Like a Knife

Title : Like a Knife

Author : blackpearl_

Length: Oneshot

Cast : – Oh Sehun

–        Kim Hyena (OC)

–        Yoon Eunseo (OC)

–        Kim Taeyeon

–        Park Chanyeol

Genre : Romance, sad.

A.N : Annyeonghaseyo para readers ^^ saya author baru nih, dan ini FF pertama saya. Maaf kalo gaje atau jelek. Kalau mau protes, bisa protes ke akun twitter saya @vnkpspm *promosi wkwk* Gamsahamnida ^^

Like A Knife cover (1)

 

***

Hujan..

Ya, sore ini di Seoul sedang hujan. Banyak orang yang baru pulang kerja dan pulang sekolah, berlarian untuk mencari tempat berteduh. Betapa beruntung nya orang – orang yang membawa payung.. karena hujan nya sangat lebat. Mungkin berhenti nya akan lama.

 

“Apa kau kedinginan?” Tanya seorang namja kepada yeojachingu nya.

 

Mereka baru saja melewati deras nya hujan sampai akhir nya menemukan tempat berteduh.

“A..aniyo oppa.” Jawab si yeoja terbata – bata. Padahal ia sangat kedinginan. Tapi ia tidak berani jujur pada kekasih nya itu.

 

“Ya Hyena, kau tidak bisa membohongi ku. Kau pasti kedinginan kan? Ini, pakai jas ku.”  Kata sang namja sambil memberikan jas nya.

 

“Gomawo, Sehun oppa. Apa kau tidak kedinginan?” Tanya Hyena khawatir.

 

“Sebenarnya aku kedinginan. Tapi kau kan yeoja ku, masa aku membiarkanmu kedinginan? Pria macam apa kalau aku seperti itu.” Kata Sehun. Hyena tertawa kecil mendengar kata – kata namja nya itu.

Tiba – tiba, Sehun memeluk Hyena. Hyena sedikit terkejut dan agak tidak nyaman karena Sehun memeluk nya di depan umum. Tapi akhir nya, Hyena menikmati pelukan Sehun yang hangat. Walaupun baju Sehun juga basah karena hujan.

 

Setelah hujan sudah mulai reda, mereka berdua pun memutuskan untuk pulang dengan jalan kaki karena rumah mereka tidak terlalu jauh dari tempat mereka berteduh tadi.

 

“Oppa, sebentar lagi kan kau.. lulus SMA. Kau akan menetap di Korea atau kuliah di luar negeri?” Tanya Hyena.

 

“Nan mollayo, Hyena-ya. Orang tua ku bilang, aku akan di kuliah kan di Prancis.”

Jawaban Sehun membuat mata Hyena terbelalak dan ingin menangis. Apakah Sehun akan meninggalkan nya..

 

“Tapi..” Omongan Sehun terpotong dan memegang kedua pundak Hyena.

“Oppa akan berusaha menolak, dan akan tetap tinggal disini.. dengan mu.” Lanjut Sehun. Lalu ia merengkuh tubuh Hyena kedalam pelukan nya.

Hyena menangis di pelukan Sehun. Ia sangat takut kalau Sehun meninggalkan nya. Sangat takut..

 

“Saranghaeyo, Kim Hyena.”

“Nado saranghae oppa..”

 

***

Keesokan hari nya di School of Perfoming Arts tempat Sehun dan Hyena sekolah, ada anak baru kelas 3. Dia seorang yeoja cantik dan manis. Namun wajah nya terlihat menyebalkan dan sombong.

Yeoja ini sekelas dengan Sehun. Hyena berharap yeoja ini tidak mendekati Sehun.

“Ya Hyena, aku bingung dengan anak baru di kelas 3 itu. Untuk apa dia pindah kesini? Kan 2 bulan lagi, kelas 3 akan lulus.” Ujar Haewon. Ia adalah teman baik Hyena sejak kelas 1.

 

“Aku tidak tahu. Mungkin.. orang tua nya berpindah pindah tempat kerja.” Kata Hyena.

Haewon mengangguk – angguk.

***

Saat jam istirahat, Hyena memutuskan untuk pergi ke kantin. Biasanya ia membawa bekal dan tidak pergi ke kantin. Tapi hari ini ia tidak membawa bekal. Jadi terpaksa ia harus pergi ke kantin.

 

“Hyena itu.. Sehun sunbae kan?” Tanya Haewon yang berdiri di sebelah Hyena.

Hyena melihat ke arah yang di tunjuk Haewon.

 

Deg…

Sehun bersama.. anak baru itu.

Mata Hyena sudah berkaca – kaca melihat pemandangan yang tidak bagus itu. Ingin sekali ia menangis. Sangat ingin. Tapi tidak bisa.

Mereka berdua sudah sangat akrab.. cepat sekali..

Menyadari teman nya mematung, Haewon menggoyang – goyang kan tangan Hyena.

“Hye? Kau tidak apa – apa kan?” Tanya Haewon khawatir.

Hyena menggelengkan kepala nya dan memaksakan seulas senyum kepada Haewon.

 

“Aniyo, aku baik – baik saja. Haewon-a,  tiba – tiba rasa lapar ku hilang. Aku mau ke kelas saja. Kau ke kantin sendirian tidak  apa – apa kan?” Tanya Hyena

“Aku juga tidak jadi pergi ke kantin. Aku mau menemani mu saja.” Ujar Haewon. Dan mereka berdua pun membatalkan niat nya untuk pergi ke kantin.

 

Di kelas, Hyena hanya duduk di bangku nya sambil melihat ke luar jendela.

Kenapa Sehun bersama yeoja itu? Dan mereka kelihatan sangat akrab. Hyena semakin khawatir kalau Sehun akan meninggalkan nya.

“Aniyo..” Gumam Hyena sambil menggelengkan kepala nya. Berusaha menghapus pemikiran itu dari otak nya.

Haewon terus memandangi Hyena. Ia khawatir kalau teman nya ini kenapa – kenapa.

 

“Hyena, kau kenapa?” Tanya Haewon khawatir.

Hyena menghela nafas nya dan berbalik menghadap Haewon.

 

“Haewon-a..” Panggil Hyena.

 

“Ne?”

 

“Apa menurutmu.. aku berlebihan?” Tanya Hyena.

 

“Berlebihan kenapa?” Haewon malah berbalik tanya.

 

“Berlebihan—aku cemburu pada Sehun oppa dan yeoja tadi. Apa menurutmu aku berlebihan?” Tanya Hyena lagi. Haewon hanya tersenyum dan memandang Hyena.

 

“Kau itu kan yeoja nya. Kalau kau cemburu kan wajar saja.” Ujar Haewon.

Hyena menatap teman nya itu. Benar juga kata Haewon. Kalau dirinya cemburu, itu kan wajar. Ia kan yeojachingu nya Sehun

 

***

Pulang sekolah, Hyena menunggu Sehun di depan gerbang. Tapi kenapa Sehun tidak datang juga? Biasa nya kalau bel pulang sudah berbunyi, pasti Sehun langsung menghampiri Hyena di depan gerbang. Aneh sekali.

“PLUK”

Selembar kertas jatuh dari tumpukkan buku yang ia bawa. Ia membungkuk dan langsung mengambil kertas itu. Saat ia kembali ke posisi normal, mata nya terasa panas saat melihat Sehun dengan yeoja yang bernama Yoon Eunseo itu jalan berdua keluar sekolah.

Air mata nya tidak bisa terbendung lagi. Ia menangis. Murid – murid yang sedang berkeliaran melihat ke arah Hyena. Tapi Hyena tidak peduli dengan mereka.

Sakit…

***

Hyena duduk di pinggir jendela kamar nya. Mata nya terus mengeluarkan air. Ia sangat ingin berhenti menangis. Tapi tidak bisa.

‘Kenapa Sehun oppa mengabaikan ku hari ini? Apakah ia sudah lupa kalau aku adalah kekasih nya?’ Pikir Hyena.

“Sehun oppa, kenapa kau begitu? Kenapa kau menganggap ku seolah – olah aku tidak ada?” Gumam Hyena. Ia terus terisak.

 

“Hyena..” Panggil seseorang. Hyena menoleh ke arah pintu kamar nya dan langsung menghapus air mata nya.

 

“Taeyeon eonni.” Kata Hyena sambil menyunggingkan seulas senyum yang di paksa kanHye

 

“Aku sudah mendengar semua nya dari Haewon.” Ujar Taeyeon to the point.

“Benarkah Sehun mengabaikan mu saat di sekolah?” Tanya Taeyeon.

Hyena tidak langsung menjawab. Ia diam beberapa saat sampai akhir nya dia menjawab pertanyaan Taeyeon.

“Ne eonni..” Jawab Hyena.

 

Taeyeon tersenyum. Lalu ia menggenggam tangan adik nya itu.

 

“Sudah,  jangan terus di pikirkan. Sekarang kita makan ya?” Ajak Taeyeon. Hyena pun mengangguk

 

 

***

Di malam hari nya, Hyena mengerjakan tugas di atas kasur. Benar kata eonni nya, hal yang tadi siang tidak usah di pikirkan.

Mungkin, Sehun oppa hanya sedang ada tugas sekolah dengan Eunseo sunbae. Pikir nya.

Tiba – tiba, ponsel Hyena berbunyi. Ia segera mengambil ponsel nya yang ada di meja sebelah kasur.

 

‘1 pesan di terima’ begitu tulisan yang ada di layar ponsel nya.

Hyena pun membuka pesan itu. Ternyata dari Sehun.

 

To : Hyena

From : Sehun.

Hyena, apakah tadi kau tidak masuk sekolah? Aku tidak melihat mu di sekolah.

 

Hyena mengerutkan keningnya. Rasa sesak di dada nya muncul lagi. Dengan perasaan kesal, ia menutup ponsel nya dan melempar nya ke lantai.

 

“Apa dia bilang? Dia tidak melihat ku? Menyebalkan sekali.” Gumam Hyena.

Ia menggelengkan kepala nya lalu mulai berkonsentrasi belajar lagi.

 

***

“Hyena, apa kau masih marah dengan Sehun sunbae?” Tanya Haewon.

 

“Aku tidak tahu.” Jawab Hyena dingin.

Haewon mendesah. Ia tahu kalau yena masih marah dengan Sehun.

 

“Eunseo sunbae memang menyebalkan. Kakak ku saja sebal pada nya. Dan ku dengar, Eunseo sunbae itu menyukai Sehun sunbae.” Ujar Haewon.

Hyena menghentikkan gerakan tangan nya di atas kertas dan mengalihkan pandangan nya dari gambar yang sedang ia buat.

 

“Sudah ku duga. Dia pasti menyukai Sehun oppa..” Kata Hyena.

“Hahaha.. aku tidak tahu harus bagaimana lagi.” Lanjut nya.

 

Tiba – tiba, seorang namja tinggi dan tampan, masuk ke kelas 2A. Kelas nya Hyena.

Oh Sehun, Ia langsung duduk di hadapan Hyena dan menatap nya. Tapi Hyena tidak menghiraukan kedatangan Sehun dan melanjutkan menggambar.

 

“Hyena-ya.” Panggil Sehun.

Tidak ada respon dari Hyena. Ia terus menggambar.

 

“Apa kau marah pada ku?” Tanya Sehun. Akhir nya Hyena menghentikkan gerakan tangan nya dan menatap Sehun.

 

“Coba oppa pikirkan, apakah aku baik – baik saja setelah oppa mengabaikan ku dan berduaan bersama yeoja lain?” Celetuk Hyena.

Sehun hanya menatap nya bingung. Hyena menghela nafas.

 

“Baiklah, mungkin aku terlalu berlebihan. Maaf, aku harus pergi.” Ujar Hyena.

Ia langsung berdiri dan pergi dari hadapan Sehun. Sehun baru mengerti apa yang di katakan oleh Hyena tadi.

 

“Aku bodoh.” Gumam nya.

 

***

2 bulan kemudian..

Hari ini adalah hari kelulusan kelas 3. Sampai saat ini, Sehun dan Hyena masih belum akur.

Sehun sudah mencoba untuk meminta maaf pada Hyena. Tapi Hyena tetap tidak mau memaafkan nya. Dan Sehun juga sudah bilang pada Eunseo untuk menjauhi dirinya. Eunseo langsung mengerti dan tidak pernah mendekati Sehun lagi.

Pagi ini, Sehun tidak melihat Hyena. Ia sangat khawatir kalau Hyena tidak akan datang.

“Sehun, kau benar akan pindah ke Prancis?” Tanya Chanyeol yang duduk di sebelah Sehun.

 

“Iya, aku akan pindah kesana. Perintah orang tua ku tidak bisa di ganggu ugat.” Jawab Sehun dengan nada yang sangat putus asa.

 

“Lalu, apakah Hyena sudah tahu?” Tanya Chanyeol lagi.

 

“Hyena… sudah. Dia sudah tau.” Jawab Sehun bohong. Chanyeol hanya mengangguk.

 

‘Aku tidak akan memberi tahu Hyena. Aku akan membiarkan nya untuk melupakan ku. Walaupun itu berat.. maafkan aku Hyena.’

 

“Oh iya, kapan kau berangkat?” Tanya Chanyeol.

 

“Sore ini, jam 3.” Jawab Sehun.

 

***

Other place..

Hyena memutuskan untuk tidak datang ke acara perpisahan kelas 3. Hyena yakin, pasti di sana dia akan terus menangis. Dan.. luka di hati nya juga masih bisa belum terobati.

Tapi perasaan gelisah menyelimuti hati nya saat ini. Hyena merasa, Sehun akan meninggalkan nya untuk waktu yang cukup lama. Bahkan mungkin selamanya.

Hyena terus menepis pemikiran itu dari otak nya.

“Apakah aku harus datang ke sekolah?”

 

“Aku takut.”

 

“Tapi hari ini adalah hari terakhir Sehun oppa berada di sekolah.”

 

“Ah iya! Aku harus ke sekolah sekarang. Aku tidak boleh egois. Aku harus memaafkan nya. Harus!” Seru Hyena.

Ia bergegas mengganti pakaian nya dan langsung pergi ke sekolah.

***

Sesampai nya di sekolah, Hyena berlari ke aula. Ia berharap Sehun masih ada di sana. Tapi harapan nya pupus, aula sudah kosong. Tidak ada siapa siapa di sana. Ia melirik ke arah jam tangan nya.

Pukul setengah 3.

“Hah! Ini sudah jam setengah 3. Aku bodoh sekali. Acara kan selesai jam 2.” Omel Hyena.

 

“Hyena?” Panggil seseorang. Hyena menoleh ke belakang, ia kira Sehun. Ternyata Chanyeol yang memanggil nya.

 

“Sunbae? Kau masih disini.” Ujar Hyena.

 

“Ne. Oh iya, kenapa kau kesini? Seharusnya kan kau di bandara.” Kata Chanyeol.

 

{Hyena POV}

“Ne. Oh iya, kenapa kau kesini? Seharusnya kan kau di bandara” Kata Chanyeol sunbae.

 

Hah? Bandara? Memang nya ada apa disana?

Perasaan ku sudah mulai gelisah.

 

“B-bandara?” Tanya ku bingung.

 

“Iya bandara. Haduh bagaimana sih kau ini. Sehun akan berangkat ke Prancis jam 3 sore ini. Kau lupa?”

 

Deg..

Sehun oppa akan pergi ke Prancis?

Tidak mungkin. Chanyeol sunbae pasti bohong. Pasti ini adalah rencana Sehun oppa untuk mengerjai ku. Aku yakin pasti Chanyeol sunbae bohong.
“Sunbae pasti bohong kan? Iya kan?” Tanya ku meyakinkan.

 

“Tidak, aku tidak bohong. Aku serius.” Jawab nya dengan wajah yang benar benar serius. Aku menatap Chanyeol sunbae. Iya.. tidak ada kebohongan. Ia berkata jujur.

 

Butiran air mata sudah membasahi pipi ku. Aku tidak sanggup untuk membendung nya lagi. Aku harus ke bandara sekarang. Harus. Bagaimanapun cara nya aku harus kesana.

Aku berlari meninggalkan Chanyeol sunbae. Ia terus memanggilku. Tapi aku tidak menghiraukan nya. Yang ada di pikiran ku hanya ada Sehun oppa. Ya.. Sehun oppa.

 

Aku terus berlari. Tidak peduli dengan orang – orang yang berlalu lalang di hadapan ku. Aku menabrak mereka tanpa meminta maaf. Aku benar – benar tidak peduli.

Dan aku yakin, aku akan sampai di bandara jam 3 kurang 5 menit sebelum pesawat Sehun oppa terbang. Aku yakin.

‘Sehun oppa.. tunggu aku.’

Jam 14.40.

Sebentar lagi jam 3. Aku mempercepat lari ku. Aku tidak peduli orang – orang memprotes ku karna aku menabrak mereka dan tidak meminta maaf. Aku mulai kehilangan akal sehat ku..

 

Sampai akhir nya, kaki ku mulai terasa sakit. Seperti nya ada yang lecet. Aku melepas sepatu yang ku pakai dan menenteng nya di tangan setelah itu kembali berlari.

Aku tersenyum. Bandara sudah dekat. Aku hanya perlu menyebrang jalan besar dan setelah itu berlari sedikit lagi.

Aku pun menyebrang jalan.

 

{Other POV}

Hyena pun menyebrang jalan besar itu. Entah setan apa yang menutupi telinga nya. Ia tidak mendengar kalau orang – orang di sekitarnya berteriak menyuruh Hyena untuk minggir karena ada mobil yang melaju kencang dari arah samping kanan nya.

Tapi takdir berkata lain. Hyena tertabrak mobil itu.

Darah mengalir di sekujur tubuh nya. Muka nya pucat. Orang – orang segera membawa nya kerumah sakit.

***

“Apa?!” Seru Taeyeon.

Ia baru saja mendapat telfon bahwa adik nya, Kim Hyena tertabrak mobil dan sekarang berada di rumah sakit.

“Ne, aku akan segera kesana. Terimakasih.” Ujar nya.

Taeyeon pun langsung mengganti pakaian nya dan bergegas ke rumah sakit.

 

 

Di rumah sakit, Taeyeon terus menangis. Ia takut terjadi apa – apa pada adik nya.

“Noona, Sehun tidak bisa di hubungi.” Ujar Chanyeol. Ia melirik ke arah jam dinding di rumah sakit.

Sekarang sudah menunjukan pukul 3 kurang 2 menit.

 

“Pasti Sehun sudah masuk ke dalam pesawat dan mematikkan ponsel nya.” Kata Chanyeol. Taeyeon mengerutkan kening nya.

 

“Pesawat?” Tanya Taeyeon.

“Iya, sebentar lagi ia akan pergi ke Prancis. Tadi saat di sekolah, aku bilang pada Hyena kalau Sehun ada di bandara. Aku kira ia sudah tau kalau Sehun akan pergi. Tapi ternyata belum, Hyena langsung lari ke bandara. Aku sudah memanggil nama nya berkali – kali, tapi ia tetap tidak mau mendengarkan ku.” Jelas Chanyeol panjang lebar.

Taeyeon menghela nafas dan mulai menangis lagi.

 

“Jangan menangis noona. Aku yakin, Hyena pasti selamat.” Hibur Chanyeol. Taeyeon hanya tersenyum hambar.

 

Akhir nya dokter pun keluar dari ruang Unit Gawat Darurat dengan ekspresi yang sangat suram.

 

“Bagaimana keadaan adik ku dok?” Tanya Taeyeon gelisah.

Dokter menghela nafas nya. Taeyeon mulai menangis lagi. Sungguh, ia takut Hyena akan pergi…

 

“Maaf.. Taeyeon-ssi. Adik mu.. tidak tertolong lagi.”

Dunia terasa gelap. Seluruh tubuh Taeyeon melemas. Ia tidak percaya. Ia tidak percaya kalau Hyena sudah meninggal. Pasti adik nya masih hidup.

 

“Dokter bohong? Adik ku pasti masih hidup kan? Iya kan?” Tanya Taeyeon meyakinkan.

 

“Noona..” Panggil Chanyeol.

 

“Maaf Taeyeon-ssi.” Ujar dokter.

Air mata tumpah begitu saja dari mata Taeyeon. Begitu juga Chanyeol.

Chanyeol berfikir.. Bagaimana kalau Sehun tau semua ini?

Taeyeon duduk lemas di lantai. Ia terus menangis. Tidak percaya dengan semua ini…

 

***

{Sehun POV}

 

3 tahun kemudian..

Wah.. senang nya bisa kembali ke Korea. Aku yakin, pasti sudah banyak yang berubah disini. Termasuk kekasihku.. Hyena. Pasti dia banyak berubah. Mungkin sekarang sudah lebih cantik. Hahaha!

Tapi aku yakin, sekarang dia sudah melupakan ku. Dan semoga saja ia juga sudah memaafkan ku. Aku tidak sabar untuk bertemu dengan nya.

Apakah ia masih tinggal di rumah nya yang dulu ya? Ah lebih baik aku bertanya pada Chanyeol.

Kemarin, aku baru saja mengobrol dengan nya lewat e-mail. Dan bodoh nya lagi, aku tidak menanyakan tentang Hyena pada nya.

 

Saat di perjalanan menuju rumah Chanyeol, aku melihat yeoja yang tidak asing lagi di mata ku. Ia sedang membeli jajanan di pinggir jalan. Aku yakin pasti itu Hyena.

Aku pun menghampiri nya. Dengan perasaan yang tidak yakin, aku menepuk pundak nya dari belakang. Ia pun menoleh.

Aku terkejut saat melihat wajah yeoja yang ku hampiri ini. Ternyata bukan Hyena, melainkan kakak nya. Taeyeon noona..

 

“Sehun?!” Seru nya.

 

“Iya, ini aku noona. Hahaha. Ternyata kau masih ingat pada ku.” Kata ku.

 

“Kenapa kau kembali kesini?” Tanya Taeyeon noona ketus.

 

“Tentu saja aku merindukan Seoul. Dan tentu saja aku juga merindukkan adik mu.” Jawab ku bersemangat.

Tapi Taeyeon noona menatap ku dengan tatapan… aku tidak tau tatapan apa itu. Marah, senang, sedih atau.. aku tidak tahu.

 

“Kau bilang kau merindukan adik ku?” Tanya Taeyeon noona. Suara nya mulai parau. Kenapa dia?

 

“I-iya.” Jawab ku.

 

“Jangan bicarakan disini. Kita bicara di kafe itu saja.” Ajak Taeyeon noona. Aku pun menuruti nya.

 

Sesampainya di kafe, kami memilih duduk di etalase kafe. Taeyeon noona menundukan kepala nya. Entah kenapa, hati ku gelisah. Apakah Hyena baik – baik saja?

 

“Noona, bagaimana kabar Hyena?” Tanya ku ragu.

Taeyeon noona pun menatap ku.

Mata nya… merah. Sepertinya habis menangis. Tapi kenapa?

 

“Noona? Kau baik – baik saja kan” Tanya ku lagi.

 

“Hyena..” omongan nya terpotong. Aku semakin gelisah. Sungguh, aku takut ada apa – apa.

 

“Sudah tidak ada.” Lanjutnya.

Entah kenapa pikiran ku yang sangat lambat atau apa, aku masih bingung dengan apa yang di kata kan Taeyeon noona.

 

“Maksudmu?” Tanya ku.

 

“Hyena sudah meninggal!” Jawab Taeyeon noona.

 

Satu tamparan kecil mengenai hati ku. Sakit sekali. Aku pasti salah dengar. Aku pasti bermimpi. Hyena belum meninggal. Ia masih ada. Ia masih ada di dunia ini..

 

“Jangan membohongi ku noona..” Ujar ku.

 

“Kalau kau tidak percaya, tanya pada Chanyeol. Atau kau tanya kepada semua orang di sekolah Hyena!” Kata nya ketus.

 

Aku tidak bisa menahan air mata ku. Aku menangis…

“Kenapa dia bisa meninggal, noona? Kenapa?!” Tanya ku. Aku sudah seperti orang frustasi.

Orang yang ku cintai sudah tidak ada lagi di dunia ini. Aku bodoh. Sangat bodoh..

 

“Ia tertabrak mobil saat ingin ke bandara untuk mengantarmu pergi ke Prancis.”

 

Deg…

Tertabrak mobil saat ingin ke bandara. Hyena ingin menyusulku ke bandara..

 

“Maafkan aku noona..” Gumam ku.

 

“Ini bukan salah mu. Sudah, jangan menangis disini. Kau mau ke makam Hyena?” Tanya Taeyeon noona. Tanpa ragu – ragu aku mengangguk.

***

“Hyena.. maafkan aku. Seharusnya aku memberitahu mu kalau aku akan pergi ke Prancis. Maafkan aku. Aku mencintaimu. Sangat mencintai mu…”

 

END

Wahaha, gaje ya? wkwkwk. Ya udah, segitu aja FF nya. Maaf ya kalo gaje >.<  jangan lupa komen yo 😉

Iklan

25 pemikiran pada “Like a Knife

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s