Last Piece of Candy

Last piece of candy.

Al’s Project

Cast(s): Choi Jinri f(x), Park Chanyeol (EXO) || Genre(s): A slice of life, friendship || Length: Drabble (SHORT! 500+)

Untitled-2 copy2

Namanya Choi Jinri, usianya baru 18 tahun. Sudah menjadi kebiasaannya berkeliaran tak tentu arah di jalanan utama Seoul. Menghirup udara segar. Begitulah alasan yang selalu ia lontarkan jika ada yang bertanya mengenai kebiasaannya itu.

Sore ini juga sama. Langkah-langkah boots merahnya menapaki ringan jalanan pedesterian ibukota Korea Selatan itu. Rambut panjangnya naik turun seiring dengan langkah-langkah kecilnya. Iris matanya menatap boots-nya dengan berbinar. Dan senandung merdu keluar dari bibir peach-nya itu.

Duk.

Aw!” jeritnya kecil. Jinri baru saja menabrak sesuatu. Ia memegangi dahinya dan menggerutu kesal. Dari sudut pandangnya sekarang, ia dapat menangkap sepasang sneakers hitam di hadapannya.

Mianhamnida,” sebuah suara berat muncul dari objek di depannya. Jinri mendongakkan kepalanya. Iris matanya menangkap sesosok pemuda tinggi dengan wajah baby-face.

“Ah, tidak apa-apa,” ujar gadis itu pelan. Manik matanya masih terfokus pada wajah di hadapannya. Mengagumi ciptaan Tuhan yang satu ini. Jinri yakin, pemuda ini pastilah salah satu ulzzang yang ada di internet.

Ehem,” sosok di hadapan Jinri berdehem ringan, membuat gadis itu tersadar dari lamunannya. Segera saja ia memalingkan wajahnya. Semburat kemerahan muncul di wajahnya.

“Maaf nona, tapi kau sepertinya menginjak sesuatu,” suara berat itu kembali menginterupsi Jinri. Jinri menoleh dan menatap sosok jangkung di hadapannya dengan pandangan bertanya.

Sosok itu menunjuk ke arah boots merah Jinri. Dengan segera, Jinri mengangkat satu kakinya. Merasa tak melihat apa-apa ia melangkah mundur, mencari-cari sesuatu yang mungkin secara tidak sengaja diinjaknya tadi.

Dahi Jinri berkerut. Gadis manis itu tak menemukan apapun di jalanan dekat kakinya. Ia kembali menatap pemuda jangkung di hadapannya. Sosok itu tampak sama bingungnya dengan Jinri. Tangannya menggaruk belakang tengkuknya.

“Ah, sepertinya tidak di sini….”

“Memangnya ada apa?” tanya Jinri penasaran.

Wajah tampan di hadapannya terlihat sedikit kaget, tapi dengan segera berubah sedikit sendu, “aku menjatuhkan catatan kecil yang ditulis sahabatku.”

Ia menoleh kanan-kiri. Mengamati celah-celah jalanan yang ramai oleh orang berlalu lalang. Memangnya catatan kecil seperti apa yang jatuh? Sangat sulit menemukannya di keramaian seperti ini. Jinri menatap lawan bicaranya dengan tatapan bersalah. Merasa tak bisa membantunya.

“Sudahlah, tak apa. Mungkin sudah tertiup angin,” seulas senyum kecut muncul di wajah tampan itu.

Jinri menatapnya iba. Segera saja gadis itu merogoh saku rok-nya mencari-cari sesuatu di dalamnya. Seingat Jinri, ia mempunyai sesuatu yang dapat menghibur orang yang baru ditemuinya itu.

“Ini dia!” serunya riang. Jinri tersenyum ke arah sosok di hadapannya. Ia mengeluarkan sebungkus permen dengan bungkus pink dari sakunya. Pemuda itu melemparkan tatapan bertanya pada Jinri. Tak memahami maksud perkataannya.

“Kau tahu, makan sesuatu yang manis bisa membuatmu melupakan kesedihan,” jelas Jinri pelan. Dengan ragu-ragu ia menyodorkan bungkusan kecil itu. Jinri tahu, ia tak mengenal sosok asing di hadapannya. Tapi melihat wajah sedihnya, membuat Jinri ingin memberi sesuatu.

“Itu permen terakhirku, jadi aku tak bisa memberi banyak,” tambahnya lagi.

Wajah tampan itu kini dihiasi senyum lebar. Tanpa bertanya-tanya lagi, ia mengambil sebungkus permen kecil itu dari tangan Jinri. Mata lebarnya kini dihiasi binar-binar kebahagian. Dengan segera, ia memakan permen itu. Jinri menghela nafas lega. Ia senang bisa membuat orang lain tersenyum meski ia hanya melakukan hal sepele. Wajah manis gadis itu ikut tersenyum melihat senyum cerah di hadapannya.tumblr_miems4o0oq1rxcgu1o1_r1_500

“Terimakasih nona…?”

“Jinri, Choi Jinri,” seru Jinri riang. “Dan kau…?”

.

.

.

“Park Chanyeol.”

… Chanyeol?

Because the last piece of candy is the most precious one.

-Anonymous

Fin.

 

A/N: Sulli and Yeolli moment on that pic is really~ cute :3. Sulli gave her candy (I’m not really sure that was a ‘candy’) to Chanyeol Oppa. Terus di gif waktu dia nepuk-nepuk punggung Yeol itu juga unyu~ banget ㅋ ㅋ ㅋ . Jadi deh akhirnya ff geje bin laknat ini. Saya lagi sumpek nggak punya ide gimana cara ketemunya si Klee sama ‘Muscle Man’ di Another itu (http://idorable.wordpress.com/another/). Dan saya akhirnya kembali nulis something–fluffy–but–actually–not.

Haha ^^ Just enjoy this one.

Annyeong~

 

23 pemikiran pada “Last Piece of Candy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s