Anything’s Will be Alright (Chapter 1)

Tittle            : Anything’s will be alright chapter 1

Author        : Xiadeer18

Main Cast   : Oh Sehun

Xi Luhan

Ji Hyun(OC)

Cast             : Member EXO,

Genre         : Frienship, a little Comedy (maybe?)

Disclaimer   : cast milik agency dan orang tua mereka, OC dan cerita milik author. 100% murni dari otak author. Bila ada kemiripan jalan cerita itu hanya kebetulan saja. Maaf bila banyak salah  kata,typo(s) atau alur cerita yang aneh author meminta maaf sebesar-besarnya karena author masih belajar dalam dunia per FF-an. Author sangat membutuhkan komentar para readers 😀 *bow*

 

Happy reading ^^/

 

Ji hyun POV

“Hooaam” entah sudah berapa kali dia menguap di jam terakhir pelajaran,aku bahkan sudah bosan mendengar dia menguap.

“bisakah kau berhenti menguap, menular tau!” ujar ku sambil memukul pelan lengannya,kesal

“apa kau sendiri tahan dengan pelajaran membosankan seperti ini?”jawabnya malas dia masih bersandar di tembok mata sipitnya makin sipit karena mengantuk. Sehun namja teman sebangku ku, ya.. mungkin ini dapat membuat iri para yeoja disekolah ini pada ku. Sehun termasuk namja incaran yeoja, entahlah mungkin karena Sehun selalu bersikap cool di hadapan orang lain padahal jika kau sudah dekat dengannya sifatnya bisa terbalik 180o. Dan dia sangat cuek dengan yeoja tapi aku adalah teman dekatnya. Itulah yang membuat iri para yeoja disekolah ini.

Aku melihat sekeliling kelas dan benar saja semua menundukkan kepalanya bukan karena mereka mencatat melainkan karena mereka mengantuk. Bahkan di sudut kelas Kai sudah tertidur pulas ckck, dasar dia bisa tidur dimana saja. Kai bahkan pernah tidur saat upacara dalam keadaan berdiri, ckck. Chanyeol dan Baekhyun mereka cekikikan sendiri, apa yang mereka lakukan?. Aku melihat laci Hyura penuh dengan alat make up ckck lengkap sekali seperti peralatan make up artis, aku bahkan jarang sekali memakai make up,hhaha mungkin aku akan menjadi yeoja yang paling malas untuk hal-hal seperti itu, walaupun begitu aku tetap yeoja normal lho. Hyura adalah yeoja cantik yang sangat menyukai Kris tapi dia di tolak, dia tak menyerah kini dia mengincar Sehun tapi Sehun mengetahui nya dan menjaga jarak dengan Hyura.

Aku menendang pelan kursi Lay yang berada di depanku setelah aku melihat dia memakan permen rasa lemon. “wae?” tanya nya menoleh ke arah ku.

“minta permennya donk”pinta ku sambil tersenyum. Ia melemparkan permen itu ke meja ku.

“gomawo ne” ia hanya mengangguk

Aku menoleh ke arah Sehun sambil membuka bungkus permen itu, dia benar benar ingin tidur.

“kau mau?” tanya ku sambil menyodorkan permen itu. Ia menoleh diam. “lumayan ini bisa membuat mu tidak mengantuk” ujar ku. Akhirnya dia mengambil permen lemon itu dan memakannya. Tak berapa lama kemudian ekspresinya sangat aneh seperti menahan sesuatu.

“kamu kenapa?”tanya ku yang sudah tidak tahan melihat ekspresinya yang aneh itu ingin segera menojoknya.

“kenapa begitu kecut?ini permen macam apa ini?” mendengarnya saja aku sudah menahan tawa.

“pabo, itu permen lemon bukankah di bungkusnya ada tulisanya?kekeke” aku terkikik pelan

“Aiissh,kenapa kamu tidak bilang huh?permen itu berhasil membuat ku tidak mengantuk lagi, uuek rasanya kecut sekalii” ujar nya sambil menjulur-julurkan lidah nya seperti ingin mengeluarkan rasa kecut itu dari lidahnya. Hhahaha mukanya sangat lucu jika seperti itu.

Disisa jam pelajaran ini aku tertawa karena tingkah Sehun hingga jam pelajaran berakhir.

“Ji hyun, kau pulang duluan saja ya aku ada urusan dengan anggota dance sebentar” ujar Sehun sambil memasukkan buku-bukunya kedalam tas.  Aku mengangguk. Rumah kita memang searah, bahkan rumah Chanyeol ,Baekhyun,Chen,Kai,Suho,Kris,Xiumin,Lay, Kyungsoo ,dan tao juga searah. Kami biasanya memang pulang bersama, tapi sekarang mereka semua ada urusan apa boleh buat aku harus pulang sendiri.

Author POV

“aku duluan ne?annyeong” Ji Hun berjalan keluar kelas sambil tesrsenyum dan melambaikan tangannya ke arah Sehun

“ne.. hati-hati di jalan ne” ujar Sehun masih merapikan buku-bukunya

“Ji Hyun.. chamkanmanyo” Sehun mengejar Ji Hyun sebelum terlalu jauh dari kelas

“wae?” Ji Hyun menoleh

“gomawo ne tadi kamu bikin aku nggak ngantuk lagi” ujar Sehun sambil mengacak-acak rambut Ji Hyun yang memang lebih pendek darinya.

“Cheonma .. aiish kau ini selalu saja mengacak-acak rambut ku” ujar Ji Hyun sebal sambil membenarkan rambutnya.

“hhahaha.. kau tampak lebih lucu kalau rambutmu berantakan kekeke” Sehun tertawa puas. Ji Hyun tambah sebal.

“jinjjayo oppa?sshh.. kau mencoba menggodaku ya” ujar Ji Hyun dengan suara imut yang dibuat-buat  seperti yeoja- yeoja centil  yang mencoba menggoda Sehun.

“iissh.. aku membeci suara centil seperti itu”Sehun bergidik jijik. Kai datang menghampiri Sehun yang sedari tadi ia tunggu.

“kau ini lama sekali, aku sudah menunggu dari tadi tau,kajja” ujar Kai sambil menepuk pundak Sehun. Kai dan Sehun berlalu meninggalkan Ji Hyun setelah mereka mengucapkan selamat tinggal.

==========

Ji Hyun masuk ke kereta bawah tanah yang mengarah ke rumahnya. Seluruh kursi telah penuh terpaksa Ji Hyun harus berdiri. Ia memilih tempat yang tidak terlalu berhimpitan. Perhatian Ji Hyun tertuju pada namja yang berdiri agak jauh dari nya disampingnya ada ajjushi paruh baya, tangan ajjushi itu tampak mau merogoh saku celana namja itu. Ji Hyun berjalan menghampiri namja itu dan berdiri di samping namja itu dan sedikit menghalangi jalur tangan ajjushi itu.

“annyeong”sapa Ji Hyun sambil tersenyum pada namja yang tidak ia kenal itu. Terkesan sedikit sok kenal sih. Namja itumemandang  bingung pada yeoja yang berdiri disampingy  , di pikirannya adalah ‘siapa anak ini?sok kenal banget‘. Ji Hyun melihat tangan ajjushi itu masih berusaha merogoh saku namja itu. Ji hyun menarik namja itu kebelakang ke tempat yang tidak terlalu berhimpitan. Namja kaget dan menghempaskan tangan Ji Hyun. “siapa kau?” ujar namja itu sedikit membentak

“aah.. mianeyo.. aku hanya menhindarkan mu dari ajjushi  yang ada sebelah mu,dia berusaha mengambil dompet dan ponsel mu” Ji Hyun meminta maaf sambil membungkuk kan badannya

“ jinjjaeyo?aah.. gomawosso telah menyelamatkan ku dan mianeyo karena aku telah mebentakmu“ namja itu tersenyum

“gwenchanayo.. ooh kau juga murid  Nadam senior high school?” ternyata namja itu juga memakai seragam yang sama dengan Ji hyun.

“ahh ne, aku murid baru, aku pindahan dari cina dan baru masuk tadi mengurus surat-surat perpindahan ku, kau kelas berapa?” tanya namja itu

“aah.. arraseo, aku kelas 11, kau sendiri kelas berapa?” Ji Hun tersenyum

“sama kalau begitu, besok aku baru masuk kelas,aah iya.. Luhan imnida” namja bernama Luhan itu mengulurkan tangannya,berjabat tangan

“Ji Hyun imnida” Luhan menganguk mengerti

Hening sesaat,

“dimana rumah mu?” Luhan membuka pembicaraan

“dari setasiun ini belok kanan, kompleks rumah tradisional korea,wae?”jawab Ji Hyun

“anio, bisakah kita besok berangkat bersama?kita bertemu di stasiun saja bagaimana?aku masih belum tau daerah sini”tutur Luhan karena dia baru pindah dari cina 2 minggu lalu,jadi dia tidak terlalu hafal daerah ini.

“arraseo, jam 6 lebih 20 ne?” Luhan mengganguk dan tersenyum “gomawo-sso”

==========

Kesembilan namja dan satu yeoja itu menunggu di stasiun sudah 10menit mereka berdiri.

“mana si Kris dan Tao? Mereka lama sekali” gerutu Xiumin sambil berjongkok capek karena kelamaan berdiri menunggu.

“aah.. itu mereka” pekik Chen menunjuk dua namja yang tingginya tidak kira-kira itu berlari ke arah mereka.

“kalian ini lama sekali sih, biasanya kita kan berkumpul disini jam 6.10” gerutu Baekhyun

“hhh.. mianne..hhh.. kamiihh..tadi di kejar ahjumma gila ituhh.. kalian tau kaann..hhh” Kris menjelaskan dengan nafas yang masih satu-satu

“hhh..tak ku sangka ahjumma itu begitu cepat berlari.. hhh” Tao meletakkan telapak tangannya pada lututnya untuk menumpu tubuh.

“HUAHAHAHA.. ahjumma itu masih terobsesi pada kalian? Setia sekali dia, sudah 1,5 tahun dia mengharapkan kalian untuk menjadi suaminya” tawa mereka semua meledak kecuali Kris dan Tao. Di dekat rumah Kris dan Tao memang ada ahjumma yang sangat tergila-gila pada ketampanan mereka. Kris dan Tao sangat tidak rela bila ketampanan mereka menimbulkan sesaeng fans seorang ahjumma. “ini minum dulu” Ji Hyun memberikan dua botol air mineral pada mereka berdua. Mereka meneguk air itu dengan tegukan besar. Air mineral itu habis dalam 5 tegukan saja.”gomawo” ujar mereka berdua setaelah menghabiskan air itu.

“ayo berangkat 2 menit lagi keretanya berangkat lho” ajak Kyungsoo

“sebentar.. aku masih menunggu seseorang” cegah Ji Hyun menghentikan langkah mereka

“siapa lagi? Bukan kah semua sudah lengkap?” tanya Sehun

“itu dia..” Ji Hyun menunjuk seorang namja yang berlari kearah Ji Hyun. Ji hyun melambaikan tangannya.

“siapa dia?” tanya Kai

“bukan namjachingu mu kan?” tanya Tao

“HAAH? Are you crazy?”sontak Ji Hyun kaget mendengar penuturan Tao

“kau yakin dia anak baik? Dia bukan kelompotan Hwangsoo kan?” ujar Lay, sontak ke-11 pasang mata melirik tajam kearah Lay. Sehun menyenggol lengan Lay pelan.

“siapa Hwangsoo?” Ji Hyun meliirik tajam kearah 11 namja itu. Mereka tak menjawab. Perhatian Ji Hyun teralihkan oleh Luhan yang menghampirinya.

“annyeong.. kau sudah lama menunggu?maaf tadi aku ada urusan sebentar” tutur Luhan menyapa Ji Hyun. “anio, aku baru sebentar menunggu” Ji Hyun tensenyum. “aah.. kenalkan ini teman-teman ku, yaa kau tau, lebih tepatnya mereka teman dekatku” Ji Hyun menambahkan.

“annyeonghaseyo.. Luhan imnida, aku pindahan dari China. Mohon bantuannya” Luhan memperkenalkan diri. Semua memperkenalkan diri dengan baik kecuali Sehun,dia menatap sinis Luhan dan memperhatikan Luhan sambil mengitarinya. Luhan menatap bingung Sehun

“Sehun, bersikaplah yang baik , apa yang kau lakukan?” bentak Ji Hyun

“siapa dia? Kenapa kamu membelanya haah?” ujar Sehun dengan nada sinis

“aa.. mianeyo.. aku tidak tau kalau Ji Hyun adalah yeojachingu mu aku tak  bermaksud mendekatinya” Luhan tampak menunduk ketakutan.

“BUAHAHAHA, Orang baru saja mengira kalian pacaran, apa kata ku.. kalian itu terlau dekat seperti orang pacaran hahahaha” ujar Chanyeol dan Baekhyun bersamaan, akhirnya tawa semua meledak, Luhan pun ikut tertawa walaupun dia tak tau apa penyebab mereka tertawa.-___-

===========

“aku ke ruang guru dulu. Aku masih ada keperluan mengurus surat perpindahanku, ku harap aku bisa sekelas dengan kalian” ujar Luhan lalu pergi ke ruang guru. Mereka mengangguk dan melambaikan tangan

“pasti Luhan akan seperti kalian semua, dia akan menjadi namja keren dan dikejar-kejar para yeoja lihat saja nanti.” tutur Ji Hyun. ”hana.. dul..set..” Ji Hyun menjentikkan jarinya. “KYAAAAAAA…”  semua yeoja berteriak histeris saat melihat Luhan berjalan di lobi. Luhan kaget mendengar teriakkan itu dan berlari setelah ia melihat segerombolan para yeoja mengejarnya. Melihat itu, Kris dan kawan-kawan hanya geleng-geleng kepala.’kebiasaan’ pikir mereka.

==========

Bel masuk berbunyi, seketika murid kembali ke tempatnya.

“selamat pagi anak-anak, kalian mendapat teman baru” sapa Sooyoung seosangnim dan mempersilahkan Luhan masuk dan memperkenalkan dirinya.

“annyeonghaseyo Xi Luhan imnida, saya pindahan dari china,mohon bantuannya” sapa Luhan ramah kepada semua siswa di kelas itu. Para yeoja terkagum-kagum melihat ketampanan Luhan, senyumannya seakan menghipnotis mereka.

“oke, baiklah. Kau boleh duduk, kebetulan disamping Lay itu kosong” Sooyoung menunjuk bangku pojok nomor dua dari belakang itu. Luhan mengangguk dan berjalan menuju bangku Lay.

“waah.. kita bertemu lagi,aku senang kita bisa sekelas^^” sapa Luhan pada Lay

“kekeke, kita semua sekelas” Lay menunjuk Chanyeol ,Baekhyun,Chen,Kai,Suho,Kris,Xiumin,Lay,  Kyungsoo,tao, sehun dan  Ji Hyun.

==============

Chanyeol ,Baekhyun,Chen,Kai,Suho,Kris,Xiumin,Lay, Kyungsoo ,tao, sehun ,luhan dan Ji Hyun berjalan ke kantin, seperti biasa mereka menuju meja favorit mereka. Siswa lain bahkan sudah sangat hafal jika itu meja mereka, jadi siswa lain tak ingin menempatinya karena jika mereka menempatinya mereka pasti akan diusir  oleh Sehun.

“kamu ngapain ikutan duduk disini?ini meja khusus buat kita!” Sehun membentak Luhan yang baru mau duduk, untung Sehun membentak dengan volume yang tak terlalu keras.

“Sehun, biarkan saja lah, dia kan sudah bagian dari kita,iyakan?” tutur Ji Hyun meminta pendapat yang lain. Semua mengangguk.

“sudahlah Sehun, tak apa.. Luhan kau duduk saja” Suho memberi tempat pada Luhan disampingnya.

“aku duduk di meja lain tidak masalah kok” tutur Luhan

“sudah lah, duduk saja, Sehun memang selalu begitu pada orang baru” jelas Kyungsoo, akhirnya Luhan duduk bersama mereka. Walaupun Sehun menerimanya dengan menatap sinis Luhan

“kau mau pesan apa?” tanya Ji Hyun pada Luhan

“aah.. makanan yang enak apa?” jelas Luhan tak terlalu mengerti makanan Korea mengingat dia baru pindah 2 minggu lalu. Mereka akhirnya memesan ramen.

“Sehunnie, kenapa kau tampak tak menyukai Luhan? Apa karena dia tampak dekat dengan Ji Hyun? Kau cemburu?”tanya Xiumin serius.

.

.

.

TBC

RCL ya chingu kamsahamnida*bow*

Bisa follow twitter author  di @irfaniaNS dan bisa memberi komentarnya lewat twitter 😀

20 pemikiran pada “Anything’s Will be Alright (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s