I Never Let You Go (Chapter 1)

I never let you go

Title             :        I Never Let You Go

Author          :        @fennyharuko

Genre           :        Romantic,Sad love story

Length          :        Multichapter

Main Cast      :

  • Kim Jong In
  • Jung Woori
  • Lee Minhyuk

initpintu_副本

Author POV

Semua murid berhamburan keluar,merayakan hari pertama mereka kembali ke sekolah. Tapi tidak dengan Jung Woori,dia hanya duduk diam di kelasnya sambil mendengarkan lagu yang mengalun lembut di headphonenya. Sambil membaca dengan teliti novel yang sedang dipegangnya. Dia terlalu larut dalam dunianya,sampai tidak menghiraukan jeritan-jeritan semua yeoja yang sedang berkerumun di koridor. Tidak disadarinya,sepasang mata menatapnya dari jauh sambil tersenyum.

“Dia selalu sama setiap hari,yeoppo”

“Hari ini lagi?”

“Ya”

“Bahkan di hari pertama ini?”

“Nde”

“Kenapa sich kamu bisa suka sama yeoja ngebosenin gitu? Gak ngerti deh gue!! Apa kamu sampe segitunya takut nggak laku?”

“YAAA…Oh Sehun. Kamu mau mati hah!!!”

“Dasar kedua orang itu nggak pernah bisa akur,ckckck”

“Emangnya apa yang mereka ributkan?”

“Tentu saja yeojanya Kai,Jung Woori”

“ahh..Woori”

Woori POV

Tiba-tiba handphoneku bordering,kulihat ada 1pesan masuk dan ternyata dia lagi…

From : Minhyuk

Woori ah,aku di depan sekolahmu sekarang. Keluarlah sebentar,eommamu menitipkan makan siang untukmu

Aku menatap layar tanpa bergeming. Kuputuskan keluar dari kelas untuk bertemu dengan Minhyuk oppa. Namun koridor sekolah seperti kumpulan penonton sepak bola. Sungguh mengherankan.

“Chogio…ada apa? Apa ada yang bertengkar? Atau ada kebakaran?”

“Hahaha..kamu sungguh lucu. Tentu saja karena ada mereka”

“Mereka?? Hmm..nugu?”

“Apa kamu bahkan tidak mengenal mereka?”

“Nde…ahh..aku tahu. Kakak kelas??”

“Aishh..kamu ini benar-benar. Memang benar mereka kakak kelas kita. Tapi apa pikiranmu hanya menebak mereka sebagai kakak kelas kita? Tak ada yang lain? Seperti mereka anggota band sekolah atau??”

“Memangnya mereka anggota band sekolah?”

“Bukan..itu hanya perumpamaan. Sebenarnya kamu ini sekolah disini udah berapa lama sich?”

“Ya sejak kelas 1 kemarin”

“Kamu ini benar-benar..kuberitahu ya mereka anggota EXO”

“EXO?? EXO Arts International School?”

“Ya..mereka pemegang saham terbesar disini. Dengan kata lain,mereka semua pemilik sekolah EXO Arts International School. Tempat kita bersekolah sekarang ini”

“Ohh..arra. Baiklah,aku harus pergi sekarang..Gomawo”

“Aissh jinjja… heran ada manusia begituan yang masih hidup,ckckckck”

Kim Jong In POV

Kulihat Woori mengobrol dengan Soojung,karena penasaran aku langsung menghampiri Soojung dan menanyakan apa yang mereka bicarakan.

“Soojung ah,apa yang kalian bicarakan tadi?”

“Dengan siapa? Yeoja tadi?? Jung Woori mu??”

“Nde”

“Aishh..aku sungguh kesal.”

“Wae?”

“Jangan terus bertanya,pada intinya dia tidak menyadari keberadaan kalian. Terutama KAMU”

“Tidak menyadari keberadaan kami? Maksudnya?”

“Aishh..jeongmal. Kenapa kamu dan dia sama saja hanya terus bertanya,ckckck. Dia itu hanya tahu kalian kakak kelas,tidak tahu kalau kalian pemilik sekolah. Heran deh…koc ada sich yeoja seperti dia di zaman begini? Emanknya dia bukan hidup di bumi?..aishhh jinjja. Aku sungguh-sungguh kesal dibuatnya,dia terlalu….argghh..benar-benar deh…pabo yeoja”

“Hahaha,dia memang lain daripada yang lain. Kamu tidak akan menemukan orang seperti dia dimanapun. Dia istimewa”

“Istimewa kepalamu”

“Hahaha”

“Pabo”

Aku benar-benar tidak bisa menahan tawa melihat Soojung begitu kesal dengan Woori. Ya aku sudah tahu,dia memang tidak tahu akan kepopuleran EXO. Terutama aku,hahaha…ironis memang tapi karena itulah aku mulai memperhatikannya dan mulai menyukainya sejak hari pertama dia bersekolah disini.

Flashback,setahun yang lalu (Jong In POV)

Luhan hyung,sangat populer saat dia baru menginjakkan kaki di sekolah. Tidak heran semua yeoja mengerubunginya. Tentu saja bukan hanya Luhan hyung,namun kami semua. Tapi karena Luhan hyung sangat ramah,banyak yeoja yang sangat menyukainya. Namun,yeoja itu..dia bahkan tidak mengerubungi Luhan hyung ataupun kami sama sekali. Bukan hanya mengerubungi,dia bahkan tidak melirik sama sekali. Dia hanya duduk diam mendengarkan lagu sambil membaca novelnya. Dia sungguh-sungguh manis,aku hanya terus memperhatikannya. Tiba-tiba kulihat dia didatangi seorang namja,bukankah itu Luhan hyung??

Kupicingkan mata,dan kupasang telingaku baik-baik agar bisa mendengar semua percakapan mereka.

“Chogio..bisakah aku duduk disini?”

“Nde”

Luhan hyung duduk tepat di sebelahnya sambil memainkan mata padaku. Aku menatapnya kesal,dia sungguh menyebalkan.

“Apa kamu murid kelas 1?”

“Nde”

“Naneun Luhan imnida”

Luhan hyung menyodorkan tangannya ke arah yeoja itu sambil tersenyum manis. Yeoja itu hanya menatap sekilas,kemudian membalas jabatan tangan hyung dengan singkat. Dia memang berbeda. Kalau yeoja-yeoja ini disalami tangan dengan hyung pasti sudah menjerit histeris.

“Woori….Jung Woori imnida”

“Senang berkenalan denganmu,Woori ahh..aku pergi dulu. Sampai berjumpa kembali”

“Nde”

Hyung menghampiriku sambil tersenyum nakal,dia duduk tepat di sebelahku sambil terus meledekku dengan tatapannya yang mengartikan “Kamu lihat,aku berhasil”.

“Namanya Woori..lebih tepatnya Jung Woori. Lihat tampangmu sekarang..apa kamu pikir aku akan menyerobot yeojamu?. Hahaha…dia hanya untukmu seorang,oke??”

“Jadi kamu?”

“Tentu saja aku membantumu,kamu ini…kamu hanya diam-diam menatapnya. Bahkan namanya saja kamu tidak tahu. Jadi aku membantumu mencari tahu namanya sambil menatapnya dari dekat. Dia manis juga ternyata…tipe chic women. Hahaha”

“Wahh..gomawo hyung…kamu benar-benar keren”

“Tapi apa kamu tahu? Tangannya begitu lembut dan hangat”

“YAAA Hyung…”

“Hahaha”

Flashback end

Author POV

Woori menghampiri Minhyuk yang sedang menunggunya di kantin sekolah. Minhyuk tersenyum manis sambil menyerahkan kotak nasi yang dititipkan eommanya tadi.

“Ini”

“Gomawo”

“Woori ah…”

“Wae?”

“Apa kita…”

“Jangan bicarakan hal itu lagi”

“Apa sudah tidak ada kesempatan lagi untuk merubahnya kembali?”

“Aku tidak mau memikirkannya sekarang”

“Aku akan menunggumu”

“Tidak usah,kamu akan lelah”

“Tidak..aku tidak akan lelah”

“Kalau begitu aku yang lelah karena kamu terus begini”

“Woori ah..mianhae”

“Arra..sudahlah..pulang sana. Aku harus segera kembali ke kelas”

“Hmm..nde”

Minhyuk berpaling kecewa. Dia tidak mengerti harus bagaimana lagi menarik simpati yeoja itu lagi. Semuanya berubah,ntah sejak kapan dan kenapa. Woori beranjak dari tempatnya,kembali ke kelas sambil menatap kotak nasi itu. Dalam diam,air mata membasahi kedua pipinya. Dia berusaha menahan tangisnya agar tidak terdengar oleh Minhyuk,namja yang sangat dia cintai tapi tak bisa dia miliki lagi.

Kim Jong In POV

Kulihat Woori dihampiri seorang namja,namja itu menyerahkan sebuah kotak nasi untuknya. Woori nampak cuek dan tidak ingin berlama-lama dengannya. Well,itu memang sifatnya. Aku senang,karena dia tidak memberikan perhatian lebih kepada namja manapun ya tentu saja aku juga. Namun begitu namja itu pergi,Woori menatap kotak nasi itu dan…menangis. Menangis?? Apa yang dia tangisi?? Namja itu bahkan tidak melakukan apapun,lalu apa yang dia tangisi???

“Apa yang kamu tangisi? Woori ah…”

Woori POV

Minhyuk oppa memberikanku sebuah kotak nasi. Aku tahu dia selalu mengkhawatirkanku,kotak nasi itu pasti disiapkan olehnya. Aku tahu perhatiannya tidak pernah berubah,aku yang ingin merubahnya..tidak ingin dia selalu baik padaku. Karena menjauh darinya sudah cukup menyiksaku,jika dia terus membalasku dengan perhatiannya yang berlebih,akan sulit bagiku untuk melepaskannya.

“Ini”

“Gomawo”

“Woori ah…”

“Wae?”

“Apa kita…”

“Jangan bicarakan hal itu lagi”

“Apa sudah tidak ada kesempatan lagi untuk merubahnya kembali?”

“Aku tidak mau memikirkannya sekarang”

“Aku akan menunggumu”

“Tidak usah,kamu akan lelah”

“Tidak..aku tidak akan lelah”

“Kalau begitu aku yang lelah karena kamu terus begini”

“Woori ah..mianhae”

“Arra..sudahlah..pulang sana. Aku harus segera kembali ke kelas”

“Hmm..nde”

Kutatap punggung Minhyuk oppa menjauh dariku,aku terdiam menatap kotak nasi darinya. Meratapi diriku yang tak pernah bisa melupakannya. Sulit bagiku melepas dia,namun itulah kesepakatannya. Aku harus melepasnya…aku hanya bisa menangisi hidupku yang tidak adil ini.

TBC

NB : Hai readers,gimana ceritanya?? Karena ini ff perdanaku,aku butuh banget kritik dan saran dari kalian semua. Jangan sungkan-sungkan memberikan kritiknya ya..Gomawo^ ^

9 pemikiran pada “I Never Let You Go (Chapter 1)

  1. plot nya keren bgt. tapi di chap satu ini belum jls ya penokohan dan karakternya? boleh kukasih kritik ? hehe yg prtama pggunaan bhs. Misalnya kata ’emang’ tlg jgn diganti jd ’emank’ begitu pula dgn ‘sich’ soalnya dlm ff gunakan bahasa baku dan formal. kecuali kalo mmg bahasa ‘sich’ itu merupakan karakter trsndiri dlm tokoh. Kmudian kalo tokoh lg berbicara tolong dikasih keterangan soalnya mian bkin
    bingung contohnya ‘lagi apa?’ woori bertanya pada kai dgn tatapan malas. nah klo km cuma

  2. klo km cuma ‘lagi apa?’ dan gk dijelasin tokohnya itu ngmng itu smbil ngpain. jdinya kan cerita jd tak bisa dibayangkan di otak hehe. trs klo km pake kata ‘kamu’ ya.. klo ff lain soalnya biasa pake ‘kau’ hehe jd krg sreg gitu pas baca. tp oke itu kan ciri khas penulis 😀 pkoknya rapihin aja penulisan:) overall plot keren banget! 😀 gamsa mian klo km gk suka 😉

  3. Aahhh iyaa.. Ffnya udah keren bgt, tp kurang ada petunjuk melakukan waktu lagi ngomong..hehe tapi bikin penasaran lho..lanjut!!!

  4. hahaha…makasih ya yang uda ngasih kritik dan sarannya…mian skli lagi soalnya aku author baru. Baru kali ini aku ngepost ff bkininku..oke aku akan segera lnjut ke part ke 2 ya..gamsahamnida

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s