A New World (Chapter 1)

A New World chapter 1

 

Title : A New World

Author : CherryA (@Cherrya_f)

Genre : Romance,Fantasy,comedy,Supernatural

Length : Multichapter

Cast :

–  Wu Yi Fan (Exo) as Kris Wu

–  Park Cho Ah (AoA) as Choaya

 

Angel’s family

 

Kim Tae Yeon (SNSD) as Taeri (Goddes of Angel)

Kim Seolhyun (AoA) as Seolhyunari

Shin Hye Jeong (AoA) as Hyejong

Seo Yu Na (AoA) as Yunaria

Park Chan Mi (AoA) as Chanmi

Kwon Min Ah (AoA) as Minaring

Shin Ji Min (AoA) as Jiminiel

Seo You Kyung (AoA) as Y / Youkie

Kwon Yu Ri (SNSD) as Yuriana

 

Wolf’s Family

Lu Han (EXO) as Luhan (God of Wolf)

Kim Jong Dae (EXO) as Chen

Huang Zi Tao (EXO) as Tao

Park Chan Yeol (EXO) as Chanyeol

Kim joon Myeon (EXO) as Suho

Do Kyung So (EXO) as D.O

Byun Baekhyun (EXO) as Baekhyun

Zhang Yi Xing (EXO) as Lay

And Other cast you can find

 

Rating : PG 17

Disclaimer :

Umm, chapter 1nya udah selesai, STILL this is my first FF. Saran dan kritiknya masih dibutuhkan loh ya ^^.

Happy Reading

 

Chapter 1

 

“Choaya, siapa yang akan kau jaga besok?” Tanya Jiminiel sambil menuju keluar ruang rapat para malaikat. “Aku menjaga seseorang dari Korea Selatan, namanya Kris Wu. Kau sendiri?” choaya bertanya balik. “Aku juga menjaga seseorang dari Korea Selatan, Namanya Byun Baekhyun”.

-*-*-*-

tujuh orang remaja laki – laki sedang berkumpul disebuah Toko Kopi. Mereka sedang duduk bersantai seraya mengerjakan tugas kuliah. “Jangan lakukan itu” Teriak malaikat yang berada disebelah Suho. “Aish, jangan berteriak seolah – olah aku tidak bisa mendengarmu” bentak Suho pada malaikat yang menjaganya.

“Itu akan menyakitinya. Jangan lakukan itu”

“Aigoo, malaikat ini. Sudah kujitak kau kalau aku bisa menyentuhmu, ish” ujar Suho.

Mereka semua bisa berinteraksi dengan makhluk gaib, termasuk malaikat. Pernah sesekali mereka bertanya pada malaikat, “kenapa iblis tidak disampingku?” malaikatpun menjawab ‘itu adalah sesuatu yang sangat panjang untuk dijelaskan. “Tapi, jika iblis tidak disamping kami, itu artinya semua manusia akan masuk surga, benarkan?” salah satu dari mereka bertanya dengan wajah serius. “iblis memang tidak disamping kalian tapi sumpahnya selalu ada dalam tubuh kalian, para manusia sebenarnya bisa mengendalikan nafsu mereka masing – masing, tapi kadang kalian kehilangan akal sehat kalian, itulah sebabnya kami disini.” Mereka sama sekali tidak mengerti apa yang dibicarakan malaikat. Mereka punya satu pertanyaan yang sangat ingin ditanyakan pada Tuhan. ‘Kami punya nafsu buruk, nafsu untuk melakukan kejahatan, kami juga punya akal sehat untuk melawan nafsu buruk itu. Jadi untuk apa ada malaikat dan iblis disamping kami?’

Kris PoV

“Aku ingin mandi, bisakah kau hanya menungguku diluar? Kau tidak malu apa” malaikat ini, bnenar – benar. “A-a-aku, bagaimana bisa aku malu” keras kepala. “Baiklah aku keluar. Ish, lagipula besok aku sudah tidak menjaganya lagi, turuti sajalah” apa maksudnya, tidak menjaga lagi? “Apa maksudmu?” tanyaku penasaran sekali. “Sudahlah, cepat mandi.”

-*-*-*-

Sinar pagi ini terasa berbeda dari sebeumnya, hari ini lebih bersinar dari sebelumnya. “Annyeonghaseo.” Suara apa itu, darimana asalnya. Siapa itu. “Nuguya?” kenapa ada wanita dikamarku. “Naneun Choaya imnida”. Siapa Choaya? Malaikatku, hey dimana dia. “malaikatmu? Ah, aku penggantinnya.” Apa malaikat ini bisa membaca fikiranku? Ish, maldo andwe malaikat sebelumnyapun tidak bisa. “Benar, itu hanya aku yang memilikinya” dia benar – benar tahu. Tapi, kenapa ia tidak memakai baju putih yang dikenakan semua malaikat. Baju itu, benar – benar seperti pakaian manusia. “Sekarang aku terlihat oleh manusia, jadi aku harus berpakaian seperti manusia.” Terlihat? “Apa maksudmu terlihat?”

Hari – hari yang tidak pernah terjadi padaku. Menyenangkan juga menyebalkan. Ini menyenangkan karena ia benar – benar berguna. Menyebalkan karena ia selalu bertanya apa yang sedang kulakukan, padahal ia sendiri melihat aku sedang melakukan apa. Tapi tugasku belum pernah kuselesaikan sama sekali.

Eomma, haruskah seperti itu?”

“Lagi pula, jika kau menikahi manusia itu, apa gunanya huh?”

Benar – benar tidak bisa dimengerti, kenapa aku harus dilahirkan seperti ini? Kenapa aku harus hidup dari keluarga itu? Tuhan begitu tidak adil. “Hey jangan berkata seperti itu, Tuhan tahu apa yang akan dilakukannya” Membaca fikiranku lagi. “Aku tidak membacanya, hanya saja itu terdengar sendiri” begitu rupanya. Jam berapa sekarang, hari ini aku pergi bekerja. “Kau bekerja jam berapa?” untuk apa ia menyanyakan itu. “Jam 8 pagi”. “Astaga, ini sudah jam 8 lewat 15 menit, cepat, kau akan terlambat, cepat”

*Flashback*

Ia membangunkanku dengan gayanya yang imut. “Kris cepat kau akan terlambat, cepat.” Pergi kekampus bersama, belajar bersama, makan bersama, menonton tv bersama, bermain bersama, bernyanyi bersama. Setiap hari melihat senyumnya, Setiap hari melihat candanya, Setiap hari melihat ia marah. Seperti aku ingin hidup didunia ini selamanya. Tidak peduli apapun yang akan terjadi padaku nantinya. Entah aku akan dihukum bagaimanapun, aku akan terima asalkan selalu bersamanya, aku akan merasa hidup didunia yang menyedihkan ini dengan bahagia.

“Kris, ayo jalan – jalan” sambil tersenyum ia menarik tanganku. “Bagaimana apa aku terlihat cantik menggunakan ini?” Mmm, tentu saja kau selalu terlihat cantik. “Ya cantik, sedikit.”

Mwoya! mulai sekarang meskipun jelek kau harus mengatakan kalau ini cantik, ara?” eluhnya, benar – benar cute. Lee Dae Hee, apapun yang terjadi aku tidak ingin berpisah denganmu.

“Daehee-ah, Awas!” ‘Aaaaaahh’ aku benar – benar tidak percaya ini, Daehee, malaikatku . . . “Daehee-ah, gwenchana? Bertahanlah. Ambulan akan datang sebentar lagi.” Daehee bertahan, aku tak ingin kau seperti ini, kau tidak akan meninggalkankukan. “Kris-ah, jangan menungguku untuk datang lagi, eo? Jangan bersedih karena aku, janji?” tidak, tidak boleh, kau tidak boleh. “DaeHee bertahan Lee Dae Hee, buka matamu, bernafaslah, cepat bernafas, kau tidak mendengarku? Huh?”

“Kris, lupakan masalah cinta sekarang juga. Kau lupa tugasmu?”

“Apa? Tugas apa? Lalu, kalau aku melakukannya dengan baik, apa yang akan terjadi selanjutnya.”

“Kita bisa membalas semua yang dilakukan kedua makhluk gaib itu.”

“Bukankah mereka sudah tidak mengganggu kita lagi?”

“Tidak, mereka masih mengawasi kita sampai sekarang, suatu saat tidak akan ada lagi yang tersisa diantara kita”

“Bukankah itu bagus? Kita semua akan masuk kedalam surga lalu hidup damai dan tenang”

“KRIS!! Kau tidak mengerti”

“Lalu, ceritakan semuanya, kenapa dan bagaimana, agar aku bisa melakukannya dengan baik”

*Flashback end*

Ah, aku harus lembur lagi. Andai Daehee disini sekarang pasti aku, astaga apa yang kau fikirkan. Fokus pada tugas dan pekerjaanmu. Jangan bilang malaikat ini mendengar apa yang kufikirkan lagi. “Aku akan menganbil earphoneku, agar aku tidak bisa mendengar fikiranmu.” Apa yang dilakukannya? “Nah, ini dia” dia melakukan sulap? Malaikat benar – benar bisa melakukan itu? ‘CHOAYA!! Apa yang aku katakan tentang melakukan kekuatanmu dibumi?’ suara siapa itu? “Aish, ya, baik – baik, hanya sekali ini saja.” Ia bicara dengan siapa? “Itu tadi suara apa?” tanyaku “Kau juga bisa mendengar suara Ketua kami?” ketua apa?? “Benar, dia adalah, ah sudahlah, tidak penting bagimu untuk tahu” kurasa dia bukan malaikat, benar – benar bukan tipe malaikat sama sekali. “Hey, aku malaikat.” Benarkan. “hey malaikat, berhenti membaca fikiranku dan pakai earphonemu, sesuatu harus aku fikirkan. “Memangnya apa yang tidak boleh aku tahu? Dasar”

Author PoV

“Chen chen chen, benar – benar nama yang lucu, hahaha” ledek Hyejeong pada Chen. “Hey, Malaikat ini benar – benar. Ah, lupakan.” Chen berjalan berlawanan arah dengan arah ia pulang. Mungkin karena malam ini Bulan sabit dan bintang – bintang menghiasi langit, jadi ia tidak mau ketinggalan pemandangan indah ini. “Mau minum kopi?” tawar Chen. “Aku bisa meminumnya? Apa aku bisa menyentuh benda yang ada dibumi?” hyejeong terlihat bingung. “Apa kau baru pertama kali turun kebumi? Tentu saja kau bisa.”

Chen membeli dua kopi dan duduk ditaman bermain anak – anak. Sepertinya Chen tahu lebih baik dari Hyejeong, bahwa malaikat bisa menyentuh benda – benda dibumi tanpa dilihat manusia. Tapi, kebanyakan dari malaikat malas menyentuh, memakai, memakan atau meminum, karena saat mereka menyentuh, memakai, meminum atau memakan mereka tidak tahu bagaimana rasanya, saat memakai baju dari bumi mereka serasa tidak memakainya, padahal mereka terlihat baik jika memakainya. Saat memakan atau meminum sesuatu, tidak akan ada rasanya, karena, benar saja malaikat tidak lapar atau haus saat dibumi. Akhirnya Hyejeong mengerti, ia bilang saat dilangit, tidak ada yang memberi tahu semua itu. Para malaikat hanya diberi tahu cara, peraturan dan biodata manusia dibumi, untuk selebihnya, mereka tidak pernah diberitahu apapun. Dan juga, Hyejeong baru pertama kali menjaga orang dewasa, biasanya ia hanya menjaga anak kecil yang meninggal saat muda juga. “Ada satu yang tidak aku mengerti tentang malaikat. Umur mereka, kau bilang umurmu sudah 254.000 tahun, Tapi kau terlihat masih muda.” Akhirnya Chen yang bertanya. “Umur, tentu saja aku masih muda, aku bahkan masih 254.000 tahun. Lagipula umur tua itu berkisar antara 600.000 – 1.000.000 juta tahun. Kalau dibumi, itu adalah 60 – 100 tahun. Kami juga punya waktu pensiun, saat kami genap berumur 450.000 tahun, kami akan pensiun.” Jelas Hyejeong. ‘Apa ini saatnya? Tidak ini masih permulaan’ dalam hati Chen berbicara.

“Tapi, apa aku bisa menyentuhmu?” tanya Hyejeong. “Ani, aku hanya bisa bersentuhan denganmu ketika kita saling mencintai.” Jawab Chen. “Itu tidak akan terjadi,kan?” Hyejeong menanmbah sambil menatap jalan didepannya. Chen menarik sebelah bibirnya “Lihat saja”

-*-*-*-

“Chanyeol kau tidak tidur? Kau tidak lelah?” tanya Yunaria – malaikat Chanyeol – “Belum” jawab Chanyeol yang sedari tadi berbaring diatas kasurnya. “Mau mendengar dongeng?” tawar Yunaria. “Kemarin dan kemarinnya lagi kau sudah membicarakan tentang manusia serigala itu, hari ini apa lagi? Jangan bilang tentang manusia serigala itu lagi.” Nada Chanyeol kedengaran tidak bersemangat. “Iya, aku akan menceritakan itu lagi.” Sambil tersenyum ke arah Chanyeol. “Aku tidak mau mendengarnya, lebih baik aku kekamar Baekhyun, bodoh kenapa tidak terfikir dari tadi”

“Hey, jangan menatapku seperti itu.”

“Menatap seperti apa? Cepat selesaikan pekerjaanmu lalu tidur?”

“Sejak kapan malaikat mengurusi urusan manusia.”

Dari luar kamar, Terdengar debatan antara Jiminiel dan Baekhyun. ‘tok tok tok’ “Baekhyun-ah, aku boleh masuk.” Bisa ditebak, itu ada;ah Chanyeol. “Ya masuk saja.” Seperti tahu apa maksud Chanyeol, Baekhyun menyuruh Chanyeol tidur duluan dikasurnya.

‘Baekhyun, apa dia lebih sulit dari malaikat sebelumnya?’

‘iya, padahal malaikat sebelumnya, aku hampir mendapatkannya. Dan sekarang aku harus memnulainya dari awal’

Fighting!’

‘Bagaimana denganmu, diakan tidak pernah jauh darimu, itu pasti lebih mudah’

‘Tidak semudah yang kau bayangkan, wanita ini, maksudku malaikat ini, benar – benar sudah kebal’

‘Kita benar – benar harus bersabar.’

Chanyeol dan Baekhyun tidak berbicara menggunakan mulut mereka, tapi melalui fikiran mereka. Kekuatan khusus yang hanya dimilki oleh manusia seperti mereka.

= A New World =

Kami dilahirkan kembali, sekarang kami sama seperti manusia. Kami fikir, ini sudah berakhir, kami sudah berkahir dijadikan boneka oleh malaikat dan iblis. Ternyata mereka masih merencanakan sesuatu.

Bulan purnama yang sangat indah  menemani puluhan psangan yang sedang berdansa. “Anak ini akan menjadi anak yang baik.” Pasangan yang serasi itu meninggalkan gerumunan orang yang sedang berdansa. Mereka menuju sebuah hutan, didalam hutan itu ternyata bukan hanya mereka berdua tapi, ada dua orang wanita dan masing – masing anaknya. Ya, mereka bukan manusia melainkan ‘werewolf

Setelah insiden itu. Insiden yang melinbatkan seluruh werewolf hampir lenyap. Ternyata masih ada 4 bayi werewolf, mereka dirawat oleh manusia. Dan akhirnya menjadi besar lalu menikah dengan manusia dan akhirnya mempunyai keturunan.

“Kau tahukan tugas yang nantinya dilaksanakan oleh anak – anak ini?”

“Aku tahu, tapi, bukankah salah satu kekalahan kita adalah cinta juga?”

Ara, tapi, lebih spesifiknya, jika kita –werewolf– saling mencintai, kalau hanya kita yang mencintai sebesar apapun itu setulus apapun itu tetap, tidak bisa membuat kita menjadi kita yang sebenarnya”

-*-*-*-

“Hidup seperti ini memang menyenangkan, damai dan – – -“ ‘uek uek’ suara tangisan bayi menghentikan pembicaraan dua orang manusia ini. “Suara apa itu?” salah satu manusia bertanya. “Itu suara bayi, dari mana asalanya?” mereka berdua mencari asal suara bayi itu. Tak lama, mereka melihat 4 bayi yang sedang berbaring diatas batu. “Hyung, apa yang harus kita lakukan?” mereka berdua terlihat gelisah. Keheningan menyelimuti mereka. Dan akhirnya salah satu manusia  memecah keheningan tersebut. “Sebaiknya kita bawa bayi ini, lalu kita minta agar para bangsawan menjaganya.” Manusia yang lain terlihat ragu. “Apakah mereka mau?” dengan tanggap manusia satunya menjawab “Aku sudah memikirkannya tadi, kita hanya harus meletakkan bayi didepan pintu, mereka tidak mungkin membuangnya, bukan?”

Omo!  Bayi siapa ini?” kedua manusia yang tadi menemukan bayi tersenyum gembira melihat bayi yang diletakkannya dibawa masuk kedalam rumah bangsawan itu.

 

= A New World =

Kris membuka matanya dan yang pertanma kali ia saat bangun adalah Choaya, yang sekarang sedang tepat berada didepan matanya. Choaya tersenyum sambil mengucapkan “Good Morning

‘Deg. ada apa ini? Jantungku berdetak?’

‘kenapa suhu tubuhku tiba – tiba menjadi dingin?’

‘Andwe’

‘Andwe’

Kris dan Choaya terbangun secara bersamaan. Kris pergi kekamar mandi. Tentu saja Choaya mengikutinya. Lantai kamar mandi begitu licin. ‘Tao, pasti ia habis mandi, dasar anak kecil itu’ dalam hati Kris berbicara. Choaya hanya mengangkat bahunya. Kris selesai dengan wajahnya. Sekarang ia pergi kedapur untuk mendapat sedikit air. ‘argh keras sekali kulkas ini’ Kris membuka kulkasnya dengan keras, membuat sesuatu terjatuh dari atas kulkas menuju kepala Choaya. Spontan Kris menarik tangan Choaya, sekarang Choaya ada didepkapan Kris.

‘Aku bisa menyentuhnya?’

‘Dia bisa menyentuhku?’

 

TBC

Thanks for reading ^^

 

Eeuurrghh, akhirnya selesai juga chapter 1.

Banyak kurang ya?

Kritik dan sarannya dibutuhin banget loh ^^

3 pemikiran pada “A New World (Chapter 1)

  1. Bagus 🙂 cuma cara penulisanx msh agk membingungkan, percakapan sm narasi author itu lbh baik dipisah, kalau jadi 1 dlm paragraf bikin pusing bacanya….hehehe..just saran.
    Aku suka AOA dan ini FF AOA prtma dg pairing EXO yg aku temui 🙂 pnsrn Mina sm siapa 😀 she’s my bias

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s