Vanilla Meets Mint

Poster FF

Vanilla Meets Mint

Author              : @Kkamjonginie

Length              : One Shot

Genre               : Comedy ( may be just 0,0000001 % ^^), Romance ( -0,0001 % )

Main Casts       : – Park Sun Kyo ( OC )

–  Kim Jong In ( Kai )

–  Park Chanyeol

SAY NO TO COPY THIS STORY WITHOUT MY PERMISSION !!! ^^

Okee di sini author mau bilang terima kasih kepada admin yang sudah mau ngepost FF aku yang gaje dan super aneh ini, tapi lebih baik ada yang aneh – aneh kan daripada enggak sama sekali ? *pingsan*, dah deh daripada banyak ngoceh lebih baik baca deh ini fanficnya *stress akut* okeeee cekidottttt ^^

Author POV

When the Vanilla meets Mint, bagaimana imajinasi pertama kalian jika sebuah Vanilla bertemu dengan sebuah Mint ? mungkin menurut kalian adalah jika Vanilla merupakan sesuatu yang manis dan lembut, sedangkan Mint adalah sesuatu yang dingin dan beku, dan jika keduanya dicampur akan menghasilkan aroma yang menyejukkan dan menenangkan bagi setiap orang yang menghirup dan merasakan kehadirannya. Tapi, untuk Vanilla dan Mint yang satu ini sangatlah berbeda dengan pendeskripsian di atas, dan kalian mungkin akan terkejut dengan makhluk “Vanilla” dan ”Mint” yang tertulis di sini.

 

Park Sun Kyo ( Sun Kyo )

Namanya sangat mudah untuk diingat dan dilafalkan bukan ? Ya, dia adalah seorang gadis kelahiran Seoul, 10 Juni 1994. Dia merupakan seorang putri dari pengusaha restoran yang kaya raya di Korea Selatan, Sun Kyo merupakan pewaris kedua dari D’Orange Restaurant, yaitu restoran mewah yang tersebar tidak hanya di Korea Selatan, tetapi juga tersebar di daratan Eropa dan Kanada, di mana restoran tersebut merupakan restoran yang mengedepankan pelayanan yang luar biasa mahal dan juga memuaskan. Saat ini, Sun Kyo sedang menempuh kuliah di Hyundai University mengambil jurusan Business Management dan Marketing Management, di samping itu dia juga terkenal dengan segala keisengannya yang bisa membuat orang – orang yang berada di dekatnya akan merasa ikut-ikutan gila, dia juga terkenal dengan penampilannya seperti seorang namja tetapi ada yang membedakannya, meskipun dia tomboy, dia tetap tidak mau memotong rambut coklat panjangnya menjadi pendek, see ? dia masih ada sisi femininnya kan ?? dan banyak namja yang tergila – gila padanya, karena dia memiliki wajah seperti patung yang dipahat, begitu sempurna kan ? tetapi pesonanya sama sekali tidak menarik perhatian “rival”nya.

 

Kim Jong In ( KAI )

Merupakan seorang putra tunggal dari  salah satu pemilik perusahaan IT dan Komunikasi terkenal di Korea Selatan, yaitu Kim Corporation yang sekarang pasarannya sudah menembus sampai ke Amerika Serikat. Kim Jong In atau lebih sering disapa dengan Kai lahir pada tanggal 14 Januari 1994 di Seoul. Dia mengambil jurusan yang sama dengan Park Sun Kyo, dan juga terdaftar sebagai mahasiswa di universitas yang sama, singkatnya Kai adalah rival terbesar dari seorang Park Sun Kyo. Namja ini memiliki perawakan yang tinggi semampai dan memiliki wajah yang tampan, ah luar biasa tampan, hanya dengan melambaikan satu tangannya saja, akan banyak yeoja yang mengejar- ngejarnya, bahkan ada yang rela secara mati – matian menyatakan cinta padanya, tetapi hal itu sama sekali tidak membuat perhatian seorang Sun Kyo luluh di hadapannya.

 

Park Chanyeol ( Chanyeol )

Adalah seorang kakak laki – laki dari Park Sun Kyo yang sekarang tinggal di Paris, Perancis untuk mengurus bisnis restoran keluarganya di sana. Di lahirkan di Seoul, 27 November 1992 dan berhasil lulus dari Seoul National University di Jurusan Marketing Management dengan predikat cum laude. Sangat sayang dengan Sun Kyo dan ibunya, dia ditugaskan oleh ibunya di Paris karena sang ayah yang sudah meninggal dalam kecelakaan pesawat menuju Paris pada tahun 2002 sehingga Chanyeol diberikan tanggung jawab untuk menggantikan tugas ayahnya di Paris, Perancis.

 

Sun Kyo POV

Tok..tok..tokk, “Sun Kyo sayang bangun nak, tok..tok..tokk, Sun Kyo, ayo cepat bangun nak, ini jam berapa dan kau harus ke kampus kan hari ini ? “, suara ibu Sun Kyo yang terdengar lembut dan sayang namun tegas sama sekali tidak digubris oleh Sun Kyo yang sekarang ini masih berada dalam posisi memeluk guling dan berselimut tebal. Sebenarnya, Sun Kyo sudah bangun tetapi dia sangat malas untuk berangkat ke kampus hari ini, karena dia harus satu kelompok tugas untuk mata kuliah Pengantar Bisnis dengan seorang namja yang sangat dia benci, yaitu Kim Jong In atau lebih sering dipanggil Kai.

“ Sun Kyo sayang..sekali lagi ibunya memanggil namanya untuk segera keluar dari kamarnya dan bersiap – siap untuk berangkat kuliah, baiklah jika kau tak mau bangun, ibu akan menjodohkanmu dengan putra dari Tuan Kim Jong Hyun itu,,dannnn ancaman dari ibunya ini sangat menganggu telinga Sun Kyo yang pada akhirnya dia bangun sambil berteriak.

“Ya !!! ibuuuuuu, jangan sebut nama namja tengik itu di depanku, seumur hidup aku tidak akan pernah mau bersanding dengannya, huh menyebalkan sekali ibu ini, pagi – pagi sudah mengingatkanku dengan namja gila itu”.

“Ha..ha..ha akhirnya kau bangun juga sayang, sudah cepat sekarang siapkan dirimu dan berangkat ke kampus ya, hari ini ibu tidak bisa mengantarmu karena ada rapat dengan karyawan – karyawan ibu di restoran, bibi juga sudah menyiapkan sarapan untukmu di bawah”.

”Baik ibuku tersayang, hati – hati di jalan yaaaaa, na saranghae eomma,” teriak Sun Kyo dari dalam kamarnya.

“Nado, saranghaeyo anakku sayang, oh iya jangan lupa titipkan salamku untuk calon menantuku ya,” jawab ibu Sun Kyo sambil menahan tawanya.

“Ya!!! Ibuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu,” Sun Kyo berteriak dan kemudian mengerucutkan bibirnya kesal karena sudah diingatkan kembali dengan rival seumur hidupnya itu.

 

Author POV

Hari ini suasana kampus tempat Sun Kyo kuliah ramai seperti biasanya, apalagi kalau bukan karena kedatangan namja bernama Kai yang membuat para yeoja dan bahkan para namja histeris jika melihatnya. Ya, hari ini Kai datang ke kampusnya dengan menggunakan mobil sport hitam miliknya dan mengenakan kacamata hitamnya dan menurutnya itu bisa membuat dirinya terlihat lebih tampan berkali – kali lipat dan kau tau ? Kai juga mengenakan sebuah kaos berwarna merah yang dibalut dengan jaket jeans berwarna hitam dan celana jeans yang sangat pas dengan postur tubuhnya yang semampai, ketika dia baru turun dari mobilnya, para yeoja banyak yang berteriak dan bersiap – siap untuk mengejarnya. Di saat yang bersamaan, datang juga seorang primadona yang bernama Sun Kyo dengan menggunakan motor sport merahnya, kau tentu tidak lupa kan ? jika Sun Kyo adalah seorang yeoja tomboy yang juga sangat terkenal dengan pesonanya, hari ini dia menggunakan kaos berwarna hitam yang dibalut dengan kemeja berwarna abu – abu yang dibiarkan terbuka kancingnya, dan juga mengenakan celana jeans berwarna hitam serta sepasang sepatu sneakers berwarna putih yang sangat pas di badannya yang juga tinggi semampai.

 

 

Kai POV

“Aissh, selalu saja seperti ini, apa mereka ini tidak pernah bosan melakukan hal yang sama dengan berteriak – teriak di hadapanku seperti ini ?” sungut Kai bosan.

“Kaiiii…Kaiii selamat pagiiii, bagaimana kabarmu, apakah kau sudah sarapan ? ini aku buatkan sarapan untukmu, sekotak nasi gulung untukmu”.

“Ahhh aku bisa gila jika seperti ini”, batin Kai dalam hati, ahh yeoja – yeoja ini sangat merepotkan,

“Ahh iya selamat pagi, emm aku juga sudah sarapan kok,”jawab Kai sambil tersenyum tipis dan itu justru membuat para yeoja yang mengelilinginya menuju kelas menjadi bertambah histeris dengan tanggapan yang diberikannya.

“ Ahh maaf aku harus buru – buru ke kelas, maaf ya maaf,” kataku sambil terus mencoba menerobos kerumunan yeoja ini dan mereka pun akhirnya menyingkir setelah aku sampai di pintu kelas.

“ Ya Tuhan, kapan aku bisa bebas?”, gumam Kai dalam hati.

Saat pertama kali masuk kelas, pandanganku langsung tertuju kepada yeoja berambut kuda yang sangat terobsesi pada motor balap itu, seingatku dia sampai ke kampus bersamaan denganku tetapi kenapa dia bisa sampai duluan di kelas ? “ Heh Sun Kyo, selamat pagi,” sapaku dengan senyuman dan dengan nada yang terdengar ingin menggodanya.

“ Tumben sekali kau menyapaku, ada urusan apa kau menyapaku ? tanyanya sambil memasang death glare padaku”.

“Hey…memangnya aku salah jika menyapamu nona manis ? “ kataku sambil membuka kacamata hitamku di depannya dan sukses membuatnya memasang tinjuan kepadaku tetapi langsung ku tepis dengan tangan kananku.

“Dengarkan aku baik – baik, jika kau mau meninjuku, kau tidak akan pernah melihat wajah tampanku lagi sayang,” kataku lagi sambil mencolek pipi kanannya dan itu membuat wajahnya merah padam.

“ Dasarrr, nappeun namjaaaaaaaaaa, Kaiiii kau itu adalah namja tengik yang pernah ku kenallllllll, kau akan mati di tanganku,” teriaknya yang membuatku tersenyum puas karena sudah berhasil mengerjainya.

“ Rasakan itu, yeoja jadi – jadian.”

 

 

Sun Kyo POV

“Benar – benar namja tengik kau itu Kai, awas kau nanti, tunggu pembalasanku”, batinku sambil terus menatap matanya yang menyebalkan itu.

“ Heh, nappeun namja, jika kau rasa sudah berhasil mengerjaiku bisakah kau berhenti tertawa dan perhatikan apa yang sudah ada di tempat yang kau duduki itu ?” tanyaku sambil memasang senyum miring kepadanya”.

“ Memangnya ada ap..a? argghhhhhh apa ini ? tanyanya sambil sedikit mengubah posisi duduknya dan mengambil sesuatu yang lengket dan sedikit beraroma yang sudah berhasil menempel di celana jeansnya.

“Ha…ha…ha..hahahaha rasakan itu, kau tau itu adalah bekas permen karetku yang sudah ku kunyah sejak tadi pagi dan ku tempelkan pada tempat yang biasa kau duduki, rasakanlah itu hahahahaha,” kataku yang sukses membuatnya kesal pagi ini.

“Hah ? Kau itu yeoja jorok yang pernah ku kenal, dan ini sangat menjijikan,” tukasnya dengan bekas permen karet yang sekarang malah menempel di telunjuk kanannya itu.

“Itulah akibatnya jika kau mengerjai seorang Park Sun Kyo, memangnya enak ha ? “, kataku sambil memicingkan mataku padanya yang berjarak 2 meter dari tempatku duduk. “PARK SUN KYO, kau harus mati juga di tanganku,” teriaknya dengan raut wajah yang seram tetapi aku menganggapinya dengan biasa saja dan mehronggg,” Wekkkkkkkkkkkkkkk.”

 

 

 

 Author POV

Setelah kurang lebih 2 jam sejak insiden pertengkaran kecil di antara Kai dan Sun Kyo berakhir, kini saatnya jam kuliah mereka juga berakhir, tiba – tiba Kai menarik tangan Sun Kyo dan memaksa yeoja yang sangat suka dengan motor balap itu menoleh ke belakang sambil memelototkan matanya tajam kepada namja gila dan suka tebar pesona itu.

 

 

 

 

Kai POV

“Kau pikir kau dapat begitu saja pergi dariku sekarang hah ? “ kataku dengan memegang pergelangan tangan kanannya kuat – kuat.

“ Memangnya apa maumu hah ? lepaskan tanganku atau jika tidak aku akan menghajarmu habis – habisan di kampus ini sekarang juga,” jawabnya yang berusaha melepaskan cengekeraman tangannya dari tanganku.

“ Apa kau bilang ? menghajarku ? heh ? dengarkan aku Sun Kyo yeoja jadi – jadian, kau pikir ancamanmu itu akan mempan untukku hah ?” kataku yang terus mengeratkan tanganku kepada tangannya.

“ KIM JONG IN si namja suka tebar pesona, aku ini bukan yeoja jadi – jadian dan aku akan benar – benar meninjumu sekarang juga, kyaaaaaaa,,brukkkkkkk. Aku menarik tangan kirinya yang bersiap meninjuku tetapi tiba – tiba aku kehilangan keseimbangan dan akhirnya tubuhku tertindih oleh tubuhnya, demi Tuhan ternyata yeoja ini mempunyai mata yang benar – benar bisa menyihir pandanganku sekarang, dia menatapku dengan mata terbelalak dan bibir merah mudanya sedikit terbuka, sepertinya dia kaget dengan posisi kami sekarang. Tuhan tolong tetap sadarkan diriku ini jika aku tidak akan tersihir oleh pesonanya yang sekarang terpancar dari wajah kagetnya itu.

 

Sun Kyo POV

Ya Tuhan, tetap sadarkan diriku jika aku tidak akan pernah tersihir oleh pandangan matanya sekarang, apa – apaan itu, kenapa matanya menatap wajahku dengan tegang dan mengapa matanya sekarang beralih menatap bibirku ?

“ Heh, namja tebar pesona, kau itu biasa saja jika menatapku, aku tau aku itu cantik dan bibirku memang menggoda tetapi jangan seperti itu, kau ini mesum sekali rupanya,” kataku tersenyum miring dan membuat posisi kami sekarang kembali seperti semula, Kai bangun dengan merapikan jaketnya yang sebenarnya jika dilihat – lihat sama sekali tidak ada yang berantakan dan mengelus – elus tengkuknya kikuk.

“ Ap..ap..apa apaan maksud perkataanmu itu ? Siapa memang yang mesum ? Ka..kau saja yang berpikiran seperti itu,” jawabnya terbata – bata dan mengalihkan pandangannya dari mataku.

“ Mengaku saja jika kau itu tadi tidak hanya menatap mataku kan ? Aku ini yeoja, dan bisa tau apa yang ada dalam pandangan seorang namja jika saling bertatapan dengan seorang yeoja, untung saja waktu kau menarikku tadi, kelas sudah dalam keadaan sepi dan aku tidak perlu repot – repot mendengar cercaan dari para fans fanatikmu itu yang bisa membuat kupingku panas dan menuduhku yang tidak – tidak,” kataku sambil melipat tanganku dan keluar dari kelas dengan senyum kemenangan yang terpancar dari wajahku.

“Kau itu namja yang mudah sekali ku kerjai Kai, hehehe.”

 

Kai POV

Apa katanya tadi ? Mesum ? Cantik ? Bibirnya menggoda  ? “ Haishhh, apa yang aku pikirkan sebenarnya, hah Kai kau sudah berhasil dikerjai lagi oleh yeoja tukang balap itu”, batinku sambil mengacak – acak rambutku kasar.

“ Sun Kyo..Sun Kyo..Sun Kyo,,hah Ya Tuhan kenapa sekarang pikiranku malah teringat dengan wajahnya yang kaget tadi, demi Tuhan dia sangat cantik saat itu, pabo kau ini Kai, dia kan musuhmu dan kau tidak boleh menyukainya barang sedikitpun ya, TIDAK BOLEH”, aku berbicara dengan diriku sendiri dan meyakinkan diriku jika aku adalah MUSUHNYA.

Aku berjalan menuju parkiran kampus yang terlihat sepi dan sepertinya yeoja balap itu juga sudah pergi meninggalkan kampus, saat aku menuju mobilku tiba – tiba..”What the hell have she done ? dia mengempeskan ban mobilku dan meninggalkan secarik kertas yang dia tempelkan di kap mobilku, “ KIM JONG IN, MAAFKAN AKU SEBELUMNYA ,TADI AKU DENGAN SENGAJA MENGEMPESKAN BAN MOBILMU SEBELAH KANAN, AKU PIKIR KAU HARUS BELAJAR NAIK MOTOR DAN MENINGGALKAN MOBIL KESAYANGANMU ITU, HAHAHA ^^ SALAM MANIS DARI PARK SUN KYO ^^. Yeoja gilaaaaaaaaaa, hah aku kena jebakannya lagi, awas kau Park Sun Kyo.

 

Author POV

Sun Kyo pulang dengan perasaan puas bisa mengerjai namja si tebar pesona itu, sebenarnya di samping itu dia juga merasa kasihan karena berkali – kali menjebak namja yang bisa dibilang manis dan tampan itu. Saat dia baru saja sampai di rumahnya tiba – tiba ibunya meneleponnya, ibunya bilang jika mulai minggu depan dia harus meninggalkan Korea untuk berangkat kuliah ke Perancis.

 

Sun  Kyo POV

Apaaaaa ? …

Ibu..ibu tidak sungguh – sungguh kan menyuruhku pindah ke Paris ? …

Bu, mana mungkin aku begitu saja meninggalkan kuliahku di sini ?…

APAAA ? Sudah mengurus semuanya ? ….

Minggu depan ???…

BIP…

“Aku  harus pindah ke Paris minggu depan ? Ya Tuhan mengapa tanpa persetujuanku terlebih dahulu T^T.

 

1 WEEK LATER

“Kau hati – hati di sana ya sayang, kau juga harus menurut pada Chanyeol oppa, ne ? nasihat ibuku yang terus menerus ku dengar dan aku masih tidak percaya jika aku berangkat ke Paris hari ini, aku masih ingin di Seoul ibuu,” kataku dalam hati.

” Iya bu, aku bisa menjaga diriku kok, tenang saja,” kataku sambil mengembangkan senyumku kepada beliau. “ Baiklah sayang, jika sudah sampai sana, kau harus hubungi ibu, ne ? dan salam untuk oppamu yaaa, chu ,” ibu kembali mengingatkanku sambil mencium keningku dengan sayang.

Yah, itu satu jam yang lalu, sekarang aku sudah ada berada di dalam pesawat menuju Paris dan bersiap memulai kuliahku dan hidupku bersama oppaku yang selama 4 tahun ini kami terpisah jarak yang teramat jauh.

 

Chanyeol POV

“ Kau sudah besar ya sekarang ? Kau juga sangat cantik, pasti banyak namja yang mengejarmu kan ? “ ocehku kepadanya yang sekarang terlihat kelelahan itu.

“ Ah, oppa kau ini bisa saja menggodaku haha, memangnya aku pikirkan apa jika ada namja yang menyukaiku”,jawabnya sambil tersenyum manis.

“ Tentu saja ada namja yang menyukaimu nae yeodongsaengie,” kataku sambil mengacak rambutnya pelan.

“ Sudah sana kau tidur, kau kan baru saja tiba di Paris, kebiasaanmu ternyata tidak hilang ya, masih saja keras kepala dan tomboy. Sudah kusiapkan semuanya di kamar, kamarmu di dekat dapur”, titahku padanya.

“ Iya oppaku sayang ^^”. “Hei, satu lagi, bagaimana kabar Kai ? tanyaku yang membuat wajahnya tiba – tiba murung. “ Aku tak tau oppa”, jawabnya lesu.

 

5 YEARS LATER

“Nona Park, hari ini restoran kita akan digunakan untuk meeting dari perusahaan, dan ini laporan dari perusahaan itu.

“Ah baiklah nanti akan kubaca, kau taruh saja di meja kerjaku ya, aku masih harus memeriksa laporan keuangan restoran kita bulan ini,” jawab Sun Kyo yang masih sibuk berhadapan dengan tumpukan- tumpukan kertas yang memang terlihat sangat banyak dan tebal itu. Ya, sekarang Sun Kyo sudah menjabat sebagai Direktur Utama dari The Diamond Star Restaurant, yaitu anak perusahaan restoran dari D’Orange Restaurant di Kanada, dia di tempatkan oleh Chanyeol di Kanada karena untuk memfokuskan perluasan bisnis restoran keluarganya di daratan Amerika dan Kanada, karena Chanyeol sudah fokus di wilayah Eropa dan sang ibu yang memiliki tanggung jawab untuk  mengurus restoran yang ada di Korea Selatan.

Kai POV

“Bos, ini adalah tempat meeting kita hari ini dengan klien asal Cina yang minggu lalu menghubungi perusahaan kita, dan kita akan meeting di ruang VVIP yang sudah disediakan”.

“ Baiklah, terima kasih kau sudah bekerja dengan sangat baik, lebih baik kita mulai sekarang meetingnya.

Dan klien kita asal Cina itu sudah hadir kan ?” tanyaku pada asisten kepercayaan keluargaku. “ Iya bos, dia sudah hadir, lebih baik kita langsung menuju ke sana saja”. ………………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………………

Hah, Ya Tuhan melelahkan sekali harus rapat selama 7  jam dengan orang Cina itu dan jam tangan yang melingkar di pergelangan kiriku kini sudah  menunjukkan pukul 7 malam, aku sangat lapar dan sekarang ini di depanku sudah tersedia makanan yang ku kira ini sangat luar biasa mewah, bagaimana tidak,  jika sebuah hot plate berisi steak daging sapi dengan saus berwarna coklat yang di bagian pinggir hot plate itu terdapat taburan – taburan emas yang mengelilinginya dan ajaibnya taburan emas itu tidak ikut meleleh, di samping itu disajikan juga minuman yang baru saja ku ketahui bernama Vanilla Mint ini yang warnanya sangat indah dan yang menambah keindahannya adalah adanya  suara dentingan dari ice cubes yang mengambang dan saling bertabrakan di dalam gelas berkaki itu. Ini benar – benar mewah dan luar biasa. Setelah selesai acara makan malam ini, aku memutuskan untuk bertanya kepada seorang pelayan yang membereskan meja meeting kami,

“ Emm, permisi, bisakah saya bertemu dengan pemilik restoran ini ? “ kataku dengan sesopan mungkin padanya.

“ Tentu saja tuan, jika tuan ingin bertemu dengan beliau, saya akan mengantarkan anda ke ruangan beliau, tetapi sebelumnya tuan, ada keperluan apa anda ingin bertemu dengan beliau ?” tanya pelayan itu dengan sopan kepadaku.

“ Ah, aku hanya ingin memberikan sebuah penghargaan dan pujian untuk pelayanan restoran beliau yang sungguh mengagumkan ini,’’ kataku yang selanjutnya aku diantar oleh pelayan restoran yang baru saja ku ketahui bernama Lee Jae Sop itu dari name tag yang dikenakannya, seingatku aku pernah mendengar nama itu sebelumnya tapi di mana, aku mengikuti si pelayan itu sambil terus berpikir jika pemilik restoran mewah yang berada di kawasan Montreal, Kanada ini adalah seorang Korea. Belum jauh aku berjalan dari ruang meetingku tadi, tiba – tiba asistenku berlari ke arahku.

“ Bos, anda mau pergi ke mana ? Ini sudah waktunya anda beristirahat dan kembali ke apartemen,” tanya asisten pribadiku tadi dengan agak khawatir padaku.

“ Ah, aku hanya ingin berbicara sebentar dengan pemilik restoran ini, jika kau ingin pulang terlebih dahulu dengan yang lainnya tidak apa – apa, aku bisa pulang sendiri dengan menggunakan taksi nanti,” jawabku enteng padanya.

” Tapi tuan, jika terjadi…”, belum selesai dia bicara aku sudah memotong pembicaraannya.

” Jin Young – ah aku mohon jangan khawatir begitu, sudahlah lagipula inikan belum terlalu malam, jadi pulanglah terlebih dahulu, arraseo ? “ titahku padanya yang selanjutnya dia pun mengangguk padaku dan meninggalkanku bersama pelayan restoran tadi yang sudah menungguku di depan pintu ruang pemilik restoran mewah ini.

“ Tuan bisa menunggu sebentar di luar, saya akan masuk ke ruangan beliau untuk meminta izin terlebih dahulu”, perintah si pelayan itu dan aku pun mengangguk.

 

Author POV

“Tok..tok..tok..permisi nona, saya Jae Sop, ada sesuatu yang ingin saya sampaikan pada anda sekarang,” kata si pelayan dengan sopan.

“ Masuk saja Jae Sop – ah,” titah Sun Kyo ramah dari dalam ruangannya. “ Tuan tunggu di luar sebentar saya akan menemui beliau sebentar,” kata pelayan itu.

“ Baiklah, kata Kai dengan mengangguk.

Tak lama kemudian….

Tuan , anda si suruh beliau untuk menunggu di ruang pertemuan khusus tamu, mari saya antarkan,” titah si pelayan itu dengan sopan dan Kai kembali mengikutinya dari belakang.

“ Nah tuan, silahkan masuk,” titahnya menyuruhku untuk masuk dan duduk di ruang khusus tamu yang sangat mewah dengan dekorasi yang didominasi warna merah dan emas dan banyak terpajang ornament – ornament khas Korea Selatan.

“ Baik tuan, saya tinggal dulu, beliau sebentar lagi akan menuju kemari ,” katanya dan aku pun menjawab, “ Baiklah, terima kasih atas bantuannmu”.

“ Sama – sama tuan,” jawabnya sambil membungkukkan badannya dan meninggalkanku sendiri di dalam ruangan ini.

 

Sun Kyo POV

Aku pun menuju ruang khusus tamu untuk menemui seseorang yang katanya ingin berbicara denganku sekarang.

“ Melelahkan sekali dan aku masih harus menemui orang itu, ah baiklah tidak apa – apa, mungkin saja dia tertarik untuk menjalin kerjasama denganku,” ucapku dalam hati sambil membetulkan tatanan rambut coklat panjangku yang kubiarkan tergerai dan sedikit merapikan blazer hitam yang ku kenakan bersama kemeja putih polos dan aku berjalan menuju ruangan tamu itu.

“ Maaf tuan, jika anda menunggu lama,” kataku dengan suara pelan dan sedikit tegas. “ Iya, tidak apa – ap….a ,kk a uu kkk auu ? S…sssun Kyo kan ? “ tanyanya sambil menengadahkan wajahnya padaku dengan raut yang kaget luar biasa , begitu pula aku yang mematung dan memasang wajah kaget yang tidak jauh berbeda darinya.

 

Kai POV

“Jadi,  ini adalah restoran keluargamu yang kau kelola sendiri di Montreal ? “ tanyaku setelah beberapa menit yang lalu kami saling berdiam diri dan bingung ingin mengatakan apa.

“ Iya, dan hei kenapa bisa kau berada di Montreal ? “ tanyanya ingin tahu sambil merapikan rambut coklat panjangnya yang tergerai itu dan itu justru membuatku merasa tegang, kenapa dia bisa berubah total seperti itu dan sekarang dia jauh lebih cantik.

” Aku ditugaskan ayahku untuk mengurus bisnisnya yang berada di Montreal juga, kau hebat sekali Sun Kyo bisa menangani ini semua sendirian,” kataku yang membuat Sun Kyo tersenyum manis sekali dan membuatku ingin meledak sekarang juga.

“ Hah, kau ini bisa saja Kim Jong In, kau tidak pernah berubah tetap membuatku kesal sampai detik ini, “ ucapnya sambil menatapku dengan mata tajamnya itu.

“ Kau ingin mulai pertengkaran lagi denganku hah ? setelah 5 tahun ini kau tidak pernah ada kabar dan menghilang dari tanggung jawabmu setelah mengempeskan ban mobilku waktu itu, dengar ya aku harus menaiki motor sport setiap hari waktu itu demi menunggu dirimu untuk balap motor denganku, dasar yeoja jadi – jadian,” sungutku habis – habisan.

” Hahahaha kau lucu sekali Kim Jong In, hahahaha ternyata kau masih ingat dengan hal itu hahaha,,”jawabnya sambil menahan tawanya yang meledak – ledak itu. Kau tau Park Sun Kyo, kau itu sangat menarik dan gila.

 

1 WEEK LATER

Sun Kyo POV

From : Nappeun Namja

Hei, yeoja jadi – jadian cepat keluar sekarang juga dari apartemenmu, ini kan  hari Sabtu, cepat keluarlah aku ingin mengajakmu jalan – jalan mengelilingi Montreal :p *Orang Tampan menunggumu di luar 😀

To : Nappeun Namja

Baiklah, tunggu sebentar orang gila :p

Aku langsung mengirim pesan padanya lewat ponsel touchscreenku yang tidak pernah kuganti selama 5 tahun ini, karena ini mempunyai kenangan yang luar biasa untukku. Aku pun merapikan dandananku yang ini sangat tidak jauh berbeda dari sejak zaman aku kuliah, hoodie, kaos, jeans, dan sneakers kini menempel di badanku dengan sangat santai dan tidak repot. Aku pun turun dari apartemenku yang berada di lantai 5 dari 10 lantai secara keseluruhan dan itu dia aku melihatnya menjemputku dengan motor sport berwarna merah miliknya dan itu sedikit mengingatkanku pada motor balapku yang sekarang berdiam diri di Seoul karena memang tidak akan pernah memungkinkan ku gunakan lagi.

Kai POV

“Kenapa lama sekali sih yeoja balap ? “ ucapku yang tiba – tiba kepalaku menerima pukulan pelan darinya.

“ Hey, nappeun namja kau ini tidak berubah ya walaupun berada di negeri orang , memangnya kau mau mengajakku jalan – jalan ke mana sih ? “ tanyanya yang kemudian memakai helm yang sudah ku sediakan untuknya sejak tadi.

“ Cerewet sekali, lebih baik naik saja dan ayo cepat , aku sudah sangat bosan dan ingin berjalan – jalan”, sungutku yang kembali mendapat pukulan darinya tetapi kali ini tepat di lengan kananku.

” Kau ini Kai, lama – lama aku akan meninjumu di arena tinju, camkan itu,” ancamnya ketika aku tiba – tiba mengegas motorku dan itu membuatnya kaget dan hamper terjatuh, hahaha dasar yeoja jadi – jadian.

 

Sun Kyo POV

“ Wah di sini indah sekali, aku baru pertama kali datang ke tempat seperti ini, bagaimana kau bisa tau jika di Montreal ada tempat wisata rumah budaya dunia seperti ini, wahhh ini luar biasa,” kataku yang tiba – tiba menerima cubitan di pipi kananku dan siapa lagi kalau bukan Kai si namja tebar pesona itu pelakunya.

“ Tentu saja aku tau, memangnya aku ini kampungan sepertimu apa,” ucapnya dengan enteng dan menatap mataku lekat – lekat.

“ Kenapa kau menatapku seperti itu Kai ? aku risih tau ,” tanyaku dengan agak sedikit terganggu dengan tatapan matanya itu.

“ Ikut aku, aku akan menunjukkan sesuatu padamu,” katanya sambil menyeretku menuju salah satu rumah adat Korea dan di dalam sana ada banyak sekali taburan bunga mawar di sekitar tempat duduk yang ku ketahui berada di ruang tamu itu dan apa – apaan ini ? mengapa banyak sekali makanan yang tersaji di atas meja dan terdapat lilin – lilin berwarna kuning menghiasi ruangan ini.

 

Kai POV

“ Park Sun Kyo, sekarang duduklah di sampingku dan tutup mulutmu yang sejak tadi terngaga itu, menggelikan sekali tau,” titahku padanya yang dia langsung menurut saja.

“ Aku ingin tanya satu hal padamu, kenapa kau dulu pergi meninggalkan Korea dan tidak pernah mengabariku barang sedikitpun ?” tanyaku sambil menatapnya lekat – lekat.

” A..ak..aku disuruh oleh ibuku untuk kuliah di Paris maka dari itu aku tidak mengabarimu, lagi pula untuk apa aku mengabari dirimu hah ? “ tanyanya dengan sedikit kesal.

” Kau tau, kau itu yeoja yang tidak bertanggung jawab karena sudah membuatku kesal selama bertahun – tahun, kau sudah mengempeskan ban mobilku dan kau juga sudah membuatku memegang bekas permen karet, kau harus bertanggung jawab sekarang,” kataku sambil memegang kedua tangannya dan tanpa sedikitpun mengalihkan pandangan mataku darinya.

“ Itu kan sudah 5 tahun yang lalu, dan kupikir sudah seharusnya itu dilupakan, jika kau ingin aku bertanggung jawab,apa yang harus ku lakukan hah ? “ tanyanya dengan mata tajamnya.

“ Aku ingin kau menikah denganku, dan semuanya akan ku anggap selesai,” jawabku. “ APA ? menikah ? denganmu ? “ Kau sudah gila ya Kai, tidak mauu akuuuuuu,” teriaknya.

“ Jika kau tidak mau, maka aku akan membuatmu jatuh cinta padaku dan ituu..” Hah baik – baik, aku mau menikah denganmu tapi dengan satu syarat, singkirkan semua fans fanatikmu itu, karena itu sangat membuatku terganggu, kau tau itu”.

“ Jadi, kau menerima lamaranku ? “tanyaku dengan senyum terkembang di bibirku. “ Tentu saja tidak, memangnya siapa juga yang mau dilamar oleh mu ?” mehrongg.

“ Kau ini bagaimana sih, aku akan memenuhi syaratmu itu lalu kenapa kau malah menolak lamaranku ? dengarkan aku Park Sun Kyo, aku sudah menyukaimu sejak pertama kali melihatmu dan kau berani –beraninya menolakku hem ?” tanyaku yang itu malah membuatnya terlihat semakin kesal.

“ Kai, kau ini sungguh babo, aku memang tidak mau menerima lamaranmu tapi aku mau menjadi seorang yang abadi dalam hidupmu dan akan terus mendampingimu sampai akhir, aku ingin kau memperbaiki kalimatmu itu, heh” ucapnya yang membuatku bingung tapi.

” BAIK, aku memang salah dalam mengucapkannya, Park Sun Kyo, maukah kau menikah denganku dan maukah kau menjadi istriku untuk selamanya ? “ Tidak mau, kau ini memang babo Kai, jika kau ini namja normal mengapa kau baru meminangku sekarang hah ?” tanyanya yang semakin membuatku frustasi.

” Apa maksudmu itu ? Kau membuatku gila,” ucapku frustasi.

“ Hai namja manis, aku hanya bercanda, tentu saja aku mau menjadi istrimu taukkkkk,” ucapnya yang tiba – tiba memelukku dan menenggelamkan kepalanya di dadaku.

“ Aku mencintaimu Kim Jong In, sejak pertama kali mengenalmu aku sudah menyukaimu,” katanya pelan dan itu sukses membuatku mengeratkan pelukanku padanya. “ Gomawoooo Sun Kyo, aku juga mencintaimu”.

“Tiba – tiba lampu dalam ruangan itu menyala dannn “ Ya Tuhan terima kasih, akhirnya kau menyatukan mereka berdua, wahhhh senangnyaaaaa”. Kau tau, di situ seluruh keluarga Sun Kyo dan Kai datang, mereka sejak tadi hanya melihat tingkah laku Kai dan Sun Kyo yang aneh dan luar biasa gila itu. Dannn lagiii,” KAIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII, AKU AKAN MEMBUNUHMU”, Sun Kyo berteriak kepada Kai dan yang diteriakii hanya memasang senyum manis sambil menyodorkan sebuah cincin bermata berlian putih kepada yeoja manis kesayangannya itu.

HAHAHAHAH ENDINGGGG, INI GILAAA 😀

WAIT YOUR COMMENTS GUYS ^^

Iklan

28 pemikiran pada “Vanilla Meets Mint

  1. hahaha, rusuh banget saengi… sealiran lah kita berdua hahaha *thumbs up

    oya, karena km minta saran, eon suggest dikit deh ya
    biar feelnya lebih dapet kayaknya harus ada semacam angst gitu, Sun Kyo-nya dibikin sedikit cemburu liat Kai dikerumunin perempuan atau apalah gitu hehe
    trus ganti POV-nya jangan keseringan, kadang bingung juga lagi POV siapanya pas baca
    Pake author POV aja kayanya udah cukup ko
    soal EYD cekidot aja di mbah google khususnya buat penulisan dialog sama narasi
    Deskripsimu udah bagus, penggambaran tampilan Kai sama SunKyo udah lumayan jelas
    segitu aja deh ya

    Sbnernya gpp mau segila apapun bikin FF-nya
    bebas ajaa…. yang penting have fun *soalnya sendirinya emang gitu
    tapi kalo punya cita2 pengen jadi penulis kenamaan
    boleh lah agak buka2 KBBI sama aturan EYD
    Keep writing and fighting! 😀

  2. Bagusbgaus xD bolehlah endingnya xD geloooo wakakakak
    Walaupun alurnya rada cepet , mungkin menurut gue sih wakakka tp udh bagus kok
    Tinggal lebih rapi aja nulisnya, ngasih tanda (“sjdhff”)nya lebih teliti aja menurut ane 😀

Tinggalkan Balasan ke ersa^^ Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s