I’m In Love

Title : I’m In Love

Author : lestaristy

Cast :

  • Byun Baekhyun
  • You

Genre : SongFic

Length : Ficlet (± 730 words)

cover1

Disclaimer : fanfiction bergenre songfic yang pertama saya buat. Hasil dari pemikiran sendiri. Entah kenapa, suka banget sama lagu ini. Manis. Coba bacanya sambil dengerin lagunya hehe.

oke, selamat membaca. Maaf kalo mengecewakan.

Narsha – I’m In Love.

 

To be honest from the first time we met

Saying I like you was not easy for me to do..

Jalanan Seoul pada sore hari memang indah. Jalan lenggang, dan pohon-pohon rindang berwarna hijau menyejukkan mata. Belum lagi jika angin sudah bertiup lembut, bersatu dengan udara segar yang membuat beberapa helai rambutnya tertiup manis. Burung-burung yang sesekali berterbangan dan hinggap di ranting pohon seakan memanjakan mata untuk melihat keindahan alam ini.

Dan wanita itu, ada disana. Seperti biasanya.

Senyumnya mengembang ketika objek yang dia amati dapat dengan tepat diabadikan.

Tangannya dengan mahir membidik apapun yang menurutnya menarik.

Sementara aku, berada disini. Dengan perasaan yang selalu sama setiap harinya.

Aku tersenyum. Bagaimana mungkin dengan hanya melihatnya saja, aku merasa hidupku akan jauh lebih baik.

Bisa kau tebak? Ya. Aku mencintainya. Mencintai setiap hal sekecil apapun yang ada pada dirinya.

Tawanya ketika mendapati hal yang membuatnya gembira, muka kesalnya yang apabila objeknya pergi sebelum ia berhasil memotretnya, dan puluhan ekspresi lainnya yang selalu saja berhasil membuatku semakin mengaguminya.

If I don’t approach you first

I was afraid of losing you

I wrote letters and prepare small gifts for you.

Jari jemariku terus saja menari indah diatas kertas putih. Sesekali memetik senar gitarku, lalu menuliskan kembali dikertas. Menuangkan segala perasaanku yang semakin hari semakin bertambah karenanya.

Aku merangkai kata demi kata, membentuk sebuah lantunan nada sambil memikirkannya.

Wanita itu. Hanya dengan memikirkannya saja, selalu bisa membuat jantungku tidak beroperasi sebagaimana mestinya.

Aku mencintainya. Dan dengan cara inilah aku memendam perasaanku hanya karena aku takut akan kehilangannya.

Bodoh memang.

Namun kali ini, rencanaku harus berhasil.

Apapun yang terjadi, aku hanya perlu mengungkapkan apa yang ada didalam hati.

Bagaimanapun nantinya, aku tak perduli.

Tanganku beralih pada sekotak beludru berwarna peach. Warna kesukaannya.

Aku melihat tumpukan foto kami saat berada di sebuah pantai, taman kota, pulau Jeju, tempat pacuan kuda, dan tempat-tempat menarik lainnya bersama yang lain, yang aku ubah menjadi hanya –aku, dan dia.

Aku mengenalnya sekitar 3 tahun yang lalu.

Saat putih abu-abu di tahun kedua, masih melekat ditubuhnya. Saat tawanya yang pertama kali aku lihat, mampu membuat aku tidak dapat tidur semalaman. Saat pertama kalinya dia menangis di pundakku, saat menangisi kepergian ayahnya.

Aku tersenyum getir.

Wanita itu….

Terlalu bodoh untuk tidak menyadari perasaanku.

Atau aku yang terlalu pintar untuk menyembunyikannya?

Aku lantas tersenyum. Menata sesuatu, mempersiapkan semuanya.

Untuk hatiku. Untuk malam ini.

If my love for you goes any deeper

It would only hurt me more

Its true my mind is full of fear..

I pray with all my heart the person that I’m hoping for

I believe that person is you..

Apa yang akan kamu lakukan, baekhyunnie?” Wajah manisnya terihat kebingungan. Entahlah, hanya dengan seperti itu saja dia masih terlihat cantik.

Sudah kubilang bukan? Aku menyukai setiap apapun yang ada pada dirinya.

“Tenang saja. Kau hanya perlu duduk disini, dan menikmati semuanya.” Aku mempersiapkan kursi disampingnya.

 

Aku, siap.

Ketakutanku yang mungkin akan kehilangannya, menguap begitu saja.

Lihat saja nanti, apakah status persahabatanku bisa menembus itu, atau melebur entah kemana.

Aku mengambil gitar, menarik nafas kemudian tersenyum.

Ooh.. I’m in love..

Ooh.. I’m fall in love..

There’s no way around it

I can’t hide my heart

You’re so beautiful..

Matanya membulat, membesar kaget.

Tapi aku melihat, ada semburat merah muda yang terlihat di kedua pipinya.

I thought I never gonna fall in love

But I’m in love

Cause I wanna love you baby..

Lantunan nada ini, mengingatkanku pada pertama kalinya hatiku jatuh padanya.

Dan hari-hari selanjutnya, membuat aku memutuskan untuk menjadi pengangumnya.

Sahabat. Bukankah ketakutanku hanya terpaut pada status itu?

Thruthfully from the first time I met you

Somewhere inside my heart

You crashed like a strong wave..

You’re the only thing I think about all day

I can be a good lover

Wanna be your four-leafed clover

I will make you feel like

The happiest woman in the world..

Aku menatap matanya.

Melihat kedalam manik mata indahnya.

Menyalurkan kesungguhan hatiku, hanya untuknya.

Aku menggenggam erat kedua tangannya, lembut.

Beruntung, dia tersenyum.

You gotta believe me

Make you never gonna leave me

I won’t make you promises

I will just show it to you..

Dia, memelukku.

Kemudian membisikan kata yang sama, yang membuat aku tersenyum.

Bahagia. Sesederhana ini?

I’m in love~

With you baby

 

I’m fall in love~

There’s no way around it.

How? Haha saya belum berbakat untuk membuat cerita ber-genre ini.

Tapi mencoba ga ada salahnya kan? Hehe.

Read-comment-like akan sangat membantu. Terimakasih.

Iklan

22 pemikiran pada “I’m In Love

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s