebuah obat maag di tangannya. “Ini..” Katanya seraya menyodorkan obat tersebut pada Kai namun akhirnya menyadari sesuatu. Karna terlalu terburu-buru ia bahkan sampai lupa untuk membeli air minum. “Ah~jinjja! Kenapa sampai lupa membeli minum sih! Chankanman! Aku akan pergi membelinya!” Katanya yang kembali berniat keluar mobil namun Kai dengan sigap menahannya.

Dwaesso, sepertinya aku ingat ada air minum dibelakang tempat dudukmu.” Tutur Kai.

Jeongmal? Chankam~biar aku yang ambil..” Angel lalu berbalik ke belakang dan mencoba mengambilnya namun ia tidak dapat meraihnya. Tiba-tiba saja Kai ikut bergerak mencoba mengambilnya.

“Aku sudah dap..” Ucapan Kai mendadak terhenti saat mendapati wajahnya dan Angel yang kini begitu dekat.

Deg!

 

Keduanya kini sama-sama terdiam. Sesaat mereka saling menatap satu sama lain hingga akhirnya Angel yang lebih dulu sadar langsung menarik tubuhnya lalu kembali bersandar di tempat duduknya. Kai yang akhirnya ikut menyadarinya malah tertawa membuat Angel memandangnya.

Mwoya..? Kenapa malah tertawa?” Tanya Angel bingung.

“Memangnya kenapa?! Kalau aku diam, yang ada kita berdua pasti akan canggung setelah apa yang terjadi barusan.” Jawaban Kai sedikit membuat Angel terkejut. Benar juga? Kalau saja tadi Kai tidak mendadak tertawa, ia pasti tidak akan berani bertanya. Dan yang ada mereka pasti akan terdiam selama perjalanan. Gadis itu lalu memandang Kai yang sedang meminum obatnya lalu tersenyum.

Sepertinya aku mulai menyukai orang ini.

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

 

“Kai~si..sebenarnya ada apa denganmu?!” Angel benar-benar tidak mengerti apa yang ada dipikiran pemuda itu saat ini. Tadinya ia berpikir Kai akan membawanya pulang tapi ternyata dugaannya salah besar. Namja itu malah membawanya ke tempat yang ia sendiri tidak tau sedang berada dimana saat ini.

“Hm?! Naega wae?” Tanya Kai santai seperti biasanya.

Wae?! Kau bilang kenapa?!! Kenapa?!!” Seru Angel kesal namun bukannya menanggapi Kai malah tersenyum sambil terus berjalan membuat kesabaran gadis itu hilang seketika. “Hha~jinjja!! Ya KIM JONGIN berhenti sekarang juga!!!” Teriakannya kali ini sukses membuat langkah Kai terhenti. Namja itu lalu berbalik kemudian menghampiri Angel. Kali ini ia siap mendengarkan gadis itu, dengan serius.

Neo! Kenapa kau melakukan semua ini padaku?! Waeyo?!” Tanya Angel yang sepertinya mulai kehabisan tenaga. Sejak tadi, ia terus bersama pemuda ini tanpa ada alasan tertentu. Ia sendiri bingung kenapa masih ingin mengikutinya.

Joahaeyo.” Jawaban Kai mungkin singkat namun sukses membuat Angel tertegun. Gadis itu berusaha mencari kebohongan, namun yang ditemukannya hanyalah tatapan serius dari pemuda itu. Kai tidak bercanda sama sekali.

Mwo..mworago?! Keundae Kai~si, bagaimana mungkin..?!” Kata Angel terbata. Gadis itu sama sekali tidak tau harus mengatakan apa.

“Walaupun kau belum bisa menerimaku saat ini, aku akan menunggunya. Aku yakin suatu hari nanti, aku pasti bisa mendapatkanmu.” Tutur Kai seraya tersenyum lalu kemudian berjalan pergi meninggalkan Angel yang masih mematung ditempatnya.

Setelah berjalan cukup lama akhirnya mereka pun tiba didepan sebuah ruangan dan betapa terkejutnya Angel saat dirinya masuk kedalam. Disana ternyata sudah ada Sehun, Kris dan Luhan yang sepertinya sedang latihan.

“Sudah datang rupanya..” Kata Kris yang lebih dulu melihat mereka.

“Oh?! Baru kali ini kau membawa gadis ke tempat ini.” Seru Sehun seraya menghampiri Angel dan Kai.

Keuromyeon~dia kan..” Mendadak Kai menghentikan ucapannya membuat semua memandangnya heran tak terkecuali Angel.

“Dia kan apa?!” Tanya Sehun berusaha memastikan.

“Ah~aniya! Ayo latihan!!” Seru Kai tersenyum kemudian mulai bergabung dengan Luhan dan Kris.

Mwoyaaa~” Ucap Sehun kesal namun akhirnya ikut bergabung dengan lainnya.

Setelah musik dimainkan, mereka ber-4 pun mulai menari. Tepat saat itu pula Angel tertegun karna kagum di tempatnya. Ia sama sekali tidak menyangka kalau ke-4 namja itu ternyata begitu hebat dalam hal dance. Setiap gerakan seolah begitu sesuai dengan gerakan-gerakan mereka. Mereka benar-benar hebat.

Tak lama kemudian mereka pun akhirnya berhenti sejenak untuk beristirahat. Namun tidak dengan Luhan. Namja itu masih berdiri di depan cermin besar yang terbentang sambil melakukan dance-dance kecil.

“Ah~himdeuro!!” Seru Sehun seraya mengambil botol minuman lalu meneguknya begitupula dengan Kai dan Kris.

“Kalian pasti sangat lelah..” Kata Angel saat Kai dan Kris duduk di dekatnya.

Anii~kami sudah terbiasa seperti ini” Jawab Kai lalu menyandarkan tubuhnya di dinding.

“Kai membawamu kesini, itu berarti kau spesial baginya..” Kata Kris tiba-tiba membuat Angel menatapnya.

“Memangnya disini tempat apa?”

“Seperti yang kau lihat, disini adalah tempat kami selalu berlatih dance. Kami ber-4 memang sangat menyukai dance. Itulah sebabnya kami selalu ke tempat ini. Tidak ada yang tau selain kami, tapi hari ini saat melihatmu datang bersama Kai. Sepertinya dia benar-benar menganggapmu sebagai orang penting baginya.” Penjelasan Kris membuat Angel sedikit gelagapan. Apalagi mengingat pernyataan Kai sebelum mereka sampai disini. Andwae.

“Ah~iya! By the way, kalian benar-benar terlihat hebat saat ber-dance tadi.” Ucap Angel mencoba mengalihkan topik.

Keurae?! Gomawo..” Balas Kris lalu tersenyum.

“Kalau begitu ayo! Akan kuajarkan padamu..” Tiba-tiba saja Kai menarik tangan Angel dan membawa gadis itu kedepan cermin sebelum sempat menolak.

Mwohaneun geoya?! Aku ini sama sekali tidak tau menari.” Kata Angel khawatir. Ia benar-benar belum pernah dance sebelumnya.

Gwencana. Cukup ikuti gerakanku sedikit demi sedikit. Arra~” Tutur Kai tersenyum lalu mulai menunjukkan beberapa gerakan.

Perlahan demi perlahan Angel pun mulai bisa mengikuti gerakan Kai. Sampai akhirnya Kris mulai memutar musik, saat itulah seisi ruangan tertegun melihat Angel. Gadis itu ternyata bisa mengingat dan menarikan gerakan-gerakan yang diajarkan oleh Kai dengan baik.

Namun hal itu tidak berlangsung lama, tepat saat Angel berniat berputar kakinya tiba-tiba saja terpeleset membuatnya tanpa sengaja menabrak Luhan yang berdiri di dekatnya hingga akhirnya jatuh ke lantai dengan posisi Angel yang menindih Luhan.

Akkh!

 

Ya! Kalian tidak apa-apa?!” Tanya Kris menghampiri mereka.

Nan gwencanayo..” Angel mengangguk lalu cepat menoleh kearah Luhan.

Hyung..neo gwencana?!” Kali ini giliran Sehun yang bertanya pada Luhan.

“Em! Aku baik-baik saja..” Kata Luhan lalu bangkit dari tempatnya.

Keurae..kalau begitu latihan hari ini kita sudahi dulu. Kalian juga pasti sudah lelah.” Kata Kris yang diikuti anggukan setuju dari yang lainnya.

Luhan pun berjalan mengambil tas juga sweater miliknya.

“Angel~si, tarianmu tadi hebat! Aku tidak menyangka ternyata kau bisa mengikuti gerakan-gerakan Kai dengan baik.” Puji Sehun.

Na do mollayo..ini pertama kalinya aku melakukan dance seperti itu.” Jawab Angel jujur. Ia memang tidak pernah melakukannya sebelumnya.

Jinjja?!!” Tanya Sehun seakan tak percaya. Angel sendiri hanya mengangguk pelan.

“Tidak mau pulang kah?!” Tanya Luhan tiba-tiba membuat Angel memandangnya sebentar.

“Ah~benar! Aku pulang dulu. Gomawo~Annyeong!” Sapanya tersenyum pada yang lain kemudian berjalan mengikuti Luhan yang berjalan duluan meninggalkan ruangan.

“Kau juga menyadarinya..?” Bisik Kris tiba-tiba pada Kai yang sejak tadi hanya diam. Pemuda itu sama sekali tidak menjawab, lalu akhirnya berjalan pergi meninggalkan ruangan tanpa sepatah kata.

“Kenapa lagi dia ?!” Tanya Sehun heran melihat tingkah Kai barusan sedangkan Kris malah tersenyum melihat hal itu.

“Kau menyadarinya rupanya.”

 

 

#TBC

ottheyo?! smpai disini critanya ngebosenin ga?^^

 

Iklan

23 pemikiran pada “Angel (Chapter 4)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s