Being Used is so… Amazing (Chapter 2)

Judul : Being Used is so… Amazing (2/20)

 Nama author : aliceninelovegazette

Genre : G

Main Cast : Luhan, Sehun, minor!EXO member

Foreword : Luhan memanfaatkan Sehun untuk memperoleh kepopularitasan pribadi di Korea karena di sana perhatian para fans akan lebih terpusat pada EXO-K daripada EXO-M. Somehow, Sehun mengetahui itu namun fan service begitu… menakjubkan?

a91_zps1e6e8b06

Chapter 2

EXO-M akhirnya berkumpul bersama EXO-K. Setiap anggota bercengkrama hangat mengingat masa-masa trainee dulu. Kebijakan manajemen membuat 12 anggota dibagi ke dalam dua grup masing-masing beranggota 6 orang. EXO-K yang melakukan promosi di Korea sementara EXO-M akan melakukan hal yang sama di Cina. Setelah terpisah selama beberapa minggu, mereka dikumpulkan kembali dalam event ini.

Lu Han melihat Sehun berbicara dengan Kai dan D.O di sudut sana lalu bergabung. Pertama, ia memberi tepukan ringan di bahu Kai dan D.O selanjutnya pelukan erat pada Sehun. Dua orang lain menatap heran atas perlakuan istimewanya pada sang maknae tersebut.

“Hanya berlatih” alih Lu Han. Yang dimaksud adalah skinship yang nantinya akan sering mereka lakukan di panggung. Bukti betapa nyatanya HunHan sekaligus menyenangkan para fans. Lu Han menambahkan, frekuensi pertemuan dirinya dengan Sehun jarang terjadi karena perbedaan jadwal kesibukan EXO-K dan EXO-M sehingga mereka perlu melakukan ‘pemanasan’ agar kontak yang dilakukan tak canggung.

Kai menatap Lu Han seakan baru mendengar hal yang ganjil. Latihan… apa?

“Jangan rusak    maknae kami, Hyung” kata D.O, menggeleng-gelengkan kepala.

Keuromyeon!” kata Lu Han sambil tertawa. “Ini hanya urusan bisnis, ya kan?” ia mengedip sebelah mata pada Sehun. Sang maknae hanya tersenyum sekilas dan pamit undur untuk berganti pakaian. “Sampai jumpa nanti, Hunnie!”

*

Sehun’s POV

Hunnie?

Kata lain dari ‘Honey’?

Panggilan sayang?

Entahlah. Tapi kenapa bulu kudukku meremang saat mendengar itu?

Maksudku, ini hanya ‘urusan bisnis’, kan?

Manajemen melakukan riset kecil mengenai fenomena fanservice bagi ketenaran idola. Ternyata hasilnya positif. Semakin sering fanservice dilakukan, maka popularitas sang idola akan terdongkrak naik. Biar kujelaskan apa itu fanservice. Fanservice adalah aksi yang dilakukan idola di depan umum untuk menyenangkan para fans. Patokan keberhasilannya yang paling mudah, dengar dan lihat kehisterisan yang dimunculkan.

Yang harus kau lakukan tentu sesuatu yang disenangi fans. Menyanyi? Tidak, itu sudah kewajiban. Dance? Tidak, kecuali dimodifikasi sedikit tapi akan terlihat random karena gerakan di panggung sudah diatur oleh koreografer. Melambai sambil tersenyum lebar? Tidak, itu sudah basi. Bersalaman? Tidak, terlalu individual dan melelahkan. Cara cepat dan ampuh serta efektif bagi massa yang banyak, pamerkan bagian tubuh yang biasanya tertutup. Pertunjukan six pack paling dominan dilakukan. Fans langsung histeris karena membayangkan bagaimana rasanya memegang tonjolan otot perut itu. Kerugian bagi yang tak memilikinya.

Satu cara lain yang paling, paling, paling ampuh adalah… coupling dan embel-embelnya. Maksudnya, dipasang-pasangkan sebagai ‘kekasih’ (puah!) dan melakukan kontak fisik tindak-tanduk percintaan (puaaaah!!!), termasuk cubitan pipi, rangkulan bahu, gamitan pinggang, pelukan, atau gandengan tangan. Hanya sebatas itu saja dan kau akan terkejut melihat efeknya bagi para fans.

Ah, ada aturan sendiri mengenai ini. Fans-lah yang memegang peranan penting dalam kegiatan jodoh-menjodohkan. Agar terkesan alami… mungkin. Fantasi liar fans bisa berkembang melebihi luasnya galaksi. Yang harus idola lakukan adalah memberi umpan pancing. Sekedar contoh, secara tak sengaja Baekhyun mengelap keringat Chanyeol ketika showcase yang dulu itu dan keesokan harinya, beredarlah BaekYeol couple. Ya, pancingan semacam itu dan selanjutnya biarkan fans yang membuatnya ‘besar’.

Lu Han hyung memilihku dan memintaku bermain bersama dalam skenario berjudul ‘HunHan’.

Jelas sebuah kehormatan. Lu Han hyung merupakan salah satu anggota EXO yang kukagumi dari segala aspek. Suaranya di duet ‘What is Love’ bersama Chen hyung membuat bulu kudukku meremang, lebih indah daripada duet Baekhyun – D.O. hyung. Wajah kekanakannya membuatnya sering disalahartikan sebagai maknae alias yang termuda di EXO-M. Biar kugambarkan dengan lebih detail ‘kecantikan’ yang ia miliki. Ya, aku lebih suka menyebut Lu Han hyung memiliki kecantikan mengagumkan karena ‘ketampanan’ lebih tepat disandang Kris hyung. Ketampanan = maskulin. Kecantikan = feminim. Entah mengapa ada aura ‘kewanitaan’ di wajah malaikat Lu Han hyung. Aku tak pernah puas menatap wajahnya sekali dan… kadang tanpa sadar senyumku terkembang memuji betapa sempurna wajahnya.

Cukup dengan kriteria fisik. Lu Han hyung berjarak 4 tahun di atasku dan dari kesemua perhatian berlebih para hyung padaku sebagai maknae, aku merasa Lu Han hyung ada di nomor satu. Um, maaf, mungkin bias kekagumanku padanya secara otomatis menempatkan Lu Han hyung di atas hyung yang lain.

Ah, Lu Han hyung, tahukah kau betapa besar kekagumanku padamu?

*

Lu Han’s POV

Ada. Ada. Ada. Di bawah sana ada. Di atas sana juga. Banner HunHan bertebaran di mana-mana. Bersaing sempurna dengan nama Lu Han secara pribadi. Jumlahnya lebih banyak dari yang lain, belum lagi banner kecil yang luput dari perhitungan. Aku harus mengontrol senyum lebarku agar tak terlalu mencolok.

Performance ‘Mama’ baru selesai dilaksanakan. Semuanya berkeringat deras karena pergerakan yang cukup massive. Diantar teriakan histeris fans, masing-masing member menyambar handuk dan sebotol minuman yang sudah disediakan di sisi panggung, beristirahat sejenak meredakan napas sementara kru mempersiapkan kursi untuk kami semua. Bila tak salah ingat, setelah ini adalah sesi bincang-bincang bersama fans untuk lebih mengenal EXO.

Aku menegak hampir setengah isi botol dan Xiu Min yang ada di sampingku, meminta sisanya. Sambil menyeka peluh di dahi, aku melihat Sehun dan Kai berdiri berdampingan di dekat speaker. Mereka berbagi tawa mengenai sesuatu yang terlalu samar kutangkap isinya. Kai menunjuk leher Sehun yang berkeringat dan menyekanya menggunaan handuk di tangannya.

Pemandangan itu ditangkap MC dengan baik. Sasaran empuk untuk lebih meningkatkan atmosfer suasana yang sebenarnya sudah memanas. “Aigoo, coba lihat siapa di sini? KaiHun… uri maknae line?”

Teriakan membahana.

Aku tak mempercayai kata-kata itu.

KaiHun?

Maknae line?

Kai dan Sehun tersenyum malu lalu menjauh satu sama lain diiringi godaan Baekhyun dan Chanyeol di samping mereka. Malah semakin membuat fans histeris.

MC menarik Kai dan Sehun lebih ke depan agar fans dapat terlihat lebih jelas.“Kalian sangat akrab satu sama lain.

Bagaimana kalau berfoto berdua. Banyak kamera di sini yang akan senang hati mengabadikan pose kalian”

Aish, berhenti sampai sana MC-sshi! Kau akan menghancurkan skema yang sudah berjalan sesuai rencana.

“Beri pose semenggemaskan mungkin!” seru MC memberi petunjuk karena kedua anggota yang diminta maju tersebut hanya berpandangan salah tingkah di depan para fans yang tanpa aba-aba serempak mengangkat ponsel masing-masing. Bersiap mengabadikan momen KaiHun.

Kai membisikkan sesuatu di telinga Sehun. Teriakan naik lima volume.

Sehun tersenyum atas bisikan Kai dan berbisik balik. Teriakan naik sembilan volume.

Kai melengkungkan tangan di atas kepala, disambut Sehun di sisi satunya, membentuk tanda ‘cinta’. Mereka tersenyum lebar ke arah bidikan kamera fans.

Aku tak bisa mendengar apapun lagi.

—-

ps : masih terlalu pendekkah? Hehe..

9 pemikiran pada “Being Used is so… Amazing (Chapter 2)

  1. panjangiinn~ panjangiin~~ panjangin~~ *ditampar*
    gyaaaaahhh… suka banget sama bahasanyaaa~~ yaampun itu luhan bener2 memanfaatkan uri maknae… sampe segitunyaa~ sehun suka luhan yah?? penasaran sama bisik2nya kaihun… chap depan ditunguuuu~~~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s