Regret (I Was Late)

“REGRET“

( I WAS LATE)

Author  : @triZa28

Genre   : you must reading it if u wanna know ^^

Length  : Oneshoot

Cast       :

  • Lee Yoonhee (OC)
  • Xi Luhan
  • Park Chanyeol
  • Do Kyungsoo
  • Byun Baekhyun
  • Kim Seeri (OC)

Note      : Hello~~. I BACK!! . Remember me? I am author of ff ‘How to forgive me?’ and ‘Can I?’. Well, no matter you all remember or not is not important. Happy reading and enjoy it! Don’t forget to give your ‘jejak’. Wkwkwk.

Khamsa hamnida!!

(***)

Tangan wanita itu masih saja menggenggam kertas tebal berwarna coklat itu. Ia tak tahu ini akan terjadi. Kenapa? Kenapa dia begitu bodoh ?

HP touchscreen nya tiba-tiba saja bernyanyi membuatnya tersadar kembali kedunianya.

“Luhan , ada apa? Ahh, eo, aku baru saja mendapatkannya. Tidak, aku belum tahu. Mungkin jika aku tidak sibuk nanti. Hmm, arraseo.. annyeong..”. wanita itu menghela nafasnya sambil menutup sambungan teleponnya dan melempar HPnya begitu saja ke sofa.

Sajang-nim?”, Terdengar suara asisten yang dikenalnya mengetuk pintu ruangannya.

“Ya?? ada apa?”

Sajang-nim ingat kan hari ini ada acara merger dengan perusahaan milik Kim Joon-Myun-ssi sajang-nim ?”. Wanita itu mengetuk kepalanya pelan.. Kalau tidak ada asistennya bisa-bisa saja dia melupakan hari penting ini. Haahh..

“Ya, Terimakasih sudah mengingatkanku, Minhye-ah.. aku akan segera kesana..”. setelah terdengar suara sahutan diluar, Yoonhee membenarkan pakaian dan rambutnya yang berantakan, dia berjalan menuju pintu ruangannya tapi matanya menatap lagi kertas tebal berwarna coklat di mejanya. Dia menatapnya sebentar kemudian membuka pintunya, keluar dari ruangannya.

-oOo-

Wanita itu menatap jam tangan metalik yang melingkar di tangannya tak bersemangat kemudian beralih menatap kertas tebal berwarna coklat itu. Lagi-lagi dia menghela nafas.. dia ingin tak pergi tapi sahabat-sahabatnya bersikeras dia harus datang kalau tidak mereka akan datang sendiri unruk menjeput paksa Yoonhee!

Lagi-lagi HP itu berdering entah yang keberapa. Ada 28 pesan pendek. Dan tentu dia tahu siapa yang mengirim sms sebanyak itu. Wanita itu mengalihkan pandangannya ke cermin panjang di hadapannya. Memakai celana jeans modis abu-abu tua, high heels dengan warna senada, dengan atasan jaket tipis warna putih dan sweater warna senada dengan kaos putih. dia memantapkan diri kemudian meninggalkan apartemen minimalisnya.

-oOo-

Well, seperti apa yang dia pikirkan. Dia memang penjahat fashion! Dia melirik orang sekitar yang memakai pakaian formal, belum lagi mereka juga memandangnya dengan aneh. Well, ini bukan salahnya! Di kertas coklat tebal itu tidak dituliskan harus memakai pakaian formal atau tidak!

Seorang petugas meminta Yoonhee untuk menunjukkan tanda pengenal, Yoonhee mengeluarkan kertas tebal coklat itu.

“Maaf, aku undangan resmi dari Park Chanyeol, aku VIP”. Petugas yang melihat kertas tebal coklat itu langsung membungkuk minta maaf dan mempersilahkan Yoonhee masuk.

Hingar binger musik ballad langsung menyergap kedua telinga Yoonhee. Oh astaga, demi Tuhan dia sangat benci dengan keramaian!! Tak seperti tamu lain yang langsung pergi ke ‘tempat utama’, Yoonhee memilih duduk di pojokan , tempat dimana sinar lampu spot tidak meneranginya dengan bulat-bulat dan tempat yang jauh dari speaker besar yang hampir ada dimana-mana.

Dia hampir saja terlonjak kaget ketika seorang pelayan menawarkannya minuman. Yoonhee melirik kearah nampan bundar yang dibawa pelayan itu. “Anggur?”, tanyanya dan disambut dengan senyuman ramah pelayan. Yoonhee langsung mengambil satu gelas anggur dari nampan itu kemudian pelayan itu pergi dari hadapannya.

Yoonhee meneguk perlahan anggur di dalam gelas itu sambil melirik sekitar. Kemana sahabat-sahabatnya? Mereka yang tadi merecoki dirinya untuk datang dan sekarang setelah dia datang kenapa dia sama sekali tak melihat salah satu batang hidung mereka?? Aisshh..

Pandangannya tiba-tiba teralih ke depan. Diantara kerumunan orang-orang yang memakai pakaian formal itu ada seseorang yang mecolok. Seserang yang dikenalnya.. seseorang yang..

“DOORR!!”

Yoonhee hampir saja memecahkan gelas itu kalau ia tak segera sadar siapa orang yang mengagetkannya.

“Baekhyun! Luhan! Kyungsoo!! Kalian mau membuatku mati, huh??”. Namun tetap saja 3 namja itu cengengesan tanda tak menyesal sama sekali mengangetkan gadis itu. “Ya Yoonhee-ah! Kau benar-benar penjahat fashion huh? Mana pakaian formalmu?”, Baekhyun menatap Yoonhee dari atas sampai bawah dan menggeleng-gelengkan kepalanya. “Well, lumayanlah kau memakai high heels daripada kau memakai sneakers bisa-bisa aku yang akan menendangmu dari sini..”. Yoonhee tertawa mendengar perkataan Baekhyun, well setidaknya fashionnya ada kemajuan..

“Kau sudah menemuinya?”, Yoonhee menatap Luhan tak mengerti.

“DIA.. kau sudah menemuinya?”, Yoonhee menggeleng pelan setelah mengetahui maksud Luhan.

“Mau menemuinya?”, Yoonhee menatap gelas berisi anggur yang dibawanya kemudian menggeleng lagi.

“Tidak.. kurasa aku tidak akan menemuinya.. aku bersembunyi dari keramaian ada maksudnya dan ini maksudku.. tidak, aku tidak siap..”, Luhan menatap gadis itu sedih. Gadis itu menatap gelas anggur didepannya dengan tatapan kosong. Yahh.. kalau saja dia lebih cepat..

“Lalu kapan kau akan siap, Yoonhee-ah..?”, Luhan bertanya lagi, menatap gadis itu, gadis itu tersenyum.

“Aku juga tidak tahu..”.

Ya! kalian diamana saja? DIA mencari kalian!!”, Kyungsoo berkata setengah berteriak mengampiri mereka berdua. Luhan dan Yoonhee saling berpandangan. Luhan menganggukkan kepalanya pelan ke Yoonhee, Yoonhee menunduk sampai kemudian tangan Luhan menggenggamnya.

“Kau gadis kuat kau bisa!”. Bisik Luhan sebelum dia menyeret Yoonhee pergi.

Yoonhee tak bisa tak menatap namja yang memakai pakaian formal itu.

Dia terlihat.. tampan.. sama seperti dulu..

Senyumnya.. Yoonhee sangat merindukan senyum itu..

“Ohh.. Yoonhee? Kau datang?”, namja itu tersenyum begitu melihat gadis itu dekat. Yoonhee menganggukkan kepalanya dengan senyum. Walaupun di dalam hatinya gadis itu yakin luka lama yang sudah dijahit itu mulai terbuka sedikit demi sedikit, tetapi melihat namja itu.. dia senang, bibirnya tak bisa tak tersenyum melihat namja itu..

Seandainya…

 

Seandainya…

Tiba-tiba wanita cantik dengan pakaian warna senada dengan namja itu menghampiri mereka ber-4. Chanyeol menyambut wanita itu dengan senyuman bahkan pelukan.

“Ahh.. maaf, aku lupa memperkenalkan kalian..”.

Seketika pandangan Yoonhee berubah. Senyumnya menghilang, sesak itu mengampirinya lagi.

Annyeonghaseyo, Kim Seeri imnida. Aku sering mendengar tentang kalian ber-empat dari Chanyeol. Senang berkenalan dengan kalian”. Tiba-tiba mata Seeri berpapasan dengan mata Yoonhee, Seeri tersenyum. Cantik, gumam Yoonhee pelan.

“Pasti Lee Yoonhee-ssi bukan? Chanyeol sering bercerita tentangmu. Dia bilang anda adalah sahabat terbaik didunia”. Tak tahu apa yang harus dikatakan, Yoonhee hanya tersenyum membalas perkataan Seeri.

 

“Ah, dan.. Terimakasih telah menjaga suamiku dengan baik, Yoonhee-ssi”.

                Penyesalan…

Luka lama itu terbuka sudah.

-END-

Singkat, padat dan jelas ya? Hehehe.

Yang mau kenalan atau temenan sama author follow ya @triZa28 on twitter ^^ *promosi*. Wkwkwk. Khamsa hamnida yeorobun~~

Iklan

14 pemikiran pada “Regret (I Was Late)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s