Don’t Stop Love Me (Chapter 2)

Tittle : Don’t Stop Love Me

Author : Rhein

Main cast : Park Chanyeol, Byun Baekhyun

Other cast : EXO-K member

Genre : Yaoi, Romantic, etc

Rate : T

 

Makasiiihhhh yang udah baca FF Rhein, mian kalo update nya lama nee~~~

 

 dont

 

Happy Reading!! 😀

 

“Aku menginginkanmu Baekhyun…”, ucap Chanyeol kemudian memegang pipi Baekhyun dan mencium bibir mungilnya, hanya beberapa detik tapi Baekhyun seperti mayat hidup, mematung tak bergerak.

“Ch..Chanyeol-ah..kau…”, ucapannya terputus ketika tiba-tiba ada suara dari ruang tamu.

“HYUUUUUUUUUUUUUUNG.. HYUUUNG!!!”

Baekhyun yang sadar itu adalah kesempatannya untuk lari dari Chanyeol, segera melesat keluar kamar.

“Ada apa teriak-teriak?” , tanya Baekhyun pada namja yang ternyata adalah sang maknae.

“Oh.. haha, ani… ku kira tak ada orang di rumah,hehehe…” jawabnya terkekeh. Chanyeol berjalan keluar dari kamar dan merangkulkan lengannya yang panjang  ke leher Sehun.

“Dasar kau.. bikin kaget saja..”, kata Chanyeol yang entah itu gemas atau kesal, dia mengeratkan rangkulannya.

“Akh..akh… Kau mencekikku hyuung….”, Sehun berteriak-teriak sambil meronta-ronta. Baekhyun yang melihatnya hanya tertawa. Sejenak kemudian pintu terbuka dan semua member yang selesai dengan latihan rutin segera kembali ke kamarnya masing-masing dengan berjalan gontai karena kelelahan.

~~~

Bias matahari pagi menembus celah-celah jendela kamar BaekYeol. Chanyeol terbangun dan sedikit demi sedikit membuka matanya, mengumpulkan segenap nyawanya yang bertebaran dimana-mana.

“Selamat pagi…”, sapa Baekhyun yang juga baru bangun di sampingnya.

“Eh.. selamat pagi..”

“Huuaaaaaaaahhhh…”, pekik Baekhyun sambil menggerak-gerakkan tubuhnya kemana-mana, berguling-guling di kasur yang sempit itu seperti kucing.

-Bruk- dia menubruk Chanyeol yang hanya memperhatikan tingkahnya.

“Mianhae.. Haha..”, ucap Baekhyun sambil tertawa dan bergeser sedikit dari posisinya.

“Hmm.. pagi-pagi suguhannya manis sekali…^^”, celetuk Chanyeol sambil tersenyum dan melirik Baekhyun.

“Hum?”, Baekhyun melihat Chanyeol sambil telungkup dan memiringkan wajahnya menghadap Chanyeol.

“Apa jawabanmu Baekhyun?”, pertanyaan yangtiba-tiba diucapkan Chanyeol membuat Baekhyun bingung.

“Jawaban apa?”

“Aku kemarin kan bilang,, aku menginginkan Baekhyun, aku suka Baekhyun…”,

“Eh.. euummm…”, Baekhyun terlihat kebingungan menjawabnya, dia bengong dengan menggerak-gerakkan bola matanya. Kali ini dia tak bisa kabur seperti kemarin, Sehun tak juga datang menjadi penyelamatnya.

“Chan..yeol-ah.. kita… teman.. dan…”

“Dan?” tanya Chanyeol memutus pertanyaan Baekhyun.

“Dan… selamanya tetap jadi teman .. mianhae….”, lanjut Baekhyun masih dalam posisi telungkup. Mendengar hal itu terlihat raut muka Chanyeol sedikit kecewa, dia tersenyum lemah. Tapi bukan “Happy Virus” namanya kalau dia bersedih dengan jawaban Baekhyun barusan.

“Hm.. jawaban macam apa itu? Aku tidak suka jawaban seperti itu…”, kata Chanyeol kemudian menyibakkan selimutnya ke muka Baekhyun.

“Hey!!!”, Baekhyun mengibaskan selimut yang mendarat dengan indah di wajahnya.

“Hahahaha…”, tawa Chanyeol meledak di pagi yang cerah itu, membuat Baekhyun sedikit lega. Chanyeol tahu dia harus bersikap seperti biasanya karena tak mau Baekhyun merasa bersalah dengan jawabannya. Dia bergerak menuju kamar mandi dan meninggalkan Baekhyun yang masih menata selimutnya.

“Mianhae Chanyeol… aku bukannya tidak menyukaimu.. tapi tidak bisa menyukaimu…“, sesal Baekhyun dalam hati, dia berharap jawabannya tadi menjadi satu keputusan yang benar untuknya dan juga untuk namja jangkung itu.

Sebenarnya beberapa hari lalu saat Baekhyun datang menjenguk Chanyeol di rumahnya, sebelum dia ke kamar Chanyeol. Baekhyun sempat berbincang-bincang dengan ibu Chanyeol.

//Flashback//

Drap..drap..drap… suara langkah kaki Baekhyun terhenti ketika terdengar ada suara yang memanggil namanya.

“Baekhyun-ah..!”, panggil seseorang dari ruang keluarga. Baekhyun menghentikan langkahnya dan menoleh ke sumber suara.

“Bibi?”, kemudian dia berjalan menghampiri seorang yeoja setengah baya yang notabene adalah ibu sahabatnya itu.

“Kau mau menjenguk Chanyeol?”

“Ne.. bagaimana keadaannya? Apa sudah baikan?”

“Iya, dia masih tidur sekarang, tadi baru minum obat..”

“Oh, syukurlah..”, kata Baekhyun lega.

“Mmm.. Baekhyun, bibi mau minta tolong padamu…”, kata ibu Chanyeol yang kelihatan agak ragu, dan mempersilahkan Baekhyun duduk.

“Minta tolong apa bi? Kalau saya bisa, akan saya bantu…”.

“Bibi mau menjodohkan Chanyeol dengan anak teman bibi yang baru pulang dari Amerika, bagaimana menurutmu?”

Pertanyaan ibu Chanyeol seperti petir yang menyambar diri Baekhyun, dia kaget sekali.

“Di..dijodohkan? maksudnya?”, tanya Baekhyun yang tiba-tiba blank..

“Bibi mau nanti chanyeol bertunangan dulu dengan anak teman bibi, ya hanya untuk mengikat saja.. kamu kan tau Chanyeol anknya seperti apa, susah diatur.. mungkin kalau kamu yang menjelaskannya, dia mau mengerti…”

“Sa.. saya Bi?”

“Bibi mohon Baekhyun..”, kata-kata ibu Chanyeol membuat Baekhyun tak mampu menolak.

“Baik bi, akan saya coba…”, jawab Baekhyun. Dia berpikir mungkin itu yang terbaik untuk Chanyeol, meski dia tak tau harus dikemanakan perasaannya nanti.

//Flashback end//

Waktu makan malam tiba, Suho terlihat sibuk menyiapkan makan bersama dengan D.O dan Baekhyun. Sehun dan Kai sedang sibuk membalas komentar-komentar fans pada mereka di Fanboard. Sedangkan Chanyeol hanya duduk di depan TV sambil makan popcorn, tapi pandangannya kosong.

“Hyuuung!!!” Suara Kai mengagetkan lamunan Chanyeol.

“Hah, ada apa?”

“Kenapa melamun terus? Dipanggil dari tadi tidak jawab…! Ayo makan, sudah siap tu..”

“Oh..ne, nanti aku nyusul..”.

Selama makan malam itu seperti biasa, meraka saling berceloteh dan tak bisa diam terutama sang maknae yang selalu manja-manja meminta bagian lebih. Tapi ada yang aneh hari itu, Chanyeol dan Baekhyun seperti di lem mulutnya, tak ada yang bicara sepatah kata pun terutama Chanyeol. Baekhyun melihat ke arah Chanyeol yang hanya melihat makanan di depannya dan memainkan sendoknya. Selesai makan Chanyeol langsung kembali ke kamarnya, dan tentu saja Baekhyun menyusulnya.

“Hyung kau lihat itu?” tanya D.O pada Suho yang duduk di sebelahnya.

“Ne..”

“Mereka kenapa?”, tanya Sehun tetap melahap cemilan yang tersisa.

“Entahlan, mungkin sedang ada masalah. Tidak perlu ikut campur kalau mereka bisa menyelesaikannya sendiri..” jawab sang leader dengan bijaknya.

“Suami istri sedang bertengkar..”, celetuk Kai yang tanpa dosa merampas cemilan yang dibawa Sehun.

“Ya!!! Hyung!!!”, Pekik Sehun sambil memukul kepala kai dengan sendok yang dipegangnya.

~~~

Chanyeol berdiri di samping jendela dan menatap keluar, tanpa suara.. seperti bukan Chanyeol yang biasanya.

“Chanyeol.. kau kenapa?” tanya Baekhyun berjalan menghampiri Chanyeol dan berdiri di belakangnya sekitar 2 meter.

“…..”, tidak ada respon dari Chanyeol.

“Apa.. karena jawaban tadi pagi?”

“…”, lagi-lagi chanyeol tak memberikan jawaban.

“A..aku minta maaf soal itu, Bukan…”

“Baekhyun…”, Chanyeol memotong kata-kata Baekhyun.

“Ne?”

“Tadi siang pulang dari sekolah aku bertemu umma ku..”

“Lalu?”

“Dia bilang.. aku mau dijodohkan dengan anak dari temannya…” sambung Chanyeol masih tetap melihat keluar jendela.

“B..bagus kan, jadi kau tak perlu susah-susah cari pacar…”, Baekhyun  berusaha mencairkan suasana. Chanyeol membalik badannya dan memegang kedua bahu Baekhyun.

“Bagus? Apanya yang bagus,hah? Kau tau perasaanku, yang kusukai itu kau..pabbo!!” tegas Chanyeol.

“Chanyeol…”

“Mana mungkin aku mau dijodohkan dengan orang yang sama sekali tidak ku kenal!!”

“Chanyeol belum mengenalnya.. kau harus mencobanya…”

“Mwo??? Byun Baekhyun!! Aku menyukaimu! Harus berapa kali aku bilang sampai kau percaya? Hanya ada Baekhyun dihatiku sekarang!”

“Tapi aku tidak menyukaimu Park Chanyeol!” tegas Baekhyun sambil melepaskan tangan Chanyeol dari pundaknya.

“Apa?”, Chanyeol sangat terkejut.

“Kau tidak dengar?? Aku tidak menyukaimu sama sekali.. selama ini aku hanya menganggap Chanyeol sebagai sahabatku sejak SMP dan juga teman sekamarku..”

“Kau serius?tidak ada perasaan suka sedikitpun padaku?” tanya Chanyeol seakan tak percaya dengan perkataan Baekhyun.

“Tidak ada..”, jawab Baekhyun singkat kemudian melangkahkan kakinya tapi Chanyeol menghentikannya.

“Serius? Tatap mataku, dan bilang kau tidak menyukaiku!”

Baekhyun menoleh dan menatap Chanyeol.

“Aku menyukaimu, tapi sebagai teman…”, kata Baekhyun tegas.

Chanyeol perlahan melepas tangannya dari pundak Baekhyun, perasaannya yang kacau jadi bertambah kaacau.

“Begitu? Baiklah,,, ayo tidur..”, ucap Chanyeol kemudian menepuk pundak Baekhyun dan berjalan ke tempat tidurnya. Sedangkan Baekhyun tetap berdiri mematung dengan mengepalkan kedua tangannya. Perasaannya sendiri juga kacau saat itu.malam itu menjadi malam yang panjang bagi keduanya yang terbungkam dengan semilir angin yang menembus celah-celah kecil dari jendela.

~~~

Keesokan harinya disekolah, Chanyeol kebingungan di kelas karena buku tugasnya ketinggalan di dorm. Dia bergegas ke kelas Baekhyun untuk meminjam bukunya. Melihat-lihat ke dalam kelas dan tak menemukan sosok yang dicarinya.

“Apa kau lihat Baekhyun?” tanya Chanyeol pada salah satu teman sekelas Baekhyun.

“Oh, tadi aku lihat dia di Perpustakaan..”

“Gomawo..”, ucap Chanyeol singkat setelah itu melesat pergi ke perpustakaan, karena jam istirahat hanya tersisa 15menit lagi.

Sementara itu di lorong samping perpustakaan, saat Baekhyun berjalan dengan teman-temannya, ada seseorang yang memanggilnya.

“Baekhyun-ah!!”

“Eum?” Baekhyun berhenti dan melihat ke sumber suara.

“Hye Jin? Waeyo?” tanya-nya pada seorang yeoja yang memanggilnya tadi.

“Ada yang mau kubicarakan,,, bisa kemari sebentar?”

“Ehm,, boleh! Teman-teman, kalian duluan saja, nanti aku menyusul!” kata Baekhyun kemudian berlari kecil menuju ke Hye Jin.

“Ada apa Hye Jin-ah?”

“emm…” Hye Jin terlihat bingung mau bicara apa pada Baekhyun. Baekhyun yang juga bingung hanya melihat Hye Jin dengan mengembung-gembungkan pipinya yang chubby.

“Baekhyun-ah..”

“Ne?”

“Apa.. kau sudah punya pacar?”

“Hah?” Baekhyun terkejut dengan pertanyaan yang dilontarkan Hye Jin.

“Aku… sejak melihat Baekhyun tampil di acara ulang tahun sekolah dulu, sudah memperhatikan Baekhyun.. aku… suka Baekhyun…” lanjut Hye jin.

“Eummm…”, Baekhyun yang saat itu kebingungan hanya menggaruk-garuk pipinya yang tidak gatal.

“Hye Jin-ah..”, ucapan Baekhyun terputus saat melihat namja jangkung itu dari seberang kelas berjalan meuju ke arah perpustakaan.

“Ne? Baekhyun?”, panggil Hye Jin.

“A..aku.. juga suka Hye Jin..”, jawab Baekhyun sambil tersenyum dengan amat manisnya. Kemudian mencium pipi Hye Jindengan lembut, agak lama.. sampai Chanyeol melihat kejadian itu. Langkahnya terhenti, matanya yang bulat bertambah bulat. Kakinya kelu rasanya tak sanggup untuk melangkah lagi saat melihat Baekhyun, orang yang disukainya itu bersama seorang yeoja berduaan dan berciuman?

“Baek… Huumh…” Chanyeolhanya bisa tersenyum kecewa dan perih saat itu, hatinya hancur berkeping-keping. Dia berbalik arah dan berjalan dengan menundukkan kepalanya.

“Baekhyuun…”, Hye Jin terkejut dengan sikap Baekhyun langsung mematung, Baekhyun menatap Hye Jin dan tersenyum.

“Kajja..”, ajak  Baekhyun sambil menggandengn tangan yeoja itu menuju ke kelasnya.

~~~

Begitu tiba di dorm, Baekhyun langsung menuju ke kamarnya dan melepaskan letihnya di kasur empuknya. Matanya sedikit terpejam. Tiba-tiba tok..tok..tok… , Baekhyun terbangun dan berjalan menuju pintu sambil menggerutu.

“Padahal tidak dikunci, kenapa tak langsung masuk saja… seperti rumah orang lain saja..”, umpat Baekhyun dalam hati, dia mengira mungkin itu Sehun yang biasanya minta diajari Matematika olehnya setiap pulang sekolah. Tapi dia begitu kaget ketika melihat sosok yang dia lihat di balik pintu bukanlah Sehun tapi teman sekamarnya, Chanyeol.

“Chanyeol-ah? Kenapa mengetuk pintu segala?”, tanya Baekhyun.

Chanyeol berjalan masuk dengan tatapannya yang kosong, tangannya terlalu kelu hanya untuk membuka knop pintu. Berjalan melewati Baekhyun dan melakukan hal yang sama seperti Baekhyun tadi, tanpa melepas seragamnya ia langsung menghempaskan tubuhnya ke kasur. Baekhyun menutup pintu kamar dan menghampiri Chanyeol. Melihat Chanyeol yang tiduran telentang di kasur dengan menutupi matanya menggunakan lengan kanannya.

“Gimana tadi di sekolah? Hari ini tumben kau tidak bikin gaduh di kantin?haha..” tanya Baekhyun, tidak ada jawaban dari Chanyeol. Baekhyun terdiam dan terus mengajak bicara sambil mengganti seragamnya tapi tetap tak ada sahutan dari Chanyeol. Baekhyun mulai kesal karena tak satu pun pertanyaannya di jawab oleh Chanyeol.

“Chanyeol-ah! Kau dengar aku tidak??” tanya Baekhyun kesal sambil membuka dengan kasar lengan Chanyeol yang menutupi sebagian wajahnya. Seketika matanya terbelalak dan seperti dihujam seribu jarum tepat di jantungnya. Menyesal telah melakukan itu karena dia jadi melihat mata Chanyeol yang terpejam itu basah. Chanyeol menangis? Tanyanya dalam hati. Nafasnya juga terasa sesak melihat Chanyeol sampai seperti itu. Baekhyun hanya berdiri terdiam, kemudian Chanyeol membuka matanya dan duduk di tempat tidur.

“Baekhyun… menyukai Hye Jin?” tanya Chanyeol tiba-tiba.

“Eh?”, Baekhyun tadi memang sengaja mencium Hye Jin agar Chanyeol melihatnya.

“Aku.. tidak pernah tau kalau ada orang lain yang disukai Baekhyun.. kupikir selama ini hanya aku orang yang paling dekat denganmu..”, kata-kata Chanyeol membuat Baekhyun semakin merasa bersalah.

“Chanyeol…”

“Tidak apa, kita teman kan… mulai sekarang Baekhyun boleh cerita ke aku soal apapun, lupakan pernyataanku kemarin…”

“Chanyeol.. mianhae…” Baekhyun menundukkan kepalanya.

“Hahah.. kau tidak pantas seperti itu…”, Chanyeol mengacak-acak rambut Baekhyun dan disambut senyuman tipis oleh Baekhyun.

 

TBC~

 

6 pemikiran pada “Don’t Stop Love Me (Chapter 2)

  1. T.T astagaa Yeolli,kenapa..Baekki tega banget ama kamu, Thor ini FF emang rada lama nunggunya.tapi sebanding lah ceritanya Jjang banget!! Di Tunggu ASAP KILAT lanjutannya.@_@,

  2. Minnnnnnn ;A;
    Jan lama2 atuh min lanjutannya hiks ;A;

    Itu Bacon ngapa jadi begituh ? Hye Jin Yeoja kah ??? Ku kira cowok *plakk

    Bgus min lanjutkann ;A;)b

  3. Aarrrggh!!!
    Ga suka BaekYeol kaya gitu!! /tp koq nge-like?!/
    Ayolah Baek, ngaku aja! Toh Chanyeol nya juga udah ungkapin perasaan nya kan!!
    Poko nya BaekYeol kudu bersatu!!! /maksa/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s