You Belong With Me

Judul : You Belong with Me (ONESHOOT)

Author : ME

Length : Oneshoot

Rating : Teen,general.

Genre : Angst,sad,friendship,romance

Cast :

EXO Kai

SNSD Jessica

Other cast :

SNSD Yoona

SNSD Tiffany

untitled

Disclaimer : FF ini muncul dan mengalir begitu saja dipikiran saya.

Note : Annyeong~  Ini FF Kaisica,entah kenapa saya pengennya pakai couple Kaisca.Maaf kalau mengecewakan..oh iya jangan bunuh saya karena membuat karakter Yoona disini -_-v Itu hanya sebagai kebutuhan di FF ini.

Please Enjoy ~ 😀

Summary : “If you could see that I’m the one who understands you. How could you not know?”

“Argh..bisakah kau diam sebentar saja Yoona? Aku pusing dengan apa yang kau bicarakan” Kai yang sedang bertelepon dengan kekasihnya sambil mengacak rambutnya kesal.Ia terlalu kesal dengan kekasihnya itu,selalu seenaknya saja mengatur kehidupannya.

‘Siapakah dia sehingga berhak mengaturku? Ia bukan istriku bukan orang tuaku hanya sekedar kekasih saja tak lebih’.Kai tetap mengutuk kekasihnya dalam hati,tidak mungkin ia akan mengatakan itu secara langsung kepada Yoona.Bisa-bisa besok ia mendapat tamparan keras dipipinya.

Kai menautkan kedua alisnya,“Ne..ne aku mengerti.Ha? Molla terserah..” Namja itu langsung memutus panggilan sepihak.

“Ya! Kau kenapa ? seperti orang gila saja..sangat mengganggu ketenangan” Seorang Yeoja sedang memakan snack disofa dan duduk disofa yang menghadap televisi.Kai menyipitkan matanya tajam,“Mwoya?! Siapa yang kau katakan orang gila”

Yeoja itu memutar bola matanya kesal,“Astaga..apakah disini ada orang lain selain kau dan aku? Tentu saja KAU babo”itu menunjuk Kai.

“Ya ya ya terserah apa katamu” Kai memilih untuk mengalah ia pasti tidak akan menang berdebat.Ia menghempaskan dirinya duduk disebelah yeoja tersebut.

“Kau kenapa? Wajahmu kusut sekali” Ia merasa ada jari yang menusuk-nusuk pipinya.

Kai mencoba meghindar dari tusukan jari gadis itu,“Aku dan Yoona bertengkar karena aku tidak mengikuti latihan basket hari ini.Aneh sekali kan dia Jessica?”

Yeoja yang bernama Jessica itu mengangguk-anggukkan kepalanya,“Oh iya ya..kau akan ada lomba basket.Ia pasti ingin bertemu denganmu,Yoona kan seorang cheer captain dari sekolah kita untuk lomba tersebut” ucapnya sambil memasukan snack ke dalam mulutnya.

“Yah begitulah sifatnya..kadang-kadang aku bingung.Ia seenaknya saja” Kai ikut memakan snack yang Jessica makan,”Besok malam apa kau ikut ke pertunjukan band sekolah?” lanjutnya.

“Ne..aku ikut.Tiffany lah yang memaksaku untuk ikut.Bagaimana denganmu?”

Kai menoleh kearah Jessica yang sedang menatapnya,

“Kalau kau ikut,aku juga akan ikut datang..”

~~~~~~~~~~~~~

“Hei..Tiffany!” Jessica berlari-lari mengejar Tiffany.”Akhirnya kau datang Jung Sooyeon” Yeoja yang dipanggil Jessica menoleh,tersenyum senang melihat Jessica datang.

Jessica masih sibuk dengan mengatur nafasnya.Tiba-tiba ada orang berbicara tepat di telinga Jessica dengan lirih,“Hai..” Jessica yang terlalu sibuk mengatur nafasnya terkejut mendengar suara yang tiba-tiba itu.

Secara reflek Jessica berteriak kaget.Ia segera menoleh siapa yang berani melakukan itu,ia menoleh dan mendapati wajah yang menyebalkan menurutnya itu.Dengan segera memukuli orang itu,”Dasar kau Kim Jong In!”

“Akhh..cukup cukup Jessica! Mianhae mianhae!” Kai berusaha menahan pukulan Jessica yang menyakitkan itu.

Jessica menghentikan pukulannya dan memandang Kai dengan wajah cemberut.

“Jangan marah Sica-ya..Aku hanya bercanda” Kai yang merasa bersalah mencoba meminta maaf kepada Jessica dan memasang wajah memelas.”Oh ayolah Sica..hanya bercanda saja”

Jessica yang melihat Kai meminta maaf dengan wajah seperti itu membuat Jessica menahan dirinya untuk tidak tertawa.Tapi usahanya itu gagal,ia tidak bisa menahan lagi tawanya.

“Ahahahaha Kim Jong In lihatlah wajahmu itu..Ahahaha” Jessica tertawa terbahak-bahak.Kai yang ditertawakan menjadi ikut cemberut seperti Jessica tadi.

Kai memang suka sekali mengerjai Jessica begitu juga sebaliknya,Jessica akan membalas dendam perlakuan Kai.Sekarang mereka impas,saling mengerjai satu sama lain.

Jessica,yeoja itu tetap tidak bisa berhenti.Jarang sekali ia bisa melihat Kai yang memasang ekspresi wajah seperti itu.Kai mengulurkan tangannya ke leher Jessica seolah-olah dia mencekik Jessica.

Gadis itu menggeliat kegelian.Jessica mengulurkan tangannya yang juga mencoba untuk mencekik Kai,“Akh-kh- Ba-Bo—”

Akhirnya mereka berdua seolah-olah saling mencekik satu sama lain.Tiffany yang melihat kelakuan ‘childish’ mereka berdua hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

Mereka berdua,Kai dan Jessica berteman sangat dekat sejak tahun pertama di SMP.Persahabatan mereka masih berlanjut sampai SMA dan sampai detik ini.Dan seluruh siswa disini sudah tau kalau mereka biasa bertengkar tanpa alasan yang jelas lalu keesokannya akur kembali,seperti kucing dan tikus.

Banyak yang mengira kalau Kai dan Jessica itu memiliki hubungan khusus,bukan hanya sekedar sahabat dekat.Namun dugaan mereka salah setelah mengetahui Yoona lah yang berpacaran dengan Kai.

Sebenarnya mendengar ini Jessica sangat sedih sekali.Siapa yang tidak menyukai seorang sahabatnya sendiri selama 4 tahun? .4 tahun mereka habiskan hari bersama-sama.Jessica mengetahui perasaan ‘khusus’nya ini terhadap Kai saat ia merasakan sakit yang tak tertahankan dalam jiwanya,saat dimana ia tau Kai mencintai Yoona.

Namun Jessica tetap mencoba tegar,walaupun Kai membicarakan Yoona dengan antusias.Ia pasti akan mendapat waktu yang tepat,waktu yang tepat untuk membuat Kai menjadi miliknya.

Kelakuan kekanak-kanankan mereka berhenti karena ada suara yang menyela mereka berdua,”Kai~”

Suara yang dibuat seolah ‘imut’ itu membuat Jessica ingin memuntahkan isi perutnya.Ia tahu siapa pemilik suara itu kalau bukan lagi..

“Yoona?!”

Suara menyuarakan suaranya.“Kai..aku minta maaf,kemarin aku terlalu berlebihan” Yoona meminta maaf pada Kai atas kejadian kemarin.

Ya benar sekali~.Bahkan amat sangat berlebihan sekali,ukh..’ ucap Jessica dalam hati.Ia memelet-meletkan lidahnya seiring Yoona berkata.Tapi Yoona tidak tau,karena ia terlalu fokus kearah Kai.

“Benarkah kau tidak marah?” Ucap Yoona seolah senang Kai tidak marah padanya,padahal kemarin Kai mengutuk Yoona habis-habisan keke..

Kai hanya menganggukkan kepala sebagai jawabannya.”Baiklah,sekarang ayo kita lihat pertunjukan band nya” tanpa menunggu jawaban Kai ia langsung menyeret Kai pergi,Kai hanya memandang Jessica diam.Bahkan Yoona tidak menganggap 2 manusia yang tadi barusan melihat acara ‘drama queen’ yang diadakan Yoona.

Jessica juga menatap Kai balik.Sekilas Ia melihat Yoona.Yoona cantik sekali dengan pakaian yang ia kenakan,sangat feminim.Sedangkan Jessica? Ia hanya memakai Baju bertuliskan ‘I Don’t Care’ berwarna putih dan celana jeans.Yoona memakai High heels,Jessica hanya memakai sneakers.Yoona yang memakai make up,Jessica tidak akan mau memakai bahan-bahan kimia tersebut,ia sudah bersyukur mempunyai wajah dan kulit yang indah.

‘Jauh sekali..’ itulah yang dipikirkan Jessica.Mungkin hal-hal tersebut yang membuat Kai jatuh cinta kepada Yoona? .Jessica menggelengkan kepalanya.Molla..

“Kai ini musik apa? Aku tidak menyukai musik ini aneh sekali” kata Yoona yang berdiri disebelah Kai.“Hei lagu ini keren..ini lagu kesukaanku” Kai baru menyadari kalau lagu ini juga kesukaan Jessica.

Disaat-saat seperti ini dia sempat memikirkan Jessica padahal ada Yoona disebelahnya.

~~~~~

Hari dimana Kai akan berlomba.Jessica melihat perlombaan itu untuk mendukung Kai.Bersama dengan Tiffany yang menemaninya,melihat saat ini Yoona sedang mendukung tim basket sekolah dengan kelompok Cheer’s nya tersebut.Apalagi dia adalah Kapten Cheer sekolah.

Jessica terdiam.Yoona sangat feminim,cantik,kapten cheer.Jessica hanya seorang gadis yang sedikit ‘tomboy’,kasar dan ia hanya duduk melihat pertandingan.

“Hei Sica..pertandingannya akan dimulai” perkataan Tiffany membuat tersadar dari lamunannya.

Jessica melihat ke arena pertandingan,menatap Kai yang juga sedang menatapnya.Jessica hanya memberikan senyuman lemah ke arah Kai.Kai membalas senyuman itu dan berlari ke tengah lapangan.

Yang Jessica sekarang pikirkan adalah..

Kai tidak akan melihat Jessica sebagai wanita.Tapi hanya seorang sahabat..

 

~~~~

“Waa~ Chukkae Kai~” suara tepuk tangan membuat Kai menoleh ke arah suara tersebut.Ia mengulas senyum saat melihat Jessica berjalan kearahnya.

Jessica menjulurkan tangannya ke arah Kai,“Mana traktirannya? Masa tidak ada sama sekali?” Jessica menagih Kai seperti menagih hutang.

“Ne..Ne,setelah latihan ku selesai saja kau akan ku traktir.Kau mau apa?”

“Es Krim rasa coklat porsi besar,permen lollipop,ddobboki,hoeddeok (pancake khas korea),waffle,dan terutama cheesecake!” Ujar Jessica panjang lebar.Kai yang mendengar permintaan Jessica membulatkan mata,Jessica ingin ditraktir atau memeras dirinya?

“Kau ingin membuatku bangkrut?” ucap kai skarkatis.”Tidak..aku hanya ingin membuatmu kehabisan uang” balas jessica dengan tatapan polosnya.Padahal dibalik tatapan polosnya itu ada jiwa setan yang membara.

“Kajja~!” ajak Jessica setelah latihan Kai selesai.Kai menggandeng tangan Jessica dan itu membuat  Jessica tersentak dengan perlakuan Kai.Semburat merah muncul menghangatkan pipi Jessica.

“Kau sudah puas sekarang?” tanya Kai jengkel.Gadis itu mengajaknya ke taman sedangkan Jessica sedang sibuk dengan es krim yang ia bawa.”Tentu saja..keke”

“Sica-ya,aku ingin bercerita” Jessica menoleh melihat Kai yang hanya memandang kedepan.”Apa?”

“Yoona telah berselingkuh.Ia berselingkuh dengan pria yang menjadi lawan main kami kemarin”. Oh tidak..Yoona lagi Yoona lagi.Jadi ini yang menyebabkan Kai murung hari ini.Baru saja Jessica merasa senang bersama Kai sekarang ia merasa disakiti.

Senyum miliknya yang biasanya selalu ada,kini redup hanya karena seorang wanita.Dan wanita itu adalah Yoona..

Saat Kai menyebut namanya saja membuat Jessica perih.

“Aku mencintainya..Dengan teganya ia melakukan  itu.Memang aku sering mengutuknya,mencibir dan sebagainya,tapi bukkankah itu tanda aku peduli padanya?” lanjutnya.Membuat dada Jessica semakin sesak.

Jessica berusaha mati-matian agar air matanya tidak menelusuri pipinya.Ia mengadah ke atas menahan air matanya yang mendesak keluar.”Dan aku bingung apa aku harus mempertahankannya atau menyerah?” desah Kai.

‘Dan aku bingung apa aku harus mempertahankan atau menyerah pada perasaan ini?’ tanggap Jessica dalam hatinya.

Jessica bangkit dari duduknya,Kai menatapnya bertanya-tanya.“Aku pulang dulu..Annyeong” seiring Jessica membalikkan tubuhnya membelakangi Kai akhirnya Air mata yang ia tahan sedari tadi turun menelusuri pipinya perlahan.

“Sica..Apa kau baik-baik saja?” Kai menatap Jessica yang membelakanginya  dengan penasaran.

“A-aku baik-baik saja” mencoba untuk tidak mengeluarkan isakan,Jessica menjawab Kai dengan suara parau.Jessica langsung berlari meninggalkan Kai ditemani air mata yang turun dari pelupuk matanya.

~~~~~~

Kai berbaring diatas tempat tidurnya memikirkan sesuatu yang mengganggu pikirannya dari tadi,“Ada apa dengan Sica?” Kai masih bertanya-tanya ada apa dengan Jessica hari ini.Padahal gadis itu senang sekali ia ditraktir,entah kenapa 180 derajat ia langsung berubah setelah mendengar kata Yoona.

‘Eh?! Tungu.. Yoona?’ Kai mencoba memahaminya.Tapi ada apa ?

Detik selanjutnya Kai menyadari sebenarnya..Tapi mungkinkah?

Mungkinkah Jessica memiliki perasaan kepadannya?

Pikiran Kai beralih memutar memorinya dengan Jessica selama ini..

Dan betapa bodohnya ia baru menyadari hal tersebut..Jessica lah yang menemaninya,membuatnya tertawa saat Kai hendak menangis,mengetahui semua hal tentang Kai,dan ia lah yang menunggu Kai..

Bahkan Jessica setia menjadi pendengarnya saat ia menceritakan masalahnya dengan Yoona,membayangkan betapa sakitnya hati Jessica saat ia bercerita dengan antusias tentang Yoona.

Ia langsung tersentak dan berdiri ia harus menyelesaikan semuanya.Ia berlari keluar dengan tergesa-gesa.Seringaian muncul dibibir Kai.

 Kini aku tau Jung Sooyeon..

~~~~~~

Jessica terisak dikamarnya,memukul-mukul bantal yang tidak berdosa itu tanpa alasan.Mungkin ada 1 alasan yaitu Kai.

“BABO-ya!” Suara teriakan Jessica menggema dikamarnya.Keluarganya sedang berkunjung ke San Fransisco,ia bahkan rela tidak ikut untuk berjalan-jalan dengan Kai.

Jessica menelungkupakan wajahnya dengan kedua telapak tangannya.Menangis dengan sepuasnya,melampiaskan rasa sakit itu dengan mengeluarkan air mata.

“Sica!!” ah mungkin ia berhalusinasi.Tidak mungkin Kai rela datang disaat hujan deras seperti ini.

“Jessica!!” Jessica melihat ke bawah jendela kamarnya dan melihat Kai yang basah kuyup.”Jung Sooyeon,keluarlah!” teriak Kai memanggil Jessica.

Jessica segera berlari menuruni tangga dan keluar melihat Kai yang sedang menatapnya dengan tatapan tidak bisa diartikan.Ia berjalan maju mendekati Kai ikut terkena air hujan.Kini keduannya saling berhadap-hadapan tanpa mengucapkan satu kata pun.

”Kau-” Jessica juga membuka suaranya.Tetesan air mata Jessica tertutup oleh air hujan.Kai tidak berkata apa-apa.Ia hanya menarik pergelangan Jessica dan memeluknya erat.

Jessica membulatkan matanya,perlakuan Kai yang tiba-tiba membuatnya kaget. “Mianhae..” suara Kai yang terdengar diantara tetesan air hujan.”Mianhae..aku selama ini menyakitimu”

Jessica yang mengerti maksud Kai ia hanya tersenyum miris,kenapa baru sekarang Kai menyadarinya?

“Kenapa..Kenapa kau tidak menyadarinya dari dulu? Tak bisakah kau melihatku sedikit saja? Tak bisakah kau mengerti bahwa aku lah yang mengerti dirimu selama ini?” Jessica terisak dipelukan Kai.Mengeluarkan semua yang ia tahan sejak dulu.Ia ingin meneriakan semuannya saat Kai bercerita tentang Yoona,namun tidak bisa..Ia bukanlah siapa-siapa untuk Kai.

“Mianhae..Aku sudah mengerti semuannya tanpa kau jelaskan.Aku memang bodoh..bodoh tidak menyadarimu yang terus menungguku tanpa lelah..” suara Kai terdengar lirih.

Penungguan Jessica selama ini tidak tersia-siakan.Semua sakit hati yang ia rasakan,semua sakit yang ia bawa kini menghilang seakan ditiup angin.Ia selalu yakin.Semua yang ia tahan,amarah dan kecemburuan itu hilang seakan menguap.

Ia pasti akan mendapat waktu yang tepat,waktu yang tepat untuk membuat Kai menjadi miliknya.Saat inilah waktu yang ia tunggu dari dulu,waktu yang tepat..

“Saranghae..”

Kata-kata yang meluncur dari mulut Kai itu membuat Jessica tidak percaya.Ia melepas pelukkannya,menatap Kai yang tersenyum lembut padanya.Air mata Jessica mendesak keluar,bukan air mata yang keluar dengan rasa sakit tetapi rasa bahagia.

Jessica menatap Kai dengan wajah menahan tangis.Dengan tatapan lembut yang bertengger dimata itu saja Kai sudah mengerti jawabannya.Jessica selalu mengungkapkan perasaannya lewat tatapan matanya.Kai tersenyum lebar dan kembali menarik Jessica kepelukannya.Memeluk penuh dengan rasa kasih sayang,penuh cinta..

Jessica tersenyum dalam hati menyadari sesuatu ,

Kim Jong In,kita telah bersama-sama.. dan pernahkah kau berpikir bahwa selama ini kau mungkin milikku?”

FIN

Haai~ gimanakah ? Apakah sudah puas dengan FF ini? Maaf kalau ada yang mengecewakan dengan FF ini.

Saya ga tau ma ngomong apa..jadi sekian (?)

Gamsahamnida~

Iklan

7 pemikiran pada “You Belong With Me

  1. Ceritanya pasti terinspirasi dari lagu TS yg you belong with me /yaiyalah .-.
    Tapi, keren kok jalan ceritanya, bahasanya juga bagus 😀
    Ditunggu cerita selanjutnya ya ~

  2. Annyeong…
    Keren ceritanya unnie…
    Tapi lebih kerennya lagi kalo dijadikan chapter pasti lebih seru…

    O ya, pengen d buatin versi chapternya, tapi kalo bisa sicanya yg awal tomboy berubah jadi cantik.. trus pemain namjanya di tambahin. Yaaaaaa biar seru aja gitu… bisa kan unni?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s