My EXOrcist (Chapter 1)

My EXOrcist (Chapter 1)

Author : Nur RyeoRi0694

Title     : My EXOrcist

Cast     : EXO K’s Byun Baekhyun

EXO M’s Kris

EXO M’s Luhan

Choi Jun Hee (Juniel)

Heo Woori (OC)

Han Jinah (OC)

Cha Hyeri (OC)

Genre  : Romace, Fantasy

Rating : PG-17

Length : Chaptered

Disclaimer : Cerita ff ini terinspirasi dari komik karya Kuze Mizuki yang berjudul ‘first kiss’ dengan perubahan cerita yang keluar dari otak author sendiri 😀

Capture

*****

Author POV

Glamor sekaligus elegan. Itulah pujian yang pantas disandang seorang yeoja cantik –kulit putih, hidung mancung, dengan mata agak sipit. Perakawan tidak terlalu tinggi, dengan rambut gelombang panjangnya–  yang hadir dalam tampilan busana sequined floor length gown berwarna hitam yang terkesan sederhana namun tetap elegan dengan paduan riasan dan tatanan rambut yang sempurna itu.

Terdiam sendiri di sudut ruang pesta yang sebenarnya telah dipenuhi tamu undangan, namun alasannya kesini memang bukan untuk menikmati meriahnya pesta yang diadakan salah seorang pejabat pemerintahan ini, tetapi lebih tepatnya ia datang hanya untuk ‘membuntuti’ seseorang yang ia kenal.

Mata tajamnya tidak lepas sedikitpun  dari seseorang yang ia kenal itu, memperhatikan setiap gerak-gerik yang dilakukan, hingga menunggu saat yang tepat untuk tampil.

“Mulai beraksi eoh ?”

Gumamnya saat melihat ‘mangsa’ yang sedari tadi diawasinya melangkah pergi, menjauh dari keramaian para tamu undungan menuju arah belakang gedung, bersama seorang korban.

Dengan sigap yeoja cantik itu membuntuti mangasnya itu. Hingga tepat dilihatnya dalam keadaan remang-remang mangsanya beserta korbantengah asyik menikmati dunia mereka sendiri, saling memberikan cumbuan hangat tanpa sadar kehadiran yeoja cantik itu.

“Bahkan pestanya belum usai, mengapa sudah keluar ? Dan apa yang sedang kalian lakukan ? Hey ! ini tempat umum dan terbuka.” Ucapnya lembut.

Neo ?!” sang mangsa terlihat terkejut.

“Apa jadinya jika media mengetahui kalau anak laki-laki seorang pengusaha sukses di Seoul ini melakukan hal tidak senonoh saat pesta meriah milik pejabat pemerintah ? Pasti menjadi berita yang menghebohkan hehehe.”

Sang korban terlihat takut dengan ucapan yeoja itu.  Merasa gugup dan kemudian lebih memilih untuk pergi meninggalkan dua orang  yeoja yang menurutnya pasti saling mengenal itu, untuk menghindari kumungkinan terburuk seperti apa yang barusan di dengarnya.

“ha, neo jinja !! Apa yang kau ingin kah eoh ?”

“Menghentikanmu, ‘mangsaku’.”

“haha seorang yang lebih lemah dari ku ingin menghentikan ku ? lucu.”

Sang mangsa tersenyum sinis dan menatap tajam ke arah yeoja yang bisa disebut menggangu aksinya tadi.

“Na. Calon Queenterkuat saat ini, dan tidak akan ada yang bisa menghentikanku untuk mendapatkan kekuatan yang lebih besar. Neo, tidak sepadan denganku.”

“Choi Jun Hee ! Tidak sedikitpun posisi Queen pantas untuk mu. Neo ara ?”

Shut up !”

‘buuugghh’

Tepat saat teriakan Jun Hee itu, tubuh  sang yeoja yang tadi berada dihadapannya terdorong kuat hingga membentur diding di belakangnya, punggung yeoja itu jelas terasa sakit, sangat sakit. Seperti patah rasanya.

“Dengar baik-baik, aku  Choi Jun Hee, apapun yang ku inginkan akan ku miliki, termasuk kedudukan sebagai Queen. Dan tidak ada seorangpun yang dapat menghentikan ku.” Ucapnya kemudian pergi.

*****

Woori POV

Sekuat tenaga aku berusaha bangkit, punggungku terasa panas dan sakit hanya akibat dorongan yang keluar dari tangan seorang Choi Jun Hee, seorang yeoja mengerikan yang sangat ambius untuk menjadi Queen namun dengan cara yang sangat berlebihan. Ne, itulah Choi Jun Hee.

Aku sendiri seorang yeoja yang berasal dari tempat yang sama dengannya, tempat yang sangat jauh dari bumi –tempat sekarang aku berada–, tempat yang sangat berbeda dengan bumi. Tentu berbeda karena tempat kami merupakan tempat dimana kami memiliki kekuatan special yang tidak dimiliki seperti manusia bumi. Heo Woori imnida.

Kami bukan setan, bukan jin, bukan pula alien. Entahlah,  tapi wujud kami seperi manusia bumi, hanya saja kami memiliki kekuatan. Contohnya kekuatan yang digunakan Juniel –begitu yang ku tahu panggilannya– untuk menyerang ku tadi, kekuatan yang dapat keluar dari telapak tangannya, tak terlihat namun terasa besar kekuatannya.

Kami membutuhkan energi dari manusia bumi untuk meningkatkan kekuatan kami, namja yang bersama Juniel barusan adalah contoh calon korban yang akan dihisap energinya. Dengan berbagai cara, energi sikorban akan terhisap dan menjadi kekuatan besar untuk kami. Jika energi korban terus menerus dihisap, maka korban akan semakin lemah, lemah, hingga meninggal.

Membuat manusia bumi meninggal, itu adalah larangan terbesar bagi kaum kami. Sistem dari King dan Queen kami sekarang sangat melarang kaum kami untuk menghisap energi manusia bumi hingga manusia bumi tersebut meninggal, tetapi tidak bagi Juniel. Juniel selalu menghisap energi korbannya hingga sang korban meninggal, sehingga tidak heran jika saat ini Juniel memiliki kekuatan besar, karena dia mengincar kedudukan sebagai Queen.

King dan Queen saat ini, akan segera tergantikan oleh King dan Queen baru. Namun aku sangat berharap semoga bukan Juniel lah yang menjadi Queen, karena Juniel tidak sebijak Queen yang sekarang.

“uhukk.”

Darah segar keluar dari mulutku.

“Ingin menjadi pahlawan eoh ? Bukankah kamu sudah sangat mengetahui kekuatan Juniel saat ini sangat besar, malah berani melawannya. Ingin mati apa !” Komentar namja tinggi dan tampan didepanku penuh emosi.

“Lalu apa aku harus membiarkan saja melihat Juniel menghisap energi namja itu hingga mati hah?”

“Daripada mencampuri urusan Juniel, lebih baik fokus menambah kekuatanmu hingga dapat menyandang gelar Queen. Dan saat itulah aku akan mendampingi mu sebagai King.” Namja tampan berdiri ingin meninggalkanku menuju kamarnya.

Yah dengan segenap kekuatanku aku berhasil kembali ke rumah ku –rumah sementara saat berada di bumi–. Kembali dengan keadaan yang cukup mengenaskan.

“Kris-ah, sudah kukatan berulang kali aku tidak tertarik menjadi Queen, aku hanya ingin menambah kekuatanku dan mengalahkan yeoja mengerikan itu. Arasseo ?”

“Heemm.” Gumanya.

Begitulah alasanku berada dibumi manusia ini. Menghisap energi mereka agar dapat mengalahkan kekuatan Juniel, dan untuk mencari seseorang. Tidak sedikitpun berniat menjadi Queen atau kedudukan apalah itu.

Di bumi ini aku tinggal bersama seorang namja yang sebenarnya berkekuatan hebat dan layak menjadi King, Kris namanya. Kami tinggal dalam satu rumah dan berstatus kakak-beradik, walau hanya untuk status selama di bumi saja, karena kami memang tidak ada hubungan darah.

Selama di bumi, Kris menjadi seorang mahasiswa di sebuah Universitas terkenal d Korea Selatan –negara yang kami tinggali–, sedangkan aku sendiri dalam waktu dekat akan masuk sebagai siswa di sebuah Senior High School terkemuka, menjadi seorang siswa baru. Dengan segala kekuatan yang kami miliki, kami dapat memanipulasi data dan informasi mengenai keluarga, latar belakang pendidikan, dan informasi lainnya. Menyenangkan.

Aku tidak tahu bagaimana rasanya berada didekat segerombolan manusia dalam waktu yang lama, karena biasanya aku hanya menghisap energi korbanku, kemudian pergi. Tidak bermukim seperti sekarang. Namun, karena aku harus menemukan seseorang yang sangat berharga dihidupku, aku harus bertahan di bumi manusia ini. Menjadi bagian dari mereka, mengikuti gaya hidup dan aktivitas yang mereka jalankan. Tidak lupa juga, untuk menambah kekuatanku hahaha.

Satu hal yang harus kami waspadai saat berada di bumi adalah, PEMBURU kami. Yaitu orang-orang  yang hidup bersama manusia bumi dan melindungi mereka. Dengan buku suci yang meraka miliki, jika nama kami dituliskannya dalam buku suci, maka kami akan lenyap selamanya. Mereka itulah yang disebut Exorcist.

Kami harus benar-benar waspada dan berhati-hati jika tidak ingin dilenyapkan oleh Exorcist.

*****

Woori POV

“Perkenalkan semua, ini Heo Woori. Mulai hari ini dia akan menjadi bagian dari kelas kalian.” Jungsoo seonsaengnim memperkenalkan ku didepan semua chingudeul baruku.

“Annyeonghaseyo, Heo Woori imnida.” Aku membungkukkan badanku sopan.

“Woori-ssi, silahkan duduk. Dan untuk kalian semua, duduk tenanglah di dalam kelas sambil menunggu guru mata pelajaran pertama karena bapak akan mengajar di kelas sebelah.”

“Ne seonsaengnim.” Jawab seluruh penghuni kelas, Jongsoo seonsaengnimpun pergi meninggalkan kelas.

Dengan senyum mengembang di wajahku, kulangkahkan kaki ku menuju meja yang tadi ditunjuk Jongsoo seonsaengnimsebagai tempat dudukku. Naas, tiba-tiba kurasakan kakiku tersangkut kaki meja hingga membuatku kehilangan keseimbangan.

“Wwuuaa !!”

Tubuhku sudah siap mendarat di atas lantai jika saja tubuhku tidak ditahan oleh seseorang yang menangkapku.

Gwenchana ?” Tanya sang penyelamatku itu dengan suara lembut dan masih mempertahankan posisi intim kami, di mana tangannya masih menahan pinggulku dan posisi wajah kami cukup dekat.

Nnn…ne, jeongmal kamsahamnida.” Jawabku gugup sambil menjauhkan tubuhku darinya, kemudian duduk di bangku kosong yang ditunjukkan untukku.

Aku terdiam memperhatikan sang penyelamatku tadi, namja yang tidak terlalu tinggi, namum wajahnya imut dan terlihat tampan bagiku itu berhasil mengalihkan perhatianku.

Sekarang namja itu berdiri di depan kelas, senyum manis terlihat di wajahnya. Bibir tipisnya sedikit terangkat, sepertinya dia akan mengumumkan sesuatu karena semua warga kelas terfokus ke arahnya.

“Hhhmmmm.” Namja itu bergumam sambil mengelus dagunya, seperti sedang berfikir.

“Heo Woori-ssi.”

Aku terkejut saat dia menyebutkan namaku. Waeyo ??

“Ukuran dada 82, pinggang 58, pinggul 85, sepertinya.”

Mwo !!”

Dengan refleks aku menyilangkan kedua tanganku di depan dadaku, dengan wajah panas dan memerah. Malu.

Bodohnya namja itu malah berhigh five ria bersama teman-temannya, sambil tertawa lepas. Tidak sedikitpun mereka memperdulikan perasaanku, ucapan namja sialan itu sangat mempermalukanku.

Namja sialan!’ Gerutuku dalam hati.

Neo gwenchana ? Tidak usah terlalu difikirkan Woori-ssi. Namja-namja bodoh itu memang menyebalkan.”

Tiba-tiba seseorang yang duduk di bangku sebelahku berbicara padaku. Seorang yeoja manis dengan kulit putih dan hidung mancung, rambut lurus hitam panjangnya tergerai bebas, nomuyeoppo.

Annyeong, nanaeun HanJinah. Dan dia Cha Hyeri.”

Yeoja yang bernama Han Jinah itu memeperkenalkan diri, dan juga memperkenalkan yeoja cantik namun terlihat tomboy yang duduk di bangku belakangku.

Annyeong Jinah-sii, Hyeri-ssi. Mohon bantuannya.”

Hari pertama masuk sekolah, sudah mendapatkan teman dua orang manusia yang baik. Awal yang baik pula sepertinya.

“Dulu, sekolah ini khusus laki-laki, kita angkatan pertama untuk kelas campuran. Jadi jangan heran Woori-ssi kalau dikelas kita ini hanya ada 7 orang yeoja, dan selebihnya namja. Makanya, begitu ada yeoja yang masuk,namja-namja bodoh itu akan bertindak kekanakan dan menyebalkan. Urihobbae do,tiap kelas hanya terdiri dari beberapa yoeja.” Terang Hyeri.

Setelah ku perhatian benar-benar, ternyata memang di kelas ku ini jumlah namja lebih banyak, sedangkan yeoja nya hanya 7 orang –termasuk aku– . Bukankahini berita bagus ? Semakin banyak calon korban yang bisa kumanfaatkan untuk kuhisap energinya. Maka semakin cepat pula kesempatanku untuk mengalahkan kekuatan Juniel.

Thanks Kriss-ah, memasukkan ku ke sekolah ini memang pilihan yang sangat tepat.

Akan kupastikan, kekuatanku akan melebihi kekuatan Juniel. Yeoja ambisius itu akan kukalahkan dengan tanganku sendiri.

Akan kupastikan juga, namja sialan yang mempermalukan tadi, menjadi salah satu korbanku. PASTI itu !!

TBC

*****

Author talks

*Annyeonghaseyo readers, ini adalah FF kedua auhtor yg berhasil author selesaikan –FF pertama author berjudul Dear Diary– , setelah 6 bulan lebih tidak menulis FF apa-apa. Sedih juga. Harap maklum jika cerita dan gaya menulisnya masih kaku, dll. Tapi semoga readers semua suka dengan FF auhtor ini. Amiin ^_^

*Mianhaeyo jika ada readers yang mengira main cast yeoja d FF ini adalah Bomi A Pink –karena posternya bergambarkan Bomi A Pink­– karena sebenarnya bukan. Sosok cantik Bomi A Pink hanya perumpamaan bagaimana sosok yeoja yang menjadi main cast. #jika ada readers yang mengira gitu sih

*Seperti FF pertama author, FF ini juga rencananya akan author kirim ke EXO Fanfiction dan Read Fanfiction

*Jangan lupa comment ataupun kritikan ya readers semua, don’t be siders please, karena sedikit kata-katapun sangat berarti untuk membangun dan memperbaiki FF author ini

*Terakhir. Jeongmal kamsahamnida untuk yg sudah baca. Dan semoga menantikan chapter 2 J

*****

Iklan

15 pemikiran pada “My EXOrcist (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s