Pabbo, Saranghae~

Author                  : Tiffany Tania

Length                 : Drabble

Cast                       : Sooyoung , Chanyeol

Other Cast          : Tiffany, Sehun

 

Genre                   : Sad, Romance, Friendship

Title                       : Pabbo, Saranghae~

 

dsdsdsd

 

Sooyoung POV

 

Hari ini aku sangat senang, karena usia hubunganku dengan namjachinguku Park Chanyeol sudah menginjak 1 tahun dan bertepatan dengan hari ulangtahunnya. Hari ini aku akan memberikan suprise party kepadanya, karena ini merupakan hari bahagia kami. Semua sudah tertata dengan rapi, kue blackforest kesukaannya dan juga 2 bubble tea untukku dan dia sudah aku persiapkan sebelumnya. Pagi itu, aku sengaja tidak memberi kabar kepada Chanyeol, tidak seperti biasanya aku selalu meneleponnya dan mengucapkan “Good Morning My Prince, Saranghae” kata-kata itu wajib setiap hari aku ucapkan kepada dia. Merasa bosan? Tidak, karena aku sangat menyayanginya walaupun ya dia sangat cuek, tidak romantis, namun sesekali ada momen dimana dia sangat romantis. Contohnya pada saat aku membeli ice cream di kencan saat itu, aku tidak menyadari bahwa ada sisa ice cream dengan sigap dia membersihkannya. Bukan dengan tangan melainkan dengan bibirnya, seketika aku hanya terdiam melihatnya melakukan itu padaku. Lalu dia berkata, “Makanlah ice cream dengan benar, pabbo!” Walaupun dia sering mengataiku “pabbo” entah mengapa aku menyukainya. Bahkan sangat menyukainya.

 

Chanyeol POV

 

Tak biasanya si pabbo tidak meneleponku, biasanya dia sangat cerewet sekali. Ya aku akui, aku terkadang merindukan kecerewetannya itu. Hari ini aku bersiap pergi ke kampus karena jadwalku pagi. “Pabbo, kemana kau? Ayolah telepon aku. Aku sangat merindukanmu”. Lelaki macam apa aku ini? Tidak pernah menelepon dia duluan ya aku akui aku sangat gengsi sekali untuk melakukan itu bahkan untuk menyebutnya “chagi” saja aku merasa geli. Bagaimana tidak? Mau dikemanakan mukaku jika aku melakukan itu duluan, aku kan namja paling populer dikampus, yeoja-yeoja banyak yang mengejarku, bahkan yang lebih cantik dari Sooyoung banyak contohnya Tiffany, siapa yang tidak mau menjadi namjachingunya dia itu sangat cantik, berbakat, seorang penyanyi dan seorang anggota Girls Generation. Kalian tau kan?  Tapi entah mengapa , walaupun dia mengejar-ngejarku aku tetap saja tidak berpaling dari Sooyoung. Bagaimanapun aku sangat menyayangi dia. Sooyoung, Saranghamnida~

 

***

 

Author POV

 

Pagi itu Sooyoung tidak pergi ke kampus, karena dia tidak ada jadwal sama sekali. Semenjak pagi dia sudah menelepon Oh Sehun sahabt dekat Chanyeol. Dia meminta sedikit bantuan kepada Sehun untuk surprise partynya nanti malam.

 

Yeobeseoyo?”

 

“Hey, Oh Sehun. Ini Sooyoung”

 

“Ne, ada apa Sooyoung? Mengapa meneleponku sepagi ini?”

 

“……………………………….., arraseo?”

 

“Hah? Apa kau yakin rencananya berhasil?”

 

“Percaya saja padaku, ne?”

 

“Yasudahlah jka itu maumu”

 

“Gomawo Sehun”

 

***

 

Chanyeol POV

 

Chanyeol sudah mengikuti kelasnya pagi ini, dan itu terasa hambar. Kenapa? Ya karena yeojachingunya tidak menemaninya di hari ini. Chanyeol hanya bisa mendengus kesal,karena tidak ada teman yang bisa diajak bercerita. “Oh iya, kenapa aku tidak menelepon Sehun saja? Dia pasti sedia menemaniku”. Tetapi semuanya sia-sia, dia bilang dia tidak bisa menemaninya, karena ada acara dengan yeojachingunya, sebentar..  sebentar.. yeojachingu? Siapa yang beruntung mendapatkan hati Sehun itu? Mengapa dia tidak pernah bercerita. Oh Tuhan, mengapa hidupku berubah menjadi flat begini? dengusnya kesal

 

Merasa lapar, diapun segera menancap gas untuk pergi ke cafe yang biasa dia datangi bersama Sooyoung. Setelah tiba disana, dia sedikit kaget, “bukankah itu motor Sehun? Mengapa terparkir disini?” Karena penasaran dia mendatangi cafe itu, dia melihat-lihat sekitar ruangan dan dia berhasil menangkap sosok sahabatnya itu. Ketika ingin menyapanya dia sedikit terlonjak, “apa aku tidak salah lihat? Bukankah itu Sooyoung? Mengapa dia dengan Oh Sehun? Hah???? Mengapa mereka berpegangan tangan mesra sekali” Chanyeol pun mulai merasa sekujur tubuhnya memanas, dia mengepalkan tangannya. Dia langsung pergi meninggalkan cafe itu, dia tidak berniat bertengkar dengan Sehun. Biarkan saja mereka bersenang-senang. Sooyoung kau tega sekali terhadapku! I HATE YOU! gumamnya dalam hati.

 

Sooyoung POV

 

Siang ini, aku ada janji dengan Sehun untuk menjahili kekasihku. Ya aku memang jahat, tapi aku ingin melihat apa reaksi dia jika melihatku bersama namja lain, apalagi namja ini sahabatnya sendiri. Aku memasuki cafe itu dan duduk dimeja yang memang Sehun sudah ada disana beberapa waktu lalu. Tak lama kemudian, aku melihat sosok yeoja jangkung sedang berada diluar cafe sepertinya dia akan memasuki cafe ini, ya dia Park Chanyeol namjachinguku. Setelah dia masuk aku memberikan aba-aba kepada Sehun.

 

Sehun, dia berada dibelakangmu, bersikaplah seolah-olah kau namjachinguku”

 

“Arraseo”

 

Dengan sigap. Sehun langsung memegang tanganku mengelus-elus punggung tanganku. Aku yang melihat wajahnya mulai memerah hanya terkekeh dan berakting seolah-olah dia tidak ada disini. Dia mulai mengepalkan tangannya dan pergi bergitu saja meninggalkanku bersama Sehun di cafe.

 

Yes, berhasil!”

 

“Apakah Chanyeol sudah pergi?”

 

“Ya, dia sudah pergi. Kelihatannya dia sangat kesal sekali”

 

“Hahaha” tawaku dan Sehun memecah.

 

***

 

Author POV

 

07.00 KST

 

Malam ini Sooyoung bersiap, dia berdandan sangat cantik. Menggunakan dress merah selutut dengan heels yang cantik pemberian dari Chanyeol pada ulangtahunku tahun lalu. Diluar, Sehun menungguku, karena dia akan mengantarkanku ke apartemen milik Chanyeol. Di perjalanan, Sooyoung mencoba menelepon Chanyeol, tapi hasilnya nihil telepon dia tidak aktif. Mungkin dia sangat marah karena kejadian di cafe tadi siang. Sooyoung yang mengingatnya hanya tertawa.

 

Sooyoung POV

 

Sampai di apartemen Chanyeol, aku dan Sehun langsung menaiki lift dan sudah berada tepat didepan apartemen milik namjachinguku ini. Aku bersiap dengan sebuah kue blackforest dengan bertuliskan “Happy Birthday and Happy Anniversary Happy Virus” ditangan kiriku. Sedangkan tangan kananku mencoba mengetuk pintu kamar Chanyeol.

 

“Tok,tok,tok”

 

Namun tidak ada hasil, aku mencoba membukanya dan hasilnya? Terbuka. Dia sama sekali tidak menguncinya. Bagus, ini semakin mempermudahkanku untuk memberikannya kejutan. Aku menerawang seluruh ruangan namun nihil tak ada seorang pun didalam. Aku mulai panik, mencari-cari dimana Chanyeol berada dan Sehun pun ikut membantuku. Sehun mencarinya diluar sedangkan aku mencarinya didalam. Tiba-tiba aliran listrik mati dan semua menjadi gelap, aku tidak mengerti tetapi yang jelas aku sangat ketakutan. Karna aku phobia kegelapan. Aku mencoba meraba-raba seisi ruangan mencari kursi untukku duduk namun naas tersandung sesuatu dan…..

 

 

Bruk!

 

Kue yang sudah kupersiapkan jatuh dan menimpa mukaku, saat itu lampu menyala aku melihat kuenya sudah berantakan dan mengotori seluruh wajahku. Aku tersadar dan mencoba membuka mataku pada saat aku membuka mataku aku melihat dua sosok namja sedang menertawaiku.

 

Huaaaaaaa, kalian jahat! Aku sudah mempersiapkan semuanya tapi seketika hancur gara-gara kebodohanku sendiri. Mianhae Chanyeol, tadi siang aku dan Sehun hanya menyiapkan surprise dan sekarang kuenya. Huaaaaaaaaaa” rengekku semakin menjadi-jadi

 

Ne, arraseo. Aku tau semuanya kok”

 

“M..maksudnya?”

 

“Hhh, pabbo. Aku sudah mengetahui rencanamu sebelumnya karena Sehun memberi tahuku”

 

“Sehuuuuuuuuun, kau jahat. Huaaaaaaaaa!”

 

“Mian, sooyoung. Aku dipaksa, jika aku tidak mengatakannya dia akan menghajarku. Dan kau tau kan? Aku paling segan jika dia akan menghajarku”

 

Chanyeol membantuku untuk berdiri, lalu dia mencolek krim yang ada diwajahku dan mencobanya.

 

“Enak” sembari tersenyum

“Jjinjja?”

“Hmm” dia berdehem

“Mianhae Chanyeol, gara-gara kebodohanku aku merusak rencanaku sendiri. Memang benar apa katamu, aku memang pabbo selalu ceroboh dalam melakukan sesuatu”

“Ne, gwenchana chagiya, walaupun kau pabbo tapi aku sangat menyayangimu” ucapnya sambil menarikku kedalam pelukannya.

Dengarkan pabbo, walaupun kau ceroboh, cerewet aku akan tetap menyayangimu. Pabbo saranghae” ucapnya sambil mengecup puncak kepalaku.

 

END

Maaf ya banyak typonya, dont be a secret readers. Kritik dan saran sangat dibutuhkan.

 

10 pemikiran pada “Pabbo, Saranghae~

  1. kasian rencana soo unnie gagal kkk~
    lagian sehun knpa malah ngasih tau ke chanyeol sih -.- dasar maknae
    bagus bagus thor 😀

Tinggalkan Balasan ke Lee Janita Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s