Moments

 

Main Cast:

  • Byun Baekhyun

  • Park Chanyeol

  • Xi Luhan

  • All Exo K & Exo M Members

 

 

Hyung,

Bisakah kita mengulang masa lalu ?

Walau untuk terakhir kalinya ?

Aku merindukanmu…

Bisakah kau berjanji ? -Park Chanyeol-

 

Hanya satu pesan yang ingin kuberikan untuk kalian

“Jaga diri kalian dan bahagialah ketika aku pergi…”

Biarkan aku menutup mataku…

dan berhenti bernafas – Byun Baekhyun-

 

~Moments ~

(Don’t Cry Yeollie)

Present by Aime Hikaru  

Genre      : FriendShip / Sad

Rated      : K

Length     : Oneshot

Warning  : Gaje / OOC , etc

 

Other: Ini ff pertama aku yang aku post,kalau ada banyak typo maklumi ya,ooc gaje dan hal lainnya berupa kritik dan saran langsung aja mention ke @DG__White aku akan dengan senang hati buat jawabnya,kalo ada yang mau req fanfic langsung aja mention aku . thx 😉

 

 Instag  : @AimeHikaru

Twitter : @ DG__White

                                                                 

***

 

Namja itu tertunduk,menatap selembar photo ditangannya,rasanya telah lama sekali ia tidak berjumpa dengan namja manis itu.

Ia tersenyum tipis.

Sudah 2 tahun berlalu,sudah 2 tahun pula ia tidak mengetahui keberadaan dan keadaan namja manis itu, Byun Baekhyun.

Sungguh ia merindukan Hyungnya itu , hyung yang telah lebih dari 7 tahun bersamanya, hingga akhirnya mereka harus terpisah karna grup mereka , Exo , bubar .

Ia juga merindukan Sehun,Luhan,KyungSoo atau yang lebih dikenal dengan D.O ,KAI,Suho,Xiumin,Chen,Lay,Tao dan juga Kris yang dulu menjadi bagian dari Exo,kini seperti menghilang,menjalani kehidupannya masing-masing layaknya manusia biasa,banyak dari mereka yang telah menikah,hanya Sehun dan Kris yang belum menikah,sedangkan Luhan telah bertunangan dengan seorang yeoja manis, Kim Yura . Hanya Baekhyun yang menghilang entah kemana.

Bila bisa,ia ingin mengulangi waktu yang berlalu.

Andai ia bisa kembali kemasa lalu,dimana ia menjadi bagian dari Exo yang dikenal sebagai Happy Virus Exo K,dimana ia bersama Byun Baekhyun selalu menggoda Sehun dan Luhan,dimana ia mempunyai berjuta-juta fans,andai ia bisa kembali.

Sudah 2 tahun yang lalu,atau 2 tahun 3 bulan yang lalu lebih tepatnya kontraknya bersama Exo habis,Hyung-hyungnya pun pada saat itu menjalani wamil,disaat ia sudah merasa begitu berharganya Exo dan Exotic untuknya,ia harus meninggalkan mereka.

Tidak semudah membalikkan telapak tangan ia menjadi bagian dari Exo,hingga akhirnya ia dapat merasakan hasil jerih payahnya setelah kontraknya habis,mengenaskan lebih tepatnya.

Ia ingin kembali,kembali pada masa lalu,masa lalu yang sangat berarti untuknya,di masa ia berjuang bersama Hyung-Hyung dan Dongsaeng-Dongsaengnya untuk meraih kesuksesan.

Entah untuk keberapa kalinya ia meneteskan air matanya,entah mengapa ia selalu menangis setiap mengingat masa lalu yang menyenangkan sekaligus menyedihkan saat ia harus merelakan masa lalu itu berlalu.

“Hyung…Bogoshippo…”

Ia meneteskan air mata untuk kesekian kalinya tiap memandang photo hyungnya itu,dengan latar belakang sungai Han mereka berdua, Park Chanyeol dan Byun Baekhyun tersenyum sangat manis, itu adalah kenangan terakhirnya bersama Baekhyun sebelum akhirnya kontraknya habis dan Baekhyun menghilang.

“Jeongmal Bogoshippoyo…”

Ia tersenyum pahit,tak bisakah ia bertemu dengan Hyungnya itu untuk yang terakhir kalinya ? , hanya untuk melepaskan rindu yang lama membelenggunya ? , tak bisakah ? .

Mungkinkah suatu saat nanti mereka akan bertemu ?.

Walau untuk terakhir kalinya ?.

Hanya untuk mengenang masa lalu dan meluap rindu ? ,

Mungkinkah ? .

***

  Byun Baekhyun , tak ada satu orang pun yang mengetahui keberadaannya sekarang,

  Atau mungkin mereka mengetahuinya.

 Sejak terakhir mereka bertemu di Sungai Han, Baekhyun seolah menghilang dari jangkauan Chanyeol, pergi tanpa mengatkan apa-apa padanya , membuatnya khawatir ? , tentu saja .

Berbulan-bulan sejak Baekhyun menghilang Chanyeol mencari tahu keberadaannya,hingga akhirnya ia menyerah , lelah dan kesal yang ia rasakan membuatnya muak hingga ia sempat masuk salah satu rumah sakit yang berada di Seoul karena mengalami depresi ringan membuat para member exo m & k yang masih berhubungan baik dengannya yang kini menetap di Seoul kalang kabut dibuatnya.

 “Yeol…”

Luhan,namja berwajah baby face itu memandang cemas ke arah Chanyeol yang selalu murung,sejak 2 tahun belakangan ini sikapnya berubah drastis,tidak ada lagi Chanyeol yang ceria,jahil,dan membuat orang kesal karna tingkahnya yang ada kini hanya Park Chanyeol yang selalu murung,seolah tidak memiliki semangat untuk hidup seakan enggan hidup namun tak mampu mati.

 Yang ada hanya Chanyeol yang setiap harinya selalu pergi kesungai Han berharap keajaiban muncul dan ia dapat bertemu Baekhyun, menunggunya hingga larut malam. Chanyeol yang rapuh bahkan lebih rapuh dari sebuah kayu yang habis dimakan rayap.

“Yeol…”

Luhan menatap Chanyeol cemas.

“Yeol…aku mempunyai kabar baik untukmu…”

“Kabar apa ?”

Chanyeol bertanya seadanya,seakan enggan mendengar kabar dari hyungnya ini.

“Kita,exo akan melaksanakan konser terakhir kita,sebelum akhirnya masa kontrakku dan Sehun Habis,minggu depan , tepat dihari ulang tahunmu”

“Exo ? , tanpa Baekhyun hyung maksudmu hyung ?”

Chanyeol geram,beginikah mereka ?,bagaimana mungkin mereka menyebut mereka adalah  exo tanpa ke-12 member lengkap ? .

“Yeol…”

“Sudahlah hyung…,”

“Aku tahu perasaanmu,tapi bagaimana dengan exotic ? , mereka telah mengorbankan segalanya untukmu , bagaimana dengan pengorbanan mereka ?, kumohon hanya kali ini yeol, berkonbanlah sedikit untuk mereka, hanya sedikit yeol..”

Chanyeol memandang Luhan dalam,ragu untuk mengiyakan.

  “Baiklah…”

Luhan tersenyum manis.

“Baguslah,besok kita mulai latihan,datanglah ke tempat latihan Yeol…”

“Baiklah….”

“Aku pergi dulu Yeol, kami menunggumu besok “

Luhan berlalu,meninggalkan Chanyeol sendirian.

“Konser terakhir Exo….tanpa Baekhyun hyung…”

Ia tersenyum pahit.

Setidaknya hanya itu yang dapat ia lakukan sekarang,

Atau mungkin tidak.

***

Chanyeol masuk perlahan keruang latihan,ia menatap satu persatu member exo yang menatapnya penuh arti,mungkin tak menyangka akan kehadirannya.

“Akhirnya kau datang juga Yeol”

Chen tersenyum tipis.

Chen datang bersama istrinya Im Aire. Luhan datang bersama tunangannya Kim Yura. Xiumin datang bersama Kekasihnya Park Tae Hee. Tao datang bersama istrinya Jung Krystal. D.O datang bersama istrinya Choi Nana. KAI datang bersama istrinya Ah Leehi. Suho datang bersama istrinya Park Hyuna. Lay datang bersama istrinya Kim Kaina. Hanya Sehun dan Kris yang belum mempunyai kekasih,bahkan Chen dan Xiumin telah mempunyain seorang putra dan seorang putri yang mereka rencanakan untuk dijodohkan saat anak mereka dewasa nanti.

Ide konyol dan mungkin cita-cita Chen dan Xiumin untuk menjadi besan dimasa depan.

“Anakmu hyung ?”

Chanyeol menatap penuh senyum kearah seorang yeoja dalam gendongan Aire,yeoja yang sangat manis,yeoja manis berusia 1 tahun.

“Ne,cantik bukan ?”Tanya Chen sang ayah.

Chanyeol mengangguk.

“Siapa namanya ?”

“Suri…”

“Kau berikan anak secantik itu nama Suri hyung ?,kau orang tua yang kejam”

Chen menatap Chanyeol geram,mungkin ada benarnya juga apa yang dikatakan Chanyeol, mungkin nama Suri tidak cocok untuknya.

“Sudahlah,ayo kita mulai latihan”

Kris menengahi.

“Baiklah”

Semua member berkumpul,memulai latihan mereka,menari bersama kembali,menghafal kembali koreo grafi yang 2 tahun belakangan ini tak pernah mereka lakukan .

Mungkin disaat seperti inilah mereka dapat mengulang masa lalu.

Masa lalu yang membuat Happy Verus Exo itu lagi-lagi merindukan hyungnya itu,Byun Baekhyun.

Yang telah menghilang begitu lama.

Dan mungkin hanya keajaiban yang dapat mempertemukan mereka.

Keajaiban,hanya sebuah keajiban yang ia ketahui tak akan berpihak padanya.

Atau mungkin belum saatnya.

***

Chanyeol,happy virus exo itu lagi dan lagi mendatangi Sungai Han,tempat dimana ia akhirnya harus kehilangan Baekhyun,hyungnya,semangatnya untuk tetep melangkah.

Ia mendudukkan pantatnya,memandang sendu sungai Han dihadapannya.

“Hyung….”

Ia tersenyum sendu.

“Bogoshippoyo…”

Chanyeol tersenyum pahit.

Seperti inilah kegiatannya setiap hari semenjak Baekhyun menghilang dari kehidupannya,ia akan datang kesungai han mengatakan bahwa ia merindukan hyungnya,berharap keajaiban berpihak padanya,menunggu keajaiban itu datang hingga larut malam,walupun ia tahu itu sia-sia.

Ia tersenyum miring.

“Besok hari ulang tahunku hyung….. dan besok kami akan melaksanakan konser terakhir exo hyung…”

Chanyeol menyeka air matanya.

“Tanpamu….”

Chanyeol,lagi-lagi pria itu tertunduk lesu.

“Datanglah besok…,kembalilah kepadaku kepada exo kepada exotic…,berdirilah disampingku,diatas panggung yang sama denganku, sekali lagi….”

Chanyeol tersenyum pahit.

“Untuk yang terakhir kalinya hyung….,hanya sekali….,kumohon….”

Chanyeol memadang sungai han yang mengalir lamban,sangat lamban sama seperti waktu yang berputar,menyiksanya untuk merindukan hyungnya,membuatnya muak.

Ia hanya butuh sebuah keajaiban sekarang.

Keajaiban yang berpihak padanya.

***

Salah satu gedung pencakar langit itu nampak ramai hari itu,hari dimana sang Happy Virus Exo itu berulang tahun ke-29, hari dimana diatas panggung dengan tatanan megah ini menjadi saksi ia akan menjadi salah satu bagian dari exo untuk yang terakhir kalinya.

Ia memandang takjub para exotic yang riuh menggema kala melihat kembali ke-11 members exo berada dihadapan mereka, tentu saja dengan Sehun yang telah menyelesaikan wamilnya,dan tanpa Baekhyun pastinya.

 

Banyak anggota keluarga dari ke-11 member mengisi kursi VVIP,termasuk istri bahkan tunangan juga kekasih para member Exo,kecuali Kris dan Sehun yang masih nyaman untuk sendiri,dan Baekhyun yang menghilang pastinya.

Andai saja Baekhyun disampingnya sekarang mungkin akan lengkap kebahagiaannya,ia hanya mengharapkan sebuah keajaiban berpihak padanya sekarang,hanya itu.

Para member mulai mengambil posisi masing-masing memperkenalkan dirinya kembali dengan couple mereka di exo dulu.

 

“Annyeong , we are one , we are HunHan ! “

Luhan dan Sehun memperkenalkan diri mereka,suara riuh menggema manakala HunHan membuat love sign untuk para HunHan’s shipper.

 

Tibalah giliran Chanyeol,semua member memandangnya dengan senyum cemas,termasuk para Exotic yang berteriak kencang memberikan semangat pada Chanyeol.

“FIGHTING CHANYEOL-SSI!”

Teriak Exotic menggema disalah satu gedung pencakar langit tempat berlangsungnya konser Exo untuk yang terakhir kalinya,sebelum akhirnya kontrak Sehun dan Luhan berakhir hari ini.

 

Chanyeol tersenyum manis,setidaknya disaat ia rapuh seperti ini masih ada hyung-hyung dan dongsaeng-dongsaengnya,ribuan para exotic yang menyaksikan konser ini.

Dan jangan lupakan para exotic lain yang tidak bisa menyaksikan konser ini yang memberikan dukungan mereka untuk Chanyeol melalui Twitter,Me2Day,dan jangan lupakan surat-surat yang diberikan penggemarnya untuk memberikan semangat pada Chanyeol 2 tahun belakangan ini.

“Annyeong Haseyo , we are one , we are Baekyeol !”

Chanyeol menatap sendu kesampingnya,andai saja ada Baekhyun sekarang,mungkin ia tak akan serapuh ini.

 

Konser dimulai para Exotic ikut bernyanyi mengikuti alunan lagu yang dinyanyikan para member exo,dengan antusias mereka bernyanyi,seakan kembali mengenang moment yang dulu pernah berlalu.

Tibalah pada penampilan terakhir,exo akan menyanyikan lagu terakhir mereka Memories yang dipopulerkan oleh sunbae mereka,super junior.

Luhan nampak kembali ke backstage, sedangkan Para member lain telah bersiap untuk menjadi satu bersama exotic untuk menyanyikan Memories.

 

Luhan kembali naik keatas panggung,bersama seorang namja berwajah pucat yang tengah terduduk lemah diatas kursi roda,dengan sebuah microphone di tangan kirinya,namja berwajah manis itu dengan mata tertutup mendengar sayup-sayup teriakan para Exotic yang menggelegar.

Namja manis itu menarik napasnya panjang ,berusaha menjaga kesadarannya agar terus bisa bernyanyi untuk yang terakhir kalinya bersama exo , walau dengan mata yang tertutup karna penglihatannya nyang mulai meremang dan kepalanya yang mulai berdenyut.

Namja yang lebih dari 2 tahun yang lalu berada di Singapura untuk menjalani pengobatan kanker lambung yang dideritanya 2 tahun belakangan ini,namun kanker lambung yang telah terlanjur menggerogoti tubuhnya membuatnya harus merelakan kakinya lumpuh total mengakibatkan ia harus terduduk lemah dikursi roda.

 

Kanker lambung yang mulai menyerang bagian otaknya membuat penglihatannya terganggu dan mulai mengalami kebutaan walau bertahap.

Kanker yang membuatnya harus berpisah dengan dongsaengnya selama 2 tahun,dongsaeng yang menjadi bagian penting dalam hidupnya, Park Chanyeol.

Walau akhirnya ia harus menyerah,dan membiarkan kanker itu menggerogoti tubuhnya, merusakkan satu persatu organ tubuhnya,ia tak bisa berbuat apapunl,ia sudah terlalu lelah untuk melawan takdirnya.

Byun Baekhyun,namja itu tersenyum tipis,dengan mata tertutup bermodalkan pendengarannya yang masih berfungsi ia dapat mendengar riuh para Exotic yang merindukan dirinya,para hyung dan dongsaengnya yang langsung menghampirinya dengan khawatir.

    Dan jangan lupakan dengan namja yang tengah menangis seunggukan sembari memeluknya erat,Park Chanyeol.

Dongsaeng yang telah lama ia rindukan selama ia berada disingapura,dan mungkin ini merupakan kejutan serta keajaiban untuk Chanyeol sebagai kado ulang tahunnya,dimana ia mengharapkan dihari ulang tahunnya ia dapat bertemu dengan Baekhyun walau untuk yang terakhir kalinya,mungkin.

  Dimana konser terakhir exo diadakan tepat dihari ulang tahun sang Happy Virus Exo itu.

Sungguh merupakan pemandangan yang mengharukan dan ditunggu-tunggu oleh para exotic dan ke-10 member exo lain dimana mereka dapat melihat kembali BaekYeol berada diatas panggung yang sama,walau untuk yang terakhir kalinya,mungkin.

Membuat para exotic dan ke-10 member tidak dapat lagi menahan tangisnya menyaksikan pemandangan mengharukan didepannya.

 

“Hyung…Bogoshippoyo…”

“Nado Bogoshippo Yeollie…,Don’t Cry…,kau terlihat jelek saat menangis…”

Baekhyun tersenyum,walau dengan suara serak Baekhyun mengatakannya,akhirnya Chanyeol dapat mendengar kembali suara yang amat ia rindukan itu.

Baekhyun tersenyum tipis,ia membuka matanya perlahan,mencoba untuk melihat Chanyeol walau remang-remang untuk yang terakhir kalinya,mungkin.

Baekhyun menatap Chanyeol dalam,akhirnya hari ini ia dapat kembali mata indah itu,mata yang tersimpan untuk sekian lama dalam memorinya,dan mungkin selamanya.

 

  “Yeollie…kudengar kau selalu murung akhir-akhir ini…,apa itu karna aku ?…”

“Hyung…”

Chanyeol menatap Baekhyun dalam.

“Yeollie…bisakah kau berjanji sesuatu untukku ?”

Chanyeol nampak berpikir,ragu untuk mengiyakan.

“Ne, apa itu ?”

“Sehabis ini,jagalah dirimu baik-baik,jangan terlalu memaksakan dirimu,jalani hidupmu tanpa bayang-bayang masa lalu,dan relakan aku…,kau tidak perlu takut,aku akan selalu mengingatmu karna kau bagian hidupku,kau akan selalu tersimpan didalam memoriku . Dan jangan pernah takut untuk kehilanganku aku selalu ada diingatanmu,dan disini…”

Baekhyun meneteskan air matanya sembari menunjuk dada Chanyeol.

“Dihatimu…,bisakah kau berjanji untuk itu ?”

“Hyung…”

Chanyeol menghapus air matanya,menatap Baekhyun dalam.

“Berjanjilah”

Baekhyun tersenyum manis,mungkin senyum termanis yang pernah Chanyeol lihat,meyakinkan Chanyeol bahwa semua akan baik-baik saja.

“Ne, i promise”

Baekhyun tersenyum tipis,mengacak rambut Chanyeol dengan tangan kanannya.

“Good Boy,Ayo kita bernyanyi untuk yang terakhir kalinya….”

“Hyung….”

 

Baekhyun menggenggam tangan Chanyeol,berbalik menghadap ribuan exotic yang telah meneteskan air matanya menyaksikan pertemuan dan mungkin perpisahan antara Baekhyun dan Chanyeol.

 

Dentingan piano itu menjadi musik pengiring mereka,mereka saling berpegangan erat,bernyanyi bersama-sama,membuat para exotic bercucuran air mata karenanya.

Pemandangan yang telah begitu lama tidak disaksikan oleh para exotic,pemandangan dimana mereka dapat melihat kembali ke-12 member exo bernyanyi kembali bersama-sama tanpa kurang satu member pun.

Tidak ada lagi Sehun yang menjalankan wamilnya,tidak ada lagi Baekhyun yang menghilang,dan tidak ada lagi Chanyeol yang rapuh,tentunya.

Mereka para member exo dan exotic tahu bahwa Baekhyun adalah kekuatan Chanyeol,Kekuatan sang happy virus exo,kekuatan mereka,kekuatan exo planet,kekuatan exotic.

“Saranghaetjanha uri hamkehan manheun nal dongan”(Tao)

“Hamkke aphahaetjanha seoroui irin juldo moreugo”(Chen)

“Neon eodi inneun geoni naui moksori deullijil annni

appheun nae simjagi neoreul chatneunda noerul bureunda

michidorok”(D.O)

 

“Gaseumi nunmuri ddo neoui gieogi”(Kris)

“han bangul han bangul ddo nae gaseume heulleo naerinda”(Suho)

“ureodo ureodo jiwojiji annneun gieogeul ttara

oneuldo bin nae gaseumeul ddo jeoksinda”(Sehun)

 

“Johahaetanha jageun nae misoe useojwotjanha”(Lay)

“Hamke ureosseotjanha naui nunmure aphahaetjanha”(Xiumin)

“Jigeum eodi inneun geoni jichin nae moseubi boijil annni”(KAI)

“Appeun nae simjagi noereul chatneunda noerul bureunda

Michidorok”(Luhan)

 

 

“Gaseumi nunmuri ddo neoui gieogi

han bangul han bangul tto nae gaseume-”(Baekhyun)

Baekhyun kehilangan suaranya membuatnya berhenti bernyanyi.

“…heulleo naerinda”(Chanyeol)

Chanyeol tersenyum menenangkan,ia melanjutkan part Baekhyun yang sempat terpotong.

Membuat para exotic meneteskan air mata menyaksikan moment itu.

“ureodo ureodo jiwojiji annneun gieogeul ttara

oneuldo bin nae gaseumeul ddo jeoksinda”(Chanyeol)

 

“Naegero dorawajullae maeil ne ireum bureumyeo

ichin gidarin soge neoreul chaja hamaeneun najanha”(Luhan)

“Sarangi nunmuri neowaui chueogi…”(Baekhyun)

“han bangul han bangul ddoo nae gaseume heulleo naerinda

ureodo ureodo jiwojiji annneun gieogeul ttara

oneuldo bin nae gaseumeul ddo jeoksinda…” (All Exo K & M)”

 

Mereka semua menghampiri Baekhyun,memeluk  Baekhyun erat.

Baekhyun tersenyum tipis,merasakan pelukan ini sekali lagi,setidaknya bila ia mati,ia akan mati dalam pelukan mereka,keluarganya ,Exo .

Baekhyun mulai kehilangan kesadarannya,penglihatannya memburam,suara riuh mulai sayup-sayup terdengar,hingga akhirnya semuanya gelap,otaknya tak mampu lagi merekam,memorinya seakan rusak,napasnya seakan habis,tangannya seakan mati rasa.

Para member exo dan exotic serta para staf panik,terutama Chanyeol saat melihat Baekhyun terjatuh dari kursi rodanya.

“Baek-”

“Aku harus pergi…”

Ucap Baekhyun dengan suara serak.

“Yeollie,…Luhan hyung dan!”

Mulut Beakhyun mulai tak kuat untuk berbicara,napasnya seunggukan.

 

Ia masih ingin mengatakan beberapa hal,namun suaranya mulai menghilang dari mulutnya,ia mulai kesulitan bernapas,Baekhyun hanya dapat menangis ketika melihat para member exo yang berada disampingnya terlihat cemas.

Baekhyun mencoba membuka mulutnya dengan mengatakan “pena,….kertas…” walau tanpa suara.

Luhan mengambil sebuah pena dan kertas lalu menyerahkannya pada Baekhyun seakan mengerti maksud Baekhyun,ia membiarkan Baekhyun menulis.

 

Dengan sekuat tenaga Baekhyun menggunakan jarinya untuk menulis.  Keajaiban mungkin tengah berpihak padanya,membiarkan tangannya yang mati rasa untuk dapat bergerak.

Dan Keajaiban pun mengijinkan Baekhyun menulis sebuah pesan singkat,sebuah tulisan yang menjadi pengiring napas terakhir Baekhyun.

Sebuah tulisan yang membuat Para member exo dan para exotic menangis histeris terutama Chanyeol .

 

    “Jaga diri kalian dan bahagialah ketika aku pergi…”

 

“HYUNG!”

Air mata menjadi tanda terakhir ketika Baekhyun menarik napas panjang,mengakhiri duka sedih menjadi sebuah kebahagiaan ketika mereka mulai bisa menerima kepergiannya. Wajah tanpa nyawanya memucat,bibirnya membiru,pertanda bahwa ia telah pergi dari dunia ini,menuju dunia barunya… dunia yang kekal untuk selamanya.

Meninggalkan Chanyeol yang masih belum bisa menerima kenyataan .

   Mungkinkah ini akhirnya ?.

Habiskah waktunya ? .

Tidak adakah kesempatan untuknya ? .

Inikah kesempatan terakhirnya ? .

~The End~

 

 

 

 

 

Iklan

27 pemikiran pada “Moments

  1. huwaaa thor~~
    kau membuatku yg entah knp akhir” ini kebal dgn angst nangis TTT^TTT

    pas bagian nanyi memories itu aku lgsung cpt” cari lagu SJ trus diputer sambil bayangin gmn member EXO nyanyi dan,,, sukses bikin aku nangis ;_;

    my BaekYeol feelssss~

    keep writing ya thor 😉

  2. Wuah biasku belum punya pasangan semua #tunjukKris&Sehun!!! (bukan exotic sih sebenernya,cuma lagi suka dua orang itu aja 🙂 )
    Ceritanya sedih nih,bubar pasti ada saatnya,tapi baek jangan mati 😦
    (lebih gak rela kalo suju bubar #ELForever,gara2 memories dipake diatas situ jadi kebayang nih)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s