He’s My Strenght

he’s my strength

author                :    kimjinma3424

cast                    :    Byun baekhyun, song nara (OC)

genre                 :    general, marriage life, AU

lenght                :    ficlet

rating                 :    PG-14

my notes            :    please enjoy this ficlet. I’ve on writers block for 6 months and i really hope that it don’t dissapointment you guys~ maybe you could find this fiction in my personal blog on other fanfiction blog. don’t worry, it’s mine ^^

hes-my-strengh

Perempuan itu mengamati laptop yang berada di hadapannya saat ini dengan hati yang miris. Benar-benar kenyataan pahit yang mesti ditelan bulat-bulat. Apa yang harus  dia lakukan kalau begini? Dia mengidap sindrom writer’s block sekarang. Mungkin bagi orang lain, hal ini bukanlah hal yang sepele. Tapi baginya, itu sindrom akut yang harus sesegera mungkin disingkirkan.

Dia masih menatap lekat layar laptopnya. Hanya ada beberapa paragraf kata yang tertulis disana. Itu bahkan belum menyentuh benang merahnya.

“Ya Tuhan! Kemana semua ide-ideku?” ia tersungkur di permukaan keyboard notebook dan seketika memukulnya sehingga terketik huruf-huruf acak berantakan disana.

Dia menggaruk kepalaku kesal. Benar-benar penulis bodoh, pikirnya. Mengapa sulit sekali menuangkan ide itu dalam bentuk tulisan? Padahal plot buku yang akan ditulis sekarang ini sudah tersusun dengan manis di dalam draft otakku, kesalnya. Ia merasa mungkin ide-ide sudah termakan waktu karena lama dipendam dalam otaknya.

“Ada apa, Nara-ya?” seorang lelaki bertubuh tinggi sedang itu tiba-tiba meringsut ke arah perempuan bernama Nara itu dan duduk di sebelahnya sambil menggapai bahu Nara.

“Baekhyun-ah? Kau belum tidur?” tanya Nara sambil menoleh ke arah wajah laki-laki bernama Baekhyun itu. Baekhyun mengacak pelan rambut Nara. “Hmm.. bagaimana aku bisa tidur bila istriku sedang dalam keadaan kacau seperti ini? Ada apa? Coba ceritakan padaku.” Baekhyun mengubah posisi duduk Nara supaya menghadap ke arahnya sampai-sampai lutut mereka saling bersentuhan.

“Ah.. tidak apa-apa. Aku hanya perlu mengadaptasikan diriku saja sekarang. Aku sudah lama tidak menulis.” Nara menunduk sedih sambil sesekali memainkan kancing bajunya.

“Kau sudah mulai menulis lagi?” tanya Baekhyun lalu mengambil alih laptop Nara dan membaca draft milik Nara. Nara mengangguk pelan. “Iya. Dan kau lihat sendiri, kan? Aku memang payah!”

Baekhyun mengangguk pelan kepalanya ketika membaca draft Nara. “Hmm.. Ide ceritamu lumayan unik, Nara-ya. Apa kau kesusahan menciptakan konflik di dalamnya?”

Nara mengangguk cukup keras. “Iya, benar. Aku kesulitan menciptakan konflik yang pas untuk cerita ini, aku khawatir bila nanti ceritaku ini terlihat mainstream dan pasaran. Padahal dulu aku sudah mengemas plotnya dengan baik di otakku, tapi sekarang plotnya hilang termakan waktu.”

“Lalu, kenapa tidak ditulis langsung ketika idenya ketemu?”

“Karena waktu itu adalah hari persiapan pernikahan kita. Dan aku juga sudah mengajukan cuti kepada pihak penerbit, jadi baru sekarang aku sempat menulisnya dan itupun gagal.” Nara menutup mukanya hampir menangis.

“Baekhyun-ah. Sekarang aku bingung, targetku tinggal 1 bulan ini saja. Bagaimana ini? Editor sudah mulai menagih naskahku.” Nara menangis di atas paha Baekhyun. Baekhyun tersentak melihat keadaan Nara saat ini. Baekhyun menegakkan tubuh Nara dan lantas memeluknya. “Sudahlah tidak apa-apa, Nara. Jangan menangis lagi~”

“Aku ini payah sekali kan, Hyunnie?” Nara mendongak sambil menatap wajah Baekhyun yang hanya beberapa centi dari wajahnya. “Tentu tidak! Kau tahu Byun Nara—“

“Song Nara!”

“Kau istriku, Byun Nara!”

“Oh, aku lupa~ Hehe..”

Namun tiba-tiba Nara kembali menginterupsi. “Tapi karya-karyaku semuanya atas nama Song Nara. Gimana tuh?”

“Apa perlu semuanya aku rombak menjadi Byun Nara?” balas Baekhyun kali ini dengan tatapan manja. Nara menggeleng. “Tidak. Kau gila, ya? Mau menarik semua buku-bukuku di toko buku hanya untuk mencetak ulang nama penulisnya? Kubuang semua eyelinermu kalau itu terjadi!”

Baekhyun mendekatkan wajahnya ke wajah Nara. Dekat dan sangaaaaat dekat. Nara refleks menutup matanya.

“Kenapa menutup mata seperti itu? Coba lihat deh, mataku, apa ini terlihat keren tanpa eyeliner? Apa kau yakin mau membuang eyelinerku?”

Nara menoleh ke arah lain. Wajahnya sekarang memerah seperti tomat. Nara merasa sebal dengan Baekhyun.

“Ya! Baekhyun-ah, kau bukannya membantuku malah mengusiliku, eoh? Aku harus bagaimana ini?” Nara meremas-remas kaos Baekhyun dan akhirnya tersungkur lagi di atas keyboard. “Ayo bangun!” Baekhyun menarik Nara dari kursi kerjanya dan membawanya ke kamar tidur mereka.

“Nah, duduk disini.” Baekhyun membawa Nara duduk di atas tempat tidur king size milik mereka. Baekhyun beranjak dari sana dan membuka lemari berukuran tinggi miliknya.

“Taraaaa~” pekik Baekhyun dengan senyum khas miliknya dan aksen mata sipitnya yang sangat lucu.

“AAA! Baekki-ya! Ini luar biasa! Dari mana kau mendapatkan buku fiksi sebanyak ini?” tanya Nara lalu melompat dari tempat tidurnya dan melihat-lihat beberapa buku disana.

“Ini koleksiku, dong! Aku juga mengkoleksi beberapa buku karyamu, lho!” Baekhyun mengambil buku karya Nara di barisan paling atas dan menunjukkannya kepada Nara.

“Woah! Kau mengkoleksi tetralogi “Awan” karyaku juga?” Nara membulatkan matanya tak percaya. Baekhyun mengangguk dengan penuh kebanggaan. “Tentu saja! Makanya sekarang kau jadi istriku.”

“Tidak ada hubungannya, bodoh!” Nara mencubit gemas hidung Baekhyun.

“Nah, sekarang aku harap semoga buku-buku ini menolongmu meneruskan karyamu yang tertunda, okay?” Baekhyun mengacungkan jari jempolnya yang imut.

“Okaay!” Nara menempelkan jempolnya di hidung Baekhyun. Membuat Baekhyun sedikit tersentak.

“Ya sudah, sekarang ayo kita tidur~ Sudah malam!” ajak Baekhyun. Nara tersenyum simpul atas kebaikan Baekhyun hari ini. “Ah~ suamiku!”

“Hah? Kau bilang apa?”

“Aku bilang, ‘Ah~ Baekhyun’”

“Bohong~”

“Sudah tahu masih bertanya, mau tidur tidak?”

-fin-

Annyeonghaseyo~ this is my ff time to write a fiction casted by Byun Baekhyun~ and it’s also my first time to post my ff here~ so i hope you can enjoy this ff even i still on the bad writing and i also need your comments to recovery mine, too. Thanks a lot~ wanna chat with me, you can do at @woonlicious. Feel free~ i’m still a newbie in EXO Planet though

58 pemikiran pada “He’s My Strenght

  1. WUOOII~~ Ini sering terjadi pada saya! Setiap pengen nulis tiba2 idenya kabur/?

    Baekhyunnya imut sekali aduh :’)
    Oh iya, masalah penggunaan marga. Meskipun udah menikah tapi marga si wanita tidak berubah, jadi namanya tetap Song Nara chingu^^ #cumakasihtau._.v
    Overall ceritanya baguss! ^^ aku suka >< hehehe. Ditunggu karya lainnya ya~

    • wah benarkah? tapi terkadang pihak istri bisa dipanggil sesuai marga suami lho, misalnya Mrs. Byun. itu setauku sih. Tapi okelah akan kujadikan sbg koreksi ^^

      bagus kah? hahaha aku senang kamu menikmatinya, next ff ku akan ku post disini juga. Gidarilkkeyo~! bbuing ❤

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s