Beautiful Mermaid (Chapter 1)

Beautiful mermaid ( I wanna kiss you)

Cast : park chanyeol viona/ kim nayoung (oc) kris (exom)

Othe cast :, lay (zhang yi xing), park sojin

Length : chapter

Author @rinettajeng

Genre : romance, sad , fantasy

unnamed

Ini ff sebenernya udah lamaaaaaa bgt bersarang difikiran author. Castnya chanyeol sama kris(?) happy reading aja ya:D mian kalo typo -.-v

 _______________________

“wah appa aku ingin cerita sebelum tidur!” seorang anak kecil menepuk pundak ayahnya.

“eo? Kau ingin mendengarkannya kah?”

“eummm.. ne! aku tak bosan mendengar cerita iu. Bahkan ketika chanyeol appa merasa bosan sekalipun untuk menceritakannya”

“aaa.. araseo. Ayo appa ceritakan” ucap sang ayah yang mengerti apa kemauan putrid kecilnya itu.

Badai menerjang laut selatan. Ya, hari ini cuaca dipantai sangat buruk. Bahkan nelayan pun tak ada yang berani melaut. Suasana diatas permukaaan laut sangat tak damai. Angin bertiup sangat kencang dari biasanya, sepertinya badai akan terjadi. Tapi, keadaan di permukaan laut sangat berbeda dengan di bawah laut.

Tak ada satu orang pun yang tahu, dibawah dasar laut ada sebuah istana sangat megah. Lebih megah daripada yang dibayangkan. Cerita berawa dari sini. Viona, adalah seorang mermaid. Rasa ingin  tahu nya sangat luar biasa *ini kepo loh* tentang dunia manusia sekalipun

“manusia itu kejam, manusia itu perusak, manusia itu pemangsa. Kau jangan menampakkan ekor mu dihadapan mereka. Karena itu kau akan dibunuh” ucap raja neptunus

Itulah kata kata yang diingat viona. Raja neptunus, selaku ayahnya selalu mengatakan itu. Hanya untuk melindungi anaknya. Karena mereka tau, mereka akan ditangkap dan dijual.

“ya! Viona!” tepuk kris. Kris  selalu mengikuti viona. Bahkan dia mencintainya. Tetapi apa reaksi viona? Dia hanya bisa diam. Sesekali ia memutar bola matanya yang indah.  Dia tidak mencintai kris. Karena dia terlalu mengganggu hidupnya.

Viona memang cantik. Rambut panjang berwarna hijau pekatnya selalu membuat hati kris bergetar. Ekor berwarna birunya membuat jantung kris berdetak tak menentu. Tak heran jika kris selalu banyak tingkah jika berada dekatnya. Apapun akan ia lakukan asal mendapatkan viona. Dengan kejahatan sekalipun.

“kenapa kau tak merespon ku?” Tanya kris. Dan sekali lagi viona memutar bola matanya yang indah. dia merasa risih. Kris tampan, tubuhnya kekar. Bahkan membuat mermaid wanita banyak yang terpesona. Tak mau menggubris kris, viona segera pergi menjauh darinya. Pergi menuju permukaan.

“sudah ku bilang aku risih dengan mu kris. Aku ingin  pergi ke permukaan.mengetahui kehidupan manusia.” Ucapnya singkat. Dan itu membuat hati kris merasa tak enak.

“apa yang kau lakukan? Manusia itu kejam! Itu yang selalu raja katakana padaku dan padamu viona!” teriak kris. “sudahlah kris. Kau tak usah urusi hidupku. Gunakan lah waktu dalam hidupmu dengan baik. Jadialh pribadi yang kebih baik.” ucapnya santai. Dan segera pergi menuju permukaan laut. Mula-mula ia hanya menampakkan wajah dan kepalanya.

Tak ada apapun. Yang ada hanya angin rebut dan ombak yang sangat kencang. Tak ada satupun kapal yang melaut. Ya, karna mereka tak mau kehilangan nyawanya. Dan mata indah itu pun melihat ke sekeliling temapt yang ada di tempatnya. Menyeramkan, inikah dunia manusia? Petir menggelegar kencang. Dan samar samar terdengar sura pria.

“ya! Chanyeol-ya berhati hati lah! Kalau tidak kau bisa jatuh.” Suara itu membuat kepala Viona tergerak. Sebuah kapal besar melaut ditengah badai, membuat viona menundukan kepala waspada. Ah rasanya mereka tak melihat viona di sekitar situ, ya, karna viona bersembunyi di balik batu karang.

“tak apa apa hyung, aku bisa berjaga jaga” ucap pria itu. Dan sepertinya viona terpesona dengan pria itu. Matanya tertarik untuk memandang pria itu. tApi, apa yang dia lakukan? Dia malah memanjat beberapa utas tali yang diikat dan membawa sebilah pisau?

“berhati-hatilah tuan” tak sengaja viona mengucapkannya, dan tiba tiba tangannya melingkar. Tapi, takdir berkata lain, chanyeol, pria yang membuat pandangan viona selalu melihatnya, terjatuh kedalam laut. Kapal yang dinaikinya oleng dan terbalik.

Tubuh chanyeol terhempas begitu saja kedalam lautan. Kepala berada dibawah, jatuh semakin dalam ke dasar lautan. Viona yang melihat itu kaget dan segera menghampiri chanyeol yang tenggelam tak berdaya. Perlahan chanyeol sedikit membuka matanya, ekor itu.. dia melihatnya. Seketika chanyeol menutup kembali matanya. Gelap. Tak ada udara. Tanpa diketahuinya, Viona sedikit mengecup bibir pria itu.

***

“viona! Apa yang kau lakukan? Untuk apa kau berenang ke permukaan laut? Apa kau ingin ditangkap manusia?” ucap raja neptunus

“aku hanya ingin tahu kehidupan manusia saja ayah”

“kau.. anak kurang ajar! Tak seharusnya kau ke permukaan laut. “

“kenapa ayah melarangku? Bukan kah aku sekarang tumbuh besar? Aku sudah mengerti mana yang baik mana yang buruk. Niat ku baik ayah. Hanya ingin menyelamatkan manusia ini” ucapnya dengan tatapan mata yang mengarah menuju badan chanyeol.

“aku tau itu ayah, baiklah akan ku kembalikan dia”

“viona! Apa kau akan berenang ke permukaan lagi?”

“ya. Untuk menyelamatkannya”

“lalu kau ingin manjadi manusia?”

“ya” ucapnya seraya membopong tubuh chanyeol. Kemudian, viona langsung meninggalkan raja neptunus begitusaja.

***

Sebenarnya chanyeol tahu apa yang sedang dia alami selama melaut. Ekor berwarna biru, rambut berwarna hijau panjang. Apa itu, putri laut kah?

Sekarang tubuh nya berada di sisi pantai busan. Matanya terbuka. Tubuh tingginya ada diantara bebatuan karang yang cukup besar.

Badannya sakit, jalan nafasnya tersendat. Sedikit demi sedikit ia mebuka matanya. Tubuhnya basah tenggelam dalam samudra selatan. Tubuhnya langsung terpenjat melihat sesuatu yang aneh didekatnya. Ekor biru itu.. dia kembali melihatnya. Bola matanya memutar untuk melihat sosok itu. Rambut hijau itu.. mata berwarna biru, namun cantik.

Chanyeol terpenjat. Tersadar akan keadaannya. Dia segera terbangun dan muntahkan airlaut yang ada di tenggorokannya. Tersedak. Mendengar itu, viona segera melihat keadaan chanyeol. Seutas senyum kebahagiaannya tersimpul.

“kau tidak apa-apa tuan?” ucapnya pelan terhadap chanyeol.

“mwo? Kau memanggilku tuan? K..kk..kau ini? Ini sunnguhan? Kau putri laut? Kau seorang mermaid? Kk.. kkau..” chanyeol kaget dan terpengangah(?) *bahasa gaulnya cengo*

“lalu aku harus memangil mu apa? Kau adalah manusia pertama yang mengetahui keadaan ku”

“yang pertama? Jadi kau? Kau adalah..” tunjuk chanyeol

“tuan kau jangan menunjukku seperti itu! Ya aku adalah seorang mermaid. Hanya kau yang mengetahui ini.”

“aku fikir aku bermimpi.. badai itu. Ah.. dan hey! Aku dimana sekarang?”

“tenangla tuan. Kau ada di pantai busan, tak ada satu orang pun disini.”

“ah nde, pantai ini dekat dengan rumahku. Hey kau! Jangan memanggilku tuan. Panggil saja chanyeol”

“chanyeol? Nama yang aneh!”

“ ya kau jangan menghina ku. Eh iya, aku tak tahu siapa namamu.”

“namaku. Viona.”

“a.. nama yang cantik.”

“eh tuan, sepertinya hari sudah sore. Bisa kah kau membopong ku berenang kesitu?”

“sudah kubilang kau jangan memanggilku tuan. Panngil aku oppa ! aish. Neo jinjja pabo. Baiklah!”

“lalu, apakah pria yang bernama chanyeol itu menggendong sang putri duyung itu ke tengah laut?” ucap sang anak kecil itu.

“kau penasaran?” ucap sang ayah yang tak lain adalah chanyeol mencubit hidung kecil itu

“nde appa. Cerita ini sedikit berbeda dari yang biasa appa ceritakan”

“Baiklah.. setelah itu.. “

Setelah itu chanyeol membopong viona untuk ketempat air yang lebih banyak. Sesungguhnya ia sangat tak percaya. Bukankah mermaid itu hanya dongeng belaka? Dongeng yang dulu selalu diabacakan ayahnya untuk adiknya. Sekarang nyata, ekornya yang panjang dan agak licin itu. Sekrang chanyeol sudah sampai di tempat yang dituju. Segera lah ia menurunkan(?) viona.

“terimakasih chanyeol. Aku takkan melupakan mu!”

“ah ne viona-sshi”

Keduanya berpisah di tempat itu. Matahari segera tenggelam diufuk timur. Pemandangan yang cantik. Tapi ada sesuatu yang aneh di tangannya. Kalung . sebuah kalung yang aneh menurutnya.

“kalung yang aneh.. apa ini miliknya? Ah lebih baik aku pulang saja, tak baik untuk membuat orang cemas. Eh aw >,< jakkaman? Kenapa sakit? Aish ternyata..” Ketika itu pula, chanyeol segera berjalan ke rumahnya. Dengan seluruh keadaan tubuhnya yang terasa sakit, kakinya yang berdarah karena terhantam bebatuan karang keras.

***

“ada orang dirumah?” chanyeol membuka pintu rumahnya yang tidak terkunci. Kesan pertamanya sepi. Tak ada sesuatu. Seperti tak ada kehidupan. Tapi.. jika tak ada kehidupan kenapa keadaan rumahnya bersih? Itu tak difikirkan chanyeol. Segera ia merebahkan dirinya diatas kursi. Perutnya lapar. Sudah 3 hari ia tak makan

“aish kyungsoo mana? Bukankah dia tak ikut bersamaku?” chanyeol mengeluh. Seketika itu juga ia mendengar suara langkah kaki.

“ya! Sehun-a kajja. Kita mencari chanyeol!”

“mencariku?” ucapnya sambil tersenyum

“CHAN..CHANYEOL… CHANYEOL KK..AU SELAMAT? INI KAU? KAU TAK MATI EO?”  ucap Suho terkaget-kaget bukan kepalang. Ia menampar pelan pipi chanyeol. Mencubit keras lengan kekarnya

“ya! Hyung aku masih selamat! Kau mendoakan ku mati eo?”

“aniyo! Aku senang kau selamat chanyeol-ya. Sehun-a kemarilah!”

“aish hyung aku lelah, hoaaamm” ucap sehun sambil meregangkan otot otonya yang lelah. Tapi, sehun terpenjat(?) melihat tchanyeol berada di dekatnya.

“CHANYEOL HYUNG? CHANYEOL HYUNG KAU SELAMAT ? KYAA SEKARANG ADA YANG BISA KU JAHILI!” sehun berteriak sambil kegirangan. Mendengar sehun berteriak seperti itu, semua penghuni rumah segera keluar dari kamarnya. Kyungsoo, Jongin, Baekhyun, Suho, Sehun merasa lega sekaligus bahagia melihat chanyeol berada dihadapan ke 5 pria tampan itu.

“chanyeol hyung, kalung apa ini?” Tanya sehun, sambil mengangkat kalung aneh itu. Bagai mana tidak aneh?liontin kalung itu dari kuda laut. Ada juga untaian mutiara hitam jika dijual, itu akan memiliki harga yang sangat fantastis

“ya! Kembalikan! Tak sopan kau! Jika aku menceritakan kau pasti takkan percaya” ucap chanyeol sambil mengambil kalung itu secara [aksa dari tangan sehun

“aish kau saja belum cerita bagaimana aku mau percaya!”

***

“lalu, apakah mereka mempercayai apa yang diceritakan pria itu setelah ia bercerita?”

“awalnya mereka tidak mempercayai apa yang pria itu katakan, tapi Miyoung-a sebuah badai kembali terjadi..”

“jinjjayo ? aku ingin mendengrar ceritanya lagi appa”

***

Setelah itu chanyeol bercerita tentang apa yang terjadi padanya, viona, kalung itu, berenang bersama viona. Semuanya sangat nyata.

“mwo? Putri laut?” semua penghuni rumah tak percaya dengan apa yang diceritakan chanyeol.

***

“menyenangkan setelah mengetahui dunia manusia” ucaap viona pelan.

“heh viona! Kau pergi ke dunia manusia? Apa kau gila?” Tanya Lay. Lay juga seorang mermaidman seperti kris

“aku tidak gila Lay. Alam manusia lebih indah dari alam bawah laut.”

“a? bagaimana jika kau tertangkap?”

“tak ada orang ketika itu, awalnya aku hanya ingin menyelamatkan anak manusia”

“lalu?”

“aku menunggunya sadar. Dia terlihat kaget melihat itu. Pria itu.. bernama chanyeol. Sifatnya agak gila dan tak sopan, tapi aku menyukainya Lay”

“kau.. kau berani jatuh cinta pada manusia? Apa kau ingin dihukum oleh raja neptunus?”

“dihukum? Kenapa? Bukankahcinta itu buta? Segalanya bisa diperjuangkan.”

“ya. Jika raja mengetahui ini kau akan dihukum. Bisa saja raja menghilangkan ingatan mu”

“itu tak mungkin Lay! Ayah tak sekejam itu!” ucpnya sambil mengayunkan ekor indahnya. Menyadari ada sesuatu yang hilang viona segera memegang pangkal dadanya yang terbuka.

“ya ampun! Kalung ku! Hilang Lay!”

“ha? Bagaimana bisa?’

“entahlah, tapi, sepertinya ada pada chanyeol.”

“lalu? Kau ingin pergi ke dunia manusia untuk mengambilnya?”

“mungkin aku harus lakukan itu Lay!”

“kau sungguh sudah tak waras.! Kau ini tak punya kaki. Kau hanya punya ekor yang menjadi incaran manusia.”

“untuk itu.. aku akan pergi kerumah Victoria..”

“victoria?”

“ya”

“tapi dia kan penyihir di lautan ini! Lebih baik kau menemui Luhan”

“ aku fikir itu ide yang bagus lay! Terimakasih. Kau sahabat ku!”

Saat itu juga Lay dan Viona segera pergi menuju rumah luhan.

In luhan’s house

“gunakan ini jika kau ingin memiliki kaki. Tapi aku tak mau ikut campur jika raja marah besar”

Luhan menyerahkan sebuah kalung berbentuk seperti satu tetes air.

“terimakasih luhan. Aku berhutang padamu”

ya tapi jangan sampai kau tersentuh air”

“baiklah”

***

badai kembali terjadi. Alam seperti murka padamanusia. Ombak lautan menghantam yang ada di sekitarnya. Sepertinya Raja neptunus sangat marah pada putrinya. Mengetahui putrinya atuh cinta pada manusia. Angin menarik ombak laut selatan. Tak ada yang menyadarinya.

*bruk* suara benda jatuh terdengar di penjuru rumah.. setelah itu, seperti benda yang dijatuhkan dalam air dalam frekuensi yang cukup besar kembali terdengar.

Anehnya setelah itu dunia kembali damai.

“hyung apa itu? Seperti ada sesuatu yang terjatuh didalam kolam renang!” ucap Jongin

“ah kau benar jongin-ya!” celoteh kyungsoo

“sebentar hyung! Biar aku lihat,”

Seketika itu sehun langsung bangkit dari tempat duduknya. Dan menuju kolam renang

“take care hun!” teriak chanyeol

Sehun pun mulai berjalan gontai menuju arah kolam renang

Dan…

“HYAAAAAAAAAAAAAAAA”

TBC..

Fyuuuuh -.- ini ff fantasy pertama authorloh -_- mian yah kalo gak suka 😦 banyak typo.. alur berantakan.. author minta saran aja.. ‘-‘)/ comen juga yah :))) gak komen gak akan lanjuut 😛 dan makasih buat yg mau baca ff abal abal ini^^

Gomawo /bow bareng yeol/

 

8 pemikiran pada “Beautiful Mermaid (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s