Kehidupan Dan Cinta

JUDUL : Kehidupan dan Cinta

AUTHOR : Yudho Januar Prakoso

CAST : EXO-K, OC

GENRE : Romances

RATE : General, S-U

Length : Ficlet

_____________________

Suatu hari di sebuah desa tinggalah 3 orang sahabat. Mereka adalah Kai, Suho, dan Baekhyun. Mereka adalah sahabat baik. Mereka pun selalu bersama-sama. Suatu hari, mereka berencana ingin pergi ke kota untuk mengetahui bagaimana kehidupan metropolitan. Malam hari pun, mereka berkemas dan menyiapkan semuanya untuk pergi ke kota tersebut.

Esok harinya, mereka bertiga  berkumpul di batas desa. Kemudian mereka kebingungan bagaimana cara mereka pergi ke kota tanpa kendaraan. Lalu Kai pun berkata, “Bray , bagaimana nih? Kita gak ada kendaraan untuk ke kota”. Suho pun menjawab, ”Ah bagaimana sih lo, lo kan anak bengkel, masak gak punya kendaraan? ”. Kai berkata, “Maaf bray, gue kan juga butuh makan, bayaran gue gak cukup buat beli kendaraan ”. Baekhyun pun melerai mereka, “Apa-apaan sih kalian, ini bukan waktunya untuk saling menyalahkan. Sekarang, yang terpenting kita harus cari kendaraan yang menuju ke kota”.

Brrm… Brrm… (sebuah kendaraan pick up melintas di depan mereka). “Eh bang, bang, berhenti! “. Baekhyun merentangkan tangannya dan berdiri di tengah jalan agar mobil tersebut berhenti. Lalu mobil tersebut berhenti, kemudian keluarlah sosok berbadan kekar yang tidak lain adalah sopir, “He! Bocah! Kamu mau mati ya?  Kenapa kamu berdiri di tengah jalan begini?” kata sopir. Baekhyun menjawab dengan ketakutan,”Eh, maaf bang, kita cuma ingin numpang sampai ke kota. Boleh?”. Sopir menjawab, “Boleh juga, yuk ciiinnnn”. Mereka pun menahan tawa melihat tingkah sopir itu sambil naik ke mobil itu.

Tidak terasa mereka sampai di kota. “Bang makasih ya.” kata Suho. Setelah itu, mereka pun mengagumi ramainya kota. “Wah, ramai sekali kendaraan disini, gak kayak di desa ya” Kai mengagumi.

Kemudian di tengah jalan, mereka melihat seorang wanita yang menendang-nendang mobilnya sendiri dengan perasaan kesal. “Uh! Mobil sialan. Kenapa sih lu mogokan. Disini gak ada bengkel juga”,kata wanita itu.”Eh, coba itu lihat. Ada cewek yang nendang-nendang mobilnya sendiri, kenapa ya dia?” , kata Baekhyun. Mereka pun menghampiri wanita itu. “Mbak, permisi ada apa ya? Kelihatannya lagi kesal. Ada yang bisa kami bantu?”,Baekhyun bertanya. “Ini lo mas, saya kesel sama mobil saya, mogok terus”, jawab wanita itu. “oh, gampang mbak bisa kok, he Kai itu benerin tuh, lo kan anak bengkel” pinta Baekhyun. “iya iya” jawab Kai.

Seusai memperbaiki mobil itu, Kai berkata, “maaf mbak, ini mobilnya udah selesai”. Wanita itu menjawab, “Ciyus?” Kai menjawab, “enelan”. Suho pun menjawab, “Ah mbak becanda mulu. Boleh tau mbak namanya siapa?” wanita itu menjawab dengan menjabat Suho, “mmm.. nama saya Chantika.”

Kemudian dari samping datang seorang cowok bernama Sehun, “Eh, beb ngapain sih jabat tangan sama cowok kampungan gini!” tanya Sehun dengan nada cemburu. “Eh, terserah gue dong! Gue dan lo uda end, jadi lo lebih baik pergi jauh-jauh dan jangan halangin kehidupan gue!” bentak chantika. “mm.. maaf mbak, mas, kalau ganggu, bukankah lebih baik bertengkarnya di tempat lain, tidak enak sama orang sekitar?” Tanya Suho. “Eh, REMPEYEK!!! Diam lo ya!” bentak Sehun. Lalu Chantika pergi dan Kai Cs juga pergi.

Dengan perasaan bingung mereka pergi ke taman dan memikirkan kenapa Sehun membentak mereka. Kemudian di sebelah mereka, ada seorang cowok yang sedang istirahat, kemudian Baekhyun mencoba berkenalan agar tahu bagaimana kehidupan metropolitan. “mm.. Mas maaf, lagi istirahat ya?” Tanya Baekhyun. “iya, ada apa ya mas?” Tanya orang tersebut. “Begini, kita ini dari desa, kita ke kota ingin tahu kehidupan kota itu seperti apa sih?” tanya Baekhyun. “Menurut saya kehidupan ini sangat keras. Lihat, saya dulu sarjana tetapi berakhir menjadi pedagang es. Dasar kehidupan kota, dimana-mana uang yang menguasai, keadilan bisa dibeli, harga diri bisa dibeli, hukum pun bisa dibeli. Kalau tidak ada uang kita seperti budak, ditindas, dianiyaya, dan sebagainya.” Jelas lelaki itu. “oh, pantes tadi ada cowok dan cewek ditengah jalan sudah seperti biasa, boleh tau mas namanya siapa?” Tanya Baekhyun. “Saya Chanyeol. Kalau kamu belum dapat tempat tinggal , tinggalah di rumahku.” Tawar Chanyeol.

Akhirnya, malam hari itu mereka menginap di rumah Chanyeol. Kemudian sepintas Chantika lewat dipikiran Kai yang membuat Kai kepikiran. “Ah, kenapa gue mikirin cewek itu.” Buang Kai. Kemudian Kai terlelap sampai esok pagi.

Pagi hari itu, mereka berkemas, karena mereka sudah tahu bagaimana kehidupan kota. Di tengah perjalanan mereka bertemu Chantika. Kai pun menyapa, “Chantika!”. “Hei, mas yang kemaren ya? Yang benerin mobil saya itu kan?” toleh Chantika sembari mengusap air mata. “loh, ada apa mbak, kok nanges?” Tanya Kai. “Hiks, saya dipaksa menikah sama Sehun. Tetapi dia sudah punya istri mas” jawab Chantika. “Sehun?” tanya Kai. “Cowok yang kemaran itu lo.” Jawab Chantika dengan terisak.”Huh! Dasar Buaya brengsek, beraninya dia mempermainkan cewek secantik ini.” Kata Suho dengan wajah kesal. “Katakan mbak, dimana rumahnya?” tanya Kai. “Di Jalan Cinta no 15 mas, di gang itu. Hiks”. jawab Chantika dengan menunjuk sebuah gang yang lumayan terawat.

Setelah itu  , mereka bertiga segera menuju tempat itu dan berteriak, “He!! Pinggiran borok!! Keluar lo!!” ,teriak Suho yang memiliki suara keras. “Hei , apa-apaan sih kalian, ngapain teriak-teriak di depan rumah gue, dasar kampungan, sekali kampungan ya tetap kampungan!” ejek Sehun. “Lo apain Chantika? Mentang-mentang lo hidup di kota yang bebas begini, lo jadi seenaknya ya sama perempuan. Perempuan itu punya harga diri bro!” jelas Kai. “Heh! Emang baju apa ada harganya. Bagi gue cewek kayak gini itu hanya boneka bagi gue. Lagian lo siapa sih ikut campur urusan gue? Dasar Kampungan! Satpam!! Usir mereka! “, tantang Sehun. “DASAR!!!” ejek Kai sambil memukul pipi Sehun.

Mereka pun berantem, Kai memukuli Sehun sampai tangannya berdarah, sementara Suho dan Baekhyun memukuli kakinya sendiri. “He, kampret! Yang ini yang dipukuli” kata Kai sambil menarik kedua sahabatnya. Akhirnya pun mereka memukuli Sehun sampai babak belur. Setelah mereka lega, Kai pun berkata, “Huh! Dasar Cowok Kota, lemah banget, masih mending kita, walaupun hidup di desa tapi kita kuat tenaga dan moral” ejek Baekhyun. Lalu , Sehun pun lari, menuju ke dalam rumahnya.

Sementara itu, Chantika berterima kasih pada mereka terutama pada Kai yang sudah membelanya sampai berdarah, sejak itu Chantika mulai ada rasa suka terhadap Kai. Kemudian Kai dan Chantika pun mulai melakukan pendekatan satu sama lain. Mereka juga suka kirim surat setiap seminggu 2x. tapi tak lama kemudian, ada suatu surat yang membuat mereka bersedih. Chantika mengabarkan kalau dia akan segera pindah keluar negeri dan dinikahkan oleh orang sana. Seketika itu, Kai langsung pergi menyusul Chantika ke kota untuk salam perpisahan. Tapia apa daya , pesawat Chantika sudah pergi ke luar negeri. Kai pun mendapat pelajaran bahwa kehidupan dan cinta itu seperti mawar, enak dipandang, tetapi menyakitkan bila disentuh. Dan Kai pun tak akan melupakan kata-kata Chanyeol waktu itu.

 

 

Iklan

4 pemikiran pada “Kehidupan Dan Cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s