Harshly Away (Chapter 1)


judul ff : HARSHLY AWAY {CHAPTER ONE}
nama author : Mrs Kim
genre : Romance, Song Fic (a little)
length : 2.650 words
main cast : Kris (EXO M)
Lee Ahn Ri / Julia (OC)
Shizoku Nara (OC)
Direktur Lee Soo Man
EXO MEMBERS
lalala

Summary : An Chinese, an Korean, an Japanese. The story of a love triangle coming from different countries. they were destined to meet. Their past is in the their future .. 

HARSHLY AWAY

Disinilah aku sekarang,  ditempat aku mengubur sesuatu yang tak berguna dan tak terpakai, memendamnya  agar tak mengganggu, sehingga tidak akan mengusiknya. Tetapi hanya orang bodoh yang membiarkan dirinya menggali sesuatu yang tak terpakai itu, dan alhasil sesuatu itu terus mengusiknya. Ya, disini aku sekarang, tulisan spanduk ‘Incheon Airport’ terpampang didepan mataku, Seoul, tanah kelahiranku, tanah airku. Aku menginjakkan kakiku di Seoul, tempat dimana sesuatu itu aku menguburnya. Yap, sesuatu itu adalah kenangan masa laluku yang ku kubur, pendam, dan membusuk agar  diriku, bukan maksudku hatiku tidak akan terusik akan hal itu, tetapi sekarang, 5 tahun setelah aku menguburnya, aku menggalinya lagi,  Sebenarnya, ada juga faktor yang memaksa untuk menggali  hal ini.  Oke dunia ini luas, tidak akan ada masa lalu di masa depan.  Berpikir po-si-tif.

Namaku , Julia, oh my god, oke aku adalah orang korea,  apa karena aku sedang di korea, aku akan menggunakan nama asliku? Nama yang mengingatkanku dengan masa lalu ? o iya, kudengar korea sangat terkenal di dunia karena pengaruh hallyu wave nya. Aku bukan juga mendengar, aku melihat langsung perkembangan negaraku ini. Dan itu membuat sesuatu yang dikubur itu menjadi … ah, Apa aku harus menceritakan flash back ku?

Oke, nama asli ku adalah Lee Ahn Ri. Julia adalah namaku saat berada di London , bukannya aku benci nama koreaku, hanya saja.. hanya saja …

5 tahun lalu, dimana aku berumur 17 tahun, aku adalah gadis siswi SMA di Seoul yang biasa, aku termasuk golongan biasa karena aku tidak terlalu berlebihan, tidak nyentrik, dan tidak terlalu polos. Aku mengetahui yang seharusnya remaja juga tau, termasuk tentang percintaan.  Seorang lelaki, berdarah China-Amerika bernama Kevin Li , telah merusak denyut jantungku yang normal, membuat pipi ini menjadi bewarna yang tak ingin kulihatkan.  Padahal, aku dan dia hanya seorang teman biasa, teman yang baru ku kenal, karena dia adalah murid pindahan. Aku berteman akrab dengannya.  Tak banyak orang yang tau tentang anak pindahan itu, biasanya akan segera menyebar dan membludak ke semua warga sekolah, apalagi visual yang mendukung. Mungkin, Kevin bukan kriteria sekolahku ini.

Setiap hari, dia bermain denganku dan temanku, bercanda ria layaknya seorang teman, tapi, organ dalam tubuhku yang bernama jantung itu tidak bisa selalu diajak berkompromi, setiap aku berinteraksi dengannya, bahkan mendengar namanya, jantung ini bergerak dengan kecepatan yang tinggi.  Dia  bercerita banyak  kepadaku d minggu pertama, bahkan saat aku adalah orang asing baginya. Dia menceritakan kehidupan pribadinya, hobbinya, cita-citanya, dan yang lainnya. Dia bahkan tak memberi kesempatan untuk berbicara, tetapi bukan itu yang kuminta darinya. Aku minta dia selalu bercerita denganku, tanpa aku bercerita apapun, aku bahkan tak meminta kau menyukaiku.

Jika ada waktu luang dimalam hari, dia selalu mengajakku ke pinggir jalan dan menjelaskan tentang bahasa korea, sambil makan dan aku selalu menjelaskan dan mengajari bahasa korea dengan baik.  Pada waktu sore waktu luang dia juga mengajariku bermain basket dengan sabar.

“hey, K.Li” seruku kepadanya saat dia sedang men dribble bola

“siapa yang kau panggil? Aku? K.li?”

“ya, kau,K.Li. kevin Li terlalu panjang, jadi aku menyingkatnya” jelasku

“oh bagus, tapi aku tak suka” jawabnya

“waeyo?” tanyaku

“panggil saja kevin” jawabnya sambil mengacak rambutku ”oiya, ahn ri, besok menjadi hal yang paling menyenangkan dihidupku ini, di korea aku menemukan segalanya!” katanya kepadaku

“apa itu?” tanyaku dengan nada flat

Dia hanya tersenyum kepadaku, lalu menge-shoot bola ke ring, dan masuk. Lalu dia berteriak

“berhasil! Aku berhasil!” teriaknya kepadaku

Pikirku dia sudah gila, karena biasanya dia melakukan banyak sekali memasukkan bola ke ring.

Tiga bulan kemudian, dia tak pernah menemuiku di kantin, berbicara, dan sampai pada suatu hari, aku mendengar kabar, Kevin mempunyai pacar. Keturunan Jepang, Shizoku Nara, aku tau dia, murid terkenal, adik kelas kami. Benarkah Kevin? Lalu, aku memberanikan diri bertanya kepada temanku, dia bilang berita itu memang benar, sudah semenjak tepat tiga bulan lalu, saat hari minggu. Shock. Bukankah tiga bulan lalu pada hari minggu, saat aku bersamanya bermain basket di lapangan? Tunggu, dia senang sekali saat itu, dan berkali-kali berteriak yes dan berhasil. Apakah itu ada maknanya?

Saat sorenya aku akan memberanikan diri bertanya kepadanya di kantin, tetapi kursi di depan kevin yang biasanya terisi oleh ku dan teman-teman, tergantikan oleh Nara, yang menjadi pacarnya. Segera aku berbalik  arah, kenapa tiba-tiba, organ dalam yang bernama jantung ini tidak berdetak kencang saat bertemu dengan Kevin? Dan digantikan oleh organ dalam bernama hati yang seperti tersayat.  Wajah nya biasanya mempunyai anggota bernama pipi yang memerah, kini juga digantikan dengan air mata yang tak bisa diajak kompromi.

Hingga pada akhirnya, empat bulan, lima bulan, enam bulan, aku bertahan darinya, dan pada suatu hari, aku tak tahan untuk bercerita masalah ini pada sahabatku, betapa malangnya diriku curhatku ini didengar oleh orang terpengaruh di sekolah, yang kukatan nyentrik tadi,  karena aku adalah murid biasa, dan ia adalah murid luar biasa. Sekarang aku hanya bisa pasrah saat mendengar namaku dan kevin dibicarakan oleh siswa-siswi di sekolah,

‘‘Lee Ahn Ri menyukai Kevin,yg sudah menjadi pacar adik kelas yang lebih berbakat dengannya, cih dia hanya pengerubut, mending Nara”

“ahn ri tak tau diri sekali, kevin itu kan temannya, yang dulu dekat degannya, sekarang dia?”

Kupikir berita ini akan hilang dengan sendirinya, tetapi ternyata bertahan lama sekali, 2,3,4,5,6,7 bulan.  Sampai penggemar nara di sekolah sering mencemooh dan mengerjaiku.

Aku tak pernah berpikir hal itu, kevin, mengapa dia diam saja? Apa dia hanya memanfaatkan ku?

Whispering, Giggling , pushing me harshly away. I didin’t even know how to run away. Why do they want to step  on weak people, and win over them? There must be some other people who are not like that, but where are these people now? I wish that it would be great if there were at least one person

Kenapa dia tak pernah bermain basket di lapangan lagi? cita-citanya bermain sebagai pemain basket internasional, semoga bisa terpenuhi, tetapi mengapa dia selalu menghindar saat aku tak sengaja bertatap dengannya.

Sekarang, predikatku yang kukatakan sebagai murid biasa, naik menjadi murid luar biasa, hampir seluruh sekolah mengetahuiku sebagai pengganggu hubungan, bukan begitu maksudku, ah, walaupun aku menjelaskan masalah toh tidak ada yang mendengarkanku.

Sampai saat kelulusan, aku memutuskan untuk tidak berpamitan dengannya, aku akan melanjutkan kuliah ke London dan menguburkan masalah ini.

Mengulang hidup, oke mengulang. Aku memutuskan untuk mengehentikan keterpurukan ini.

Kenangan ini akan selalu terpendam dan tidak akan pernah muncul lagi, pikirku pada saat itu, tapi siapa yang menyangka aku akan melanggar nya sekarang.

““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““

“maafkan aku, maaf benar-benar maaf” kata perempuan tinggi dengan menggandeng lelaki, perempuan itu memakai kaca mata, slawyer , sedangkan lelaki memakai tuxedo, seperti orang executive.

“ it’s all right,go on then” kataku dengan ramah

Perempuan dan lelaki itu pergi kemudian, sepertinya aku pernah melihatnya, de javu. Tapi dimana?

Taksi sudah datang,

“agashi anda mau kemana? Sepertinya anda orang korea” tanya supir taksi itu

Euhm sudah berapa lama aku tak mengucapkan bahasa korea, haruskah aku?

“sungai han, hehe, benar aku orang korea” jawabku dengan merangkai kata

“euh, apakah benar anda orang korea? Kenapa pronounce nya jelek sekali? Aish, pasti sudah lama tinggal diluar negeri” jelasnya panjang lebar, bagaimana dia tau.

Sekarang aku duduk di pinggir sungai Han, terakhir kali aku kesini, aku mengingat-ingat,  saat aku bersama k.li, ah lagi-lagi orang itu.

Dimana dia sekarang? Bahagia kah bersama Nara? Apakah dia sudah menjadi pemain basket di negaranya sendiri? China terlalu luas, atau dia bermain di negara Nara? Jepang?

~~~~ hapeku berbunyi

“UNCLE SOO”

Tertera nama paman disitu disitu.

“hello?”

“okay, i got that,  i am on the way now”

*click*

Telefon dari uncle soo menyadarkanku untuk segera menemuinya, dia adakah kakak dari ayahku, pemilik perusahaan musik terbesar di KoreaSelatan, ah, mungkin dia adalah salah satu penyalur hallyu wave yang menyebar di dunia ini, Lee Soo Man. Siapa yang sangka, anak biasa seperti itu mempunyai paman luar biasa, bahkan ayahku saja tak habis pikir mempunyai kakak seperti itu.

Aku melangkahkan kakiku di perusahaan ini, aku pertama kali datang kesini, bangunan dari luar memang biasa, tapi lihatlah dalamnya. Banyak kudengar banyak orang ingin kesini. O iya, aku belum menyampaikan padamu? Lima tahun lalu, saat aku terupuruk dari masalah itu, ayah dan ibu mengajakku untuk pindah ke luar negeri melanjutkan sekolah, dan datanglah paman ku ini menyarankanku untuk kuliah di London dan mengambil sesuai bakatku, Producer Music. Bagaimana dia tau aku lemah bidang akademik, bahkan dia mengetahui bakatku, pantas saja dia seberhasil sekarang ini. Ayah dan ibukku sedikit kecewa karena dia menginginkan aku sebaga dokter, tapi dia lebih merasa bangga dengan keadaan anaknya sekarang. Semoga mom, dad J

Di London, aku benar-benar tidak menengok kebelakang, bahkan aku lulus lebih cepat dari kuliah biasa yang bisa mengambil 5 tahun, aku berhasil sebagai Sarjana hanya kurun waktu 2,5 tahun. Setelah itu, aku kecanduan mengabil sekolah lagi, yakni S2, dan menghabiskan waktu 3 tahun.

“anakmu benar-benar hebat!” kata uncle soo saat di graduation ku.

“kau yang hebat, hyung, aku tak tau jika aku memaksannya menjadi dokter dulu, semoga dia sukses kelak”kata ayah

“apa kau jadi menyerahkan anak emas ini kepadaku? Di perusahaan ku dan menjadi diamond?” tanya uncle Soo serius

“tanyakan saja pada Ahn Ri”ayahku menjawabnya dengan tersenyum

“shirreo!” bentakku

“mwo?” ayah dan ucle soo terbelalak

“kkk, shirreo, maksudku mulai sekarang namaku bukan, Ahn Ri, call me Julia, oke aku ikut Uncle Soo ke korea” jawabku lirih saat aku mengucaokan korea

Mereka pun tersenyum bahagia melihatku

“Ah, Julia! Welcome!” sambut Uncle Soo saat sampai di ruangannya

“yak, uncle!” aku berhambur memeluknya

“gunakan bahasa korea saja, tak perlu repot menggunakan inggris, panggil Soo Man ahjushi saja”

“should i?” tanyaku hati-hati

“kau sekarang di masa depan, masa lalu mu sudah tidak ada, gunakan saja, ini tanah kelahiranmu juga, ingat, jangan sekali-kali menggali kubur ya Julia. Mari kutunjukan ruang kerjamu”

“arasseo” kata ku lirih dan pelan – pelan

“ah, aku sedikit menyesal menyekolahkanmu, bahasa koreamu jelek sekali, apa masa lalu juga merubah bahasa pertama saat kau dilahirkan?”

Aku hanya menunduk, benar juga

“ne, ahjushi, aku akan mencoba”senyumku kepadanya, senyum masam tentunya. Sungguh maafkan aku ahjushi aku belum siap.

“ini ruanganmu Julia, kemarilah akan aku kenalkan kepada STAR kami, ah bahkan tak usah aku kenalkan kamu sudah tau, aku sibuk, jarang-jarang aku mengantar pegawai baru berjalan-jalan” candanya kepadaku

“ah,uncle,maksudku, ahjushi, kau selalu bercanda”

Setelah mereka memperkenalkanku kepadanya, dan bersapa ria dengan mereka, ahjushi membawa ku roof top SM

“oke, Julia, itu tadi artisku, kau sudah tau, tapi bukan mereka yang kau kerjakan”

“mwo?” aku terkejut

“haha, kaget korea mu lucu sekali, seperti dulu” canda nya

“maksudku seperti balita dulu” kata uncle soo memperbaiki ucapannya setelah wajahku kusut

“lalu, ahjushi?”

“kau tau exo? Dia yang akan kau kerjakan, boy group ku yang baru, aku yakin dia sukses ditanganmu”

Aku menatap uncle dengan tatapan siapa-yang-kau-bicarakan-aku-tak-tau

“mwo? Jangan bilang kau tak tahu, ah kau bodoh sekali, bahkan kau tak tahu artis apa saat perkenalan tadi”

“molla, aku tak pernah mengikuti perkembangan korea, apa lagi perusahaanmu,ahjushi, ternyata kau hebat sekali” ucap dan  pujiku

“siapa exo itu?” tanyaku tiba-tiba

“rookie, newbie, 12 member, 6 EXO K, dan 6 lainnya EXO M”

Aku memperhatikan omongan uncle sambil melihat pemandangan dari atas

“fungsinya, EXO M mandari dan promosi ke china, EXO K kau tau sendiri, karena kau fasih bahasa china, aku sengaja menempatkanku kesini”

“china? Mandarin?” ulangku, why china.

“sudahlah, jangan menengok ke belakang, warga china itu banyak, jangan kau sangkut pautkan dengan cintamu yg bertepuk sebalah tangan itu”

Daebak, bahkan dia bisa membaca pikiranku, tapi aku benar-benar mengantuk, lapar dan ingin istarahat anyway

“sudahlah, kau makan lalu tidur sana, kau tau apartement mu kan”

BENAR-BENAR DAEBAK, kau ahjushi. Tapi aku tetap diam saja

“ayo turun, aku bisa membaca pikiranmu” lalu dia turun dan tertawa

“cih, dasar kakak nya appa, sama saja”

Aku segera turun dari roof top gedung SM.

Ketika di bawah terdapat 2 poster , tertera EXO K, dan kanannya tertera EXO M. Segera ku datangi poster tersebut

“itu kah yang di maksud uncle soo?” ku langkahkan kakiku ke poster itu

Tapi …

“yak, Ahn Ri” ku berhentikan dan ku toleh ke belakang

“maksudku Julia cepatlah kembali ke apartement, besok kau harus bekerja” uncle soo.

“arasseo” kataku malas lalu kutinggalkan gedung SM, padahal aku ingin melihat poster exo itu.

Another’s POV

Latihan yang melelahkan sudah selesai.  Suara 11 anak itu mengagetkanku karena berisik.

“ada apa?” tanyaku kepada manager

“kalian berdua, tolong umumkan bahwa nanti sore kita kembali ke Seoul, dan besok Direktur Soo akan memperkenalkan pada kalian Produser musik yang baru, dia baru saja lulus dari London”

“apakah hyung itu baik?” sahut sehun berada di sampingku

“ah, apakah aku lupa, dia adalah perempuan berbakat. Dia berasal dari Korea, dan melanjutkan sekolah,lulus S2”

“jinnja? Berapa umurnya hyung?” Lay menyahutnya

“kalau tidak salah kelahiran 1990, hitung saja sendiri” kata manager hyung

“haaah, 23 sudah lulus S2?” Luhan menerjap-nerjap

“oke, kami sudah tak sabar bertemu dengannya, bolehkah kami istirahat?” sahutku sekaligus ingin mengakhiri percakapan ini.

Oke Seoul, i’m coming. No, we’re coming…

For our debut …

Ahn ri’s POV

Pagi- pagi di Seoul memang beda dengan di London, aku ingin berdiam di balkon rasanya, sampai handphone ku berbunyi.

“Julia, cepatlah berangkat ke kantor, anak EXO sebentar lagi akan berkumpul, siap ya”

“yaa, tunggu sebentar aku akan mandi dan sarapan”

“jangan sarapan disana, sarapan dengan kami saja”

“apa kah aku terlalu berharga uncle?” candaku

Kota Seoul ini benar-benar mempengaruhi pikiranku, walapun kota ini luas kenapa pikiranku tertuju pada lelaki bernama Kevin. Sekarang dia pasti sudah berbeda jauh, bahagia.. dengan Nara pastinya.

“pagi-pagi bukan waktu yang tepat untuk murung, ayo masa depan yang cerah menantimu” tegur laki-laki siapa lagi kalau bukan uncle Soo

“bahkan hari pertama setelah kembaliku? Cih” aku menyengir lalu menyambar tasku

“member exo telah menunggu, siapa tau kau tertarik dengan 4 warga china tersebut” candanya

“what? Coba ulangi lagi uncle”ancamku, ups bukan mengancam beneran pastinya

“apa? Kau mencoba mengancamku huh? Ayo berangkat”

SM’s building. 08.00 am

Aku  dan uncle Soo Man sudah duduk rapi menunggu kedatangan ke 12 member exo itu

“kenapa lama sekali, apa jenis musik yang akan ku pegang untuk mereka?” tanyaku di sela – sela jam menunggu ini

“lihatlah mereka dulu, itu ada posternya” jawabnya santai

“tak berminat, nanti juga akan dilihat” “by the way Uncle, siapa 4 orang dari china itu?”

“nanti juga akan kau lihat” timpalnya sambil memegang ipad nya sambil meniru gayaku

“sajangnim, mereka datang” kata staff di balik pintu

Here we are, at sm’s practice room.

Ke 12 member exo datang berurutan masuk ke dalam ini, kenapa aku yang gugup, hanya 12 member saja dan rookie.  Dari mulai exo-k lalu exo m memasuki ruang practice room,

“perkenalkan ini Julia atau Ahn Ri keponakanku dari London,mulai sekarang akan menangani kalian” perkenal uncle soo

“anyeonghasseyo, ahn ri or julia  imnida” sapaku dengan pronounce YANG SANGAT JELEK ugh uncle, i;m very sorry

Kataku sambil melihat member dari exo k sampai M,

“maafkan dia, dia sudah lama tinggal di london, jadi ya beginilah” uncle soo tertawa creepy.

sampai … mataku tertuju pada satu wajah yang familiar di belakang sana,  benar-benar familiar, bagaimana tidak? ketika mataku melihat ke arahku, mendadak semua anggota badanku membeku seketika, seakan tidak mau mendengarkan aku harus stabil, rasa sesak dada dan jantung tak normal memenuhi badanku, bahkan kakiku seakan lemah, sedikit berlebihan? Tidak , ini tidak berlebihan, rasanya , butiran mata ini ingin jatuh ketika namanya menyebut namaku.

K’s POV

Apakah aku tidak salah liat? Wanita yang wajahnya ditutupi rambut itu mirip seperti Ahn Ri, ini dia yang setelah sekian lama ku menyakitinya? Apakah dia benar sahabatku ketika aku menaruh rasa di dirinya?

“perkenalkan ini Julia atau Ahn Ri keponakanku dari London,mulai sekarang akan menangani kalian” kata Soo Sajangnim

“anyeonghasseyo” katanya dan dia mulai memperlihatkan wajahnya.

Sampai … dia menatapku.. dia tak berubah, cara dia kaget saat menatap wajahku ..

“Ahn Ri-ah” seruku tiba-tiba, aku tak tau kenapa mulutku ini berkata begini, di depan members terutama

“yak, kenapa menggunakan sapaan informal. Kau tak sopan ” tegur suho

“mianhae Ahn Ri sajangnim,dia orang china, jadi dia …..” suho belum selesai bicara , sampai

“K.Li … “

–          TBC –

Kalau masih mau di lanjutkan please kasih tau ya, soalnya juga gak tau ini sukses enggak. Kalo nggak komen aja,kalau mau juga komen. Hehe 😀 thanks J

18 pemikiran pada “Harshly Away (Chapter 1)

  1. udah tbc lagi ah-,- next chapnya panjangin dong thor hehe
    suka sama alur ceritanya,walaupun sakit diawal tapi di akhir bakalan bahagiakan? :3 next chap ditunggu ya thor,fighting

  2. thor aaaaaaaaaaaaa musti teriak waktu tbc kenapa thor kenapa!!!!!????????!?!?!?!? authornya bikin penasaran kampret– update cepetan ya thor udah gak sabar nih!!?????!!!! ohiya, tema ff nya bagus thor saya suka saya suka>/////<

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s