Love Secret (Chapter 6)

Title : Love Secret

Author : Tya

Main cast : Oh Sehun, Cho Youngmi, and other cast

Genre : Romance

Rating : Teen

 pageknjk

Annyeong… hehe aku dateng lagi bawa lanjutan FF ini, moga suka yaa walau rada gaje xD

 

Youngmi POV

Kring…kring… bunyi telpon di ruang tengah, aku berjalan untuk mengangkatnya namun eomma sudah lebih dulu mengangkatnya.

“Annyeong, ya saya ibunya Oh Sehun…”jawab eomma

…….

“Tidak mungkin…ini pasti tidak mungkin…”kata eomma lalu menjatuhkan gagang telpon begitu saja, aku yang melihat langsung menghampiri eomma, mengambil alih gagang telpon ketelingaku.

“Jadi…jadi dia kecelakaan…”tanyaku saat mendengar penjelasan dari orang yang menelpon tersebut, tanganku begetar air mataku keluar dari pelupuk tanganku. Akupun menutup telpon dan merosot dari tempatku.

“Sehun…”gumamku. Eomma memulukku menangis. “Eomma Sehun…Sehun… kita harus kesana sekarang eomma…”kataku lalau berdiri mengusap air mataku.

“Youngmi, ahjumma ada apa ini.”tanya Baekhyun Oppa.

“Sehun, dia kecelakaan Oppa, aku ingin kerumah sakit sekarang…”kataku.

_____

“Hun-nie…”kataku saat memasuki ruangan dimana Sehun sedang dirawat, kulihat ia tengah memjamkan matanya, kepalanya terbalut perban dan ada sedikit luka di wajah tampannya.

“Sehun…”  kulangkahkan kaki menuju ke samping tempat tidurnya, aku pun duduk di seblahnya, ku genggam tangannya. Tangisku pecah tak bisa tebendung. “maafkan aku hun-nie, iini semua kesalahanku.”

“Sudahlah nak, kita doakan saja sehun cepat sembuh.”kata appa mengelus rambutku. “tapi appa, ini semua karenaku, aku yang membuatnya seperti ini.”kataku, masih menangis. “Apa maksudnya kau yang salah?”tanya eomma.

“Karena…aku tak bisa menceritakannya”akupun beranjak dari dudukku dan pergi. “Youngmi…”kata Baekhyun menahan tanganku. “maafkan aku Oppa, aku ingin sendiri.”kataku lalu melepaskan tangannya dari pergelangan tanganku.

 

Krystal POV

 

Aku berjalan menuju dorm EXO untuk mengantarkan cake untuk Sehun “Semoga dia suka, kue buatanku.”kataku sambil tersenyum melihat bungkusan yang kubawa. Seharian aku membuat cake ini, sampai eonni eonniku mengolok-ngolokiku. Akhirnya, akupun sampai di depan dorm EXO namun kulihat para member yang lain sedang tergesa-gesa dan terlihat dari raut wajah mereka menyiratkan kekhawatiran.

“Oppa, kalian mau kemana?”tanyaku, setalah berlari kecil menghampiri Suho oppa. “Oh, krys, kami mau kerumah sakit.”jawab Suho oppa.

“Mwo? Rumah sakit siapa yang sakit?”tanyaku lagi. “Sehun, dia kecelakaan.”jawab Suho oppa singkat.

Brakk…

Bungkusan kue yang ku genggam terjatuh ke lantai, bagaikan petir menyambar, mendengar sehun kecelakaan. “Sehun kecelakaa…”gumamku, mataku berkaca-kaca kurasa cairan bening akan keluar dari pelupuk mataku.

“Krys… gwencana ?”tanya suho oppa. “Ahh, ne oppa.”jawabku seadaanya.

“Ne, ayo hyung kami sudah siap semua, barang sehun sudah kami siapkan semuanya.”kata Chanyeol oppa keluar dari dorm diikuti member yang lain. “Ohh, yasudah ayo kita berangkat, mianhae krys kami mau ke rumah sakit dulu.”kata Suho oppa pamit. “Tunggu Oppa..”kataku menarik tangan suho oppa. “Ne… wae?”tanyanya. “Bolehkah aku ikut kalian kerumah sakit.”tanyaku padanya. Kulihat suho oppa seperti minta pendapat pada yang lain dengan menatap mereka.

“Jebal, oppa…izinkan aku ikut.”kataku. “Tapi apakau tidak ada jadwal hari ini.”tanya Yeol oppa. “Ani, kami sedang free, bolehkan?”kataku memohon. “baiklah, tapi sebaiknya kau izin dulu pada vict…”kata Suho oppa. “Ne, aku akan telpon dia…”kataku lalu menelpon vict eonni.

 

*****

Kamipun sampai di rumah sakit, sepanjang perjalan aku tak bisa menyembunyikan rasa gelisahku. Aku sangat khawatir dengan keadaan Sehun.

“Sehun.”gumamku menyebut namanya. “Aku harap kau baik-baik saja, aku tak mau kau kenapa-napa”batinku.

 

“Youngmi…”kata Suho oppa, saat seorang gadis keluar dari kamar dimana Sehun sedang di rawat. “Youngmi, wae…?”tanya Suho oppa, gadis itu tak menjawab, ia pun pergi berlari begitu saja.

 

Bugghh…

 

“Auw…”pekikku saat dia menabrakku, dan berlalu saja tanpa minta maaf. Kulihat dia berlari keluar rumah sakit, dia menangis, ada apa dengannya? Apa hubungannya dengan Sehun, kenapa dia ada di kamar Sehun? batinku bingung melihat gadis itu.

 

“Youngmi…”panggil Baekhyun oppa yang tak lama setalah itu keluar dari ruangan Sehun.

‘Sebenarnya ada apa ini?’batinku, kiini di benakku penuh dengan tanda tanya. Kulihat gadis itu sudah menghilang.

“Baekki, ada apa ini ?”tanya Suho oppa. “Aku tidak bisa cerita sekarang hyung, ceritanya panjang.”jawab Baekhyun oppa.

“Lalu bagaimana, keadaan Sehun, oppa?”tanyaku. “Dia belum siuman.”jawab Baekhyun oppa menundukkan kepalanya, kulihat ada rasa bersalah di wajahnya.

 

__

 

‘Sehun…’ airmataku menetes melihatnya terbaring tak berdaya di tempat tidur. Tanganku menggenggam lembut tangannya. “Sehun cepatlah sadar, apa kau tidak bosan tertidur selama 2 hari, huh!”kataku padanya. “Cepatlah bangun.”kataku memukul-mukulnya.

 

Youngmi POV

 

Aku berjalan di lorong rumah sakit menuju kamar Sehun, sudah 2 hari dia di rawat, dan baru kali ini aku berani menjenguknya.

Tak butuh waktu banyak untuk menuju kamar Sehun, aku berdiri di depan pintu kamarnya, enggan membuka pintu yg ada di depanku ini.

 

“Sehunnie, cepat bangun, apa kau tak bosan sudah tidur selama 2 hari ini heh? cepat bangun.”kulihat seorang gadis tengah menangis karna terdengar suaranya serak, aku tak dapat melihat wajahnya karena posisinya yg membelakangiku. Dari postur tubuh seperti tidak asing. Kulihat mereka dari luar, Nampak gadis itu sangat mencemaskan Sehun.

“Sehun-a jika kau tak bangun, aku akn membencimu.”tangis yeoja itu.

“Krystal…”gumamku setelah melihat wajah yeoja itu. Airmataku menetes. “Aku tak akan kesulitan untuk menjagamu Hunnie, karna sudah ada yeoja lain yang mencintaimu juga, bahkan dia lebih baik daripada aku.” Akupun berlari menuju keluar rumah sakit. Entah kemana aku berlari, tak tentu arah, pikiranku sangat kacau saat ini. Bahkan banyak cacian dari orang karna aku menabrak mereka.

 

****

 

Sampai aku di taman. Aku merindukan taman ini, setelah kemarin acara kunjunganku batal karena sudah ada wanita lain yang lebih dulu menjenguk sehun, aku menghibur diri datang kesini. Di taman ini, disinilah aku menghabis waktu luang dengan Sehun jika dia sedang free. Sehun~ tangisku pecah ditaman ini, mungkin ini terakhir kalinya aku ke taman ini, karna aku akan meninggal Seoul, meninggalkan Sehun, untuk kebaikannya juga. Walau aku sangat mencintainya, dia juga begitu, kami tak bisa bersama, garis takdir ini tak adil untuk kami, kenapa kami dipertemukan tapi tak bisa bersama, kenapa?

Aku sudah terlalu mencintaimu Oh Sehun.

“Sudah ku tebak, kau pasti disiini.”sebuah suara datang dari belakangku, aku sangat mengenal suara ini, suara orang yang aku cintai~ Sehun…

“Kau, bukankah kau harusnya dirumah sakit, kau belum pulih Hun-ah.”kataku.

“Aku tak ingin berada di ruang membosankan itu, ditambah sangat membosankan karna kau tak kunjung menjengukku, aku ingin kau menemaniku di sana, aku menunggumu.”katanya sendu. Matanya menatapku lembut. Ahh manik mata itu aku tak kuat harus bertatapan dengannya, aku takut semakin berat melepasnya, aku takut semakin mencintainya.

 

“Aku tak bisa menemuimu.”kataku menunduk.

“Wae? Apa kau tak mau menemani oppamu ini?”katanya, eh? Oppa katanya?

“Oppa?”

“Yaa, aku tau kita tak bisa bersama lagi sebagai sepasang kekasih, tapi kita masih bisa bersama sebagai sepasang adik-kakak.”katanya tersenyum. Senyum itu indah namun terlihat ada sesuatu di baliknya, kesedihan yang sangat nampak terlihat. “Aku, tau kau ataupun aku pasti belum terbiasa dengan keadaan ini, tapi apa salahnya kita mencobanya.”

 

Sehun POV

 

“Aku, tau kau ataupun aku pasti belum terbiasa dengan keadaan ini, tapi apa salahnya kita mencobanya.”

Ntah darimana aku dapat mengucapkan kata-kata seperti itu, jujur aku blom bisa melepasmu, tapi jika ini diteruskan, apakah salah? Pasti akan melukai orangtuaku orangtuamu juga. Aku akan berusaha mencobanya, mencoba keadaan yang baru ini, walau sulit. Kau sangat berharga untukku, mungkin Tuhan menyuruhku menjagamu dengan cara yang berbeda, tidak dengan bersama-sama sebagai kekasih.

 

“Baiklah aku akan mencobanya.”katanya tersenyum. Mulai sekarang senyummu itu bukan milikku lagi, mungkin akan ada seseorang yang akan memeilikinya nanti, orang yang lebih pantas dibandingkan aku. Orang yang akan kau cintai sampai tua nanti, sampai ajal yang memisahkan.

“Hmm anak pintar, hehe.”ku raih tubuhnya ke dekapanku, ku rasakan air matanya membasahi bajuku.

 

flasback

 

“Yeobo, kita tak bisa, terus mengumpulkan Sehun dan Youngmi, kita harus memisahkan mereka, aku tau sejak awal bertemu ada hubungan yang terjalin antara mereka, apa kau mau mereka saling mencintai, mereka adik kakak apa pantas dilihat orang begitu.”kata Eomma.

“Eomma? Dia tahu hubunganku dengan Youngmi?”gumamku, tak sengaja mencuri dengar dari luar kamar mereka.

“Tapi, apa kita harus ikut mencampuri urusan mereka, mereka sudah dewasa, mereka tau yang mana yang benar dan yang mana yang salah.”sahut Appa.

“tapi, jika mereka terus bersama seperti ini, perasaan cinta mereka akan tumbuh subur, pokoknya aku akan membawa Youngmi pulang ke LA, apa jadinya jika ibu disana tau cucunya disini berpacaran?”

 

Akupun berlari keluar rumah. Jadi selama ini mereka tau hubunganku dengan Youngmi, dan Youngmi akan ke LA bersama mereka, ahh Tuhan beginikah akhir kisahku dengan youngmi.

 

Flashback off

 

Author POV

 

‘Saranghae Youngmi.’

‘Saranghae Sehun.’

 

“Ahh, mungkin kita bisa sedikit berlama-lama disini, aku bosan di rumah sakit.”kata Sehun mengelus kepala Youngmi.

“Tidak, kau harus istirahat hun-ah.”kata Youngmi melepaskan diri dari pelukannya Sehun, dan mengusap airmatanya.

“Ohh, ayolah, kali ini saja, untuk yang terakhir, setalah itu kita tidak bisa lagi, jebal~”kata Sehun menunjukkan aegyonya ke Youngmi. “Aish, kau menyebalkan, baiklah.”kata Youngmi sambil menjitak kepala Sehun.

 

Tak jauh dari mereka Nampak seorang yeoja menatap mereka dengan sendu, air mata di pelupuk matanya mulai turun membanjiri pipinya. Rasa cemburu menjalari hatinya.

“Hunnie, diakah yang kau cintai. Pantas kau tak pernah memandangku.”

 

****

 

“Krys?”sebuah suara mengejutkan Krystal yang tengah berada di taman rumah sakit. Pemilik suara yang tak lain adalah Baekhyun langsung mengambil tempat duduk yang berada di sebelah Krystal.

“Oppa…” Krystal menghamburkan airmatanya di pelukan Baekhyun. “Waeyo?”tanya Baekhyun bingung.

“Kenapa kau tak pernah bilang, jika Sehun sudah mempunyai yeoja chingu?”kata Krystal dengan serak, terlihat dia sudah menangis sedari tadi.

“Eh? Mianhae krys, aku tak mau kau kecewa, tapi kau tenang saja, kau bisa merebut hati Sehun, karna mereka baru saja putus.”kata Baekhyun mengelus rambut Krystal. “Apa maksud oppa?”tanya Krystal menatap Baekhyun bingung.

“Apa kau tidak ada membaca majalah ataupun surat kabar, apa dorm fx tidak punya tv?”

“Tidak, karna beberapa hari ini eonni melarangku mambaca majalah, jadi itu alasannya, artikel tentang mereka sudah menyebar.”

“Hmm iya,  Sehun dan Youngmi bersaudara, saudara tiri tepatnya.”kata Baekhyun menjelaskan pada Krystal.

“Youngmi? Jadi yeoja itu Youngmi. Mwoya? bersaudara?”

Baekhyun menjeklaskan dari awal sampai akhir pada Krystal, termasuk tentang perasaannya pada Yougnmi. Sampai tak terasa hari sudah malam, dan mereka memutuskan untuk kembali ke dorm.

 

Krystal POV

 

‘Youngmi dan Sehun bersaudara, jadi mereka tak bisa bersama, apa aku bisa membuat sehun menyukaiku, menggantikan posisi Yougmi dihatinya, apa aku bisa melakukan itu semua? Mungkin tak ada salahnya untuk mencobanya, aku akan merebut hati Sehun dan membuatnya menyukaiku, fighting Krys, dan maafkan aku Youngmi’

Aku berjalan menuju ruangan dimana Sehun dirawat, sambil membawa sarapan untuknya, aku sengaja bangun pagi untuk menyiapkan ini.

“Ahaha, kau manja sekali hun-ah, aku tak mau ah”ku dengar suara yeoja. Ku lihat dari jendela, Sehun dan Youngmi tengah bersenda gurau bersama.

Berasa beribu-ribu pisau menusukku tepat di ulu hatiku. Aku senang bila Sehun senang, tapi aku tak pernah melihatnya sesenang itu saat bersamaku, itu yang membuatku sakit, dengan Youngmi dia dapat dengan leluasa tertawa beda saat denganku.

Akupun berencana untuk pergi namun sebuah suara tengah memanggilku.

“Krys?”ku lihat asal suara itu yang tak lain adalah Kai, dan di belakangnya ada member EXO lainnya.

“Kau mau kemana?”tanya Chanyeol oppa. “Ah, a… aku ingin pulang oppa.”kataku sedikit gagap.

“Wae? kulihat kau membawakan Sehun makanan, kenapa apa kau tak jadi memberikan itu pada Sehun?”tanya Kai melihat bekal yang ku bawa.

“Ah, ne ini untuk Sehun, sepertinya tak jadi kuberikan untuknya, aku tak menjamin rasanya, mungkin lain kali saja.”kataku mencari alasan.

“Kenapa, pasti itu enak, kau belum masukkan kedalam? ayo masuk bersama kami.”ajak Suho oppa, sambil menarik tanganku. “Tapi oppa…”

“Sudahlah, tak usah malu, kami tau kau ingin bertemu Sehun, ayolah…”kata Baekhyun.

 

Author POV

 

“Hun-ah, kami datang…”kata suho membuka pintu kamar Sehun.

“Hyung.”kata Sehun antusias.

“Eh, ada Youngmi, annyeong Youngmi-shi.”kata Chanyeol memberi slaam. “Annyeong Oppa.”

Baekhyun, yang sadar, langsung mengalihkan pandangannya ke Krystal. Krystal hanya menundukkan kepalanya tak berucap.

Merekapun bercerita, ngobrol bersama, namun tak ada suara antara Youngmi dan Krystal, perasaan canggung merayapi mereka berdua.

“Hmm, Krystal-shi bisa aku bicara denganmu berdua saja.”kata Youngmi akhirnya bersuara. Krytal pun mengangguk, merekapun berjalan menuju bangku panang yang berada di taman rumah sakit.

“Ada apa Youngmi?” tanya Krystal.

“Eng, begini, apa kau menyukai Sehun?”tanya Youngmi balik.

“Eh, apa maksudmu?”

“Aku tau, beberapa hari lalu kau menjenguk Sehun, dan aku rasa kau menyukainya, melihatkau yang sangat perhatian padanya.”

“Ya, aku menyukai, sejak dari dulu, tapi sayang perasaan itu hanya sepihak, dia mencintai adiknya sendiri.”kata Krytal menohok di benak Youngmi.

“Mianhae.”kata Youngmi menunduk. “Untuk apa?”

“Merebut dia darimu, tapi sekarang kau bisa memilikinya.”

“Hm, dia bukan barang yang bisa dengan gampang dimiliki, untuk apa aku memilikinya tapi hatinya tak pernah jadi milikku, aku baru sadar aku tak bisa memaksakan kehendaknya.”

“ya, aku tau dia bukan barang, tapi kau bisa pelan-pelan memilikinya kelak, berusahalah dapatkan hatinya, aku yakin kau pasti bisa. Hmm dan aku ingin kau menjanganya untukku.”kata Youngmi berkaca-kaca.

“Apa maksudmu? Kau ingin pergi?”tanya Krystal.

“Ya, aku akan pergi ke LA bersama Appa dan Eomma, tolong jagakan dia untukku eonni.”kata Youngmi tersenyum manis.

“Apa kau tak salah memintaku menjaganya, aku menyukainya, aku takut obsesiku untuk memilikinya datang lagi.”

“Ani, kau orang yang tepat untuknya. Bahagiakan dia eon, aku akan sangat senang jika kalian bisa bersama.”

 

****

 

“Oppa? Ada apa oppa mengajakku jalan-jalan?”tanya Youngmi pada Baekhyun, kini mereka sedang berjalan menyusuri Sungai Han dimalam hari.

“Oppa hanya ingin bersamamu malam ini, apa itu salah?”tanya Baekhyun.

“Tidak, aku hanya heran saja, sejak kejadian itu kita tak ada jalan bersama lagi.”kata Youngmi, itu mengakhiri pembicaraan mereka.

Baekhyun sesekali mencuri-curi pandang pada Youngmi, ia melihat beberapa kali Youngmi menggosokkan tangannya, memang cuaca malam ini sangat dingin, mungkin ia salah mengajak Youngmi ke sini.

“Apa kau kedinginan Youngie?”tanya Baekhyun. “Aniya, aku tidak kedinginan kok oppa.”kata Youngmi berbohong. Baekhyun yang melihat kebohongan itupun meraih tangan Youngmi dan menggenggamnya erat. Yaoungmi yang kaget akan hal itu, menatap Baekhyun heran.

“Ada apa?”tanya Baekhyun, dengan polosnya.

“Aniya.”jawab Youngmi menggenggam balik tangan Baekhyun, Baekhyun yang merasakan, tersenyum senang.

“Tentang tadi pagi, apa yang kau bicarakan dengan Krystal?”tanya Baekhyun menatap Youngmi.

“Hm, itu rahasiaku dengan Krys oppa dilarang tau, urusan wanita.”kata Youngmi menjulurkan lidahnya ke Baekhyun.

“Aish, dasar bocah ya.”kata Baekhyun mengacak-ngacak rambut Youngmi. “Hm, lalu apa kau akan benar-benar pergi ke LA?”tanya Baekhyun lagi, kali ini wajahnya nampak murung.

“Ne oppa.”jawab Youngmi menunduk.

“Apa tak bisa, tinggal disini.”kata Baekhyun mengangkat dagu Youngmi, mengelus pipi gadis itu yang kini memerah karena kedinginan.

“Aku ingin tinggal bersama orangtuaku oppa, tak bisa, lagipula jika disini aku hanya akan membuat suasana rusak, banyak kenangan buruk disini, aku akan merubah hidupku dulu, baru aku akan kembali, aku butuh sendiri dulu oppa.”

“Kenangan buruk? Bukankah yang kau punya itu semuanya kenangan indah, saat bersama Sehun.”

“Ani, bagiku itu kenangan buruk, walau aku menyukai kenangan itu. Apa gunanya kami bertemu tak bisa bersama, hanya memperburuk keadaan saja.”kata Youngmi ang kini mulai berkaca-kaca.

“Ah, baiklah, tapi tak bisakah demi oppa kau tinggal?”tanya Baekhyun. Hening tak ada jawaban dari Youngmi.

“Ah, aku mempertanyakan pertanyaan yang bodoh, lupakan, ayo kita jalan.”kata Bekhyun menggandeng tangan Youngmi.

“Maafkan aku Oppa”kata Youngmi pelan, namun terdengar jelas di telinga Baekhyun.

 

****

Krystal duduk menatap Sehun yang tangah tertidur, gadis itu tak bosan-bosannya menatap wajah tampan Sehun yang sekarang lebih mirip malaikat saat ia tertidur, mata Kyrstal menjelajahi setiap inci wajah sehun dengan teliti.

“Hunnie, apa kau tau, aku ini mencintaimu sudah sejak dulu, tapi kenapa kau tak menyukaiku, apa kurangnya aku. Hatiku sakit saat tau kau mencintai yeoja lain, dan yeoja lain itu adikmu, bak beribu-ribu pisau menancap di hatiku, sakit rasanya. Tak bisakah sekarang kau belajar mencintaiku, lupakan Youngmi, aku akan berusaha membuatmu jatuh cinta kepadaku, itu yang Youngmi mau, dia memintaku menjagamu untuknya.”kata Krystal terisak, ia tak sadar akan sehun yang terbangun.

 

“Mianhae.”kata Sehun sontak membuat Krytal kaget.

“Se.. sehun bukankah kau sudah tidur tadi.”kata Krystal gugup.

“Ya, tapi baru saja aku bangun.”

“Apa kau mendengar semuanya, semua yang aku ucapkan.”

“Yaa, dan maafkan aku, maaf aku tak tau kau menyukaiku, aku sangat senang seorang Krystal meyukaiku yang bodoh ini, tapi maaf aku tak bisa membalas itu, aku mencintai orang lain, dan itu Youngmi.”

“Tapi, apa tak bisa kau membuka hatimu untukku, lupakan Youngmi kalian tak bisa bersama.”

“Benar, kami tak bisa bersama, tapi rasa cintaku tak pernah hilang untuknya.”

“Sebegitu cintakah kau denganya.”

“Yah, bagiku dia segalanya, sangat berharga.”

“Aku salut, walau kalian tak bisa bersama namun cinta kalian tetep sama. Aku mengerti, mungkin mulai saat ini aku harus belajar melupakan perasaanku padamu, karna tak akan mungkin kau membalasnya.”kata Krystal tersenyum getir.

 

****

“Apa Sehun tak ikut?”tanya Youngmi pada Baekhyun yang sedang membawakan kopernya. Hari ini Youngmi akan menyusul orangtuanya ke LA.

“Ntahlah, aku sudah membujuknya tadi, dia tak mau.”jawab baekhyun, lalu merangkul Youngmi yang keliatan sedih. “Tenanglah, kan ada Oppa disini, hem?” sambil mengacak-acak rambut Youngmi.

“Hehe, iya aku senang kau mau mengantarkan ku Oppa.” Mencubit hidung Baekhyun.

“Jadi disni kita berpisah? Bagaimana kalau aku merindukanmu?”tanya Baekhyun.

“Oppakan bisa menelponku.”

“Tapiaku ingin melihat wajahmu, lagi pula telpon ke luar negeri mahal.”

“Lihat fotoku bisa, nanti aku akan mengirim banyak fotoku untuk Oppa kkk~ jadi lebih sayang pulsa daripada aku nihh”

“Janji ya, aniya oppa lebih sayang kau lah.”

“Ne, Oppa cerewet.”menjitak kepala Baekhyun.

“Aish, yasudah hanya sampai sini aku bisa mengantar, jaga dirimu baik-baik yaa.”kata Bakehyun memeluk Youngmi.

“Oppa juga ya, jaga diri baik-baik jangan lupa makan teratur, jangan kecapean.”

“Haha, siap Nona.”

“Bye Oppa” “Bye Youngmi”

 

*****

 

Youngmi POV

“Aku mengharapkanmu datang Sehun, aku ingin melihatmu terakhir kalinya.”

Sehun POV

“Jujur aku sangat ingin mengantarkanmu Youngmi, namun aku takut tak bisa melepaskanmu pergi, maafkan aku.”

END

Maaf endingnya gaje, otak author sekak abis ujian kemaren. Hehehe ini juga mati-matian bikinnya ini. Jangan lupa komennya yaa ^^

Iklan

20 pemikiran pada “Love Secret (Chapter 6)

  1. Ada apa dg ceritax thor…….. Ending tp kyk maksa gak ad solusix. Tp z hrgai kok krja krs author udh nyelesaian FFx. Fighting!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s