Home Screams (Chapter 3)

Home Screams Chapter 3 (End)

Author : Hwang Min

Cast :

– All Member Of EXO

– Kim Min Rin

– Kim Jung Hee

Other cast : –

Genre : thiller, tragic, Murder, Mystery, angst, horror

Rating : Multi Chapter (Prolog, Chap 1, Chap 2, Chap 3 (end))

m

Karya ini adalah fiksi. Tidak berhubungan dengan tokoh dan kelompok yang sebenarnya. Ini karya asli dari pemikiran author.. tak ada unsur memplagiati karya orang jika ada kesamaan, mianhamnida.. dan maaf juga jika ceritanya jelek, terlalu berlebihan atau tidak baik, author hanya hobi menulis cerita sadis jika tidak suka jangan dibaca, sebelumnya author mau minta maaf di chap 2 ada kesalahan nama dan ratingnya.. readers jangan sampe punya pikiran kalau ff ini copas punya orang yah, demi apapun ff ini asli 100% karya author.. so..  happy reading ^^

________________________

Mendaki gunung, sesuatu hal yang sangat menyenangkan bukan? Mendaki gunung hanya untuk kesenangan sesaat.. hobby sekumpulan remaja penggila petualangan.. Awalnya sangat menyenangkan, sebelum kejadian itu terjadi

Normal P.O.V

“aahh jeosonghamnida.. hey baekhyun-ah lihat.. itu park chanyeol, namja tinggi yang selalu ada untukmu.. tapi sekarang dia tidak ada lagi disampingmu, sayang sekali ya HAHAHAHA” ucap jung hee.. dia bahkan terlihat seperti orang gila saat ini..

Baekhyun kini menatap jung hee marah.. ditatapnya wajah chanyeol.. wajahnya begitu pucat.. ingin ia menangis, tapi air matanya kini sudah mengering.. menangisi namja yang bahkan setengah tubuhnya sudah mulai membusuk..

Ketiga orang itu masih larut dalam bingung.. bagaimana bisa  jung hee membunuh secepat itu.. seharusnya mereka dapat mendengar teriakan dari yang lain..

“eonnie” selangkah min rin mendekat dua langkah jung hee menjauh

“JANGAN DEKATI AKU” teriak jung hee

“eonnie.. kumohon hentikan ini.. kau sudah membunuh banyak orang.. bahkan appa juga kau bunuh, jebbal eonnie” ucap min rin dengan nada lirih..

Min rin tak mampu lagi berpura pura menjadi gadis yang kuat.. ia berfikir mungkin jika ia bersikap dingin kepada semua namja ini.. mereka akan pergi.. tapi min rin salah, salah besar..

“mianhae min rin-ah aku ingin berhenti.. tapi eomma selalu berbisik padaku untuk terus membunuh.. dan kau tau AKU MENIKMATINYA.. HAHHAHA” suara tawa itu membuat luhan dan baekhyun bergidik takut..

“eonnie sadarlah eomma sudah meninggal..”

“ANNI! Min rin-ah eomma disini tepat disampingmu, lihat eomma menatapmu marah.. sudah kubilang jangan buat dia marah min rin-ah..” jelas jung hee.. ucapannya sama sekali tak dapat dicerna oleh otak baekhyun dan luhan

“KAU SUDAH GILA JUNG HEE” teriak luhan

“DIAM!” bentak junghee.. lalu.. hening

Sedetik itu waktu seakan terhenti.. kini darah segar mengalir mengotori marmer rumah tua itu..

“HYUNG! Hyung.. gwenchanayo?” tanya baekhyun panik..

“ne baekhyun-ah gwenchana” ucap luhan sambil meringis menahan sakit yang kini menjalar ke seluruh lengan kirinya.. bahkan luhan tak tau jika jung hee memegang pisau, sejak kapan?

“luhan-ssi.. aku bisa saja melempar pisau itu tepat ke jantungmu.. jadi lebih baik kunci mulut manismu itu ‘yeobo’ hahahaha..” ucapan jung hee kini merasuk kedalam jiwa luhan yang ketakutan.. ia benar benar takut saat ini..

“EONNIE…jebbal hentikan semua ini” ucap min rin memohon.. ia sungguh tak tahan lagi mendengar teriakan dirumah ini, ia tak tahan lagi jika harus melihat darah lebih banyak lagi..

Membunuh tanpa sebab.. puas dengan perilakunya yang tak wajar.. lalu tertawa dalam kegelapan.. ia hampir gila disini

“Min rin-ah kau tau saat ini eomma berbisik padaku supaya aku membunuhmu tapi kau kan nae saenggie.. hhmm ottoke”

Semua diam seribu bahasa hanya terdengar tawa kecil dari mulut jung hee.. batin min rin berteriak, tak tahan mendengar suara tawa itu..

“Hmm.. mungkin aku akan sedikit bermain main sebelum membunuhmu dan 2 namja yang ada dibelakangmu” lanjut jung hee

“bunuh aku.. aku tidak keberatan.. dengan begitu kau puas kan, Jung hee?” ucap min rin dingin

“YA! PABO.. jika kau ingin ia membunuhmu ia juga akan membunuh kami” bentak baekhyun

“ya.. bukan kah kita semua memang akan mati disini?” min rin menatap dingin namun air matanya terus mengalir

Langkah min rin mantap mendekat ke arah jung hee yang sedari tadi tak sabar untuk melihat darah segar yang akan mengalir dari tubuh ketiga orang ini.. tiga dari 13, entah bagaimana bisa jung hee dengan teganya membunuh berantai mereka.. apa sebabnya?

“SUDAH KUBILANG JANGAN DEKATI AKU” jung hee kembali berteriak..

“WAE?! Bukan kah kau ingin membunuhku? Lalu bagaimana bisa kau membunuh jika kau tak ingin berada didekatku” min rin kini mulai lelah.. banyak tenaga yang dikeluarkannya.. ingin rasanya ia tidur saat ini.. tidur dalam damai

“bukan aku yang akan membunuhmu.. tapi eomma” terdengar bisikan dari mulut jung hee, entah apa yang ia ucap..

Sesak! Kini min rin mulai merasa sesak yang amat menusuk.. ia tak bisa bernafas.. semakin ia mencoba untuk bernafas.. rasa sesak itu semakin menjadi jadi..

“MATILAH KAU!” Teriak jung hee

Kabut hitam kelam kini menutupi tubuh min rin.. semakin kelam.. dan membentuk sebuah bayangan.. kini semua terjawab.. jung hee tidak membunuh mereka dengan tangannya, dia semacam manusia yang menganut ilmu aneh.. bayangan itu, apa mungkin itu bayangan eommanya?

“JUNG HEE HENTIKAN!” luhan kini menyambar pisau yang tergeletak di hadapannya, pisau yang telah melukai lengan kirinya..

Luhan berlari ke arah jung hee.. sekuat tenaga diayunkan pisau itu tepat diwajah cantik jung hee..

“KYAAAA” teriakan jung hee menghiasi rumah itu.. berdengung di setiap sudutnya..

Bayangan hitam yang menyelimuti min rin pun ikut menjerit.. lalu menghilang..

Udara kini masuk memenuhi paru paru min rin.. dihirupnya udara sebanyak banyaknya..

“min rin-ah gwenchana?” baekhyun menopang tubuh min rin yang jatuh lemas..

“KAU! Beraninya..” jung hee menjambak rambut luhan.. dengan paksa jung hee menarik luhan dan mendorongnya duduk di pojok ruangan..

Wajah jung hee penuh darah.. daging pipi kanannya terlihat akibat goresan pisau itu.. kini jung hee benar benar seperti monster

“good bye luhan-ssi”

Dan saat itu juga.. Panas mulai dirasakan luhan, panas yang mulai membakar wajahnya.. jung hee berteriak histeris.. bukan luhan yang terbakar.. tapi jung hee, luhan melihat api itu membakar rambut dan tubuh jung hee..

Baekhyun.. ternyata dia yang melakukannya, tanpa diketahui jung hee.. baekhyun membakar tubuh jung hee dengan lilin yang menyala dimeja makan.. membakarnya mulai dari rambut lalu turun ke tubunnya..

“baekhyun-ah” ucap luhan serak

Teriakan jung hee masih bisa mereka dengar.. lalu mulai melemah dan akhirnya tak tedengar lagi.. tubuh jung hee kini benar benar dilahap oleh api..

“kajja.. sebaiknya kita tinggalkan tempat ini segera” ucap min rin

“tapi.. bagaimana dengan teman temanku?” tanya luhan

“tak ada waktu lagi.. rumah ini pasti akan ikut terbakar” jelas min rin

Baekhyun membantu luhan berdiri.. dan mereka bertiga keluar dari rumah itu..

Memang tak membutuhkan waktu yang lama untuk api melahap habis rumah itu.. melahap tubuh tubuh tak bernyawa yang ada di dalamnya.. kai, d.o, chanyeol, suho, kris, lay, tao, sehun, chen, xiumin.. dan jung hee..

“mianhae yeorobun” ucap baekhyun lirih.. air mata kini kembali membasahi pipi mulusnya

“gwenchana baekhyun-ah” ucap luhan.. walau ia sendiri juga masih sangat terpukul, masih merasa takut.. dan masih merasa diikuti.. tunggu dulu, itu bukan firasat.. ya, mereka memang di ikuti..

Memandang satu sama lain.. lalu berlari, berlari dalam ketakutan.. mengkhayal tentang apa yang akan terjadi selanjutnya.. apa mereka akan mati? Mati seperti yang lain?

Mereka tak tau apa yang mengikuti mereka, yang harus mereka lakukan hanya berlari sekuat tenaga.. berlari menjauh dari ‘sesuatu’ yang mengejar mereka..

“kita harus terus berlari” ucap luhan

“aku tau.. tapi apa yang mengikuti kita?”

“molla min rin-ssi.. baekhyun kau masih kuat” tanya luhan sembari memalingkan wajah kebelakang..

Baekhyun mengangguk yakin.. kakinya masih kuat untuk lari, ia harus yakin

Tapi.. mereka benar benar kehabisan tenaga, lelah dan ketakutan..

“aku.. aku sudah tidak tahan lagi” ucap min rin..

Tanpa mereka sadari kaki mereka berhenti berlari..

Tidak ada yang mengikuti mereka lagi.. hanya ada kesunyian.. ternyata mereka hanya berhalusinasi..

“apa kita selamat?” tanya baekhyun polos.. lalu mereka bertiga tertawa.. tertawa bebas.. suasana yang sudah lama tidak mereka rasakan.. namun, tentu tak sama.. karena kini mereka hanya ber tiga..

Mereka bisa keluar dari hutan itu, dengan berjalan 4 hari.. perjalan yang hampir membuat mereka mati..

Sesampainya di pemukiman mereka segera mendapat pertolongan.. dan memberitahu polisi tentang rumah itu.. tentang kejadian itu, tentang jung hee dan lainnya, mencoba meyakinkan polisi bahwa mereka tidak main main.. ada satu hal yang tidak mereka ceritakan.. tentang bayangan misterius yang mendekap min rin saat itu.. polisi pasti akan menganggap mereka gila.. mungkin lebih baik mereka tak menceritakannya

Baekhyun merasa lega.. semua sudah berakhir.. kini dirinya bisa merasakan damai, tanpa mendengar jeritan dan tanpa melihat darah segar yang mengalir..

Namun ada satu masalah yang baekhyun terima, bukan hanya baekhyun.. tapi juga luhan dan min rin..

Memang polisi sudah menemukan mayat yang hangus terbakar..  namun jumlahnya hanya 10.. dimana satu lagi? Polisi bilang mereka hanya menemukan 10 mayat laki laki.. lalu dimana mayat jung hee?

~~~

1 tahun setelah kejadian itu..

Waktu seakan menelan semua kengerian dan kekhawatiran mereka.. mereka tak mau lagi mengungkit kejadian itu.. lagi pula teman teman mereka juga sudah bahagia disana

Kini min rin bahagia dengan luhan.. lalu baekhyun tentunya juga memiliki seseorang yeoja.. walau mereka masih menyimpan sedikit luka dan kesakitan.. namun mereka tak ingin menunjukannya, memilih menguburnya dalam dalam

“Chagiya.. kau sudah siap?” tanya luhan dari luar pintu

“sebentar lagi” min rin memoleskan sedikit lip gloss ke bibirnya..

Hari ini baekhyun akan menikah.. min rin senang bisa melihat baekhyun bahagia.. dan melupakan kejadian itu.. baekhyun menikah 1 minggu setelah min rin dan luhan menikah

Diantara mereka bertiga, baekhyunlah yang paling sulit melupakannya.. baekhyun masih sering bermimpi dan mengingat kejadian itu.. tapi sepertinya saat ini dia benar benar sudah lupa dengan kejadian itu

Sekali lagi min rin bercermin untuk memastikan semua sempurna.. angin dingin menusuk tubuh.. lalu udara menjadi pengap.. bau lumpur kini menghinggapi penciumannya

Samar namun pasti min rin mendengar suara jung hee

“saengie~ aku masih disampingmu.. HAHAHAHA”

Suara jung hee tertawa puas.. diusirnya pikiran itu..

“hanya ilusi.. dia sudah mati, ya.. dia sudah mati.. aku hanya berhalusinasi” pikirnya

lalu berbalik menuju pintu ketika sesosok bayangan muncul dihadapannya

“KYAAA” jerit min rin

“Chagiya wae?” tanya luhan heran..

“aah? A.. anni.. aku merasa tadi mendengar jung hee, ku.. kupikir tadi jung hee” ucapnya terbata bata.. min rin masih merasakan tubuhnya gemetar hebat

“sstttt..  tadi itu hanya perasaanmu saja.. tenanglah..” ucap luhan lembut.. lalu merangkul min rin keluar kamar dan bersiap pergi..

Ya, mungkin hanya perasaanku saja.. pikir min rin meyakinkan dirinya sendiri

Semua sudah berakhir.. dia sudah mati.. terkubur di rumah itu, bersama bayangan misterius dan bersama dengan kenangan buruk yang mereka alami..

Walau mereka tak kunjung menerima kabar dari polisi tentang mayat jung hee.. tubuhnya hilang dan tik ditemukan.. hingga saat ini..

The End

Iklan

37 pemikiran pada “Home Screams (Chapter 3)

  1. Bagus sih, tapi ngegantung, n’ terlalu cepet alur cerita-nya ..^^” apalagi yang pas Baekhyun,Luhan sm Minri pgn keluar dari hutan, masa’ tiba-tiba udh 4 hari jalan ajaa,??!-_- mereka dapet makanannya darimana doongg..,? :”| (۳˚Д˚)۳ Tapii, udh bagus jalan+alur ceritanya .. Ceritanya bagus, Feel-nya dapet, dan gak banya typoo ..^-^ apalagi pas si Junghee sok baik padahal jahat, dan min rin sebaliknya, terus …….. KENAPA HARUS BAEKHYUN DAN LUHAN YANG GAK MATEKK,?!? *Itu Bias-ku semuaaTT^TT (BaekHyun+Luhan, ..) *bersyukur /PelukBaekhyunLuhan/ #tibatibangaco,(?) #abaikan,!-_- ‘-‘ oiya, btw,, aku suka kak,! Gomapsumnidaa~ \(‘-‘ ) ^^ .. *panjangglebarr* ..,?

  2. jung hee pengikut setan ya dy??
    masa mayatnya gk ada…
    😨😨😨😱😱😱
    menyeramkan bgt…
    trillernya dapet thor…
    daebak…
    syukurlah luhan n baekkie selamat… 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s