May I Love You? (Chapter 2)

May I Love You?

Chapter 2/?

Author: @kim_mus2

Casts:

  • Kai a.k.a Kim Jongin
  • Yoon Ah Ra

Length: Chaptered

Genre: Romance, Angst, Drama (?)

Rating: PG-15

May I Love You (1)

~***~

Dengan polosnya, atau mungkin kelewat bodoh karena terlena oleh yang namanya cinta, Ah Ra pun mengikuti Jongin ke dalam sebuah kamar hotel. Sesampainya di dalam ruangan mewah yang dipesan Jongin itu, Ah Ra malah terkagum-kagum.

“Ruangannya bagus sekali. Barang-barangnya juga juga sangat unik. Semua ini pasti mahal sekali. Huwaa….” Ah Ra berjalan ke tengah ruangan kemudian mengedarkan matanya ke segala arah sambil terus tersenyum.

Jongin mengerutkan keningnya. Sungguh tak mengerti dengan tingkah perempuan yang ada bersamanya. Terlihat kampungan dan polos berlebihan, pikirnya. Tunggu dulu, mungkin saja perempuan ini tipe orang matrealistis. Asumsi Jongin langsung berubah mengingat tak ada satupun orang tulus yang pernah ia temui. Semua wanita yang ingin bersamanya selalu mengincar uang dan belaian, dan Jongin muak dengan semua itu.

Kekaguman Ah Ra pada suasana kamar hotel membuatnya benar-benar lengah. Dengan sekali dorongan, punggung Ah Ra sudah menempel di dinding. Siapakah yang melakukannya? Jawabannya sudah pasti Jongin. Hanya dialah yang bersama Ah Ra di ruangan itu, tak ada yang lain. Kedua tangan besar Jongin mencengkram bahu Ah Ra dengan kuat. Tatapan matanya menusuk tepat di kedua mata Ah Ra. Gadis itu pun terpenjara dengan sempurna. Tubuh dan hatinya terkunci. Tak pernah sekalipun terpikir oleh Ah Ra untuk berada di posisi yang sedekat itu dengan lelaki pujaannya.

Dengan nafas yang memburu, Jongin memperpendek jarak wajahnya dengan milik Ah Ra. Ada amarah yang tertahan dalam diri lelaki itu. Ekspresi wajahnya yang datar sungguh telah menjadi kedok yang paling sempurna. Dengan nada bicara tanpa dinamika, Jongin pun bertutur, “Nona, bukankah kau ingin menghabiskan malam ini bersamaku?”

Mworago? Aniyo!” Bantah Ah Ra dengan lantang.

“Hmm… benarkah? Bukankah kau lari padaku karena kau menyukaiku?”

Pipi Ah Ra otomatis bersemu merah. Pertanyaan Jongin tepat menancap ke dalam dasar hatinya.

“Kenapa diam? Aku benar kan? Sudahlah, jangan sok naïf. Ayo kita bersenang-senang.”

Jongin kembali mempertipis jarak wajahnya dengan Ah Ra. Ujung hidung keduanya sudah hampir bersentuhan. Aliran nafas sudah berpadu dengan harmonis. Tinggal selangkah lagi bagi Jongin untuk memenangkan bibir suci Ah Ra. Tapi, tiba-tiba semuanya gelap bagi Ah Ra. Kenapa? Karena dia pingsan di tempat. Hatinya sangat amat belum siap dengan semua perlakuan Jongin.

~***~

Setelah tak sadarkan diri selama sekitar 2 jam, akhirnya Ah Ra dapat kembali membuka mata. Namun, rupanya keadaan tak lebih baik dari sebelumnya. Orang pertama yang dilihat Ah Ra tentulah Jongin, dan lelaki itu lagi-lagi memasang jarak yang terlalu dekat. Sungguh tidak mengerti perasaan orang, batin Ah Ra kesal.

“Hey, kau sudah sadar?” tanya Jongin sembari duduk di samping Ah Ra. Kemudian ia membungkukan tubuhnya dan menyatukan keningnya dengan milik Ah Ra.

“Syukurlah kau tidak demam ternyata,” senyum miring pun terukir di bibir Jongin. Hati Ah Ra benar-benar akan meledak saat itu juga. Sekujur tubuhnya lemas. Tak tahu harus berbuat apa. Dia memang sedang terpesona dengan seorang Kim Jongin.

“Aku memang tampan. Jangan menatapku seperti itu, aku bisa menyerangmu kapan saja di ranjang ini.” Jongin mengernyih.

Tubuh Ah Ra menegang karena ucapan Jongin. Gugup dan takut bersatu padu dalam dirinya. Bagaimana mungkin dia baru sadar kalau dirinya sedang terbaring di atas ranjang dan sedari tadi, yang menungguinya adalah seorang playboy kelas kakap. Pasti sudah ada sesuatu yang berkurang dalam dirinya. Ah Ra panik total. Secinta apapun dirinya pada Jongin, dia tentu tak mau mengecewakan kedua orang tuanya. Dia tak mungkin rela memberikan kesuciannya begitu saja tanpa ada ikatan yang sakral. Gila, semuanya benar-benar gila. Pikiran Ah Ra kacau seketika.

“Apa yang sudah kau lakukan padaku?” Pekik Ah Ra histeris sambil meremas kuat selimut yang menutupi setengah tubuhnya.

“Menurutmu?” Jongin malah tersenyum meremehkan.

KLEK

Pintu kamar tiba-tiba terbuka. Di ambang pintu itu, seorang wanita bergaun malam mini dan dandanan super glamor tersenyum pada Jongin penuh arti. Dengan penuh percaya diri, ia melangkah mendekati Jongin, kemudian memeluk lelaki itu dengan erat.

“Jongin-ah, temani aku malam ini,” bisik wanita itu di telinga kiri Jongin. Setiap sentuhan sensual wanita itu pada tubuh Jongin membuat mata Ah Ra perih. Dadanya bagaikan ditusuk ribuan jarum panas. Terlalu perih sampai membuat tubuh Ah Ra serasa lumpuh. Hanya cairan beninglah yang mampu bergerak dengan mulusnya dari kedua mata gadis itu.

Ahjumma. Apa suamimu tak pulang lagi?” Tanya Jongin sembari melepas pelukan wanita itu dari tubuhnya.

“Begitulah. Lupakan saja lelaki kolot itu. Aku hanya ingin memilikimu malam ini, tapi….” Wanita itu melirik Ah Ra yang masih terduduk di atas kasur. Jongin yang mengetahui arah tatapan wanita di hadapannya langsung menjawab dengan santai.

“Tenang saja, perempuan itu tidak aku pakai.”

“Hohoho, benarkah? Kalau begitu, bisakah kau mengusirnya sekarang juga Jongin-ah?

Tanpa banyak bicara, Jongin menarik tangan Ah Ra dan membawanya keluar kamar. Diluar dugaan Ah Ra, bukannya mengusir dengan kasar, Jongin malah melakukan hal sebaliknya. Sikap Jongin kembali berhasil menjungkirbalikkan perasaan Ah Ra. Lelaki itu memang selalu sukses membuat hati Ah Ra terombang-ambing.

“Pergilah ke kamar sebelah. Bilang saja pada pelayan, ini perintahku.” Bisik Jongin di telinga kanan Ah Ra.

“Aku mau pulang saja,” tolak Ah Ra sambil mundur perlahan untuk menjauhkan diri tapi Jongin malah menggenggam pergelangan tangannya dengan kuat.

“Kau harus tetap disini.” Hanya dengan suara dan tatapan dingin Jongin, Ah Ra pun patuh tanpa syarat.

~***~

“Aaahhhh!” Pagi-pagi buta Ah Ra sudah terbangun kemudian berteriak histeris. Ada orang lain yang tidur di sampingnya, dan orang itu tak lain adalah Jongin.

“Berisik! Kenapa kau hobi sekali berteriak sih?” Lelaki itu malah menutup seluruh tubuhnya dengan selimut. Tak peduli sedikit pun dengan kegusaran Ah Ra.

“Kenapa kau ada disini? Harusnya kau sedang bersama ahjumma yang tadi malam. Kenapa ada di ranjangku?” Tuntut Ah Ra sambil menarik paksa selimut yang dipakai Jongin yang tentunya membuat lelaki itu sangat terganggu.

Yah! Ini ranjangku dan ini hotelku!” Bentak Kai tanpa sadar. Baru kali ini dia berteriak pada seorang wanita. Tak pernah ada wanita yang membuatnya sekesal ini sebelumnya.

Ah Ra terdiam. Apa yang dikatakan Jongin memang benar, tapi tetap saja tidak sepenuhnya benar. Ah Ra yang khawatir dirinya ternodai langsung memeriksa sekujur tubuhnya. Jongin yang tak nyaman dengan tingkah Ah Ra langsung duduk dan menatap mata gadis itu lekat-lekat.

“Dengar ya, aku tak tertarik dengan tubuhmu. Puas?” Tegas Jongin dengan penuh penekanan.

Suasana hening mendominasi ruangan.

DRRT… DRRT…

Untung saja getaran handphone butut Ah Ra mampu mencairkannya. Jongin kembali melanjutkan aktivitas tidurnya, sementara Ah Ra berbicara di telpon.

Yobuseyo… Eomma, maaf aku tidak pulang ke rumah semalam. Aku menginap di rumah teman. Ah…  Mwo? Eomma dan appa sekarang dimana? Aku mohon eomma, bertahanlah. Aku akan kesana sekarang.”

Ah Ra langsung berlari keluar kamar dengan sekuat tenaga. Ada kejadian buruk yang menimpa keluarganya. Sedikit mencuri dengar percakapan Ah Ra di telpon, pikiran Jongin agak terganggu. Lelaki itu pun beranjak dari kasur empuknya.

TBC

Author’s Talk:

Yap… yap… yap

The 2nd chapter is out!

Pendek lagi ya? Hohoho, FF ini tiap chapternya memang gak akan panjang. Mian ya…

Oke deh, semoga masih mau baca lanjutannya hehe ^^

Thanks yang udah baca, apalagi yang mau komen, saya hargai sekali.

See you in the next chapter… 😀

144 pemikiran pada “May I Love You? (Chapter 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s