Screeching Sound

chen

Screeching Sound

Author:  @Septaaa_

 Cast: Kim Jongdae – Chen (EXO-M) , Gadis/you – gadis (OC)

Genre: Romance, Fluff, AU.

Rated: PG-17

 Length: Drabble (words 852)

Disclaimer: Chen belong SM+EXO and Septa

Fic Ost: Yesung Super junior I Do I Do

A/N : Lagi-lagi hanya drabble Fiction yang saya bisa beri 😀 dan saya bisa jamin ini begitu manisss~ ^^

“…Stop to follow me girl!!…”

 

—Septaaa©—

.

Tepat bel istirahat berdenting. Lelaki berpipi tirus beranjak keluar dari ruangan yang menurutnya sangat memuakkan itu. ia berjalan menyusuri koridor. Langkahnya di percepat menuju ujung lorong yang memisahkan koridor kampus dengan taman belakang.

Saat itulah ia memperlambat langkahnya, indra pendengaran ia siapkan setajam mungkin. Merasa sepi dan tidak ada penghuni. Ia mulai duduk di sekitar semak di tengah bunga-bunga kecil. Mengatur nafasnya. Hirup—keluarkan—hirup—keluarkan—selalu seperti itu hingga ia benar-benar siap.

Baru saja ia akan membuka mulutnya sebelum suara itu datang. “Hey! Jongdae.” Ia menggerutu kesal. Menatap kemana sumber suara itu berasal.

“Apa?”

“Tidak.”

Chen hanya mencibir sang gadis yang kini tersenyum aneh di depannya. Sudah hampir satu semester berlalu, mengapa gadis itu selalu mengikutinya. Chen bahkan harus selalu berpikir bagaimana agar ia bisa menjauh dari sang gadis.

“Tsk! Mengapa kau selalu mengikutiku! Pergilah!” Chen berpaling.

Sang gadis hanya terkikik geli, “..aku tidak mengikutimu, aku hanya melangkah yang sama sepertimu.”

“Alasan konyol macam apa itu!” bentak Chen dengan tidak menatap sang gadis, karna Chen berpaling memunggungi sang gadis.

Sang gadis mengerucutkan bibir, ia menunduk mengambil bunga tulip, sedangakn kakinya berhentak kesal menuju arah Chen.

“Untukmu!” gadis itu menjulurkan tangannya tepat disebelah kepala Chen.

Chen menoleh menyusuri lengan gadis itu hingga pandangannya tertuju pada bunga tulip kuning yang di genggam sang gadis. “Hah?” Chen mengeryit.

“Kau tuli?” gadis masih berdecak sebal. dari arah belakang, ia mencengkram kedua bahu Chen dan membuat Chen menghadap kearahnya.

“Mr.Jongdae—pemuda tampan pemilik suara melengking—fakultas kesenian—berumur 20 tahun.” Gadis itu memberi jeda, “Aku—si gadis kikuk yang tidak populer—mengaku mengagumimu—” gadis itu menunduk dengan semburat merah menjalar pipinya dan jangan lupakan bunga tulip yang sekarang ditarik-tarik sebagai mainan kegugupannya. “Sejak awal semester,” sambung gadis itu lagi.

Chen tersenyum lembut, “Akhirnya kau mengaku juga!”

“Eh?”

“Ya! aku sudah tahu kau pasti menyukaiku,” ucap Chen sarkastik, “Lagi pula—siapa sih yang mampu berpaling pada pesona Jongdae!” Chen menaikan alisnya dengan senyuman jenaka.

“Cih! Kau terlalu percaya diri,” desis sang gadis memalingkan muka.

“Haha! Tapi kau suka kan?” Chen masih menggodanya dengan mempermainkan satu alisnya—keatas—kebawah.

“Yah!” gadis itu memukul lengan Chen, “..kalau begitu aku tak jadi suka.”

“Kau tidak menyesal?” Chen menahan lengan sang gadis yang memukulinya, “Padahal aku ingin menyatakan cinta barusan.”

Sang gadis mendelik. “Serius?”

“Sure!”

“Aku terima!” gadis tersenyum merekah, karna posisi mereka yang cukup dekat—gadis itu melingkarkan kedua tangannya di leher Chen.

“Tapi aku belum menyatakannya.” Chen mencibir, “dasar bodoh.”

“Apa?! Kau mengataiku bodoh? Aku ini pacarmu Chen!”

“Hah—Tuhan pantaskah aku bersanding dengan wanita sebodoh ini?!” doa Chen berlebihan dengan mendongakan kepala seolah ia benar-benar frustasi, terlihat mimik wajahnya  yang ia buat-buat.

“Terserah kau!” sang gadis kesal menurunkan kedua tangannya dari leher Chen, gadis itu mengerucutkan bibir dan bersila tangan. “Aku pergi!” satu hentakan kakinya berbalik meninggalkan Chen.

“Tunggu!” Chen menahan lengannya keras hingga keseimbangan sang gadis oleng—berbalik—dan jatuh dalam dekapan Chen. Dengan kedua tangan sang gadis yang menekuk di dada Chen sebagai tahanan. Gadis itu hanya menutup kelopak matanya erat.

Sebelum ia merasakan kulit basah menyapu bibirnya, gadis itu mencoba mengintip—membuka sebelah matanya—dan ia melihat Chen begitu sangat dekat dengannya dengan mata terpejam juga. Seolah terlena—gadis itu pun menyambut bibir Chen.

“I love you more..” ucap Chen disela ciuman mereka.

“Mmmhh—love you too—mmhh lepashhhh—aku tak bisa—aahh—bernapashhh.” Gadis itu menjorokkan dada Chen hingga tautan mereka terlepas. Dihirupnya seluruh pasokan oksigen yang berada di taman.

“Kau buas Jongdae!”

“Aku tidak,” balas Chen. “Sebelum kau membangunkannya.”

“Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.”

Sebelum Chen melancarkan aksinya ia lebih dulu mengurunkan niatnya dan menutup kedua telinganya. “Yah! Kurasa kau salah! Suaramu lebih melengking dariku bodoh!”

Chen menyentil dahi gadis itu dengan telunjuknya. Sang gadis hanya memperlihatkan deretan giginya dan menunjukan jari telunjuk dan tengahnya sebagai tanda sign.

Chen hanya menggelengkan kepalanya. Kembali ia mendekap sang gadis.

“Kau milikku sekarang..”

Chen memang membenci sang gadis. Namun dibalik itu Chen mempunyai alasan tersendiri, ia benci saat gadis itu hanya mengikutinya. Karena Chen ingin sekali menggandeng tangannya kemanapun ia pergi. Ia membenci gadis itu saat hanya menatapnya bernyanyi, karna Chen ingin bernyanyi untuknya. Dan Chen benci saat gadis itu berkata kagum padanya—karna Chen ingin mendengar gadis itu berkata cinta padanya.

 

END!

 

Septaaa’s note: haha what the hell? Ugh—I make Chen’s character is naughty here. Haha, emm—what do you feel after you reading it? Please tell me! 🙂

Check My another Fiction drabble: Lazy Twilight (Sehun) and Happily Ever after (Kris)

And wanna reading my fanfiction many drabble of Exo/Shinee/DBSK/Suju please visited my pernonal WP in here.

Well, please to trail~

Comment and like never forgotten! ^^

44 pemikiran pada “Screeching Sound

  1. WAAA! wajah Chen yg troll kayak gitu (?), bisa2nya kayak begini di ff ini. kyaaaaa~ xD
    Dan gak nyangka klo ternyata chen suka sama si cewek. kkk. kelihatan jutek begitu :3

    chingu, boleh kritik? di bbrp part aku agak bingung dg penyampaian chingu. hehe. semangat chinguuu ._.9

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s