Unforgettable Guy (Chapter 2)

Author  :  sehuncreativetam (@ninetwelve99)

Cast       :

–          Park Soo Rin (O/C)

–          Xi Lu Han a.k.a Luhan

–          Wu Yi Fan a.k.a Kris

–          TaeTiSeo (Taeyeon, Tiffany, Seohyun)

–          Jung Shi Yeo

–          Other EXO members

Quote   : Jeongmal mianhae Park SooRin, aku harus melakukan ini semua untuk mendapatkan cintamu. Saranghae~

Genre   :  Romance

Length : Multi Chapter

unforgetableguy

NB          :  Mian banyak typo yg tersebar ya >< . Don’t be siders! If you want to copy, please say with me at comment and take credit. Thank you^^

Helow^^ saya balik lagi dengan part 2 nya. Mian kalau yang ini lama dan alur ceritanya kurang bagus. Kalau kalian punya kendala dalam membaca ff ini, silahkan hubungi dokter terdekat (?) haha bercanda. Maksudnya silahkan di komen aja ya^^. Dan satu pemberitahuan lagi, klo author udh ganti uname twitter, udah di cantumin ya diatas._. capcus yuks di baca~

_____________________

– SooRin POV –

Aku melangkahkan kaki dengan lemas menuju ke kamarku yang sangat luas bagaikan taman (?). Memberikan salam pada amma dan appa pun sangat lemas. Kris oppa juga bingung padaku, kenapa aku seperti ini?! Aku saja bingung ~

Aku menjatuhkan diriku dengan bebasnya diatas kasur yang empuk dihiasi dengan sprai berwarna biru bergambar teddy bear, karena aku sangat suka dengan teddy bear^o^
Tak lama kemudian, pintu kamarku berbunyi, seperti ada yang mengetuknya. Aku membukanya tanpa tenaga dan bisa diartikan dengan letih. Ternyata itu eomma.

“SooRin, ayo ke bawah. Ada teman eomma dan anaknya yg ingin berkenalan denganmu”
“Nuguya?”
“Sudah ayo ikut saja” Kata eomma sambil menggandeng ku ke bawah untuk mengenalkan ku dengan temannya dan anaknya juga~

“YoonHee – ah, ini anakku~” Oh, ternyata teman ibuku itu bernama YoonHee, lebih lengkapnya lagi Xi Yoon Hee.
“Ah, annyeong YoonHee ahjumma. Park SooRin imnida” kataku sambil membungkukan tubuh 90 derajat
“Annyeong SooRin. Xi YoonHee imnida. Dan perkenalkan, ini anakku yg bernama Xi LuHan” Mwo? Oh, jadi namanya Xi LuHan? Sepertinya anak ini yang menjatuhkan bukuku di toko buku ya?! Apakah dia masih mengingatku??

“Annyeong SooRin, Xi LuHan imnida”
“SooRin, teman amma dan anaknya ini berasal dari Beijing, China. Mereka pindah ke Seoul karen aurusan keluarga dan pekerjaan. Untuk itu, LuHan ingin masuk ke kampusmu dan dia akan tinggal bersama kita”
“MWO??”
“Waeyo? Kau keberatan?” Kata LuHan dingin.
“A-anyio. Aku hanya kaget saja” jawabku dan sepertinya dia tidak mengenalku. Karena hari ini, style ku lagi down (?) banget.

– SooRin POV –

Ah tidak, dia tidak mengenaliku. Baru sehari, masa ga kenal sih?! Menjengkelkan. Dasar cowok dingin!
Tapi tunggu, apa urusanku untuk mempedulikan dia masih ingat padaku atau tidak? Itu kan urusan dia. Ahhhhh aku bisa gilaaa >,<

– keesokan harinya –

Pagi ini aku tdk ada kelas sama sekali, begitu juga dengan ke 3 sahabat ku itu. Tapi aku harus mengantar LuHan untuk test masuk di kampus. Sangat melelahkan!

Dan ternyata, semalaman dia menginap di rumahku dan tidur di kamar appaku. Apa-apaan ini?! Mentang-mentang appa lagi ke Jepang dan dia seenaknya masuk ke kamar appa ku? Manusia macam apa kau ini?! Tak tau diri!!!

Aku turun ke bawah untuk sarapan. Pemandangan yang membuat mood ku berkurang, LuHan dan eomma sedang ngobrol dengan begitu akrab. Aku rindu dengan suasana itu, aku dulu masih sempat ngobrol dengan eomma. Tp sekarang tidak, karena tugas kuliah menumpuk.
Sekalipun aku punya waktu kosong atau tidak punya jadwal kelas, pasti itu ku pakai untuk tidur seharian -_-”
Ku potong saja pembicaraan mereka.

“Eomma, mana sarapanku?”
“Ah ini SooRin” kata amma sambil memberikanku roti yg diberi selai kacang dan susu hangat. “SooRin, hari ini kau harus mengantarkan LuHan ke kampusmu untuk menjalani test”

Aku yang mendengarnya langsung keselak

“Uhukkk uhukkkk… Apa yang eomma bilang barusan? Mengantarnya? Shireo! Aku ingin beristirahat dan mengerjakan tugas dari Sooman saem!!”

Tiba2 alasan itu muncul dari pikiranku, padahal mah kaga ada tugas sama sekali =,=

“Ayolah SooRin, jebal.. Tugasnya kan bisa dikerjakan nanti, sehabis pulang mengantar LuHan”
“Aku tidak punya waktu lagi eomma! Apakah eomma mau anaknya tidak menjadi sarjana nanti huh?”
“Mmm ahjumma, aku bisa berangkat sendiri kok. SooRin-ah, apakah kau bisa memberikan alamatnya?”

‘Cih.. Sok baik di depan eomma dan sangat dingin di depanku? Tdk punya pendirian’ batinku

“Ah andwae. SooRin bisa mengantarmu kok. SooRin, jebal?”
“Yasudahlah. Aku akan bersiap2 sebentar. Tunggu”

Sangat malas mengantar mahluk alien ini ke kampusku. Ini kan keperluan pribadi nya, kenapa aku harus terlibat !

At Campus

“LuHan, kau masuk saja. Aku tunggu disini”
“Ta..tapi.. Aku tidak tau ruang testnya dimana?! Hehe ._.”
“Aishh kau ini!!” Ku tahan tanganku yang ingin sekali memukul kepalanya. “Baiklah. Aku antarkan ke ruang testnya”

Sepanjang ku jalani koridor kampus dengan LuHan, yeoja-yepja melihat kami berdua dengan tatapan sinis. Cih, ada apa dengan mereka?! Kau pikir kami berpacaran? Aku tak sudi berpacaran dengannya!
tiba-tiba pandangan Luhan tertuju pada seorang yeoja dan yeoja itu juga tertuju pada LuHan.

“Ehem” ejekku
“Waeyo?” Kata LuHan
“Kau mengenal yeoja itu?” Kataku sambil menunjuk kecil yeoja itu

“Hhmm.. Sepertinya..” Pikirnya sambil memiringkan kepala “Yasudah. Kau test dulu sana, sebentar lg akan dimulai dan kau tdk boleh telat”
“Ah ne. Kau bisa kan menunggu ku?”
“Ne, bisa. Cepetan sanaa” kataku sambil mendorong tubuhnya

Dan dia pun masuk ke kelas untuk test. Ku lihat wajahnya pada saat mengerjakan soal itu, yah bisa dibilang “sempurna” lah. Imut, manis, putih dan bening. Tampaknya dia anak baik. Ah yasudahlah, daripada aku karatan (?) disini, mending minum ice cappuchino kesukaanku di cafe kampus

At Cafe

“Ahjussi, ice cappuchino nya satu dan kue tiramissu juga”
“Ah ne. Tunggu~”

Sambil menunggu pesananku datang, aku melihat 4 yeoja yang datang. Dan dari salah satu yeoja itu, adalah yeoja yang tadi di perhatikan terus oleh LuHan. Dan…

Ddrrrtttt dddrrrttt

Handphoneku bergetar itu menandakan ada SMS.

From: LuHan an Beijing alien
“Hey, kau ada dimana? Aku sudah selesai testnya”

To: Luhan Beijing alien
“Aku ada di cafe kampus. Kau tinggal turun dan belok ke kiri saja”

From: Luhan Beijing alien
“Ah ne. Tunggu aku~”

Aku menunggu Luhan sekitar 15 menit dan dia pun akhirnya datang ke cafe dan duduk berhadapan denganku.

“Annyeong SooRin. Mian klo aku lama datangnya”
“Ne, gwenchana. Kau mau pesan apa?”
“Ice moccachino dan kue sepertimu itu. Sepertinya enak *Luhan laper*”
“Ah ne. Aku pesankan ya”
– LuHan POV –

Menunggu pesananku datang yang sedang di pesanakan oleh SooRin, aku terkejut *o* melihat yeoja itu. Apakah dia wanita yg dulu aku cintai dan sayangi? Tapi aku gagal mendapatkan cintanya..

– FLASHBACK –

Kulihat penampilanku hari ini. Sangat tampan, benar-bear sangat tampan. Hari ini, aku akan menyatakan cintaku pada Jung ShiYeo, yeoja idamanku selama 2 tahun. Aku sudah memendam lama rasa ini, dan kurasa tepat pada hari ini, adalah hari yang cocok untuk mengatakannya.
Ku tunggu dia di taman dekat rumah nya sambil membawa bunga mawar merah yang indah untuknya. Tiba-tina saja ada mobil hitam dengan lampu yang sangat terang datang ke taman itu. Siapa itu? Dan ternyata itu adalah ShiYeo dan seorang namja. Entah siapa.

“Chagi, jeongmal kamsahamnida untuk membawa ku jalan2 hari ini. Sangat menyenangkan”

DEG BRUG PRANG DUARR ._.

Ternyata itu adalah namjachingu ShiYeo. Bunga mawar yang ku pegang terjatuh dan hancur berkeping-keping sama halnya juga dengan hatiku. Dia berbohong padaku. Katanya dia tidak mempunyai namjachingu, tapi kenyataan nya dia sudah punya.  Kubalikkan tubuhku dan langsung berlari pulang dengan hati yang ku tinggalkan di yeoja itu, Jung ShiYeo.

– FLASHBACK END –

“Yaa!! LuHan-ssi!!” Teriak SooRin “N-ne? Kau mengagetkanku saja”
“Kau melamun! Apa yang sedang kau pikirkan? Kuenya keburu dimakan lalat tuh, kasian udah pada ngantri”
“Mmm.. Kurasa yeoja itu adalah yeoja yang pernah menyakitiku. Tapi aku cinta dengan yeoja itu”
“Bagaimana bisa? Kau tampan. Tidak mungkin kalau yeoja itu menolakmu”
“Itu mungkin. Dia berbohong padaku”

Sudah hampir 2 jam, aku dan SooRin berbicara banyak tentang yeoja itu. Untung saja yeoja itu sangat jauh duduknya, jadi gabisa nguping. Mataku berkaca-kaca jika melihat masa lalu yang sangat menyakitkan itu. Tp SooRin menenangkanku dengan menepuk pundakku. Dia memang sangat baik, walaupun sedikit judes hihi *pis*

“Sudahlah, kau pasti akan mendapatkan yg lebih baik darinya. Aku yakin itu”
“Tp penampilanku sangat aneh. Jelek dan tidak cool” kataku sambil menundukan kepala. “Baiklah. Aku akan merubah penampilanmu supaya lebih tampan dan cool. Kajja!”

Tanganku ditarik oleh SooRin dan entah mau dibawa kemana olehnya. Dan ternyata dia membawaku ke salon pria dan wanita.

– SooRin POV –

At Salon

“D.O Noona, tolong rapikan namja alien ini”
“Ah ne. Silahkan duduk tuan” kata D.O noona itu pada Luhan dan mempersilahkannya duduk di depan kaca
“Namja ini mau diapakan?”
“Hhmm.. Rapikan rambutnya terlebih dahulu. Berilah poni miring ke kiri dan berilah warna coklat muda seperti emas” kata SooRin. “Okay. Tunggu ne”

Selama D.O noona mempersiapkan semuanya, aku menunggu di belakang dan bisa melihat wajah LuHan dari kaca yang tampak gugup. Sangat lucu.

“Hey, kenapa mukamu gugup? Selow broo” kataku.
“Aku bukan gugup. Aku geli melihat banyak banci disini dan mereka lah yang akan merapikan rambutku” katanya dan memberikan nada pelan pada kata ‘banci’.

” Tenang, D.O noona namja tulen kok. Tp dia pintar dengan bakat-bakat yang wanita punya”
“Namja tulen tapi kok dipanggil noona? =,=”
“Itu hanya panggilan saja.”
“Ah, arrasseo”

Sudah sejam lebih 20 menit tubuhku luntur (?) menunggu LuHan yang sedang di rapikan rambutnya. Mending aku jalan-jalan saja dan membelikan baju yg cocok untuknya.

“Luhan-ssi, aku jalan2 sebentar ya. Kau tunggu sini. Kalau sudah selesai, SMS atau telfon aku”
“Ne”

Aku keluar dari salon dan membelikan baju untuk LuHan. Tubuhnya yang sangat kurus itu sangat susah mencari ukurannya-_- aku hampir menyerah mencarikan baju untuknya. Tapi mataku nyantol *eh?* ke satu toko baju-baju namja yang bagus dan pas untuk ukuran LuHan.

“Permisi, aku ingin membeli kaos dan kemeja. Apakah ada?”
“Ada. Sini masuk dan lihatlah sendiri. Aku tidak tahu seleramu”
“Ah andwae. Aku ingin kaos tanpa lengan berwarna putih polos dan kemeja warna biru tua. Pilihlah sesuka hatimu”
“Ah ini. Apakah pilihanku cocok?” kata penjaga toko itu sambil menunjukkan baju pilihannya. “Sepertinya. Baiklah, aku ambil ini. Oia, apakah kau menjual celana panjang jeans putih?”
“Ada. Ukurannya berapa?”

‘Aiii mampus guee x(( gue gatau ukuran celana nya LuHan ><‘ batinku

“Hhmmm 28” kataku asal
“Baik. Akan ku carikan sebentar ne”

– LuHan POV –

At Salon

Wow. Penampilanku sekarang sudah mulai membaik (?) *dikira sakit -,-* dan lebih cool *ttssaahh*. Jeongmal kamsahamnida SooRin, kau sahabatku yang paling baik di dunia ini.
Sebaiknya aku akan menelfon yeoja cantik itu dulu.

“Yoboseyo?” Kata SooRin,
“SooRin-ah, aku sudah selesai. Kau ada dimana?”
“ah arra. Aku akan kesana”
“Jangan lama-lama!!”
“Neee”

Aku menunggu yeoja itu datang dan benar. Dia datang dengan kantong belanjaan yang sangat banyak. Mungkin itu untuknya.

“Annyeong LuHan, mian lama” katanya sambil mengatur napas karena abis lari._.v
“Annyeong. Kau capek? Sini duduk” kataku
“Ne. Oia, ini untukmu. Pakailah di ruang ganti sebelah sana” tawarnya dengan memberikan plastik yang tadi ia bawa.
“Mwo? Untukku?” Kataku sambil menunjuk diriku sendiri.
“Ne. Waeyo? Kau tidak suka?”
“Ehhh suka kok. Bentar ne”

– SooRin POV –

“D.O noona, jeongmal kamsahamnida karena sudah merapikan rambut temanku itu”
“Ne, cheonmaneyo. Mwo? Teman?”
“Ne, teman. Waeyo?”
“Bukannya dia pacarmu?”
“Heh!! Kata siapaa?? ><”
“Bukan kata siapa-siapa sih._.v tapi kalian cocok!”
“Apa yang kau bicarakan noona-_- apa kau sudah gila?!”
“Anni. Tapi benar, kau dan dirinya cocok”
“Terserah kau saja lah-,-”

Apa-apaan namja ini?! Dia bilang aku dan mahluk alien Beijing itu dibilang cocok-___- aku saja tidak suka padanya, gimana pacarannya coba 😐
Dan akhirnya………

~To Be Continued~

Ditunggu ya part 3 nya dan itu adalah part ending. Author usahain bisa ngirim lebih cepat lagi J. Hope you like it^^ *bow with Kai* J

4 pemikiran pada “Unforgettable Guy (Chapter 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s