As Long As You Are With Me (Chapter 1)

Title                 : As Long As You Are With Me [Chapter 1]

Author             : Yesung’s wifey

Main Casts      : – Shin Ji Hyun [OC – Nam Gyu Ri]

–  Oh Se hun

–  Ma Hye Ri [OC – Shin Min Ah]

Support Casts  : Find out by ur self ^^

Genre              : Angst , hurt , sad , a bit romance (?)

Rating                         : PG-17

Length             : Chaptered

Disclaimer       : Ini FF pertama buatan author :3 semua cast belongs to God and theirself . Cerita ini terinspirasi dari drama ‘The Innocent Man’ sama ‘Cinderella’s stepsister’ author gabungin tuh keduanya tapi ya nggak semua lhoh ya 😀 author tambahin cerita arranged marriaged kesukaan author haha. Gimana ya jadinya?? Baca aja yaa :3 oh ya mianhae kalo gaje dan alurnya nggak karuan .-.a *masih dalam tahap belajar* kritik dan saran ditunggu :3 *bow*

Happy reading^^

Don’t like >> Don’t read >> No bash :3:3:3

Poster belongs to FOREVER Poster Request Shop http://www.asianfanfics.com/story/view/175558/forever-poster-request-shop-open-and-taking-requests-graphics-posters-graphicshop-posterrequestshop-kpopartists and malovelyboo  http://www.asianfanfics.com/profile/view/50142 Thank You dear<3

3

—————————————————————————————————————-

Author’s POV

“MWO?!?!?!” jawab Sehun dan Jihyun bersamaan.

Seketika itu pula pipi Jihyun menjadi sangat merah dan tersenyum penuh arti. Sedangkan Sehun menatap Hyeri dengan pandangan sedih. Begitupula dengan Hyeri , airmatanya sudah menumpuk di pelupuk matanya ia tidak percaya atas ide konyol kedua orangtua Sehun dan Jihyun.

‘Disaat aku menemukanmu kenapa dalam keadaan seperti ini?!? Apa maksud eomma dan appa menjodohkanku dengan gadis  ini?’ – Sehun

‘Ne?? Apa aku tidak salah dengar? Jihyun .. Sehun .. ANDWAE!’ – Hyeri

“Nae? Jihyun? Sehun? Aku pasti tidak akan menyesal bersama dengan Sehun , kelihatannya dia sangat baik dan lucu^^” – Jihyun

SSRRRRRRRREEEET (?)

“Chamkkamannyo~ Ahjussi Ahjumma saya permisi ke kamar dulu, banyak tugas yang harus saya kerjakan” kata Hyeri sambil berusaha tersenyum menutupi kesedihannya. “Ah ye~” seru Appa Jihyun. Selepas Hyeri meninggalkan ruang tamu, keluarga Shin dan keluarga Oh dengan senang membahas rencana pertunangan dan pernikahan untuk anak mereka.

“Jadi kita sudah tau kesimpulannya~ pertunangan akan diadakan bulan depan dan pernikahan diadakan setelah Jihyun dan Sehun lulus sekolah~” seru Eomma Jihyun dengan senang dan disambut oleh candaan kecil dari semua orang yang ada disana.

Eomma Sehun sadar bahwa Jihyun sedari tadi sibuk memandangi wajah Sehun.Ia menyenggol badan Sehun yang ada di sebelahnya dan berbisik ‘Yaa!! Sehun-ah kelihatannya Jihyun menyukaimu~ ini peluang yang bagus~ cepat ajak dia ngobrol!’. Sehun yang medengar itu malah tidak menggubris , dia berdecak lalu bangkit berdiri dan ijin untuk ke toilet.

Sehun’s POV

ARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRGGGGGGGHHHHH Aku bisa gila kalau begini terus!

Eiittt dimana ini akuuu?!? Aku tidak tau dimana toiletnya berada. Ah terserah lagipula aku hanya ingin menghindar dari omong kosong di ruang tamu tadi.

“Sehunnie~ *sobbing*” aku menoleh kesumber suara dan kudapati Hyeri tengah menatapku dengan mata yang sembab, akupun berjalan mendekatinya dan segera menariknya ke dalam pelukanku.

“Gwenchana~ semua akan baik-baik saja~ as long as you are with me , aku bisa menyelesaikan ini! Pecayalah padaku Hyeri-ya~” kataku sambil mengusap punggungnya dan mencium puncak kepalanya.

“Sekarang tatap mataku.. tidak ada yeoja lain yang kucintai selain dirimu Hyeri-ya” sambungku

“Jeongmalyo? Tapi bagaimana bisa kau membatalkan pertunanganmu dengan Jihyun? Orangtuamu sangat keras kepala,bagaimana kal —-” aku memotong kata-katanya dengan menciumnya , hatiku sakit saat dia tidak percaya padaku. Kami sudah 2 tahun berpacaran dan aku tidak akan membiarkan orangtuaku memisahkan kami hanya karena perjodohan yang konyol itu.

“Percayakan pada neo namjachingu nde?! Arrachi?” sambungku selagi menghapus airmatanya.

“Arraseo~ Sehunnie..cepat kembali, mereka pasti menunggumu”

“Ah ne kau benar~ aku pergi ya! Jaga kesehatanmu chagi” akupun segera menuju ke ruang tamu , untung instingku tajam sehingga dapat menemukan ruang tamu , maklum saja rumah ini sangat besar sekali.

“Ya!!! Sehun-ah lama sekali kau!” seru Appaku jengkel.

“Ah mian, aku agak sedikit bingung dimana letaknya, rumah ini besar sekali”

“Aigooo~ kenapa tidak minta antar Jihyunie tadi?? Sekalian kalian bisa ngobrol kan” sahut Eomma Jihyun

Jihyun yang mendengar itu hanya tersenyum dan menggaruk leher belakangnya yang keliatan tidak gatal. Dan semakin kuperhatikan wajahnya memerah , Cihhhh jadi benar kata Eomma dia mulai menyukaiku? yeoja macam apa dia ?? masih jaman ya Love at first sight? -____-

“Eomma Appa , kajja kita pulang , sudah larut malam~” ajakku

“Ah ye~ Kwangsoo-ya aku sekeluarga pamit dulu yaa.. kita bisa bahas ini lain kali, mungkin saat minggu setelah kita pulang dari gereja ne?”

“Okay~ ahahaha hati-hati di jalan..” jawab Appa Jihyun sambil menuntun kami memasuki mobil.

Shin Jihyun’s POV

Aigooo kenapa tadi wajahku memerah ?!?! Jangan-jangan aku benar-benar menyukai Sehun aisssh jangan sampai dia tahu >_<  Oiya, mulai besok kan summer holiday YEY!! Saatnya untuk bermain bersama teman-teman J eiit … ANNIYO!  Ini kesempatan yang bagus untuk lebih dekat dengan Sehun ^^ .

Aku segera mengambil Iphone5 dari kantong hoodieku dan mengetikkan sebuah nama.

To : Nae namja<3

Annyeong Sehun-ssi^^ ini aku Jihyun , bisa tidak besok kita bertemu di Cafe Purple? Aku dengar kopi Americano disana sangat enak :3 besok kan hari pertama summer holiday ^^

Klik! smsnya pun tanpa ragu kukirim :3 Aku harap Sehun bisa menghabiskan waktu bersamaku besok karena Appa dan Eomma selalu sibuk dengan urusan bisnis.

Snap!! Kenapa aku lupa dengan Hyeri-eonnie ?? Dia pasti besok juga tidak ada yang dikerjakan, Ah~ besok sekalian saja kuajak Hyeri-eonnie ^^

Drrrrrrrt

From : Nae namja<3

Baiklah, aku yang menentukan waktunya! Jam 3 sore tepat.

Aku segera membalas smsnya dan menekan tombol ‘Send’ aigooo, Sehun mau bertemu denganku esok, baju apa yang harus kupakai yaa >_< daripada pusing mending istirahat yang cukup agar wajahku tampak berseri esok. (?)

Author’s POV

Hari pertama summer holiday , Appa & Eomma Jihyun sudah bersiap untuk berangkat ke bandara. Mereka akan menuju New York untuk urusan bisnis. Jihyun dan Hyeri mengantar mereka sampai di depan pintu mobil dan memberi salam perpisahan pada mereka.

“Eonnie~ daripada kita di rumah, lebih baik kita berjalan-jalan bersama. Otte?” Jihyun membuka pembicaraan sambil berjalan memasuki rumah.

“Ehhm, ada yang harus kuselesaikan, aku hari ini harus mengembalikan buku ke Perpustakaan Seoul” jawab Hyeri

“Bagaimana kalo setelah eonnie mengembalikan buku, eonnie mampir ke Cafe Purple? Kutunggu jam 3 ya eonnie^^”

“Ah ye~ akan kuusahakan”

“Baiklah kalo begitu~ aku ke kamarku dulu” seru Jihyun

Selang beberapa waktu ….

“Bibi cho~ tolong buatkan aku jus jeruk dong, aku haus sekali” seru Jihyun sambil menarik kursi meja makan.

“Khamsae bibi~ oh ya Hyeri eonnie eodi ga?” tanyanya sambil menyeruput jusnya.

“Tadi keliatannya pergi membawa beberapa buku”

“Oh, pasti ke perpus , diantar sopir?”

“Ahh keliatannya jalan kaki nona, soalnya mobil ada di garasi semua, tidak ada yang keluar” jawab Bibi Cho dengan polos

“Omonaa!! Di luar kan sedang hujan, aduuh bagaimana ini ??” tanya Jihyun kebingungan sambil menggigit kukunya. Ya, salah satu kebiasaan Jihyun adalah menggigit kuku saat bingung ataupun gugup.

“Saya akan suruh beberapa sopir untuk menjemputnya ya nona~”

“Anni anni, biar aku saja yang menjemputnya, lagian eonnie berjalan kaki pasti sulit untuk menemukannya bila dengan mobil ” Jihyun pun segera menyambar jaket dan payung dan berlari untuk menyusul Hyeri.

Shin Jihyun’s POV

“Aigoooo, hujannya deres sekali, bagaimana eonnie bisa ceroboh seperti ini, dia kan tidak bawa payung, jalan kaki pula >.<” aku pun menyusuri dinginnya jalanan Seoul yang lengang ditemani dengan hujan deras serta petir *author lebay*

Saat aku hendak menyebrang , aku samar-samar melihat Sehun , akupun segera mengejarnya. Tapi ada mobil yang melintas, akupun mundur beberapa langkah dan sialnya aku hilang keseimbangan. Alhasil aku jatuh di genangan air dan bajuku basah semua. Untungnya ada beberapa orang yang menolongku “Khamsahamnida” jawabku

Aku segera mengambil payungku yang jatuh tidak jauh dari tempatku berdiri . Perpustakaan tinggal beberapa blok lagi, akupun segera mempercepat langkahku karena hujannya semakin deras.

‘Ah tidak mungkin kalo aku masuk ke perpustakaan dengan keadaan basah kuyup seperti ini , bisa-bisa aku disuruh ngepel lagi’

Aku memutuskan untuk menunggu Eonnie diluar saja. Setelah menunggu sekitar 15 menit akhirnya eonnie keluar. Tapi dia bersama seorang namja yang tengah membawa payung dan melingkarkan tangan kirinya di tubuh eonnie, mendekatkan eonnie pada tubuh namja itu agar eonnie tidak kehujanan.

Tanpa sepengetahuan mereka, aku mengikuti mereka. Aku tidak bisa melihat secara jelas siapa namja itu karena aku membuntuti mereka dari jarak yang lumayan jauh, tapi menurutku dia sangat familiar.

Setelah kusadari, mereka berhenti di depan Cafe Purple ‘Ini kan tempat janjianku dan Sehun serta Hyeri eonnie. Apa eonnie ingin mengenalkanku pada namjanya ya?’ tanyaku dalam hati. Namja itu menghadapkan wajahnya ke eonnie dan betapa kagetnya aku , namja itu adalah …. Sehun.

Aku menutup mulutku dengan salah satu tanganku, aku tidak percaya ini semua, bagaimana Eonnie dan Sehun bisa saling mengenal bahkan terlihat sangat akrab seperti namja dengan yeojachingunya.

Air mataku dengan cepat mengalir di pipiku, tapi aku segera menghapusnya dengan kasar. Mungkin saja eonnie dan Sehun bertemu di perpus dan memutuskan untuk pergi bersama. ‘Ya!! Jihyun , berfikir positif!’

Tapi aku bingung, Sehun masuk ke dalam cafe tetapi eonnie malah berjalan terus. Kulirik jam tanganku dan kulilhat pukul 14.55 dan itu berarti aku harus segera masuk dan menemui Sehun. Kemana eonnie pergi, bukankah seharusnya dia juga langsung ikut masuk?

KRIIIINNTINNNGGG

Aku membuka pintu cafe dan kulihat Sehun sedang menungguku di sudut cafe dekat jendela. Segera kulangkahkan kakiku ke tempatnya.

“Annyeong Sehun-ssi” sapaku dengan ramah

“Ne~ ” jawabnya ketus dan sibuk berkutat dengan handphonenya

“Ahaha, kita tunggu sesorang dulu yaa tidak apa kan?” kataku sambil menarik kursi di depannya. Dia hanya mengangguk mendengar ucapanku.

“Sehun-ssi bolehkah aku memanggilmu emmmmm o-o-oppa?” kataku takut

“Geurrae~ lagipula kata Eomma aku lebih tua setahun darimu”

“Ne” jawabku sumringah

Selama menunggu eonnie datang, kuperhatikan terus wajahnya, sesekalipun dia tidak memandangku. Apa karena pakaianku yang setengah basah dan rambut yang agak berantakan jadi ia tidak mau melihatku?? Aneh sekali.

KRIIIIINTINNNNGG

“Nah, itu dia sudah datang, Sehun-ssi kau masih ingat Hyeri-eonnie kan? Itu waktu yang di rumahk —–” aku bingung dengan eonnie, ia sudah sampai di depan meja kami dan memandang tajam Sehun begitupula dengan Sehun. Mungkin omonganku hanya dianggap angin berlalu.

“Ehmmm eonnie , cepat duduk sini!! Aku sudah lapar” rengekku dan menarik tangannya untuk duduk di sebelahku tapi tanpa kuduga Sehun berdiri dan menarik kursi yang ada di sebelahnya. Eonnie malah duduk di sebelah Sehun dan mengacuhkan tawaranku. Aku hanya tersenyum miris saat Eonnie dan Sehun memandangku.

“Semua kan sudah disini, bagaimana kalau kita pesan makanan?? Pelayan!!” tawarku dengan senyum yang agak kupaksakan. Apakah mungkin eonnie suka dengan Sehun yang notabene adalah calon tunanganku?? Kenal saja mereka tidak pikirku.

“Aku pesan 2 es americano”

“Ehehe o-oppa aku tidak suka americano” jawabku polos

“Ini bukan untukmu , ini untuk Hyeri” mendengar itu aku merasakan sakit dalam hatiku.

“Oh begitu hehe mianhae~ aku pesan orange juice saja” seruku pada pelayan.

‘Sehun memesankan eonnie??!? Bagaimana bisa?’ tanyaku dalam hati

“Ne, silahkan menunggu beberapa saat Khamsahamnida” jawabnya sambil membungkuk

“Eonnie~ bagaimana tadi di perpustakaan kau tidak telat mengembalikan kan?”

“Anni”

“Eonnie tadi kesini naik apa?” tanyaku menyelidik

“Ehm itu .. taksi” jawabnya agak bingung

“Oh… bagaimana dengan kau o-oppa??”

Aku agak takut saat aku akan memanggilnya ‘oppa’ , aku takut ia marah dan mengacuhkanku.

“Aku naik subway kesini ,wae??”

Belum sempat aku menjawab, pesanan kami sudah datang.

‘Eonnie , Sehun kenapa kalian berbohong padaku? Apa yang sebenarnya kalian sembunyikan dariku?’

Setelah kami menghabiskan minuman kami, kamipun beranjak keluar.

“Kajja~ aku antar kalian berdua pulang” kata Sehun sambil membuka payung yang tadinya dipegang Hyeri-eonnie . Setidaknya aku bisa pulang bersama Sehun itu sudah membuatku tersenyum lebar.

Senyumanku luntur ketika melihat mereka pergi duluan bersama. Saling mengeratkan diri masing-masing agar tidak kehujanan. Mereka juga saling berpegangan tangan.

Tapi tangan eonnie segera melepaskan genggaman Sehun ketika menyadari aku ada di belakang mereka. Sehun yang melihat reaksi eonnie juga ikut bingung.

Aku hanya diam dan mengikuti mereka dari belakang, udara saat hujan sangat dingin sehingga membuatku mengeratkan jaket dan menggosok kedua tanganku sambil membawa payung.

“Eonnie!! Oppa” teriakku sehingga mereka menoleh ke arahku.

Mereka berhenti dan aku segera berlari kecil menghampiri mereka. “O-o-oppa bisakah kau antar eonnie pulang? Aku harus mampir ke suatu tempat”

“Ah baiklah, kajja Hyerin-ah” jawab Sehun sambil menggandeng eonnie.

“Hati-hati di jalan” sambung eonnie . Dan mereka pun berjalan meninggalkanku.

Author’s POV

Jihyun melangkahkan kakinya keluar dari salah satu rumah sakit terbesar di Seoul. Dengan wajah yang sedih dan pandangan yang kosong, ia menyusuri jalanan kota Seoul tanpa memakai payung padahal hujan diluar sangatlah deras. Ia terus memikirkan apa yang dokter bicarakan sesaat yang lalu.

Flashback …..

“Suster~ bisakah saya bertemu dengan Dokter Jeha? Saya sudah buat janji sebelumnya”

“Ah ne agasshi.. Silahkan tunggu sebentar, Dokter masih menangani operasi”

“Geurae”

Setelah menunggu beberapa saat akhirnya Jihyun dipersilahkan masuk menemui Dokter Jeha.

Jihyun sangat dekat dengan Jeha. Jeha adalah anak sahabat dekat keluarga Shin. Umur mereka berbeda 5 tahun. Jeha adalah seorang yang jenius , setiap jenjang pendidikannya dia selalu masuk kelas akselerasi.

“Jihyun-ah, menurut pemeriksaanmu yang pertama, jantungmu sangat lemah sejak kamu dilahirkan. Apakah saat kecil kau sering sesak dan kejang?” tanya Jeha sambil menaikkan kacamatanya.

“Emmm aku rasa begitu oppa~ dulu eomma selalu bercerita bagaimana ia khawatir saat aku sering sakit waktu kecil”

“Kau harus menjalani pemeriksaan yang lebih lanjut, aku sarankan segera beritau keluargamu tentang ini semua” saran Jeha dengan wajah yang khawatir.

“A- aapakah sebegitu parahnya penyakitku? Tapi aku tidak bisa membiarkan keluargaku mengetahui ini. And–waeyo” jawab Jihyun dengan menggelengkan kepalanya perlahan.

“Penyakit seperti ini membutuhkan perawatan yang intensif setidaknya keluargamu harus menjaga kestabilan perasaanmu Jihyun-ah”

“Maksud oppa??” tanya Jihyun bingung

“Aku khawatir kau akan mengalami serangan jantung, penyebab utama gagal jantung adalah serangan jantung. Kau tidak boleh stres ataupun mendapat tekanan yang besar”

End of flashback ………….

“Aku tidak akan stres maupun mendapat tekanan kan?? Keluargaku sangat menyayangiku begitu pula dengan teman-temanku~ Hyeri eonnie dan Sehun tidak memiliki hubungan apa-apa kan??” tanya Jihyun pada dirinya sendiri diiringi dengan airmatanya yang mengalir deras seiring hujan yang semakin deras mengalir.

Banyak orang berlari untuk mendapatkan tempat untuk berteduh sehingga tidak sengaja menyenggol tubuh Jihyun yang lemah sehingga membuat Jihyun tersungkur jatuh ke tanah.

Lutut Jihyun terluka dan mengeluarkan banyak darah segar.

“Hikkssss ….. hiksssss eomma appa… hiksss apa” seru Jihyun sambil menangis lebih keras dan memukul dadanya yang sesak memikirkan penyakitnya, keluarganya dan hubungan antara Sehun dan Hyeri.

“Cepatlah bangkit berdiri~ Pabo! Kau bisa sakit” kata seorang namja sambil memayungi Jihyun.

Jihyun menatap seseorang yang memayunginya “O-oppa…”

TBC

 

14 pemikiran pada “As Long As You Are With Me (Chapter 1)

  1. aduhh ada masalah nii sama sii hyeri /siapin basoka
    bikin jihyun bahagia gak /nunjuk hyeri n sehun
    author pliss dehh cepet…!! /cry nice ff thor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s