My True Love (Chapter 1)

MY TRUE LOVE PART 1

Author : Park HaSub

Genre : School Life , Romance  , friendship dll

Disclaimer        : Cerita milik author, walau EXO milik Tuhan dan ortunya masing-masing.

Annyeong, salam kenal semuanya J

Main cast :

  • Shin Min Rin (OC)
  • Kim Joon Myun / Suho (EXO K)
  • Park Chan Gi (OC)
  • Oh Sehun (EXO K)
  • Im Nayoung (OC)
  • Jung Min Hwa (OC)
  • Kim Jong In (EXO K)
  • Park Chan Yeol (EXO K)
  • Xi Luhan (EXO M)
  • Choi MinHo (SHINee)
  • OTHER MEMBER EXO

NB: Annyeonghaseyo reader’s ! ini FF pertama  aku, Mianhae kalau jelek, banyak typo atau sejenisnya, sebenernya ff ini tuh terinspirasi dari kisah nyata temen author , walaupun banyak pengubahan di ff ini ,Yauda d tanpa bnyak bicara lagi yoo check this out! Happy reading and don’t forget to leave a comment, arrachi? ^^

 ______________________

 

Min Rin POV

Hufft hari ini benar benar menyebalkan . padahal hari ini adalah hari pertamaku masuk sekolah lagi setelah libur panjang , kenapa aku harus bertemu namja menyebalkan itu sih . aish sudahlah daripada aku memikirkan namja menyebalkan itu lebih baik aku cepat cepat menuju kelas saja .

@class

“pagi Min Rin-ah.. hei kenapa pagi pagi begini  muka mu sudah ditekuk kayak gitu sih“ sapa sahabatku sekaligus teman sebangku ku , Park Chan Gi.

“pagi Chan Gi-ah .. sudahlah jangan bahas itu aku sedang malas membahasnya “ jawabku ogah-ogahan

“YA Chan Gi-ah memangnya Nayoung dan Minhwa belum datang ?” tanyaku menanyakan kedua sahabatku yang lain itu . “belum , YA kau harusnya tau bagaimana mereka , merekakan kalo dateng paling telat .” “hehehehe mian aku lupa “  jawabku sambil menggaruk belakang kepala ku yang sebenarnya tidak gatal sih “oh ya tadi saat aku memarkirkan mobilku , aku melihat ada 4 namja aku belum pernah  lihat mereka  disekolah ini , apa mereka murid baru ?” tanya ku mengalihkan arah pembicaraan kami“o itu , iyah , kamu memangnya belum pernah denger kabar , kalo disekolah kita ini bakal ada murid baru ?“  tanyanya padaku “tidak” jawab ku singkat sambil menggelangkan kepala “YA minrin-ah “  “mwo?”   “kau ini , kapan sih kau bisa berubah dan mulai peduli pada lingkungan sekitarmu ?! , begitu saja tidak tau , padahal berita ini sudah menyebar” ucapnya  “ molla ?!” jawab ku “iishh dasar kau ini “ PLETAK !! dengusnya sambil menjitak kepala ku pelan lalu melanjutkan membaca buku yang menurutku memebosankan itu “ YA, appoyo ChanGi –ah , kau ini kejam sekali pada sahabatmu ini “ ringis ku sambil mengusap kepala ku yang tadi ia jitak , tapi ia sama sekali tidak menggubris ku “huh, dasar menyebalkan “ dengusku.

“HAAiiii”  dua orang yang dari tadi kami tunggu ini akhirnya datang juga . ya mereka dua sahabatku dan ChanGi , Im nayoung dan Jung Minhwa . kami berempat  itu , adalah sahabat , walaupun kami sahabat kami itu memiliki sifat yang berbeda pertama Nayoung dia adalah gadis yang paling Feminim diantara kami berempat , kemana mana pasti barang yang harus selalu ada di tasnya adalah cermin , sisir , bedak dan yah masih banyak pokoknya barang barang untuk berdanadan , lalu ada Minhwa , dia itu seperti eomma bagi kami , orangnya lembut , perhatian , manis pokoknya dia itu sempurna deh . nah lalu Chan Gi ya  diantara kami ber-4 hanya dia yang paling rajin belajar dia itu memakai kacamata tapi jangan salah walau dia keliatannya tuh paling diem tapi kalo udah ada sesuatu yang bikin dia marah di tuh yang paling serem diantara kami , sedangkan aku,aku  lebih menyukai mendengarkan musik daripada membaca buku yang menurutku sangat sangat membosankan itu aku ini orangnya sedikit tomboy dan cuek .

Tapi entah kenapa dengan semua perbedaan yang kami milikki itu , kami bisa bersahabat dengan baik . yah aku sangat senang memiliki sahabat seperti mereka .

“Hai “ balas ChanGi . “YA , aku dengar 4 siswa baru itu , akan masuk ke kelas kita ,?!“ ucap nayoung yang langsung duduk di kursinya, DEG , ya tuhan ku harap apa yang dikatakan Min Hwa itu salah , iiihh jangan sampe deh aku sekelas dengan namja menyebalkan itu .  “Mwo!!?? Jinjja ?!” tanya Nayoung , “ne , dan kudengar mereka semua namja “ . “Waahh jinnjja ? ku harap mereka semua tampan” tanya Nayoung dengan semangat “tampan apanya yang ada mereka semua itu MENYEBALKAN “ jawab ku ketus , “wah berarti kau sudah bertemu mereka dong ?”  jawab nya sambil manatapku dengan tatapan yang menurutku sangat menjijikan . “ne , sudahlah aku malas membahasnya “ “YA YA YA . ayolah ceritakan bagaimana mereka , pada kami . “ pinta nayoung .

“hey sudahlah lihat lee soseongnim sudah datang “ ” haaah terima kasih Chan Gi kau menyelamat kan ku dari nenek sihir itu “ sindirku pada nayoung “mwo ?! apa kau bilang ?!” jawabnya sambil memberikan death glarenya pada ku aku hanya membalas nya dengan memeletkan lidahku .

Aku lihat lee soseongnim memasuki kelas kami , diikiuti 4 orang namja di belakangnya , kuperhatikan wajah mereka satu persatu ,saat aku menatap wajah mereka satu persatu , aku benar benar kaget setengah mati , ‘ namja itu namja menyebalkan yang hampir menabrakku tadi pagi ’ , pikirku , ‘aku tidak salah lihat kan , itu memang namja yang benar benar hampir menabrakku tadi pagi ’ .

Setelah itu aku mendengar nayoung dan minhwa sedang membicarakan 4 namja itu , issh teman ku ini, ga bisa banget liat namja .

“tenang anak anak hari ini kalian akan kedatangan 4 teman baru . kalian berempat , silahkan perkenalkan diri kalian “ ’ Mwo ?! namja itu , YA andwae aku tidak mau jika aku harus sekelas dengan namja menyebalkan itu’  ucapku dalam hati ‘YA apa apaan namja itu , liat liat lagi !’

“ne soseongnim” koor semua murid yang ada di kelas , “ ne naneun xi luhan imnida kalian bisa memanggil ku luhan, bangaseupimnida “  kata namja yang bertubuh kecil itu , lalu sekarang giliran namja yang disampingnya , “naneun  kim jong in imnida  kalian bisa memanggil ku kai bangaseupimnida” , “naneun  Oh sehun imnida  kalian bisa memanggil ku sehun bangaseupimnida “ “naneun  kim joon myun imnida kalian bisa memanggil ku suho bangaseupimnida “

“ne suho , sehun kalian bisa duduk di belakang min rin .dan luhan , kai kalian duduk di belakang D.O “

‘Mwo?! Dia duduk di belakang ku , andwae ‘ .

Min Rin POV end

SKIP

Waktu istirahat ~

“YA , Park Chan gi , Shin Min Rin , kalian mau ke kantin ngga ??”  nayoung mengajak dua sahabatnya untuk pergi ke kantin “ aku lapar nih , kalian memang tidak lapar ?” lanjutnya “ ani , kalian pergi saja , aku masih mau di kelas , “ jawab Chan Gi  “oh ya sudah kalau begitu , kami kekantin dulu yahhh , daaah “ ucap Min Hwa sambil berlalu pergi ke kantin dengan Nayoung

Saat mereka sedang asik mengobrol , ada seorang namja yang datang menghampiri meja mereka berdua .

“annyeong hassaeyo , nanaeun Oh sehun imnida dan itu namja yang di meja belakang kalian suho  , siapa nama kalian?? ” tanya namja yang bernama sehun itu sambil mengulurkan tangannya pada kedua yeoja yang kini tengah berada di hadapannya itu . “ oh ne annyeong, naneun Park ChanGi imnida , kau bisa memanggil ku ChanGi , dan ini teman ku Shin MinRin , kau bisa memanggil dia MinRin “ ucap ChanGi , yang hanya dibalas dengan sebuah senyuman dan anggukan dari sehun . “ne , bangapta “ jawabnya , “ eh kalian kenapa tidak ke kantin , biasanya anak anak yang lain pergi ke kantin saat istirahat “ , “ tidak kami sedang malas saja ke kantin . lalu kalian juga kenapa kalian juga tidak pergi ke kantin ?”

“ani , alasan yang sama seperti kalian “ ucapnya , yang hanya di balas ChanGi dengan membentuk huruf ’o’ kecil di mulutnya . “lalu teman kalian yang lainnya kemana ?” tanya ChanGi pada Sehun “oh mereka semua sedang pergi ke kantin” jawab sehun “oh begitu “ “ eh bagaimana kalau kau temani aku keliling sekolah ini , lagi pula aku belum tau tempat-tempat di sekolah ini ?!” ajak sehun pada ChanGi , “oh , ne kajja kalau begitu , eh tunggu lalu teman mu bagaimana sehun-ssi?”

“ah , iyah , suho-ah kau mau ikut tidak ?” tanya sehun pada sahabatnya itu “ani , aku di kelas saja” jawabnya “oh yasudah kalau begitu  , kajja ChanGi-ssi kita pergi “ jawabnya lalu mengajak ChanGi ke luar kelas “ ah, ne . oh ya tunggu, MinRin-ah , kau mau ikut “ tanya ChanGi pada MinRin “ ani, kalian saja yang pergi aku mau di kelas saja , membaca buku “ jawabnya sambil mengacung buku yang tadi ia pegang ke arah ChanGi  “oh, tumben kau mau baca buku , biasanya kan kau paling malas kalo udah di suruh baca buku ?” perkataan ChanGi langsung mendapatkan death glare dari MinRin , karena merasa sudah tidak aman akhirnya ChanGi langsung keluar kelas sambil menarik Sehun ,  dan sekarang di dalam kelas hanya tinggal MinRin dan Suho saja ,dan setelah kepergian Sehun dan ChanGi suasan canggung menyelimuti ruang kelas ini , dan tentunya mereka berdua

HENING .

HENING ..

HENING …

Tidak ada satupun diantara mereka berdua yang berniat memulai pembicaraan , keduanya samasama sedang sibuk dengan pikiran masing-masing

Suho POV

Entahlah aku bingung apa yang akan ku bicarakan , ya saat ini aku sedang berada di kelas hanya berdua dengan yeoja , yang memang dari awal sudah berhasil memikat ku . aku bertemu dengannya saat berada diparkiran tadi pagi .

Flashback on

Aku mengendari mobil ku dengan kecepatan yang cukup tinggi , aku dan teman teman ku , kami berempat baru saja pindah sekolah , kami pindahan dari amerika .

Saat aku sedang melajukan mobilku tiba tiba , aku yang sedang menyetir langsung mengerem mendadak , karena aku hampir saja menabrak seseorang .

Lalu aku turun untuk melihat orang itu . aku ingin memarahinya karena dia menyebrang tanpa melihat kanan kiri dulu. Tapi saat aku melihatnya ternyata dia seorang yeoja . saat itu dia berbalik dan langsung memarahi ku “heh , kau kalo nyetir tuh hati-hati lagi pula inikan tempat parkir jadi untuk apa kau melajukan kendaraanmu itu dengan kecepatan tinggi , huh “ yeppeo kata itu yang terlintas difikiranku saat aku melihat yeoja itu , tapi saat itu ego lebih unggul , bukannya menolong yeoja itu aku malah balik memarahinya “ YA, kau saja yang buta , sudah tau ini jalanan , nyebrang ga liat-liat lagi ! , bagaimana kalau nanti mobilku ini lecet . apa kau bisa ganti huh ?!” jawabku yang sebenarnya bukan ini yang aku ingin katakan padanya “ mwo?! , heh emang ni jalan punya nenek moyang mu , mana ga minta maaf , malah marah – marah jelas jelas kau yang salah .sudahlah aku tidak mau berdebat dengan namja menyebalkan seperti mu , dasar namja menyebalkan !” “mwo ?! dasar yeoja pabo “  jawabku, jujur saja aku suka melihat wajahnya itu , ingin sekali rasanya aku mencubit pipinya saat itu juga , tapi kuurungkan niat ku , karena aku sadar dipertemuan pertama ini hubunganku dengannya sudah buruk ,” mwo ?! kau yang namja menyebalkan . ah , sudahlah lebih baik aku segera pergi kekelas daripada mengurusi namja menyebalkan seperti mu “ setelah mengatakan itu , dia langsung pergi meninggalkan ku . tapi aku sempat melihat nametag nya , namanya ‘Shi Min Rin ‘ “nama yang cantik secantik orangnya” ,  gumamku , yang akhirnya tersadar oleh teriakan teman teman ku , agar aku segera memarkirkan mobil dan segera ke ruang kepsek untuk mengetahui kelas kami berempat.

Flashback off

Yah pertemuan yang lucu dan mengesankan bagiku , dan satu hal lagi yang mengesankan bagiku aku bisa satu kelas dengan yeoja yang sudah berhasil menarik perhatianku ini.

“heh , kau kan namja menyebalkan yang tadi  pagi hampir menabrakku kan ?” ucap nya mencoba mencairkan suasana
“ kau yeoja pabo itukan ? ,  ck mimpi apa aku semalam bisa satu kelas dengan yeoja pabo sepertimu huh ?! ” jawab ku mencoba menutupi kegugupanku dan berusaha setenang mungkin , ‘jangan sampai dia tahu kalau aku sedang gugup , ‘ 

“YA , seharusnya aku yang bilang begitu , kanapa aku sial sekali bisa satu kelas dengan namja menyebalkan seprtimu !“ jawabnya “cih , sudahlah aku sedang tidak ingin berdebat denganmu “

Suho POV end

MinRin POV

‘Ya tuhan kenapa jantungku berdegup secepat seperti ini , kenapa saat bersama namja menyebalkan ini aku tak bisa mengontrol detak jantungku ini , perasaan apa ini , aneh sekali , apa mungkin aku menyukai namja ini . andwae tidak mungkin aku menyukai namja menyebalkan seperti dia kan , ku harap semua in salah’ ucap ku dalam hati.

“heh , kau kan namja menyebalkan yang tadi  pagi hampir menabrakku kan ?” ucapku mencoba untuk mencairkan suasana “ kau yeoja pabo itukan ? ,  ck mimpi apa aku semalam bisa satu kelas dengan yeoja pabo sepertimu huh ?! ” ucapnya yang membuat ku reflek membuatku menatapnya ‘ mwo?! Ish apa yang dia katakan , ish dasar namja menyebalkan’ “YA , seharusnya aku yang bilang begitu , kanapa aku sial sekali bisa satu kelas dengan namja menyebalkan seprtimu !“ jawabku “cih , sudahlah aku sedang tidak ingin berdebat denganmu“ Jawabnya , ish apa apaan namja , namja ini benar benar menybalkan

MinRin POV end

Autho POV

SKiiiiiPPP

Suara bel tanda akhir pelajaran sudah selesai , membuat semua murid di SEOUL HIGH SCHOOL , segera membereskan barang barangnya untuk pulang ke rumah masing masing .

“YA , MinRin-ah kau mau langsung pulang yah ?” tanya naoyoung pada MinRin yang sedang memasukan buku buku dan alat tulisnya ke dalam tasnya .

“ne , memangnya kenapa , nayoung-ah ?” “ani , tapi aku ingin mengajakmu nonton bareng ku dengar ada film baru lagi pula ChanGi dan MinHwa juga ikut , kau juga ikut yah?” ajaknya pada MinRin , “ne , baiklah kalau begitu , lagipula di rumah juga pasti aku sendirian “ “yeeaayy “ koor mereka bertiga “ ya sudah kalo gitu kita langsung aja yuu . jangan buang buang waktu lagi “ ajak MinHwa yang diikuti anggukan dari ketiga sahabatnya itu “ MinRin –ah pakai mobilmu saja yah , lagipula hari ini aku tidak bawa mobil “ pinta nayoung pada pada MinRin , “ne , yasudah kalo gitu  ,ayo “ “chankamman “ teriak ChanGi koor ketiga sahabatnya itu menoleh dengan memberi tatapan ‘ada apa?’ padanya “ani, aku hanya ingin , hari ini aku yang menyetir , otthae ?” jawabnya lalu di balas anggukan dari MinRin “gomawo MinRin-ah” lalu dia berlari dan memeluk MinRin “ya,ya,ya Park ChanGi kau mau membuatku mati muda karena kehabisan nafas huh ?!” , setelah mendengar ucpan MinRin , ChanGi pun cepat cepat melepaskan pelukan nya lalu meminta maaf pada ChanGi “mian hehehe” sambil mengangkat tangannya yang membentuk huruf “V”.

@other side

Seorang namja sedang mendengarkan percakapan ke empat orang yeoja , lalu dia tersenyum sambil bergumam “aku akan berusaha untuk bisa mendapatkan hatimu Shin MinRin “  dia tersenyum lalu pergi menuju tempat teman temannya .

@bioskop

“Waahh filmnya romantis yah “ ucap nayoung  “iyah , bener bener romantis deh , andai aku jadi gadis itu aku pasti bisa bakal jadi gadis paling bahagia di dunia ini“ ucap MinHwa yang mulain masuk ke dalam dunia khayalnya *plaak*

“iyah, tapi aku masih kesel tuh sama namja yang tega teganya nyakitin yeoja itu “  ChanGi yang biasanya daritadi hanya diam , akhirnya ikut berkomentar .

Saat nayoung,minhwa dan changi sedang asyik membicarakan soal film yang tadi mereka tonton , MinRin , melihat seorang namja yang tidak asing baginya sedang bermesraan dengan seorang yeoja , seketika itu pula MinRin merasakan ada banyak jarum yang menusuk hatinya . sedangkan ketiga sahabatnya , yang melihat gelagat aneh MinRin yang menatap kosong ke sebuah arah , akhirnya mengikuti kearah yang sama , mereka semua kaget dan tidak percaya apa yang meliahat itu benar sebuah kenyataan .

ChanGi mendekat dan menepuk pelan bahu kiri Minrin “ sudahlah MinRin-ah , tidak usah kau fikirkan , dia itu memang namja brengsek , dia bukan namja yang baik untuk mu “ ucapnya berusaha menenangkan sahabatnya itu . “ iyah , MinRin dia memang bukan namja yang baik untukmu “ ucap Minhwa sambil memeluk MinRin “aku memang yeoja pabo , bisa bisanya aku termakan rayuan namja seperti dia , aku benar benar pabo “ ucap nya menyalahkan dirinya sendiri , pertahanan nya jebol , kini dia menangis , menangis hanya itu yang kini bisa ia lakukan .  “seharusnya aku mendengarkan kalian , aku memang pabo , pabo , aku memang yeoja pabo “

Autho POV end

ChanGi POV

Saat aku sedang asyik bercerita soal film yang baru kami tonton , aku merasa aneh dengan sikap MinRin dia menatap kesebuah arah tapi tatapan kosong yang kulihat dari matanya , aku pun berbalik dan melihat kearah yang sama yang MinRin lihat , betapa kagetnya aku melihat pemandangan yang benar benar membuat ku ingin memukul namja itu saat ini juga , Choi Minho ya namja yang selama satu tahun ini menjadi namja chingunya  aku melihat Minrin aku melihat bahunya sedang bergetar , aku tau dia sedang menahan tangisnya , aku tau apa yang MinRin rasakan aku mendekatinya mulai menenangkannya “ sudahlah MinRin-ah , tidak usah kau fikirkan , dia itu memang namja brengsek , dia bukan namja yang baik untuk mu “ ucap ku “ iyah , MinRin dia memang bukan namja yang baik untukmu “ ucap MinHwa  lalu Minhwa  memeluk Minrin “aku memang yeoja pabo , bisa bisanya aku termakan rayuan namja seperti dia , aku benar benar pabo “ itu yang dia katakan , aku tak bisa mendengarkan dan melihat sahabatku menangis karena namja brengsek seperti dia. “seharusnya aku mendengarkan kalian , aku memang pabo , pabo , aku memang yeoja pabo “ aku sudah tidak tahan lagi , aku menarik tangan Minrin dan mengajaknya masuk ke dalam cafe itu . tapi dia menolak . “YA, ChanGi –ah kita mau kemana ?” tanyanya “kita harus temui namja itu , aku tidak mau melihatmu menitikkan air matamu lagi untuk namja itu , aku tidak mau melihat kau menangis hanya gara gara namja menyebalkan seperti dia “ ucapku yang sudah benar benar marah dan membenci namja itu . “ani , aku tidak mau membuat keributan , “ tolaknya “tapi….” dia memotong ucapanku “ani , ChanGi –ah aku tidak mau , jebbal , aku tau kau peduli padaku aku tau , tapi aku tidak mau kau kena masalah gara gara aku , jadi lebih baik kita pulang saja yah “ ucapnya , aku hanya bisa menuruti permintaan sahabatku ini . aku tau perasaannya saat ini . jadi aku tidak mau membuatnya merasa jauh lebih sedih lagi “ne , kalau begitu ayo kita pulang “

ChanGi POV end

Author POV

@ MinRin house

Malam ini Minrin sedang duduk sendirian di balkon kamarnya , ia sedang menatap bintang dengan pandangan kosong , ia ingat kejadian tadi siang , saat ia melihat Minho , namjachingunya , sedang bermesraan dengan yeoja lain di depan matanya . ia tersadar dari lamunannya saat merasakan handphonenya bergetar

Di layar handphonennya tertera jelas nama ‘Minho oppa’ ia mengangkat telepon itu

“yeobseyo”

yeobseyo , chagiya kau belum tidur ?”

“belum oppa , oppa ada yang ingin aku bicarakan .“

“ne , ada apa memangnya chagiya ?”

“emm, oppa aku ingin kita putus “

“Mwo!? Kau bercanda kan chagi , memangnya kenapa ?”

“ani oppa tidak ada apa apa , aku merasa kita sudah tidak cocok lagi saja oppa

sudah dulu ya oppa aku ingin tidur , annyeong “

“tapi …”

Seketika itu juga air mata yang dari tadi ia tahan kini tumpah , sebenarnya ia tidak ingin hubungannya berakhir begitu saja dengan minho tapi rasa sakit yang ia rasakan jauh lebih besar .

ChanGi POV

@keesokan harinya

“pagi eomma , appa , oppa “ sapaku pada eomma , appa dan oppa ku . “pagi chagi “ jawab eomma sambil mencium pipiku , “oh ya , oppa hari ini kau antar aku sekolah yah , aku males bawa mobil nih , yah yah” ucap ku sambil memberikan puppy eyes terbaikku agar oppa ku ini mau mengantarkan ku . “ne , lagi pula hari ini aku akan ke praktek yang satu arah dengan sekolah mu ,eh tapi namjachingu mu tidak akan marah “ goda oppa ku “ mwoya , aku kan tidak punya namjachingu oppa “ elakku “ya saeng ku sudah punya namjachingu , hahahha” oppa ku tertawa dengan puasnya , tapi dia tiba tiba berhenti tertawa , saat mendengar suara klakson motor . “ eh siapa tuh jangan jangan namjachingu mu , ChanGi –ah ?” ucapnya  “oppa sudah ku bilang aku tidak mempunyai namjachingu “ belaku sambil mempoutkan bibir ku ,” sudah sudah lebih baik kita liat saja siapa yang datang .” eomma melerai kami berdua , akhirnya aku appa, eomma dan oppa melihat siapa yang datang .

ChanGi POV end

Sehun POV

Hari ini aku menjemputnya , aku menjemput dia ke rumahnya , aku tau rumahnya , karena aku yang mengantar nya saat malam tadi ,

Flashback on

Aku sedang berada di jalan menuju rumahku aku pulang dari rumah Suho sahabatku , tapi saat aku melewati sebuah halte , aku melihat dia sedang menunggu bis . karena aku kasian melihat dia akhirnya aku memutuskan untuk mengantarkannya , sekalian bisa tau dimana rumahnya kekekeke …

Aku menghentikan motor sport merahku tepat didepannya , dia bingung , tapi dia langsung mengenaliku saat aku membuka helmku“sehun-ssi , sedang apa kau disini ?” tanyanya “ani , aku pulang dari rumah suho . lalu aku melihat mu disini , apa yang kau lakukan malam malam disini ?” tanyaku “ ah , ani aku baru saja mengantar MinRin , dan sekarang aku sedang menunggu bis , tapi sepertinya bisnya sudah tidak ada “ jawabnya , sambil menunjukan mimik wajah yang menurutku sangat lucu itu , ingin sekali rasanya aku mencium pipinya itu , tapi itu tidak mungkin kulakukan , aku tidak mau dia mengira aku ini namja mesum . “ ya sudah kalo begitu aku antar pulang saja “ ajakku padanya  “ah, ani tidak perlu aku takut merepotkan mu sehun-ssi “ tolaknya , tapi aku tetap memaksanya untuk aku antar , dan akhirnya dia mau aku antar  , saat di motor tidak ada yang kami bicarakan , kami hanya saling diam , akhirnya kami sampai di sebuah rumah yang lumayan besar dan mewah dia turun dari motorku lalu dia mengucapkan terima kasih “ gamsahamnida sehun-ssi “ “ne , cheonma , Chan gi-ah , oh ya bisa kah kau tidak perlu bicara terlalu formal , kita kan teman sekelas “ aku menatapnya “ne , sehun-ah “ ”ne , jaljayo chan gi-ah” ucapku “ ne jaljjayo sehun-ah , hati hati yah “ jawabnya sambil tersenyum lembut padaku , ‘ommo , senyum itu ‘  ingin rasanya aku menciumnya saat itu juga ,. Setelah itu , setelah aku yakin dia sudah masuk ke dalam rumahnya , aku pun menjalankan motorku dengan perasaan yang benar benar bahagia .

flashback off

tapi saat dia membuka pintu aku sangat kaget dia keluar dengan seorang namja ‘apakah namja itu namjachingunya?’ tanyaku dalam hati , namja itu namja tinggi .

dia tersenyum padaku , aku hanya membalas dengan sebuah senyum juga . aku mendengar namja itu bicara “ oh jadi ini namjachingu saengku hemm “ ucapan namja itu , reflek membuat wajah ChanGi memerah wajahnya sangat lucu , ‘tapi tunggu apa  namja itu bilang , saeng ?’

“oppa sudahlah “ ucapnya dan dapat kulihat wajahnya yang sedikit memerah  ‘lucunya’ batinku  “ne chanyeol-ah sudahlah jangan menggoda saeng mu terus , kasihan dia , “ “ahjuma , ahjussi , hari ini boleh kan  ChanGi berangkat sekolah dengan saya ?” aku memberanikan diri untuk meminta izin pada ahjuma dan ahjusi  “ne tentu saja “ jawab ahjuma yang membuatku merasa lega “ya sudah eomma aku berangkat dulu ne  “ “ne hati hati chagi “  “ne eomma “ dia naik ke motorku “kajja sehun-ah “   “ ne, ahjussi , ahjumma , hyung , kami berangkat dulu ne”  “ ne . jaga saeng ku ya “ aku hanya bisa mengangguk . lalu kami langsung pergi menuju sekolah.

Sehun POV end

Author POV

Akhirnya mereka berdua sampai d sekolah , mereka masing masing menuju ke teman teman masing – masing .

@class .

“Shin Min Rin aku tau kau pasti bisa melupakan namja brengsek itu , dan menemukan namja yang benar benar mencintaimu “ ucap nayoung “ ne , benar kau harus bisa move on dong MinRin –ah aku tak bisa melihat mu murung begitu …” ucap MinHwa berusaha menenangkan sahabatnya , namun tiba tiba minho datang ke kelas mereka , minho memang sunbae mereka disekolah .

MinRin menyadari kalo minho mulai mendekatinya . langsung berlari menghampiri Suho yang duduk di belakangnya .

“MinRin –ah aku ingin bicara sesuatu padamu “ ucap minho sambil menarik lengan MinRin agar ikut dengannya . “ani, sunbae , sudah tidak ada yang perlu kita bicarakan “

Suho POV

Aku melihat MinRin sangat terlihat berbeda dari biasanya , ada apa dengannya kenapa dia terlihat lebih murung , tiba tiba aku melihat dia bergerak dan menghampiri ku , tapi saat dia akan meraih lengan ku , ada seorang namja yang menarik tangannya , aku tau dia tidak mau bertemu namja itu , aku mendengar namja itu bicara pada MinRin , “MinRin –ah aku ingin bicara sesuatu padamu “ ucap namja itu sambil menarik lengan MinRin agar ikut dengannya . “ani, sunbae , sudah tidak ada yang perlu kita bicarakan “ ucap nya tanpa menoleh pada namja itu , “tapi MinRin –ah ..” ucapnya terpotong “ani sunbae sudah kubilang tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi , “ jawab MinRin , aku tau saat ini dia sedang menahan tangisnya , aku sudah tidak tahan lagi pada perlakuan namja itu pada MinRin akhirnya aku mulai angkat bicara “YA, kau tidak tuli kan , MinRin sudah bilang dia tidak ingin bicara denganmu , KAU MENGERTIKAN ?!” ucapku setengah berteriak dihadapan namja itu . “mwo ?! apa urusan mu HAH !” jawabnya berteriak di depan wajahku .  tanganku sudah mengepal bersiap untuk memukul namja dihadapanku ini , tapi tidak jadi karena MinRin menghalanginya “ani sunbae diantara kita , sudah tidak ada hubungan apa apa lagi , dan semuanya sudah berakhir “ ucapnya , suaranya bergetar . aku tau dia menahan tangisnya agar tidak pecah dihadapan namja ini .

Akhirnya aku membawanya keluar kelas , maninggalkan namja itu dan yang lainnya dikelas.

Suho POV end

ChanGi POV

Aku melihat minho namja yang membuat sahabatku menangis itu diam saat Suho , membawa MinRin keluar kelas tanpa ada penolakan dari MinRin .

Akhirnya dia pergi keluar kelas kami . lalu setelah dia pergi aku, Minhwa dan juga , Nayoung memutuskan untuk mengikuti Suho dan MinRin keluar kelas , karena kebetulan hari ini won seongsaenim tidak masuk , jadi kami bisa keluar kelas hehehehe

“YA, Suho mau membawa MinRin kemana siih ?!” tanya Minhwa “sudahlah kalau kau ingin tau , ikuti saja !” jawab Nayoung , tapi saat kami sedang berusaha menyusul Suho dan MinRin , tiba tiba Minhwa menabrak sesuatu .

BRUKKK …

TBC

Sebelumnya salam kenal yahh hhehehe , author ini masih author baru , masih belajar jadi mohon readers semua maklum yahhj hhhehehehe *tebar pesona bareng Luhan oppa
oh ya buat reader semua tolong RCL yah supaya part selanjutnya jauh lebih baik lagi GOMAWO ^_^

Iklan

4 pemikiran pada “My True Love (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s