Promise You (Chapter 1)

Tittle     : Promise You (CHAP 1)

Author     : galuhunhan3424 [twitter:  @galuhgyu3424]

Cast       :

  • Park Chanyeol
  • Lee Hyojung (OC)
  • Lee Minhyuk

Genre : Romance

Lenght     : Chaptered

Annyeeooonnggg!!!!!!!!!!!!!!!  Ini pertama kalinya saya ngirim ff kesini. Maaf kalo jelek. FF ini imajinasi saya sendiri, maaf kalo ada sesuatu yang sama itu ketidak sengajaan. Selamat membaca ‘3’

Promiseyou_cover

###

“MWO?! MENIKAH?! SHIREO!!! APPA AKU MASIH MUDA! TIDAK MUNGKIN AKU MENIKAH SECEPAT ITU” Laki-laki itu berteriak, beruntung dia sedang ditempat sepi seperti ini, kalau tidak mungkin ia sudah dianggap gila.

“Aish, appa ku tersayang, aku sudah bilang, aku tidak akan menerima dengan perjodohan itu. Aku belum menyelesaikan kuliahku, aku masih terlalu muda, wanita diluar sana masih banyak memuji keimutanku, bagaimana kalau mereka kecewa karna aku yang imut seperti ini sudah mempunyai istri eo? Ayolah appa umurku masih 22 tahun” Laki-laki itu menjelaskan panjang lebar, dan memberikan berbagai alasan. Beruntung ia sedang berbicara di telpon, kalau ia benar-benar berbicara di depan appa nya saat ini, mungkin mulutnya sudah disumpal dengan kaus kaki dua hari yang lalu #ewh.

“pembicaraan ini kita lanjutkan dirumah saja ne. Nanti pulsa ku habis” laki-laki itu langsung menutup telponnya. Ia sudah benar-benar seperti di terror rentenir yang menagih hutang ckckck.

“Aish, kau ini berisik sekali. Kau mengganggu konsentrasiku tau!” seorang yeoja kini tiba-tiba muncul dibelakang laki-laki itu. Dengan beberapa buku yang tergeletak dibawah, dan satu buku yang sedang ia baca sambil duduk dibelakang laki-laki itu.

‘Heh? Bukankah aku hanya sendiri disini? Bagaimana bisa makhluk ini disini? Mati kau!’  batin laki-laki itu. Jari telunjuknya menunjuk ke gadis itu. Matanya membulat seketika, mulutnya menganga lebar. Yeoja itu sendiri bingung. Ada apa dengan dirinya?

“Hei? Kau ini kenapa hah? Terpesona dengan kecantikanku hah?” yeoja itu bangkit dan melambai-lambaikan tangannya ke depan wajah laki-laki itu.

“Apa kau mendengar pembicaraan ku tadi?” Laki-laki itu menyingkirkan tangan gadis itu dari depan wajahnya, dia benar-benar panik saat ini

“Wae?”

“Jawab aku!”

“Ne, aku mendengarnya” gadis itu menjawab dengan nada datar. Laki-laki itu membungkam mulut gadis itu dengan tangan besarnya.

“Kwwyyaa, awa yang kau wakukan wa?” gadis itu memberontak. Sikap laki-laki ini tak sopan menurutnya. Laki-laki itu melihat sekelilingnya, memastikan tak ada orang lain selain dia dan gadis ini. Laki-laki itu melepaskan tangannya dari mulut gadis itu

“Siapa namamu?” laki-laki itu bertanya pada gadis itu

‘Cih, tidak sopan sekali. Tadi berteriak-teriak tidak jelas, membungkam mulutku, dan sekarang lihat. Dia menanyakan namaku. Ya tuhan, ternyata manusia seperti ini masih hidup di jaman sekarang’  batin gadis itu

“Lee Hyojung, wae? Kau menyukaiku?” gadis yang bernama Hyojung itu menjawab dengan nada datar.

“Baiklah Hyojung-ssi, aku Park Chanyeol a-” Hyojung memotong pembicaraan laki-laki bernama Park Chanyeol itu

“Aku tidak bertanya nama mu” lagi-lagi Hyojung berkata dengan nada datar.

“Baiklah Hyojung-ssi aku mohon kau menjaga rahasia ini”

“Ehm… tadi siapa namamu?” Hyojung kali ini bertanya nama Chanyeol, padahal tadi dia sudah menyebutkannya

“Aish…. tadi aku sudah menyebut namaku. Ternyata kau tidak mengenalku. Aku Park Chanyeol”

“Aku harus memanggilmu apa?”

“Cukup panggil Chanyeol”

“Ternyata ini Park Chanyeol yang dibicarakan gadis-gadis kampus disini. Yang mereka bilang tampan, imut, sempurna? Biasa saja” Hyojung memperhatikan Chanyeol dari atas sampai bawah lalu dari bawah sampai atas(?)

‘Gadis ini. Satu-satunya yang tidak mengenaliku. Berbeda.’

“Baik Chanyeol-ssi, apa yang kau mau?”

“Ya tuhaaannn….. tadi kan aku sudah bilang, Hyojung-ssi tolong jaga rahasia ini” Chanyeol benar-benar harus menahan emosi nya saat ini. Gadis di depannya ini begitu polos tapi sangat…….

“Rahasia? Soal pembicaraanmu tadi? Emmm…. baik” kali ini Hyojung tersenyum. Wajahnya tadi yang datar kini terlihat begitu manis dan imut

“Gomawo Hyojung-ssi”

“Yah…. tapi, pasti ada sedikit…..” Hyojung menggantung kalimatnya. Sepertinya Chanyeol tau apa yang dimaksud Hyojung. Dia mengeluarkan sesuatu dari saku celananya.

“Ige. Cukupkan?”

“Jeongmal? Ini lebih dari cukup kyaahahahaha” Hyojung melompat kegirangan. Sebatang coklat. Salah satu idola dalam hidupnya kini dalam genggamannya. Dan yang spesial kali ini adalah, coklat itu diberikan gratis untuknya. Yaa, meskipun harus menjaga rahasia orang aneh di depannya ini. Tapi, toh dia tidak mengenal Chanyeol, jadi mungkin dia akan melupakan rahasia ini.

“Ini, nanti malam hubungi aku. Itu sangat penting. Aku duluan. Annyeong” Chanyeol kini pergi. Menuruni anak tangga atap gedung itu. Hyojung bingung dengan kertas yang bertuliskan nomor handpone.

###

“Kyaaaa Oppa kau kalah hahahahha. Berikan satu untukku tuan Lee!!! Pemenang kali ini adalah nona Lee” Hyojung berteriak kegirangan. Bagaimana tidak? Kali ini dia dapat mengalahkan oppa nya dalam game

“Aish, kita main sekali lagi”

“Minhyuk oppa yang tampan, bukankah tadi ronde terakhir? Lagipula kasihan karakter dalam game itu, nanti dia capek. Dan sekarang berikan aku coklatnya!” Hyojung kini membela diri, kalau ia main sekali lagi pasti dia kalah. Minhyuk pun memberikan satu batang coklat kepada adiknya itu

“Minhyuk, Hyojung. Cepat tidur!!! Lihat ini jam berapa. Kalian ini jangan main sampai larut malam” eomma mereka berteriak dari kamar atas. Mereka membereskan cemilan dan minuman yang menemani mereka bermain game tadi.

“oppa aku duluan. Selamat malam”

“YA! HYOJUNG BANTU AKU BERESKAN INI” Minhyuk berteriak pada adiknya yang sudah masuk kamar

“Itu jatahmu karna kau kalah” teriak Hyojung dari dalam kamarnya. Betapa beruntungnya dia kali ini

$

“Hah? Pukul 12 malam? Ya tuhan… besok aku harus kuliah pagi” hyojung sangat terkejut ketika melihat jam dinding di kamarnya menunjukan pukul 12 malam.

Hyojung teringat sesuatu. Kertas itu. Kertas yang diberikan Chanyeol tadi sore padanya. Kertas yang bertuliskan nomor handpone. Ah, lupakan saja, toh masalah tadi juga tidak begitu penting. Lebih baik sekarang ia tidur dan menyiapkan diri.

Dilain sisi…………

“Jadi appa ingin membatalkan perjodohan itu?”

“Ne, alasan mu sudah jelas Chanyeol, besok appa akan membatalkan perjodohan itu”

“HWAA…. APPA GOMAWO”

Chanyeol sangat senang perjodohannya akan segera dibatalkan, bukan memang dibatalkan. Tapi, dia harus memberikan sebuah alasan yang bodoh. Entahlah, sebuah ide konyol tapi bodoh tiba-tiba terlintas diotaknya. ide itu dijadikan alasan Chanyeol supaya perjodohannya dibatalkan. Cukup egois.

“hey, kenapa dia tidak menelponku?” Chanyeol sedaritadi memandangi handpone nya. Tidak ada panggilan  apapun. Padahal tadi sore dia sudah menyuruh Hyojung menelpon nya

“Aih, lebih baik aku tidur”

~

“Hey, kenapa semalam kau tidak menelponku?”

“WAAA!!!” Hyojung hampir terjengkang kebelakang karena suara berat Chanyeol mengagetkannya

“Aish, kau mengagetkanku saja” ucap hyojung sambil mengelus dada hyorin /esalah/ dadanya maksudnya

“Kenapa kau semalam tidak menelponku?” Tanya Chanyeol

“Heh? Untuk apa aku menelponmu? Sangat tidak penting”

“heh, tidak penting bagaimana? Justru ada yang ingin aku bicarakan”

“nanti sajalah, aku sedang sibuk” ucap Hyojung sambil melanjutkan membaca bukunya

“Tunggu….. bagaimana kau bisa menemukanku disini Chanyeol-ssi?”

“Aku tidak sengaja kesini dan menemukanmu” ucap Chanyeol dengan nada datar, bahkan lebih datar ketika ia kemarin bertemu dengan Hyojung

“Oh” hanya kata itu yang terucap dari bibir Hyojung. Bahkan nada bicaranya lebih datar dari Chanyeol tadi.

“aish”

Chanyeol menarik tangan Hyojung menuruni atap gedung itu. Entah Hyojung mau dibawa kemana

“Chanyeol-ssi lepaskan aku! Jangan macam-macam!” Hyojung memberontak.

Chanyeol membawa Hyojung kedalam mobilnya. Sesuatu yang langka telah terjadi. Hyojung duduk berdua dimobil berdua dengan namja! Ini pertama kali seumur hidupnya. Chanyeol yang pertama kali duduk bersebelahan berdua dengan Hyojung. Meskipun Hyojung sering naik mobil berdua dengan Minhyuk. Tapi ini berbeda.

‘Namja ini, ingin membawaku kemana? Ya Tuhan, bagaimana kalau aku diculik? Bagaimana kalau dia membawaku ke tempat sepi lalu aku dibunuh? Bagaimana kalau ia menyekapku dirumah kosong, lalu meninggalkanku dan membiarkan mayatku busuk? Ya Tuhaaann…..’

Berbagai pikiran buruk sudah terngiang diotak Hyojung. Bagaimana tidak? Chanyeol menarik paksa tangannya, lalu tiba-tiba membawa Hyojung masuk ke dalam mobilnya, lalu sekarang membawanya pergi entah kemana.

“Nah, sekarang turun” Chanyeol mengagetkan Hyojung dari lamunannya.

Hyojung turun dari mobil dan melihat ke sekelilingnya. Ternyata pikiran buruknya tidak terjadi, Chanyeol membawanya ke salah satu restoran yang terdapat dipinggir jalan. Mereka pun memasuki restoran itu. Mereka lalu duduk dan Chanyeol memesan seseuatu yang entah itu apa makanannya pun Hyojung tidak tahu.

“Hyojung-ssi ada yang aku bicarakan padamu. Dan inin sangat penting” Chanyeol memulai pembicaraannya, raut wajahnya tampak serius.

“Apa?”

“Begini, aku akan dijodohkan. Tentu saja aku tidak mau, aku i-”

“Lalu apa hubungannya denganku?” lagi-lagi Hyojung memotong omongan Chanyeol

“Aissshh, dengarkan dulu aku belum selesai bicara babo!”

“Ne, lanjutkan”

“aku ingin kau membantuku”

“Apa lagi yang harus aku bantu?”

“Bersandiwara”

“Hah? Bersandiwara?”

“Ne, jadilah yeojachingu ku”

 

-TBC-

TBC lohhh._. tunggu episode berikutnya ya pemirsah. Jangan lupa komen dan like nya ok’-‘)/

Iklan

25 pemikiran pada “Promise You (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan ke saryy Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s