Special Cafe

Special Café

Genre : Romance,sad (?)

Length : Oneshoot

Rating : General

Scriptwriter : OPI

Main cast :D.O Kyung Soo, Lee Eunjin (OC)

Suport Cast :Kris EXO-M, Kai EXO-K

WARNING : TYPO(s) BERTEBARAN DIMANA-MANA

PhotoGrid_1358595895706-picsay

Huwahahaha…. Annyeong chingudeul, I’m back nih dengan sebuah FF Oneshoot nih, soalnya kalau bikin twoshoot takut ga selesai-selesai kaya “My Bad Boy” sama sequel My Handsome girl “Go Away”  semoga pada suka ffku yang ini ya. Ini terinspirasi dari komik “Salon for a broken heart.” Tapi ceritanya 95% beda ko, Cuma dapet ilham aja pas baca komik ini. hahahaha… semoga pada suka ne 😀

 ___________________________

 

 

 

Author POV

 

Ada sebuah café bernuansa klasik di pinggiran kota Seoul yang sangat special. Seluruh pengunjung yang ada di café itu datang dengan wajah yang sedih dan lesu.

 

“Kyungsoo-ah…” teriak seorang yeoja cantik dengan wajah yang berseri-seri.

 

Tak lama setelah itu muncullah seseorang yang ia tunggu sedari tadi. Namja itu bernama Kyungsoo.Dia adalah koki sekaligus pemilik café ini.

 

“Aissshh untuk apa kau datang kesini Eunjin-ah?”Kyungsoo menyeret Eunjin keluar dari cafenya.Sedangkan yeoja yang diusir itu mempoutkan bibirnya dan membuat kerutan-kerutan di keningnya.

 

Setelah berada cukup jauh dari café tersebut mereka saling terdiam dengan fikiran masing-masing.

 

“Aigoo..kau mengusirku lagi huh?” Eunji menatap Kyungsoo seakan ia ingin memakannya.

 

“Akukan sudah sering bilang padamu, bahwa itu bukanlah sembarang café Eunji-ah.”

 

“Tapi jika peraturannya seperti itu aku tidak mungkin bisa masuk ke cafemu dan memakan kue lezat buatanmu Kyungsoo-ah.” Rengek Eunji sambil mengguncang-guncangkan tangan Kyungsoo.

 

“Akan aku bawakan kue buatanku ke rumahmu.Jadi kau tidak perlu datang ke cafeku arra?”Kyungsoo mengacak-acak rambut Eunji dengan ganas hingga membuat rambutnya kusut.

 

“YAYAYA!Jangan rusak rambutku yang indah ini pabo!”ia membentak Kyungsoo sambil merapihkan kembali rambutnya yang berantakan.

 

“Hahahaha…rambutmu itu sudah jelek mau diapakan juga Eunji-ah. Hahaha…..”

 

Eunji hanya mencibir tidak jelas melihat kelakuan menyebalkan dari sahabatnya itu.Walaupun Kyungsoo adalah namja yang tampan, tetapi Eunji merasa bahwa Kyongsoo adalah namja paling aneh seantero jagad raya ini.

 

Kyungsoo adalah seorang koki sekaligus pemilik sebuah café minimalis di Seoul.Cafenya juga cukup terkenal karena keunikannya.Café itu bernama Special Café.Seperti namanya, café itu memang café yang special.Tidak sembarang orang bisa masuk ke café tersebut karena café itu hanya untuk orang-orang yang patah hati.

 

“Kyungsoo-ah, izinkan aku masuk ke cafému jaebal…..” rayu Eunjin dengan puppy eyesnya yang sangat lucu.

 

“Kau tahu itu tidak akan mempan untukku Eunjin-ah.Mau bagaimanapun kau tidak boleh datang ke caféku, karena cafeku itu aku buat khusus untuk orang-orang patah hati arraso?”Kyungsoo mencubit pipi Eunjin yang sedang embung seperti balon udara.

 

“Dan itu artinya aku tidak akan pernah bisa masuk ke cafému, karena aku tidak akan patah hati Kyungsoo-ah.”

 

“Ck..percaya diri sekali kau? Kalau begitu tunggulah sampai kau merasakan patah hati, setelah itu datanglah ke caféku.”Kyungsoo tersenyum penuh arti pada Eunjin.Ia merasa sangat senang ketika menjahili yeoja yang berstatus “sahabatnya” sejak kecil.

 

“Tentu saja, hubunganku dan Kris gege kan sangat baik. Hahaha…. Kau juga harus segera memiliki orang yang kau cintai Kyungsoo-ah.Tapi dia harus seorang YEOJA arra? Hahaha…” Ejek Eunjin.

 

DEG

 

Perkataan Eunjin bagaikan peluru yang menembus jantungnya.Walau bagaimanapun Kyungsoo juga pernah mencintai “seseorang” bahkan hingga saat ini.

 

“Eisshhh… apa maksudmu berkata seperti itu nona Lee? Aku juga pernah jatuh cinta tahu?” wajah Kyungsoo sengaja ditekuk hingga membuat beberapa kerutan pada keningnya.

 

“Hahahaha…arra arra… pada siapa huh?Ahhh namja yang waktu itu kau peluk ya?Aigoo kyungsoo-ah itu adalah adegan yaoi terromantis yang pernah aku lihat kau tahu?”Eunjin semakin menggoda Kyungsoo sambil mencolek dagunya.Kyungsoo menghindar dari godaan setan yang terkutuk (dari colekan Eunjin maksudnya.)

 

Wajah Kyungsoo memerah seketika ketika Eunjin mengingatkan kembali adegan “so sweetnya” bersama Kai di taman sekolah ketika mereka SMA.

 

-FLASHBACK-

 

“Saranghae..jeongmal saranghae” ucap Kyungsoo sambil berjongkok di hadapan Kai yang terduduk di kursi taman.

 

“Nado saranghae Kyungsoo-ah.” Ucapnya.

 

GLEDAARR… #ceritanya ini suara halilintar.

 

Hujanpun turun dengan lebatnya.Wajah Kyungsoo memerah seketika dan langsung memeluk Kai sambil menangis.Mereka berpelukan dibawah hujan yang deras.

 

Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang sedang memperhatikan mereka dari baik pohon dengan wajah yang sendu.Airmatanya perlahan turun bersama dengan tetesan air hujan yang lebat membasahi bumi.

 

-FLASHBACK OFF-

 

“YAK!KAU!!” teriak Kyungsoo.Eunjin berusaha menghindar dari amukan Kyungsoo yang tengah mengejarnya.

 

“Hahaha… ayo kejar aku Kyungsoo… weee….” Eunjin terus berlari sambil menjulurkan lidahnya. Kyungsoo yang tidak terima ditindas oleh wanita langsung menambah kecepatan larinya, hingga

 

GREPP…

 

Kyungsoo berhasil menangkap tubuh mungil Eunjin dari belakang dan memutar-mutarkan badan mereka.

 

“Tertangkap kau nona Lee…”

 

“Huwahahaha… hentikan kyungsoo-ah..hahaha…aku pusing..hahaha…” mereka terus tertawa sambil berputar-putar di taman hingga suara bass seseorang mengghentikan kegiatan mereka.

 

“Eunjin-ah…” teriak namja itu.

 

“Kris gege…..” Eunjin langsung melepaskan rangkulan Kyungsoo dan langsung berlari ke pelukan Kris yang sedang tersenyum padanya.

 

“Chagi-ah, hari ini kita mau kemana?” Tanya Eunjin dengan manja.Kris menatap mata Eunjin sambil berfikir sejenak.

 

“Emhh bagaimana jika kita ke sungai Han saja chagi?”

 

“Ne, kajja..aku rasa pemandangan sungai Han sedang bagus siang ini.” Eunjin langsung menarik tangan Kris dan melambaikan tangannya pada Kyungsoo.

 

“Aku pergi dulu Kyungsoo-ah… jangan lupa sisakan kue untukku ne?” teriaknya dan hanya mendapat anggukan kecil dari Kyungsoo.

 

Eunjin terus melambai pada Kyungsoo dengan senyum yang selalu ia perlihatkan pada semua orang. Kyungsoo membalas senyum Eunjin dengan senyum yang tidak dapat diartikan.Matanya terlihat sendu sambil memandangi punggung Eunjin yang sedang berjalan berdua dengan namjachingunya Kris.

 

Setelah cukup lama melihat kepergian Eunjin, Kyungsoopun kembali ke cafenya dengan wajah yang cukup muram.

 

Author POV end~

 

Eunjin POV

 

Huwaa senangnya hari ini aku bisa bermain bersama Kyungsoo dan Kris gege.Kyungsoo adalah sahabatku yang terbaik, dan aku sangat menyayanginya.Aku juga menyayangi Kris gege namjachinguku, ya tentu saja rasa sayangku pada mereka berdua berbeda.

 

Aku dan Kris gege bermain seharian di sepanjang sungai han. Mengambil selca, memakan kembang gula, bersepedah berdua, makan es krim dan lain-lain. Ah aku sungguh sangat senang….

 

Setelah puas permain aku dan Kris gege duduk dibawah pohon peach di dekat sungai han. Aku menyandarkan kepalaku pada dada bidang Kris gege dan mencium aroma maskulinnya.Aroma yang sangat aku sukai darinya selama ini.Kami saling berpelukan dan memejamkan mata, meresapi kesegaran angina yang menyejukan hati kami hingga Kris oppa mulai buka suara memecah keheningan ini.

 

“Eunjin-ah..” ucapnya tanpa melihatku.

 

“Ne, waeyo chagi?”

 

“Saranghae….jeongmal saranghae yo Lee Eunjin.” Ucapnya dan mempererat pelukannya padaku dan mengecup keningku lama.Aku merasa aneh dengan sikap Kris gege hari ini.tidak biasanya ia bersikap seperti ini. Aku melonggarkan pelukanku dan menatap wajah tampan Kris gege.

 

“Wae yo? Apa ada masalah?” tanyaku, ia menatapku dengan mata yang sangat sendu lalau…

 

CHU~

 

Ia melumat bibirku dengan lembut dan penuh cinta, sungguh ciuman darinya kali ini sangat lembut dan manis. Perasaanku menjadi tidak enak, tetapi aku mencoba mengabaikannya dan membalas ciuman Kris gege.Setelah cukup kehabisan nafas, akhirnya kami melepaskan ciuman kamu.Ia menatapku sambil memegang kedua pipiku. Oh Tuhan, mengapa perasaanku menjadi tidak enak?

 

“Eunjin-ah…” ucapnya dengan suara parau.

 

EunjinPOV end~

 

Kyungsoo POV

 

Setelah kembali ke café aku langsung membuat kue tiramisu dengan campuran sedikit wine untuk menenangkan fikiran.

 

“Ah…akhirnya selesai juga.” Aku bergegas membawa kue yang baru aku buat ke sebuah meja yang menghadap langsung ke jalanan.

 

Aku terkadang memakan sendiri kue hasil buatanku ditemani secangkir hot chocolate untuk menenangkan fikiran. Saat aku sedang menikmati minumanku, hujan tiba-tiba turun dengan lebatnya.Dan samar-samar aku melihat sosok seorang namja dengan penampilan yang menyedihkan dengan tubuh yang basah kuyup.

 

Sepertinya aku mengenal yeoja itu?setelah aku selidiki baik-baik aku langsung bergegas mengambil payung dan menghampiri yeoja itu sambil berlari.

 

“Eunjin-ah?Apa yang terjadi?” teriakku sambil memayunginya.Ia mengangkat wajahnya sambil tersenyum kecut.

 

Ya Tuhan, apa yang terjadi padanya? Mengapa ia terlihat sangat hancur seperti ini? walau wajahnya basah terkena tetesan hujan, tetapi aku masih bisa melihat cairan bening yang hangat keluar dari pelupuk matanya. Badannya seketika menggigil, dan aku langsung memberikan jaketku untuk melindunginya dari udara yang dingin ini.

 

“Kyungsoo-ah, aku rasa sekarang aku boleh menjadi tamu di cafému. “ ucapnya lirih namun masih bisa aku dengar.

 

“Apa maksudmu Eunjin-ah?” tanyaku khawatir.

 

“Aku patah hati Kyungsoo-ah.” Ia tersenyum, lalu kembali menangis. Aku sungguh tidak tega melihatnya seperti ini.Tanpa ragu aku memeluknya ke dalam pelukanku sambil mengelus-elus punggungnya yang masih bergetar karena menangis.

 

“Uljjima Eunjin-ah..” entah mengapa suaraku menjadi bergetar karena menahan sesuatu yang disebabkan oleh penderitaan Eunjin.

 

“Aku..”

 

BRUKK….

 

Eunjin pingsan di dalam pelukanku.Akupun langsung membawanya masuk ke dalam ruang kerjaku. Aku meminta pegawai yeojaku untuk mengganti pakaian Eunjin yang basah, sementara aku membuatkannya cream soup dan hot chocolate untuk menghangatkan tubuhnya.

 

 

Tak lama kemudian ia mulai mengerjapkan matanya, aku membantunya untuk duduk di kasur. Aku memang tinggal di caféku supaya aku tidak kerepotan.Dan kini Eunjin terlihat sangat lemah. Oh Tuhan, ada apa dengannya?

 

“Eunjin-ah, gwenchana yo?” tanyaku khawatir, ia kembali tersenyum namun setelah itu ia kembali menangis.

 

“Hiks…hiks,…Kyungsoo-ah…Hiks…Kris gege..hiks…” gumamnya sambil terus menangis. Aku kembali memeluknya dan menyandarkannya di dadaku sambil mengelus kepalanya.

 

“Wae yo?Ceritakan padaku Eunjin-ah.”

 

“Hiksu….Kris gege..”

Kyungsoo POV END~

 

AUTHOR POV

 

-FLASHBACK-

 

“Eunjin-ah….” Ucap Kris dengan suara yang bergetar.

 

“Wae gege?Mengapa matamu memerah?Apa yang terjadi?”Eunjin mengelus wajah Kris dengan lembut.

 

“Lusa aku akan menikah. Mianhae..jeongmal mianhae yo Eunjin-ah.” Kris tertunduk sambil menangis.

 

DEG

 

Eunjin terdiam mematung, lalu detik berikutnya ia tertawa sangat keras.

 

“Hahaha.bercandamu sangat tidak lucu gege..”

 

“Mianhae Eunjin-ah, aku harap juga ini hanya bercanda, tetapi orangtuaku sudah  mengatur pernikahan ini. mianhae, jeongmal saranghaeyo Eunjin-ah..”

 

“HAHAHAHA…gege….kau lucu sekali, hahaha…lihatlah, kau menangis gege.Hahaha.…” Eunjin terus tertawa sambil menyikut lengan Kris.

 

GREP…

 

Kris langsung memeluk Eunjin dengan sangat erat.Kini Eunjin menangis dengan sangat keras dalam pelukan Kris.

 

“Waeyo gege?Wae yo? Hiksu…NAPPEUN NAMJA! Hiksu..”ia menangis sambil memukul-mukul Kris.

 

“Mianhae, aku takut kehilanganmu.Aku sangat mencintaimu Eunjin-ah.Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa. Mianhae…” Kris semakin mempererat pelukannya karena tubuh Eunjin semakin bergetar hebt.

 

“Kau jahat gege!”

 

“Mianhae, tapi percayalah hanya kau yang aku cintai Lee Eunjin.”

 

Lama mereka menangis dalam diam, hingga akhirnya Kris mencium bibir Eunjin dengan lembut dan sangat lama. Itu adalah ciuman perpisahan mereka berdua.

 

-FLASHBACK OFF~

 

“Hiksu…dia jahat Kyungsoo-ah..”

 

“Uljjima, semua ini pasti adalah yang terbaik untukmu Eunjin-ah..”Kyungsoo mempererat pelukannya pada Eunjin.

 

“Tapi aku sangat mencintainya Kyungsoo-ah..kau pasti tidak tau rasanya…” belum sempat Eunjin menyelesaikan perkataannya Kyungsoo sudah memotongnya terlebih dahulu.

 

“Aku tahu rasanya.Aku sangat mengetahuinya Eunjin ah.Bahkan aku jauh lebih sakit dari itu.melihat yeoja yang aku cintai sedari awal aku bertemu dengannya kini tengah menangisi seorang namja yang bukan aku. Aku sangat tahu rasanya itu Eunjin-ah.” Teriak Kyungsoo, tanpa sadar airmatanyapun ikut turun membasahi kedua pipi mulusnya.

 

Eunjin terdiam mematung mendengar perkataan Kyungsoo yang sangat mengejutkan tersebut.

 

“Apa maksudmu Kyungsoo-ah?” tanyanya dengan gugup.Kyungsoo melepaskan pelukan mereka dan menatap mata Eunjin dalam.

 

“Kau mau tahu mengapa aku membuat café ini?ini semua karenamu Eunjin-ah. Kau telah membuat hatiku sangat hancur kau tahu itu?”

 

Eunjin terdiam mematung, “Bagaimana mungkin?Kyungsoo-ah jangan bercanda!”

 

“Aku tidak bercanda Eunjin-ah.Aku sudah menyukaimu sejak awal kita bertemu, dan lama kelamaan perasaan itu berubah menjadi cinta. Dan saat aku akan menyatakan perasaanku padamu, saat itu kau datang membawa Kris dan memperkenalkannya padaku sebagai kekasihmu. Tidak tahukah kau betapa hancurnya hatiku saat itu Eunjin-ah?”

 

Tatapan Kyungsoo kini terlihat begitu lembut, ia mencoba memberitahukan perasaan sesungguhnya pada yeoja yang ia cintai sejak lama itu. Sudah sekian lama ia menyimpan perasaannya pada Eunjin, dan pada hari ini ia bisa menyampaikannya.

 

“Tapi bukankah kau menyukai Kai?Aku bahkan melihatmu menyatakan cinta lalu memeluknya.”

 

Pletakk….

 

Sebuah jitakan cukup keras berhasil mendarat di kepala Eunjin.

 

“Hyakk appo!!”Eunjin mengelus-elus kepalanya yang terasa sakit.

 

“Aku masih normal pabo!! Saat itu aku sedang berlatih menyatakan cinta padamu! Tapi ternyata itu sia-sia saja.”

 

“MWO?Jadi selama ini kau? AIGOO..kau tahu? Aku menerima Kris karena aku juga patah hati melihatmu mencintai seorang emmhhh “namja”?”Eunjin menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.Sementara Kyungsoo membulatkan matanya tak percaya.

 

“Jadi?Kau?Kau juga mencintaiku Eunjin-ah?”Kyungsoo menggoyang-goyangkan badan Eunjin.

 

Eunjin terus menunduk karena wajahnya kini memerah seperti tomat.Kyungsoo mengangkat dagu Eunjin perlahan dan menatap matanya yang indah.

 

“Ne, tapi saat itu aku kira kau..”

 

CHU~

 

Kyungsoo mengecup bibir Eunjin sekilas, lalu kembali menatap Eunjin yang masih terkejut.

 

“Akhirnya penantianku terkabul juga. Kekeke… oh ia, ige makanlah, aku baru membuatkanmu sebuah kue tiramisu. Kau tahu, kue tiramisu itu memiliki arti ”bawalah aku ke surga” dan semoga jika kau memakan kue ini semua kesedihanmu akan dibawa ke surga dan digantikan oleh kebahagiaan.” Kyungsoo mengelus-elus kepala Eunjin dengan lembut.

 

“Ne, gomawo Kyungsoo-ah.” Ucap Eunjin sambil tersenyum dan  memakan kue buatan Kyungsoo.

 

DEG

 

Wajah kyungsoo memerah melihat senyuman Eunjin yang telah meluluhkan hatinya sejak pertama ia melihatnya.

 

“Cheonmaneo chagi.”

 

Eunjin behenti sejenak mendengar perkataan Kyungsoo,“MWO? CHAGI?  Hey sejak kapan..”

 

CHU~

 

Kyungsoo langsung mengecup Eunjin lagi, dan sukses membuat rona kemerahan muncul di pipi Eunjin.

 

“Ya! Kau merebut ciumanku lagi! nappeun!!” Eunjin mencubit tangan Kyungsoo sekilas.

 

“Aww appo chagi-ah.Hehehe… mulai sekarang kau menjadi yeojachinguku arra?”Kyungsoo kembali mendekatkan wajahnya pada Eunjin.

 

“MWO?”

 

CHU~

 

Dan merekapun kinin tengah larut dalam ciuman mereka yang sudah mereka nantikan sedari dulu.Entah bagaimana nasib café milik Kyungsoo sekarang, karena kini hatinya tidak hancur lagi karena sudah ditambal oleh Lee Eunjin.

 

 

THE END~

 

Huwahahaha…. Akhirnya selesai juga. Fiyuh….. gimana? Garing yah? Hahaha… peace kalau jelek… jangan lupa RCL ya chingu..jaeballll….. gomawo uda baca… 😀

 

 

 

Iklan

12 pemikiran pada “Special Cafe

  1. Thor,Tiramisu kan salah satu cake kesukaan nae T.T *pingin beli*tp ngak ada yg jual* D.O nya nge-cium sampe 3x ya ampun… Nih cerita lucu,dan romantis tp ringan jd enak di baca.. Keep writing ya Thor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s